Anda di halaman 1dari 6

MATERI PENYULUHAN

LATIHAN ROM

A. Pengertian ROM
Latihan ROM (Range of Motion) merupakan latihan fisik menggerakkan
anggota badan dan anggota gerak secara teratur baik dibantu maupun secara
mandiri yang berguna untuk melatih otot-otot yang mengalami kekakuan (Potter
& Perry, 2005). Latihan ROM biasanya dilakukan pada pasien semikoma, pasien
tidak sadar, pasien dengan keterbatasan mobilisasi, pasien dengan tirah baring
lama serta pada pasien dengan paralisis ekstermitas total atau pun parsial.
B. Tujuan ROM
Adapun tujuan dari ROM (Range Of Motion), yaitu :
1. Meningkatkan atau mempertahankan fleksibiltas dan kekuatan otot
2. Mempertahankan fungsi jantung dan pernapasan
3. Mencegah kekakuan pada sendi
4. Merangsang sirkulasi darah
5. Mencegah kelainan bentuk, kekakuan dan kontraktur
C. Manfaat dilakukan ROM
Adapun manfaat dari ROM (Range Of Motion), yaitu :
1. Menentukan nilai kemampuan sendi tulang dan otot dalam melakukan
pergerakan
2. Mengkaji tulang, sendi, dan otot
3. Mencegah terjadinya kekakuan sendi
4. Memperlancar sirkulasi darah
5. Memperbaiki tonus otot
6. Meningkatkan mobilisasi sendi
7. Memperbaiki toleransi otot untuk latihan
D. Jenis-jenis latihan ROM
Latihan ROM dibedakan menjadi dua jenis, yaitu :
1. ROM Aktif
ROM Aktif yaitu gerakan yang dilakukan oleh seseorang (pasien) dengan
menggunakan energi sendiri. Perawat memberikan motivasi, dan
membimbing klien dalam melaksanakan pergerakan sendiri secara mandiri
sesuai dengan rentang gerak sendi normal (klien aktif).
Hal ini untuk melatih kelenturan dan kekuatan otot serta sendi dengan cara
menggunakan otot-ototnya secara aktif. Sendi yang digerakkan pada ROM
aktif adalah sendi di seluruh tubuh dari kepala sampai ujung jari kaki oleh
klien sendri secara aktif.
2. ROM Pasif
ROM Pasif yaitu energi yang dikeluarkan untuk latihan berasal dari orang
lain (perawat) atau alat mekanik. Perawat melakukan gerakan persendian
klien sesuai dengan rentang gerak yang normal (klien pasif).
Rentang gerak pasif ini berguna untuk menjaga kelenturan otot-otot dan
persendian dengan menggerakkan otot klien secara pasif misalnya perawat
mengangkat dan menggerakkan kaki pasien. Sendi yang digerakkan pada
ROM pasif adalah seluruh persendian tubuh atau hanya pada ekstremitas
yang terganggu dan klien tidak mampu melaksanakannya secara mandiri.

E. Indikasi dan kontrainkasi latihan ROM


1. Indikasi ROM
Latihan ROM di lakukan pada :
a. Klien yang mengalami kelumpuhan atau kelemahan otot dan sendi
b. Klien yang mengalami tirah baring lama
c. Klien yang sedang menjalani proses rehabilitasi medis
2. Kontraindikasi ROM
Latihan ROM tidak bisa dilakukan pada :
a. Kelainan sendi atau tulang (fraktur, sprain, strain).
b. Terdapat trauma pada area yang akan dilakukan ROM, serta
menghambat proses penyembuhan bila dilakukan ROM
c. Gangguan rasa nyaman yang mengganggu (Nyeri berat).
F. Gerakan ROM berdasarkan bagian tubuh
Menurut Potter & Perry (2005), gerakan ROM yang dapat dilakukan
berdasarkan bagian tubuh yang akan dilatih adalah sebagai berikut :
1. Leher, Spina, Serfikal
Gerakan Penjelasan Rentang
Fleksi Menggerakan dagu menempel ke dada Rentang 45
Ekstensi Mengembalikan kepala ke posisi tegak Rentang 45
Hiperektensi Menekuk kepala ke belakang sejauh Rentang 40-45
mungkin
Fleksi lateral Memiringkan kepala sejauh mungkin sejauh Rentang 40-45
mungkin kearah setiap bahu
Rotasi Memutar kepala sejauh mungkin dalam Rentang 180
gerakan sirkuler

2. Bahu
Gerakan Penjelasan Rentang
Fleksi Menaikan lengan dari posisi di samping Rentang 180
tubuh ke depan ke posisi di atas kepala
Ekstensi Mengembalikan lengan ke posisi di samping Rentang 180
tubuh
Hiperektensi Mengerakan lengan kebelakang tubuh, siku Rentang 45-60
tetap lurus,
Abduksi Menaikan lengan ke posisi samping di atas Rentang 180
kepala dengan telapak tangan jauh dari
kepala
Adduksi Menurunkan lengan ke samping dan Rentang 320
menyilang tubuh sejauh mungkin
Rotasi dalam Dengan siku pleksi, memutar bahu dengan Rentang 90
menggerakan lengan sampai ibu jari
menghadap ke dalam dan ke belakang
Rotasi luar Dengan siku fleksi, menggerakan lengan Rentang 90
sampai ibu jari ke atas dan samping kepala
Sirkumduksi Menggerakan lengan dengan lingkaran Rentang 360
penuh

3. Siku
Gerakan Penjelasan Rentang
Fleksi Menggerakkan siku sehingga lengan Rentang 150
bahu bergerak ke depan sendi bahu dan
tangan sejajar bahu
Ektensi Meluruskan siku dengan menurunkan Rentang 150
tangan

4. Lengan bawah
Gerakan Penjelasan Rentang
Supinasi Memutar lengan bawah dan tangan Rentang
sehingga telapak tangan menghadap ke 70-90
atas
Pronasi Memutar lengan bawah sehingga telapak Rentang
tangan menghadap ke bawah 70-90

5. Pergelangan tangan
Gerakan Penjelasan Rentang
Fleksi Menggerakan telapak tangan ke sisi Rentang
bagian dalam lengan bawah 80-90
Ekstensi Mengerakan jari-jari tangan sehingga Rentang
jari-jari, tangan, lengan bawah berada 80-90
dalam arah yang sama
Hiperekstensi Membawa permukaan tangan dorsal ke Rentang
belakang sejauh mungkin 89-90
Abduksi Menekuk pergelangan tangan miring ke Rentang 30
ibu jari
Adduksi Menekuk pergelangan tangan miring ke Rentang
arah lima jari, 30-50

6. Jari- jari tangan


Gerakan Penjelasan Rentang
Fleksi Membuat genggaman, Rentang 90
Ekstensi Meluruskan jari-jari tangan, Rentang 90
Hiperekstensi Menggerakan jari-jari tangan ke Rentang
belakang sejauh mungkin, 30-60
Abduksi Mereggangkan jari-jari tangan yang satu Rentang 30
dengan yang lain,
Adduksi Merapatkan kembali jari-jari tangan, Rentang 30

7. Pinggul
Gerakan Penjelasan Rentang
Fleksi Mengerakan tungkai ke depan dan Rentang 90-120
atas,
Ekstensi Menggerakan kembali ke samping Rentang 90-120
tungkai yang lain,
Hiperekstensi Mengerakan tungkai ke belakang Rentang 30-50
tubuh,
Abduksi Menggerakan tungkai ke samping Rentang 30-50
menjauhi tubuh,
Adduksi Mengerakan tungkai kembali ke
posisi media dan melebihi jika Rentang 30-50
mungkin,
Rotasi Memutar kaki dan tungkai ke arah
Rentang 90
dalam tungkai lain,
Rotasi luar Memutar kaki dan tungkai menjauhi
Rentang 90
tungkai lain,
Sirkumduksi Menggerakan tungkai melingkar -

8. Lutut
Gerakan Penjelasan Rentang
Fleksi Mengerakan tumit ke arah belakang rentang 120-130
paha,
Ekstensi Mengembalikan tungkai kelantai, rentang 120-130

9. Mata kaki
Gerakan Penjelasan Rentang
Dorsifleksi Menggerakan kaki sehingga jari-jari rentang 20-30
kaki menekuk ke atas,
Plantarfleksi Menggerakan kaki sehingga jari-jari rentang 45-50
kaki menekuk ke bawah,

10. Kaki
Gerakan Penjelasan Rentang
Inversi Memutar telapak kaki ke samping rentang 10
dalam,
Eversi Memutar telapak kaki ke samping luar, rentang 10

11. Jari-Jari Kaki


Gerakan Penjelasan Rentang
Fleksi Menekukkan jari-jari kaki ke bawah, rentang 30-60
Ekstensi Meluruskan jari-jari kaki, rentang 30-60
Abduksi Menggerakan jari-jari kaki satu dengan rentang 15
yang lain,
Adduksi Merapatkan kembali bersama-sama, rentang 15