Anda di halaman 1dari 12

INFOBPJS

Kesehatan
MEDIA EKSTERNAL BPJS KESEHATAN
EDISI 44 TAHUN 2016

PENTINGNYA DUKUNGAN PEMDA


Untuk Mencapai
Universal Health Coverage
CEO
CEO MESSAGE
message INFOBPJS
Kesehatan
BULETIN DITERBITKAN OLEH
Dalam salah satu kisah disebutkan, suatu ketika ada seorang tua yang melihat seekor kalajengking mengambang
berputar-putar di air. Ia memutuskan untuk menolong kalajengking itu keluar dengan mengulurkan jarinya, tetapi BPJS KESEHATAN :
kalajengking justru menyengatnya. Si orang tua masih tetap berusaha mengeluarkan kalajengking itu keluar dari Jln. Letjen Suprapto PO BOX 1391/JKT Jakarta
air, tetapi binatang itu lagi-lagi menyengat. Seorang pejalan kaki yang melihat kejadian itu mendekat dan melarang
orang tua itu menyelamatkan kalajengking yang terus saja menyengat. Di luar dugaan, si orang tua malah berkata,
Pusat Tlp. (021) 4246063, Fax. (021) 4212940
"Secara alamiah kalajengking itu menyengat. Secara alamiah saya ini mengasihi. Mengapa saya harus melepaskan

naluri alamiah saya untuk mengasihi gara-gara kalajengking itu secara alamiah menyengat saya? Itulah yang dikatakan PENGARAH
sebagai darma, dan hanya manusia yang memiliki darma".
Fachmi Idris
Darma dan apa pun nama lainnya seperti budi pekerti, etika, moral atau akhlak adalah tingkah laku seseorang yang
didorong oleh suatu keinginan secara sadar untuk melakukan suatu perbuatan yang baik (wikipedia). Setiap manusia
yang lahir ke dunia adalah putih polos tanpa dosa. Dan semua orang tua menginginkan anaknya terus menjadi baik dan PENANGGUNG JAWAB
berakhlak mulia. Agama mengajarkan akhlak dan di bangku sekolah kita diajarkan pelajaran moral dan juga etika. Tidak Bayu Wahyudi
ada alasan yang membenarkan manusia untuk melakukan perbuatan jahat dan tercela.

KEBIASAAN
BAIK
Namun nyatanya, angka kejahatan dan kriminalitas terus merajalela. Pada tahun 2013, setiap 1 menit 32 detik terjadi
satu kali tindak kejahatan di Indonesia. Tetapi di tahun 2016, menurut data numbeo.com, indeks kejahatan di Indonesia
berada di tingkat 42 atau meningkat tajam dari posisi 68 dunia di tahun 2015 lalu. Dan sesuai data per Desember 2016,
safety index di Indonesia adalah 50,25 dan crime index Indonesia adalah 49,75. Dalam skala ini, angka crime index
ideal adalah 0 sampai dengan 40, yaitu tergolong tingkat kriminalitas sangat rendah sampai kategori rendah.

Memperhatikan angka ini, kita perlu prihatin dan belajar sesuatu dari negara lain yang tergolong sangat aman. Sebut
PIMPINAN UMUM
Budi Mohamad Arief

PIMPINAN REDAKSI
Irfan Humaidi
saja salah satunya negara Jepang. Masuk dalam kategori negara dengan safety index tinggi (79,27) dan crime index
rendah (20,73).
SEKRETARIS
Jepang mengajarkan suri tauladan tentang bagaimana masyarakat yang berbudaya tinggi karena memiliki budi pekerti Rini Rahmitasari
yang sangat baik. Ada beberapa ajaran turun menurun di sana yang bisa kita contoh, seperti budaya malu (harakiri).
Dahulu orang tak segan bunuh diri jika melakukan kesalahan, dan di saat ini bergeser pada budaya mengundurkan
diri jika dianggap lalai atau gagal dalam pekerjaan. Lalu budaya mandiri, dimana anak-anak sekolah di sana terbiasa SEKRETARIAT
membawa sendiri tiga tas yang berisi baju dan sepatu ganti, bekal bento untuk makan siang, serta tas perlengkapan Ni Kadek M.Devi
sekolah seperti buku dll. Saat kuliah kebanyakan dari mereka sudah menghidupi dirinya dengan kerja part time. Saat
terjadi bencana besar pun, seperti bencana tsunami beberapa waktu lau, orang-orang tua di Jepang secara mandiri Eko Yulianto
segera membersihkan rumah mereka tanpa mengunggu bantuan orang lain. Mereka berharap setelah selesai dengan Paramita Suciani
rumahnya, mereka dapat membantu yang lain yang membutuhkan bantuan.

Budaya lain yang patut diteladani adalah bahwa orang Jepang biasa bekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di REDAKTUR
Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/ Elsa Novelia
tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa
melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan Ari Dwi Aryani
agak memalukan di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk yang tidak dibutuhkan oleh Asyraf Mursalina
perusahaan.
Budi Setiawan
Pertanyaannya kemudian bagaimana menumbuhkan budi pekerti yang baik bagi masyarakat dan anak cucu keturunan Dwi Surini
kita sehingga sekuat baja seperti masyarakat Jepang. Sebelum sampai ke sana, mari kita renungkan berapa banyak
wanita yang ingin terlihat lebih langsing, berapa banyak dari kita yang berniat bangun pagi lalu jogging 30 menit
Tati Haryati Denawati
sebelum ke kantor, berapa banyak yang ingin bisa berhenti merokok? Jawabannya pasti banyak, banyak sekali malah. Angga Firdauzie
Namun mengapa dari yang banyak itu kebanyakan justru gagal? Juliana Ramdhani
Jawabnya ternyata sangat sederhana. Wanita yang bisa langsing ternyata menerapkan pola hidup sehat yaitu makan Diah Ismawardani
makanan kaya serat, dalam jumlah terbatas dan berolah raga. Berapa sering dan berapa lama? Jawabnya ternyata
adalah selalu (kontinyu), disiplin dan dalam durasi waktu yang relatif lama. Begitu pula dengan mereka yang bisa
jogging tiap pagi. Mereka sudah berhasil membiasakan diri, tepatnya memaksakan diri untuk bangun lebih awal, DISTRIBUSI & PERCETAKAN
melawan kantuk dan malas untuk lari setiap hari. Bukan satu atau dua hari, tetapi setiap pagi di semua hari. Lalu, Erry Endri
mereka yang berhasil bebas dari rokok, apakah berjuang dalam hitungan jam? Tentu tidak, mereka disiplin mengalihkan
keinginan merokok pada berbagai hal, dengan sangat sulit, penuh godaan dan pasti dalam jangka waktu yang sangat
Anton Tri Wibowo
panjang. Akhmad Tasyrifan
Arsyad
Inti dari semua perubahan ke arah kebaikan ini adalah membiasakan diri kepada hal-hal baik. Atau dengan kata lain, hal
baik untuk diri kita ini tidak lahir begitu saja. Perlu dilatih, dibiasakan, diulang-ulang, terus-menerus dan dalam jangka Ranggi Larrisa
waktu yang panjang. Inilah yang kemudian mengubah perilaku kita menjadi kebiasaan, dan kebiasaan yang menetap
ini kemudian menjadi habit dan selanjutnya menjadi karakter. Ketika berubah telah menjadi karakterlah, kita baru bisa
mewariskan kebiasaan baik yang kita lakukan ini kepada anak cucu kita, sebagaimana masyarakat Jepang mewariskan

DAFTAR ISI
budaya baiknya kepada anak cucu mereka.

Terkait dengan hal baik , Steven R. Covey katakan ada 7 Kebiasaan Baik yang akan membawa kita pada kesuksesan
antara lain: 1) Bersikap positif dan jadilah orang yang selalu bersikap positif berdasarkan nilai-nilai bukan berdasarkan
perasaan, 2) mulailah dengan menetapkan tujuan akhir, 3) dahulukan yang penting, 4) berpikirlah sama-sama menang
dengan orang lain, 5) cobalah untuk mengerti baru di mengerti, 6) sinergi membangun kekuatan untuk mengatasi
kelemahan, dan 7) asah gergaji, tingkatkan terus kemampuan.
BINCANG 5
Akhirnya, dapat kita simpulkan bahwa untuk memiliki budi pekerti yang baik, kita harus bisa memulai kebiasaan baik.
Sekali lagi mengingat kata-kata aa Gym, Mulai dari diri sendiri, mulai dari yang kecil dan mulai sekarang juga. Jadi
Ajak Seluruh Pemda Integrasikan
percayalah, pertama-tama kitalah yang (harus memaksa diri) membentuk kebiasaan, setelah itu kebiasaan kita itulah Jamkesda Ke JKN-KiS
yang akan membentuk kita. Guna mewujudkan jaminan
Direktur Utama
kesehatan cakupan semesta
Fachmi Idris (universal health coverage) pada
tahun 2019, salah satu langkah

SALAM REDAKSI
strategis yang perlu diambil oleh
Pemerintah Daerah

Kontribusi Pemda dalam Program JKN-KIS Fokus - Pentingnya Dukungan Pemda


Untuk Mencapai Universal Health Coverage 3
Pembaca setia Media Info BPJS Kesehatan, Manfaat- Skema Tarif INA-CBGs Semakin
Rasional 6
Dukungan pemerintah daerah (pemda) terhadap keberlangsungan program JKN-KIS dan mencapai UHC ini sangat strategis.
Salah satunya dengan mengintegrasikan program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) ke program JKN-KIS.Integrasi
Jamkesda merupakan sinergitas penyelenggaraan jaminan kesehatan bagi penduduk yang didaftarkan oleh pemda dengan
Testimoni - Fokus Benahi Masalah
Kesehatan Ibu dan Anak 7
skema JKN-KIS yang dikelola oleh BPJS Kesehatan.
Persepsi -Tetangga Saya Miskin, Kenapa
Beberapa daerah sudah menunjukkan komitmennya dengan mengintegrasikan program Jaminan Kesehatan Daerah
(Jamkesda) ke program JKN-KIS. Dukungan pemda ini meliputi penganggaran APBD, kepesertaan, Peraturan Daerah (Perda),
Dia Tidak Dapat Kartu Indonesia Sehat ? 8
maupun pembangunan infrastrutur.Seperti apa bentuk komitmen Pemda saat ini dalam mendukung keberlangsungan Inspirasi - Jalankan Fungsi Gatekeeper
program JKN-KIS akan dibahas pada rubrik FOKUS.
dengan Kopi 9
Dalam edisi 44 kali ini, Info BPJS Kesehatan juga menghadirkan wawancara dengan Menteri Dalam Negeri Tjahyo Kumolo,
bagaimana tanggapan beliau mengenai peran Pemda terhadap implementasi program JKN-KIS akan dibahas tuntas di rubrik
BINCANG.
Sehat & Gaya Hidup - No Sarang
Nyamuk Bye-bye Demam Berdarah
10
Seiring dengan penerbitan Info BPJS Kesehatan, kami mengucapkan terima kasih atas berbagai dukungan dan tanggapan
atas terbitnya media ini. Kami pun terusberupayadalammemberikaninformasi yang baik, akurat dan diharapkan kehadiran
Kilas & Peristiwa - BPJS Kesehatan
Konsisten Terapkan Good Governance
11
media ini dapat menjadi jembatan informasi yang efektif bagi BPJS Kesehatan dan seluruh stakeholder. Selamat beraktivitas.
3
FOKUS

Pentingnya Dukungan Pemda Untuk Mencapai


Universal Health Coverage

P
emerintah menargetkan Indonesia akan mencapai dan lahirnya Pergub 62/2013 tentang Kepesertaan dan Daerah yang tergolong tidak mampu atau PAD-nya rendah
Universal Health Coverage (UHC) atau cakupan Pembiayaan PBI Daerah Jabar. Kesepakatan kerjasama seperti Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, juga telah
kesehatan menyeluruh bagi seluruh penduduk Gubernur Jabar dengan Kepala Divisi Regional V BPJS mengintegrasikan Jamkesda ke JKN. Sebanyak 259.266
Indonesia pada 1 Januari 2019 mendatang. Setiap Kesehatan tentang pengintegrasian Jamkesda ke program atau sekitar 71,05 persen penduduk menjadi peserta JKN.
tahun BPJS Kesehatan menargetkan jumlah penduduk JKN-KIS diharapkan cakupan 100 persen masyarakat Dengan keterbatasan PAD yang setiap tahun hanya sekitar
yang menjadi peserta terus bertambah dari 156,7 juta Jabar akan terealisasi di 2019. Pembiayaan terhadap Rp 116 miliar, Pemkab Tanah Datar menempuh cara lainnya
jiwa (2015) ke 188,7 juta (2016), 223 juta (2017), 235,1 juta peserta integrasi ini dilakukan secara tanggung renteng. untuk membiayai jaminan kesehatan bagi penduduknya
(2018), dan mencapai 257,5 juta atau seluruh penduduk Dari seluruh kebutuhan tiap tahun, Pemprov Jabar yang kurang mampu. Di antara, menggalang dukungan dari
pada 2019. mengalokasikan 40 persen untuk semua kabupaten/kota Badan Amil Zakat dan menggali potensi dari masyarakat
dan 60 persen oleh tiap kabupaten/kota. perantau Tanah Datar. Pembiayaan peserta JKN dari APBD
Dukungan pemerintah daerah (pemda) terhadap dilakukan secara tanggung renteng dengan provinsi.
keberlangsungan program JKN-KIS dan mencapai UHC ini Provinsi Aceh juga telah mengintegrasikan 5 juta lebih jiwa
sangat strategis. Salah satunya dengan mengintegrasikan atau 98,6% dari total penduduk ke program JKN. Porsi
program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) ke terbesar adalah Penerima Bantuan Iuran (PBI) yang dibiayai Memang PAD kami
program JKN-KIS. APBN sebesar 46,2%, sedangkan PBI dari APBD 36% rendah, tapi kami
atau sekitar 1,9 juta jiwa. komitmen kuat untuk
Integrasi Jamkesda merupakan sinergitas penyelenggaraan sejahterakan masyarakat.
jaminan kesehatan bagi penduduk yang didaftarkan oleh Kota Gorontalo mengintegrasikan Jamkesda dan Jaminan Untuk sejahtera
pemda dengan skema JKN-KIS yang dikelola oleh BPJS Kesehatan Mandiri (Jamkesman) sejak JKN mulai masyarakat harus sehat
Kesehatan. diberlakukan 2014. Saat ini 95,4% atau 183.202 jiwa dan produktif, kata Bupati
penduduknya masuk dalam program JKN, di antaranya PBI Tanah Datar Irdinansyah
Beberapa daerah sudah menunjukkan komitmennya yang dibiayai APBD sekitar 116.561 jiwa. Kota ini memiliki Tarmizi.
dengan mengintegrasikan program Jaminan Kesehatan program unggulan, yaitu gratis dari lahir sampai mati
Daerah (Jamkesda) ke program JKN-KIS. Dukungan pemda dengan menggunakan kartu sejahtera. Mulai dari biaya Beberapa daerah yang
ini meliputi penganggaran APBD, kepesertaan, Peraturan persalinan, pengurusan akte kelahiran, kartu keluarga, akte Bupati Kabupaten Tanah Datar sudah menyelenggarakan
Daerah (Perda), maupun pembangunan infrastruktur kematian, akte nikah, biaya pendidikan, kesehatan, UMKM Irdinansyah Tarmizi jaminan kesehatan bagi
pelayanan kesehatan. hingga biaya pemakaman dan ambulans digratiskan oleh masyarakatnya dan
pemerintah daerah. Uniknya, masyarakat tidak akan mengintegrasikannya ke program JKN-KIS tersebut
Provinsi Jawa Barat (Jabar) mendapat layanan gratis lainnya jika belum menjadi bukannya tanpa perjuangan. Rata-rata dari mereka harus
adalah satunya. Di bawah peserta JKN-KIS. berusaha keras meyakinkan DPRD untuk menyetujui
kepemimpinan gubernur anggaran yang dibutuhkan.
Ahmad Heryawan, Jabar
telah mengintegrasikan lebih Bagi sebagian besar kepala daerah, integrasi Jamkesda
dari 29 juta orang atau 68% ke JKN diakui lebih banyak keuntungannya. Salah satunya
penduduknya ke program meringankan beban APBD, terutama beban biaya untuk
JKN-KIS. Dari 127 kabupaten/ membayar layanan kesehatan untuk masyarakat.
kota di Jabar, 124 di antaranya
sudah mengintegrasikan Dulu menanggung beban sendiri, tetapi dengan integrasi
Jamkesda, sedangkan menjadi lebih ringan. Kami juga berusaha untuk menaikkan
3 lainnya dalam proses
Gubernur Jawa Barat persiapan dan terintegrasi anggaran secara bertahap, kata Irdinansyah Tarmizi.
Ahmad Heryawan sebelum akhir 2016.
INFO BPJS KESEHATAN

Yang menjadi tantangan pemda saat ini adalah bagaimana


mempromosikan program JKN dan merekrut penduduk
Beberapa langkah maju Jabar dalam mendukung JKN, yang mampu di daerah mereka untuk menjadi peserta
adalah dengan pengalokasian 10 persen APBD untuk mandiri. Misalnya Tanah Datar memiliki 25 persen dan
bidang kesehatan. Terbitnya Perda 4/2013 tentang Gorontalo 4,6 persen penduduk yang mampu dengan
Pedoman Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat, ruang perawatan kelas 1 dan VIP. Terbatasnya sarana

Edisi 44 2016
4
FOKUS

dan prasarana serta tenaga kesehatan, khususnya Pemda diminta memperhatikan infrastruktur layanan Ada 15 provinsi yang berkontribusi melalui sharing iuran
dokter, juga menjadi tantangan bagi pemda yang sudah kesehatan yang belum memadai. Dari 9599 puskemas di atau peserta dalam pembiayaan integrasi Jamkesda
mengintegrasikan Jamkesda. seluruh Indonesia, dan 2186 rumah sakit rujukan, sebagian dengan pola yang bervariasi, misalnya 40 persen iuran
besar masih berpusat di kota besar. Termasuk jumlah dibayar oleh pemerintah provinsi, 60 persen oleh pemkab/
puskesmas di 187 kecamatan di wilayah perbatasan belum pemkot. Adapun 15 provinsi tersebut adalah Aceh,
378 Kabupaten dan Kota terpenuhi. Sebagian besar masyarakat pun masih sulit Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Bengkulu, Bangka
mengakses fasilitas kesehatan, karena jarak tempuh yang Belitung, Jakarta, Banten, Jawa Tengah, Jawa Barat,
Provinsi Jawa Barat, Kota Gorontalo, Aceh, dan Tanah
sangat jauh, utamanya di pulau terpencil dan perbatasan. Kalimantan Tengah, NTB, Sulawesi Barat, Gorontalo,
Datar adalah sebagian dari provinsi dan kabupaten/
Sulawesi Selatan.
kota yang mengintegrasikan Jamkesda ke JKN. Saat
Menurut Tjahjo, total belanja APBD untuk urusan
ini sebanyak 390 kabupaten/kota dan 32 provinsi yang
kesehatan sebetulnya sudah cukup memadai. Secara Sebanyak 3390 Jamkesda kabupaten/kota sudah
telah mengintegrasikan Jamkesda ke program JKN per
nasional sudah mencapai Rp1073 triliun di 2016, di integrasi ke program JKN, 4 provinsi yang sudah dapat
November 2016 ini. Masih ada 124 kabupaten/kota dan 2
mana belanja urusan kesehatan mencapai 15,1% atau dikategorikan UHC di mana kepesertaan JKN-KIS dari
provinsi yang belum.
sekitar Rp126,89 triliun. Belanja APBD kabupaten seluruh penduduknya lebih 95%, yaitu Provinsi DKI Jakarta,
Indonesia sudah mencapai Rp629, 3 triliun, di mana urusan Provinsi Aceh, Provinsi Papua Barat, Provinsi Gorontalo.
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengingatkan
kesehatan sebesar 15,84% atau sekitar Rp79,1 triliun, Untuk mencapai UHC, BPJS Kesehatan mendorong
pemda yang belum mengintegrasikan Jamkesda ke JKN-
dan di kota seluruh Indonesia 17,21% atau Rp19,2 triliun pemda yang warganya terdaftar dalam peserta mandiri
KIS untuk segera berintegrasi. Sudah menjadi kewajiban
dibelanjakan untuk urusan kesehatan. namun menunggak dan tergolong masyarakat tidak
pemda untuk memberikan jaminan kesehatan dan
mampu dapat diakomodir menjadi peserta Jamkesda
kesejahteraan kepada masyarakat. Sebab hampir 90% janji
Beberapa persoalan yang muncul dalam pelaksanaan dan diintegrasikan ke program JKN. Pemda pun perlu
politik gubernur, bupati dan walikota saat mencalonkan diri
program JKN di lapangan juga harus menjadi perhatian mengadvokasi masyarakat dengan mendaftarkan badan
adalah memberikan pengobatan gratis dan memadai untuk
pemda. Banyaknya keluhan dari masyarakat mengenai usaha menjadi peserta JKN di Badan Pelayanan Terpadu
warganya.
layanan JKN perlu direspon pemda, seperti jumlah Satu Pintu (BPTSP).
puskesmas yang belum memadai, kualitas fasilitas
Saya minta semua gubernur, bupati, dan walikota kesehatan belum memenuhi standar, dan kurangnya
mendukung pengintegrasian Jamkesda ke JKN. Setidaknya jumlah dokter di sejumlah daerah.
memastikan jaminan kesehatan bagi fakir miskin dan 3 Peran Pemda
penduduk tidak mampu dalam APBD, kata Mendagri.
Direktur Kepesertaan
Secara prinsipil, tidak ada sanksi hukum bagi pemda dan Pemasaran BPJS
yang belum terintegrasi ke JKN. Namun, Mendagri bisa Kesehatan Andayani Budi
melakukan koreksi terhadap RAPBD provinsi setiap tahun. Lestari mengatakan, ada
RAPBD yang dibahas bersama gubernur dengan DPRD tiga peran penting pemda,
ada skala prioritas, salah satunya adalah bidang kesehatan. yaitu memperluas cakupan
kepesertaan, meningkatkan
Selain integrasi Jamkesda, Mendagri juga minta seluruh kualitas pelayanan, dan
kepala daerah mendukung kelancaran pelaksanaan peningkatan tingkat kepatuhan.
program JKN dengan mengalokasikan minimal 10 persen
APBD untuk bidang kesehatan sebagaimana perintah UU Saat ini peserta JKN sudah
36/2009 tentang Kesehatan. Anggaran ini selain untuk mencapai 170,9 juta jiwa atau
membiayai peserta PBI yang dibiayai dari APBD, juga untuk sekitar 70 persen penduduk.
memperbaiki kualitas layanan kesehatan yang mudah Sedangkan peserta integrasi
dijangkau, nyaman dan dapat diterima oleh masyarakat. Jamkesda sebanyak 15,1 juta
INFO BPJS KESEHATAN

Faskes yang tersedia dan bekerja sama dengan BPJS lebih. Dari 34 provinsi sudah 32
Kesehatan harus mudah diakses oleh masyarakat terutama provinsi telah mengintegrasikan
dari sisi lokasi atau jarak tempuh maupun biaya. sebagian atau seluruh Jamkesda
kabupaten/kota di wilayahnya.

Edisi 44 2016
5
BINCANG

Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo

Ajak Seluruh Pemda


Integrasikan Jamkesda
Ke JKN-KIS

G
una mewujudkan jaminan kesehatan cakupan masyarakat terkait pelayanan yang diberikan. Seperti
semesta (universal health coverage) pada masih banyaknya masyarakat yang belum memahami
tahun 2019, salah satu langkah strategis yang prosedur dari jaminan kesehatan, pelayanan kesehatan
perlu diambil oleh Pemerintah Daerah (Pemda) di tingkat pratama yang juga belum memadai secara
adalah melakukan integrasi Jaminan Kesehatan Daerah keseluruhan, masih banyaknya fasilitas kesehatan yang
(Jamkesda) ke dalam program Jaminan Kesehatan belum memenuhi standar, serta rasio dokter dan pasien
Nasional (JKN) - Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang dikelola yang masih kurang ideal.
BPJS Kesehatan. dari sisi lokasi. Jadi untuk mewujudkan pelayan kesehatan
Terkait pelaksanaan JKN-KIS, peran kepala daerah saya yang baik, maka pengaturan saran kesehatan menjadi
Sesuai roadmap progam JKN-KIS, integrasi Jamkesda yakin sudah optimal karena ini menyangkut permasalahan sangat penting.
harus selesai dalam waktu tiga tahun sejak BPJS masyarakat yang dipimpin oleh Kepala Daerah, yang
Kesehatan beroperasi mulai 1 Januari 2014. Dengan dipilih oleh rakyat. Ini juga menyangkut kemaslahatan Keempat, mudah dijangkau dari sisi jarak dan juga
demikian maka seluruh Jamkesda diharapkan sudah bagi masyarakat, bangsa dan negara. Saya kira masalah pembiayaannya. Yang terakhir tentunya adalah bermutu,
berintegrasi ke dalam program JKN-KIS selambat- kesehatan sudah seharusnya menjadi perhatian para bertumpu pada tingkat kesempurnaan pelayanan
lambatnya pada akhir 2016. Gubernur, Bupati dan Walikota di seluruh Indonesia. kesehatan, sehingga dapat memuaskan pemakai jasa,
serta tata cara penyelenggaraan yang sesuai dengan kode
Pemda sendiri selama ini memang telah menjadi tulang Dalam implementasi JKN-KIS, Apa saja permasalahan etik dan standar.
punggung implementasi program strategis nasional, yang menjadi sorotan?
termasuk di dalamnya program JKN-KIS. Setidaknya ada Program JKN-KIS ini harus diakui sudah sangat membantu
tiga peran penting Pemda dalam upaya mengoptimalkan Memang kami lihat masih ada beberapa permasalahan banyak masyarakat yang sakit. Istri saya sendiri yang sakit,
program JKN-KIS, diantaranya memperluas cakupan dalam penyelenggaraan program di bidang kesehatan yang obat per harinya itu bisa sampai Rp 3,8 juta. Kadang bisa
kepesertaan, meningkatkan kualitas pelayanan, serta harus menjadi perhatian kita bersama. Pertama, masalah sampai Rp 7,8 juta. Untungnya istri saya punya kartu JKN-
meningkatkan tingkat kepatuhan. infrastruktur yang belum merata dan memadai. Karena dari KIS, sehingga bisa sangat terbantu. Ini hanya salah satu
9.599 puskesmas dan 2.184 rumah sakit rujukan di seluruh contoh kecil. Di luar sana banyak sekali masyarakat yang
Terkait hal tersebut, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Indonesia, sebagian besarnya masih berpusat di kota-kota sudah terbantu program ini.
Tjahjo Kumolo juga telah menyampaikan himbauannya besar. Termasuk juga 187 kecamatan di wilayah perbatasan
kepada setiap kepala daerah di Indonesia agar dapat kita juga masih belum terpenuhi sejumlah puskesmas Terkait peran Pemda, BPJS Kesehatan tidak usah khawatir,
segera mengintegrasikan program Jamkesda mereka ke yang seharusnya menjadi skala prioritas pembangunan saya jamin seluruh kepala daerah juga punya komitmen
dalam program JKN-KIS. Data terakhir hingga November kesehatan di negara kita. yang tinggi untuk mendukung program JKN-KIS, sudah
2016, baru 378 Kabupaten/Kota yang sudah melakukan hal berusaha terus-menerus. Kami juga sudah mendorong
tersebut. Artinya masih ada 136 Kabupaten/Kota lagi yang Kedua, para Kepala Daerah juga memahami bahwa masih asosiasi DPRD untuk mendukung penuh kepala daerah
belum mengintegrasikan program Jamkesda mereka. sulitnya masyarakat di daerah untuk mengakses pelayanan dalam mensukseskan program ini, menyusun anggaran
kesehatan lantaran masih minimnya fasilitas kesehatan belanja yang sama, melakukan pengawasan yang sama,
Mendagri menyampaikan, sudah menjadi kewajiban yang tersedia, dan juga secara geografis di beberapa pulau agar program JKN-KIS bisa dinikmati secara merata
Pemerintah untuk dapat memberikan kehidupan sulit menjangkau rumah sakit rujukan. oleh seluruh masyarakat di Indonesia. Tinggal sistemnya
yang sehat dan sejahtera bagi seluruh masyarakat bagaimana, sosialisasinya bagaimana, anggarannya
Indonesia. Demi mewujudkan hal tersebut, pemerintah Dari total belanja APBD secara nasional yang mencapai Rp bagaimana. BPJS Kesehatan sebagai stakeholder saya
menyelenggarakan program JKN-KIS sesuai dengan 1.073 Triliun, belanja urusan kesehatan sudah mencapai yakin akan bisa lebih berperan dengan adanya kerja sama
amanat UU Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan 15,1% atau Rp 126,89 Triliun. Sementara total belanja dengan pemerintah daerah.
Sosial Nasional. pemerintah kabupaten/kota di seluruh Indonesia sudah
mencapai Rp 629,3 Triliun. Untuk belanja urusan kesehatan Bagi yang belum melakukan integrasi Jamkesda?
Kalau kita cermati, hampir 91 persen janji kampanye di kabupaten sudah 16,84% atau Rp 79,1 Triliun. Dan untuk
politik calon kepala daerah salah satunya adalah pemerintah kota belanja kesehatannya mencapai 17,21% Untuk 136 Kabupaten / Kota yang belum melakukan
memberikan pengoban gratis dan memadai bagi seluruh atau Rp 19,2 Triliun. integrasi, saya mohonkan kepada para Gubernur, Bupati
masyarakat di daerahnya. Karena itu, kami juga sudah Untuk mendukung program JKN-KIS, Kepala Daerah dan Walikota agar segera mendukung pengintegrasian
meminta kepada seluruh Kepala Daerah untuk setidaknya setidaknya harus memastikan alokasi pembiayaan jaminan tersebut untuk memperlancar pelayanan kesehatan
mengalokasikan 10 persen APBD untuk menunjang kesehatan bagi fakir miskin dan orang yang tidak mampu, masyarakat, dan juga memperbaiki kualitas pelayanan
kesuksesan program JKN-KIS, ujarnya. khususnya dalam APBD. kesehatan masyarakat menjadi lebih mudah dijangkau,
nyaman, dan dapat diterima oleh masyarakat setempat.
Berikut pernyataan lengkap Mendagri Tjahjo Kumolo Kondisi yang diharapkan?
terkait integrasi Jamkesda, dan juga evaluasinya terhadap Untuk yang belum melakukan integrasi sampai batas
pelaksanaan program JKN-KIS yang sudah berjalan selama Pertama adalah tersedia dan berkesinambungan. Artinya waktu, sebenarnya tidak ada sanksi secara prinsip. Tapi
tiga tahun. seluruh jenis pelayanan kesehatan yang dibutuhkan harus saya sebagai Mendagri melakukan koreksi terhadap
tersedia untuk seluruh lapisan masyarakat. Kedua, dapat RAPBD provinsi setiap tahun. Setidaknya yang dialokasikan
INFO BPJS KESEHATAN

Peran Pemda dalam mensukseskan program JKN-KIS? diterima dan wajar. Maksudnya pelayanan kesehatan dan dibahas bersama antara Gubernur dengan DPRD ada
tersebut tidak bertentangan dengan adat istiadat, budaya, skala prioritasnya, salah satunya bidang pendidikan dan
Dalam perkembangan program JKN-KIS, memang muncul agama, dan kepercayaan masyarakat, serta harus bersifat kesehatan.
berbagai permasalahan yang dikeluhkan sebagian besar wajar. Ketiga, mudah dicapai oleh masyarakat, setidaknya

Edisi 44 2016
6
MANFAAT

Skema Tarif INA-CBGs


Semakin Rasional
P
rogram Jaminan Kesehatan Nasionl-Kartu
Indonesia Sehat (JKN-KIS) menggunakan metode
pembayaran Indonesia Case Based Groups (INA-
CBGs) untuk pembayaran klaim di rumah sakit
(RS).

Sistem ini berbeda dengan metode pembayaran fee for


service atau pasien harus mengeluarkan biaya per setiap
pelayanan kesehatan yang diberikan, yang telah lama
dipraktikan di Indonesia.

Dengan INA-CBGs, standar tarif yang digunakan untuk


membayar pelayanan di RS yang melayani pasien peserta
JKN-KIS sudah ditentukan oleh pemerintah. Model tarif
INA-CBGs sejatinya merupakan tarif paket berdasarkan
diagnosa penyakit yang sudah mencakup semua biaya
yang dihabiskan dalam pengobatan suatu penyakit yang
telah dihitung total dari biaya obat, perawatan maupun
operasi, sehingga pelayanan pada pasien pun sesuai
standar.

Standardisasi tarif diharapkan dapat meningkatkan


mutu dan efisiensi RS dengan merubah cara pandang
dan perilaku RS dalam mengelola dan memberikan
pelayanan sehingga mampu mengendalikan RS untuk tidak
melakukan prosedur tindakan yang tidak perlu terhadap
pasien.

Kendati sistem pembayaran paket ini sudah umum


dilakukan dibanyak negara, penerapan sistem ini di Tanah
Air mengundang polemik. Beberapa komponen biaya yang
APBD, RS swasta mengeluarkan investasi dan modal Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No 64 Tahun
dicantumkan dalam INA-CBGs dianggap terlalu rendah. Hal
yang cukup besar untuk misalnya, membangun gedung, 2016 tentang Standar Tarif Pelayanan Kesehatan dalam
ini tentu saja dikeluhkan oleh RS dan para tenaga medis.
pengadaan alat kesehatan dan obat-obatan. JKN-KIS. Peraturan yang ditetapkan tanggal 23 November
2016.
Besaran biaya yang ditanggung INA-CBGs dikritik
lantaran dinilai terlalu kecil sehingga membuat rugi RS Tarif INA CBGs yang rendah, lanjutdia, juga dapat
bermuara pada pelayanan substandar, tingginya angka Dihubungi terpisah, Kepala Pusat Pembiayaan Jaminan
yang melayani pasien BPJS Kesehatan. Imbasnya tidak
rujukan dan bahkan berpotensi besar meningkatkan Kesehatan Kemenkes Kalsum Komariyani, dalam
semua RS swasta mau bekerja sama dengan BPJS untuk
hilangnya nyawa manusia yang tidak ternilai harganya. permenkes terbaru ini, sudah diakomodasi perbedaan tarif
melayani pasien JKN-KIS, ujar Ketua PB Ikatan Dokter
antara RS swasta dan pemerintah untuk layanan rawat
Indonesia (IDI) Ilham Oetama Marsis, saat dihubungi
Menanggapi hal itu, Staf Ahli Menteri Kesehatan bidang jalan dan rawat INAp.
beberapa waktu lalu.
Ekonomi Donald Pardede menyebutkan, tarif INA-CBGs
memang sudah direvisisecara berkala dalam periode Dia mencontohkan, perbedaan tarif rawat inap tertinggi
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua Komisi
tertentu. untuk wilayah regional I, terdapat pada kode N--0-1, yaitu
Monitoring dan Evaluasi Dewan Jaminan Sosial Nasional
transplantasi ginjal, dengan selisih biaya tarif sekitar Rp7,5
(DJSN) Zaenal Abidin. Menurut dia, pengelompokan tarif
Secara umum, lanjut dia, tarif INA-CBGs dievaluasi dalam juta. Sedangkan perbedaan tarif terendah pada kode T-4-10-
INA-CBGs kurang baik, khususnya perawatan intensif dan
dua tahun sekali, dengan memperhatikan inflasi, kenaikan 11 untuk ketergantungan obat dan alkohol dengan selisih
rawat inap jangka panjang. Akibatnya, RS mengeluarkan
harga obat, alat kesehatan, dan sejumlah indikator lainya. Rp31.900.
biaya lebih dibanding tarif yang bisa diklaim.

Donald sendiri membantah bahwa tarif INA-CBGs Rata-rata perbedaan tarif antaran RS swasta dan
Rendahnya tarif yang tercantum dalam paket INA-CBGs
semuanya terlalu rendah. Sebagian besar tarif dinilai pemerintah di permenkes terbaru, lanjut Kalsum, berkisar
membuat RS swasta masih ragu untuk menjalin kerja
sudah masuk kriteria keekonomian. Memang, diawal Rp477.677.
sama dengan BPJS Kesehatan selaku pengelola program
JKN-KIS. terdapat sejumlah kelompok CBGs yang terlalu rendah. Dia
mencontohkan tarif operasi orthopedi waktu dibuat alpa Sedangkan untuk rawat jalan, selisih tertinggi terdapat
memasukan biaya pen, sekrup dan implant pada kasus pada kode prosedur kranitomi yang mencapai Rp282.900.
Berdasarkan data, dari sekitar 2.500 RS di Indonesia, 1.900
patah kaki. Sedangkan selisih terendah ada pada kode prosedur
RS bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. Dari jumlah itu,
manipulative osteopathic, yaitu sebesar Rp3.600. Rata-
sekitar 50%-nya ialah RS milik swasta yang dapat menjadi
Namun, tarif itu selalu kita perbaiki secara berkala, rata selisih biaya tarif rawat jalan antara RS swasta dan
provider JKN-KIS.
tambah dia. pemerintah mencapai Rp45.194.

Tantangan terbesar adalah menarik kian banyak RS swasta Harapan agar tarif biaya RS swasta lebih tinggi dari RS
ikut JKN-KIS. banyak RS swasta enggan berpartisipasi dalam Naik pemerintah sudah terpenuhi di dalam permenkes ini,
JKN-KIS karena tarif disamakan dengan RS pemerintah. sebut Kalsum.
Berkenaan perlunya patokan tarif berbeda untuk RS
Seharusnya pemerintah konsisten dan mau memberikan swasta dengan RS pemerintah, juga diamini oleh Menteri Lebih jauh dijelaskan, kendati banyak kode layanan
tarif INA-CBGs yang lebihbesar untuk RS swasta., Kesehatan Nila F. Moeloek. Menurut dia, RS swasta mengalami kenaikan, tetapi tidak serta merta semua
seharusnya mendapatkan klaim pembayaran 5% lebih tarif layanan diberi kenaikan. Bahkan sejumlah kode tarif
ujarZaenal. tinggi dari RS pemerintah. diturunkan disesuaikan dengan kondisi yang ada.
Belum bergabungnya sejumlah RS swasta untuk melayani "Semua biaya di RS swasta, termasuk gedung kan
pasien JKN-KIS, menurut Zaenal berdampak negatif Dia mencontohkan, untuk rawat jalan regional I, terdapat
diusahakan dari kantong sendiri. Jadi wajar kalau 197 kode (67,93%) yang dinaikandan 40 kode (13,7%)
pada pelaksanaan sistem JKN-KIS. Pasalnya, pasien perhitungan klaim-nya dibuat sedikit lebih tinggi," kata dia.
rujukan menumpuk di RS milik pemerintah. Imbasnya, diturunkan dari tarif sebelumnya. Sedangkan pada rawat
pemandangan pasien mengular untuk antri mendapatkan inap, sebanyak 613 koded(77,69%) mengalami kenaikan
Menkes menambahkan, ada sekitar 47 RS swasta lagi tarif, dengan 173 kode mengalami penurunan.
pengobatan menjadi pemandangan sehari-hari di RS yang menyatakan siap bergabung dalam program JKN-
INFO BPJS KESEHATAN

pemerintah. KIS, setelah melihat perhitungan yang baru dalam tarif Kalsum menambahkan, dengan adanya penambahan tarif
INA-CBGs. Diharapkan makin banyak RS swasta yang ini diharapkan pelayanan RS pada pasien BPJS Kesehatan
Untuk itu Zaenal mengatakan, penting bagi pemerintah, menyatakan siap bergabung sebagai mitra.
untuk melakukan evaluasi tarif INA-CBGs secara berkala. semakin meningkat dan semakin banyak RS swasta
Selain itu, juga harus ada perbedaan tarif antara RS yang bergabung menjadi mitra BPJS Kesehatan. Dengan
Pembedaan tarif INA-CBGs antara RS swasta dengan demikian, hal ini akan menjadi sokongan utama bagi
pemerintah dan swasta. Pasalnya, berbeda dengan RS pemerintah akhirnya terakomodasi dengan keluarnya
pemerintah yang mendapatkan sokongan dana APBN/ terciptanya jaminan sosial semesta (universal coverage).
Edisi 44 2016
7
TESTIMONI

Kabupaten Pakpak Bharat

Fokus Benahi
Masalah Kesehatan
Ibu dan Anak
Sebagai bentuk komitmennya untuk mendukung program-program strategis nasional, termasuk di dalamnya
program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) - Kartu Indonesia Sehat (KIS), Pemerintah Kabupaten Pakpak
Bharat telah lama mengintegrasikan program Jamkesdanya ke dalam program JKN-KIS. Di luar program
tersebut, pembangunan di bidang kesehatan memang sudah jadi fokus utama Pemerintah Kabupaten Pakpak
Bharat, utamanya meningkatkan derajat kesehatan ibu dan anak sebagai generasi penerus Pakpak Bharat. Bupati Pakpak Bharat
Remigo Yolanda Berutu

P
akpak Bharat merupakan salah satu kabupaten di Prioritas Kesehatan Ibu dan Anak Kesehatan Pakpak Bharat belum lama ini juga meluncurkan
Sumatera Utara hasil pemekaran dari Kabupaten program Si jari emas atau Sistem Informasi dan
Dairi. Daerah ini terletak di kaki pegunungan Bukit Kabupaten Pakpak Bharat saat ini memiliki satu RSUD dan Komunikasi untuk Jejaring Rujukan Expanding Maternal
Barisan dengan jumlah penduduk sekitar 55.000 delapan puskesmas. Diakui Tomas, sebagai daerah yang & Neonatal Survival. Tujuan sistem ini adalah untuk
jiwa. Di wilayah tersebut, hampir 90 persennya beretnis bisa dikategorikan terpencil, tantangan besarnya dalam memastikan bahwa fasilitas penerima rujukan telah siap
Pakpak. memberikan pelayanan kesehatan salah satunya adalah siaga dalam menerima dan menangani pasien yang dirujuk.
jumlah dokter spesialis dan sub spesialis yang masih
Di bawah kepemimpinan Bupati Pakpak Bharat, Remigo terbatas. Sistem ini mengintegrasikan antara bidan, puskesmas,
Yolanda Berutu, kesehatan merupakan salah satu program hingga rumah sakit. Jadi apabila ada ibu hamil yang datang
prioritas Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat. Salah satu Untuk mengatasinya, Pemerintah Kabupaten Pakpak ke puskesmas dan dideteksi ada kelainan yang berbahaya,
misinya adalah meningkatkan derajat kesehatan melalui Bharat membuat program pemberian insentif yang tinggi bidan tinggal mengirim pesan ke call center 'Si jari emas'.
pelayanan dan fasilitas kesehatan yang prima, terutama kepada dokter spesialis yang bersedia praktek di Pakpak Nantinya petugas kesehatan di rumah sakit akan langsung
untuk ibu dan anak dalam mewujudkan generasi emas Bharat. Untuk mendukung kesehatan masyarakat, kita merespon. Dokter obgyn juga akan memberikan arahan
Pakpak Bharat. buat kontrak sendiri untuk para dokter spesialis. Setiap apa saja yang harus dilakukan bidan sebelum pasien
bulannya kita kasih sampai Rp30 juta untuk satu dokter tersebut dirujuk ke rumah sakit. Ketika tiba, rumah sakit
Bila kesehatannya sudah terjamin, apa saja akan lebih spesialis, papar Tomas. pun sudah lebih siap, terangnya.
mudah tercapai. Kalau tidak disiapkan generasi yang sehat
mulai dari sekarang, ke depannya kita akan kesulitan untuk Dalam dua tahun terakhir, kesehatan ibu dan anak Selain itu untuk memudahkan mobilitas para bidan
mencapai perubahan-perubahan yang besar. Makanya memang menjadi perhatian khusus Pemerintah Kabupaten desa saat melakukan jemput bola ke rumah warga,
bidang kesehatan jadi salah satu program prioritas, Pakpak Bharat. Apalagi dulunya tingkat kunjungan ke setiap bidan yang jumlahnya mencapai 52 orang juga
terutama menyangkut masalah kesehatan ibu dan anak, puskesmas untuk melakukan persalinan masih tergolong mendapatkan fasilitas berupa sepeda motor, mengingat di
ujar Remigo Yolanda Berutu saat kunjungannya ke Jakarta rendah. Kebanyakan warga Pakpak Bharat lebih memilih Pakpak Bharat sangat sulit menemukan angkutan umum.
usai menerima penghargaan Inagara (Inovasi Administrasi untuk melahirkan lewat bantuan dukun di rumah.
Negara) Award 2016 dari Lembaga Administrasi Negara Padahalnya prosesnya tidak steril dan penuh risiko. Program unggulan lainnya untuk mendukung kesehatan
(LAN). ibu hamil dan bayi adalah SMS Bunda. Dalam program
Di daerah yang sudah maju, melahirkan di puskesmas ini, setiap ibu hamil akan mendapatkan informasi secara
90 Persen Sudah Terlindungi JKN-KIS mungkin sudah jadi hal yang biasa. Berbeda dengan rutin mengenai kehamilannya dari bulan ke bulan, edukasi
Pakpak Bharat yang saat berdiri mulai bergerak dari minus. mengenai perilaku hidup bersih dan sehat, serta tanda-
Untuk memberikan perlindungan kesehatan kepada Tapi dua tahun terakhir ini, kami mulai mengarahkan para tanda bahaya yang harus diwaspadai sesuai dengan usia
masyarakatnya, Pakpak Bharat dulunya juga memiliki ibu agar melahirkan di puskesmas. Kami jemput mereka kehamilan atau usia bayi.
program Jamkesda yang dikenal dengan nama 'Njuah untuk dibawa ke puskesmas. Selain itu, kemampuan SDM-
Karina'. Ketika JKN-KIS mulai bergulir, Pemerintah nya juga terus ditingkatkan. Setiap bidan dituntut untuk Ditambahkan Tomas, Dinas Kesehatan Pakpak Bharat
Kabupaten Pakpak Bharat langsung mengintegrasikan tahu dan tanggap terhadap kasus-kasus darurat. Makanya juga terus berupaya mendekatkan fasilitas kesehatan
program Jamkesdanya itu ke dalam program JKN-KIS. secara rutin kami berikan pelatihan-pelatihan untuk kepada seluruh warganya. Misalnya dengan mengadakan
meningkatkan kompetensi mereka, paparnya. pemeriksaan kesehatan rutin seperti cek gula darah atau
Dari seluruh penduduk Pakpak Bharat, saat ini 90 tekanan darah di pasar. Ke depannya, Pakpak Bharat juga
Melalui berbagai upaya yang dilakukan tersebut, saat ini siap menjadi daerah percontohan penanganan narkoba
persennya sudah ter-cover program JKN-KIS. Untuk peserta jumlah ibu yang melahirkan di puskesmas sudah sangat melalui pembangunan pusat rehabilitasi narkoba.
Jamkesda yang iurannya dibayarkan dari APBD, jumlahnya meningkat menjadi di atas 60 persen. Selain itu, Dinas
ada 18.000 jiwa. Selebihnya dari yang dulu Jamkesmas
sebanyak 23.000 jiwa. Sisanya lagi mendaftar ke BPJS
Kesehatan secara mandiri, terang Kepala Dinas Kesehatan
Pakpak Bharat, Tomas.
Dalam setahun, dana yang disetorkan ke BPJS Kesehatan
untuk membayar iuran peserta Jamkesda-nya yang sudah
terintegrasi mencapai Rp 4 miliar. Tomas mengatakan,
kerjasama dengan BPJS Kesehatan ini telah memberikan
manfaat perlindungan kesehatan yang lebih luas kepada
warganya. Pelayanannya pun bisa didapatkan sampai
ke tingkat nasional. Di sisi lain, puskesmas yang ada di
Pakpak Bharat juga bisa meningkatkan fasilitas dan mutu
layanan melalui dana kapitasi yang diterima setiap bulan,
maupun lewat pembiayaan bertarif INA-CBGs untuk rumah
sakit.

Dengan mengintegrasikan program Jamkesda ke dalam


INFO BPJS KESEHATAN

program JKN-KIS, kami sebetulnya lebih merasa nyaman.


Dari sisi kami tidak perlu repot lagi kerja sama dengan
banyak rumah sakit, karena di JKN-KIS sistem rujukannya
sudah terstruktur. Kemudian pengelolaan keuangannya
juga lebih simple. Kita tinggal setor saja iuran untuk 18.000
jiwa ke BPJS Kesehatan, tuturnya.

Edisi 44 2016
8
PERSEPSI

Tetangga Saya Miskin,


Kenapa Dia Tidak Dapat Kartu Indonesia Sehat ?

P
ertanyaan di atas terdengar akrab ? Kenapa Kemudian, lurah atau kepala desa menyampaikan
setelah 3 tahun program Jaminan Kesehatan pendaftaran atau perubahan data keluarga miskin kebupati/
Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) berjalan, walikota. Selanjutnya, bupati/walikota melanjutkan
masih ada peserta masyarakat miskin dan orang data itu kepada gubernur untuk diteruskan ke Menteri
tidak mampu yang belum ditanggung oleh pemerintah? Sosial. Sampai sekarang saya belum pernah mendapat
Sebenarnya apa yang menjadi kendala? sandingan data di luar Pendataan Program Perlindungan
Sosial (PPLS) 2011 dan Pemutakhiran Basis Data Terpadu
Salah satu azas program JKN-KIS adalah keadilan sosial. (PBDT) 2015 dari bupati/walikota. Kami berharap amanat
Salah satu perwujudannya yaitu bagi masyarakat miskin UU No.13 Tahun 2011 itu bisa dilaksanakan bersama
dan tidak mampu, iuran program JKN-KIS mereka, agar update data bisa dilaksanakan sesuai regulasi, kata
dibayarkan oleh pemerintah baik melalui APBN maupun Khofifah.
APBD. Kelompok peserta yang iurannya dibayarkan oleh
pemerintah ini, disebut Penerima Bantuan Iuran (PBI). Dalam waktu dekat Kementerian Sosial akan mengirim
data PBDT itu kepada bupati/walikota seluruh Indonesia.
Pemerintah membayarkan iuran peserta PBI sebesarRp Dia berharap bupati/walikota merespon dengan baik sumber biaya daerah (cost center) yang hanya menjadi
23.000,00 per jiwa per bulan kepada BPJS Kesehatan. proses verifikasi dan validasi data PBI tersebut. Sampai tempat lewat berupa-rupa dana bantuan sosial. Bahkan tak
Seluruh manfaat pelayanan kesehatan yang diterima saat ini tercatat ada 259 bupati/walikota yang sudah jarang dinas sosial diberdayakan untuk pekerjaan-pekerjaan
sama seperti peserta program JKN-KIS lainnya kecuali mengajukan update data secara terperinci beradasarkan yang tidak selaras dengan fungsinya.
untuk kelas rawat inap, hak PBI adalah di kelas 3. Apabila nama dan alamat(by name by address).
peserta PBI naik kelas atas permintaan sendiri maka biaya Kendala inilah yang dihadapi dalam pendataan
pelayanan kesehatan sepenuhnya menjadi tanggung jawab Khofifah menjelaskan tugas Kementerian Sosial dalam masyarakat miskin dan orang tidak mampu. Meskipun
yang bersangkutan. pendataan PBI adalah melakukan verifikasi dan validasi pemerintah pusat melalui Kementerian Sosial telah
atas data yang diterima dari daerah dengan tujuan berupaya membantu proses verifikasi dan validasi data
Saat ini terdapat 91.151.594 jiwa PBI yang dibiayai APBN meminimalisir salah sasaran penerima program. hingga kedaerah dengan membentuk Tim Koordinasi
dan 15.157.423 jiwa PBI yang dibiayai APBD. Sebagaimana Pemerintah mengalokasikan anggaran yang cukup besar Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD), hasilnya
penerima program pemerintah lainnya, akurasi data untuk program-program perlindungan sosial seperti JKN- tetap belum optimal.
peserta PBI masih menjadi masalah hingga saat ini. KIS untuk PBI ini. Namun manfaat yang akan dirasakan
Terdapat masyarakat yang benar-benar miskin, tetapi tidak masyarakat salah satunya tergantung pada proses Khofifah mengingatkan pemerintah daerah
masuk dalam tanggungan pemerintah. Sebaliknya ada pendataan di lapangan. Untuk itu ia berharap pemerintah mengembalikan dinas sosial kepada fungsi dan
orang yang sesungguhnya mampu, malah menjadi peserta daerah memberikanperhatian yang serius terkait kegiatan memberikan wewenang yang memadai untuk dapat
PBI. pendataan tersebut. menjalankan tugas pokoknya. Pasalnya dalam melakukan
penanganan fakir miskin termasuk pendataan PBI peran
Dalam kegiatan Bincang JKN-KIS bertema Negarawan, Masalah lainnya adalah keberadaan dinas sosial di daerah dinas sosial sangat dibutuhkan.
Menjamin Rakyatnya Sehat dan Sejahtera Melalui Program yang bukan merupakan sub ordinat dari Kementerian
JKN-KIS Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa, Sosial di tingkat pusat. Meskipun UU No.23 Tahun 2014 Selain itu Khofifah mengimbau kepada seluruh kepala
mengatakan UU No.13 Tahun 2011 tentang Penanganan tentang Pemerintah Daerah menyebutkan bahwa salah desa atau lurah untuk membuka pendaftaran keluarga fakir
Fakir Miskin mengamanatkan proses pendataan fakir satu dari 6 urusan pemerintah daerah yakni sosial, pada miskin di daerahnya. Kemudian data itu diteruskan kepada
INFO BPJS KESEHATAN

miskin dari bawah keatas (bottom up). Mekanismenya, praktiknya peran serta dinas sosial sangat bergantung pada bupati/walikota, gubernur hingga akhirnya sampai kepada
seorang fakir miskin yang belum terdata secara aktif urutan prioritas yang dimiliki pemerintah daerah. Seringkali Menteri Sosial. Aturan UU No.13 Tahun 2011 memang
mendaftar dengan cara melapor kepada lurah atau kepala pemerintah daerah memandang dinas sosial sebagai begitu, ujarnya.
desa.

Edisi 44 2016
9
INSPIRASI
Puskesmas Bendahara, Aceh Tamiang

Jalankan Fungsi Gatekeeper


dengan Kopi
Minum kopi sejatinya bukan hanya sekedar bagian dari gaya hidup. Di
Aceh yang dijuluki negeri seribu warung kopi, minum kopi juga sering
dipakai para tenaga kesehatan di Puskesmas Bendahara sebagai cara untuk
mendekatkan diri dengan pasien. Kok bisa?

F
ailitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang mudah mengerti, susah
merupakan tulang punggung dalam sistem mengerti, dan tidak mau mengerti.
pelayanan kesehatan di dalam program Jaminan Dari ketiganya, kebanyakan itu
Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia justru yang tidak mau mengerti. Jadi
Sehat (KIS). Perannya sangat penting sebagai gatekeeper memang perlu trik-trik khusus untuk
jaminan kesehatan untuk menjaga keberlangsungan mendekatkan diri dengan mereka,
program. ujar Wilham Ali.

Karenanya, FKTP seperti puskesmas, klinik, atau dokter Di Puskesmas Bendahara, memang
prakter perorangan yang menjadi provider BPJS Kesehatan ada sebagian pasien yang datang
dituntut untuk mampu menangani 144 diagnosa penyakit, hanya untuk meminta surat rujukan
sehingga tidak perlu merujuk lagi ke rumah sakit untuk untuk mendapatkkan pelayanan
kesehatan di rumah sakit. Seringkali beberapa pasien yang tiba-tiba saja minta rujukan tanpa
kasus-kasus yang seharusnya bisa tuntas ditangani di menyampaikan dulu keluhannya. Begitu cerita, ternyata
Pelayanan Tingkat Pertama. Hal tersebut sangat penting peserta JKN-KIS tersebut menggawatdaruratkan diri
mereka sendiri, padahal sebetulnya penyakit yang diderita hanya hanya karena stres, cerita Wilham.
untuk menghindari terjadinya fenomena rumah sakit
sebagai puskesmas raksasa. mereka bisa ditangani di tingkat puskesmas.
Di sisi lain, Puskesmas Bendahara juga terus
Di masyarakat kita masih banyak yang berpikir, kalau meningkatkan kualitas layanan dan juga tenaga
Dalam kegiatan Jambore Nasional Pelayanan Primer BPJS kesehatannya, mulai dari dokter hingga perawat. Caranya
Kesehatan Tahun 2016, sejumlah FKTP juga mendapatkan sakitnya ingin cepat sembuh, ya harus ke dokter spesialis
(di rumah sakit red). Padahal dokter di Puskesmas juga antara lain dengan aktif mengikuti seminar atau pelatihan
apresiasi atas komitmennya memberikan pelayanan untuk meningkatkan kompetensi mereka, sehingga 144
terbaik dalam menjalankan fungsi sebagai gatekeeper di punya kompetensi untuk mengobati penyakit mereka.
Hal inilah yang harus kita komunikasikan ke pasien. Kita diagnosa penyakit benar-benar bisa tuntas ditangani di
Pelayanan Tingkat Pertama. Untuk FKTP terbaik kategori tingkat puskesmas. Namun apabila seorang pasien sedang
Rujukan Non Spesialistik, Puskesmas Bendahara terpilih dengarkan dulu keluh kesah mereka, sampaikan solusi
pengobatan yang bisa diberikan. Jadi memang perlu waktu dalam kondisi gawat darurat dan memang membutuhkan
menjadi yang terbaik. penanganan khusus di rumah sakit, Wilham mengatakan
khusus yang lebih lama. Saya juga sering bilang ke pasien,
habis minum obat dari dokter Wilham, pasti tidak mau puskesmasnya tidak akan mempersulit pasien tersebut
Kuncinya Komunikasi lagi minta rujukan. Saya katakan sambil bergurau, supaya untuk mendapatkan surat rujukan.
komunikasinya lebih cair, paparnya.
Puskesmas Bendahara terletak di Kabupaten Aceh Program Prolanis
Tamiang, sebuah daerah hasil pemekaran dari Kabuaten Wilham mengatakan, sebagian pasien yang meminta surat
Aceh Timur yang terletak di perbatasan Aceh - Sumatera rujukan sebetulnya tidak dalam kondisi gawat darurat. Untuk penanganan pasien peserta Prolanis (Program
Utara. Dokter umum di Puskesmas Bendahara, Wilham Misalnya saja gejala sindroma dispepsia atau orang Pengelolaan Penyakit Kronis) seperti diabetes melitus,
Ali memaparkan, selain terus meningkatkan mutu dan awam menyebutnya sakit maag. Karena ada masalah Puskesmas Bendahara juga membuat pertemuan rutin
layanan di puskesmas, hal penting agar sistem rujukan lambung akibat stres, dada terasa nyeri disertai muntah. bulanan sebagai forum edukasi dan sharing antara dokter
terselenggara sesuai indikasi medis dan kompetensi FKTP Pasien berpikir kalau mereka terkena serangan jantung. dan pasien. Di luar pertemuan tersebut juga ada kegiatan
adalah komunikasi yang baik dengan pasien. Padahal itu diakibatkan oleh stres yang membuat asam olahraga bersama yang rutin diadakan setiap minggu.
lambungnya naik. Ini kan sebetulnya tidak harus ke rumah
Yang berkunjung sakit. Di Puskesmas juga bisa ditangani, tuturnya. Untuk pasien peserta Prolanis, kondisi penyakitnya
ke Puskesmas memang selalu kita pantau dari bulan ke bulan. Misalnya
Bendahara Namun diakui Wilham, tidak semua pasien bisa dengan kalau ada pasien yang tiba-tiba gula darahnya kembali naik,
ada tiga mudah diajak berkomunikasi. Beberapa kali ia juga di pertemuan bulanan itu biasanya kita kasih edukasi lagi.
kategori, menjumpai pasien yang berpotensi ngamuk bila tidak Saya pribadi lebih suka sharing daripada wawancara. Jadi
yaitu diberi surat rujukan. Untuk mengatasi tipe pasien yang saya berikan waktu satu per satu untuk curhat kenapa
seperti itu, kopi ternyata bisa menjadi jalan keluar. misalnya gula darahnya bisa naik lagi, kemudian kita
edukasi lagi bagaimana mengontrol penyakitnya itu, tutur
Aceh itu sering dijuluki negeri seribu warung kopi, karena Wilham.
banyak masalah bisa diselesaikan dengan minum kopi.
Kalau ada pasien yang berpotensi ngamuk bila tidak Puskesmas Bendahara saat ini memiliki dua dokter umum
dikasih rujukan, biasanya kami ajak ngobrol-ngobrol dulu dan satu dokter gigi. Statusnya masih sebagai puskesmas
di warung kopi dekat Puskesmas. Di situ biasanya mereka rawat jalan dengan jumlah peserta JKN-KIS yang mencapai
jadi lebih tenang, tidak gampang marah. Karena ada sekitar 7.000 peserta.

Rujukan Non Spesialistik Jadi Indikator Penilaian KBK

Dalam implementasi pembayaran Kapitasi Berbasis Komitmen Pelayanan (KBK), rasio rujukan
rawat jalan non spesialistik juga merupakan salah satu indikator penilaian. Tujuannya untuk
mengetahui kualitas pelayanan di FKTP, sehingga sistem rujukan terselenggara sesuai indikasi
medis dan kompetensi FKTP.

Maksud dari jumlah rujukan rawat jalan kasus nonspesialistik adalah jumlah peserta yang
dirujuk dengan diagnosa yang termasuk dalam jenis penyakit yang menjadi kompetensi dokter
di FKTP sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, atau berdasarkan kesepakatan
antara BPJS Kesehatan, FKTP, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Organisasi Profesi dengan
memperhatikan kemampuan pelayanan FKTP, serta progresifitas penyakit yang merupakan
keadaan khusus pasien atau kedaruratan medis.
INFO BPJS KESEHATAN

Apabila hasilnya kurang dari 5 persen setiap bulan, maka FKTP tersebut telah memenuhi target
pada zona aman. Sementara apabila hasilnya kurang dari satu persen tiap bulan, maka FKTP
tersebut berhasil meraih target pada zona prestasi. Di Puskesmas Bendahara, jumlah rujukan
rawat jalan kasus nonspesialistik-nya sudah mencapai kurang dari 5 persen.

Edisi 44 2016
10

No Sarang Nyamuk
SEHAT & GAYA HIDUP

Bye-bye Demam Berdarah

Pada hari ke-3 hingga Untuk melakukan pencegahan, hingga kini belum ada
ke-5 demam akan reda. vaksin yang dapat mencegah terjangkitnya virus dengue.
Namun di fase inilah Oleh karena itu, pencegahan bisa dilakukan antara lain
yang paling berbahaya dengan cara mambasmi sarang nyamuk. Agar nyamuk
karena puncak terjadinya Aedes Aegypti tidak berkembang biak, jangan membiarkan
kebocoran plasma akibat berbagai wadah yang tergenang air tidak mengalir.
reaksi antigen-antibodi.
Akibatnya hematokrit Mengganti air dalam bak mandi secara rutin, bersihkan
akan meningkat dan wadah seperti ember, pot, dan wadah lainnya yang
trombosit akan turun digenangi air dan taruh lah secara terbalik ( bagian lubang
drastis karena trombosit di bawah agar tidak digenangi air. Jika sengaja menyimpan
digunakan untuk air, tutuplah wadah air itu rapat.
menyumbat kebocoran
tersebut. Menurut Dr Jika diperlukan bisa menggunakan abate untuk mencegah
Hindra Irawan Satari, berkembang biaknya jentik nyamuk. Untuk menghindar
SpA(K), M.Trop Paed. gigitan nyamuk bisa menggunakan obat nyamuk oles atau
dari FK-UI, jika trombosit bakar, dan menggunakan kelambu saa tidur. Ada juga yang
turun sampai tinggal menggunakan kapur barus atau kamper untuk menjauhkan
belasan ribu tetapi nyamuk. Caranya, bakar kapur barus disebuah ruangan
hematokrit (konsentrasi dan tutup jendela serta pintu selama kurang lebih 15
darah merah) masih menit. Setelah itu ruangan akan terbebas dari nyamuk.
bagus, penderita DBD
bisa selamat, karena Hal yang terpenting untuk mencegah penularan virus
tingkat kebocoran dengue dengan cara tidak memberi kesempatan nyamuk
pembuluh darah tidak Aedes Aegypti berkembang biak.

D
tinggi.
i sejumlah daerah, petugas pemantau jentik Apalagi saat ini, musim hujan, bergantian musim, dan
nyamuk (Jumantik) secara rutin mendatangi Jika Anda mengalami gejala-gejala mirip penyakit DBD, kondisi musim tidak menentu. Kondisi ini mendukung
rumah warga untuk memastikan bahwa di sebaiknya segera periksakan kedokter. Bagi peserta JKN- hadirnya berbagai penyakit termasuk demam berdarah
lingkungan rumah warga benar-benar bersih atau KIS bisa segera periksa dan konsultasi kedokter keluarga di dengue.
tidak ada jentik nyamuk Aedes Aegypti yang bersarang. Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
Nyamuk bercorak bintik-bintik ini menjadi perantara Jadi, jangan ditunda lagi, menjaga kebersihan melalukan
penyebaran virus dengue melalui gigitannya dari manusia Bagi penderita DBD ringan bisa dirawat di rumah. Namun, gerakan pemberantasan sarang nyamuk (PSN). Menjaga
satu kemanusia lainnya, hingga akhirnya seseorang selama mengalami demam sebaiknya perbanyak konsumsi lingkungan selalu bersih sehingga tidak ada lagi peluang
terjangkit penyakit demam berdarah dengue atau lebih cairan seperti air putih, jus buah (jambu biji lebih baik), bagi nyamuk berkembang biak. Dengan langkah jitu itu,
popular dengan nama DBD. kuah sayur, dan sebagainya. Konsumsi minum tak perlu penyakit DBD dapat dikendalikan. Kehadiran petugas
menunggu rasa haus karena selama demam tubuh Jumantik ditengah warga, akan membantu pengendalian
Jika nyamuk Aedes Aegypti menggigit manusia yang memerlukan asupan cairan. Untuk mengetahui kebutuhan penyakit DBD secara berkesinambungan. Karena nyamuk
sudah terinfeksi virus dengue maka nyamuk tersebut cairan sudah terpenuhi, antara lain buang air kecil setiap Aedes Aegypti masih terus ada setiap saat dan siap
akan menghisap virus dengue masuk kedalam tubuhnya. 4-6 jam sekali dan urin tak berwarna atau bening. menggigit manusia kapan saja.
Kemudian virus dengue akan berkembang biak kedalam
kelenjar air liur nyamuk selama beberapa hari. Setelah itu, Selain itu, mengkonsumsi paracetamol sebagai obat Ayo, menjalani pola hidup bersih dan sehat. Dengan
nyamuk Aedes Aegypti menularkan virus dengue kepada penurun demam sesuai dosis yang dianjurkan dokter, jika membasmi sarang nyamuk maka selamat tinggal demam
manusia lain melalui gigitannya. demam masih berlangsung konsumsi paracetamol bisa berdarah. Bye bye DBD.
diulang setiap empat hingga
Untuk memutus mata rantai penularan DBD yang efektif enam jam. Perawatan
adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan dan di rumah tetap perlu
memberantas sarang nyamuk. Para Jumantik biasanya pengawasan ketat dan perlu
memeriksa tempat-tempat yang disukai nyamuk Aedes diperhatikan tanda-tanda
Aegipty untuk berkembang biak. Tempat itu antara lain, bak bahaya dengue.
mandi, penampungan sisa air lemari pendingin atau kulkas,
penampungan air dispenser air mineral, dan kaleng-kaleng Jika terjadi tanda bahaya
bekas yang bisa digenangi air hujan. maka harus segera kedokter
dan lebih baik dirawat di
Jika dibiarkan maka populasi nyamuk Aedes Aegyptinya rumah sakit. Tanda bahaya
semakin banyak, berarti semakin besar potensi itu antara lain, suhu turun
menularkan virus dengue dan jika tidak waspada maka bisa tetapi keadaan memburuk,
terjadi wabah demam berdarah dengue (DBD). Penyakit nyeri perut hebat, muntah-
DBD bisa datang kapan saja dan tidak memandang muntah secara terus
siapa sasarannya bisa orang miskin atau pun orang menerus, tangan-kaki
kaya,Penderita pun tidak pernah tahu dimana tertularnya dingin dan lembab, gelisah
dan digigit oleh nyamuk yang mana. Penyakit DBD masih dan tampak lemas, terjadi
menjadi ancaman yang menakutkan karena sudah banyak perdarahan spontan
korban meninggal dunia. seperti mimisan, gusi
berdarah,buang air besar
Orang yang terjangkit DBD biasanya mengalami sejumlah
INFO BPJS KESEHATAN

berwarna hitam, sesak


gejala setelah terinfeksi virus dengue selama 3 hingga 14 nafas, tidak buang air kecil
hari. Gejala umumnya adalah demam. Suhu tubuh tiba-tiba lebih dari empat hingga
tinggi mendadak selama 2 hingga 7 hari berturut-turut. enam jam, dan mengalami
Gejala lainnya yang menyertai demam dengue antara lain kejang.
mual, muntah, nyerikepala, lemah, lesu, nyeri otot dan
sendi, perdarahan spontan, serta ruam kulit.
Edisi 44 2016
11
KILAS & PERISTIWA
BPJS Kesehatan Konsisten Terapkan Good Governance
JAKARTA
24 Oktober 2016
Sebagai badan hukum publik yang lebih dari dua tahun
mengelola program jaminan kesehatan di Indonesia,
BPJS Kesehatan terus berupaya menerapkan tata kelola
yang baik (good governance) secara konsisten dan
berkelanjutan. Langkah BPJS Kesehatan dalam mencapai
kontinyuitas good governance tersebut, ditandai melalui
Penandatanganan Piagam Manajemen Risiko oleh Direksi
dan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan, Senin (24/10) di
Jakarta.

Piagam Manajemen Risiko adalah penjabaran kebijakan


mengenai tugas, fungsi, wewenang dan tanggung jawab
antara Direksi dan Dewan Pengawas BPJS Kesehatan
sehingga masing-masing pemangku kepentingan dapat
memahami hakikat fungsi pengelolaan risiko. Melalui
Piagam Manajemen Risiko ini, para pemangku kepentingan
juga dapat mengukur dan menilai keberhasilan manajemen
risiko BPJS Kesehatan dalam mengidentifikasi dan
memperioritaskan risiko organisasi, serta tindakan yang
dilakukan dalam mengelola risiko tersebut.

Penandatanganan Piagam Manajemen Risiko ini


merupakan perwujudan atas komitmen Direksi dan Dewan
Pengawas dalam memberikan dukungan penuh terhadap
kebijakan manajemen risiko BPJS Kesehatan agar tercapai
good governance. Kedepannya, Piagam Manajemen Sementara di lini kedua, Departemen Manajemen
Manajemen risiko BPJS Kesehatan menerapkan model
Risiko diharapkan dapat menjadi pedoman bagi seluruh Risiko bertugas mengembangkan dan memantau
tiga lapis pertahanan (three lines defense) yang terdiri
pemangku kepentingan dalam implementasi manajemen implementasi manajemen risiko secara keseluruhan,
atas unit kerja terkait sebagai lini pertama, Departemen
risiko, agar dapat melaksanakan tugas dan tanggung melakukan pengawasan terhadap bagaimana fungsi bisnis
Manajemen Risiko sebagai lini kedua, serta Satuan
jawab secara efektif, efisien, transparan, independen, dan dilaksanakan sesuai kebijakan manajemen risiko, serta
Pengawas Intern sebagai lini ketiga. Metode tiga lapis
dapat dipertanggungjawabkan. kata Direktur Utama BPJS memantau dan melaporkan risiko-risiko organisasi secara
pertahanan tersebut menjelaskan batasan dan peran
Kesehatan Fachmi Idris usai acara tersebut. menyeluruh kepada Direksi.
unit kerja dalam implementasi manajemen risiko BPJS
Kesehatan.
Menurut Fachmi, budaya sadar risiko sangat penting Satuan Pengawas Intern sebagai lini terakhir bertugas
diimplementasikan seluruh Duta BPJS Kesehatan, melakukan revisi dan evaluasi terhadap rancang bangun
Di lini pertama, unit kerja terkait bertugas memastikan
sebab manajemen risiko BPJS Kesehatan merupakan dan implementasi manajemen risiko secara keseluruhan.
adanya lingkungan pengendalian yang kondusif, mengelola
tanggung jawab seluruh lini dalam manajemen BPJS Selain itu, juga bertugas memastikan pertahanan lapis
proses bisnis, melakukan penanganan, dan mengelola
Kesehatan dari unit kerja pusat, regional, hingga cabang. pertama dan lapis kedua berjalan sesuai rencana, serta
risikonya, serta menerapkan kebijakan manajemen
Melalui pengoptimalan implementasi manajemen risiko, mengawasi dan memastikan efektivitas penerapan
risiko yang ditetapkan dalam menjalankan peran dan
diharapkan akuntabilitas pengelolaan program JKN-KIS di manajemen risiko.
tanggungjawabnya.
setiap level dapat terwujud dengan baik.

Agen Asuransi Indonesia Siap Dukung Optimalisasi


JAKARTA
28 Oktober 2016 Koordinasi Manfaat BPJS Kesehatan
Sebagai upaya mengoptimalkan penyelenggaraan
coordination of benefit (CoB) untuk menyukseskan
implementasi program JKN-KIS di Indonesia, BPJS
Kesehatan dan Perkumpulan Agen Asuransi Indonesia
(PAAI) siap bersinergi. Komitmen tersebut diwujudkan
melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman yang
dilakukan pada Jumat (28/10) di Jakarta.

Dengan dilakukannya penandatanganan Nota


Kesepahaman ini, kami berharap PAAI dapat membantu
penyelenggaraan program JKN-KIS, khususnya dalam
hal sosialisasi program JKN-KIS kepada masyarakat,
serta memperluas cakupan kepesertaan JKN-KIS melalui
rekrutmen peserta, kata Direktur Kepesertaan dan
Pemasaran BPJS Kesehatan Andayani Budi Lestari.

Menurut Andayani Budi Lestari, BPJS Kesehatan tidak


mematikan asuransi swasta. Justru dengan adanya BPJS
Kesehatan, kesadaran masyarakat tentang pentingnya
memiliki jaminan kesehatan semakin meningkat.
Masyarakat yang mampu dan ingin mendapat pelayanan
non-medis lebih, seperti naik kelas ruang inap, bisa
memanfaatkan skema CoB. 2016 tentang Petunjuk Teknis Koordinasi Manfaat. Terdapat 5. Jika peserta JKN-KIS memiliki lebih dari satu AKT,
prinsip dalam implementasiCoB, di antaranya : maka:
Bagi masyarakat yang mampu, memiliki double Koordinasi manfaat hanya dilakukan oleh
protection dari BPJS Kesehatan dan asuransi swasta 1. Penerapan CoB dilakukan bagi peserta JKN- salah satu AKT yang bekerjasama dengan
adalah sebuah alternatif pilihan yang kian diminati. Ini KIS yang memiliki hak atas perlindungan program BPJS Kesehatan.
kesempatan yang baik bagi para agen asuransi swasta Asuransi Kesehatan Tambahan (AKT) (didaftarkan Peserta atauBadan Usaha dapat secara
untuk mempromosikan produk asuransi tambahannya. oleh perusahaan atau mendaftar sendiri). langsung melakukan pendaftaran dan
Semakin banyak masyarakat yang teredukasi tentang 2. Memastikan peserta memperoleh hak sesuai pembayaran iuran kepada BPJS Kesehatan
manfaat double protection, maka semakin tumbuh pula mekanisme yang berlaku pada BPJS Kesehatan. tanpa melalui Penyelenggara AKT.
industri asuransi swasta, katanya. 3. Tidak melebihi total jumlah biaya pelayanan
kesehatannya. Sampai dengan September 2016, BPJS Kesehatan
Andayani melanjutkan, agar skema CoB berjalan sesuai telah melakukan perjanjian kerja sama koordinasi
INFO BPJS KESEHATAN

4. Ketentuan pelaksanaan CoB BPJS Kesehatan


dengan prinsip program JKN-KIS dalam hal kendali mutu dengan penyelenggara AKT (indemnity, cash plan manfaat dengan PT Jasa Raharja (Persero) dan dengan
dan kendali biaya, maka produk AKT harus menggunakan dan managed care) yaitu: 52 AKT. Ada pun AKT yang telah mendaftarkan peserta
sistem rujukan berjenjang dan menyediakan FKTP sebagai BPJS Kesehatan sebagai penjamin pertama. CoB kepada Kantor Cabang Prima BPJS Kesehatan
gate keeper. Dalam rangka memperkuat implementasi Penyelenggara AKT sebagai pembayar berjumlah 13 Asuransi Kesehatan yang terdiridari 105
CoB, berbagai perbaikan pun telah dilakukan. Salah pertama. Badan Usaha dengan 234.636 jiwa yang terdaftar
satunya melalui Peraturan BPJS Kesehatan Nomor 4 Tahun sebagai peserta CoB.
Edisi 44 2016
yulu
h a n
h
han
at a
e
n
dan
l
a
kese menge erilaku
p
i p u
n, m i penge idup
ling
ti pa laan
lo
h
1
Pen penyulu enyakit sehat.
kit p an
sedi r resiko ersih d
t o b
fak

Salah satu manfaat bagi peserta


JKN adalah promotif dan preventif
yang meliputi pemberian layanan
Imunisasi dasar meliputi, Baccile Calmett
Guerin (BCG), Difteri Pertusis Tetanus dan
Hepatitis-B (DPT-HB), Polio dan Campak. 2
Kelua
rga B
kontr erencana
aseps ,
i dasa meliputi
r, vas konse

3
tubek ek lin
tomi. tomi, dan g,

se Skrin
le in
ris ktif y g ke
iko an se
lan pe g h
jut ny ditu atan
an ak j ,
da it d ukan dibe
ri r an r
isik m untu ikan
o p enc k m se
en ega en cara
ya
kit h da dete

4
ter mp ksi
ten ak
tu.

* Vaksin untuk imunisai dasar dan alat kontrasepsi dasar


disediakan oleh Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah

www.bpjs-kesehatan.go.id