Anda di halaman 1dari 2

MEMBERIKAN IMUNISASI

HEPATITIS B
UPT. Puskesmas (PREFILL INJECTION DEVICE)
Mengwi II
STANDAR PROSEDUR No Dokumen : No. Revisi : 02 Hal : 2/2
OPRASIONAL IMUNISASI
83/KIA/2012

Ditetapkan Diperiksa oleh Pemegang Disahkan oleh Kepala


Tanggal : Program Imunisasi UPT.Puskesmas Mengwi II
5 Oktober
2012
Ni Made Armini Dr. Indira Pudi Asri
NIP. 19670208 198801 2 002 NIP. 19671023 199903 2 003

PENGERTIAN Pemberian vaksin virus recombinan yang telah diinaktivasikan dan


bersifat non-infeksiosus, berasal dari HBsAg yang di hasilkan dalam
sel ragi menggunakan tehnologi DNA rekombinan
TUJUAN
Untuk pemberian kekebalan aktif terhadap infeksi yang di sebabkan
oleh virus hepatitis B

KEBIJAKAN 1. PERMENKES RI NOMOR 900/MENKES/SK/VII/2002


2. Pedoman Teknis Imunisasi Tingkat Puskesmas

A. Persiapan Alat dan Obat


PERSIAPAN 1. Vaksin dalam kemasan prefill injection device : 1 buah
2. Termos es : 1 buah
3. Kapas air hangat : 1 buah
4. Tempat sampah medis (safety box) dan non medis : 1 buah
5. Hand schoon : 1 psg
6. Larutan klorin 0.5% dalam Waskom : 1 buah

B. Persiapan Lingkungan
1. Menyiapkan kursi atau tempat tidur
2. Lingkungan aman, nyaman dan kondusif

C. Persiapan Diri
1. Bidan mempunyai kompetensi dalam pemberian imunisasi
hepatitis B
2. Mencuci tangan sesuai prosedur

D. Persiapan Orang Tua Bayi


1. Menjelaskan pada orang tua bayi tentang tujuan, manfaat
dan efek samping imunisasi hepatitis B
2. Meminta persetujuan orang tua untuk pemberian imunisasi
hepatitis B (informend consent)
1. Siapkan vaksin hepatitis B :
PROSEDUR a. Sebelum membuka vaksin lihat labelnya, kedaluwarsa
VVM (Vaccine Vial Monitor) masih dalam kondisi A atau
B
b. Kocok vaksin dalam kemasan prefill injection device
terlebih dahulu sehingga endapan tercampur
2. Atur posisi bayi
MEMBERIKAN IMUNISASI
HEPATITIS B
UPT. Puskesmas (PREFILL INJECTION DEVICE)
Mengwi II
STANDAR PROSEDUR No Dokumen : No. Revisi : 02 Hal : 2/2
OPRASIONAL IMUNISASI
83/KIA/2012
bayi ditidurkan / di pangku
3. Cara penyuntikan vaksin hepatitis dalam kemasan prefill
injection device
a. Tempat yang paling baik untuk suntikan adalah di bagian
paha
sebelah luar (antero lateral paha)
b. Letakkan ibu jari dan telunjuk pada posisi yang disuntik
c. Kumpulkan otot paha diantara jari jari telunjuk dan ibu
jari
d. Bersihkan lokasi suntikan dengan kapas air hangat
e. Tusukkan jarum prefill injection device secara intra
musculer
f. Pencet bagian prefill injection device yang berisi cairan
vaksin
g. Cabut jarum prefill injection device
h. Prefill injection device habis pakai dimasukkan ke dalam
safety box
i. Rapikan bayi
4. Bereskan alat
5. Buka handscoon dan merendamnya dalam larutan clorin 0,5 %

UNIT TERKAIT 1. Dinas Kesehatan Kabupaten Badung


2. Poli KIA
3. Ruang konseling
4. Poli umum