Anda di halaman 1dari 76

No. Publikasi : 13095.07.

01
Katalog BPS : 9204.1309
Bappeda :
14/Bappeda/07

KERJASAMA
BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH
BADAN PUSAT STATISTIK
KABUPATEN PASAMAN PROPINSI SUMATERA
BARAT
PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO KABUPATEN PASAMAN
MENURUT LAPANGAN USAHA 2000 - 2006
GROSS REGIONAL DOMESTIC PRODUCT OF PASAMAN REGENCY
BY INDUSTRIAL ORIGIN 2000 - 2006

No.Publikasi / Publication Number : 13095.07.01


Katalog BPS / BPS Katalogue : 9204.1309
Bappeda / : 14/Bappeda/07
Ukuran Buku / Book Size :28 Cm x 21Cm
Jumlah Halaman / Total Pages : 72 halaman / pages

Naskah / Manuscript :
Seksi Neraca Wilayah dan Analisis
Regional Accounts and Analysis Division

Gambar Kulit / Cover Design :


Seksi Neraca Wilayah dan Analisis
Regional Accounts and Analysis Division

Diterbitkan Oleh / Publishes By :


Badan Pusat Statistik Kabupaten Pasaman dan Bappeda Kabupaten Pasaman
BPS – Statistics of Pasaman Regency and Regional Planning Development
Board of Pasaman Regency

Boleh dikutip dengan menyebut sumbernya


May be cited with reference to the source
KATA SAMBUTAN

Dengan mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, kami menyambut dengan
gembira atas terbitnya Publikasi Pendapatan Regional Kabupaten Pasaman seri 2000 - 2006, sebagai
salah satu upaya nyata yang dilakukan oleh BPS (Badan Pusat Statistik) Kabupaten Pasaman beserta
Bappeda Kabupaten Pasaman untuk melaksanakan pembangunan di bidang statistik sejalan dengan
pembangunan bidang lainnya di Kabupaten Pasaman ini.

Publikasi ini merupakan lanjutan dari publikasi sebelumnya dan merupakan edisi ketiga
setelah pemekaran wilayah Pasaman. Dengan tersedianya data Pendapatan Regional 2000 - 2006
Kabupaten Pasaman, semoga dapat digunakan sebagai indikator dalam mengevaluasi hasil
pembangunan, dan sekaligus merupakan masukan yang berharga untuk bahan pertimbangan bagi
perencanaan masa datang.

Akhirnya melalui kesempatan ini kami menyampaikan terima kasih kepada Badan Pusat
Statistik Propinsi Sumatera Barat yang telah membimbing sampai terwujudnya publikasi Pendapatan
Regional ini.

Lubuk Sikaping, Juni 2007


BUPATI PASAMAN,

YUSUF LUBIS

i
FOREWORD

Be saying praises to be God, we warmly welcome the publications of “The Gross Regional
Domestic Product of Pasaman Regency by Industrial Origin, 2000-2006, This publication prepared by
BPS-Statistic of Pasaman Regency in cooperation with The Regional Planning Development Board of
Pasaman Regency.

This publication, which is a continuation of previous publications and also be the third
publication after the splitting Pasaman Regency to become Pasaman and West Pasaman Regency. So
with a contain of regional income, 2000-2006 of Pasaman Regency, could be use for indicator to
evaluated development result and it could be a reference to determinate policy and planning for the
future.

Finally, we would like to express our sincerest appreciation and gratitude for BPS-Statistic of
West Sumatera Province whom involved and supporting for this publication.

Lubuk Sikaping, June 2007


Regent of Pasaman,

YUSUF LUBIS

ii
KATA PENGANTAR

Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Pasaman 2000 - 2006 ini merupakan lanjutan dari
publikasi sejenis tahun sebelumnya, yang disusun oleh BPS (Badan Pusat Statistik) Kabupaten
Pasaman dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Pasaman. Seluruh informasi dalam
publikasi ini disajikan dalam dua bahasa, yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Pada edisi ini dan selanjutnya, indikator ekonomi yang digunakan mengalami perubahan seri
tahun dasar dari tahun dasar 1993 menjadi tahun 2000. Perubahan ini dilakukan guna menyesuaikan
dengan kondisi ekonomi terkini.

Publikasi ini memuat beberapa indikator ekonomi yang dapat digunakan baik untuk
mengevaluasi hasil-hasil pembangunan yang telah dilaksanakan maupun sebagai bahan perencanaan
untuk masa yang akan datang. Indikator-indikator tersebut antar lain : tingkat pertumbuhan ekonomi,
pengaruh tingkat harga, peranan masing-masing sektor dan sebagainya.
Penyempurnaan cakupan dan metodologi telah dilakukan pada publikasi ini. Beberapa angka
yang disajikan masih bersifat sementara terutama data tahun 2005 dan 2006, karena belum tersedianya
data dasar secara lengkap dan akan disempurnakan pada penerbitan selanjutnya.

Kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan sehingga terwujudnya publikasi ini, kami
ucapkan terima kasih.

Lubuk Sikaping, Juni 2007


BAPPEDA KAB. PASAMAN BPS KAB. PASAMAN
Kepala, Kepala,

Drs. H. BURHANUDDIN PASARIBU AJRI FANZAIN, SE


NIP. 060042764 NIP. 340009044

iii
PREFACE

This publication on Gross Regional Domestic Product (GRDP) of Pasaman Regency by


Industrial Origin 2000-2006, is an annual publication complied by BPS of Pasaman Regency in
coordination with Regional Planning Development Board of Pasaman Regency. This is a bilingual
publication, presented in Indonesian Language and in English.

This publication contains main tables on GRDP of Pasaman Regency for the periods of 2000 -
2006 in addition to the main tables, it also presents some indicators such as : percentage distribution
by industrial origin, index of GRDP and link index.
The improvement in coverage and method of estimation has been implemented in this
publication. Start from this edition to the next, the basic counting year for the calculation is change
from 1993 basic year to 2000 basic year. This has to be done to make the result always up-to-date.

Several figures are presented as preliminary estimate, particularly for the 2005 and 2006 due
to less complete basic data. These figures will be revised in the next publication.
We express our sincere thanks to all who have contribute to this publication.

Lubuk Sikaping, June 2007


REGIONAL PLANNING DEVELOPMENT STATISTIC CENTRE BOARD
BOARD OF PASAMAN OF PASAMAN REGENCY
Head, Head,

Drs. H. BURHANUDDIN PASARIBU AJRI FANZAIN, SE


NIP. 060042764 NIP. 340009044

iv
DAFTAR ISI
CONTENTS

Halaman /Page

KATA SAMBUTAN/ ……………………………………………………………... i


FOREWORD …………………………………………………………………….................

KATA PENGANTAR/ ……………...…………………………………………….. iii


PREFACE ……………………………………………………………………..........

DAFTAR ISI/ ……………………………………………………….…….………. v


CONTENTS………………………………………………………………………….

DAFTAR TABEL/ ……. ……………………………….………………………… vi


LIST OF TABLES …………………………………………………………………..

DAFTAR GRAFIK/ ….…………………………………………………………… vii


LIST OF GRAPHS ………………………………………………………………….

BAB I. PENDAHULUAN/ ………………………………………………………... 1


CHAPTER I. INTRODUCTION …………………………………………………………..

BAB II. RUANG LINGKUP DAN METODE PENGHITUNGAN/ …………... 7


CHAPTER II. COVERAGE AND ESTIMATION METHOD …………………………..

BAB III. TINJAUAN PEREKONOMIAN KABUPATEN PASAMAN/ …….... 36


CHAPTER III. ECONOMIC REVIEW OF PASAMAN REGENCY .………………….

LAMPIRAN /APPENDIX………………………………………………………………… 49

v
DAFTAR TABEL
LIST OF TABLES

Tabel / Halaman /
Table Page

3.1 Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Pasaman Atas Dasar Harga Berlaku 37
& Atas Dasar Harga Konstan 2000 Tahun 2005 - 2006 ……….....................................
Product of Pasaman Regency at Current Prices and Constant 2000, 2005-2006 ….….....

3.2 Laju Pertumbuhan dan Distribusi PDRB Kab. Pasaman 2005-2006 ……………….. 39
Growth Rate and Distributionof Pasaman Regency GRDP 2005-2006.………………….

3.3 PDRB Perkapita dan Pendapatan Regional Perkapita Atas Dasar harga Berlaku 43
Kabupaten Pasaman 2004-2006 ...………………………………………………………
Percapita GRDP and Regional Income on Pasaman 2004-2006...………………………..

3.4 Nilai Tambah dan Distribusi Kelompok Sektor PDRB Atas Dasar harga Berlaku 45
Kabupaten Pasaman 2005-2006 ………………………………………………………...
The Value Added and Distribution of Pasaman Regency GRDP at Current Prices by
Sectoral Groups 2005 – 2006 …………………………………………………………….

3.5 Peranan Sektor Ekonomi Kab. Pasaman terhadap PDRB Sumatera Barat 2005- 47
2006 .............................................................................................................................……
The Role of Pasaman Regency Economic Sectors to the Respective Sector of West
Sumatera GRDP 2005-2006 ………………………………………………………………

3.6 Laju Pertumbuhan Ekonomi Kab/Kota di Propinsi Sumatera Barat 2006 ………… 49
The Economic Growth Rate of Regenxy/Municipality in West Sumatera Province
2006……………………………………………………………………………………….………..

vi
DAFTAR GRAFIK
LIST OF GRAPHS

Grafik / Halaman /
Graph Page

3.1 Laju Pertumbuhan PDRB Kab. Pasaman 2005-2006 ………...................................... 40


Growth Rate of Pasaman Regency GRDP 2005-2006….…...............................................

3.2 Distribusi Persentase PDRB Kab. Pasaman 2006 …………………………………….. 42


Percentage Distribution of Pasaman Regency GRDP 2006.……………………………..

3.3 Kontribusi Kelompok Sektor PDRB Kab.Pasaman Atas Dasar Harga Berlaku 2006 45
The Contributon of Pasaman Regency GRDP at Current Prices by Sectoral Groups 2006

vii
BAB I CHAPTER I
PENDAHULUAN INTRODUCTION

1.1 Pengertian Pendapatan Regional 1.1 Concept of Regional Income

Salah satu indikator penting untuk One of the most important indicators for

mengetahui kondisi ekonomi di suatu wilayah knowing the condition of economic in a certain

dalam suatu periode tertentu ditunjukkan oleh region in a specified period shown by Gross

data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Regional Domestic Product (GRDP), either at

baik atas dasar harga berlaku maupun atas current or constant prices. GRDP is defined as

dasar harga konstan. PDRB didefinisikan total value added yielded by all economic units

sebagai jumlah nilai tambah yang dihasilkan in the certain region, or represent the amount

oleh seluruh unit usaha dalam suatu wilayah of final goods and services which yielded by

tertentu, atau merupakan jumlah nilai barang entire economic units.

dan jasa akhir yang dihasilkan oleh seluruh unit GRDP at current prices reflects the total
ekonomi. value added of goods and services calculated
PDRB atas dasar harga berlaku on the basis of the prices prevailing in every
menggambarkan nilai tambah barang dan jasa corresponding current year. GRDP at constant
yang dihitung menggunakan harga pada setiap prices shows the total value added of goods
tahun. Sedang PDRB atas dasar harga konstan and services which calculated by using the
menunjukkan nilai tambah barang dan jasa prices at one certain year as base, where in
tersebut yang dihitung menggunakan harga this enumeration is used by year 2000. GRDP
pada satu tahun tertentu sebagai dasar, dimana at current prices can be used to see the
dalam penghitungan ini digunakan tahun 2000. structural shift of an economy; while on the
PDRB atas dasar harga berlaku dapat basis of constant prices can tell us the
digunakan untuk melihat pergeseran dan economic growth from year to year.
struktur ekonomi, sedangkan atas dasar harga
GRDP data can be estimated by three
konstan digunakan untuk mengetahui
approaches, namely:
pertumbuhan ekonomi dari tahun ke tahun.
a. Production Approach
Angka-angka PDRB dapat dihitung
GRDP represent the amount of final
melalui 3 (tiga) pendekatan, yaitu:
product and services value added which
a. Pendekatan Produksi
yielded by unit produce in a certain region
Produk Domestik Regional Bruto merupakan
within certain period (usually a year).
jumlah nilai tambah produk barang dan jasa
akhir yang dihasilkan oleh unit-unit produksi
di dalam suatu daerah dalam jangka waktu
tertentu (biasanya satu tahun).

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 1


Unit-unit produksi tersebut dalam penyajian The Production units in this presentation
ini dikelompokkan menjadi sembilan are grouped into 9 sectors of origin, these
lapangan usaha yaitu: (1) Pertanian, are: (1) Agriculture, Livestock, Forestry
Peternakan, Kehutanan dan Perikanan (2) and Fishery, (2) Mining and Quarrying, (3)
Pertambangan dan Penggalian, (3) Industri Manufacturing Industry, (4) Electricity, Gas
Pengolahan, (4) Listrik, Gas dan Air, (5) and Water Supply, (5) Construction, (6)
Bangunan, (6) Perdagangan, Hotel dan Trade, Hotel and Restaurant, (7)
Restoran, (7) Angkutan dan Komunikasi, (8) Transportation and Communications, (8)
Lembaga Keuangan, Sewa Bangunan dan Financial Institution, Rent of Building and
Jasa Perusahaan, (9) Jasa-Jasa termasuk jasa Business Services, (9) Services, including
pelayananan Pemerintah. Governmental services.

b. Pendekatan Pendapatan b. Income Approach


Produk Domestik Regional Bruto adalah GRDP is the total amount of compensations
jumlah balas jasa yang diterima oleh faktor- received by production factors which
faktor produksi yang ikut serta dalam proses engage in production processes in a certain
produksi di suatu daerah dalam jangka waktu region within a certain period (usually in a
tertentu (biasanya satu tahun). year).
Balas jasa faktor produksi yang dimaksud The compensation factors of production
adalah upah dan gaji, sewa tanah, bunga consist of wages and salary, land-rental,
modal dan keuntungan; semuanya sebelum capital interest and profits; altogether
dipotong pajak penghasilan dan pajak before cut by income tax and other direct
langsung lainnya. Dalam definisi ini PDRB taxes. In this definition of GRDP includes
mencakup juga penyusutan dan pajak tidak also depreciation and indirect taxes. Total
langsung neto. Jumlah semua komponen amount of all the income component in a
pendapatan ini per sektor disebut sebagai sector called by sectoral gross value added.
nilai tambah bruto sektoral. Oleh karena itu Therefore, GRDP represent the total gross
PDRB merupakan jumlah dari nilai tambah added value of entire economic sectors.
bruto seluruh sektor (lapangan Usaha).
c. Expenditure Approach
c. Pendekatan Pengeluaran GRDP is the total value of final demand
Produk Domestik Regional Bruto adalah components, such as: (1) household and
semua komponen permintaan akhir, seperti: private-non-profit institution expenditure,
(1) pengeluaran konsumsi rumah tangga dan (2) governmental consumption, (3) gross-
lembaga swasta nirlaba, (2) konsumsi domestic fixed capital formation,
pemerintah, (3) pembentukan modal tetap,

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 2


(4) perubahan stok, dan (5) ekspor neto (4) change in stock, and (5) net export, (exit
(barang keluar dikurangi barang yang masuk goods lessened by goods which come into a
ke dalam suatu wilayah) didalam suatu region) in a certain regional within.
wilayah dalam jangka waktu tertentu. Conceptually, these three approaches give
Secara konsep, ketiga pendekatan tersebut the same result among the total expenditure,
memberikan jumlah yang sama antara jumlah total value of final services and goods. And its
pengeluaran dengan jumlah barang dan jasa value has to be same also with total of earnings
akhir yang dihasilkan. Dan nilainya harus sama for the production factors. Hereinafter GRDP
pula dengan jumlah pendapatan untuk faktor- at current prices includes net indirect taxes.
faktor produksinya. Selanjutnya PDRB atas GRDP beside as one of the economic
dasar harga pasar mencakup komponen pajak indicator, some other important size measure
tidak langsung neto. can be alighted from GRDP data, namely:
PDRB disamping sebagai salah satu
1. Gross Regional Product
indikator ekonomi, beberapa ukuran penting
Representing Gross Domestic Product added
lainnya dapat diturunkan dari data PDRB,
with net income from outside of the region.
yakni:
The term of ‘Net’ itself refers to the income
1. Produk Regional Bruto of production factors to be lessened with
Merupakan Produk Domestik Bruto paid income from/outside region. The
ditambah dengan pendapatan neto dari luar incomes from production factors cover
daerah. Pendapatan neto itu sendiri wages and salary, dividend, capital interest,
merupakan pendapatan atas faktor produksi earnings and also royalty to the factors of
yang diterima dikurangi dengan pendapatan production.
yang dibayarkan dari/keluar daerah.
2. Net Regional Product
Pendapatan faktor produksi meliputi upah
It’s the Gross Regional Product lessened
dan gaji, deviden, bunga modal, royalti
with depreciation of capital assets remain to
maupun pendapatan atas faktor produksi.
which is used in course of production during
2. Produk Regional Neto one year, referred as Net Regional Domestic
Adalah Produk Regional Bruto dikurangi Product at current prices.
dengan penyusutan barang-barang modal
tetap yang digunakan dalam proses produksi
selama satu tahun disebut juga Produk
Domestik Regional Neto atas dasar harga
pasar.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 3


3. Produk Domestik Regional Neto atas 3. Net Regional Domestic Product at factor
dasar biaya faktor cost
Sama dengan Produk Domestik Regional It is equal to Net Regional Domestic Product
Neto atas harga pasar dikurangi pajak tak at current prices lessened by net indirect
langsung neto (pajak tidak langsung taxes (indirect taxes lessened by
dikurangi subsidi). Dengan istilah lain governmental subsidies). With conceived by
disebut sebagai pendapatan regional yang other term of income of regional depicting
menggambarkan pendapatan yang benar- that really accepted by resident.
benar diterima oleh penduduk.
4. Per Capita Regional Income
4. Pendapatan Regional per Kapita It is Net Regional Domestic Product at
Adalah Produk Domestik Regional Neto atas factor cost divided by the mid year
biaya faktor dibagi dengan jumlah penduduk population at certain region.
pertengahan tahun.
5. Per Capita GRDP
5. PDRB per Kapita Is Gross Regional Domestic Product at
Adalah Produk Domestik Regional Bruto current prices divided by the mid year
atas dasar harga pasar dibagi dengan jumlah population at certain region.
penduduk pertengahan tahun.
6. Net Indirect Taxes
6. Pajak Tak Langsung Neto Is indirect taxes lessened with subsidies given
Adalah pajak tak langsung dikurangi dengan by government to producer. Indirect taxes
subsidi yang diberikan oleh pemerintah have character to increase the selling price,
kepada produsen. Pajak tak langsung bersifat while subsidies have the character on the
menaikkan harga jual, sedangkan subsidi contrary.
bersifat sebaliknya.
7. Implicit Prices Indices
7. Angka Indeks Harga Implisit Is obtained indices number as quotients
Adalah angka indeks yang diperoleh sebagai between GRDP values at current prices
hasil bagi antara nilai PDRB atas dasar harga divided by GRDP at constant prices.
berlaku di bagi dengan PDRB atas dasar
harga konstan. 1.2. Statistical Usefulness of Regional Income

GRDP is one of the macro indicators able


1.2. Kegunaan Statistik Pendapatan
to show the economic condition of a region
Regional
annually.
PDRB adalah salah satu indikator makro
yang dapat menunjukkan kondisi
perekonomian regional setiap tahun.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 4


Manfaat yang diperoleh dari data ini antara The obtained benefit from this data for
lain: example:
1. PDRB atas dasar harga berlaku 1. GRDP at current prices can shows the
menunjukkan pendapatan yang receive income can enjoy by resident of a
memungkinkan dapat dinikmati oleh region.
penduduk suatu daerah. 2. GRDP at current prices earn also become
2. PDRB atas dasar harga berlaku dapat pula the indicator to shows the inflation or
menjadi indikator untuk menunjukkan deflation rate on a region.
tingkat inflasi atau deflasi suatu wilayah. 3. GRDP at constant prices can be used to
3. PDRB atas dasar harga konstan (riil) dapat show economic growth rate as a whole or
digunakan untuk menunjukkan laju every sectors from year to year.
pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan 4. GRDP distribution at current prices
atau setiap sektor dari tahun ke tahun. according to sectors, showing the level of
4. Distribusi PDRB atas dasar harga berlaku economic structure and economic sector
menurut sektor, menunjukkan besarnya role in a region. The sectors having a large
struktur perekonomian dan peranan sektor share, means playing a big role in the
ekonomi dalam suatu daerah. Sektor-sektor structure of a regional economy.
yang mempunyai peranan besar, 5. GRP and per capita GRDP at current
menunjukkan basis perekonomian suatu prices, shows the level of population
daerah. economic prosperity.
5. PRB dan PDRB per kapita atas dasar harga 6. GRP and per capita GRDP at constant
berlaku menunjukkan nilai PDRB dan prices, good for knowing the real growth of
PDRB per satu orang penduduk. per capita economic.
6. PRB dan PDRB perkapita atas dasar harga
konstan berguna untuk mengetahui
pertumbuhan nyata ekonomi perkapita.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 5


BAB II CHAPTER II
RUANG LINGKUP COVERAGE AND ESTIMATION
DAN METODE PENGHITUNGAN METHOD

Uraian sektoral yang disajikan dalam bab The sectoral description, which is
ini mencakup ruang lingkup dan definisi dari presented in this chapter, includes definition
masing-masing sektor dan sub-sektor, cara-cara and coverage from each sub-sector and sector,
perhitungan Nilai Tambah Bruto (NTB), baik the estimation of value added, both at current
atas dasar harga berlaku maupun atas dasar prices and also on the basis of constant price
harga konstan 2000, serta sumber datanya. 2000, and their data sources.

2.1 Pertanian, Peternakan, Kehutanan, dan 2.1 Agriculture, Ranch, Forestry, and Fishery
Perikanan
2.1.1 Farm Food Crops
2.1.1 Tanaman Bahan Makanan
This Sub-sector includes such
Sub-sektor ini mencakup komoditi bahan commodities as paddy, maize, tapioca,
makanan seperti padi, jagung, ketela pohon, cassava, sweet potatoes, peanut, soybean, and
ketela rambat, umbi-umbian, kacang tanah, other kind of legume, vegetables, fruits, various
kacang kedele, kacang-kacangan lainnya, kinds of grains and other kinds of food crops.
sayur-sayuran, buah-buahan, padi-padian serta
2.1.2 Plantation Crops
bahan makanan lainnya.
This Sub-sector covers all kinds of estate
2.1.2 Tanaman Perkebunan
crops either manage informally by people or
Sub-sektor ini mencakup semua jenis formally by estate enterprises. Included
kegiatan tanaman perkebunan yang commodity cover, in example: clove, ginger,
diusahakan, baik oleh rakyat maupun oleh cashew fruit, castor, cocoa, rubber, cotton,
perusahaan perkebunan. Komoditi yang kapok, cinnamon, coconut, oil palm, candle-
dicakup meliputi antara lain cengkeh, jahe, nut, quinine, coffee, peppercorn, nutmeg,
jambu mete, jarak, kakao, karet, kapas, kapok, vanilla, sack fiber, sugar cane, tobacco, tea
kayu manis, kelapa, kelapa sawit, kemiri, kina, and also other kinds of plantation crops.
kopi, lada, pala, panili, serat karung, tebu,
tembakau, teh serta tanaman perkebunan
lainnya.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 7


2.1.3 Peternakan dan Hasilnya 2.1.3 Livestock and its Products

Sub-sektor ini mencakup semua kegiatan This sub-sector covers all activities of
pembibitan dan budi daya segala jenis ternak breeding and cultivating all kinds of livestock
dan unggas dengan tujuan untuk dikembang and poultry as a mean to breed, raised,
biakkan, dibesarkan dipotong dan diambil slaughtered and taken by its result, both
hasilnya, baik yang dilakukan rakyat maupun manage by people, informally, or formally by
oleh perusahaan peternakan. Jenis ternak yang livestock enterprises. The kinds of animal
dicakup adalah: sapi, kerbau, kambing, babi, husbandry cover are: cattle, buffalo, goat, pig,
kuda, ayam, itik, telur ayam, telur itik. Susu horse, chicken, duck, eggs, unadulterated milk
sapi serta hewan peliharaan lain. and other kinds of animal husbandry.

2.1.4 Kehutanan 2.1.4 Forestry

Sub-sektor ini mencakup kegiatan This sub-sector covers activity of hewing


penebangan segala jenis kayu serta all wood type, intake of foliage, collecting sap
pengambilan daun-daunan, getah-getahan dan and many kinds of roots, including activity of
akar-akaran, termasuk juga kegiatan perburuan. hunting. Included commodities cover is: log
Komoditi yang dicakup meliputi: kayu (both from extensive and cultivating forest),
gelondongan (baik yang berasal dari hutan firewood, rattan, charcoal, bamboo,
rimba maupun hutan budidaya), kayu bakar, turpentine, gondorukem, copal, venison and
rotan, arang, bambu, terpentin, gondorukem, deer, wild boar, and other kinds of forestry
kopal, menjangan, babi hutan, serta hasil hutan products.
lainnya.
2.1.5 Fishery
2.1.5 Perikanan
This sub-sector includes all activity of
Sub-sektor ini mencakup semua kegiatan catching, germinating and seeding all fish type
penangkapan, pembenihan dan budidaya segala and other water biota, both for residing in
jenis ikan dan biota air lainnya, baik yang freshwater and also in salty water. Commodity
berada di air tawar maupun di air asin. result of fishery, for example like tuna and
Komoditi hasil perikanan antara lain seperti other kinds of marine fish; goldfish and other
ikan tuna dan jenis ikan laut lainnya; ikan mas kinds of freshwater fish; bandeng and other
dan jenis ikan darat lainnya; ikan bandeng dan brackish water fish type; prawn and other
jenis ikan air payau lainnya; udang dan crustacean; squid and other soft-skinned water
binatang berkulit keras lainnya; cumi-cumi dan animal; seaweed and also other sea plant.
binatang berkulit lunak lainnya; rumput laut
serta tumbuhan laut lainnya.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 8


2.1.6 Jasa Pertanian 2.1.6 Agriculture Services

Jasa pertanian merupakan jasa-jasa Agriculture services represent special


khusus yang diberikan untuk menunjang service which given to support the agriculture
kegiatan ekonomi pertanian berdasarkan suatu economic activity on a certain contract or
pungutan atau kontrak tertentu. Termasuk jasa collection. Including agriculture service is rent
pertanian adalah penyewaan alat pertanian of agriculture appliance with its operator on
dengan operatornya dengan syarat pengelolaan condition that the effort risk and management
dan resiko usaha tersebut di lakukan secara in doing are treated separately.
terpisah. Conceptually, in calculation of
Dalam perhitungan nilai tambah sektor agricultural sector value added, this
pertanian, secara konsep nilai tambah jasa agriculture services value added are
pertanian ini terdistribusi pada masing-masing distributed at each sub-sector (for example, the
sub-sektor (misalnya jasa dokter hewan pada veterinarian services goes into livestock sub
sub sektor peternakan, jasa memetik kopi pada sector, the service of picking coffee goes into
sub sektor perkebunan). Akan tetapi karena estate sub sector). However, because till now,
sampai saat ini belum didapat informasi yang not yet been got the complete information on
lengkap tentang jasa pertanian, maka untuk agricultural services, hence for practical
alasan praktisnya nilai tersebut dianggap reason, the value estimated by level of mark-up
terwakili dalam besarnya persentase mark-up percentage to every agricultural sub sector.
untuk tiap-tiap sub sektor pertanian.
2.1.7 Estimation Method of Value Added and
2.1.7 Metode Perhitungan Output dan Nilai Output
Tambah
The approach used in approximating
Pendekatan yang digunakan dalam agricultural sector value added is through to
memperkirakan nilai tambah sektor pertanian the production aspect. This approach is relied
adalah melalui pendekatan dari sudut produksi. on available consideration of produce and
Pendekatan ini didasarkan pada pertimbangan price data of each agriculture commodity.
tersedianya data produksi dan harga untuk In general, assess output of each
masing-masing komoditi pertanian. commodity obtained by multiplying production
Secara umum, nilai output setiap komoditi volume of a certain commodity and the
diperoleh dari hasil perkalian antara produksi commodity producer’s price.
yang dihasilkan dengan harga produsen
komoditi bersangkutan.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 9


Menurut sifatnya, output dibedakan atas dua According to the technological
jenis yaitu output utama dan output ikutan. characteristic, output differentiated to the two
Disamping itu diperkirakan melalui besaran types, namely, main output and by-product.
persentase pelengkap (mark-up) yang diperoleh Commodities of other agricultural sub sector
dari berbagai survei khusus. Total output suatu which have not data needed are estimated by
sub-sektor merupakan penjumlahan dari nilai using mark-up percentage obtained from
output utama dan ikutan dari seluruh komoditi several specific surveys. Totalize output of a
di tambah dengan nilai perlengkapannya. sub sector obtained by summing up the main
Nilai tambah bruto (NTB) suatu sub- output and by product from entire
sektor diperoleh dari penjumlahan NTB tiap- commodities, adding with its supply value.
tiap komoditi. NTB ini didapat dari Gross Value Added a sub sector derived
pengurangan nilai output atas harga produsen from quantifying of Gross Value Added from
terhadap seluruh biaya-biaya antara, yang every commodity. This Gross Value Added is
dalam prakteknya biasa dihitung melalui obtained from reduction assess output at
perkalian antara rasio NTB terhadap output producer’s price to entire costs between, which
komoditi tertentu. Guna keperluan penyajian in practice is estimated by using a ratio of
data NTB atas dasar harga konstan 2000 value added to output of a commodity. For a
(2000=100), digunakan metode revaluasi. publication purpose, value added data at
Yaitu metode dimana seluruh produksi dan constant price 2000 (2000=100), estimated by
biaya–biaya antara dinilai berdasarkan harga revaluation method, where entire production
tahun dasar 2000. Khusus untuk sub-sektor and intermediate costs are assessed pursuant
peternakan, penghitungan produksinya tidak to elementary year price 2000. Special for the
dapat dilakukan secara langsung, tetapi sub sector of livestock, enumeration of its
diperoleh melalui suatu rumus persamaan yang production cannot be done directly, but
menggunakan tiga peubah, yakni: Banyaknya obtained to through an equation formula
ternak yang dipotong, ditambah selisih involving three variables, namely: the number
populasi ternak dan selisih antara ekspor dan of slaughtered livestock, added by livestock
impor ternak. population difference and the difference among
importing and exporting livestock.
2.2 Pertambangan dan Penggalian
2.2 Quarrying and Mining
Seluruh jenis komoditi yang dicakup
dalam sektor pertambangan dan penggalian, All kinds of commodities included in
dikelompokkan dalam tiga sub-sektor, yaitu: mining and quarrying sector, are grouped in
pertambangan minyak dan gas bumi (migas), three sub sectors, that is: gas and oil mining,
pertambangan tanpa migas dan penggalian. non oil-gas mining and quarrying.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 10


2.2.1 Pertambangan Minyak dan Gas Bumi 2.2.1 Oil and Gas Mining

Pertambangan migas meliputi kegiatan Oil and gas mining sub sector covers the
pencarian kandungan minyak gas bumi, activity of prospecting gas and oil deposits,
penyiapan pengeboran, penambangan, preparation of drilling, mining, evaporation,
penguapan, pemisahan serta penampungan separation and also relocation to be able to be
untuk dapat dijual atau dipasarkan. Komoditi sold or marketed. Kinds of commodities yielded
yang dihasilkan adalah minyak bumi, kondesat are crude oil, condensed and natural gas.In
dan gas bumi. Di Kabupaten Pasaman kegiatan Pasaman Regency, such activities of oil and
penambangan minyak dan gas bumi belum gas mining not yet had been done. Therefore,
dilakukan. Oleh karena itu, tabel-tabel PDRB tables of Pasaman Regency GRDP do not
Kabupaten Pasaman tidak mencakup sub sektor include this sector sub.
ini.
2.2.2 Non-Oil Gas Mining
2.2.2 Pertambangan Tanpa Migas
This sub sector includes the activities of
Sub sektor ini meliputi pengambilan dan
collecting and intake processing of solid goods
persiapan pengolahan lanjutan benda padat,
continuation, whether beneath and above
baik dibawah maupun diatas permukaan bumi
surface of earth also entire activities with aim
serta seluruh kegiatan lainnya yang bertujuan
to to exploit metal ore and other mining
untuk memanfaatkan bijih logam dan hasil
products. Result from this activity are coal,
tambang lainnya. Hasil dari kegiatan ini adalah
iron ore, tin ore, nickel ore, ferrous nickel,
batu bara, pasir besi, bijih timah, bijih nikel,
mattes nickel, bauxite ore, copper ore, gold
ferro nikel, nikel mattes, bijih bauksit, bijih
and silver ore, manganese ore, brimstone,
tembaga, bijih emas dan perak, bijih mangan,
iodine, phosphate, natural asphalt and other
belerang, yodium, fosfat, aspal alam serta
kinds of mining products.
komoditi tambang selain tersebut diatas.
To obtain output of some commodity mine
Untuk memperoleh output beberapa
like coal, bauxite, tin, copper, nickel, ferrous
komoditi tambang seperti batubara, bijih
nickel, mates nickel, gold and silver ore, we
bauksit, bijih timah, bijih tembaga, bijih nikel,
remain to using production approach method.
ferro nikel, nikel mates, bijih emas dan bijih
Way of used to get the output and value added
perak tetap di gunakan metode pendekatan
at constant prices 2000 in going through the
produksi. Cara yang digunakan untuk
way of which is equal to the way which is used
memperoleh output dan NTB atas dasar harga
by Oil and Gas mining sub sector, that is
berlaku dan atas dasar harga konstan 2000 di
revaluation method.
tempuh cara yang sama dengan cara yang
digunakan pada sub-sektor pertambangan
migas, yaitu metode revaluasi.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 11


2.2.3 Penggalian 2.2.3 Quarrying

Sub-sektor ini mencakup pengambilan This sub sector include the activities of
dan penggalian segala jenis barang galian quarrying and gathering all kinds of such
seperti batu-batuan, pasir dan tanah yang pada quarrying product like amethyst, soil and sand
umumnya berada pada permukaan bumi. Hasil which is on generally reside at surface of the
dari kegiatan ini adalah batu gunung, batu kali, earth. As a result from this activity is mount
batu kapur, koral, kerikil, batu karang, batu stone, river stone, limestone, coral, gravel,
marmer, pasir untuk bahan bangunan, pasir pebbles, marble, and sand for the construction
silika, pasir kwarsa, kaolin, tanah liat, dan material, silica, quartz, kaolin, clay, and
komoditi penggalian selain tersebut diatas. others.
Termasuk dalam sub-sektor penggalian Included in this sub sector is harsh salt
adalah komoditi garam kasar. Output garam commodity. Harsh Salt Output 2000 on the
kasar 2000 atas dasar harga konstan 2000, basis of constant price 2000, obtained by
diperoleh dengan menggeser output tahun 1993 extrapolating the 1990 output becoming the
menjadi output tahun 2000 menggunakan 2000 output, by using index of population
indeks pertumbuhan penduduk 2000 growth 2000 ( 1993=100).
(1993=100). Value added at constant 2000 price,
NTB atas dasar harga konstan 2000 obtained by multiplying output and ratio 2000
diperoleh dengan mengalikan output tersebut of value added to output at 2000. Current
dengan rasio NTB output tahun 2000. Output output obtained through multiplication
harga berlaku diperoleh melalui perkalian between output at constant 2000 prices with
antara output atas dasar harga konstan 2000 index of whole sale prices of salt (2000=100).
dengan indeks HPB garam (2000=100). Value added at current prices was obtained by
Dengan mengalikan output atas dasar harga multiplying the output at current prices with
berlaku tersebut dengan rasio NTB terhadap value added ratio to output at each year.
output pada masing-masing tahun, diperoleh Output of other kinds of quarrying
NTB atas dasar harga berlaku. product at current prices was estimated on the
Output komoditi penggalian lainnya atas basis of production approach, where output of
dasar harga berlaku dihitung melalui each commodity obtained by multiplied the
pendekatan produksi dimana output setiap production volume with the price of each
komoditi diperoleh dari hasil perkalian antara commodity. The value added was obtained
produksi dengan harga masing-masing from output lessened by the intermediate
komoditi. NTB diperoleh dari output dikurangi output. While the calculation at constant 2000
biaya antara. Sedangkan perhitungan atas dasar prices through revaluation method.
harga konstan 2000 dilakukan melalui metode
revaluasi.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 12


2.3 Industri Pengolahan 2.3 Manufacturing Industry
Seperti halnya pada seri tahun dasar 1993. As it does at previous elementary year
Industri pengolahan dibedakan atas dua series 1993. Manufacturing industry
kelompok besar, yaitu industri pengolahan differentiated to the two large groups, those
migas dan industri pengolahan Non Migas. are oil and gas and manufacturing industry of
non-oil and gas.
2.3.1 Industri Pengolahan Migas
2.3.1 Petroleum and LNG Refining Industry
Pengilangan Minyak Bumi
This sub sector includes the activities of
Sub sektor ini mencakup pengilangan
refining petroleum and LNG product. But
minyak bumi dan produk LNG yang dihasilkan
because there is no such activity in Pasaman
oleh pengilangan gas alam. Namun karena
regency, therefore, this sub sector is emptied.
tidak ada kegiatan di Kabupaten Pasaman,
maka sub sektor ini dikosongkan.
2.3.2 Non-Oil and Gas Industry

2.3.2 Industri Tanpa Migas Since in 2000, non-oil and gas industry
has been presented in two digits of industrial
Sejak tahun 2000, industri pengolahan
classification (KLUI) that is: food, tobacco and
tanpa migas dihitung menurut dua digit kode
beverage industry (31); textile, garment, and
klasifikasi lapangan usaha industri (KLUI)
leather industry (32); wood, rattan and
yaitu: industri makanan, minuman dan
bamboo industry (33); paper and paper
tembakau (31); industri tekstil, pakaian jadi
product industry (34); chemical and goods
dan kulit (32); industri kayu, bambu dan rotan
from rubber and chemistry industry (35); non
(33); industri kertas dan barang dari kertas
metal quarrying product industry (36); basic
(34); industri kimia dan barang-barang dari
metal industry (37); enamelware industry,
kimia dan karet (35); industri barang galian
machinery & its equipments (38); and other
bukan logam (36); industri logam dasar (37);
kinds of manufacturing industry (39).
industri barang dari logam, mesin &
Elementary calculation in the year
peralatannya (38); dan industri pengolahan
2000=100 using reference tables of 2000
lainnya (39).
output. Therefore, that all KLUI code started
Perhitungan pada tahun dasar 2000=100
with the figure of 3 (three) have been packed
menggunakan acuan tabel output tahun 2000.
into industrial sector.
Sehingga semua kode KLUI yang dimulai
dengan angka 3 (tiga) sudah dimasukkan dalam
sektor industri.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 13


Seperti halnya pada seri tahun dasar 1993, As it does at elementary year series 1993,
maka pada industri pengolahan tanpa migas ini hence at non-oil and gas manufacturing
juga dibedakan atas tiga bagian, yaitu: industri industry is also differentiated to the three
pengolahan tanpa migas besar sedang (tenaga groups, those are: middle non-oil and gas
kerja > 20 orang), industri pengolahan tanpa industry (labors > 20 peoples), small non-oil
migas kecil (tenaga kerja 5 – 19 orang) dan and gas industry (labors: 5 – 19 peoples) and
industri pengolahan tanpa migas kerajinan household crafting non-oil and gas industry
rumah tangga (tenaga kerja ≤ 4 orang). (labor < 4 peoples).

• Industri Besar dan Sedang • Large and Medium Scale Industries


Metode penghitungannya menggunakan The method used are production approach,
pendekatan produksi, yaitu output dihitung that is output calculated in advance, then
lebih dahulu, kemudian setelah dikurangi after lessened with intermediate input
dengan biaya antara diperoleh Nilai obtained its Gross Value Added. In
Tambah Brutonya. Pada prinsipnya, principle, the estimation method used in
metode estimasi yang digunakan, baik pada the new series not differ from the older,
seri lama maupun seri baru tidak berbeda. that is using the inflation for estimating at
Yaitu menggunakan cara inflasi untuk current prices and extrapolation for the
menghitung atas dasar harga berlaku dan constant prices.
cara ekstropolasi untuk menghitung atas • Small Scale and Household Industries
dasar konstannya. In principle, scope and definition of Small
• Industri Kecil dan Kerajinan Rumah Scale and Household Industries (IKKR)
Tangga are the same as those of the large and
Pada prinsipnya, cakupan dan definisi medium scale industries of non-oil and
kegiatan Industri Kecil dan Kerajinan gas. Its difference lay in the amount of
Rumah Tangga (IKKR) sama dengan labor in concerned in the industrial
cakupan dan definisi kegiatan Industri activity. A company told as small industry
Besar/Sedang tanpa Migas. Perbedaannya if its labor amount to among 5 until 19
terletak pada jumlah tenaga kerja yang peoples. While company classified as small
terlibat dalam kegiatan industri tersebut. scale and household industries if it’s labor
Suatu perusahaan dikatakan sebagai amount to less than five peoples.
industri kecil, jika tenaga kerjanya
berjumlah antara 5 sampai 19 orang.
Sedangkan perusahaan digolongkan
sebagai Industri Kerajinan Rumah Tangga
jika tenaga kerjanya berjumlah kurang dari
lima orang.
Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 14
2.4 Listrik, Gas dan Air Bersih 2.4 Electricity, Gas and Water Supply

2.4.1 Listrik 2.4.1 Electricity

Kegiatan ini mencakup pembangkitan dan This activity covers generating and
penyaluran tenaga listrik, baik yang distributing electric power, either manages by
diselenggarakan oleh perusahaan Umum Central State Electricity Enterprises (PLN) or
Listrik Negara (PLN) maupun oleh perusahaan by Local State and Private Electricity
Non-PLN seperti pembangkitan listrik oleh Enterprises, as a mean to sell. Generated or
Perusahaan Pemerintah Daerah dan listrik yang which produced electrics cover sold electrics,
diusahakan oleh swasta (perorangan maupun to be wear by themselves, lose in transmission,
perusahaan), dengan tujuan untuk dijual. and stolen electrics.
Listrik yang dibangkitkan atau yang diproduksi The method of estimating output and
meliputi listrik yang dijual, dipakai sendiri, value added at this sub sector in the 2000
hilang dalam transmisi, dan listrik yang dicuri. series is equal to the estimating method wear
Metode penghitungan output dan NTB by 1993 series that is by using the production
untuk seri 2000 pada sub-sektor ini adalah approach based on the survey data collected
sama dengan metode perhitungan yang dipakai from the PLN.
pada seri 1993 yaitu dengan menggunakan
2.4.2 Gas
pendekatan produksi, yang didasarkan pada
data hasil survei PLN. This sub sector covers activity of
supplying and distributing of town gas to
2.4.2 Gas
consumer by using pipe line. In Indonesia this
Kegiatan ini meliputi penyediaan serta
business activity are manage monopolistically
penyaluran gas kota kepada konsumen dengan
by State-Owned gas Corporation. For no such
menggunakan pipa. Di Indonesia kegiatan
activity in Pasaman Regency, the output and
usaha ini hanya dilakukan oleh perum Gas
value added of this sub sector can not be
Negara. Karena tidak ada kegiatan ini di
estimated
Kabupaten Pasaman, maka sub-sektor ini tidak
ada isian. 2.4.3 Water supply

2.4.3 Air Bersih The activity of water supply sub sector


Kegiatan sub-sektor air bersih mencakup include production, through purifying and
proses pembersihan, pemurnian dan proses other chemical process to yield drinking water,
kimiawi lainnya untuk menghasilkan air and also distributing directly through pipe
minum, serta pendistribusian dan lines and other appliance to household,
penyalurannya secara langsung melalui pipa governmental institution and private
dan alat lain ke rumah tangga, instansi institution.
pemerintah maupun swasta.
Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 15
Metode penghitungan yang digunakan Enumeration method used by 2000 series
pada seri 2000 ini masih sama dengan metode was the same to the method used in 1993
penghitungan yang digunakan pada seri 1993 series, which is by using production approach
yaitu dengan menggunakan pendekatan with basic data result from annual survey of
produksi dengan data dasar hasil survei PAM/PDAM Company.
perusahaan air minum (PAM/PDAM)
Tahunan. 2.5 Construction

This sector consists of all kinds of


2.5 Bangunan
activities, such as development, repair,
Kegiatan sektor bangunan terdiri dari maintaining and installation all construction
bermacam-macam kegiatan meliputi type which overall of its activities are
pembuatan, pembangunan, pemasangan dan consistent with KLUI.
perbaikan (berat maupun ringan) semua jenis Method used to get the output and value
konstruksi yang keseluruhan kegiatan sesuai added from construction sector is through
dengan rincian menurut KLUI. commodity flow approach. Usage of this
Metode yang digunakan untuk method relied on idea that level of output at
mendapatkan NTB sektor bangunan adalah construction sector in line with level of
melalui pendekatan arus barang (commodity commodity input utilized to obtain value added
flow). Penggunaan metode ini didasarkan pada and output of construction sector, using the
pemikiran bahwa besarnya output pada sektor extrapolation method which was the value
bangunan sejalan dengan besarnya input added and output at constant price have to be
komoditi yang dipergunakan untuk obtained first before obtaining the output and
memperoleh output dan NTB sektor bangunan, value added at current price.
menggunakan cara ekstrapolasi yang mana
output dan Nilai Tambah Bruto dengan harga 2.6 Trade, Hotel and Restaurant
konstan harus diperoleh dulu sebelum
2.6.1 Trade
memperoleh output dan NTB atas dasar harga
berlaku. The activities included in sub sector of
trade covers buy and sell goods, either of new
2.6 Perdagangan, Hotel dan Restoran or used materials, for the purpose of
distribution without denaturing the goods.
2.6.1 Perdagangan

Kegiatan yang tercakup dalam sub-sektor


perdagangan meliputi kegiatan membeli dan
menjual barang, baik barang baru maupun
bekas, untuk tujuan penyaluran/pendistribusian
tanpa mengubah sifat barang tersebut.
Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 16
Sub-sektor perdagangan dalam Trade sub sector consist of wholesale and
perhitungannya dikelompokkan dalam dua retail merchandising. Wholesale cover
jenis kegiatan, yaitu perdagangan besar dan activities of purchasing and reselling new or
perdagangan eceran. Perdagangan besar used goods by merchant, from the importers or
meliputi kegiatan pengumpulan dan penjualan producers, to other wholesalers, retailers,
kembali barang baru atau bekas oleh pedagang establishments and non-profit institutions,
dari produsen atau importir ke pedagang besar While retail merchandising includes the
lainnya, pedagang eceran, perusahaan dan activities of trading which generally serve
lembaga yang tidak mencari untung, individual consumer or household without
Sedangkan perdagangan eceran mencakup changing the nature of new or used material.
kegiatan pedagang yang umumnya melayani
This sub sector used commodity flows
konsumen perorangan atau rumah tangga tanpa
method. Output or trade margin represent
merubah sifat, baik barang baru atau barang
difference between purchasing and selling
bekas.
values of the traded goods, excluding the
Metode yang digunakan sub sector ini
transportation fee released by merchant. By
adalah metode arus barang. Output atau margin
using the commodities flow method, the output
perdagangan merupakan selisih antara nilai jual
calculated base on trade margin effect earned
dan nilai beli barang yang diperdagangkan
from the trade of agricultural sector, mining
setelah dikurangi dengan biaya angkut barang
and quarrying, manufacturing industry and
dagangan yang dikeluarkan oleh pedagang.
including product from import.
Dengan cara metode arus barang, output
Value added obtained pursuant to
dihitung berdasarkan margin perdagangan yang
multiplication between total outputs with value
timbul akibat memperdagangkan barang-
added to output ratio. To obtain the total value
barang dari sektor pertanian, pertambangan dan
added of trade sub sector is by summing the
penggalian, industri serta barang-barang yang
value added with sales tax and custom duty of
berasal dari impor.
import.
NTB diperoleh berdasarkan perkalian
antara total output dengan rasio NTB. Untuk
memperoleh total NTB sub-sektor perdagangan
adalah dengan menjumlahkan NTB tersebut
dengan pajak penjualan dan bea masuk barang
impor

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 17


2.6.2 Hotel 2.6.2 Hotel

Sub sektor ini mencakup kegiatan This sub sector includes the activities of
penyediaan akomodasi yang menggunakan supplying accommodation services by using
sebagian atau seluruh bangunan sebagai tempat some of or entire building as lodging place.
penginapan. Akomodasi yang dimaksud disini The accommodation services defined here is
adalah hotel berbintang maupun tidak supplied by the star hotels, non-star hotels, and
berbintang, serta tempat tinggal lainnya yang also other residence which used to lodge like
digunakan untuk menginap seperti losmen, inn, motel, and of a kind.
motel, dan sejenisnya. It also includes the activities of supplying
Termasuk pula kegiatan penyediaan foods and beverages and other kinds of
makanan dan minuman serta penyediaan facilities to all guest where in the one
fasilitas lainnya bagi para tamu yang menginap management with the accommodation. The
dimana kegiatan-kegiatan tersebut berada reason of this merger because its difficulty of
dalam satu kesatuan manajemen dengan data separation.
penginapan. Alasan penggabungan ini karena Value added of hotel sub sector is
datanya sulit dipisahkan. obtained by using production approach. The
NTB sub sektor hotel diperoleh dengan production indicator used is number of room-
menggunakan pendekatan produksi. Indikator night and its price indicator is tariff mean per
produksi yang digunakan adalah jumlah malam room-night. Output at current price obtained
kamar dan indikator harganya adalah rata-rata on multiplication of production and price
tarif per malam kamar. Output atas dasar harga indicators. On the other hand, the value added
berlaku diperoleh berdasarkan perkalian obtained by multiplication of output with value
indikator produksi dengan indikator harganya. added ratio. Output and value added at
Sedangkan NTB diperoleh berdasarkan constant price estimated by using extrapolation
perkalian output dengan rasio NTB-nya. method.
Output dan NTB atas dasar harga konstan
dihitung dengan menggunakan metode 2.6.3 Restaurant
ekstrapolasi.
The activities of this sub sector include
the effort to supply ready served foods and
2.6.3 Restoran
beverage which is on generally consumed at
Kegiatan sub-sektor ini mencakup usaha
the selling place. In details, this sub sector
penyediaan makanan dan minuman jadi yang
consists of the activities of managing
umumnya dikonsumsi di tempat penjualan.
restaurants, food stalls, coffee shops, canteen
Kegiatan yang termasuk dalam sub-sektor ini
and catering.
seperti rumah makan, warung nasi, warung
kopi, katering dan kantin.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 18


Pendekatan yang digunakan untuk The approach used to estimate the value
menghitung NTB sub-sektor restoran adalah added of restaurant sub sector is the
pendekatan pengeluaran konsumsi makanan consumption expenditure of food and
dan minuman jadi di luar rumah dari Survei beverages consumed outside home. The kind of
Sosial Ekonomi Nasional (SUSENAS). data is obtained from SUSENAS.

2.7 Pengangkutan dan Komunikasi


2.7 Transportation and Communications
2.7.1 Pengangkutan
2.7.1 Transportation
Kegiatan yang dicakup dalam sub-sektor
pengangkutan terdiri atas jasa angkutan rel; Activity which is included in
Angkutan jalan raya; Angkutan laut; Angkutan transportation sub sector consists of railroad-
Sungai, Danau dan Penyeberangan; Angkutan transport service; roadway transportation; Sea
udara; dan jasa penunjang angkutan. Kegiatan Transport; Ferry; Air transport; and transport
pengangkutan meliputi kegiatan pemindahan supporting services. Activity of Transportation
penumpang dan barang dari suatu tempat ke cover activity of moving of goods and
tempat lainnya dengan menggunakan alat passenger from one place to another by using
angkut atau kendaraan, baik bermotor maupun either motor or non-motorize vehicles. While
tidak bermotor. Sedangkan jasa penunjang the transport supporting services includes the
angkutan mencakup kegiatan yang sifatnya terminals, harbor affairs, and warehousing.
menunjang kegiatan pengangkutan seperti • Transportation of Roadway
terminal, pelabuhan dan pergudangan. Covering activity of transportation of
• Angkutan Jalan Raya goods and passengers by using road
Meliputi kegiatan pengangkutan barang appliance transport, either motorized or non-
dan penumpang menggunakan alat angkut motorized. Including also the activity of
kendaraan jalan raya, baik bermotor maupun vehicles rent with or without driver. The
tidak bermotor. Termasuk pula kegiatan estimation method used is production
charter/ sewa kendaraan baik dengan atau approach. Current output hence by
tanpa pengemudi. Metode estimasi yang multiplying production indicators with price
digunakan adalah pendekatan produksi. indicators to the each type of vehicles.
Output atas dasar harga berlakunya Output at constant price is obtained by using
merupakan perkalian antara indikator extrapolation method. Value added estimated
produksi dengan indikator harga untuk by multiplication between value added ratio
masing-masing jenis angkutan. Sedangkan with its own output.
output atas dasar harga konstan diperoleh
dengan menggunakan metode ekstrapolasi.
NTB dihitung berdasarkan perkalian antara
rasio NTB dengan outputnya.
Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 19
• Angkutan Laut • Sea Transport
Meliputi kegiatan pengangkutan barang Covering activity of transportation of
dan penumpang dengan menggunakan kapal goods and passengers by using the ocean
laut yang beroperasi didalam dan keluar vessels operated in domestic or international
daerah domestik. Tidak termasuk kegiatan territories. Excluding the activity of sea
pelayaran laut yang diusahakan oleh transport laboured by other company which
perusahaan lain yang berada dalam satu stay in one set of effort, where activity of this
satuan usaha, dimana kegiatan pelayaran ini sea transport, in character, only supporting
sifatnya hanya menunjang kegiatan induknya activity of its main company and the
dan data yang tersedia sulit untuk dipisahkan. available data difficult to be dissociated.
Pada dasarnya, metode estimasi NTB Basically, the method of estimating of
angkutan laut seri tahun dasar 1993 sama value added of sea transport at the base year
dengan seri tahun dasar 2000. Perbedaan 1993 is equal to the base year 2000. The
kedua seri tersebut terletak dalam difference both of the series located in the
penggunaan rasio NTB. Dalam seri 1993, usage of value added ratio. In series 1993,
Rasio NTB mencerminkan 1993 serta the ratio expressed the 1993 condition and
merupakan rasio gabungan antara kegiatan generated from a combination of goods and
angkutan penumpang dan barang. Sedangkan passengers transport. While in 2000 series,
seri 2000, Rasio NTB mencerminkan the ratio reflecting situation of year 2000
keadaan tahun 2000 dimana rasio NTB untuk where the ratio for the transportation activity
kegiatan angkutan penumpang dan barang of each goods and passenger are differ.
masing-masing berbeda. Output at current prices obtained from
Output atas dasar harga berlaku the multiplication of production indicator
diperoleh berdasarkan perkalian indikator with its prices indicator. Output at constant
produksi dengan indikator harganya. Output prices is estimated with extrapolation
atas dasar harga konstan dihitung dengan method. While value added was derived from
metode ekstrapolasi. Sedangkan NTB multiplication between value added ratio
diperoleh dengan perkalian antara rasio NTB with its output.
dengan outputnya. • River, Lake and Ferry Transport
• Angkutan Sungai, Danau dan Included activities covers are
Penyeberangan transportation of goods and passengers by
Kegiatan yang dicakup meliputi kegiatan using lake and river vessels either being
pengangkutan barang dan penumpang motorized or not, and also activities of
dengan menggunakan kapal/angkutan sungai crossing rivers, sea and lake by means of
dan danau baik bermotor maupun tidak ferry ships.
bermotor, serta kegiatan penyeberangan
dengan alat angkut kapal ferry.
Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 20
Metode estimasi yang digunakan adalah The estimation method used is
pendekatan produksi. Indikator produksi production approach. The production
yang digunakan adalah jumlah penumpang, indicators used are number of passengers,
barang dan mobil yang diangkut. volume of goods and transported car.
Output atas dasar harga berlaku Output at current price was obtained by
diperoleh berdasarkan harga perkalian multiplying production indicators with price
indikator produksi dengan indikator harga indicators which consist of respective kinds
yang terdiri dari angkutan sungai, danau of transportation. For the output at constant
serta penyeberangan. Untuk output atas dasar price obtained with extrapolation method.
harga konstan diperoleh dengan metode While value added obtained by multiplying
ekstrapolasi. Sedangkan NTB diperoleh between value added ratios with its output..
berdasarkan perkalian antara rasio NTB
• Transportation Service Support
dengan outputnya.
Including all activities of supporting and
• Jasa Penunjang Angkutan accelerating the activities of transportation,
Mencakup kegiatan yang bersifat that is covering the infrastructure of
menunjang dan memperlancar kegiatan transportation (airports service, seaports,
pengangkutan, yaitu meliputi jasa-jasa rivers, terminal & parking lots, etc),
pelabuhan udara, laut, sungai, darat (terminal supplying the services of loading and
& parkir), bongkar muat laut dan darat, unloading cargo over the sea and land,
keagenan penumpang, ekspedisi laut, jalan travel agency, sea forwarding, toll road and
tol dan jasa penumpang lainnya (pengerukan other kinds of transport supporting services
dan pengujian kelayakan angkutan laut). (services of dredging and proper test for sea
Metode estimasi yang digunakan adalah transports).
pendekatan produksi. Output dan NTB atas The estimation method used is
dasar harga berlaku dari kegiatan-kegiatan production approach. Output and value
yang sifatnya monopoli diperoleh dari added at current prices from activity which
pengolahan laporan keuangan BUMN yang in monopolize to be obtained from the
terkait. Kegiatan lainnya diperhitungkan financial report of BUMN. Other activities
dengan mengalikan indikator produksi dan estimated by multiplying price indicators
harga. Rasio-rasio yang digunakan adalah with production volume. The ratios used are
rasio NTB, rasio mark-up dan rasio lainnya value added to output ratio, mark-up to
yang sesuai. output ratio and appropriate other ratios.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 21


2.7.2 Komunikasi 2.7.2 Communications

Sub-sektor ini terdiri dari kegiatan Pos This sub sector consists of the activity of
dan Giro, Telekomunikasi dan Jasa Penunjang supplying the services of Post and Clearing,
Komunikasi. Telecommunication and Communication
Pos dan Giro mencakup kegiatan Supporting Services. Post and Clearing sub
pemberian jasa kepada pihak lain dalam hal sector include activities of supplying services
pengiriman surat, wesel dan paket pos yang to others for sending letter, money orders and
diusahakan oleh PT Pos Indonesia. Kegiatan parcel post managed by PT Pos Indonesia.
telekomunikasi meliputi pemberian jasa kepada Telecommunication sub sector covers the
pihak lain dalam hal pengiriman berita melalui activity of supplying services in the case of
telegram, telepon dan telex yang di usahakan delivery of news through telegram; telex and
oleh PT Telkom dan PT Indosat. Jasa telephone manage by PT Telkom and PT
penunjang komunikasi meliputi kegiatan Indosat. Communications Service Support
lainnya yang menunjang komunikasi seperti covers other activity which supports
warung telekomunikasi (wartel), Radio Panggil communications like telecommunications
(Pager), dan telepon selular (ponsel). telephone-shop, Pager, and cellular telephone.
Metode estimasi yang digunakan adalah Estimation method used is the production
pendekatan produksi. Output atas dasar harga approach. Output at current prices is in the
berlaku berupa pendapatan/penerimaan pos dan form of revenue receipts from post and
giro serta telekomunikasi diperoleh dari clearing and also telecommunications obtained
laporan keuangan. NTB atas dasar harga from financial report. Value added at current
berlaku diperoleh pula dari laporan keuangan prices was obtained also from financial
berupa penjumlahan upah dan gaji, penyusutan, statement by summing up wages and salary,
laba/rugi, dan komponen-komponen lainnya depreciation, profit/loss, and other components
dari NTB. of value added.
Output dan NTB jasa penunjang angkutan Output and value added at constant prices
diestimasi dengan pendekatan produksi, yaitu were estimated with production approach,
dengan menggunakan jumlah perusahaan which is using the number of company as
sebagai indikator produksi, dan rata-rata production indicators, and its mean revenue as
pendapatan perusahaan sebagai indikator price indicators. While value added and output
harganya. Sedangkan output dan NTB atas at constant price calculated with extrapolation
dasar harga konstan dihitung dengan metode method.
ekstrapolasi.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 22


2.8 Keuangan, Persewaan dan Jasa 2.8 Financial, Rentals and Business Services
Perusahaan
2.8.1 Banks
2.8.1 Bank
The included activities are: giving such
Kegiatan yang dicakup adalah kegiatan financial services, like accepting deposit
yang memberikan jasa keuangan pada pihak especially in the form of deposit and credit
lain seperti: menerima simpanan terutama transfer, extending credits of short or long
dalam bentuk giro dan deposito, memberikan term, sending money, buying and selling
kredit/pinjaman baik kredit jangka securities, money order letter/trade
pendek/menengah dan panjang, mengirim paper/promissory notes and of a kind, renting
uang, membeli dan menjual surat-surat high-value goods repository, etc.
berharga, mendiskonto surat wesel/kertas Output from banking business is the total
dagang/surat hutang dan sejenisnya, acceptance from the bank services given, like
menyewakan tempat penyimpanan barang administration fee to the transaction with the
berharga, dan sebagainya. bank, charges of transferring money, etc. In
Output dari usaha perbankan adalah bank output also included imputation of bank
jumlah penerimaan atas jasa pelayanan bank services which is equal to difference between
yang diberikan kepada pemakainya, seperti interests accepted with interest paid by the
biaya administrasi atas transaksi dengan bank, banks.
biaya pengiriman wesel, dan sebagainya.
Dalam output bank dimasukkan pula imputasi 2.8.2 Non Bank Financial Institutions

jasa bank yang besarnya sama dengan selisih • Insurance Services


antara bunga yang diterima dengan bunga yang Insurance is one of the non-bank
dibayarkan. financial institutions, which effort in essence
to take the risk of the happening accident to
2.8.2 Lembaga Keuangan Tanpa Bank
the goods or people (including pension fund).
• Usaha Jasa Asuransi The customers can claim on the damages or
Asuransi adalah salah satu jenis lembaga loss of their goods. Insurance companies
keuangan bukan bank yang usaha pokoknya also should pay the claims on the accident or
menanggung resiko-resiko atas terjadinya the death befalling the insured people.
musibah/kecelakaan atas barang atau orang
tersebut (termasuk tunjangan hari tua). Pada
pihak ditanggung dapat menerima biaya atas
hancur/rusaknya barang atau mengakibatkan
terjadinya kematian tertanggung.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 23


Jasa asuransi ini dapat dibedakan Life insurance is kind of insurance
menjadi asuransi jiwa, asuransi sosial, serta services which especially taking cares of the
asuransi kerugian. risk to the death, sickness or accidents,
Asuransi jiwa adalah usaha perusahaan including also old age/future insurance on
yang khusus menanggung resiko kematian, the insured people. Assess responsibility
kecelakaan atau sakit termasuk juga jaminan determined and agreed by both parties which
hari tua/masa depan pihak tertanggung. Nilai is mentioned in contract.
pertanggungan ditentukan dan disetujui oleh Loss insurance is the kind of insurance
kedua belah pihak yang dicantumkan dalam services which takes the risks to the loss or
surat perjanjian. damage of the insured property or objects
Asuransi kerugian adalah usaha including also a legal responsibility to the
perasuransian yang khusus menanggung third party. Value of the insurance is set and
resiko atas kerugian, kehilangan atau agreed by both parties which is mentioned in
kerusakan harta milik/benda termasuk juga contact.
tanggung jawab hukum pada pihak ketiga Social insurance is the insurance
yang mungkin terjadi terhadap benda/harta services which is includes the life (loss)
milik tertanggung karena sebab-sebab insurance, established by the government
tertentu dengan suatu nilai pertanggungan pursuant to regulations which arranging the
yang besarnya telah ditentukan dan disetujui relation between insurance company with
oleh kedua belah pihak yang dicantumkan entire/a group of people for a social purpose.
dalam surat perjanjian. The insurance company will accept to
Asuransi sosial adalah usaha accommodate a number of premium/obliged
perasuransian yang mencakup usaha asuransi contribution from society using public
jiwa (kerugian) yang dibentuk pemerintah service, such: transport service, health
berdasarkan peraturan-peraturan yang service, the service given to vehicle owners
mengatur hubungan antara pihak asuransi and old age service.
dengan seluruh/segolongan masyarakat
untuk tujuan sosial. Pihak asuransi ini akan
menerima menampung sejumlah iuran/
sumbangan wajib dari masyarakat yang
menggunakan jasa pelayanan umum, seperti:
Jasa angkutan, jasa kesehatan, jasa/pelayanan
terhadap pemilik kendaraan bermotor dan
pelayanan hari tua.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 24


Output dari kegiatan asuransi merupakan The output from insurance businesses is
rekapitulasi dari output asuransi jiwa, the summary from life insurance output and
asuransi bukan jiwa (asuransi sosial, asuransi non life insurance output (social insurance,
dan reasuransi kerugian serta broker loss insurance and reinsurance and also
asuransi). Biaya antara yang dikeluarkan insurance broker). The intermediate cost in
dalam kegiatan asuransi berupa biaya umum the activity of insurance, in the form of
seperti: pembelian alat tulis kantor, BBM, general expense like: purchasing of office
rekening listrik, dan sebagainya), biaya stationery, fuel, electricity charges, etc),
pemeliharaan, sewa gedung dan biaya maintenance cost, building rents and
administrasi. administration expenses.

• Dana Pensiun • Pension Fund


Dana pensiun adalah badan hukum yang Pension fund is financial institution
mengelola program yang menjanjikan which manages kind of financial program
manfaat pensiun. Manfaat pensiun adalah concerning with pension benefits. The
pembayaran berkala yang dibayarkan kepada benefits of pension are in the form of
peserta pada saat peserta pensiun dan dengan periodical payment to the members of the
cara yang ditetapkan dalam peraturan dana program after they have retired, based on a
pensiun. Manfaat pensiun terdiri dari certain procedure or mechanism which is
manfaat pensiun normal, manfaat pensiun included in the regulations concerning with
dipercepat, manfaat pensiun cacat dan the pension fund. Pension benefits consist of
manfaat pensiun ditunda. Jenis dana pensiun normal retired benefit, accelerated retired
dibedakan menjadi dua, yaitu Dana Pensiun benefit, postpone and handicap retired
Pemberi Kerja dan Dana Pensiun Lembaga benefit. Type of pension fund differentiated
Keuangan. to become two, which are Pension Fund of
Output dan NTB atas dasar harga berlaku Job Givers and Pension Fund of Financial
dari kegiatan Dana Pensiun diperoleh dari Institutions.
hasil pengolahan laporan keuangan kegiatan Output and value added at current price
tersebut. Sedangkan estimasi output dan from Pension Fund activities obtained from
NTB atas dasar harga konstan diperoleh processing the activities of financial reports.
dengan menggunakan cara deflasi/ While output and value added at current
ekstrapolasi, sebagai deflatornya / price were estimated by using the
ekstrapolatornya adalah IHK umum atau deflation/extrapolation methods, as its
jumlah peserta. deflator and extrapolator is The General
Consumer Price Index (IHK) or number of
participants respectively.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 25


• Pegadaian • Pawnshops
Mencakup usaha lembaga perkreditan It’s including the effort of credit institute
pemerintah yang bersifat monopoli dan which is managed monopolistically by the
dibentuk berdasarkan ketentuan undang- government and established pursuant to a
undang. Tugasnya antara lain membina prevailing legislation. Its primary task is to
perekonomian rakyat kecil dengan develop the economic of common people by
menyalurkan kredit atas dasar hukum gadai extending credit on legal basis by easily, fast,
dengan cara yang mudah, cepat, aman dan safely and thriftily.
hemat. The core activities are to lend money by
Kegiatan utamanya adalah memberikan accepting movable goods guarantee. Level of
pinjaman uang kepada segolongan the loan is according to the mortgage value
masyarakat dengan menerima jaminan delivered by lender without any condition
barang bergerak. Besarnya pinjaman sesuai regarding usage of its fund.
dengan nilai barang jaminan yang diserahkan Output and value added at current prices
pihak peminjam tanpa syarat apapun obtained from the result by processing the
mengenai penggunaan dananya. Government Pawnshop financial reports. Its
Output dan NTB atas dasar harga berlaku output especially consist of capital rent,
dari kegiatan pegadaian diperoleh dari hasil deposit interest and others (house-lease
pengolahan laporan keuangan Perum cost). Value added estimated by tapering
Pegadaian. Outputnya terutama terdiri dari down output with intermediate input. Output
sewa modal, bunga deposito dan lain-lain and value added at constant prices estimated
(sewa rumah). NTB diperoleh dengan by using extrapolation method, its
mengurangkan output dengan biaya antara. extrapolator is the number of customers.
Output dan NTB atas dasar harga konstan
2.8.3 Financial Supporting Services
diperoleh dengan menggunakan metode
ekstrapolasi, ekstrapolatornya adalah jumlah Its Includes the activities of foreign
nasabah. currency traders/money changer, capital
market and its supporting services, investment
2.8.3 Jasa Penunjang Keuangan managers, investment consultants, fund
managers, securities administration bureau,
Mencakup kegiatan pedagang valuta
property depositing places, and of a kind.
asing, pasar modal dan jasa penunjangnya,
manajer investasi, penasehat investasi, reksa
dana, biro administrasi efek, tempat penitipan
harta, dan sejenisnya.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 26


2.8.4 Sewa Bangunan 2.8.4 Building Rent

Sub-sektor ini meliputi usaha penyewaan This sub sector covers the business of
bangunan dan tanah, baik yang menyangkut land and building rent, both concerning for
bangunan tempat tinggal maupun bukan tempat residence and also non residence places like is
tinggal seperti perkantoran, pertokoan serta white collars office, shops and also land plot.
usaha persewaan tanah persil. Output for the residence building rental
Output untuk persewaan bangunan tempat was estimated from multiplication between
tinggal diperoleh dari perkalian antara household per capita expenditure for the
pengeluaran konsumsi rumah tangga per kapita house-lease cost of, house contract, official’s
untuk sewa rumah, kontrak rumah, sewa beli house rent, imputed house-lease cost, taxes and
rumah dinas, perkiraan sewa rumah, pajak dan house maintenance, with population at mid
pemeliharaan rumah, dengan jumlah penduduk year. While output of non residence rental
pertengahan tahun. Sedangkan output usaha obtained from multiplication of the wide area
persewaan bangunan bukan tempat tinggal of rented building with average tariff rent per
diperoleh dari perkalian antara luas bangunan m2.
yang disewakan dengan rata-rata tarif sewa per Value added was estimated by multiplying
2
m. the value added ratio with its output. Value
NTB diperoleh dari hasil perkalian antara added at constant prices obtained by using
rasio NTB dengan outputnya. NTB atas dasar extrapolation method and as its extrapolator
harga konstan diperoleh dengan menggunakan was the wide area of rented building.
metode ekstrapolasi dan sebagai
2.8.5 Corporate Services
ekstrapolatornya indeks luas bangunan.
• Law Services (Advocates/ Lawyer and
2.8.5 Jasa Perusahaan
Notary)
• Jasa Hukum (Advokat/Pengacara dan A lawyer is an expert in law discipline which
Notaris) in charge acts as advocate or adviser in the
Advokat adalah ahli hukum yang berwenang court, either in criminal or civil cases. While
bertindak sebagai penasehat atau pembela Notary is the one who showed and
perkara dalam pengadilan, baik perkara authorized by Department of Justice to
pidana maupun perdata. Sedangkan Notaris legalize and testify various contract,
adalah orang yang ditunjuk dan diberi kuasa agreement letters, etc.
oleh departemen Kehakiman untuk
mengesahkan dan menyaksikan berbagai
surat perjanjian dan sebagainya.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 27


• Jasa Akuntansi dan Pembukuan • Accounting and Bookkeeping Services
Jasa akutansi dan pembukuan adalah usaha Accounting and bookkeeping services are the
jasa pengurusan tata buku dan pemeriksaan businesses that supply the services of making
pembukuan, termasuk juga jasa pengolahan the accounting system and auditing the
data dan tabulasi yang merupakan bagian results of accounting process, including also
dari jasa akuntansi dan pembukuan. tabulation and data-processing service
which represent the part of accounting and
• Jasa Bangunan, Arsitek dan Teknik
bookkeeping services.
Jasa bangunan, arsitek dan teknik adalah
usaha jasa konsultasi bangunan, jasa survei • Construction Services, Architecture and
geologi, penyelidikan tambang/ pencarian Engineering
komoditi pertambangan dan jasa The business of construction, engineering
penyelidikan serta sejenisnya. and architecture services covers the
construction consulting services, geological
• Jasa Periklanan dan Riset Pemasaran
survey services, research and exploration of
Jasa periklanan dan riset pemasaran adalah
mining commodities, and also of a kind.
suatu kegiatan usaha yang memberikan
pelayanan kepada pihak lain dalam bentuk • Advertising and Marketing Research
pembuatan dan pemasangan iklan, bertujuan Service
untuk menyampaikan informasi, membujuk Advertising and market research service is a
dan mengingatkan kepada konsumen tentang business activity that supplies services to
produk dari suatu usaha. Dalam other parties concerning with installation
penyampaiannya dapat melalui berbagai and making of advertisement, directed to
media massa. extend information, persuading and
reminding the consumers about a product, by
• Jasa Persewaan Mesin dan Peralatan
using through various kind of mass media.
Jasa persewaan mesin dan peralatan adalah
usaha persewaan mesin dan peralatannya • Machine and Equipments Rental Service
untuk keperluan pertanian, pertambangan Machine and Equipments Rental Service is
dan ladang minyak, industri pengolahan, business that providing renting machine and
konstruksi, dan mesin-mesin keperluan equipments for agriculture, oil field and
kantor. mining, manufacturing industries,
Output jasa perusahaan diperoleh dari construction, and machines for office
perkalian antara indikator produksi (jumlah necessities.
perusahaan atau tenaga kerja) dengan Output of this service company was
indikator harga (rata-rata output perusahaan estimated by multiplying between production
atau per tenaga kerja). indicator (amount of labor or company) with
price indicators (output per establishment or
per labor force).
Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 28
2.9 Jasa-jasa 2.9 Services

2.9.1 Pemerintah Umum dan Pertahanan 2.9.1 Public Administration and Defense
Public Administration services principally
Jasa pemerintahan pada prinsipnya terbagi
are divided into two groups namely is: first,
dua, yakni: pertama, pelayanan dari
The services of State Ministries and Defense,
pemerintahan departemen dan pertahanan,
and the second is, service given by agents
kedua, pelayanan yang diberikan oleh badan-
under the ministries. This second group
badan dibawah departemen tersebut. Pelayanan
referred to the other kinds of public services.
kedua ini disebut jasa pemerintahan lainnya.
• Government Administration and Defense
• Administrasi Pemerintahan dan
The sector of public administration and
Pertahanan
defense includes all department and non
Sektor Pemerintahan umum dan
department, high state institution, agents and
pertahanan mencakup semua departemen dan
office related to public administration and
non departemen, badan/lembaga tinggi
defense. Governmental teacher officer
negara, kantor-kantor dan badan-badan yang
expense which holds a position of
berhubungan dengan administrasi
administration, categorized as government
pemerintahan dan pertahanan. Belanja
administration expense, while governmental
pegawai guru pemerintah yang memegang
teacher officer expense which is its duty is
tata usaha dikategorikan sebagai administrasi
teach, categorize as educational service
pemerintahan, sedangkan belanja pegawai
expense.
guru pemerintah yang tugasnya mengajar di
Even so governmental doctor which do
kategorikan sebagai jasa pendidikan.
not serve society, grouped as public
Begitu juga dokter pemerintah yang
administration. Governmental doctor which
tidak melayani masyarakat, dikelompokkan
serve society grouped as health service.
sebagai administrasi pemerintahan. Dokter
pemerintah yang melayani masyarakat • Other Kinds of Public Services

dikelompokkan sebagai jasa kesehatan. Other kinds of Public Services including


the activities having the character of services
• Jasa Pemerintah Lainnya
such state schools or university, public
Jasa pemerintah lainnya meliputi
hospital, counseling of isolated people,
kegiatan yang bersifat jasa seperti sekolah-
library, museum, recreation place defrayed
sekolah pemerintah, universitas pemerintah,
from governmental finance.
rumah sakit pemerintah, bimbingan
masyarakat terasing, museum perpustakaan,
tempat-tempat rekreasi yang dibiayai dari
keuangan pemerintah.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 29


Pemerintah memungut pembayaran yang Government collect payment which is on
pada umumnya tidak mencapai besarnya generally do not reach the level of the
biaya yang dikeluarkan untuk kegiatan expense released for the activity. Business
tersebut. Unit-unit usaha semacam ini unit a kind of this provide service activities
menyediakan pelayanan jasa untuk for society.
masyarakat. Governmental officer which serve
Aparat pemerintah yang melayani counseling of Family Planning or give
penyuluhan KB atau memberi penyuluhan counseling to isolated people categorized
kepada masyarakat terasing dikategorikan into other social services. While
sebagai jasa kemasyarakatan lainnya. governmental officer which conduct sale of
Sedangkan pegawai pemerintah yang entry tickets to amusement centre, museum
melakukan penjualan karcis masuk taman or serve society in library, categorized as
hiburan, museum atau melayani masyarakat entertainment and cultural services.
di perpustakaan, dikategorikan sebagai jasa Governmental employee expenses from
hiburan dan kebudayaan. this sector consist of wages/salaries,
Belanja pegawai dari sektor ini terdiri honorarium and other subsidy. The
dari gaji pokok, honorarium dan tunjangan employment expenses separated from
lainnya. Belanja pegawai yang dipisahkan development expenditure are transferred to
dari belanja pembangunan ditransfer ke routine expenditure, for example:
belanja rutin, seperti pembayaran honor honorarium of public servant which partakes
pegawai negeri yang turut dalam kegiatan in activity of a project.
proyek. Governmental employee expenses for
Belanja pegawai jasa pemerintahan other kinds of public services which released
lainnya yang dikeluarkan oleh pemerintah by central and local government, either in
pusat maupun daerah, baik rutin maupun development or routine, is to state
pembangunan adalah untuk guru-guru schoolteacher, the employees of public
sekolah negeri, pekerja sekolah, pekerja hospital, detached society tuition worker,
rumah sakit pemerintah, pekerja bimbingan library, recreation place and also
masyarakat terasing, pekerja perpustakaan, governmental museum employees.
dan pekerja tempat-tempat rekreasi serta Depreciation of capital goods for the sub
pekerja museum pemerintah. sector of public services, till now its data not
Penyusutan barang modal untuk sektor yet made available. Therefore the value of
pemerintahan umum, sampai saat ini datanya depreciation expenses is estimated pursuant
belum tersedia. Sehingga nilai penyusutan to ratio to expenses employment.
diestimasi berdasarkan rasio terhadap belanja
pegawai.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 30


Struktur biaya dari sektor ini tidak Structure of expense from this sector
memuat unsur surplus usaha, sedangkan does not included operating surplus, while
pemerintah tidak melakukan pembayaran government does not conduct payment of
pajak tak langsung. Sehingga untuk indirect taxes. Therefore, to obtain Added
memperoleh Nilai Tambah Bruto Value its been estimated from adding the
diperkirakan dari penjumlahan belanja employment expenses to depreciation
pegawai serta perkiraan penyusutan. Data expenses. Data for the estimation of value
untuk estimasi NTB sektor pemerintah added for the sector of public services relied
umum didasarkan pada realisasi pengeluaran on governmental expenditure realization.
pemerintah. Governmental employee expenses for
other kinds of public services which are
Belanja pegawai pada jasa pemerintah
transferred from central and local
lainnya yang ditrasfer dari pemerintah pusat
government was estimated from development
dan daerah diperoleh dari realisasi anggaran
budget realization according to sub sector
belanja pembangunan menurut sektor dan
and sector. The data of employment expenses
sub-sektor. Sedangkan data belanja pegawai
in the subs of other kinds of public services
untuk jasa pemerintahan lainnya bagi
for the local government, estimated from the
pemerintah daerah diperoleh laporan belanja
account of employment expenses by
pegawai menurut jenis pengeluaran.
expenditure type.
Disamping belanja pegawai diatas,
Beside of Governmental employee
penyusutan juga termasuk dalam
expenses above, depreciation also included
penghitungan NTB sub-sektor jasa
in the estimation of value added of other
pemerintah lainnya, dimana nilai penyusutan
kinds of public services subs. The decrease
diperkirakan sekitar lima persen dari nilai
value estimated about 5 percent from
belanja pegawai.
employment expenses value.
Perkiraan NTB sektor pemerintahan The estimation of gross value added of
umum dan jasa lainnya atas dasar harga Public Administration and other kinds of
konstan 2000 dihitung dengan cara public services at 2000 constant price
ekstrapolasi menggunakan indeks tertimbang counted by extrapolation, as the weighted
jumlah pegawai negeri menurut golongan index deliberated from the amount of public
kepangkatan. servant according to rank faction.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 31


2.9.2 Jasa Swasta 2.9.2 Private Service

• Jasa Sosial Kemasyarakatan • Private Social Services


Meliputi jasa pendidikan, kesehatan, Its include the education, health,
riset/penelitian, palang merah, panti asuhan, research, red cross, orphanage, old people’s
panti werda, yayasan pemeliharaan anak home, handicapped children care fund,
cacat/YPAC, rumah ibadat dan sejenisnya, house of worship and of a kind, both
baik yang dikelola oleh pemerintah maupun managed by private sector and also
swasta. government.
Output jasa sosial dan kemasyarakatan Social service output obtained from the
diperoleh dari hasil perkalian antara masing- result of multiplication between each
masing indikator produksi, seperti jumlah production indicators, like number of pupil
murid menurut jenjang pendidikan, jumlah according to education level, amount of
tempat tidur rumah sakit, jumlah dokter, hospital bed, number of doctor, amount of
jumlah anak yang diasuh, jumlah orang mothered child, amount of treated of old
lanjut usia yang dirawat, jumlah rumah people, amount of worship houses, amount of
ibadah, jumlah anak cacat yang dirawat dan handicapped children and output mean per
rata-rata output per masing-masing indikator. each indicators.
• Jasa hiburan dan Rekreasi • Entertainment and Recreational Service
Meliputi kegiatan produksi dan distribusi Covering activities to produce and
film komersial dan film dokumenter untuk distribute commercial and documentary films
kepentingan pemerintah serta reproduksi film for the sake of government and also
video, jasa bioskop dan panggung hiburan, reproduce video films, cinema and
studio radio, perpustakaan, museum, kebun entertainment stages services, radio studios,
binatang, gedung olah raga, kolam renang, libraries, museums, zoo gardens, sport
klab malam, taman hiburan, lapangan golf, centers, swimming pools, night clubs,
lapangan tenis, bilyar, klub sepak bola, artis pleasures parks, golf course, tennis courts,
film, artis panggung, karaoke, video klip, billiards, football clubs, film artists, stage
studio televisi dan stasiun pemancar radio artists, karaoke, clip videos, television
yang dikelola oleh swasta. studios and broadcasting station managed by
Output atas dasar harga berlaku private sector.
diperoleh dengan menggunakan metode Output at current prices obtained by
pendekatan produksi, yaitu output diperoleh using production approach method, that is
dari hasil perkalian antara indikator produksi the output obtained by result of
dengan indikator harga. multiplication between production indicators
with price indicators.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 32


Output kegiatan produksi film diperoleh Output of a film producing activity
dari perkalian antara jumlah film yang estimated by multiplying the number of
diproduksi dengan rata-rata output per film. produced films with average output per film.
Output kegiatan distribusi film diperoleh dari Output of a film distribution activity obtained
perkalian antara rasio biaya sewa film from multiplication between film rent
dengan output bioskop, sedangkan output expenses ratio with cinema output, the
bioskop diperoleh dari perkalian antara cinema output estimated by multiplying the
jumlah penonton dengan rata-rata output per number of audience with average output per
penonton. audience.
Output panggung hiburan/kesenian Entertainment/art stages output
dihitung berdasarkan pajak tontonan yang calculated pursuant to the entertainment tax
diterima pemerintah. Output untuk jasa accepted by the government. Output of other
hiburan dan rekreasi lainnya pada umumnya kinds of entertainment and recreational
didasarkan pada hasil perkalian antara services, in general, relied on the result of
jumlah perusahaan dan jumlah tenaga kerja multiplication between the number of labors
masing-masing dengan rata-rata output per and enterprises with average output per its
indikatornya. Dan NTB atas dasar harga indicators. And the value added at current
berlaku diperoleh dari hasil perkalian antara prices estimated by multiply the output with
rasio NTB dengan output. the value added ratio.
Output dan NTB atas dasar harga The value added and output at 2000
konstan menggunakan metode deflasi / constant prices were estimated by using the
ekstrapolasi,dengan deflator/ekstrapolatornya deflation/extrapolation method, where the
adalah IHK hiburan dan rekreasi atau indeks Consumers Price Indices of entertainments/
indikator produksi yang sesuai. recreation and appropriate production
• Jasa Perorangan dan Rumah Tangga indicator index as deflator and extrapolator
Meliputi segala jenis kegiatan jasa yang respectively.
pada umumnya melayani perorangan dan • Household and Personal Services
rumah tangga, yang terdiri dari : Its covering all type of service activity
a. Jasa perbengkelan/reparasi kendaraan which is on generally serve household and
bermotor, mencakup perbaikan kecil- individual ness, what consist of:
kecilan dari kendaraan roda empat, roda a. Workshop services/motor vehicle repair
tiga dan dua, seperti mobil pribadi, mobil shops, including small-scale repair from
umum, bemo, sepeda motor dan four, three and two wheeled vehicles, like
sebagainya. cars (personal or public ones),
machinery trishaw, motorbike, etc.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 33


b. Jasa perbengkelan/reparasi lainnya b. Other workshop services, like clocks
seperti perbaikan/reparasi jam, televisi, repair, televisions, radios, refrigerators,
radio, lemari es, mesin jahit, sepeda dan sewing machines, bicycles and other
barang-barang rumah tangga lainnya. household goods repair services.
c. Jasa pembantu rumah tangga, mencakup c. Housemaid services, including cook,
koki, tukang kebun, penjaga malam, gardeners, night guards, baby
pengasuh bayi dan anak, dan sejenisnya. nursemaids, and of a kind.
d. Jasa perorangan lainnya, mencakup d. Other kind of personal or household
binatu, tukang cukur, tukang jahit, services, including laundryman, barbers,
tukang semir sepatu, dan sejenisnya. tailors, shoe boot polisher, and of a kind.
Output atas dasar harga berlaku untuk Output at current prices for workshop
jasa perbengkelan serta jasa perorangan dan services, personal and household service was
rumah tangga diperoleh dari perkalian antara estimated by multiply the each amount of
masing-masing jumlah tenaga kerja dengan labors with average output per labors. While
rata-rata output per tenaga kerja. Sedangkan housemaid, baby nursemaid, and of a kind
output jasa pembantu rumah tangga, service output obtained from multiplication
pengasuh bayi dan sejenisnya diperoleh dari between per capita expenditure for the
perkalian antara pengeluaran per kapita housemaid wages/salaries with the mid year
untuk pembantu rumah tangga dengan population.
jumlah penduduk pertengahan tahun. Value added at current prices obtained
NTB atas dasar harga berlaku diperoleh from some result of related/relevant surveys.
dari beberapa hasil survei terkait. Sedangkan While the value added and output at constant
output dan NTB atas dasar harga konstan prices obtained by using statistical methods,
diperoleh dengan menggunakan metode- among others is extrapolation method.
metode statistik, diantaranya metode
ekstrapolasi.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 34


BAB III CHAPTER III
TINJAUAN PEREKONOMIAN ECONOMICS REVIEW
KABUPATEN PASAMAN OF PASAMAN REGENCY

3.1 Perkembangan PDRB 3.1 GRDP Growth

Perekonomian suatu daerah sangat Economics of an area very depended from


tergantung dari sumber daya alam dan faktor it's natural resources and production factors
produksi yang dimilikinya. Hal itu berarti owned. That's mean that the level of GRDP or
besarnya PDRB atau perekonomian di suatu economics in an area formed by the assorted of
daerah kabupaten/kota terbentuk dari berbagai arising out economic activity in the area.
macam aktivitas atau kegiatan ekonomi yang Marginally, the various activities can be
timbul di daerah tersebut. Secara garis besar, grouped into nine industrial origin.
berbagai kegiatan tersebut dapat GRDP as an indicator have an important
dikelompokkan ke dalam sembilan sektor role in measuring efficacy of development
lapangan usaha. which have been reached, as well as it can be
PDRB sebagai suatu indikator, punya use as an size measure to determine the
peran penting dalam mengukur keberhasilan development direction of an area in a period of
pembangunan yang telah dicapai dan juga time.
dapat dijadikan suatu ukuran untuk Economic development performance in
menentukan arah pembangunan suatu daerah di the year 2006 in Indonesia, specially in
masa yang akan datang. Pasaman regency, have a little increase to be
Kinerja pembangunan ekonomi pada compared to in the year 2005. The increasing
tahun 2006 di Indonesia, khususnya di of this economic development performance was
kabupaten Pasaman sedikit meningkat primarly caused by the condition of social,
dibandingkan pada tahun 2005. Meningkatnya political and the more stable security than the
kinerja pembangunan ekonomi ini disebabkan years previously.
karena kondisi sosial , politik dan keamanan In the year 2006, the nominal value of
yang lebih stabil daripada tahun-tahun Pasaman regency GRDP at current prices
sebelumnya. increased equal to 317,30 billion rupiah. In the
Pada tahun 2006, secara nominal terjadi year 2005 the GRDP value equal to 1..592,12
kenaikan nilai PDRB atas dasar harga berlaku billion rupiah hence in the year 2006 becoming
sebesar 317,30 milyar rupiah. Pada tahun 2005 to increase to become 1.909,42 billion rupiah.
nilainya sebesar 1.592,12 milyar rupiah maka
pada tahun 2006 naik menjadi 1.909,42 milyar
rupiah.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 36


Namun kenaikan tersebut belum dapat However the increase not yet reflect the
dikatakan terjadi perbaikan produktivitas improvement of real economic productivity,
ekonomi secara riil karena masih adanya because there is still an inflation element in it.
elemen inflasi di dalamnya. From the GRDP value estimated at 2000
Dari nilai PDRB atas dasar harga konstan constant price we can see the real economic
2000 dapat kita lihat produktivitas ekonomi productivity of Pasaman regency. Where in the
Kabupaten Pasaman secara riil. Dimana pada year 2006 its value reach 1.081,24 billion
tahun 2006 nilainya mencapai 1.081,24 milyar rupiah or raised equal to 54,34 billion rupiah
rupiah atau meningkat sebesar 58,98 milyar compared to the year 2005 which equal to
rupiah dibandingkan pada tahun 2005 tercatat 1.022,26 billion rupiah. In other word, the
sebesar 1.022,26 milyar rupiah. Dengan kata Pasaman regency economic growth is
lain, Kabupaten Pasaman mengalami estimated equal to 5,61%.
pertumbuhan ekonomi sebesar 5,61 %.

Tabel 3.1
Produk Dom estik Regional Bruto Kabupaten Pasam an
Atas Dasar Harga Berlaku & Atas Dasar Harga Konstan 2000 / G ross Regional Dom estic
Product of Pasam an Regency at Current Prices and Constant 2000
2005 ~ 2006 (Jutaan / M illion Rupiah)

2005* ) 2006** )
Lapangan Usaha
ADHB/ACRP 1) ADHK/ACP 2)
ADHB/ACRP 1) ADHK/ACP 2)

(1) (2) (3) (4) (5)

1. Pertanian / Agriculture 857.083,67 528.404,30 1.029.453,54 560.049,56


2. Pertam bangan dan Penggalian /
34.667,40 24.796,09 43.185,26 25.849,46
M inning and Q uarrying
3. Industri Pengolahan /
66.385,86 46.203,79 86.568,69 48795,67
M anufacturing Industry
4. Listrik, G as dan Air m inum /
7.194,81 3.571,31 8.418,41 3.794,80
Electricity, Gas and W ater Supply
5. Bangunan / Construction 47.958,90 32.979,96 60.404,07 34.676,62

6. Perdagangan, Hotel dan Restoran


186.805,07 126.642,38 217.490,74 135.291,31
/ Trade, Hotel and Restaurant

7. Pengangkutan dan Kom unikasi /


62.829,45 41.626,19 77.789,00 44.506,22
Transport and Com m unication
8. Keuangan, Persewaan dan Jasa
Perusahaan/ Finance, Rent of 60.637,68 40.078,67 71.796,38 41.834,45
Building&Business Services
9. Jasa-jasa / Services 268.552,50 177.959,98 314.314,00 186.444,08

PDRB / G RDP 1.592.115,34 1.022.262,67 1.909.420,08 1.081.242,18

*) Angka Diperbaiki / Revised Figures 1) Atas Dasar Harga Berlaku / At Current Price
**) Angka Sem entara / Prelim inary Figures 2) Atas Dasar Harga Konstan 2000 / At 2000 Constant Price

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 37


3.2 Pertumbuhan Ekonomi Sektoral 3.2 Sectoral Economic Growth

Pertumbuhan ekonomi yang terjadi Economic growth during a specified


selama suatu periode tertentu tidak dapat period is not apart absolutely from the growth
terlepas dari perkembangan masing-masing of each sectors or sub sector that form the
sektor atau sub sektor yang ikut membentuk economics value added of an region or state as
nilai tambah perekonomian suatu negara atau a whole.
wilayah secara keseluruhan.
Generally, in the year 2006, all
Secara keseluruhan pada tahun 2006 ini,
economics sectors in Pasaman regency have
semua sektor mengalami pertumbuhan positif
positive growth although in the value most of
walaupun beberapa sektor berada di bawah
those sectors are below to the Pasaman growth
nilai rata-rata pertumbuhan Kabupaten
average which is equal to 5,77%. Except these
Pasaman sebesar 5,77%. Laju pertumbuhan
sectors, Agricultural sector (5,99%);
beberapa sektor yang berada di bawah nilai
Electriciy, Gas and Water Supply (6,26%);
pertumbuhan Kabupaten, kecuali sektor
Trade, Hotel and Restaurant (6,83%) and
Pertanian (5,99%), sektor Listik, Gas dan Air
Transport and Communication (6,92%) all of
(6,26%), sektor Perdagangan (6,83%) serta
the sectors are less then the regional growth
sektor Angkutan dan Komunikasi (6,92 %).
average of Pasaman Regency.
Sektor Pertanian sebagai salah satu sektor
Agricultural Sector as one of the leading
andalan bagi Kabupaten Pasaman, mempunyai
sector to the Pasaman regency, in the reality
rata-rata pertumbuhan di atas nilai Regional
have the growth mean under the regional
Kabupaten Pasaman. Jika dilihat secara sub
Pasaman value. If we seen in the sub sectoral,
sektoral, ternyata hanya sub sektor Perikanan
in the reality only Fishery subs that having
yang mempunyai nilai dibawah rata-rata
value below the regency's mean (equal to
Kabupaten, yaitu sebesar 4,89%. Sedangkan
4,89%). While other sub sector reside above
sub sektor lainnya berada diatas nilai rata-rata,
the average value, respectively, Farm Food
yaitu sub sektor Tanaman Pangan &
Crops subs (5,79%), Farm non Food Crops
Hortikultura (5,79%), Tanaman Perkebunan
(8,18%), Livestock (6,39%) and Foresty
(8,18%), Peternakan (6,39%) dan Kehutanan
(5,81%).
(5,81%).
Sektor Pertambangan dan Penggalian Mining and Quarrying sector growth
mengalami pertumbuhan sebesar 4,25% pada equal to 4,25% in the year of 2006. The growth
tahun 2006 ini. Tingginya pertumbuhan di height in this sector is contributed by
sektor ini disumbang oleh sub sektor Quarrying sub sector which equal to 4,47%.
Penggalian yakni dengan pertumbuhan sebesar .
4,47%.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 38


T a b e l 3 .2
L a ju P e r t u m b u h a n d a n D is t r ib u s i P D R B K a b . P a s a m a n /
G r o w t h R a te a n d D is t r ib u t io n o f P a s a m a n R e g e n c y G R D P
2005 - 2006

P e r tu m b u h a n / G r o w t h o f D is tr ib u s i P D R B / G R D P
Lapangan Usaha /
G R D P (% ) D is t r ib u t io n ( % )
In d u s t r ia l O r ig in
2 0 0 5 *) 2 0 0 6 **) 2 0 0 5 *) 2 0 0 6 ** )
(1 ) (2 ) (3 ) (4 ) (5 )

1 . P e rta n ia n / A g r ic u ltu re 6 ,0 2 5 ,9 9 5 3 ,8 3 5 3 ,9 1
2 . P e rta m b a n g a n d a n P e n g g a lia n /
4 ,0 1 4 ,2 5 2 ,1 8 2 ,2 6
M in n in g a n d Q u a r ry in g
3 . In d u s tr i P e n g o la h a n /
5 ,0 6 5 ,6 1 4 ,1 7 4 ,5 3
M a n u fa c tu r in g In d u s try
4 . L is trik , G a s d a n A ir m in u m /
4 ,4 2 6 ,2 6 0 ,4 5 0 ,4 4
E le c tric ity , G a s a n d W a te r S u p p ly
5 . B a n g u n a n / C o n s tr u c tio n 5 ,4 5 5 ,1 4 3 ,0 1 3 ,1 6

6 . P e rd a g a n g a n , H o te l d a n R e s to ra n
6 ,7 1 6 ,8 3 1 1 ,7 3 1 1 ,3 9
/ T r a d e , H o te l a n d R e s ta u r a n t

7 . P e n g a n g k u ta n d a n K o m u n ik a s i/
6 ,3 0 6 ,9 2 3 ,9 5 4 ,0 7
T r a n s p o r t a n d C o m m u n ic a tio n
8 . K e u a n g a n , P e rs e w a a n d a n J a s a
P e ru s a h a a n / F in a n c e , R e n t o f 4 ,2 2 4 ,3 8 3 ,8 1 3 ,7 6
B u ild in g & B u s in e s s S e r v ic e s
9 . J a s a -ja s a / S e r v ic e s 4 ,2 5 4 ,7 7 1 6 ,8 7 1 6 ,4 6

PDRB / GRDP 5 ,6 1 5 ,7 7 1 0 0 ,0 0 1 0 0 ,0 0

* ) A n g k a D ip e r b a ik i / R e v is e d F ig u r e s
* * ) A n g k a S e m e n ta r a / P r e lim in a r y F ig u r e s

Industri pengolahan mengalami The growth of Manufacturing Industry


pertumbuhan sebesar 5,61% sedikit mengalami experienced less increase than last year, that is
kenaikan dibanding tahun sebelumnya dimana equal to 5,61%. Which in 2005 noted the
pada tahun 2005 tingkat pertumbuhan sektor growth was 5,06%.
ini tercatat sebesar 5,06%. Electricity, Gas and Water Supply Sector
Sektor Listrik, Gas dan Air Minum pada noted growth level equal to 4,42%. This
tahun 2006 mengalami pertumbuhan sebesar number increase high enough if compared to
6,26%. Angka ini naik cukup tinggi bila the growth level in the year 2005 which only
dibandingkan dengan tingkat pertumbuhan equal to 4,42%. The Growth height of this
pada tahun 2005 yang hanya sebesar 4,42%. sector is rendered by Electricity sub sector
Tingginya pertumbuhan sektor ini which equal to 6,66%. While the Water Supply
disumbangkan oleh sub sektor Listrik yang sub sector growth only equal to 4,69%.
mengalami petumbuhan sebesar 6,66%.
Sedangkan sub sektor Air Minum hanya
mengalami pertumbuhan sebesar 4,69%.
Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 39
Sektor Bangunan pada tahun 2006 ini Economic growth of Construction sector in
masih tercatat cukup tinggi tingkat the year 2006 still noted enough high that is
pertumbuhannya yakni sekitar 5,14%, dan jika about 5,14% and it was less decreasing than
dibandingkan tahun 2005 yang lalu last year.
pertumbuhan sektor ini sedikit mengalami The height of Mining and Quarrying
penurunan. sector growth rate, and also the Manufacturing
Tingginya pertumbuhan sektor Industry sector that have been contributing big
Pertambangan dan Penggalian, serta sektor enough share to the Trade sector growth rate.
Industri Pengolahan memberi andil yang cukup The Trade sector growth rate is the second
besar terhadap pertumbuhan sektor highest than another sectors and its noted
Perdagangan. Pada tahun 2006 pertumbuhan higher than Pasaman regional rate which
sektor Perdagangan merupakan tertinggi kedua equal to 6,83%, its increase 0,12% from the
dari sektor-sektor lainnya, dan juga tercatat year 2005 (6,71%). According to sectoral,
lebih tinggi dari rata-rata pertumbuhan regional almost every sub sectors have increased except
Pasaman yaitu sebesar 6,83% yang mengalami Hotel sub sector its increase less slow than in
kenaikan sebesar 0,12% dari tahun 2005 the year 2005.
(6,71%). Bila diperhatikan sub-sektornya,
hampir semua sub-sektor mengalami kenaikan
kecuali sub-sektor Perhotelan tercatat sedikit
lambat dibanding tahun sebelumnya.

Grafik 3.1
Laju Pertumbuhan PDRB Kab. Pasaman/ Pasaman Regency
Growth Rate GRDP
2005 - 2006
9
8
Pertumbuhan/Rate (%)

7
6
5
4
3
2
1
0
1 2 3 4 5 6 7 8 9
Sektor Ekonomi/Economic Sectors
2005 2006

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 40


Pertumbuhan sektor Angkutan dan Transportation and Communications
Komunikasi berada pada tingkat yang cukup sector growth rate reside in level which
menggembirakan, yaitu sebesar 6,92% pada enough seething with excitement (equal to
tahun 2006, dari 6,30% pada tahun 2005. sub- 6,92% in the year 2006, where it's only 6,30%
sektor yang mengalami pertumbuhan cukup in the year 2005). The sub sector that has high
tinggi adalah sub-sektor komunikasi, yaitu growth enough is Communications sub sector
sebesar 11,20%, disusul sub-sektor Jasa that is equal to 11,20%, caught up by
Penunjang Angkutan sebesar 6,19% dan yang Supporting and Auxiliary Transport Activities
terakhir adalah sub-sektor Angkutan Darat sub sector of equal to 6,19% and the last is
sebesar 5,72%. Road Transport sub sector (equal to 5,72%).
Sektor Keuangan, Sewa Bangunan dan Finance, Rent Building and Business
Jasa Perusahaan mengalami pertumbuhan Services sector growth is equal to 4,38%. most
sebesar 4,38%. Hampir semua sub sektor of all sub sectors of growth which is tardy
mengalami pertumbuhan yang relatif lambat. relative.
Dan terakhir adalah sektor Jasa-jasa yang And finally, the Services sector which is on
pada tahun ini mengalami pertumbuhan dari year 2005 equal to 4,25% becoming 4,77% in
tahun 2005 lalu tingkat pertumbuhannya the year 2006. If seen in sub sectoral, Public
sebesar 4,25% menjadi 4,77% pada tahun Administration and Delfense, Social and
2006, yang jika dilihat secara sub-sektoral, Community Services experiencing of
sub-sektor Pemerintah Pertahanan dan Jasa degradation of year 2005 compared to year
Sosial Kemasyarakatanmengalami kenaikan 2006. While Personal & Household Services
tahun 2005 dibandingkan tahun 2006. sub sector and Entertainment & Cultural
Sedangkan sub-sektor Jasa Perorangan dan Services sub sector experience a positively
Rumah Tangga dan sub-sektor jasa hiburan growth rates.
mengalami ekspansi.

3.3 The Role of Economic Sector In The


3.3 Peranan Sektor Ekonomi Dalam
Structure of GRDP
Struktur PDRB
Structural economic shift in Pasaman
Pergeseran struktur ekonomi menjadi
regency become important enough to be
cukup penting untuk diamati baik pada saat ini
perceived at this moment and also at some
maupun pada beberapa waktu yang akan
times. So that all changes in to economics
datang. Sehingga setiap perubahan terhadap
pattern will become important enough to be
pola perekonomian, akan menjadi cukup
consideration to utilize development planning
penting sebagai bahan pertimbangan guna
in a period to come.
perencanaan pembangunan di masa datang.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 41


Pada dasarnya, struktur perekonomian Basically, economics structure of
Kabupaten Pasaman tidak mengalami Pasaman regency do not experience of a big
pergeseran yang cukup berarti. Peranan enough of structure shifting. The biggest role
terbesar masih dipegang oleh sektor Pertanian, still hold by agricultural sector, it can be seen
hal ini dapat dilihat dari proporsi sektor from the Agricultural sector proportion to the
Pertanian terhadap nilai total PDRB kabupaten total GRDP value of Pasaman regency in the
Pasaman pada tahun 2006 tercatat sebesar year 2006 equal to 53,91%, there is a increase
53,91%, terjadi sedikit kenaikan sekitar 0,08% about 0,08% if we compared to the year of
dibandingkan pada tahun 2005 yang sebesar 2005 which equal to 53,83%
53,83%. Farm Food Crop Sub sector as the
Sumbangan sub-sektor Tanaman Pangan biggest contributor in forming of value added
dan Hortikultura sebagai penyumbang terbesar rise up from 39,34% in the year 2005
dalam pembentukan nilai tambah naik dari becoming 39,56% in the year 2006.
39,34% pada tahun 2005 menjadi 39,56% pada
tahun 2006.

Grafik 3.2
Distribusi Persentase PDRB Kab. Pasaman / Percentage
Distribution GRDP of Pasaman Regency
9. 2006
16,87
8.
3,81 1.
53,83
7.
3,95
6.
11,73
5.
3,01 2.
4. 3.
2,18
0,45 4,17
1. Pertanian
2. Pertambangan dan Penggalian
3. Industri Pengolahan
4. Listrik, Gas dan Air minum
5. Bangunan
6. Perdagangan, Hotel dan Restoran
7. Pengangkutan dan Komunikasi
8. Keuangan, Persew aan dan Jasa Perusahaan
9. Jasa-jasa

Proporsi terbesar kedua setelah sektor The second proportion after the
Pertanian ditempati oleh sektor Jasa-jasa. Agricultural sector occupied is Services sector.
Namun besarnya sumbangan nilai tambah But the level of this sector value added
sektor ini terhadap PDRB belum contribution to GRDP not yet expressed the
mencerminkan produktivitas atau kegiatan high economic activity or productivity from the
ekonomi yang tinggi dari daerah ini. Karena Pasaman region. Because if we seen more
jika dilihat secara lebih mendalam, ternyata circumstantial, in the reality, the Public
sub-sektor Pemerintahan dan Pertahanan-lah Administration and Defense sub sector that
yang mempunyai proporsi tertinggi dibanding had become the highest proportion to other sub
sub-sektor yang lain, dimana pada dasarnya sector, where basically this sub sector only the
sub-sektor ini hanya bersifat konsumtif. character of a consumption activities.
Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 42
Posisi ketiga ditempati oleh sektor Third position occupied by the Trade,
Perdagangan, Hotel dan Restoran yang tercatat Hotel and Restaurant sector (11,39%).
sebesar 11,39%. Kenaikan pada sektor ini Increase at this sector more determined by
lebih merupakan kontribusi sub-sektor contribution of Wholesale and Retail Trade sub
Perdagangan, sebesar 10,80%. Tidak ada sector , which equal to 10,80%.. There is no
perubahan proporsi yang berarti pada sub- change in proportion at other sub sector if we
sektor yang lain jika dibandingkan tahun lalu. compared to the last year data.
Industri Pengolahan menempati proporsi Manufacturing Industry occupy the
ke empat terbesar sebagai penyumbang dalam fourth biggest proportion in added value
pembentukan nilai tambah pada PDRB contributor to the GRDP of Pasaman Regency,
Kabupaten Pasaman, yaitu sebesar 4,53% pada that is equal to 4,53% in the year 2006, its
tahun 2006, terlihat mengalami kenaikan jika increase if compared to in the year 2005
dibandingkan dengan tahun 2005 yang tercatat (equal to 4,17%).
4,17%.

3.4 PDRB Perkapita 3.4 Per capita GRDP

Secara konsep, PDRB perkapita diartikan Per capita GRDP, conceptually, in


sebagai Nilai PDRB atas dasar harga pasar interpreting GRDP value on the basis of
dibagi jumlah penduduk pertengahan tahun. market price divided by the amount of the mid-
Jika pertumbuhan penduduk pertengahan tahun year resident in a region. If it growth higher
lebih tinggi dari laju pertumbuhan PDRB pada from the GRDP growth rate in the same the
tahun yang sama, maka PDRB perkapitanya year, hence smaller value of GRDP per capita.
akan semakin kecil.
T a b e l 3 .3
P D R B P e r k a p ita d a n P e n d a p a ta n R e g io n a l P e r k a p ita
A ta s D a s a r h a r g a B e rla k u K a b u p a te n P a s a m a n
P e rc a p ita G R D P a n d R e g io n a l In c o m e o n P a s a m a n
2004 - 2006

N ila i N o m in a l / K e n a ik a n /
Tahun /
U ra ia n / D e s c rip tio n N o m in a l V a lu e In c r e a s e
Year
(R u p ia h ) (% )
(1 ) (2 ) (3 ) (4 )

P D R B P e rk a p ita / 2004 5 .4 3 0 .8 6 0 ,0 6 1 2 ,1 7
P e r c a p ita G R D P 2005 * 6 .4 9 4 .7 1 8 ,6 8 1 9 ,5 9
2 0 0 6 ** 7 .6 7 0 .5 1 0 ,0 8 1 8 ,1

P e n d a p a ta n R e g io n a l P e r k a p ita / 2004 3 .6 6 9 .3 7 5 ,6 5 1 1 ,5 8
P e r c a p ita R e g io n a l In c o m e 2005 * 4 .4 0 5 .4 6 9 ,1 0 2 0 ,0 6
2 0 0 6 ** 5 .1 2 0 .9 5 6 ,1 8 1 6 ,2 4

* ) A n g k a D ip e r b a ik i / R e v is e d F ig u r e s
* * ) A n g k a S e m e n t a r a / P r e lim i n a r y F ig u r e s

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 43


Dari tabel 3.3 dapat dilihat bahwa Produk From tables 3.3 could be seen that per
Domestik Regional Bruto perkapita Pasaman capita GRDP of Pasaman regency at current
berdasarkan harga berlaku tercatat sekitar 7,67 market price to be noted about 7,67 million
juta rupiah pada tahun 2006, sementara pada rupiah in the year 2006, whereas in the year
tahun 2005 tercatat sekitar 6,49 juta rupiah, 2005 noted around 6,49 million rupiah, it also
yang pendapatan per kapita penduduk mean that the per capita GRDP of Pasaman
Kabupaten Pasaman mengalami kenaikan Regency citizen decreased 18,10 % from the
sebesar 18,10 % dibandingkan tahun 2005. previous 2005.

3.5 Perkembangan Kelompok Sektor PDRB 3.5 Growth of GRDP Group Sector

Laju pertumbuhan masing-masing sektor Growth rate is each economic sector have
ekonomi telah dijelaskan secara rinci been explained in detail previously, but many
sebelumnya, namun banyak konsumen data data consumer require GRDP data according
membutuhkan data Produk Domestik Regional to sector group. All expert in economics have
Bruto menurut kelompok sektornya. Para pakar grouped economic sector become three sector
ekonomi telah mengelompokkan sektor-sektor groups, that is Primary sector, Secondary and
ekonomi menjadi tiga kelompok sektor, yaitu Tertiary sector. This Subdividing pursuant to
sektor Primer, Sekunder dan Tersier. input or output from coming the happening of
Pengelompokan ini berdasarkan output atau production process of each producer.
input dari asal terjadinya proses produksi Primary Sector covers activity which
masing-masing produsen. represent elementary level process. The
Sektor Primer meliputi kegiatan yang included in this group is Agricultural Sector
Outputnya masih merupakan proses tingkat and Mining & Quarrying Sector.
dasar. Yang termasuk dalam kelompok ini Secondary sector covers activity which is
adalah Sektor Pertanian dan Sektor its input come in direct from the primary
Pertambangan & Penggalian. sector. Including in it is Manufacturing
Sektor Sekunder meliputi kegiatan yang Industries, Electricity, Gas and Water Supply
inputnya berasal langsung dari sektor primer. and also Construction.
Termasuk didalamnya adalah Sektor industri While the rest, that is: Trade, Hotel, and
Pengolahan, Listrik, Gas dan Air Minum serta Restaurant Sector, Transport &
Bangunan. Communications sector, Finance, Rent of
Sedangkan sisanya, yaitu: Sektor Hotel, Building and Business Services and also
Perdagangan dan Restoran, sektor Angkutan Services sector grouped in tertiary sector
dan Komunikasi, Lembaga Keuangan, Sewa group.
Bangunan dan Jasa Perusahaan serta sektor
jasa dikelompokkan dalam kelompok sektor
tersier.
Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 44
Dari Tabel 3.4 dan grafik 3.3 terlihat From Tables 3.4 and graph 3.3 seen that
bahwa tidak ada perubahan yang cukup there is no change which significantly enough
signifikan terhadap sumbangan masing-masing to each contribution of sector group to total
kelompok sektor terhadap nilai total PDRB. value of GRDP. Primary Sector, it’s
Sektor Primer menyumbang sebesar 56,17% contribution equal to 56,17% from 56,01% in
naik dibandingkan tahun sebelumnya tercatat the previous year. Secondary sector have
sebesar 56,01%. Sektor sekunder mempunyai contribution equal to 8,14% in 2006. Tertiary
kontribusi sebesar 8,14% pada tahun 2006. sector experience a decreasing in proportion
Sektor tertier ternyata turun dari 36,36% pada compare to the previous years of 2005 , from
tahun 2005, menjadi sebesar 35,69% pada 36,36% to become 35,69% for the present year
tahun 2006. of 2006.
Tabel 3.4
Nilai Tambah dan Distribusi Kelompok Sektor PDRB
Kabupaten Pasaman Atas Dasar Harga Berlaku
The Value Added and Distribution of Pasaman Regency GRDP
at Current Prices by Sectoral Groups
2005 - 2006
.
Nilai Tambah / Value Added Distribusi / Distribution
Kelompok Sektor / (Jutaan/Million rupiah) (%)
Sectoral Group
2005* 2006** 2005* 2006**
(1) (2) (3) (4) (5)

1. Primer / Primary 891.751,07 1.072.638,80 56,01 56,17


2. Sekunder /
121.539,57 155.391,17 7,63 8,14
Secondary
3. Tersier / Tertiary 578.824,70 681.390,11 36,36 35,69

PDRB / GRDP 1.592.115,34 1.909.420,08 100,00 100,00

*) Angka Diperbaiki / Revised Figures


**) Angka Sementara / Preliminary Figures

Grafik 3.3
Kontribusi Kelompok Sektor PDRB
Kab. Pasaman ADHB / The Contribution of Pasaman
Regency GRDP at Current Prices by Sectoral Group 2006

3.
35,69%

1.
56,17%
2.
8,14%
Primary Secondary Tertiary

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 45


3.6 Perbandingan PDRB Kabupaten 3.6 Comparison PDRB Regency Pasaman
Pasaman dengan Sumatera Barat. with West Sumatra Province GRDP

3.6.1 Sruktur Ekonomi 3.6.1 Economic Structure.

Struktur ekonomi Kabupaten Pasaman, Economic structure of Pasaman regency,


seperti juga struktur ekonomi Propinsi just like the economic structure of West
Sumatera Barat pada umumnya, masih di Sumatra Province in general, still in
dominasi oleh sektor Pertanian. Tetapi tidak domination of agricultural sector. But do not
seperti keadaan Propinsi Sumatera Barat, yang like situation of West Sumatra Province, which
di urutan kedua dalam hal besarnya kontribusi in second in the case of level of sector
sektoral terhadap PDRB adalah sektor contribution to GRDP is Trade, Hotel &
Perdagangan, Hotel dan Restoran, pada Restaurant sector, Pasaman Regency occupied
Kabupaten Pasaman ditempati sektor Jasa-jasa. by Services sector.
Dari tabel 3.5 dapat kita lihat struktur From tables 3.5 earning us see the
ekonomi dari Propinsi Sumatera Barat, Sektor economic structure of West Sumatra Province,
pertanian pada tahun 2005 memberikan Agricultural sector in the year 2005 giving
kontribusi sebesar 25,59% terjadi sedikit contribution increase equal to 25,59%, there is
pergeseran pada tahun 2006 terhadap nilai total a little movement in the year 2006 to the total
PDRB Propinsi. Sektor Pertanian Kabupaten value of Province GRDP. Agricultural Sector
Pasaman pada tahun 2006 memberikan in Pasaman Regency give it’s contribution
kontribusi sebesar 7,68%, sedangkan pada which equal to 7,68%t and at the previous year
tahun sebelumnya tercatat sebesar 7,50%. noted equal to 7,50%.
Sementara itu sektor Jasa-Jasa di Propinsi Meanwhile Services sector in West
Sumatera Barat pada tahun 2005 mengalami Sumatra Province in the year 2005
penurunan kontribusi dari 16,34% menjadi experiencing of decreasing in contribution
15,79% pada tahun 2006. Dalam struktur from 16,34% become 15,79% in the year 2006.
ekonomi Kabupaten Pasaman sektor Jasa In economic structure of Pasaman Regency,
memberikan kontribusi sebesar 3,69% pada Service sector it’s contribution in the year
tahun 2005 dan tahun 2006 sebesar 3,75%. 2005 equal to 3,69% and 3,75% in 2006.
Pada sektor Perdagangan, Hotel dan At Trade, Hotel and Restaurant sector in
Restoran dalam perekonomian Propinsi economics of West Sumatra Province having of
Sumatera Barat mengalami penurunan a degradation of its contribution, from 17,46%
kontribusi, dari 17,46% pada tahun 2005 in the year 2005 becoming 16,96% in the year
menjadi 16,96% pada tahun 2006. Dalam 2006. In economic Structure of Pasaman
struktur ekonomi Kabupaten Pasaman, sektor Regency, this sector contribution equal to
ini memberi kontribusi 2,40% pada tahun 2,40% in the year 2005 and becoming 2,42%
2005 menjadi 2,42% pada tahun 2006. in the year 2006.
Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 46
Kemudian kontribusi sektoral terbesar Then the biggest sectoral contribution of
Kabupaten Pasaman terhadap pembentukan Pasaman Regency to forming West Sumatra
PDRB Sumatera Barat pada tahun 2006 GRDP in the year 2006 yielded by Agricultural
dihasilkan oleh Sektor Pertanian sebesar Sector equal to 7,68%.
7,68%. The second biggest is yielding by Services
Urutan kedua terbesar dihasilkan oleh sector equal to 3,75%. The rest of the all
sektor Jasa-jasa sebesar 3,75%. Sektor-sektor sectors giving its contribution below to 3%.
yang lain hanya memberi kontribusi kurang
dari tiga persen terhadap PDRB Propinsi
Sumatera Barat.

Tabel 3.5
Peranan Sektor Ekonomi Kab. Pasaman terhadap PDRB Sumatera Barat /
The Role of Pasaman Regency Economic Sectors to the Respective Sector of West Sumatera GRDP
2005 - 2006

Peranan PDRB Sektoral Kab.


Distribusi PDRB Sektoral Propinsi /
Pasaman terhadap Sumbar /
Lapangan Usaha / Sectoral Distribution of West
Pasaman GDRP to Respective
Industrial Origin Sumatera GRDP (%)
West Sumatera (%)
2005*) 2006**) 2005*) 2006**)
(1) (2) (3) (4) (5)

1. Pertanian / Agriculture 7,50 7,68 25,59 25,26


2. Pertambangan dan Penggalian /
2,36 3,39 3,45
Minning and Quarrying 2,29
3. Industri Pengolahan /
1,43 11,38 11,42
Manufacturing Industry 1,31
4. Listrik, Gas dan Air minum /
1,12 1,49 1,42
Electricity, Gas and Water Supply 1,08
5. Bangunan / Construction 1,94 2,03 5,53 5,61

6. Perdagangan, Hotel dan Restoran


2,42 17,46 16,96
/ Trade, Hotel and Restaurant
2,40
7. Pengangkutan dan Komunikasi /
0,97 13,80 15,13
Transport and Communication 1,02
8. Keuangan, Persewaan dan Jasa
Perusahaan/ Finance, Rent of 2,70 2,73 5,03 4,96
Building&Business Services
9. Jasa-jasa / Services 3,69 3,75 16,34 15,79

PDRB / GRDP 3,56 3,60 100,01 100,00

*) Angka Diperbaiki / Revised Figures


**) Angka Sementara / Preliminary Figures

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 47


3.6.2 Laju Pertumbuhan Ekonomi 3.6.2 Economic Growth Rate

Jika dibandingkan dengan perekonomian In comparison with economics of year


tahun 2005, perekonomian Kabupaten 2005, economics of Pasaman Regency having
Pasaman mengalami peningkatan, hal ini improvement, this is indicated by the height of
diindikasikan dengan meningkatnya economic growth in Pasaman Regency from
pertumbuhan ekonomi di kabupaten Pasaman 5,61% in the year 2005 becoming 5,77% in the
dari 5,61% pada tahun 2005 menjadi 5,77% year 2006.
pada tahun 2006. The highest West Sumatra Province sector
Di Propinsi Sumatera Barat pertumbuhan growth is reached by Transport and
ekonomi paling tinggi dicapai oleh sektor Communication sector equal to 12,51%. Also
Pengangkutan dan Komunikasi sebesar in Pasaman Regency, growth of Transport and
10,27%. Begitu juga halnya di Kabupaten Communication sector has been the highest
Pasaman, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh growth reach 6,92% in the year 2006. Second
sektor Pengangkutan dan Komunikasi (6,92%). in rank of growth in West Sumatra Province is
Pertumbuhan terbesar kedua di Propinsi reached by Electricity, Gas and Water Supply
Sumatera Barat dicapai oleh sektor Listik, Gas sector equal to 8,93%. Pasaman Regency
dan Air Bersih sebesar 8,93%. Akan tetapi di sector second in growth rank is yielded by the
Kabupaten Pasaman sektor yang mengalami Trade, Hotel and Restaurant sector equal to
pertumbuhan terbesar kedua adalah sektor 6,83%.
Perdagangan, Hotel dan Restoran sebesar
6,83%. 3.6.3 Comparison Level West Sumatra
Province Economic Growth
3.6.3 Perbandingan Tingkat Pertumbuhan
From 19 regions in West Sumatra
Ekonomi Antar Kabupaten di Propinsi
Province, Padang Pariaman Regency have the
Sumatera Barat
highest economic growth. With the growth
Dari 19 wilayah tingkat II di propinsi value in the year 2006 reaching 19,01 %. Next
Sumatera Barat, Kabupaten Padang Pariaman regions are West Pasaman Regency, then
mempunyai pertumbuhan ekonomi paling Solok Regency and Bukitting Municipality,
tinggi. Dengan nilai pertumbuhan pada tahun with growth value each of 6,36% and 6,19%.
2006 mencapai 19,01%. Wilayah berikutnya
adalah Kab. Pasaman Barat, kemudian Kab.
Solok dan Kota Bukittingi, dengan nilai
pertumbuhan masing-masing sebesar 6,36 %
dan 6,19 %.

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 48


Kabupaten Pasaman menempati posisi ke- Regency of Pasaman occupy the 12-th
12 dibandingkan tingkat pertumbuhan ekonomi position compared to economic growth level of
Kabupaten/kota di seluruh Propinsi Sumatera Regency / Municipality in all West Sumatra
Barat, dengan nilai pertumbuhan sebesar Province, with growth value equal to 5,77% in
5,77% di tahun 2006. 2006.

Tabel 3.6
Laju Pertumbuhan Ekonomi Kab/Kota di Propinsi Sumatera Barat
The Economic Growth Rate of Regenxy/Municipality in West Sumatera Province
2006**

Laju Pertumbuhan Ekonomi Kontribusi Thd PDRB Sumatera Barat /


Kabupaten/Kota / The Economic Growth Sectoral Distribution to West Sumatera
Regency/Municipality Rate GRDP
(%) (%)
(1) (2) (3)

Kep. Mentawai 4,05 1,50


Pesisir Selatan 5,22 5,01
Kab. Solok 6,19 5,45
Sawahlunto/Sijunjung 5,95 3,37
Tanah Datar 5,83 6,40
Padang Pariaman 19,01 7,34
Agam 6,18 7,40
Limapuluh Kota 6,03 6,88
Pasaman 5,77 3,54
Kab. Solok Selatan 5,85 1,54
Darmas Raya 6,27 2,86
Pasaman Barat 6,36 6,61
Padang 5,12 28,85
Kota Solok 6,17 1,27
Sawahlunto 0,96 1,25
Padang Panjang 6,11 1,04
Bukittinggi 6,19 2,39
Payakumbuh 6,18 2,16
Kota Pariaman 4,98 1,92

Sumatera Barat / West


6,14 100,00
Sumatera
**) Angka Sementara / Preliminary Figures

Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 49


TABEL/ TABLE 1 : PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO KABUPATEN PASAMAN
ATAS DASAR HARGA BERLAKU MENURUT
LAPANGAN USAHA ( Jutaan Rupiah )
GRDP of Pasaman Regency at Current Market Price
by Industrial Origin (Million Rupiah)

LAPANGAN USAHA / INDUSTRIAL ORIGIN 2000 2001 2002 2003 2004 2005* 2006**

1. PERTANIAN / AGRICULTURE 406.191,17 456.536,64 515.393,58 590.451,48 675.285,23 857.083,67 1.029.453,54


a. Tanaman Pangan & Hortikultura / 306.417,07 337.842,13 379.860,11 429.530,65 485.785,78 626.312,51 755.400,07
Fram Food Crops
b. Tanaman Perkebunan/ Fram Non Food Crops 28.906,83 37.659,49 47.644,40 61.774,22 77.205,46 92.381,77 103.318,08
c. P e t e r n a k a n / livestock 12.270,82 13.985,67 16.197,36 19.916,98 22.277,11 25.063,58 31.192,20
d. K e h u t a n a n / Forestry 9.948,68 10.649,57 12.622,21 14.274,86 17.913,01 22.826,70 26.350,18
e. P e r i k a n a n / Fishery 48.647,77 56.399,78 59.069,50 64.954,77 72.103,87 90.499,11 113.193,01
2. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN / 21.152,15 23.260,00 25.564,64 28.082,77 30.602,15 34.667,40 43.185,26
MINNING & QUARRYING
a. Pertambangan / Minning 8.247,86 8.745,83 9.311,23 10.586,33 10.615,02 11.797,86 13.299,06
b. Penggalian / Quarrying 12.904,29 14.514,17 16.253,41 17.496,44 19.987,13 22.869,54 29.886,20
3. INDUSTRI PENGOLAHAN / 37.483,26 41.685,67 46.988,90 51.272,84 55.837,11 66.385,86 86.568,69
MANUFACTURING INDUSTRIES
a. Industri Migas / Oil & Gas Manufacturing 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
b. Industri Tanpa Migas / Non Oil & Gas Manufacturing 37.483,26 41.685,67 46.988,90 51.272,84 55.837,11 66.385,86 86.568,69
4. LISTRIK, GAS DAN AIR / 3.017,42 3.303,13 4.095,37 5.207,90 5.703,12 7.194,81 8.418,41
ELECTRICITY, GAS & WATER SUPPLY
a. L i s t r i k / Electricity 2.393,78 2.624,23 3.297,30 4.271,63 4.709,73 6.024,62 6.921,65
b. A i r M i n u m / Water Supply 623,64 678,90 798,07 936,27 993,39 1.170,19 1.496,76
5. B A N G U N A N / CONSTRUCTION 26.438,04 28.553,03 31.736,50 35.153,79 39.241,30 47.958,90 60.404,07
6. PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN / 101.046,20 113.144,66 127.456,21 141.301,89 160.029,14 186.805,07 217.490,74
TRADE, HOTEL & RESTAURANT
a. Perdagangan Besar dan Eceran 95.346,29 106.799,78 120.466,84 133.491,03 151.332,09 177.018,96 206.168,91
Wholesale & Retail Trade
b. Perhotelan / Hotels 205,05 228,99 260,63 287,75 323,90 368,60 480,40
c. Restoran / Restaurant 5.494,86 6.115,88 6.728,74 7.523,11 8.373,15 9.417,51 10.841,43
7. ANGKUTAN DAN KOMUNIKASI / 32.044,47 35.482,07 41.613,75 45.657,86 51.236,80 62.829,45 77.789,00
TRANSPORT & COMUNICATION
a. Angkutan Darat / Road Transport 25.615,87 28.370,04 32.470,74 35.525,24 39.246,28 48.436,83 61.409,98
b. Angkutan Sungai, Danau dan Penyebrangan 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
Sea and Inland Water Transportation
c. Jasa Penunjang Angkutan 357,71 394,79 448,29 498,64 576,35 629,56 823,55
Supporting and Auxiliary Transport Activities
d. Komunikasi / Communication 6.070,89 6.717,24 8.694,72 9.633,98 11.414,17 13.763,06 15.555,47
8. LEMBAGA KEUANGAN, SEWA 34.287,98 38.418,29 42.473,73 47.157,95 53.369,44 60.637,68 71.796,38
BANGUNAN DAN JASA PERUSAHAAN /
FINANCE, RENT OF BUILDING and BUSINESS SERVICES
a. B a n k / banking 16.418,65 18.422,45 19.624,71 21.077,10 23.937,32 24.889,50 27.696,73
b. Lembaga Keuangan Bukan Bank 5.529,61 6.127,98 7.075,02 7.999,17 8.986,36 10.751,92 13.503,35
Non Bank Financial Instution
c. Sewa Bangunan / Rent of Building 11.971,67 13.462,40 15.309,08 17.581,50 19.886,23 24.345,35 29.888,45
d. Jasa Perusahaan / Business Service 368,05 405,46 464,91 500,18 559,53 650,91 707,85
9. J A S A - J A S A / SERVICES 151.764,28 163.464,01 185.929,48 204.221,24 225.096,32 268.552,50 314.314,00
a. Pemerintahan dan Pertahanan / 133.859,97 143.447,81 163.206,29 179.232,12 197.150,32 237.190,58 279.778,17
Public Adminstration and Delfense
b. Jasa Sosial dan Kemasyarakatan / 7.352,57 8.418,48 9.581,86 10.648,20 12.027,92 13.927,93 15.695,08
Social and Community Services
c. Jasa Hiburan dan Rekreasi 155,76 171,90 191,67 217,67 239,82 261,23 279,19
Entertaiment & Cultural Services
d. Jasa Perorangan dan Rumah Tangga / 10.395,98 11.425,82 12.949,66 14.123,25 15.678,26 17.172,76 18.561,56
Personal & Household Services

PDRB / GRDP 813.424,97 903.847,49 1.021.252,16 1.148.507,72 1.296.400,61 1.592.115,34 1.909.420,08


792.008,61 866.982,18 960.709,81 1.055.784,09 1.098.020,19
** Angka Sementara / Preliminary Figures
* Angka Diperbaki / Revised Figures 23.760,26 30.344,38 36.026,62 42.231,36 63.936,94

target 815.768,87 897.326,56 996.736,43 1.098.015,46 1.161.957,13


Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 -0,29 0,73 2,46 4,60 11,57 51
TABEL / TABLE 2 : PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO KABUPATEN PASAMAN
ATAS DASAR HARGA KONSTAN 2000 MENURUT
LAPANGAN USAHA ( Jutaan Rupiah )
GRDP of Pasaman Regency at Constant 2000 Market Price
by Industrial Origin (Million Rupiah)

LAPANGAN USAHA / INDUSTRIAL ORIGIN 2000 2001 2002 2003 2004 2005* 2006**

1. PERTANIAN / AGRICULTURE 406.191,17 423.103,57 445.191,74 469.197,68 498.405,93 528.404,30 560.049,56


a. Tanaman Pangan & Hortikultura / 306.417,07 315.386,49 327.916,57 339.589,14 357.541,50 378.044,21 399.918,36
Fram Food Crops 0,00
b. Tanaman Perkebunan/ Fram Non Food Crops 28.906,83 34.197,54 41.537,86 50.123,56 56.768,92 61.535,15 66.570,93
c. P e t e r n a k a n / livestock 12.270,82 12.664,35 13.146,66 14.793,11 15.594,03 16.895,24 17.975,11
d. K e h u t a n a n / Forestry 9.948,68 10.214,79 11.523,58 11.978,89 13.862,97 14.992,21 15.863,93
e. P e r i k a n a n / Fishery 48.647,77 50.640,40 51.067,07 52.712,98 54.638,51 56.937,49 59.721,24
2. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN 21.152,15 21.670,85 22.390,19 23.220,22 23.839,02 24.796,09 25.849,46
MINNING & QUARRYING
a. Pertambangan / Minning 8.247,86 8.478,36 8.807,66 9.169,01 9.199,15 9.511,86 9.881,84
b. Penggalian / Quarrying 12.904,29 13.192,49 13.582,53 14.051,21 14.639,87 15.284,23 15.967,63
3. INDUSTRI PENGOLAHAN 37.483,26 38.584,87 39.999,29 41.903,52 43.978,72 46.203,79 48.795,67
MANUFACTURING INDUSTRIES
a. Industri Migas / Oil & Gas Manufacturing 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
b. Industri Tanpa Migas / Non Oil & Gas Manufacturing 37.483,26 38.584,87 39.999,29 41.903,52 43.978,72 46.203,79 48.795,67
4. LISTRIK, GAS DAN AIR 3.017,42 3.082,39 3.163,34 3.282,50 3.420,06 3.571,31 3.794,80
ELECTRICITY, GAS & WATER SUPPLY
a. L i s t r i k / Electricity 2.393,78 2.446,77 2.511,79 2.611,05 2.724,20 2.844,89 3.034,33
b. A i r M i n u m / Water Supply 623,64 635,62 651,55 671,45 695,86 726,42 760,47
5. B A N G U N A N / CONSTRUCTION 26.438,04 27.382,56 28.447,74 29.782,82 31.274,98 32.979,96 34.676,62
6. PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN 101.046,20 104.357,20 108.520,55 113.269,17 118.683,63 126.642,38 135.291,31
TRADE, HOTEL & RESTAURANT
a. Perdagangan Besar dan Eceran 95.346,29 98.490,49 102.457,18 106.953,77 112.059,07 119.723,45 128.041,41
Wholesale & Retail Trade
b. Perhotelan / Hotels 205,05 212,46 217,37 225,79 235,04 249,02 263,75
c. Restoran / Restaurant 5.494,86 5.654,25 5.846,00 6.089,61 6.389,52 6.669,91 6.986,15
7. ANGKUTAN DAN KOMUNIKASI 32.044,47 33.362,78 34.928,64 36.857,63 39.158,31 41.626,19 44.506,22
TRANSPORT & COMUNICATION
a. Angkutan Darat / Road Transport 25.615,87 26.545,11 27.610,51 28.961,11 30.481,64 32.086,84 33.921,10
b. Angkutan Sungai, Danau dan Penyebrangan 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
Sea and Inland Water Transportation
c. Jasa Penunjang Angkutan 357,71 368,58 385,49 405,57 429,26 455,04 483,19
Supporting and Auxiliary Transport Activities
d. Komunikasi / Communication 6.070,89 6.449,09 6.932,64 7.490,95 8.247,41 9.084,31 10.101,93
8. LEMBAGA KEUANGAN, SEWA 34.287,98 35.358,31 35.574,89 36.938,82 38.457,06 40.078,67 41.834,45
BANGUNAN DAN JASA PERUSAHAAN
FINANCE, RENT OF BUILDING and BUSINESS SERVICES
a. B a n k / banking 16.418,65 16.914,38 16.374,44 16.896,38 17.477,85 18.097,60 18.751,31
b. Lembaga Keuangan Bukan Bank 5.529,61 5.718,12 5.993,45 6.298,75 6.628,51 6.974,97 7.343,90
Non Bank Financial Instution
c. Sewa Bangunan / Rent of Building 11.971,67 12.347,43 12.817,33 13.345,56 13.938,39 14.577,59 15.293,43
d. Jasa Perusahaan / Business Service 368,05 378,38 389,67 398,13 412,31 428,51 445,81
9. J A S A - J A S A / SERVICES 151.764,28 154.632,09 158.722,35 165.095,53 170.707,73 177.959,98 186.444,08
a. Pemerintahan dan Pertahanan 133.859,97 136.208,08 139.808,91 145.416,15 150.232,64 156.541,89 164.127,79
Public Adminstration and Delfense
b. Jasa Sosial dan Kemasyarakatan 7.352,57 7.630,46 7.795,26 8.131,47 8.430,05 8.801,71 9.193,07
Social and Community Services
c. Jasa Hiburan dan Rekreasi 155,76 160,87 167,10 175,28 184,30 191,07 193,28
Entertaiment & Cultural Services
d. Jasa Perorangan dan Rumah Tangga 10.395,98 10.632,68 10.951,08 11.372,63 11.860,74 12.425,31 12.929,93
Personal & Household Services

PDRB / GRDP 813.424,97 841.534,62 876.938,73 919.547,89 967.925,44 1.022.262,67 1.081.242,18


792.008,61 866.982,18 960.709,81 1.055.784,09 1.098.020,19
** Angka Sementara / Preliminary Figures
* Angka Diperbaki / Revised Figures 23.760,26 30.344,38 36.026,62 42.231,36 63.936,94

target 815.768,87 897.326,56 996.736,43 1.098.015,46 1.161.957,13


Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 -0,29 -6,22 -12,02 -16,25 -16,70 52
TABEL / TABLE 3 : DISTRIBUSI PERSENTASE PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO
KABUPATEN PASAMAN ATAS DASAR HARGA BERLAKU
MENURUT LAPANGAN USAHA
Percentage Distribution of GRDP of Pasaman Regency
at Current Market Prices by Industrial Origin

LAPANGAN USAHA / INDUSTRIAL ORIGIN 2000 2001 2002 2003 2004 2005* 2006**

1. PERTANIAN / AGRICULTURE 49,94 50,51 50,47 51,41 52,09 53,83 53,91


a. Tanaman Pangan & Hortikultura / 37,67 37,38 37,20 37,40 37,47 39,34 39,56
Fram Food Crops
b. Tanaman Perkebunan/ Fram Non Food Crops 3,55 4,17 4,67 5,38 5,96 5,80 5,41
c. P e t e r n a k a n / livestock 1,51 1,55 1,59 1,73 1,72 1,57 1,63
d. K e h u t a n a n / Forestry 1,22 1,18 1,24 1,24 1,38 1,43 1,38
e. P e r i k a n a n / Fishery 5,98 6,24 5,78 5,66 5,56 5,68 5,93
2. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN / 2,60 2,57 2,50 2,45 2,36 2,18 2,26
MINNING & QUARRYING
a. Pertambangan / Minning 1,01 0,97 0,91 0,92 0,00 0,00 0,00
b. Penggalian / Quarrying 1,59 1,61 1,59 1,52 1,54 1,44 1,57
3. INDUSTRI PENGOLAHAN / 4,61 4,61 4,60 4,46 4,31 4,17 4,53
MANUFACTURING INDUSTRIES
a. Industri Migas / Oil & Gas Manufacturing
b. Industri Tanpa Migas / Non Oil & Gas Manufacturing 4,61 4,61 4,60 4,46 4,31 4,17 4,53
4. LISTRIK, GAS DAN AIR / 0,37 0,37 0,40 0,45 0,44 0,45 0,44
ELECTRICITY, GAS & WATER SUPPLY
a. L i s t r i k / Electricity 0,29 0,29 0,32 0,37 0,36 0,38 0,36
b. A i r M i n u m / Water Supply 0,08 0,08 0,08 0,08 0,08 0,07 0,08
5. B A N G U N A N / CONSTRUCTION 3,25 3,16 3,11 3,06 3,03 3,01 3,16
6. PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN / 12,42 12,52 12,48 12,30 12,34 11,73 11,39
TRADE, HOTEL & RESTAURANT
a. Perdagangan Besar dan Eceran 11,72 11,82 11,80 11,62 11,67 11,12 10,80
Wholesale & Retail Trade
b. Perhotelan / Hotels 0,03 0,03 0,03 0,03 0,02 0,02 0,03
c. Restoran / Restaurant 0,68 0,68 0,66 0,66 0,65 0,59 0,57
7. ANGKUTAN DAN KOMUNIKASI / 3,94 3,93 4,07 3,98 3,95 3,95 4,07
TRANSPORT & COMUNICATION
a. Angkutan Darat / Road Transport 3,15 3,14 3,18 3,09 3,03 3,04 3,22
b. Angkutan Sungai, Danau dan Penyebrangan / 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
Sea and Inland Water Transportation
c. Jasa Penunjang Angkutan / 0,04 0,04 0,04 0,04 0,04 0,04 0,04
Supporting and Auxiliary Transport Activities
d. Komunikasi / Communication 0,75 0,74 0,85 0,84 0,88 0,86 0,81
8. LEMBAGA KEUANGAN, SEWA 4,22 4,25 4,16 4,11 4,12 3,81 3,76
BANGUNAN DAN JASA PERUSAHAAN /
FINANCE, RENT OF BUILDING and BUSINESS SERVICES
a. B a n k / banking 2,02 2,04 1,92 1,84 1,85 1,56 1,45
b. Lembaga Keuangan Bukan Bank 0,68 0,68 0,69 0,70 0,69 0,68 0,71
Non Bank Financial Instution
c. Sewa Bangunan / Rent of Building 1,47 1,49 1,50 1,53 1,53 1,53 1,57
d. Jasa Perusahaan / Business Service 0,05 0,04 0,05 0,04 0,04 0,04 0,04
9. J A S A - J A S A / SERVICES 18,66 18,09 18,21 17,78 17,36 16,87 16,46
a. Pemerintahan dan Pertahanan / 16,46 15,87 15,98 15,61 15,21 14,90 14,65
Public Adminstration and Delfense
b. Jasa Sosial dan Kemasyarakatan / 0,90 0,93 0,94 0,93 0,93 0,87 0,82
Social and Community Services
c. Jasa Hiburan dan Rekreasi / 0,02 0,02 0,02 0,02 0,02 0,02 0,01
Entertaiment & Cultural Services
d. Jasa Perorangan dan Rumah Tangga / 1,28 1,26 1,27 1,23 1,21 1,08 0,97
Personal & Household Services

PDRB / GRDP 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00


792 008 61 866 982 18 960 709 81 1 055 784 09 1 098 020 19
** Angka Sementara / Preliminary Figures
* Angka Diperbaki / Revised Figures 23.760,26 30.344,38 36.026,62 42.231,36 0,00

target 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00


Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 53
TABEL / TABLE 4 : DISTRIBUSI PERSENTASE PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO
KABUPATEN PASAMAN ATAS DASAR HARGA KONSTAN 2000
MENURUT LAPANGAN USAHA
Percentage Distribution of GRDP of Pasaman Regency
at Constant 2000 Market Prices by Industrial Origin

LAPANGAN USAHA / INDUSTRIAL ORIGIN 2000 2001 2002 2003 2004 2005* 2006**

1. PERTANIAN / AGRICULTURE 49,94 50,28 50,77 51,02 51,49 51,69 51,80


a. Tanaman Pangan & Hortikultura / 37,67 37,48 37,39 36,93 36,94 36,98 36,99
Fram Food Crops
b. Tanaman Perkebunan/ Fram Non Food Crops 3,55 4,06 4,74 5,45 5,87 6,02 6,16
c. P e t e r n a k a n / livestock 1,51 1,50 1,50 1,61 1,61 1,65 1,66
d. K e h u t a n a n / Forestry 1,22 1,21 1,31 1,30 1,43 1,47 1,47
e. P e r i k a n a n / Fishery 5,98 6,02 5,82 5,73 5,64 5,57 5,52
2. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN / 2,60 2,58 2,55 2,53 2,46 2,43 2,39
MINNING & QUARRYING
a. Pertambangan / Minning 1,01 1,01 1,00 1,00 0,95 0,93 0,91
b. Penggalian / Quarrying 1,59 1,57 1,55 1,53 1,51 1,50 1,48
3. INDUSTRI PENGOLAHAN / 4,61 4,59 4,56 4,56 4,54 4,52 4,51
MANUFACTURING INDUSTRIES
a. Industri Migas / Oil & Gas Manufacturing 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
b. Industri Tanpa Migas / Non Oil & Gas Manufacturing 4,61 4,59 4,56 4,56 4,54 4,52 4,51

4. LISTRIK, GAS DAN AIR / 0,37 0,37 0,36 0,36 0,35 0,35 0,35
ELECTRICITY, GAS & WATER SUPPLY
a. L i s t r i k / Electricity 0,29 0,29 0,29 0,28 0,28 0,28 0,28
b. A i r M i n u m / Water Supply 0,08 0,08 0,07 0,07 0,07 0,07 0,07
5. B A N G U N A N / CONSTRUCTION 3,25 3,25 3,24 3,24 3,23 3,23 3,21
6. PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN 12,42 12,40 12,37 12,32 12,26 12,39 12,51
TRADE, HOTEL & RESTAURANT
a. Perdagangan Besar dan Eceran / 11,72 11,70 11,68 11,63 11,58 11,71 11,84
Wholesale & Retail Trade
b. Perhotelan / Hotels 0,03 0,03 0,02 0,02 0,02 0,02 0,02
c. Restoran / Restaurant 0,68 0,67 0,67 0,66 0,66 0,65 0,65
7. ANGKUTAN DAN KOMUNIKASI / 3,94 3,96 3,98 4,01 4,05 4,07 4,12
TRANSPORT & COMUNICATION
a. Angkutan Darat / Road Transport 3,15 3,15 3,15 3,15 3,15 3,14 3,14
b. Angkutan Sungai, Danau dan Penyebrangan / 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
Sea and Inland Water Transportation
c. Jasa Penunjang Angkutan / 0,04 0,04 0,04 0,04 0,04 0,04 0,04
Supporting and Auxiliary Transport Activities
d. Komunikasi / Communication 0,75 0,77 0,79 0,81 0,85 0,89 0,93
8. LEMBAGA KEUANGAN, SEWA 4,22 4,20 4,06 4,02 3,97 3,92 3,87
BANGUNAN DAN JASA PERUSAHAAN /
FINANCE, RENT OF BUILDING and BUSINESS SERVICES
a. B a n k / banking 2,02 2,01 1,87 1,84 1,81 1,77 1,73
b. Lembaga Keuangan Bukan Bank / 0,68 0,68 0,68 0,68 0,68 0,68 0,68
Non Bank Financial Instution
c. Sewa Bangunan / Rent of Building 1,47 1,47 1,46 1,45 1,44 1,43 1,41
d. Jasa Perusahaan / Business Service 0,05 0,04 0,04 0,04 0,04 0,04 0,04
9. J A S A - J A S A / SERVICES 18,66 18,38 18,10 17,95 17,64 17,41 17,24
a. Pemerintahan dan Pertahanan / 16,46 16,19 15,94 15,81 15,52 15,31 15,18
Public Adminstration and Delfense
b. Jasa Sosial dan Kemasyarakatan / 0,90 0,91 0,89 0,88 0,87 0,86 0,85
Social and Community Services
c. Jasa Hiburan dan Rekreasi 0,02 0,02 0,02 0,02 0,02 0,02 0,02
Entertaiment & Cultural Services
d. Jasa Perorangan dan Rumah Tangga / 1,28 1,26 1,25 1,24 1,23 1,22 1,20
Personal & Household Services

PDRB / GRDP 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00 100,00


792 008 61 866 982 18 960 709 81 1 055 784 09 1 098 020 19
** Angka Sementara / Preliminary Figures
* Angka Diperbaki / Revised Figures 23.760,26 30.344,38 36.026,62 42.231,36 0,00

target 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00


Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 54
TABEL / TABLE 5 : INDEKS PERKEMBANGAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO
KABUPATEN PASAMAN ATAS DASAR HARGA BERLAKU
MENURUT LAPANGAN USAHA ( Tahun 2000 = 100 )
Index GRDP of Pasaman Regency at Current Market
Prices by Industrial Origin (2000 = 100)

LAPANGAN USAHA / INDUSTRIAL ORIGIN 2000 2001 2002 2003 2004 2005* 2006**

1. PERTANIAN / AGRICULTURE 100,00 112,39 126,88 145,36 166,25 211,00 253,44


a. Tanaman Pangan & Hortikultura / 100,00 110,26 123,97 140,18 158,54 204,40 246,53
Fram Food Crops
b. Tanaman Perkebunan/ Fram Non Food Crops 100,00 130,28 164,82 213,70 267,08 319,58 357,42
c. P e t e r n a k a n / livestock 100,00 113,97 132,00 162,31 181,55 204,25 254,20
d. K e h u t a n a n / Forestry 100,00 107,05 126,87 143,48 180,05 229,44 264,86
e. P e r i k a n a n / Fishery 100,00 115,93 121,42 133,52 148,22 186,03 232,68
2. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN / 100,00 109,97 120,86 132,77 144,68 163,90 204,16
MINNING & QUARRYING
a. Pertambangan / Minning 100,00 106,04 112,89 128,35 128,70 143,04 161,24
b. Penggalian / Quarrying 100,00 112,48 125,95 135,59 154,89 177,22 231,60
3. INDUSTRI PENGOLAHAN / 100,00 111,21 125,36 136,79 148,97 177,11 230,95
MANUFACTURING INDUSTRIES
a. Industri Migas / Oil & Gas Manufacturing
b. Industri Tanpa Migas / Non Oil & Gas Manufacturing 100,00 111,21 125,36 136,79 148,97 177,11 230,95
4. LISTRIK, GAS DAN AIR / 100,00 109,47 135,72 172,59 189,01 238,44 278,99
ELECTRICITY, GAS & WATER SUPPLY
a. L i s t r i k / Electricity 100,00 109,63 137,74 178,45 196,75 251,68 289,15
b. A i r M i n u m / Water Supply 100,00 108,86 127,97 150,13 159,29 187,64 240,00
5. B A N G U N A N / CONSTRUCTION 100,00 108,00 120,04 132,97 148,43 181,40 228,47
6. PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN / 100,00 111,97 126,14 139,84 158,37 184,87 215,24
TRADE, HOTEL & RESTAURANT
a. Perdagangan Besar dan Eceran 100,00 112,01 126,35 140,01 158,72 185,66 216,23
Wholesale & Retail Trade
b. Perhotelan / Hotels 100,00 111,68 127,11 140,33 157,96 179,76 234,29
c. Restoran / Restaurant 100,00 111,30 122,46 136,91 152,38 171,39 197,30
7. ANGKUTAN DAN KOMUNIKASI / 100,00 110,73 129,86 142,48 159,89 196,07 242,75
TRANSPORT & COMUNICATION
a. Angkutan Darat / Road Transport 100,00 110,75 126,76 138,68 153,21 189,09 239,73
b. Angkutan Sungai, Danau dan Penyebrangan /
Sea and Inland Water Transportation
c. Jasa Penunjang Angkutan / 100,00 110,37 125,32 139,40 161,12 176,00 230,23
Supporting and Auxiliary Transport Activities
d. Komunikasi / Communication 100,00 110,65 143,22 158,69 188,01 226,71 256,23
8. LEMBAGA KEUANGAN, SEWA 100,00 112,05 123,87 137,53 155,65 176,85 209,39
BANGUNAN DAN JASA PERUSAHAAN /
FINANCE, RENT OF BUILDING and BUSINESS SERVICES
a. B a n k / banking 100,00 112,20 119,53 128,37 145,79 151,59 168,69
b. Lembaga Keuangan Bukan Bank 100,00 110,82 127,95 144,66 162,51 194,44 244,20
Non Bank Financial Instution
c. Sewa Bangunan / Rent of Building 100,00 112,45 127,88 146,86 166,11 203,36 249,66
d. Jasa Perusahaan / Business Service 100,00 110,17 126,32 135,90 152,03 176,85 192,33
9. J A S A - J A S A / SERVICES 100,00 107,71 122,51 134,56 148,32 176,95 207,11
a. Pemerintahan dan Pertahanan / 100,00 107,16 121,92 133,90 147,28 177,19 209,01
Public Adminstration and Delfense
b. Jasa Sosial dan Kemasyarakatan / 100,00 114,50 130,32 144,82 163,59 189,43 213,46
Social and Community Services
c. Jasa Hiburan dan Rekreasi / 100,00 110,36 123,05 139,75 153,97 167,71 179,24
Entertaiment & Cultural Services
d. Jasa Perorangan dan Rumah Tangga / 100,00 109,91 124,56 135,85 150,81 165,19 178,55
Personal & Household Services

PDRB / GRDP 100,00 111,12 125,55 141,19 159,38 195,73 234,74


792 008 61 866 982 18 960 709 81 1 055 784 09 1 098 020 19
** Angka Sementara / Preliminary Figures
* Angka Diperbaki / Revised Figures 23.760,26 30.344,38 36.026,62 42.231,36 #REF!

target 792.108,61 867.093,30 960.835,36 1.055.925,29 1.098.179,57


Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 -100,00 -100,00 -100,00 -100,00 -100,00 55
TABEL / TABLE 6 : INDEKS PERKEMBANGAN PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO
KABUPATEN PASAMAN ATAS DASAR HARGA KONSTAN 2000
MENURUT LAPANGAN USAHA ( Tahun 2000 = 100 )
Index GRDP of Pasaman Regency at Constant Market
Market by Industrial Origin (2000 = 100)

LAPANGAN USAHA / INDUSTRIAL ORIGIN 2000 2001 2002 2003 2004 2005* 2006**

1. PERTANIAN / AGRICULTURE 100,00 104,16 109,60 115,51 122,70 130,09 137,88


a. Tanaman Pangan & Hortikultura / 100,00 102,93 107,02 110,83 116,68 123,38 130,51
Fram Food Crops
b. Tanaman Perkebunan/ Fram Non Food Crops 100,00 118,30 143,70 173,40 196,39 212,87 230,29
c. P e t e r n a k a n / livestock 100,00 103,21 107,14 120,56 127,08 137,69 146,49
d. K e h u t a n a n / Forestry 100,00 102,67 115,83 120,41 139,34 150,70 159,46
e. P e r i k a n a n / Fishery 100,00 104,10 104,97 108,36 112,31 117,04 122,76
2. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN / 100,00 102,45 105,85 109,78 112,70 117,23 122,21
MINNING & QUARRYING
a. Pertambangan / Minning 100,00 102,79 106,79 111,17 111,53 115,33 119,81
b. Penggalian / Quarrying 100,00 102,23 105,26 108,89 113,45 118,44 123,74
3. INDUSTRI PENGOLAHAN / 100,00 102,94 106,71 111,79 117,33 123,27 130,18
MANUFACTURING INDUSTRIES
a. Industri Migas / Oil & Gas Manufacturing
b. Industri Tanpa Migas / Non Oil & Gas Manufacturing 100,00 102,94 106,71 111,79 117,33 123,27 130,18
4. LISTRIK, GAS DAN AIR / 100,00 102,15 104,84 108,79 113,34 118,36 125,76
ELECTRICITY, GAS & WATER SUPPLY
a. L i s t r i k / Electricity 100,00 102,21 104,93 109,08 113,80 118,85 126,76
b. A i r M i n u m / Water Supply 100,00 101,92 104,48 107,67 111,58 116,48 121,94
5. B A N G U N A N / CONSTRUCTION 100,00 103,57 107,60 112,65 118,30 124,74 131,16
6. PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN / 100,00 103,28 107,40 112,10 117,45 125,33 133,89
TRADE, HOTEL & RESTAURANT
a. Perdagangan Besar dan Eceran / 100,00 103,30 107,46 112,17 117,53 125,57 134,29
Wholesale & Retail Trade
b. Perhotelan / Hotels 100,00 103,61 106,01 110,12 114,63 121,44 128,63
c. Restoran / Restaurant 100,00 102,90 106,39 110,82 116,28 121,38 127,14
7. ANGKUTAN DAN KOMUNIKASI / 100,00 104,11 109,00 115,02 122,20 129,90 138,89
TRANSPORT & COMUNICATION
a. Angkutan Darat / Road Transport 100,00 103,63 107,79 113,06 119,00 125,26 132,42
b. Angkutan Sungai, Danau dan Penyebrangan /
Sea and Inland Water Transportation
c. Jasa Penunjang Angkutan / 100,00 103,04 107,77 113,38 120,00 127,21 135,08
Supporting and Auxiliary Transport Activities
d. Komunikasi / Communication 100,00 106,23 114,19 123,39 135,85 149,64 166,40
8. LEMBAGA KEUANGAN, SEWA 100,00 103,12 103,75 107,73 112,16 116,89 122,01
BANGUNAN DAN JASA PERUSAHAAN /
FINANCE, RENT OF BUILDING and BUSINESS SERVICES
a. B a n k / banking 100,00 103,02 99,73 102,91 106,45 110,23 114,21
b. Lembaga Keuangan Bukan Bank / 100,00 103,41 108,39 113,91 119,87 126,14 132,81
Non Bank Financial Instution
c. Sewa Bangunan / Rent of Building 100,00 103,14 107,06 111,48 116,43 121,77 127,75
d. Jasa Perusahaan / Business Service 100,00 102,81 105,87 108,17 112,03 116,43 121,13
9. J A S A - J A S A / SERVICES 100,00 101,89 104,58 108,78 112,48 117,26 122,85
a. Pemerintahan dan Pertahanan / 100,00 101,75 104,44 108,63 112,23 116,94 122,61
Public Adminstration and Delfense
b. Jasa Sosial dan Kemasyarakatan / 100,00 103,78 106,02 110,59 114,65 119,71 125,03
Social and Community Services
c. Jasa Hiburan dan Rekreasi / 100,00 103,28 107,28 112,53 118,32 122,67 124,09
Entertaiment & Cultural Services
d. Jasa Perorangan dan Rumah Tangga / 100,00 102,28 105,34 109,39 114,09 119,52 124,37
Personal & Household Services

PDRB / GRDP 100,00 103,46 107,81 113,05 118,99 125,67 132,92


792 008 61 866 982 18 960 709 81 1 055 784 09 1 098 020 19
** Angka Sementara / Preliminary Figures
* Angka Diperbaki / Revised Figures 23.760,26 30.344,38 36.026,62 42.231,36 #REF!

target 792.108,61 867.085,64 960.817,62 1.055.897,14 1.098.139,19


Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 -100,00 -100,00 -100,00 -100,00 -100,00 56
TABEL / TABLE 7 : INDEKS BERANTAI PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO
KABUPATEN PASAMAN ATAS DASAR HARGA BERLAKU
MENURUT LAPANGAN USAHA ( Tahun 2000 = 100 )
Link Index of GRDP in Pasaman Regency at Current Market
by Industrial Origin (2000 = 100)

LAPANGAN USAHA / INDUSTRIAL ORIGIN 2000 2001 2002 2003 2004 2005* 2006**

1. PERTANIAN / AGRICULTURE --- 112,39 112,89 114,56 114,37 126,92 120,11


a. Tanaman Pangan & Hortikultura / --- 110,26 112,44 113,08 113,10 128,93 120,61
Fram Food Crops
b. Tanaman Perkebunan/ Fram Non Food Crops --- 130,28 126,51 129,66 124,98 119,66 111,84
c. P e t e r n a k a n / livestock --- 113,97 115,81 122,96 111,85 112,51 124,45
d. K e h u t a n a n / Forestry --- 107,05 118,52 113,09 125,49 127,43 115,44
e. P e r i k a n a n / Fishery --- 115,93 104,73 109,96 111,01 125,51 125,08
2. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN / --- 109,97 109,91 109,85 108,97 113,28 124,57
MINNING & QUARRYING
a. Pertambangan / Minning --- 106,04 106,46 113,69 100,27 111,14 112,72
b. Penggalian / Quarrying --- 112,48 111,98 107,65 114,24 114,42 130,68
3. INDUSTRI PENGOLAHAN / --- 111,21 112,72 109,12 108,90 118,89 130,40
MANUFACTURING INDUSTRIES
a. Industri Migas / Oil & Gas Manufacturing
b. Industri Tanpa Migas / Non Oil & Gas Manufacturing --- 111,21 112,72 109,12 108,90 118,89 130,40
4. LISTRIK, GAS DAN AIR / --- 109,47 123,98 127,17 109,51 126,16 117,01
ELECTRICITY, GAS & WATER SUPPLY
a. L i s t r i k / Electricity --- 109,63 125,65 129,55 110,26 127,92 114,89
b. A i r M i n u m / Water Supply --- 108,86 117,55 117,32 106,10 117,80 127,91
5. B A N G U N A N / CONSTRUCTION --- 108,00 111,15 110,77 111,63 122,22 125,95
6. PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN / --- 111,97 112,65 110,86 113,25 116,73 116,43
TRADE, HOTEL & RESTAURANT
a. Perdagangan Besar dan Eceran / --- 112,01 112,80 110,81 113,36 116,97 116,47
Wholesale & Retail Trade
b. Perhotelan / Hotels --- 111,68 113,82 110,40 112,56 113,80 130,33
c. Restoran / Restaurant --- 111,30 110,02 111,81 111,30 112,47 115,12
7. ANGKUTAN DAN KOMUNIKASI / --- 110,73 117,28 109,72 112,22 122,63 123,81
TRANSPORT & COMUNICATION
a. Angkutan Darat / Road Transport --- 110,75 114,45 109,41 110,47 123,42 126,78
b. Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan / --- --- --- --- --- --- ---
Sea and Inland Water Transportation
c. Jasa Penunjang Angkutan / --- 110,37 113,55 111,23 115,58 109,23 130,81
Supporting and Auxiliary Transport Activities
d. Komunikasi / Communication --- 110,65 129,44 110,80 118,48 120,58 113,02
8. LEMBAGA KEUANGAN, SEWA 112,05 110,56 111,03 113,17 113,62 118,40
BANGUNAN DAN JASA PERUSAHAAN / ---
FINANCE, RENT OF BUILDING and BUSINESS SERVICES
a. B a n k / banking --- 112,20 106,53 107,40 113,57 103,98 111,28
b. Lembaga Keuangan Bukan Bank / --- 110,82 115,45 113,06 112,34 119,65 125,59
Non Bank Financial Instution
c. Sewa Bangunan / Rent of Building --- 112,45 113,72 114,84 113,11 122,42 122,77
d. Jasa Perusahaan / Business Service --- 110,17 114,66 107,59 111,87 116,33 108,75
9. J A S A - J A S A / SERVICES --- 107,71 113,74 109,84 110,22 119,31 117,04
a. Pemerintahan dan Pertahanan / --- 107,16 113,77 109,82 110,00 120,31 117,96
Public Adminstration and Delfense
b. Jasa Sosial dan Kemasyarakatan / --- 114,50 113,82 111,13 112,96 115,80 112,69
Social and Community Services
c. Jasa Hiburan dan Rekreasi / --- 110,36 111,50 113,57 110,18 108,93 106,87
Entertaiment & Cultural Services
d. Jasa Perorangan dan Rumah Tangga / --- 109,91 113,34 109,06 111,01 109,53 108,09
Personal & Household Services

PDRB / GRDP --- 111,12 112,99 112,46 112,88 122,81 119,93


792.008,61 866.982,18 960.709,81 1.055.784,09 1.098.020,19
** Angka Sementara / Preliminary Figures
* Angka Diperbaki / Revised Figures 23.760,26 30.344,38 36.026,62 42.231,36 0,00

target 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00


Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 57
TABEL/TABLE 8 : INDEKS BERANTAI PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO
KABUPATEN PASAMAN ATAS DASAR HARGA KONSTAN 2000
MENURUT LAPANGAN USAHA ( Tahun 2000 = 100 )
Link Index of GRDP in Pasaman Regency at Constant Market
Market Prices by Industrial Origin (2000 = 100)

LAPANGAN USAHA / INDUSTRIAL ORIGIN 2000 2001 2002 2003 2004 2005* 2006**

1. PERTANIAN / AGRICULTURE --- 104,16 105,22 105,39 106,23 106,02 105,99


a. Tanaman Pangan & Hortikultura / --- 102,93 103,97 103,56 105,29 105,73 105,79
Fram Food Crops
b. Tanaman Perkebunan/ Fram Non Food Crops --- 118,30 121,46 120,67 113,26 108,40 108,18
c. P e t e r n a k a n / livestock --- 103,21 103,81 112,52 105,41 108,34 106,39
d. K e h u t a n a n / Forestry --- 102,67 112,81 103,95 115,73 108,15 105,81
e. P e r i k a n a n / Fishery --- 104,10 100,84 103,22 103,65 104,21 104,89
2. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN --- 102,45 103,32 103,71 102,66 104,01 104,25
MINNING & QUARRYING
a. Pertambangan / Minning --- 102,79 103,88 104,10 100,33 103,40 103,89
b. Penggalian / Quarrying --- 102,23 102,96 103,45 104,19 104,40 104,47
3. INDUSTRI PENGOLAHAN --- 102,94 103,67 104,76 104,95 105,06 105,61
MANUFACTURING INDUSTRIES
a. Industri Migas / Oil & Gas Manufacturing
b. Industri Tanpa Migas / Non Oil & Gas Manufacturing --- 102,94 103,67 104,76 104,95 105,06 105,61
4. LISTRIK, GAS DAN AIR --- 102,15 102,63 103,77 104,19 104,42 106,26
ELECTRICITY, GAS & WATER SUPPLY
a. L i s t r i k / Electricity --- 102,21 102,66 103,95 104,33 104,43 106,66
b. A i r M i n u m / Water Supply --- 101,92 102,51 103,05 103,64 104,39 104,69
5. B A N G U N A N / CONSTRUCTION --- 103,57 103,89 104,69 105,01 105,45 105,14
6. PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN
TRADE, HOTEL & RESTAURANT --- 103,28 103,99 104,38 104,78 106,71 106,83
a. Perdagangan Besar dan Eceran
Wholesale & Retail Trade --- 103,30 104,03 104,39 104,77 106,84 106,95
b. Perhotelan / Hotels --- 103,61 102,31 103,87 104,10 105,95 105,92
c. Restoran / Restaurant --- 102,90 103,39 104,17 104,92 104,39 104,74
7. ANGKUTAN DAN KOMUNIKASI --- 104,11 104,69 105,52 106,24 106,30 106,92
TRANSPORT & COMUNICATION
a. Angkutan Darat / Road Transport --- 103,63 104,01 104,89 105,25 105,27 105,72
b. Angkutan Sungai, Danau dan Penyebrangan
Sea and Inland Water Transportation --- --- --- --- --- --- ---
c. Jasa Penunjang Angkutan
Supporting and Auxiliary Transport Activities --- 103,04 104,59 105,21 105,84 106,01 106,19
d. Komunikasi / Communication --- 106,23 107,50 108,05 110,10 110,15 111,20
8. LEMBAGA KEUANGAN, SEWA --- 103,12 100,61 103,83 104,11 104,22 104,38
BANGUNAN DAN JASA PERUSAHAAN
FINANCE, RENT OF BUILDING and BUSINESS SERVICES
a. B a n k / banking --- 103,02 96,81 103,19 103,44 103,55 103,61
b. Lembaga Keuangan Bukan Bank --- 103,41 104,82 105,09 105,24 105,23 105,29
Non Bank Financial Instution
c. Sewa Bangunan / Rent of Building --- 103,14 103,81 104,12 104,44 104,59 104,91
d. Jasa Perusahaan / Business Service --- 102,81 102,98 102,17 103,56 103,93 104,04
9. J A S A - J A S A / SERVICES --- 101,89 102,65 104,02 103,40 104,25 104,77
a. Pemerintahan dan Pertahanan --- 101,75 102,64 104,01 103,31 104,20 104,85
Public Adminstration and Delfense
b. Jasa Sosial dan Kemasyarakatan --- 103,78 102,16 104,31 103,67 104,41 104,45
Social and Community Services
c. Jasa Hiburan dan Rekreasi --- 103,28 103,87 104,90 105,15 103,67 101,16
Entertaiment & Cultural Services
d. Jasa Perorangan dan Rumah Tangga --- 102,28 102,99 103,85 104,29 104,76 104,06
Personal & Household Services

PDRB / GRDP --- 103,46 104,21 104,86 105,26 105,61 105,77


792.008,61 866.982,18 960.709,81 1.055.784,09 1.098.020,19
** Angka Sementara / Preliminary Figures
* Angka Diperbaki / Revised Figures 23.760,26 30.344,38 36.026,62 42.231,36 #REF!
target 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00
Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 58
TABEL / TABLE 9 : INDEKS IMPLISIT PRODUK DOMESTIK REGIONAL BRUTO
KABUPATEN PASAMAN MENURUT LAPANGAN USAHA
Implicit Prices Index of GRDP in Pasaman Regency by industrial Origin

LAPANGAN USAHA / INDUSTRIAL ORIGIN 2000 2001 2002 2003 2004 2005* 2006**

1. PERTANIAN / AGRICULTURE 100,00 107,90 115,77 125,84 135,49 162,20 183,81


a. Tanaman Pangan & Hortikultura / 100,00 107,12 115,84 126,49 135,87 165,67 188,89
Fram Food Crops
b. Tanaman Perkebunan/ Fram Non Food Crops 100,00 110,12 114,70 123,24 136,00 150,13 155,20
c. P e t e r n a k a n / livestock 100,00 110,43 123,21 134,64 142,86 148,35 173,53
d. K e h u t a n a n / Forestry 100,00 104,26 109,53 119,17 129,21 152,26 166,10
e. P e r i k a n a n / Fishery 100,00 111,37 115,67 123,22 131,97 158,94 189,54
2. PERTAMBANGAN DAN PENGGALIAN / 100,00 107,33 114,18 120,94 128,37 139,81 167,06
MINNING & QUARRYING
a. Pertambangan / Minning 100,00 103,15 105,72 115,46 115,39 124,03 134,58
b. Penggalian / Quarrying 100,00 110,02 119,66 124,52 136,53 149,63 187,17
3. INDUSTRI PENGOLAHAN / 100,00 108,04 117,47 122,36 126,96 143,68 177,41
MANUFACTURING INDUSTRIES

a. Industri / Industries 100,00 108,04 117,47 122,36 126,96 143,68 177,41


4. LISTRIK, GAS DAN AIR / 100,00 107,16 129,46 158,66 166,75 201,46 221,84
ELECTRICITY, GAS & WATER SUPPLY
a. L i s t r i k / Electricity 100,00 107,25 131,27 163,60 172,88 211,77 228,11
b. A i r M i n u m / Water Supply 100,00 106,81 122,49 139,44 142,76 161,09 196,82
5. B A N G U N A N / CONSTRUCTION 100,00 104,27 111,56 118,03 125,47 145,42 174,19
6. PERDAGANGAN, HOTEL DAN RESTORAN / 100,00 108,42 117,45 124,75 134,84 147,51 160,76
TRADE, HOTEL & RESTAURANT
a. Perdagangan Besar dan Eceran / 100,00 108,44 117,58 124,81 135,05 147,86 161,02
Wholesale & Retail Trade
b. Perhotelan / Hotels 100,00 107,78 119,90 127,44 137,81 148,02 182,14
c. Restoran / Restaurant 100,00 108,16 115,10 123,54 131,05 141,19 155,18
7. ANGKUTAN DAN KOMUNIKASI / 100,00 106,35 119,14 123,88 130,85 150,94 174,78
TRANSPORT & COMUNICATION
a. Angkutan Darat / Road Transport 100,00 106,87 117,60 122,67 128,75 150,96 181,04
b. Angkutan Sungai, Danau dan Penyebrangan / - - - - - - -
Sea and Inland Water Transportation
c. Jasa Penunjang Angkutan 100,00 107,11 116,29 122,95 134,27 138,35 170,44
Supporting and Auxiliary Transport Activities
d. Komunikasi / Communication 100,00 104,16 125,42 128,61 138,40 151,50 153,99
8. LEMBAGA KEUANGAN, SEWA 100,00 108,65 119,39 127,67 138,78 151,30 171,62
BANGUNAN DAN JASA PERUSAHAAN /
FINANCE, RENT OF BUILDING and BUSINESS SERVICES
a. B a n k / banking 100,00 108,92 119,85 124,74 136,96 137,53 147,71
b. Lembaga Keuangan Bukan Bank 100,00 107,17 118,05 127,00 135,57 154,15 183,87
Non Bank Financial Instution
c. Sewa Bangunan / Rent of Building 100,00 109,03 119,44 131,74 142,67 167,01 195,43
d. Jasa Perusahaan / Business Service 100,00 107,16 119,31 125,63 135,71 151,90 158,78
9. J A S A - J A S A / SERVICES 100,00 105,71 117,14 123,70 131,86 150,91 168,58
a. Pemerintahan dan Pertahanan / 100,00 105,32 116,74 123,25 131,23 151,52 170,46
Public Adminstration and Delfense
b. Jasa Sosial dan Kemasyarakatan / 100,00 110,33 122,92 130,95 142,68 158,24 170,73
Social and Community Services
c. Jasa Hiburan dan Rekreasi / 100,00 106,86 114,70 124,19 130,12 136,72 144,44
Entertaiment & Cultural Services
d. Jasa Perorangan dan Rumah Tangga / 100,00 107,46 118,25 124,19 132,19 138,21 143,55
Personal & Household Services

PDRB / GRDP 100,00 107,40 116,46 124,90 133,94 155,74 176,60


792.008,61 866.982,18 960.709,81 1.055.784,09 1.098.020,19
** Angka Sementara / Preliminary Figures
* Angka Diperbaki / Revised Figures 23.760,26 30.344,38 36.026,62 42.231,36 #REF!

target 792.108,61 867.089,59 960.826,27 1.055.908,99 1.098.154,13


Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006 -100,00 -100,00 -100,00 -100,00 -100,00 59
TABEL / TABLE 10 : PENDAPATAN REGIONAL DAN ANGKA-ANGKA PERKAPITA
KABUPATEN PASAMAN ATAS HARGA BERLAKU
Trend of Regional product Agregate of Pasaman Regency
at Current Market Prices

PERINCIAN / SPECIFICATIONS 2000 2001 2002 2003 2004 2005* 2006**

1. Produk Domestik Regional Bruto 813.424,97 903.847,49 1.021.252,16 1.148.507,72 1.296.400,61 1.592.115,34 1.909.420,08
adh Pasar (000.000 rupiah)
Gross Regional Domestic Product
At Market Prices (000.000 Rupiah)

2. Penyusutan Barang-barang Modal 223.102,39 248.019,92 277.888,45 320.877,79 359.539,66 435.595,09 542.158,12
Depreciation of Capital Goods
(000.000 Rupiah),

3. Produk Domestik Regional Netto 590.322,59 655.827,58 743.363,71 827.629,92 936.860,94 1.156.520,25 1.367.261,95
adh Pasar (000.000 Rupiah)
Net Regional Domestic Product
At Market Prices (000.000 Rupiah)

4. Pajak Tidak Langsung Netto 39.554,79 51.429,50 39.562,80 47.561,15 60.944,28 78.563,55 92.502,33
Net Indirect Domestic Product
at Factor Cost (000.000 Rupiah)

5. Produk Domestik Regional netto 550.767,80 604.398,08 703.800,91 780.068,77 875.916,66 1.077.956,70 1.274.759,62
atas Biaya Faktor (000.000 Rupiah)
Net Regional Domestic Product
at Factor Cost (000.000 Rupiah)

6. Jumlah Penduduk 238,12 227,72 233,68 237,21 238,71 245,14 248,93


Pertengahan Tahun (000) orang
Mid Year Population (000) person

7. PDRB Perkapita 3.416.029,62 3.969.117,75 4.370.301,94 4.841.733,97 5.430.860,06 6.494.718,68 7.670.510,08


Percapita Gross Regional
Domestic Product (Rupiah)

8. Pendapatan Regional Per Kapita 2.312.984,20 2.654.128,21 3.011.814,92 3.288.515,55 3.669.375,65 4.397.310,50 5.120.956,18
Percapita Regional Income (Rupiah)

792 008 61 866 982 18 960 709 81 1 055 784 09 1 098 020 19
** Angka Sementara / Preliminary Figures
* Angka Diperbaki / Revised Figures 23.760,26 30.344,38 36.026,62 42.231,36 #REF!

target 2.312.984,20 2.654.128,21 3.011.814,92 3.288.515,55 3.669.375,65


Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 --100,00
2006 -100,00 -100,00 -100,00 -100,00 60
TABEL / TABLE 11 : PENDAPATAN REGIONAL DAN ANGKA-ANGKA PERKAPITA
KABUPATEN PASAMAN ATAS HARGA KONSTAN 2000
Trend of Regional product Agregate of Pasaman Regency
at Constant Market 2000 Prices

PERINCIAN / SPECIFICATIONS 2000 2001 2002 2003 2004 2005* 2006**

1. Produk Domestik Regional Bruto 813.424,97 841.534,62 876.938,73 919.547,89 967.925,44 1.022.262,67 1.081.242,18
adh Pasar (000.000 rupiah)
Gross Regional Domestic Product
At Market Prices (000.000 Rupiah)

2. Penyusutan Barang-barang Modal 223.102,39 250.220,12 273.905,21 307.414,77 332.736,06 338.012,33 341.074,18
Depreciation of Capital Goods
(000.000 Rupiah),

3. Produk Domestik Regional Netto 590.322,59 591.314,49 603.033,52 612.133,12 635.189,38 684.250,34 740.167,99
adh Pasar (000.000 Rupiah)
Net Regional Domestic Product
At Market Prices (000.000 Rupiah)

4. Pajak Tidak Langsung Netto 39.554,79 47.604,76 54.196,52 71.287,25 80.779,49 82.282,21 84.173,19
Net Indirect Domestic Product
at Factor Cost (000.000 Rupiah)

5. Produk Domestik Regional netto 550.767,80 543.709,74 548.837,00 540.845,87 554.409,88 601.968,13 655.994,80
atas Biaya Faktor (000.000 Rupiah)
Net Regional Domestic Product
at Factor Cost (000.000 Rupiah)

6. Jumlah Penduduk 238,12 227,72 233,68 237,21 238,71 245,14 248,93


Pertengahan Tahun (000) orang
Mid Year Population (000) person

7. PDRB Perkapita 3.416.029,62 3.695.479,62 3.752.733,34 3.876.514,02 4.054.817,31 4.170.117,78 4.343.559,14


Percapita Gross Regional
Domestic Product (Rupiah)

8. Pendapatan Regional Per Kapita 2.312.984,20 2.387.623,99 2.348.669,12 2.280.029,79 2.322.524,76 2.455.609,58 2.635.258,10
Percapita Regional Income (Rupiah)

792 008 61 866 982 18 960 709 81 1 055 784 09 1 098 020 19
** Angka Sementara / Preliminary Figures
* Angka Diperbaki / Revised Figures 23.760,26 30.344,38 36.026,62 42.231,36 #REF!

target 2.312.984,20 2.387.623,99 2.348.669,12 2.280.029,79 2.322.524,76


Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 --100,00
2006 -100,00 -100,00 -100,00 -100,00 61
TABEL / TABLE 12 : INDEKS PERKEMBANGAN PENDAPATAN REGIONAL DAN ANGKA - ANGKA
PERKAPITA KABUPATEN PASAMAN ATAS HARGA BERLAKU
Trend of Regional Product Agregat of Pasaman Regency
at Current Market Prices

PERINCIAN / SPECIFICATIONS 2000 2001 2002 2003 2004 2005* 2006**

1. Produk Domestik Regional Bruto 100,00 111,12 125,55 141,19 159,38 195,73 234,74
adh Pasar (000.000 rupiah)
Gross Regional Domestic Product
At Market Prices (000.000 Rupiah)

2. Penyusutan Barang-barang Modal 100,00 111,17 124,56 143,83 161,15 195,24 243,01
Depreciation of Capital Goods
(000.000 Rupiah),

3. Produk Domestik Regional Netto 100,00 111,10 125,92 140,20 158,70 195,91 231,61
adh Pasar (000.000 Rupiah)
Net Regional Domestic Product
at Market Prices (000.000 Rupiah)

4. Pajak Tidak Langsung Netto 100,00 130,02 100,02 120,24 154,08 198,62 233,86
Net Indirect Domestic Product
at Factor Cost (000.000 Rupiah)

5. Produk Domestik Regional netto 100,00 109,74 127,79 141,63 159,04 195,72 231,45
atas Biaya Faktor (000.000 Rupiah)
Net Regional Domestic Product
at Factor Cost (000.000 Rupiah)

6. Jumlah Penduduk 100,00 95,63 98,14 99,62 100,25 102,95 104,54


Pertengahan Tahun (000) orang
Mid Year Population (000) person

7. PDRB Perkapita 100,00 116,19 127,94 141,74 158,98 190,12 224,54


Percapita Gross Regional
Domestic Product (Rupiah)

8. Pendapatan Regional Per Kapita 100,00 114,75 130,21 142,18 158,64 190,11 221,40
Percapita Regional Income (Rupiah)

792 008 61 866 982 18 960 709 81 1 055 784 09 1 098 020 19
** Angka Sementara / Preliminary Figures
* Angka Diperbaki / Revised Figures 23.760,26 30.344,38 36.026,62 42.231,36 #REF!

target 100,00 114,75 130,21 142,18 158,64


Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006
-100,00 -100,00 -100,00 -100,00 -100,00 62
TABEL / TABLE 13 : INDEKS PERKEMBANGAN PENDAPATAN REGIONAL DAN ANGKA - ANGKA
PERKAPITA KAB. PASAMAN ATAS HARGA KONSTAN 2000
Trend of Regional Product Agregat of Pasaman Regency
at Constant 2000 Market prices

PERINCIAN / SPECIFICATIONS 2000 2001 2002 2003 2004 2005* 2006**

1. Produk Domestik Regional Bruto 100,00 103,46 107,81 113,05 118,99 125,67 132,92
adh Pasar (000.000 rupiah)
Gross Regional Domestic Product
At Market Prices (000.000 Rupiah)

2. Penyusutan Barang-barang Modal 100,00 112,15 122,77 137,79 149,14 151,51 152,88
Depreciation of Capital Goods
(000.000 Rupiah),

3. Produk Domestik Regional Netto 100,00 100,17 102,15 103,69 107,60 115,91 125,38
adh Pasar (000.000 Rupiah)
Net Regional Domestic Product
At Market Prices (000.000 Rupiah)

4. Pajak Tidak Langsung Netto 100,00 120,35 137,02 180,22 204,22 208,02 212,80
Net Indirect Domestic Product
at Factor Cost (000.000 Rupiah)

5. Produk Domestik Regional netto 100,00 98,72 99,65 98,20 100,66 109,30 119,11
atas Biaya Faktor (000.000 Rupiah)
Net Regional Domestic Product
at Factor Cost (000.000 Rupiah)

6. Jumlah Penduduk 100,00 95,63 98,14 99,62 100,25 102,95 104,54


Pertengahan Tahun (000) orang
Mid Year Population (000) person

7. PDRB Perkapita 100,00 108,18 109,86 113,48 118,70 122,07 127,15


Percapita Gross Regional
Domestic Product (Rupiah)

8. Pendapatan Regional Per Kapita 100,00 103,23 101,54 98,58 100,41 106,17 113,93
Percapita Regional Income (Rupiah)

792 008 61 866 982 18 960 709 81 1 055 784 09 1 098 020 19
** Angka Sementara / Preliminary Figures
* Angka Diperbaki / Revised Figures 23.760,26 30.344,38 36.026,62 42.231,36 #REF!

target 100,00 103,23 101,54 98,58 100,41


Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006
-100,00 -100,00 -100,00 -100,00 -100,00 63
TABEL / TABLE 14 : INDEKS BERANTAI PENDAPATAN REGIONAL DAN ANGKA-ANGKA
PERKAPITA KABUPATEN PASAMAN ATAS HARGA BERLAKU
Link Index of Regional Product Agregat of Pasaman Regency
at Current Market Prices
( Tahun Sebelumnya / Previous Year = 100)

PERINCIAN / SPECIFICATIONS 2000 2001 2002 2003 2004 2005* 2006**

1. Produk Domestik Regional Bruto --- 111,12 112,99 112,46 112,88 122,81 119,93
adh Pasar (000.000 rupiah)
Gross Regional Domestic Product
At Market Prices (000.000 Rupiah)

2. Penyusutan Barang-barang Modal --- 111,17 112,04 115,47 112,05 121,15 124,46
Depreciation of Capital Goods
(000.000 Rupiah),

3. Produk Domestik Regional Netto --- 111,10 113,35 111,34 113,20 123,45 118,22
adh Pasar (000.000 Rupiah)
Net Regional Domestic Product
At Market Prices (000.000 Rupiah)

4. Pajak Tidak Langsung Netto --- 130,02 76,93 120,22 128,14 128,91 117,74
Net Indirect Domestic Product
at Factor Cost (000.000 Rupiah)

5. Produk Domestik Regional netto --- 109,74 116,45 110,84 112,29 123,07 118,26
atas Biaya Faktor (000.000 Rupiah)
Net Regional Domestic Product
at Factor Cost (000.000 Rupiah)

6. Jumlah Penduduk --- 95,63 102,62 101,51 100,63 102,69 101,55


Pertengahan Tahun (000) orang
Mid Year Population (000) person

7. PDRB Perkapita --- 116,19 110,11 110,79 112,17 119,59 118,10


Percapita Gross Regional
Domestic Product (Rupiah)

8. Pendapatan Regional Per Kapita --- 114,75 113,48 109,19 111,58 119,84 116,46
Percapita Regional Income (Rupiah)

792 008 61 866 982 18 960 709 81 1 055 784 09 1 098 020 19
** Angka Sementara / Preliminary Figures
* Angka Diperbaki / Revised Figures 23.760,26 30.344,38 36.026,62 42.231,36 #REF!

target #VALUE! 114,75 113,48 109,19 111,58


Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006
#VALUE! -100,00 -100,00 -100,00 -100,00 64
TABEL / TABLE 15 : INDEKS BERANTAI PENDAPATAN REGIONAL DAN ANGKA-ANGKA
PERKAPITA KABUPATEN PASAMAN ATAS HARGA KONSTAN 1993
( TAHUN 2000 = 100 )
Link Index of Regional Product Agregat of Pasaman Regency
at Constant 2000 Market Prices
( Tahun Sebelumnya / Previous Year = 100)

PERINCIAN / SPECIFICATIONS 2000 2001 2002 2003 2004 2005* 2006**

1. Produk Domestik Regional Bruto --- 103,46 104,21 104,86 105,26 105,61 105,77
adh Pasar (000.000 rupiah)
Gross Regional Domestic Product
At Market Prices (000.000 Rupiah)

2. Penyusutan Barang-barang Modal --- 112,15 109,47 112,23 108,24 101,59 100,91
Depreciation of Capital Goods
(000.000 Rupiah),

3. Produk Domestik Regional Netto --- 100,17 101,98 101,51 103,77 107,72 108,17
adh Pasar (000.000 Rupiah)
Net Regional Domestic Product
At Market Prices (000.000 Rupiah)

4. Pajak Tidak Langsung Netto --- 120,35 113,85 131,53 113,32 101,86 102,30
Net Indirect Domestic Product
at Factor Cost (000.000 Rupiah)

5. Produk Domestik Regional netto --- 98,72 100,94 98,54 102,51 108,58 108,98
atas Biaya Faktor (000.000 Rupiah)
Net Regional Domestic Product
at Factor Cost (000.000 Rupiah)

6. Jumlah Penduduk --- 95,63 102,62 101,51 100,63 102,69 101,55


Pertengahan Tahun (000) orang
Mid Year Population (000) person

7. PDRB Perkapita --- 108,18 101,55 103,30 104,60 102,84 104,16


Percapita Gross Regional
Domestic Product (Rupiah)

8. Pendapatan Regional Per Kapita --- 103,23 98,37 97,08 101,86 105,73 107,32
Percapita Regional Income (Rupiah)

792 008 61 866 982 18 960 709 81 1 055 784 09 1 098 020 19
** Angka Sementara / Preliminary Figures
* Angka Diperbaki / Revised Figures 23.760,26 30.344,38 36.026,62 42.231,36 #REF!

target #VALUE! 103,23 98,37 97,08 101,86


Produk Domestik Regional Bruto Kab. Pasaman 2000 - 2006
#VALUE! -100,00 -100,00 -100,00 -100,00 65
BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH (BAPPEDA)
KABUPATEN PASAMAN
Jl. Jend. Sudirman No. 40 A Telp. (0753) 20179 Fax. (0753) 20180
Lubuk Sikaping, 26313

Publikasi ini menyajikan gambaran tentang


hasil penyusunan PDRB Kabupaten Pasaman
menurut lapangan usaha selama tahun 2000 ~ 2006.
Berbeda dengan publikasi sebelumnya, mulai
edisi 2004 tahun dasar untuk acuan pengitungan
adalah tahun 2000. Hal ini dilakukan guna
mendapatkan hasil penghitungan yang sesuai dengan
kondisi ekonomi saat ini (up to date).
Melalui publikasi ini, pembaca akan
diantarkan pada pengertian mengenai penyusunan
PDRB menurut lapangan usaha, serta ananlisis
regional yang didukung oleh indikator, seperti :

» Tingkat pertumbuhan ekonomi


» Struktur perekonomian
» Pendapatan per kapita penduduk, dan
» Perbandingan dengan perekonomian
nasional

BADAN PUSAT STATISTIK KABUPATEN PASAMAN


Jl. Jend. Sudirman No. 66 Telp. / Fax. (0753) 20062
Lubuk Sikaping, 26313