Anda di halaman 1dari 4

RUMAH SAKIT UMUM

WIRADADI HUSADA SOKARAJA


Jl. Menteri Supeno No. 25 Telp. (0281) 6846225
Fax. (0281) 6846371 email : rswiradadi@yahoo.co.id
SOKARAJA BANYUMAS

RESUME HASIL WORKSHOP/ PELATIHAN/ SEMINAR


(EXHOUSE/INHOUSE TRAINING)

pilih salah satu


Jenis Diklat yang Diikuti (Workshop/ Pelatihan/ Seminar*)
Nama Peserta Dr.Dedi Adnan Fauzi, MM
NIPRS 01.10.634
Jabatan Ketua Pokja SKP, Ketua KPRS
Bagian SKP, KPRS
Tanggal Pelaksanaan 28-29 Juli 2016

Biaya Diklat Rp.3.000.000,00

Ditanggung oleh RSU Wiradadi Husada/ Mandiri/ Lainnya ............................... *)

A. DASAR MENGIKUTI KEGIATAN


Surat undangan dari Komisi Akreditasi RUmah SAkit (KARS) Nomor 144/WS-KS/KARS/VI/2016
Tanggal 10 Juni 2016 tentang Workshop Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien (PMKP)

B. NAMA KEGIATAN
Workshop/ Pelatihan/ Seminar *) Telusur Peningkatan Mutu dan Keselamatan Pasien
(PMKP) dalam Standar Akreditasi Versi 2012.

C. WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN


Hari : Kamis - Jumat
Tanggal : 28-29 Juli 2016
Tempat : Grand Aston Hotel & Convention Center
Jl.Urip Sumoharjo No.37 Yogyakarta, D.I Yogyakarta

D. PENYELENGGARA
Komisi Akreditasi Rumah SAkit (KARS) berkerja sama dengan LP4M Unair Surabaya

E. NARASUMBER/ PEMBICARA
1. Dr.dr.Sutoto, M.Kes dari KARS
2. Dr.Nico a Lumenta, K.Nefro dari KARS
3. Dr. Luwiharsih, M.Sc dari KARS
4. Dr. Tedjo dari KARS

F. PESERTA
Jumlah Peserta Workshop/ Pelatihan/ Seminar *) adalah sebanyak : 250 peserta

G. JALANNYA ACARA
Workshop/ Pelatihan/ Seminar *) dimulai pukul 08.00 WIB diawali dengan sambutan
sambutan dari panitia penyelenggara, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari
masing-masing narasumber/ pembicara. Kegiatan ini berlangsung secara aman, tertib dan
lancar sampai akhir acara. (jadwal kegiatan terlampir)

H. HASIL KEGIATAN

PERUBAHAN PARADIGMA AKREDITASI

Catatan :
1. Serahkan hasil RESUME ini paling lambat 1 (satu) hari setelah selesai mengikuti kegiatan
Workshop/ Pelatihan/ Seminar kepada Bagian Diklat;
2. Sertakan Jadwal Kegiatan, Fotocopy Sertifikat/ Piagam yang diperoleh, Fotocopy Materi
Workshop/ Pelatihan/ Seminar, Fotocopy SPPD (Surat Perintah Perjalanan Dinas).
RUMAH SAKIT UMUM
WIRADADI HUSADA SOKARAJA
Jl. Menteri Supeno No. 25 Telp. (0281) 6846225
Fax. (0281) 6846371 email : rswiradadi@yahoo.co.id
SOKARAJA BANYUMAS

1. Tujuan utama adalah Quality dan Patient Safety


2. Standar akreditasi mengikuti standar International dan bersifat dinamis
3. Peran DIrektur sangat central
4. Patient center
5. Patient Safety
6. Continous care
7. Continous quality improvement
8. Pedoman dan cara akreditasi dengan metode trace atau telusur
9. Kepatuhan terhadap SPO dan standar profesi

SASARAN KESELAMATAN PASIEN


1. Identifikasi Pasien
a. RS menegmbangkan pendekatan untuk meningkatkan ketelitian identifikasi pasien
b. Identifikasi identitas dengan 2 dari 3 yaitu nama, tanggal lahir, no rekam medis
c. Cara identifikasi, Verbal pada pasien tidak menggunakan gelang, Visual pada pasien
yang menggunakan gelang
d. Harus ada SPO pemasangan gelang
e. Setiap identitas pasien harus melalui system computer tidak boleh menggunakan
tulisan tangan
2. Komunikasi efektif
a. Metode komunikasi yang sering salah adalah komunikasi lisan
b. Metode komunikasi lisan dengan SBAR dan feedback dengan Tulbakon
c. Komunikasi lisan ditulis terpisah dengan formulir khusus di dalam rekam medis
d. Menyusun daftar nilai kritis yang disepakati bersama
e. Menyusun SPO komunikasi pelaporan nilai kritis
3. Obat High Alert
Semua obat-obatan yang higt alert hrus mengikuti aturan yang berlaku
4. Ketepatan lokasi dan prosedur bedah
a. Penandaan atau marking harus dilakukan oleh operator, sebelum dilakukan induksi oelh
anastesi dan melibatkan pasien (pasien sadar).
b. Sign In di tandatangani oleh dokter anastesi, time out oleh perawat sirkuler dan sign
out oleh operator
c. Operator dilarang untuk meninggalkan ruang operasi sebelum sign out selesai
5. PPI
Pelaksanaan Hand hygiene 6 langkah dan 5 moment harus dilaksanakan
6. Resiko Pasien Jatuh
a. Form assasment resiko jatuh menggunakan morse fall scale dan humpy dumpy
b. Semua perawat atau bidan harus bias untuk mengisi form assasment resiko jatuh
c. Penjelasan pasien yang beresiko jatuh sudah sesuai SPO yang ada

SISTEM PELAPORAN INSIDEN KESELAMATAN PASIEN


1. Pelaporan Insiden Keselamatan Pasien Adalah Detak Jantungnya Program Keselamatan
Pasien
2. Prinsip Pelaporan adalah NO BLAMING tetapi mencari penyebab masalah agar tidak
terulang kembali
3. Masalah tersering insiden tidak terlaporkan dikarenakan :
a. Laporan sering digunakan untuk menyalahkan seseorang ( BLAMING )
b. Laporan sering terlambat
c. Laporan sering diasumsikan sebagai tugas perawat saja
4. Strategi dari KARS untuk menanggulangi masalah trsebut yaitu :
a. Dipahamkan dan ditekanakan mengenai kepentingan pasien safety
b. Diberlakukan periode toleransi sesuai kondisi RS masing masing
c. Ditekanakan bahwa bila terdapat insiden tidak melaporkan akan mendapat sanki yang
lebih daripada dengan sadar melaporkan
d. DIlakukan monitoring secara continue oleh KPRS
5. Upaya Baru dalam keselamatan pasien
a. Tujuh langkah keselamatan pasien
b. Tujuh standar keselamatan pasien
Catatan :
1. Serahkan hasil RESUME ini paling lambat 1 (satu) hari setelah selesai mengikuti kegiatan
Workshop/ Pelatihan/ Seminar kepada Bagian Diklat;
2. Sertakan Jadwal Kegiatan, Fotocopy Sertifikat/ Piagam yang diperoleh, Fotocopy Materi
Workshop/ Pelatihan/ Seminar, Fotocopy SPPD (Surat Perintah Perjalanan Dinas).
RUMAH SAKIT UMUM
WIRADADI HUSADA SOKARAJA
Jl. Menteri Supeno No. 25 Telp. (0281) 6846225
Fax. (0281) 6846371 email : rswiradadi@yahoo.co.id
SOKARAJA BANYUMAS

c. Tiga belas action patient safety dari WHO


d. Enam sasaran keselamatan pasien
6. Tipe Insiden

Pasien Tidak Terpapar KNC

Proses Error

Pasien Terpapar Tidak Cidera KTC

KPC
Cidera KTD

CACAT / MENINGGAL SENTINEL


Catatan : KTD yang tidak dapat dicegah bukan termasuk pasien safety, contoh : Kemoterapi
menyebabkan rambut rontok

7. Formulir pelaporan pasien telah disesuaikan, hanya formulir KPC harus terpisah

ROOT CAUSE ANALISYS (RCA)


1. Metode pemecahan masalah dengan mencari akar masalah berdasarkan insiden yang telah
terjadi
2. RCA bukan mencari siapa yang salah melainkan apa akar masalahnya
3. Type insiden yang dapat dilakukan RCA yaitu gradding kuning dan merah. Adapun hijau dan
biru dilakukan RCA sederhana atau investigasi sederhana
4. Melakukan RCA harus memiliki team yang terdiri dari minimal 3 orang dan maksimal 9
orang, jumlah harus ganjil.
5. Team RCA ditentukan melalaui surat tugas atau SK direktur rumah sakit
6. Proses RCA melaui beberapa tahapan dan waktu melakukannya maksimal 45 hari
7. Banyak kesalahan hasil RCA dikarenakan terlalu terburu-buru dalam melakukan RCA
sehingga akar masalah yang sebenarnya tidak ditemukan
8. Dalam penilaian akreditasi minimal harus ada 1 RCA dalam 1 tahunnya

FAILURE MODEL AAND EFFECT ANALYSIS (FMEA)


1. Metode pemecahan masalah sebelum insiden terjadi
2. Dilakukan denga melihat daftar prioritas resiko yang ada di rumah sakit
3. FMEA dialkukan tidak hanya keadaan resiko melainkan bias juga pada sesuatu yang baru
atau peralihan system. Misal rumah sakit akan merenovasi IGD, rumah sakit akan membeli
ventilator.
4. Dalam penilaian akreditasi minimal harus ada 1 FMEA dalam 1 tahunnya.
5. Team FMEA ditunjuk berdarkan surat tugas atau SK direktur rumah sakit.

METODE TELUSUR PMKP


1. Direktur RS pada hari pertama akreditasi survey program PMKP, dan surveyor bertanya
kepada direktur dan direktur menjawab tanpa boleh diwakilkan atau didelegasikan
2. Pada hari kedua tim KPRS presentasi IKP, RCA dan FMEA
3. Pada hari kedua komite medic presentasi PPK, CP dan Audit medis
4. Telusur data, surveyor akan bertemu tim KPRS, tim mutu RS untuk dilakukan wancara dan
mengetahui implementasi program PMKP dan disetiap standard an elemen harus ada
petunjuk jelasnya
5. Wawancara pada penanggung jawab pengumpul data

I. REKOMENDASI UNTUK RSU WIRADADI HUSADA


1. Melakukan evaluasi rutin bulanan kepada team SKP dan KPRS mengenai progress yang telah
dilakukan.
Catatan :
1. Serahkan hasil RESUME ini paling lambat 1 (satu) hari setelah selesai mengikuti kegiatan
Workshop/ Pelatihan/ Seminar kepada Bagian Diklat;
2. Sertakan Jadwal Kegiatan, Fotocopy Sertifikat/ Piagam yang diperoleh, Fotocopy Materi
Workshop/ Pelatihan/ Seminar, Fotocopy SPPD (Surat Perintah Perjalanan Dinas).
RUMAH SAKIT UMUM
WIRADADI HUSADA SOKARAJA
Jl. Menteri Supeno No. 25 Telp. (0281) 6846225
Fax. (0281) 6846371 email : rswiradadi@yahoo.co.id
SOKARAJA BANYUMAS

2. Memfasilitasi agar setiap identitas pasien dilengkapi oleh system computer termasuk
gelang identitas pasien.
3. Memfasilitasi agar diadakannya bed khusus anak dikarenakan terkait form assessment
resiko jatuh pasien yang telah disepakati oleh KARS.
4. Menambahkan lembar khusus komunikasi lisan didalam rekam medis sesuai materi yang
ditetapkan dari standar akreditasi versi 2012.
5. Berkaitan dengan prinsip KARS Pelaporan Insiden keselamatan pasien merupakan detak
jantungnya program keselamatan pasien, untuk dipertimbangkan RS memberikan toleransi
tertentu kepada seseorang yang baru melakukan kesalahan pasien safety dan mau
melaporkan di tingkat resiko tertentu pula.
6. Direktur bersedia mengeluarkan surat tugas atau SK ketika pembentuka tim RCA dan FMEA.

Sokaraja, 31 Juli 2016


Peserta,

Dr. Dedi Adnan Fauzi, MM


NIPRS. 01.10.634

Catatan :
1. Serahkan hasil RESUME ini paling lambat 1 (satu) hari setelah selesai mengikuti kegiatan
Workshop/ Pelatihan/ Seminar kepada Bagian Diklat;
2. Sertakan Jadwal Kegiatan, Fotocopy Sertifikat/ Piagam yang diperoleh, Fotocopy Materi
Workshop/ Pelatihan/ Seminar, Fotocopy SPPD (Surat Perintah Perjalanan Dinas).