Anda di halaman 1dari 7

Peranan Remaja Membangun Bangsa

Dalam Perspektif Islam


PERANAN REMAJA MEMBANGUN

BANGSA DALAM PERSPEKTIF ISLAM

O

L .
E
Rasa syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah
H
SWT., yang senantiasa melimpahkan rahmat, taufik,
DRS. TAUFIK, SH. hidayah dan inayah-Nya, sehingga pada
kesempatan yang berbahagia ini kita dapat
KETUA PENGADILAN AGAMA KALIANDA
dipertemukan dan berkumpul dalam satu majlis yang
penuh berkah mudah-mudahan kehadiran kita
MATERI CERAMAH senantiasa mendapatkan ridha Allah SWT. Rahmat

DALAM ACARA PEMBINBAAN GENERASI dan keselamatan kita sanjungkan ke pangkuan


baginda junjungan kita Nabi besar Muhammad saw.
MUDA OLEH GABUNGAN ORGANISASI
yang kita nanti-nantikan syafaatnya pada hari
WANITA LAMPUNG SELATAN kiamat. Amin.

Kalianda, 17 Desember 2014


Hadirin wal hadirat, yang dirahmati Allah. Hadirin wal hadirat, yang dirahmati Allah.
Tema kita pada hari ini adalah tentang Peranan Masa muda adalah masa yang penuh dengan
Remaja Dalam Pembangunan Bangsa Dalam harapan, sarat dengan cita-cita dan penuh romantika
Perspektif Islam. kehidupan yang sangat indah. Keindahan masa
Umar Bin Khattab ra, khalifah ke-2 pernah berkata: muda dihiasi dengan bentuk fisik yang masih kuat,
Tiap kali kuhadapi masalah-masalah besar, yang berjalan masih cepat, pendengaran masih kuat,
kupanggil adalah anak muda pikiran masih cermat, kulit wajah indah mengilat,
Demikian tingginya penghargaan Umar Bin Khattab walaupun banyak jerawat, tapi tidak gawat karena
ra, hal ini menunjukkan bahwa pemuda adalah aset masih ada obat di took-toko terdekat. Karena itu
bangsa yang tak ternilai harganya, ditangan pantas jika para pemuda merupakan salah satu
pemudalah bangsa ini dipertaruhkan. Bila kita ingin penentu maju atau mundurnya suatu Negara. Sebab
melihat kemajuan suatu bangsa maka lihatlah terbukti sejak dulu kala, sekarang, dan yang akan
pemudanya. Tidak jarang para tokoh nasional sering datang sesuai fitrahnya pemuda merupakan tulang
menggaungkan hebatnya peranan pemuda dalam punggung Negara, penerus estapeta perjuangan
membangaun masyarakat dan bangsa. Ir. Soekarno terhadap bangsanya.
sebagai funding father dan bapak proklamator sering Seringkali kita dapati dalam banyak artikel,
kali mengobarkan semangatnya dengan berucap bahwa pemuda mempunyai peranan yang sangat
Berikan aku 10 pemuda maka akan aku hentakan besar dalam pembangunan bangsa dan agama.
dunia ini. Begitulah hebatnya peranan pemuda Mereka adalah harapan bangsa yang akan berjuang
dalam menggerakan dan mengawal berdirinya suatu demi masa depan Negara yang lebih cerah. Mereka
kedaulatan bangsa. juga diwaktu yang sama adalah tumpuan agama
yang akan berjuang demi kejayaan Islam dimasa
yang akan datang. Kita semua maklum bahwa masa hendaklah mereka bertakwa kepada Allah dan
depan bangsa dan agama ditentukan oleh pemuda hendaklah mereka mengucapkan Perkataan yang
masa kini, , young today is Leader benar.
Tomorrow, pemuda hari ini adalah pemimpin di masa Hadirin, ayat tersebut diawali dengan kalimat
yang akan datang. Bagaimana keadaan bangsa ini kita kaji lebih dalam secara semantic:
10, 20, 30 tahun yang akan datang, jawabannya ada istinbatnya adalah shigat amar , kaidah
ditangan pemuda-pemuda hari ini, kalau pemudanya mengatakan pada asalnya suatu
baik, maka baiklah bangsa ini, kalau pemudanya perintah adalah wajib, oleh karena itu wajib kepada
rusak maka wallahu Alam. kita, saya, saudara dan kita semua merasa takut jika
Hadirin para pemuda yang kami hormati meninggalkan anak-anak, keturunan, dan generasi-
Mengingat betapa pentingnya pemuda generasi yang lemah. Berkaitan dengan masalah
terhadap umat ini, maka peranan generasi muda tersebut imam Ibnu katsir menjelaskan, bahwa
dalam pembangunan bangsa adalah tema yang Sababun Nuzul ayat tersebut berkenaan dengan
akan kita bicarakan pada kesempatan ini, dengan munculnya pertanyaan dari Saad bin Abi Waqas
landasan surat an-Nisa ayat 9: kepada Rasul tatkala Abi Waqas menjelang wafat.
% ! # (# . ` = | Seraya bertanya: Ya rasul, aku ini memiliki harta
(# %{ = (# ) = ! yang banyak sementara pewarisku hanya seorang
# (#) % # anak wanita, bolehkah aku bersedekah 2/3 nya ya
Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang Rasul? Rasul menjawab: Tidak boleh!,
yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka Setengahnya ya rasul?, Tidak boleh!, Bagaimana
anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir kalau 1/3 nya ya rasul? Rasul menjawab: 1/3 itu
terhadap (kesejahteraan) mereka. oleh sebab itu sudah banyak. Seraya beliau melanjutkan
sabdanya: Sesungguhnya apabila kamu mengenal Budi Utomo tokoh muda yang kharismatik,
meninggalkan ahli waris mu dalam keadaan mampu mereka semua menjadi The Grand Old Man istilah
itu lebih baik daripada meninggalkannya dalam Bung Karno, menjadi Stood Geber, bahkan menjadi
keadaan lemah tiada berdaya, sehingga The Foundating Father, pendiri, penggerak, yang
menggantungkan hidupnya pada belas kasihan mampu merebut kemerdekaan jika tanpa pemuda
orang lain. mustahil Indonesia ini merdeka. Demikian ungkapan
Hadirin, lantas lemah apa yang harus kita kekaguman Bung Karno terhadap generasi muda
takutkan? Prof.Dr.B.J.Habibi mengatakan: kita yang diabadikan oleh perjuangan bangsa.
setidaknya ada lima kelemahan yang harus kita Sejarah tersebut mengajarkan kepada kita,
hindari, yakni lemah harta, lemah fisik, lemah ilmu, kepada saya, kepada saudara-saudara pemuda saat
lemah semangat hidup dan yang sangat ditakutkan ini dan para pemuda yang akan datang, agar
adalah lemah akhlak. Saudara-saudara! Jika lima memiliki semangat juang tinggi serta tanggung jawab
kelemahan ini melekat pada generasi kita, saya yain yang penuh terhadap kelangsungan nusa, bangsa,
mereka bukan sebagai pelopor pembangunan tapi dan agama yang kita anut ini. Sebab
menjadi virus pembangunan, penghambat Young today is Leader Tomorrow, pemuda hari ini
pembangunan, bahkan penghancur pembangunan. adalah jago-jagonya pemimpin dimasa yang akan
Padahal saudara-saudara di negri tercinta ini, datang. Karena itu saudara-saudara, Rasul
sejarah membuktikan sejak tahun 1908 masa mengingatkan Pergunakanlah lima kesempatan
Kebangkit Nasional sampai menjelang detik-detik sebelum datang lima kesempitan. Diantaranya
Proklamasi dikumandangkan berbagai ormas masa muda mu sebelum datang masa tua
kepemudaan, seperti Persatuan Pelajar Stovia, mmu. Sebab kata William Sceaspeare: You for and
Trikoro Dharmo, Jong Islamaiten Bond bahkan kita hour you than for lover, masa muda mu Cuma satu
jam kecantikanmu hanya setumbuh kembang. Firman Allah tersebut mewajibkan kepada kita
Makanya, If you sing before breakfast, You cry supaya giat bekerja. Menurut Imam Ali As-Shabuni
before night, jika kau menyanyi sebelum datangnya dalam Shofwat At-tafasir kalimat #=# adalah:
pagi maka kau akan menangis sebelum datangnya
malam. Suatu instruksi yang mengandung sanksi.
Timbul pertanyaan, bagaimana cara Ulama nahwu mengatakan maksud fiil adalah:
mengefektifkan waktu muda ini? Jawabannya adalah

dengan melakukan aktivitas yang positif. Hal ini
dipertegas Allah dalam Surat Taubah ayat 105:
% (#= # | !# / = &! Dengan demkian dapat kita pahami apabila

# ( <) kita giat bekerja, rajin berusaha, dan gemar bramal

= = # # / ^ / artinya menuju masa depan yang cerah menjanjikan.


Jika malas bekarja, enggan berusaha, dan tidak mau
. =
beramal artinya menuju masa depan yang suram
Dan Katakanlah: "Bekerjalah kamu, Maka Allah dan
dan mengenaskan. Sebab insan
Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat
pemalas tidak akan merasakan manisnya madu, tapi
pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan
akan tenggelam dalam pahitnya empedu. No again
kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib
without a paint, tiada bahagia tanpa lembah derita,
dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu
tiada perjuangan tanpa pengorbanan. Kemalasan
apa yang telah kamu kerjakan.
masa muda adalah kehancuran di masa tua.
Hadirin para pemuda yang kami cintai
Apa yang harus kita kerjakan? Dr. M.
Sulaiman Al-Asqari dalam Zubdatut Tafsir Min Fathil
Qadir menjelaskan Bekerjalah sesuai skill Banyak orang besar sukses mengawali karirnya
dan profesi masing-masing. Oleh karena itu saya hanya dengan berjualan koran, bukan jualan
menghimbau terutama kepada generasi muda, korannya, tetapi etos kerjanya yang harus kita
setidaknya ada lima olah yang harus kita kerjakan. teladani. Sebab lebih baik meneladani penjual Koran
Yakni olah rasa agar iman melekat, olah rasio agar yang memiliki mental kerja yang tinggi daripada
ilmu meningkat, olah raga agar badan sehat, olah mencontoh oknum pegawai kantor, mental kerjanya
usaha agar ekonomi kuat, dan olah kinerja agar kaya kolor, sebentar-sebentar bisa kendor, kemana-
produktifitas meningkat. mana maunya naik motor, padahal kerjanya Cuma
Hadirin kalau lima potensi ini sudah melekat molor, disiplin hanya waktu dibagi honor. Kalau
pada generasi muda kita, saya yakin generasi muda pemuda seperti ini mustahil menjadi pelopor
kita ini, akan menjadi penerus laku pemegang melainkan jadi pengekor. Naudzu billahi min dzalika.
estafet perjuangan yang meraih prestasi gemilang Oleh karena itu, sebagai calon-calon
dimasa yang akan datang. Untuk itu, marilah masa pemimpin bangsa mulai saat ini kita singsingkan
muda ini kita jadikan wahana untuk bekerja sesuai tangan, langkahkan kaki kedepan bekerja, bekerja,
skill masing-masing. dan bekerja. Jika sikap ini yang diaplikasikan oleh
Dengan demikian hadirin Islam tidak para pemuda kita, maka Allah menjamin keberkahan
mengenal istilah pemuda penganggur, pemuda bagi bangsa kita. Sebagaimana firman Allah dalam
mejeng nyari mojang, pemuda nangkring surat Al-Araf ayat 96:
inongkrong. Tetapi pemuda yang diinginkan oleh

Islam adalah pemuda-pemuda yang agresif, inovatif,
progresif, dan produktif. Orang Barat mengatakan: Sekiranya penduduk negeri itu beriman dan
Many great man started from the newspaper boys. bertaqwa, tentulah kami bukakan baginya (pintu)
rahmat dari langit dan bumi tapi mereka serta berada dalam maghfirah Allah SWT. Amin.
mendustakan (kebenaran), lalu kami adzab mereka Itulah yang dapat kami sampaikan, akhirul kalam:
karena perbuatnya.
Hadirin yang dimulyakan Allah
Demikian jaminan Allah tersebut berupa
Negara yang barakah akan dilimpahkan, apabila
pemuda-pemudi bangsa kita beriman dan bertaqwa
banyak melakukan kebaikan, jauh dari kenakalan
remaja, dan tidak terjerumus kedalam
penyalahgunaan Narkotika. Amin.
Dengan demikian dari uraian ini dapat
disimpulkan, bahwa pemuda merupakan tulang
punggungnya bangsa dan agama, Indonesia bisa
merdeka, Islam bisa bertahan hingga sekarang ini
karena jasa-jasanya para pemuda pendahulu kita.
Oleh karena itu, dalam rangka mengisi
kemerdekaan, untuk meningkatkan harkat dan
derajat umat Islam saat ini. Pemuda harus memiliki
iman, ilmu, dan semangat kerja yang tinggi.
Jika sikap ini yang diaplikasikan, saya yakin
Indonesia akan menjadi Negara yang subur, makmur