Anda di halaman 1dari 3

11.5.

BETA AKUNTANSI

Beta bisa diestimasikan menggunakan data akuntansi seperti misalnya laba akuntansi
(accounting earnings). Beta akuntansi ini dapat dihitung secara sama dengan beta pasar (yang
menggunakan data return), yaitu dengan mengganti data return dengan data laba akuntansi. Beta
akuntansi dengan demikian dapat dihitung dengan rumus:

,
= 2
,

Notasi :
hi = Beta akuntansi sekuritas ke-i
, = Kovarian antara laba perusahaan ke-I dengan indeks laba pasar
2
, = Varian dari indeks laba pasar

Indeks laba pasar dapat dihitung berdasarkan rata-rata laba aakuntansi untuk portofolio pasar.

Contoh 11.4 :
Misalnya suatu pasar modal hanya mempunyai tiga macam sekuritas, yaitu sekuritas A, B, dan
C. dengan demikian indeks laba pasar dapat dihitung dengan cara rata-rata aritmatika laba
perusahaan A, B, dan C. laba akuntansi untuk perusahaan A, B, dan C dan indeks laba pasarnya
selama 10 periode tampak pada tabel berikut :

t EA EB EC EM
1 4,0 1,15 2,5 2,55
2 4,5 1,5 2,7 2,9
3 5,0 1,7 2,9 3,2
4 5,5 1,8 3,0 3,43
5 5,0 2,0 3,5 3,5
6 5,1 2,1 3,7 3,63
7 4,9 2,2 3,9 3,67
8 5,0 2,0 4,0 3,67
9 4,5 2,5 3,5 3,5
10 5,5 2,7 3,8 4,0
Rata-rata 4,9 1,965 3,35 3,405
Kovarian antara laba sekuritas A dengan laba pasar (Cov(EA,EM)), kovarian antara laba sekuritas
B dengan laba pasar (Cov(EB,EM)) dan varian laba pasar (Var(EM)) dapat dihitung sebagai
berikut ini.

t (Cov(EA,EM)) (Cov(EB,EM)) (Cov(EC,EM)) (Var(EM))


1 0,7695 0,696825 0,72675 0,731025
2 0,202 0,234825 0,32825 0,255025
3 -0,0205 0,054325 0,09225 0,042025
4 0,017 -0,00467 -0,00992 0,000803
5 0,0095 0,003325 0,01425 0,009025
6 0,045667 0,030825 0,079917 0,052136
7 0 0,061492 0,143917 0,068469
8 0,026167 0,009158 0,170083 0,068469
9 -0,038 0,050825 0,01425 0,009025
10 0,357 0,437325 0,26775 0,354025
Total 1,368334 1,574255 1,827497 1,590027

Beta Akuntansi untuk sekuritas A, B dan C dapat dihitung sebagai berikut :

( , )
=
( )

1,368333
=
1,590028

= 0,860572

( , )
=
( )

1,57425
=
1,590028

= 0,990077
( , )
=
( )

1,8275
=
1,590028

= 1,149351

Beta akuntansi digunakan pertama-kali di stud Brown dan Ball (1969) yang menggunaka
persamaan regresi untuk mengestimasinya. Brown dan Ball menggunakan perubahan laba
akuntansi, bukan tingkat laba akuntansi untuk menghitungBeta akuntansi. Persamaan regresi
untuk mengestimasi Beta Akuntansi adalah sebagai berikut :

, = + + ,

Notasi :
, = Perubahan laba akuntansi perusahaan ke-I untuk periode ke-4
= Perubahan indeks laba pasar untuk periode ke-t
, = Kesalahan residual (error term)
= Intercept
= Parameter regresi yang merupakan estimasi untuk Beta akuntansi perusahaan ke-i

Ball dan Brown menggunakan model pasar dan model Beta akuntansi pada tabel untuk
mengestimasi Beta pasar (i) dan Beta akuntansi (hi) dengan menggunakan data sebanyak 261
perusahaan selama periode 1946-1966. Korelasi (dihitung berdasarkan Spearman rank order)
untuk kedua tersebut adalah sebesar 0,46, 0,39 dan 0,41 berturut-turut untuk laba operasi, laba
setelah pajak dan laba yang tersedia untuk pemegang saham umum. Dari hasil kolerasi ini
terlihat bahwa Beta akuntansi cukup berhubungan dengan Beta pasar.