Anda di halaman 1dari 3

POLITIKOLOGI

A. Politikilogi dan politik


Disetiap bidang bagian dari politikologi terdapat berbagai pendekatan atau jurusan. Salah
satu pokok pertikaian adalah penguraian pengertian politik dan perangkat pengertian yang terjadi
oleh karenanya. Dalam bab II akan kita bicarakan problematic ini. Suatu pokok pertikaian yang
penting lain yang terjadi disemua bidang bagian dari mata pelajaran ini, adalah berkenaan
dengan hubungan antara politik dan poltikologi. Maka hal ini akan kita bicarakan sekarang.
Salah satu tujuan ilmu pengetahuan yang mungkin disepakati oleh semua yang
mempraktekkan ilmu pengetahuan hingga tingkat tertentu juga semua politikolog adalah
bertambahnya pengetahuan, pengertian dan pendalaman tentang hubungann-hubungan antara
unsure-unsur kenyataan. Hal ini tidak meniadakan kemungkinan bahwa dalam mempraktekkan
ilmu pengetahuan ada pula berbagai tujuan lainnya, sebagaimana umpamanya memajukan
perdamaian, kemakmuran, keadilan atau demokrasi. Akan tetapi tetap menjadi ciri ilmu
pengetahuan usaha untuk memperoleh pengetahuan yang baru yang banyak mungkin dapat
dipercaya, sebagai sarana bagi suatu tujuan yang lebih lanjut ataupun untuk persoalan lain.
Didalam ilmu pengetahuan ada suatu perbedaan walaupun tidak selalu cukup nyata
antara penelitian yang fundamental (murni) dan berdasarkan ilmu pengetahuan yang
diamalkan. Pada penelitian fundamental maka dicari adalah perluasan ilmu pengetahuan tanpa
memikirkan pengalaman praktis tertentu. Pada penelitian berdasarkan pengalaman maka yang
dicari adalah perluasan pengetahuan ilmiah dengan tujuan pengalaman praktis dari pengetahuan
ini. Akan tetapi sudah mencari ciri bagi ilmu pengetahuan baik pada penelitian praktis maupun
fundamental, yang dicari adalah pengetahuan baru yang dapat dipercaya. Dari tujuan ini
bersumber cara-cara bekerja ilmiah. Beberapa kata kunci dari bekerja ini adalah sifat dapt
dipercaya, keberlakuan, obyektivitas, sistematik, analisa dan kepastian.
Hanya dengan tetap menjadi ilmu pengetahuan, artinya dengan member pengetahuan
baru yang sebanyak mungkin dapat dipercaya, maka ilmu pengetahuan dapat member jasa-jasa
yang unik kepada politik, jasa-jasa yang tidak dapat diberikan oleh aktivitas manusiawi lainnya.
Akan tetapi bagaimana seharusnya jenis dari pengetahuan itu?
Politik selama ini dan akan selalu mebutuhkan pengetahuan tentang politik ataupun
gejala-gejala lainnya.
Kebutuhan akan pengetahuan ilmiah mengenai gejala-gejala politik ternyata meliputi tiga
hal:
Pemikiran falsafi tentang pertanyaan bagaimana seharusnya politik itu ;
Penelitian empiris tentang politik sebagaimana sekarang, dulu dan di masa yang akan
dating ;
Pertimbangan-pertimbangan kebijaksanaan mengenai kebijaksanaan yang akan
dijalankan, baik bagi pemerintahan maupun bagi semua orang atau kelompok yang
berusaha mempengaruhi kebijaksanann pemerintah.

Pengetahuan politik dari dulu telah berusaha untuk memenuhi kebutuhan ini bersama-
sama dengan ilmu-ilmu pengetahuan lainnya.
SISTEM
MASUKAN (INPUT)
EKONOMI

UMPAN - BALIK Dampak


kebijaksa-
naan
pemerint-
ah
SISTEM
MASUKAN (INPUT) HASIL (OUTPUT)
Kebudayaan politik
Referensi kebijaksanaan Kebijaksanaan Pemerintah
Struktur politik
sarana kekuasaan
Pembagian integrasi
Dampak
POLITIK kebijaksa-
naan
pemerint-
ah
UMPAN - BALIK
SISTEM

TEKNIS