Anda di halaman 1dari 8

TUGAS PRAKTIKUM METODE KUANTITATIF

REGRESI BERGANDA

Oleh

Haryo Adi Cahyo Wibowo 135040101111052

PROGRAM STUDI AGRIBISNIS


FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG
2016
Langkah-Langkah Analisis Regresi Berganda Menggunakan STATA
1. Copy data ke data (editor)

2. Perintah sum

Intepretasi:
Untuk variable biaya iklan diperoleh nilai rata-ratanya sebesar 5943.5 dengan standar
deviasi 688,2799 nilai minimum 4500 dan nilai maksimum 7000. Untuk variable jumlah TK
diperoleh nilai rata-ratanya 26,4 dengan standar deviasi 2,542274 nilai minimum 20 dan nilai
maksimum 30. Untuk variable Upah TK nilai rata-ratanya sebesar 1477,5 dengan standar
deviasi 157,6764 nilai minimum 1200 dan nilai maksimum 1900. Untuk variable harga
produk nilai rata-ratanya sebesar 5195 dengan standar deviasi 609,1193 nilai minimum 4500
dan nilai maksimum 6800. Untuk variable pendapatan diperoleh rata-ratanya sebesar 574900
dengan standar deviasi 88510,42 nilai minimum 450000 dan nilai maksimum 789000.
3. Perintahnya : sum (spasi) (nama variabel), detail

4. Analisa Regresi Berganda


Perintahnya:
regress (spasi) (nama variabel dependen) (spasi) (nama variabel independen)

Intepretasi:
- Uji F hit= 0,98< F tabel= 2,96 tolak Ha dengan taraf sig F 0,4613 > 0,05 (5%)
terima H0
Nilai uji F sebesar 0,98 dengan taraf sig F 0,4613. Hal ini berarti tingkat sig F 0,4613 > 0,05
sehingga dapat dikatakan bahwa variabel biaya iklan, jumlah TK, upah TK, harga produk,
jumlah produksi tidak berpengaruh secara statistik terhadap perubahan variabel pendapatan.
- R2 = 0,2601atau 26,01 %
Hasil R2 sebesar 26,01% yang artinya kemampuan variabel menjelaskan model sebesar
26,01% dan sisanya 73,99% adalah variabel diluar model atau error-nya.
- Uji t untuk masing-masing variabel bebas
df1=k-1 6-1= 5
df2=n-k 20-6= 14
k=jumlah variabel (bebas+terikat)
n= jumlah sampel
t tabel= 2.62449
o t hit (biaya iklan)= 0,41< t tabel = tolak Ha
Nilai uji t sebesar 0,41 dengan taraf sig F 0,4613 > 0,05 terima H0 sehingga
dapat dikatakan bahwa variabel biaya iklan tidak berpengaruh secara statistik
terhadap perubahan variabel pendapatan.
o t hit (jumlah TK)= 0,84 < t tabel = tolak Ha
Nilai uji t sebesar 0,84 dengan taraf sig F 0,4613 > 0,05 terima H0 sehingga
dapat dikatakan bahwa variabel jumlah TK tidak berpengaruh secara statistik
terhadap perubahan variabel pendapatan.
o t hit (upah TK)= -0,24 < t tabel = tolak Ha
Nilai uji t sebesar -0,24 dengan taraf sig F 0,4613 > 0,05 terima H0 sehingga
dapat dikatakan bahwa variabel upah TK tidak berpengaruh secara statistik
terhadap perubahan variabel pendapatan.
o t hit (harga produk)= -1,64 < t tabel = tolak Ha
Nilai uji t sebesar -0,64 dengan taraf sig F 0,4613 > 0,05 terima H0 sehingga
dapat dikatakan bahwa variabel harga produk tidak berpengaruh secara statistik
terhadap perubahan variabel pendapatan.

o t hit (jumlah produksi)= -0,46 < t tabel = tolak Ha


Nilai uji t sebesar -0,46 dengan taraf sig F 0,4613 > 0,05 terima H0 sehingga
dapat dikatakan bahwa variabel jumlah produksi tidak berpengaruh secara statistik
terhadap perubahan variabel pendapatan.

5. Persamaan linear regresi berganda:


Y= 766177,6 + 16,71748BI + 7377,205JTK 32,81844UTK 64,4995HP
932,1004JP + e
Keterangan
Y = Pendapatan
BI = Biaya Iklan
JTK = Jumlah Tenaga Kerja
UTK = Upah Tenaga Kerja
HP = Harga Produk
JP = Jumlah Produksi
e = Eror

6. Nilai parameter penduga

7. Nilai Residual
8. Ganti nama regraed menjadi yhat
Perintah: rename regraed yhat
9. Analisis Korelasi Kanonikal
Analisis Korelasi Kanonikal digunakan untuk menggambarkan derajat korelasi antara
beberapa variable independen dengan beberapa variable dependen.

Lalu, isikan variable dependen dan variable independennya


Hasil:

Langkah-langkahnya:
Statistic > Multivariate Analysis > MANOVA Multivariate Regression and related>
Canonical Corelation
Pada first set of variable : pilih variabel dependen (Y1 dan Y2)
Pada second set of variable: pilih variabel independen (X1,X2,X3,X4,X5,X6,X7)
Klik Ok

Dari analisis korelasi kanonikal antara variable dependen yaitu pendapatan dan
variable independen yaitu biaya iklan, jumah TK, upah TK, harga produk, jumlah produksi
diperoleh korelasi sebesar 0,5100 sehingga dapat dikatakan bahwa hubungannya agak rendah
karena tergolong dalam kisaran 0,41-0,60.