Anda di halaman 1dari 5

Review Literatur tentang DM type II: kurangnya pola aktifitas

Nama : Yuli wahyu permady

Nim : 1214314201070

Tujuan: Untuk mereview hal-hal yang berkaitan dengan DM II, Kurangnya pola aktivitas

Desain Penelitian Dan Mitode: Basis data yang digunakan dalam review literatur ini adalah consecutive sampling dan

cross sectional. Dari GOGLE. Kata kunci yang digunakan dalam pencarian literatur yaitu: DM type II Kurangnya pola aktivitas. penelitian ini
mengunakan metode kualitatif, yang menghasilkan data deskriptif berupa tulisan hasil dari wawancara pada informan. Penetapan informan
dengan cara consecutive sampling dengan kriteria wanita usia produktif > 20 tahun dan > 65 tahun, terdiagnosis diabetes melitus tipe 2 dan
bersedia menjadi informan. Informan yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 10 orang

Hasil: Pemberian pemahaman yang benar tentang perawatan mandiri pasien DM kepada pasien dan keluarga, penderita DM dapat hidup
layaknya seperti orang lain yang sehat, yang pada akhirnya dapat meningkatkan produktifitas dan tingkat kesejahteraan keluarga dimana pasien
tersebut tinggal.
DSME dapat digunakan sebagai metode alternatif dalam peningkatan perawatan mandiri pasien dengan Diabetis Mellitus di rumah

Kesimpulan: Dari hasil penelitian tentang faktor resiko penyebab terjadinya diabetes melitus yang dilakukan pada wanita usia produktif di
Puskesmas Wawonasa periode 1 November 29 Desember 2013 dapat disimpulkan sebagai berikut
1. Usia termuda informan dalam penelitian ini adalah 36 tahun dan yang tertua adalah 61 tahun.

2. Dari kesepuluh informan didapatkan 3 orang informan dengan IMT normal, 1 orang informan dengan berat badan berlebih. 2 orang informan
dengan IMT yang beresiko, 2 orang informan dengan IMT obesitas 1, sedangkan 1 orang informan dengan obesitas 2.
3. Hampir dari kesepuluh informan mengonsumsi nasi, lauk (ikan),dan sayur setiap hari, dengan rata rata makan 2 kali sehari.
4. Dominasi aktivitas fisik kesepuluh informan adalah memasak dan mencuci, dimana menurut The Netherland Nutrition Council kedua aktivitas
tersebut tergolong dalam aktivitas ringan.
5. Gaya hidup terdiri dari makanan beresiko, merokok, dan alkohol, dimana terdapat 1 informan yang mengonsumsi alkohol, dan 1 informan
dengan riwayat merokok.
6. Kelima faktor resiko yang diteliti memiliki hubungan dengan kejadian diabetes melitus tipe 2 pada wanita usia

N0 Pengarang Desain Jumla Lama Insiden Tujuan Penelitian Iklusi Temuan


tahun Penelitian h study PU
sempel
1 Dyah Surti Tidak jelas 34 Tidak jelas - Untuk mengetahui yang menderita Tingkat kecemasan penderita
Murdiningsih Pengaruh kecemasan Diabetes Mellitus Diabetes Melitus (DM) di wilayah
Gun Gun terhadap (DM) tipe 2 Puskesmas Banyuanyar Surakarta
Abdul Kadar glukosa darah wilayah Puskesmas berada pada kategori tinggi yaitu
Ghofur pada penderita Banyuanyar sebesar 29 atau 85,3%.
(2013) diabetes melitus Surakarta
Di wilayah puskesmas
banyuanyar surakarta
2 Richardo consecutiv Tidak Tidak jelas - Faktor resiko wanita usia informan keempat menjawab
betteng e jelas penyebab terjadinya produktif > 20 akibat kurangnnya aktivitas fisik,
sampling diabetes tahun dan > 65 sedangkan informan kelima,
Melitus tipe 2 pada tahun, terdiagnosis keenam, dan informan kesembilan
wanita usia produktif diabetes melitus memilik riwayat obesitas namum
Dipuskesmas tipe 2 karena penyakit yang di derita
wawonasa sekarang, IMTnya turun menjadi
normal.

3 Restyana Korelasi Tidak Tidak jelas - Gak jelas Hasil Riset


Noor Analitik jelas Kesehatan Dasar 1. Rusaknya sel-sel B
Fatimah pada tahun 2008, pankreas karena
(2008) menunjukan pengaruh dari luar
prevalensi DM di (virus,zat kimia,dll)
Indonesia 2. Desensitasi atau
membesar sampai penurunan reseptor
57%. Tingginya glukosa pada kelenjar
pankreas
3. Desensitasi atau kerusakan
reseptor insulin di jaringan
perifer.2

4 Handayani cross 130 Tidak jelas - Untuk hasil untuk


(2009) sectional Mengetahuipencegaha pemeriksaan mencegah timbulnya penyakit
n Penyakit Diabetes laboratorium dan degeneratif,
Mellitus Tipe 2 pemeriksaan seperti penyakit jantung
lainnya, yang koroner.Untuk peneliti
diperoleh melalui selanjutnya, agar lebih spesifik
buku rekam dalam mengukur
medik pasien. variabel aktifitas fisik dan
kesehatan mental.
5 Aan Sutandi cross 70 Tidak jelas - Untuk mengetahui DSME dapat digunakan sebagai
sectional mitode alternatif a. Variabel bebas: metode alternatif
dalam perawatan kecemasan. dalam peningkatan perawatan
mandiri pasien DM di mandiri pasien dengan
b. Variabel
dalam keluarga Diabetis Mellitus di rumah
tergantung: kadar
glukosa darah pada
penderita Diabetes
Mellitus (DM) tipe
DAFTAR PUSTAKA

Nevid, J, S., dkk, 2006, Psikologi Abnormal, Erlangga, Jakarta.

Buraerah, Hakim. Analisis Faktor Risiko Diabetes Melitus tipe 2 di Puskesmas Tanrutedong, Sidenreg Rappan,. Jurnal Ilmiah Nasional;2010
[cited 2010 feb 17]. Available from :http://lib.atmajaya.ac.id/default.aspx?tabID= 61&src=a&id=186192

Fatehi et al.. Original Article. The Effect of Short Message Service on Knowledge of Patient with Diabetes in Yazd Iran. Iranian Journal of
Diabetes and Obesity. Volume 2. Number 1.
Januari 2010

Ibrahim ZS.Pengaruh senam kakiterhadap peningkatan sirkulasi darah kakipasien diabates melitus tipe 2 Di RSUPFatmawati Jakarta Tahun 2012
[skripsi]. Jakarta: Universitas PembangunanNasional Veteran; 2012.

PB PERKENI. Konsensus pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Indonesia. Jakarta; 2011.