Anda di halaman 1dari 3

PENYIMPANAN VAKSIN

No. Dokumen : /SOP/ / /2017


No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit : 2017
Halaman : 1/3

PUSKESMAS Ns.Lidia Ira Wati, S.Kep

MANGGOPOH Nip.19851122201101
2 006
Pengertian Rangkaian kegiatan penyimpanan vaksin di dalam lemari es dengan
suhu 2-8 derajat celcius
Tujuan Vaksin masih potent pada saat diberikan ke sasaran
Kebijakan SK Kepala Puskesmas Manggopoh Nomor : /SK/ / /2017 Tentang
Penanggung Jawab Program Puskesmas
Referensi KEMENKES No.75 Th.2014 tentang Puskesmas
Alat dan Bahan 1. Cold chain
2. Vaksin
3. Buku Grafik Suhu
Prosedur 1. Pastikan lemari es buka atas dalam kondisi baik dengan ketentuan
sebagai berikut :
a. Lemari es pada posisi datar
b. Terlindung dari sinar matahari langsung
c. Terdapat stabilisator pada setiap lemari es
d. Satu stop kontak untuk setiap lemari es
e. Jarak antara lemari es dengan dinding 15-20 cm
f. Jarak antar lemari es yang satu dengan yang lain 15-20 cm
g. Tidak terdapat bunga es yang tebal pada evaporator
2. Letakkan grafik catatan suhu pada bagian atas lemari es
3. Letakkan coolpack pada bagian dasar lemari es
4. Pastikan bahwa semua vaksin berada di dalam dus vaksin
5. Letakkan vaksin sesuai dengan sensitifitasnya :
a. Sensitif panas (BCG, Campak dan Polio) dekat evaporator
b. Sensitif beku (Hepatitis B, DPT-HB, TT, DT dan Td) jauh
evaporator
6. Pelarut disimpan pada suhu ruang terlindung dari sinar matahari
langsung
7. Vaksin dengan masa kadaluarsa pendek atau VVM B diletakkan di
bagian atas
8. Beri jarak antar dus vaksin 1-2 cm untuk sirkulasi udara
9. Letakkan 1 buah thermometer pada bagian tengah diantara vaksin
10. Letakkan 1 buah alat pemantau paparan beku diantara vaksin yang
sensitif beku
PENYIMPANAN VAKSIN
No. Dokumen : /SOP/ / /2017
No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit : 2017 Ns.Lidia Ira Wati, S.Kep

Halaman : 2/3 Nip.19851122201101

2 006
PUSKESMAS
MANGGOPOH
11. Letakkan VCCM pada tempat penyimpanan vaksin BCG
12. Periksa suhu lemari es 2 kali sehari pagi dan sore
(termasuk hari libur) kemudian catat pada grafik suhu
13. Membuat laporan pemakaian obat dalam 1 bulan, sisa stok obat
dan permintaan obat untuk bulan berikutnya.
14. Obat yang telah memasuki kadaluarsa (ED) harus dikembalikan ke
gudang obat Puskesmas Bareng dan dicatat di kartu stok PUSTU
dan POLINDES
Bagan Alir
Pastikan Kondisi Lemari es( cold Chain) baik

Letakkan cool pack pada Letakkan Grafik Suhu di atas Cold


dasar cold chain Chain

Pastikan semua vaksin Letakkan vaksin sesuai


dalam dus vaksin dengan sensitifitasnya

Vaksin dengan masa Pelarut disimpan pada suhu ruang


kadaluarsa pendek /VVM b yang terlindung dari sinar matahari
diletakkan di atas

Periksa lemari es 2 kali sehari Buat laporan penggunaan


(pagi dan Sore) obat dalam 1 bulan

Kembalikan obat yang


kadaluarsa ke gudang obat

Unit terkait 1. Dokter


2. Perawat
3. Bidan
4. Pembina Wilayah Setempat (PWS)
PENYIMPANAN VAKSIN
No. Dokumen : /SOP/ / /2017
No. Revisi :
SOP Tanggal Terbit : 2017 Ns.Lidia Ira Wati, S.Kep

Halaman : 3/3 Nip.19851122201101

2 006
PUSKESMAS
MANGGOPOH
Rekaman Historis No Isi Perubahan Tanggal Mulai
Perubahan Diberlakukan

Anda mungkin juga menyukai