Anda di halaman 1dari 2

ANTENATAL PARENTING SUPPORT FOR VULNERABLE WOMEN

Stress pada kehamilan dapat mempengaruhi fisiologis langsung pada janin, serta
mengganggu perkembangan sensitivitas ibu ke bayi. Oleh sebab itu, diperlukan peningkatan
dukungan antenatal dan keterlibatan yang lebih efektif terhadap ibu hamil dengan risiko
tinggi. Pada penelitian ini melaporkan sebuah uji coba eksplorasi Mellow Bump (MB).
Program diberikan dengan cara tidak didiktekan untuk memaksimalisasi hubungan
dan laporan peserta. Setiap sesi, dilakukan selama 2 jam, menggabungkan satu topik yang
berkaitan dengan kesejahteraan maternal dan focus pada janin. Topik maternal termasuk
makanan sehat, olah raga, bersenang-senang sambil mencari tahu batas-batas untuk
menjadi orang tua yang baik dan sumber dukungan yang menguntungkan. Topik janin
termasuk informasi tentang kompetensi, perkembangan otak janin dan signifikansi apabila
diberikan interaksi dini untuk perkembangan pembentukan.
Lalu terdapat CHiP, yaitu program antenatal support yang berbasis kelompok
didukung dengan teori self-regulatoryI. Dilakukan saat kehamilan 20-30 minggu. Format
CHiP mirip dengan MB, dengan jumlah sesi dan pendekatan yang sama, namun tidak
terdapat topik mengenai perkembangan mental janin atau interaksi orang tua-anak.
Terdapat care-as-usual , yaitu semua peserta, termasuk kedua kelompok intervensi dan
kelompok yang tidak di interverensi, menerima perawatan sesuai dengan panduan NHS
local. Paket perawatan tergantung dari masing-masing kebutuhan wanita.
Wanita hamil yang memenuhi kriteria berisiko tinggi diundang untuk berpartisipasi.
Peserta (n=35) secara acak dibagi kedalam 6 kelompok baik Mellow Bumps, Chill-out atau
care-as-usual.

Intervensi yang dilakukan menjanjikan dalam hal kesehatan mental ibu. Cortisol assays
sampel saliva kurang disukai oleh peserta, sehingga hanya mendapatkan jumlah sampel yang
sedikit. Video ibu-anak 18 peserta (58%) setuju untuk mengikuti program ini, namun tidak
ada perbedaan yang signifikan antar kelompok. Feedback kualitatif menyatakan bahwa
format intervensi dapat diterima.
Studi ini bertujuan untuk menilai efikasi interverensi antenatal pada populasi yang
sulit dijangkau dan menunjukan bahwa program ini telah membantu wanita untuk
menghadapi kesulitan social pada bayi mereka. Feedback dari kelompok yang mengikuti
program ini adalah positif, dan menunjukan bahwa format dari program ini dapat diterima di
populasi ini.
Sehingga interverensi pada periode antenatal dapat menambah manfaat untuk
wanita hamil dengan tambahan kesehatan dan kebutuhan perhatian social dan bayi mereka,
dan lebih efektif dibandingkan diinterverensi . Hasil dari studi ini menyatakan bahwa
edukasi-psikis interverensi antenatal mungkin bermanfaat bagi wanita hamil dengan
kebutuhan psikososial yang signifikan.