Anda di halaman 1dari 4

Skenario

Mbah w berusia >100 tahun mengeluh tidak dapat menggerakan bagian badan sebelah kiri, 13
tahun yang lalu klien mengalami kecelakaan yaitu keserempet motor setelah kejadian tersebut
pasien masih dapat berjanlan selama 1 tahun, kemudian pada suatu hari mbah w mencabut kayu
di kebun klien terjatuh sehingga tidak dapat berjalan dan mengalami kelumpuhan bagian tubuh
kiri, saat itu mbah masih dapat duduk sepeerti biasa tetapi 4 bulan yang lalu mbah mengalami
jatuh pada saat duduk dan kepala klien terbentur di lantai, setelah kejadian tersebut pasien
mengalami trauma untuk melakukan aktivitas baik duduk maupun berjalan. Hasil pemeriksaan
fisik didapatkan TD: 120/70mmHg, HR:86x/menit, RR: 21x/menit, CRT>3 detik. Saat dilakukan
pemeriksaan sensitivitas kulit ektremitas bagian kiri klien tidak dapat merasakan sentuhan dan
tidak dapat menggerakan ekstermitas bagian kiri.

Problem

DO DS
Klien tidak dapat merasakan sentuhan Keluarga mengatakan pasien memiliki
yang diberikan pada ektermitas kirinya riwayat jatuh 13 tahun yang
Klien terlihat tidak pelo lalu(kesrempet motor)
Klien terlihat hanya dapat terbaring Keluarga mengatakan klien jarang
ditempat tidur dimandikan
Klien terlihat kaku untuk menggerakan Keluarga mengatakan klien tidak
ektermitas kiri pernah periksa ke dokter
Pasien terlihat kotor dan tidak terawatt Keluarga mengatakan 4 bulan yang lalu
CRT>3 detik klien mengalami jatuh pada saat duduk
Tercium bau pesing sehingga klien mengalami trauma

Pasien terlihat hanya memejamkan Keluarga mengatakan BAK & BAB


matanya menggunakan pispot

Kulit bagian tangan kiri terlihat kering Klien mengatakan gatal di bagian
menglupas lehernya

Tempat tidur klien terlihat hanya Keluarga mengatakan jarang


menggunakan papan melakukan perubah posisi pada klien
Kaki kiri terlihat mengalami deformitas Keluarga mengatakan klien makan
Kaki kiri mengalami pengecilan otot sehari sebanyak 2 kali/hari
Keluarga mengatakan klien memiliki
riwayat mengkonsumsi obat warung
Kelurga mengatakan klien tidak pernah

1. Defisit perawatan diri (mandi, berpakaian dan toileting)


2. Hambatan mobilitas fisik
3. Resiko dekubitus
4. Ketidakefektifan perfusi jaringan serebral & perifer
5. Hambatan religiusitas
Pathway
Riwayat jatuh & riwayat kecelakaan usia

Klien mengalami benturan pada bagian kepala penurunan fungsi organ

Mengalami penyumbatan pembuluh darah pada otak degenerative pembuluh darah serebral

Resiko ketidakefektifan perfusi jaringan serebral

Stroke hemoragik (hemisfer kanan)

Mengalami kelumpuhan pada ekstermitas kiri (mengalami gangguan untuk memenuhi ADL)

Hambatan mobilitas fisik

Resiko dekubitus Defisit perawatan diri (mandi, berpakaian dan toileting

More info

1. pengkajian SPMSQ
2. pengkajian Kats index
3. pengkajian nutrisi
4. pengkajian resiko jatuh
5. FICA
6. GDS

Dont know
1. Bagaimana cara mencegah terjadinya dekubitus
Dengan cara melakukan perubahan posisi setiap 2 jam sekali mika miki, penggunaan alas
tempat tidur yang tidak keras, jaga kelembapan kulit klien,
2. Bagaimana cara memenuhi ADL pada pasien lumpuh
Dengan cara memotivasi kelurga untuk memperhatikan kebersihahan klien dengan
membuat jadwal memandikan klien dan rutin memandikan klien, membersihkan
lingkungan tempat tidur klien, membantu klien mengganti pakaian, memotivasi keluarga
untk membantu memenuhi kebutuhan eliminasi klien.
3. Bagaimana cara memenuhi ibadah pada pasien lumpuh
Dengan cara mengedukasi mengenai tata cara sholat dan tayamum pada orang sakit dan
hukum menjalanankan sholat 5 waktu
4. Efektivitas ROM pada pasien lumpuh
Dengan dilakukan ROM dapat mencegah pengecilan otot dan melancarkan darah ke
bagian perifer mencegah kekakuan sendi
5. Terapi komplementer pada pasien lumpuh
6. Bagaimana cara memotivasi keluarga agar klien mendapatkan pelayanan kesehatan
Learning issue
1. Perawatan pasien stroke dirumah
2. Kualitas hidup pada lansia
3. Terapi komplementer pada pasien stroke
4. Peran perawat dalam perawatan stroke dirumah
5. EBN tentang stroke pada lansia (perawatan)