Anda di halaman 1dari 2

DAFTAR PUSTAKA

1. Soepardi, EA , Nurbaiti, Jenny, Restuti, DR. Buku Ajar Ilmu Kesehatan


Telinga, Hidung, Tenggorokan, Kepala & Leher. Fakultas Kedokteran
Universitas Indonesia, Edisi 6, Jakarta. 2007. Hal: 69-74.
2. Paparella MM, Adams GL, Levine SC. Penyakit Telinga Tengah dan
Mastoid. Dalam Adams GL, Boies LR, Higler PA (Ed). Boies Buku Ajar
Penyakit THT. Edisi keenam. EGC. Jakarta 1997. Hal: 88-118.
3. Adenin A. Kumpulan bagian THT Telinga, Hidung dan Tenggorok. Fakultas
Kedokteran USU, Medan. 1983. Hal: 1-10.
4. Nursiah Siti. Pola Kuman Aerob Penyebab OMSK dan Kepekaan terhadap
Beberapa Antibiotika di Bagian THT FK USU/ RSUP H. Adam Malik Medan.
Medan: USU Digital Library. 2003.
5. Djaafar Zainul A. dkk. Kelainan Telinga Tengah. Dalam: Efiati Arsyad
Soepardi dkk(eds). Buku Ajar Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorokan
Kepala Leher Edisi Keenam. Jakarta: Balai Penerbit FKUI. 2008. Hal:69-74.
6. Helmi. Otitis Media Supuratif Kronis. Dalam Otitis Media Supuratif Kronis
Pengetahuan Dasar Terapi Medik Mastoidektomi Timpanoplasti Balai
Penerbit FK UI. Jakarta. 2005. Hal: 55-69.
7. Soetjipto, D . 2007. Otitis Media Supuratif Kronis (OMSK). Available from :
http://www.ketulian.com/v1/web/index.php?to=article&id=13 [Akses 28 Mei
2017].
8. Boesoirie,S . 2007. Gangguan Pendengaran (tuli). Available from:
http://www.ketulian.com/web/index.php?to=article&id=13. [Accessed 28 Mei
2017].
9. Abis T G. 2001. Cermin dunia kedokteran otitis media supuratif kronik. from
http://www.kalbe.co.id/files/cdk/files/17_KegiatanIlmiah.pdf/17_Kegiatan
Ilmiah.html [ Diakses 28 Mei 2017].

29
10. Djaafar, Z.A. Kelainan Telinga Tengah. Dalam: Buku Ajar Ilmu Penyakit
Telinga, Hidung, Tenggorok, edisi 3, FKUI, Jakarta. 1997. Hal : 54-57.
11. Lasminingrum ,L. 2000. Perjalanan klinis dan penatalaksanaan otitis media
supuratif.Availablefrom:URL:http://www.mkbnline.org/index.php?option=26
8:perjalananklinisdanpenatalaksanaanotitismediasupuratif=1:kumpulanartikel
&Itemid=55. [Accessed 28 Mei 2017].
12. Paparella MM. Penyakit Telinga Tengah dan Mastoid, Editor Effendi H,
Santoso K: Boies. Dalam: Buku Ajar Penyakit THT, Alih Bahasa: Dr.
Caroline Wijaya, Edisi 6, Jakarta. 2001. Hal: 88-113.
13. Efiaty AS dkk. Buku Ajar Ilmu Kesehatan Telinga Hidung dan Tenggorokan
Edisi Ke-7. Badan Penerbit Universitas Indonesia. 2012.
14. Ballenger JJ. Penyakit Telinga, Hidung, Tenggorok, Kepala dan Leher.
Dalam: Jilid 2, Edisi 13, Alih Bahasa: Staf Ahli Bagian THT RSCM-FKUI,
Jakarta, Binapura Aksara. 1997. Hal: 107-118
15. Kumar, S. Chronic Suppurative Otitis Media. In: Fundamenta of Ear, Nose
and Throat Disease and Head Neck Surgery, Calcuta, 6th ed. 1996. Hal: 100-
107.
16. Helmi,S. Perjalanan Penyakit dan Gambaran Klinik Otitis Media Suppuratif
Kronik. Dalam: Pengobatan Non Operatif Otitis Media Supuratif, Editor
Helmi dkk, Balai Penerbit FK-UI, Jakarta. 1990. Hal: 17-35.
17. Glasscock III M.E, Shambaugh GE. Pathology and Clinical Course of
inflammatory Discase of the Middle Ear. In: Surgery of the Ear, 4th ed,
Philadelphia, WB. Saunders Company. 1990. Hal: 184-187.
18. Boesoirie S, 2007. Gangguan Pendengaran (tuli). Available from:
http://www.ketulian.com/web/index.php?to=article&id=13. [Accessed 28 Mei
2017].
19. Shenoi P.M. Management of Chronic Suppurative Otitis Media. In:
ScottBrowns Otolaryngology, Otology, vol 3, 5 th ed, London.1987. Hal:
215-217.

30