Anda di halaman 1dari 15

Proyek Pembangunan Jembatan Millau

Disusun guna memenuhi tugas mata Kuliah Metode Konstruksi

Dosen Pengampu : Kusno Adi S, ST, Ph.D

DISUSUN OLEH :
DIDIT CAHYA UTAMA I0108193
HARIS HIDAYAT I0108205
SABUAJI BRASTOWO S. I0108225
YOGA SABRAINA H. I0108235
AGUS PURWATI I0109006
DIAN AYU ANGLING.S I0108022

JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK

UNIVERSITAS SEBELAS MARET


SURAKARTA
2011
A. Profil Jembatan
Jembatan Millau (Bahasa Perancis: le Viaduc de Millau) adalah sebuah jembatan
jalan bersanggahkan kabel yang menyeberangi lembah Sungai Tarn di pegunungan
Massif Central dekat Millau (selatan Perancis). Dirancang oleh teknisi jembatan
Perancis Michel Virlogeux dalam kerja sama dengan arsitek Britania, Lord Foster.

Jembatan Millau dibangun oleh Eiffage, perusahaan yang membangun Eiffel


Tower, menara yang terkenal di seluruh penjuru dunia. Millau Bridge mulai dibangun
pada tanggal 16 Oktober 2001 dan dibuka resmi pada 14 Desember 2004, lebih
lambat dari waktu yang dijadwalkan, yakni tiga tahun. Hal ini salah satu sebabnya
adalah faktor cuaca, selain memang tingkat kesulitan yang tinggi. Maklum, jembatan
ini selain luar biasa tinggi juga dibangun di lokasi yang tidak biasa. Struktur tanah
yang tak rata, maklum wilayah pegunungan.Digunakan sistem hidrolik untuk
menyorong geladak kembatan ke dalam tempat seharusnya. Sistem ini disediakan
oleh Enerpac Hydraulic Systems perusahaan yang juga mengangkat Golden Gate
Bridge. Jembatan ini diresmikan oleh Presiden Jacques Chirac berkuasa (sekarang
Sarkozy) dalam sebuah upacara yang megah.
Le Viaduc de Millau merupakan jembatan vehicular tertinggi di dunia, dengan
tonggak puncak pada 341 meter (1.118 kaki); sedikit lebih tinggi dari Menara Eiffel
dan hanya 40 m (132 kaki) lebih pendek dari Gedung Empire State.

Jembatan kabel raksasa yg membentang di atas lembah sungai Tarn dekat Millau
di Perancis Selatan ini memberikan sensasi luar biasa, karena membuat pelintas
seakan berjalan di atas awan ini, ternyata memiliki kesulitan yang cukup tinggi dalam
pelaksanaannya. Jembatan unik ini kini bukan hanya jadi sarana transportasi tapi juga
ajang wisata. Banyak wisatawan yang ingin menjajal berkendaraan bersamaan
dengan awan yang berarak di sekelilingnya serta mengambil foto cantik jembatan ini.
Menurut Chirac, pembangun jembatan ini merupakan keajaiban dan menjadi
lambang kemajuan teknik sipil Prancis. Jembatan ini juga berfungsi sebagai simbol
dari kemoderan Prancis.
Memiliki panjang hampir 2,5 km dengan ketinggian puncak tiang yang lebih
tinggi dari Menara Eiffel. Dikerjakan pada ketinggian awan, tentu merupakan
tantangan yang tinggi dalam pengerjaan jembatan ini. Faktor alam tak pelak menjadi
sandungan utama dalam pengerjaannya. Metode pekerjaannya haruslah dengan cerdik
menjawab segala tantangan yang ada.

Jembatan ini juga dilengkapi dengan kaca transparan yang aerodinamis yang
berfungsi melindungi mobil dari hembusan angin. Selain itu jembatan jalan
bersanggahkan kabel yang menyeberangi lembah Sungai Tarn di pegunungan Massif
Central dekat Millau di selatan Perancis, pada pagi hari selalu diselimuti oleh embun
pagi. Orang yang berkendaraan melintasi awan-awan yang mengambang rendah di
pegunungan dapat dengan mudah menggapainya, sambil melihat pemandangan yang
luar biasa menakjubkan di bawahnya serta tanpa perlu khawatir gangguan angin yang
kuat.
2. Tahapan Pembuatan Jembatan Secara Umum
Jembatan ini dibangun dengan menggunakan metode pelaksanaan ILM
(Incremental Launching Method). ILM adalah suatu metode erection pada jembatan
bentang panjang yang sudah diimplementasikan di Rio Caroni Bridge di Venezuela
pada tahun 1962. Metode ini ditemukan oleh Prof. Dr. Ing. F. Leonhardt dan
partnernya Willi Baur. Metode ini telah dipatentkan sejak tahun 1967.
Syarat teknis untuk menggunakan metode erection ILM pada jembatan ini antara
lain adalah:
Jembatan type box segmental
Jembatan beralinement lurus atau kurva tetap
Requirement alinyemen adalah harus berada dalam range gradient 7% dan
cross fall 5%. Minimum radius in plan 350 m dan radius in elevation 2000 m
Jembatan ber penampang section tetap
Jembatan dengan kelangsingan tinggi (ratio span to depth berkisar 12-18)
Bentang jembatan berkisar 30-50 m
Max slope lantai jembatan 6%.
Metode jembatan ini dibangun biasanya karena adanya syarat bahwa tidak
diperbolehkan adanya gangguan pada sisi bawah lantai jembatan. Metode ini
mengharuskan tersedianya lahan yang cukup luas di lokasi belakang abutment untuk
produksi segment lantai jembatan.
Adapun mekanisme proses pelaksanaan erection jembatan dengan menggunakan
metode ILM ini dapat dijelaskan secara prinsip sebagai berikut:
1. Lantai jembatan diproduksi di area belakang jembatan secara kontinu tiap
segment. Segment tersebut dihubungkan secara monolit dengan segment
sebelumnya. Panjang segment berkisar 15 25 m.
2. Pada bagian Ujung depan lantai dipasang Nose yang terbuat dari struktur baja.
Nose tersebut akan berfungsi sebagai tambahan lantai sedemikian mengurangi
momen yang besar yang terjadi ketika rangkaian pelat lantai membentuk
struktur Cantilever. Nose berfungsi mengurangi besarnya momen kantilever
yang terjadi. Nose didesign jeringan mungkin untuk mengurangi tambahan
beban yang harus dipikul oleh struktur lantai jembatan. Struktur Nose
memiliki panjang sekitar 65% terhadap bentang jembatan yang typical.
3. Pada saat segment yang telah diproduksi dan umur beton telah mencukupi, maka
seluruh lantai jembatan didorong dengan menggunakan metode Pulling Jack yang
dipasang di abutment.

4. Permukaan pilar dikondisikan memiliki tahanan geser yang kecil. Hal ini untuk
memudahkan proses mendorong rangkaian segment lantai jembatan. Dapat
menggunakan suatu alat khusus dengan permukaan teflon.
5. Jika diperlukan berdasarkan perhitungan, dapat ditambahkan temporary support di
tengah bentang antara pilar jembatan. Temporary support ini akan berfungsi
mengurangi besarnya momen yang dipikul oleh struktur pelat lantai jembatan.
6. Pilar jembatan dapat ditambahkan perkuatan. Hal ini disebabkan jembatan akan
mendapat beban horizontal tambahan selama proses launching. Tambahan beban
ini akan mempengaruhi kemampuan pilar dalam menahan beban. Untuk mengatasi
tambahan beban gaya horizontal, maka pilar dipasang perkuatan kabel.
Keuntungan dari metode ILM adalah:
Tidak memerlukan perancah dalam pembuatan struktur lantai jembatan
Tidak menggangu area di bawah lantai jembatan

Kebutuhan lahan di belakang jembatan relatif minim karena lokasi fabrikasi


segment tidak berpindah tempat.

Waktu pelaksanaan lebih cepat

Kelemahan dari metode ILM adalah:


Hanya dapat diaplikasikan pada bentang jembatan pendek atau terbatas
Diperlukan beberapa struktur sementara yaitu nose, temporary tower,
perkuatan pilar, dll

Hanya dapat digunakan pada jembatan lurus atau kurva tetap

Membutuhkan area bebas dibelakang jembatan sebagai lokasi fabrikasi


segment lantai jembatan.
3. Design Jembatan

Viaduc de Millau memiliki total panjang 2460 m dan lebar adalah 32 m.


Terdiri atas 8 bentang atau spans dan 7 buah tiang jembatan / piers.
Terpanjang bagian antara kolom diukur 342 m.
Tinggi tiang tertinggi adalah 343 m. Tinggi pylon adalah 87 m.
Tebal jalan 4.20 m dan lebar deck adalah 27,35 m.
Total beton yang digunakan adalah 227.000 ton dan baja yang digunakan
39.700 ton.

Fakta-fakta mengenai jembatan ini:


Tiang kaki-kakinya tertinggi di dunia: tiang P2 setinggi 244,96 meter dan P3
221,05 meter, mematahkan rekor Perancis yg sebelumnya dipegang oleh Tulle
and Verrieres Viaducts (141 meter), dan rekor dunia yg sebelumnya dipegang
oleh Kochertal Viaduct (jerman) yg berketinggian 181 meter.
Tiang jembatannya tertinggi di dunia: puncaknya mencapai tinggi 343 meter
berdiri di atas tiang P2.
Jalan raya jembatan tertinggi di dunia: terletak pada ketinggian 270 meter di
atas permukaan laut pada titik tertingginya. Hanya jembatan gantung Royal
Gorge Bridge (321 meter) di Colorado, Amerika, yg lebih tinggi, itupun hanya
digunakan untuk pejalan kaki.
22.650.000 kendaraan telah menggunakan de Millau Viaduct dalam lima
tahun pertama pelayanan.
Tinggi jalan selama Tarn 280 m (919 ft)
Total panjang jalan 2.460 m (155 mil)
Bobot masing-masing dari 16 bagian jalan-dek. Setiap bagian dibangun dari
60 unit dek ton, masing-masing 4 m lebar 17 m panjang. Dek-unit yang
dibangun di pabrik-pabrik Eiffel di Lauterbourg dan Fos-sur-Mer.
Heights dari 7 dermaga:
P1: 94,50 m
P2: 244,96 m
P3: 221,05 m
P4: 144,21 m
P5: 136,42 m
P6: 111,94 m
P7: 77,56 m

Steel digunakan untuk memperkuat dermaga beton 19.000 ton


Steel yang digunakan untuk tetap dan kabel seberat 5.000 ton
Jenis dek: baja orthotropik (ortogonal anisotropik)
Tebal baja-dek jalan 4.20 m
Lebar jalan-dek 32,05 m
tiang masing-masing dalam bentuk Y. Tinggi terbalik dari kaki masing-masing
Y adalah 38m.

Jumlah tetap mendukung jalan-dek dari tiang : 154


Total berat struktur baja roadbed's : 36.000 ton
(5 kali dari berat struktur baja menara Eiffel)
Lereng (untuk keselamatan, untuk mengaktifkan visibilitas lebih baik) 3%
(kira-kira)
Dikerjakan oleh 520 pekerja
Biaya telah selesai pada setengah perkiraan diantisipasi 300 juta
(Ditambah 20 juta euro untuk km tol stasiun 6 dari ujung Utara jembatan).
Umur Prediksi : 120 tahun
Architect: Norman Foster , bekerjasama dengan insinyur jembatan Perancis
Michel Virlogeux
Pembuat: Group Eiffage . Situs web mereka memiliki sejumlah web film
pendek di jembatan sebagai konstruksi berlangsung dan animasi dari jembatan
di digunakan
Paris-Clermont-Ferrand-Beziers: The Viaduc de Millau akan menyelesaikan
jalan tol utara-selatan melalui jantung dari Perancis, melintasi Massif Tengah.
kenaikan tol terjadi lagi pada 1 Februari 2011, sebesar 5%

jenis kendaraan off-season July, August Juli, Agustus

mobil 6.40 8.20

mobil + karavan 9.60 12.30

kecil truk / van 22.50 22.50

HGV 29.90 29.90

sepeda motor 4.10 4.10


Sisa dari 340 km autoroute A75 adalah gratis.
Hambatan tol telah ditingkatkan menjadi 18 gerbang. Di musim dingin,
sekitar 4.500 kendaraan lewat dalam satu hari, di musim panas, itu sekitar
50.000.