Anda di halaman 1dari 36

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

( RPP )

Sekolah : SMA .......................


Kelas / Semester : XII (Dua belas) / Semester I
Mata Pelajaran : FISIKA
Alokasi waktu : 2 x 45 menit

A. Standar Kompetensi
1. Menerapkan konsep dan prinsip gejala gelombang dalam menyelesaikan
masalah.

B. Kompetensi Dasar
1.1 Mendeskripsikan gejala dan ciri-ciri gelombang secara umum.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


kognitif
1. Mengidentifikasi karakteristik gelombang transversal dan gelombang
longitudinal.
2. Mendeskripsikan perbedaan gelombang transversal dan gelombang longitudinal
3. Mendeskripsikan sumber gelombang
Afektif
- Aktif, kreatif, jujur mengerjakan tugas
- Dapat bekerjasama dan peduli dengan teman kelompok.
Psikomotorik
- Terampil mengidentifikasi karakteristik gelombang transversal dan gelombang
longitudinal
- Terampil menyebutkan perbedaan gelombang transversal dan gelombang
longitudinal
- Terampil menyebutkan sumber-sumber gelombang.
D. Tujuan Pembelajaran
Kognitif
- Setelah mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat mendeskripsikan
karakteristik gelombang transversal dan gelombang longitudinal
- Setelah mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat menjelaskan perbedaan
gelombang transversal dan gelombang longitudinal.
- Setelah mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat memberikan contoh
sumber-sumber gelombang.
Afektif
-
Siswa dapat bersama-sama aktif mengerjakan tugas.
-
Selama proses pembelajaran, siswa memiliki kebiasaan bekerjasama dengan
teman dalam menyelesaikan tugas-tugas.
Psikomotorik
- Siswa dapat mengidentifikasi karakteristik gelombang transversal dan
gelombang longitudinal
- Siswa dapat menyebutkan perbedaan gelombang transversal dan gelombang
longitudinal
- Siswa dapat menyebutkan sumber-sumber gelombang
E. Materi Pembelajaran
Gejala dan Ciri-ciri Gelombang (gelombang transversal dan gelombang longitudinal)
(terlampir)

F. Metode Pembelajaran
Model : - Direct Instruction (DI)
- Cooperative Learning
Metode : - Diskusi kelompok
- Ceramah
- Observasi
G. Langkah-langkah Kegiatan

Kegiatan Langkah guru Langkah siswa


Pendahuluan Memotivasi siswa Siswa merespon pertanyaan motivasi
siswa dengan berbagai jawaban.
Apakah gelombang bunyi tergolong
gelombang longitudinal?
Bagaimana persamaan-persamaan
fisika yang menerangkan gejala
gelombang?

Inti Guru membimbing peserta didik dalam Siswa membentuk kelompok


pembentukan kelompok secara
heterogen.
Perwakilan peserta didik diminta untuk
Salah satu perwakilan tiap kelompok
menyebutkan contoh gelombang dalam menyebutkan contoh gelombang
kehidupan sehari-hari dalam kehidupan sehari-hari.
Guru membimbing siswa melakukan Peserta didik mendiskusikan dengan
diskusi mengenai perbedaan gelombang kelompoknya mengenai perbedaan
transversal dan gelombang longitudinal.
gelombang transversal dan
gelombang longitudinal.
Meminta siswa mempresentasikan hasil Peserta didik mempresentasikan hasil
diskusi kelompok masing-masing diskusi kelompok secara klasikal.
Guru menanggapi hasil diskusi Peserta didik menyimak penjelasan
kelompok peserta didik dan memberikan dari guru.
informasi yang sebenarnya.
guru menjelaskan mengenai perumusan Peserta didik memperhatikan
untuk mendapatkan persamaanpenjelasan guru mengenai perumusan
gelombang, karakteristik gelombang untuk mendapatkan persamaan
transversal dan gelombang longitudinal gelombang, karakteristik gelombang
serta perbedaannya transversal dan gelombang
longitudinal serta perbedaannya
Guru memberikan contoh soal Peserta didik menyimak contoh soal.
menentukan persamaan simpangan
gelombang.
Guru menunjuk salah satu peserta didik Peserta didik yang ditunjuk naik
untuk menjawab soal menentukan kedepan untuk menjawab dan yang
persamaan simpangan gelombang di lain menyimak.
depan kelas, Guru memberikan soal
menentukan persamaan simpangan
gelombang untuk dikerjakan.
Guru mengoreksi jawaban peserta didik Peserta didik menyimak penjelasan
dari guru.
Penutup Guru bersama dengan siswa menyimpulkan hasil pembelajaran
Guru memberikan penghargaan kepada Kelompok menerima penghargaan
kelompok yang memiliki kinerja dan dari guru.
kerjasama yang baik.
Guru memberikan tugas rumah berupa Siswa menerima tugas berupa soal
latihan soal latihan.

H. Sumber Belajar dan Media


a. Buku Fisika SMA kelas XII Erlangga
b. Buku referensi yang relevan
c. Lingkungan
d. Papan tulis dan spidol

I. Penilaian Hasil Belajar


a. Teknik Penilaian:
Tes tertulis
Penugasan
b. Bentuk Instrumen:
Tes uraian
Tugas rumah
c. Contoh Instrumen:
1. Jika ada sumber getaran bergetar dengan frekuensi 200 Hz, panjang gelombang
yang terpancar adalah 4 m, coba tentukan cepat rambat gelombang tersebut!
2. Fungsi gelombang pada suatu medium dinyatakan sebagai: y = 0,1 sin (5t 2x),
dengan x dan y dalam meter dan t dalam sekon. Tentukanlah frekuensi dan
panjang gelombang tersebut!

Instrumen Penilaian
Aspek yang dinilai Skor
Sangat lengkap, baik dan benar 4
Lengkap,b

...............,...................
Mengetahui
Kepala SMA Guru Mata Pelajaran

......................... ..............................
NIP/NIK. NIP/NIK.
LEMBAR KERJA SISWA
(LKS)
1. Jika ada sumber getaran bergetar dengan frekuensi 200 Hz, panjang gelombang yang
terpancar adalah 4 m, coba tentukan cepat rambat gelombang tersebut!

Pembahasan
Dik : f = 200 Hz, = 4 m
Dit : v = ....?
Peny :
v = x f = 4 . 200 = 800 m/s
jadi, cepat rambat gelombang adalah 800 m/s

2. Fungsi gelombang pada suatu medium dinyatakan sebagai: y = 0,1 sin (5t 2x),
dengan x dan y dalam meter dan t dalam sekon. Tentukanlah frekuensi dan panjang
gelombang tersebut!

Pembahasan

Diketahui:

gelombang berjalan, y = 0,1 sin (5t 2x)

Ditanyakan:

f = . . .?
= . . .?

Jawab:

Dengan menggunakan persamaan yp = A sin (t kx) dapat kita ketahui bahwa: A = 0,1 m
dan
= 2f = 5 dan k = 2 sehingga :

f= Hz

= =m

3. Suatu tali dihubungkan melalui katrol dan ujungnya diberi beban 0,2 kg kemudian
digetarkan. Jika panjang tali 3 m dari massa tali 60 gram, tentukan laju gelombang
pada tali! (g = 10 m/s2)
Pembahasan

Diketahui:

mb = 0,2 kg
l=3m
mt = 60 gram
g = 10 m/s

Ditanyakan: v = . . .?

Jawab:

F = mg = 0,2 . 10 = 2 N

= = = 0,02 kg/m

v= = = 10 m/s

4. Sebuah gelombang menjalar pada air. Dalam waktu 2 sekon gelombang dapat
menempuh jarak 10 m. Pada jarak tersebut terdapat 4 gelombang. Tentukan ferkuensi,
periode, panjang gelombang, dan cepat rambat gelombang!

Penyelesaian
t = 2 s, S = 10 m, N = 4

a. frekuensi gelombang :
f = N/t=4/2 = 2 Hz
b. periodenya setara :
T =1/f = =s

c. panjang gelombang memenuhi :


= S/N=10/4= 2,5 m

d. cepat rambat gelombang :


v = .f = 2,5 . 2 = 5 m/s

5. Seutas tali yang panjangnya 8 m direntangkan lalu digetarkan. Selama 2 sekon terjadi
gelombang seperti pada gambar berikut! Tentukan , f, T, dan v.

Penyelesaian :
Dari gambar terjadi gelombang sebanyak 4 .
Berarti : 4 = 8 m, = 8/4 = 2 m
Selama 2 sekon terjadi 4 atau selama 1 sekon terjadi 2. 8 m
Jadi, f = 2 gelombang / sekon atau f = 2 Hz
T = 1/f = sekon, v = f = 2 m x 2 Hz = 4 m/s
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Sekolah : SMA ..
Kelas / Semester : XII (Dua belas) / Semester I
Mata Pelajaran : FISIKA
Alokasi waktu : 2 x 45 menit

A. Standar Kompetensi
2. Menerapkan konsep kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai penyelesaian
masalah dan produk teknologi.

B. Kompetensi Dasar
2.1 Memformulasikan gaya listrik, kuat medan listrik, fluks, potensial listrik, dan
energi potensial listrik serta penerapannya pada keping sejajar.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


Kognitif
Mendeskripsikan hukum gauss.
Mengaplikasikan hukum Gauss untuk mencari medan listrik bagi distribusi
muatan kontinyu.
afektif
- Aktif, kreatif, jujur mengerjakan tugas
- Dapat bekerjasama dan peduli dengan teman kelompok.
Psikomotorik
- Terampil menyebutkan bunyi hukum Gauss
- Terampil mengamplikasikan hukum Gauss untuk mencari medan listrik bagi
distribusi muatan kontinyu.

D. Tujuan Pembelajaran
Kognitif
- Setelah mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat mendeskripsikan
hukum gauss.
- Setelah mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat mengaplikasikan
hukum Gauss untuk mencari medan listrik bagi distribusi muatan kontinyu.
Afektif
- Siswa dapat bersama-sama aktif mengerjakan tugas.
- Selama proses pembelajaran, siswa memiliki kebiasaan bekerjasama dengan
teman dalam menyelesaikan tugas-tugas.
Psikomotorik
- Siswa dapat menyebutkan bunyi hukum Gauss
- Siswa dapat mengamplikasikan hukum Gauss untuk mencari medan listrik bagi
distribusi muatan kontinyu.

E. Materi Pembelajaran
Hukum Gauss (terlampir)
F. Metode Pembelajaran
1. Model : - Direct Instruction (DI)
- Cooperative Learning
2. Metode : - Diskusi kelompok
- Observasi
- Ceramah

G. Langkah-Langkah Kegiatan
kegiatan Langkah guru Langkah siswa
Pendahuluan Motivasi siswa Siswa menjawab dengan berbagai
jawaban.
Bagaimana syarat terjadinya
fluks?
Apakah manfaat hukum
Gauss?

Inti Guru membimbing peserta didik Peserta didik membentuk


dalam pembentukan kelompok kelompok secara heterogen.
secara heterogen.
Guru membimbing peserta didik Peserta didik mendiskusikan
mendiskusikan pengertian fluks pengertian fluks listrik.
listrik.
Peserta didik dalam setiap Perwakilan setiap kelompok
kelompok diminta untuk diminta untuk menyebutkan syarat
menyebutkan syarat terjadinya terjadinya fluks.
fluks.
Guru memberikan contoh soal Peserta didik memperhatikan
menentukan fluks listrik. contoh soal menentukan fluks
listrik yang disampaikan oleh
guru.
Guru memberikan beberapa soal Peserta didik menyelesaikan soal
menentukan fluks listrik untuk fluks listrik yang diberikan guru.
dikerjakan oleh peserta didik.
Guru mengoreksi jawaban peserta Peserta didik menyimak korensi
didik apakah sudah benar atau dari guru.
belum. Jika masih terdapat peserta
didik yang belum dapat menjawab
dengan benar, guru dapat langsung
memberikan bimbingan.
Guru membimbing peserta didik Peserta didik mendiskusikan
melakukan diskusi mengenai pengertian hukum Gauss.
pengertian hukum Gauss
Guru memberikan penjelasan Peserta didik memperhatikan
mengenai aplikasi hukum Gauss penjelasan guru mengenai aplikasi
untuk menentukan besarnya medan hukum Gauss untuk menentukan
listrik pada kawat lurus panjang besarnya medan listrik pada kawat
lurus panjang.
Guru memberikan contoh soal Peserta didik memperhatikan
menentukan besarnya medan listrik contoh soal menentukan besarnya
pada kawat lurus panjang medan listrik pada kawat lurus
panjang
Guru memberikan beberapa soal Peserta didik mengerjakan soal
menentukan besarnya medan listrik menentukan besarnya medan
pada kawat lurus panjang listrik pada kawat lurus panjang
Guru mengoreksi jawaban peserta Peserta didik menyimak korensi
didik apakah sudah benar atau dari guru
belum. Jika masih terdapat peserta
didik yang belum dapat menjawab
dengan benar, guru dapat langsung
memberikan bimbingan.
penutup Guru bersama dengan siswa menyimpulkan hasil pembelajaran
Guru memberikan tugas rumah Peserta didik menerima tugas
berupa latihan soal rumah berupa latihan soal

H. Sumber Belajar dan media


a. Buku Fisika SMA kelas XII Erlangga
b. Buku referensi yang relevan
c. Spidol dan papan tulis

I. Penilaian Hasil Belajar


a. Teknik Penilaian:
Tes tertulis
Penugasan
b. Bentuk Instrumen:
Tes uraian
Tugas rumah
d. Contoh Instrumen:
1. Jika terdapat persegi dengan panjang sisi 20 cm, lalu bila sebuah medan listrik
homogen sebesar 200 N/C ditembakkan ke arahnya dengan arah yang tegak lurus
bidang persegi tersebut, berapa jumlah garis medan listrik yang menembus
bidang persegi tersebut (fluks listrik)?
2. Sobat punya sebuah bidan lingkaran dengan jari-jari 7 cm. Jika ada kuat medan
listrik sebesar 200 N/C mengarah pada bidang tersebut dengan membentuk sudut
300 terhadap bidang. Tentukan berapa fluks listrik tersebut?

Instrumen Penilaian

...............,...................
Mengetahui
Kepala SMA Guru Mata Pelajaran

......................... ..............................
NIP/NIK. NIP/NIK.
LEMBAR KERJA SISWA

(LKS)

1. Jika terdapat persegi dengan panjang sisi 20 cm, lalu bila sebuah medan listrik homogen
sebesar 200 N/C ditembakkan ke arahnya dengan arah yang tegak lurus bidang persegi
tersebut, berapa jumlah garis medan listrik yang menembus bidang persegi tersebut
(fluks listrik)?
Pembahasan
Jawab :
Luas Persegi = 20 x 20 = 400 cm2 = 4 x 10-2 m2
Jumlah Garis yang menembus bidang adalah
= E. A
= 200. 4 x 10-2 m
= 8 weber

2. Sobat punya sebuah bidan lingkaran dengan jari-jari 7 cm. Jika ada kuat medan listrik
sebesar 200 N/C mengarah pada bidang tersebut dengan membentuk sudut 300 terhadap
bidang. Tentukan berapa fluks listrik tersebut?
Jawab :
Luas Bidang :
Luas Lingkaran = r2 = 22/7 x 49 = 154 cm2 = 1,54 x 10-2 m2
Cos = Cos 60o
( = sudut yang dibentuk oleh E dan garis normal lihat gambar sebelumnya )
= E. A.cos
= 200. 1,54 x 10-2 . 0,5
= 1,54 weber

3. Sebuah bola kecil bermuatan listrik 10 C berada di antara keping sejajar P dan Q
dengan muatan yang berbeda jenis dengan rapat muatan 1,77 10-8 C/m2. Jika g = 10
m/s2 dan permitivitas udara adalah 8,85 10-12 C2/Nm2, hitung massa bola tersebut!
Penyelesaian:
Diketahui:

q = 10 C = 10-5 C
= 1,77 10-8 C/m2
g = 10 m/s2
0 = 8,85 10-12 C2/Nm2

Ditanya: m = ... ?

Pembahasan :
1,77 108 /2
E= = = 2.000 N/C
0 8,85 1012 2 /2
Dari gambar di atas, syarat bola dalam keadaan setimbang adalah jika :

F=w
q.E = m.g
105 2000 2 102
m= = = = 2 x 10-3 kg = 2 gram
10 10

4. Hitunglah fluks listrik yang melewati permukaan bola dengan jari-jari 1,0 m dan
membawa muatan +1,0 C di pusatnya.
Jawab:
Dik : q = 1,0 C = 1,0 x 10-6 C
r = 1,0 m
dit : E= ....?

9 2
1,0 106
E=k = 8,99 x 10 N/m = 8,99 x 10-3 N/C
2 1,02
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Sekolah : SMA .......................


Kelas / Semester : XII (Dua belas) / Semester I
Mata Pelajaran : FISIKA
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit

A. Standar Kompetensi
2. Menerapkan konsep kelistrikan dan kemagnetan dalam berbagai penyelesaian
masalah dan produk teknologi.

B. Kompetensi Dasar
2.2 Menerapkan induksi magnetik dan gaya magnetik pada beberapa produk
teknologi.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


Kognitif
- Mendeskripsikan gaya Lorentz
- Mendeskripsikan cara kerja spektrometer
Afektif
- Aktif, kreatif, jujur mengerjakan tugas
- Dapat bekerjasama dan peduli dengan teman kelompok.
Psikomotorik
- Terampil mendeskripsikan gaya Lorentz
- Terampil mendeskripsikan cara kerja spektrometer
- Terampil menentukan arah gaya Lorentz menggunakan kaidah tangan kanan.

D. Tujuan Pembelajaran
Kognitif
- Setelah mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat mendeskripsikan gaya
Lorentz
- Setelah mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat mendeskripsikan cara
kerja spektrometer
Afektif
- Siswa dapat bersama-sama aktif mengerjakan tugas.
- Selama proses pembelajaran, siswa memiliki kebiasaan bekerjasama dengan
teman dalam menyelesaikan tugas-tugas.
Psikomotorik
- Siswa dapat mendeskripsikan gaya Lorentz
- Siswa dapat mendeskripsikan cara kerja spektrometer
- Siswa dapat menentukan arah gaya Lorentz menggunakan kaidah tangan kanan.

E. Materi Pembelajaran
Gaya Lorentz(terlampir)
F. Metode Pembelajaran
1. Model : - Direct Instruction (DI)
- Cooperative Learning
2. Metode : - Diskusi kelompok
- Observasi
- Ceramah
G. Langkah-Langkah Pembelajaran
kegiatan Langkah guru Langkah siswa
Pendahuluan Motivasi siswa Peserta didik menjawab
Faktor apakah yang mempengaruhi dengan berbagai jawaban
besarnya gaya Lorentz?
Bagaimana cara kerja spektrometer
massa?

Inti Guru membimbing peserta didik dalam Peserta didik membentuk


pembentukan kelompok secara kelompok secara heterogen
heterogen.
Guru membimbing siswa Peserta didik mendiskusikan
mendiskusikan pengertian gaya Lorentz pengertian gaya Lorentz.
Guru memberikan penjelasan mengenai Peserta didik memperhatikan
cara mendapatkan rumusan gaya penjelasan guru mengenai cara
Lorentz pada kawat yang berarus dan mendapatkan rumusan gaya
pada muatan yang bergerak Lorentz pada kawat yang
berarus dan pada muatan yang
bergerak
Guru memberikan penjelasan mengenai Peserta didik memperhatikan
cara menentukan arah gaya Lorentz penjelasan guru mengenai cara
menentukan arah gaya Lorentz
Guru memberikan contoh soal Peserta didik memperhatikan
menentukan gaya Lorentz pada kawat contoh soal menentukan gaya
yang berarus dan pada muatan yang Lorentz pada kawat yang
bergerak. berarus dan pada muatan yang
bergerak yang disampaikan
oleh guru
Guru memberikan beberapa soal Peserta didik soal menentukan
menentukan gaya Lorentz pada kawat gaya Lorentz pada kawat yang
yang berarus dan pada muatan yang berarus dan pada muatan yang
bergerak untuk dikerjakan oleh peserta bergerak untuk dikerjakan oleh
didik peserta didik
Guru mengoreksi jawaban peserta didik Siswa memperhatikan koreksi
apakah sudah benar atau belum. Jika guru.
masih terdapat peserta didik yang
belum dapat menjawab dengan benar,
guru dapat langsung memberikan
bimbingan
Guru membimbing siswa Peserta didik mendiskusikan
mendiskusikan pengertian pengertian spektrometer massa
spektrometer.
Guru memberikan penjelasan mengenai Peserta didik memperhatikan
cara kerja spektrometer massa cara kerja spektrometer massa
yang disampaikan oleh guru
Penutup Guru bersama dengan siswa menyimpulkan hasil pembelajaran
Guru memberikan tugas rumah berupa Peserta didik menerima tugas
latihan soal rumah berupa latihan soal.
H. Sumber Belajar
- Buku Fisika SMA kelas XII Erlangga
- Buku referensi yang relevan
- Spidol dan papan tulis

I. Penilaian Hasil Belajar


a. Teknik Penilaian:
Tes tertulis
Penugasan
b. Bentuk Instrumen:
Tes uraian
Tugas rumah
c. Contoh Instrumen:
1. Jelaskan pengertian gaya Lorentz
2. Sebutkan gaya lorentz pada penghantar

...............,...................
Mengetahui
Kepala SMA Guru Mata Pelajaran
......................... ..............................
NIP/NIK. NIP/NIK.
LEMBAR KERJA SISWA

(LKS)

3. Jelaskan pengertian gaya Lorentz


Jawab:
Gaya Lorentz merupakan nama lain dari gaya magnetik yaitu gaya yang ditimbulkan oleh
medan magnet. Kapan akan timbul bila ada interaksi dua medan magnet, contohnya adalah
kawat berarus dalam medan magnet, kawat sejajar berarus dan muatan yang bergerak dalam
medan magnet.

4. Sebutkan faktor gaya lorentz pada penghantar:


Jawab:
a) kuat medan magnet (B)
b) besar arus listrik (I)
c) panjang penghantar

5. bagaimana cara menentukan arah gaya lorentz


jawab :
Arah gaya lorentz dapat ditentukan dengan aturan tangan kanan. Jari-jari tangan
kanan diatur sedemikian rupa, sehingga Ibu jari tegak lurus terjadap telunjuk dan
tegak lurus juga terhadap jari tengah. Bila arah medan magnet (B) diwakili oleh
telunjuk dan arah arus listrik (I) diwakili oleh ibu jari, maka arah gaya lorentz (F) di
tunjukkan oleh jari tengah.

6. Perhatikan gambar berikut ! Seutas kawat berada diantara dua


magnet yang memiliki besar induksi magnetik 0,02 Tesla. Jika
besar kuat arus yang mengalir pada kawat adalah 5 A, tentukan
:
a) Besar gaya magnetik yang bekerja pada kawat sepanjang 10 cm
b) Arah gaya magnetik dengan acuan arah mata angin pada gambar diatas
Pembahasan
a) Besar gaya magnetik pada kawat sepanjang l meter yang berada pada medan magnet
B Tesla dan dialiri kuat arus listrik sebesar i Ampere dengan sudut antara arah B dan i
sebesar adalah :
F = B i l sin = 0,02 x 5 x 0,1 x 1 = 0,1 N
b) Arah gaya ditentukan dengan kaidah tangan kanan
4 jari arah B
Jempol arah i
Telapak tangan arah F
Jika terdapat dua buah kutub magnet maka arah B adalah dari kutub Utara ke kutub
Selatan, sehingga arah F adalah masuk bidang baca atau jika mengikuti petunjuk mata
angin arahnya adalah ke bawah
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Sekolah : SMA .......................


Kelas / Semester : XII (Dua belas) / Semester II
Mata Pelajaran : FISIKA
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit

A. Standar Kompetensi
3. Menganalisis berbagai besaran fisis pada gejala kuantum dan batas-batas
berlakunya relativitas Einstein dalam paradigma fisika modern.

B. Kompetensi Dasar
3.1 Menganalisis secara kualitatif gejala kuantum yang mencakup hakikat dan sifat-
sifat radiasi benda hitam serta penerapannya.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


Kognitif
- Mendeskripsikan efek fotolistrik
- Mendeskripsikan teori efek fotolistrik menurut teori elektrodinamika klasik
dan Enstein.
Afektif
- Aktif, kreatif, jujur mengerjakan tugas
- Dapat bekerjasama dan peduli dengan teman kelompok.
Psikomotorik
- Terampil mendeskripsikan efek fotolistrik
- Terampil mendeskrisikan teori efek fotolistrik menurut teori elektrodinamika
klasik dan Einstein.

D. Tujuan Pembelajaran
Kognitif
- Setelah mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat menjelaskan
pengertian efek fotolistrik.
- Setelah mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat membedakan teori
efek fotolistrik menurut teori elektrodinamika klasik dan Enstein.
Afektif
- Siswa dapat bersama-sama aktif mengerjakan tugas.
- Selama proses pembelajaran, siswa memiliki kebiasaan bekerjasama dengan
teman dalam menyelesaikan tugas-tugas.
Psikomotorik
- Siswa terampil mendeskripsikan efek fotolistrik
- Siswa terampil mendeskrisikan teori efek fotolistrik menurut teori
elektrodinamika klasik dan Einstein.

E. Materi Pembelajaran
Pendahuluan Teori Kuantum (efek fotolistrik) terlampir

F. Metode Pembelajaran
1. Model : - Direct Instruction (DI)
- Cooperative Learning
2. Metode : - Diskusi kelompok
- Ceramah
- Observasi
G. Langkah_langkah Pembelajaran
Kegiatan Langkah guru Langkah siswa
pendahuluan Motivasi siswa Peserta didik menjawab dengan
berbagai jawaban.
Faktor apakah yang
mempengaruhi terjadinya efek
fotolistrik?
Bagaimana mengukur energi
kinetik maksimum elektron
foto secara kuantitatif?

Inti Guru membimbing peserta didik peserta didik membentuk


dalam pembentukan kelompok kelompok secara heterogen.
Guru membimbing peserta didik Peserta didik mendiskusikan
melakukan diskusi mengenai pengertian efek fotolistrik
pegertian efek fotolistrik.
Guru menjelaskan mengenai efek Peserta didik memperhatikan
fotolistrik menurut teori penjelasan guru mengenai efek
elektrodinamika klasik fotolistrik menurut teori
elektrodinamika klasik
Guru menjelaskan teori efek Peserta didik memperhatikan teori
fotolistrik menurut Einstein efek fotolistrik menurut Einstein
yang disampaikan oleh guru
Guru membimbing siswa Peserta didik dalam setiap
melakukan diskusi perbedaan efek kelompok mendiskusikan
fotolistrik menurut teori perbedaan teori efek fotolistrik
elektrodinamika klasik dan menurut teori elektrodinamika
einstein. klasik dan Einstein
Guru mempersilahkan peserta didik Peserta didik mempresentasikan
mempresentasikan hasil diskusi hasil diskusi kelompok secara
kelompok. klasikal
Guru menanggapi hasil diskusi Peserta didik menyimak
kelompok peserta didik dan penjelasan dari guru
memberikan informasi yang
sebenarnya
penutup Guru memberikan penghargaan Peserta didik menerima
kepada kelompok yang memiliki penghargaan setiap kelompok
kinerja dan kerjasama yang baik
Guru bersama dengan siswa melakukan diskusi untuk menyimpulkan
hasil pembelajaran
Guru memberikan tugas rumah Peserta didik menerima tugas
berupa latihan soal rumah berupa latihan soal.
H. Sumber Belajar
- Buku Fisika SMA kelas XII Erlangga
- Buku referensi yang relevan
- Spidol dan papan tulis

I. Penilaian Hasil Belajar


a. Teknik Penilaian:
Tes tertulis
b. Bentuk Instrumen:
Tes PG
Tes isian
Tes uraian
c. Contoh Instrumen:
1. jelaskan karkteristik efek fotolistrik
2. jelaskan pengertian efek fotolistrik
Instrumen Penilaian

...............,...................
Mengetahui
Kepala SMA /MA Guru Mata Pelajaran

............................ ...................................
NIP/NIK. NIP/NIK./NIK.
LEMBAR KERJA SISWA

(LKS)

1. Jelaskan karakterikstik efek foto listrik?


Jawab:

a) hanya cahaya yang sesuai (yang memiliki frekuensi yang lebih besar dari frekuensi
tertentu saja) yang memungkinkan lepasnya elektron dari pelat logam atau
menyebabkan terjadi efek fotolistrik (yang ditandai dengan terdeteksinya arus listrik
pada kawat). Frekuensi tertentu dari cahaya dimana elektron terlepas dari permukaan
logam disebut frekuensi ambang logam. Frekuensi ini berbeda-beda untuk setiap
logam dan merupakan karakteristik dari logam itu.
b) ketika cahaya yang digunakan dapat menghasilkan efek fotolistrik, penambahan
intensitas cahaya dibarengi pula dengan pertambahan jumlah elektron yang terlepas
dari pelat logam (yang ditandai dengan arus listrik yang bertambah besar). Tetapi,
Efek fotolistrik tidak terjadi untuk cahaya dengan frekuensi yang lebih kecil dari
frekuensi ambang meskipun intensitas cahaya diperbesar.
c) ketika terjadi efek fotolistrik, arus listrik terdeteksi pada rangkaian kawat segera
setelah cahaya yang sesuai disinari pada pelat logam. Ini berarti hampir tidak ada
selang waktu elektron terbebas dari permukaan logam setelah logam disinari cahaya.

2. Jelaskan pengertian efek fotolistrik


Jawab:
Efek fotolistrik merupakan proses perubahan sifat-sifat konduksi listrik di dalam
material karenapengaruh cahaya atau gelombang elektromagnetik lain. Efek ini
mengakibatkan terciptanya pasanganelektron dan hole di dalam semikonduktor, atau
pancaran elektron bebas dan ion yang tertinggal didalam metal. Fenomena pertama
dikenal sebagai efek fotolistrik internal, sedangkan fenomena keduadisebut efek
fotolistrik eksternal.

3. Jelaskan aplikasi efek fotolistrik


Jawab:
aplikasi pertama efek fotolistrik berada dalam duniahiburan. Dengan bantuan
peralatan elektronika saat itu suara dubbing film direkam dalam bentuksinyal optik di
sepanjang pinggiran keping film. Pada saat film diputar, sinyal ini dibaca kembali
melaluiproses efek fotolistrik dan sinyal listriknya diperkuat dengan menggunakan
amplifier tabung sehinggamenghasilkan film bersuara

4. Jelaskan aplikasi efek fotolistrik pada saat ini


Jawab:
Akhir-akhir ini kita dibanjiri oleh produk-produk elektronik yang dilengkapi dengan
kamera CCD(charge coupled device). Sebut saja kamera pada ponsel, kamera digital
dengan resolusi hingga 12Megapiksel, atau pemindai kode-batang (barcode) yang
dipakai diseluruh supermarket, kesemuanyamemanfaatkan efek fotolistrik internal
dalam mengubah citra yang dikehendaki menjadi data-dataelektronik yang
selanjutnya dapat diproses oleh komputer.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Sekolah : SMA .......................


Kelas / Semester : XII (Dua belas) / Semester II
Mata Pelajaran : FISIKA

A. Standar Kompetensi
3. Menganalisis berbagai besaran fisis pada gejala kuantum dan batas-batas
berlakunya relativitas Einstein dalam paradigma fisika modern.

B. Kompetensi Dasar
3.2 Mendeskripsikan perkembangan teori atom.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


kognitif
- Mendeskripsikan deret spektrum atom hidrogen
- Mendeskripsikan perbedaan bilangan kuantum.
Afektif
- Aktif, kreatif, jujur mengerjakan tugas
- Dapat bekerjasama dan peduli dengan teman kelompok.
Psikomotorik
- Terampil mendeskripsikan deret spektrum atom hidrogen
- Terampil mendeskripsikan perbedaan bilangan kuantum

D. Tujuan Pembelajaran
Kognitif
- Setelah mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat mendeskripsikan deret
spektrum atom hidrogen
- Setelah mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat mendeskripsikan
perbedaan bilangan kuantum.
Afektif
- Siswa dapat bersama-sama aktif mengerjakan tugas.
- Selama proses pembelajaran, siswa memiliki kebiasaan bekerjasama dengan
teman dalam menyelesaikan tugas-tugas.
Psikomotorik
- Siswa terampil mendeskripsikan deret spektrum atom hidrogen
- Siswa terampil mendeskripsikan perbedaan bilangan kuantum
E. Materi Pembelajaran
Teori Atom (terlampir)

F. Metode Pembelajaran
1. Model : - Direct Instruction (DI)
- Cooperative Learning
2. Metode : - Diskusi kelompok
- Ceramah

G. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Langkah guru Langkah siswa
Pendahuluan Motivasi siswa Siswa mejawab dengan berbagai
Apa yang terjadi jika atom jawaban.
hidrogen diberikan energi yang
cukup besar?
Bagaimana cara menentukan
besar momentum sudut elektron?

Inti Guru membimbing peserta didik Peserta didik membentuk


dalam pembentukan kelompok kelompok secara heterogen
heterogen
Guru membimbing peserta didik Peserta didik mendiskusikan
melakukan diskusi pengertian pengertian keadaan dasar,
keadaan dasar, keadaan tereksitasi, keadaan tereksitasi, dan keadaan
dan keadaan terionisasi. terionisasi.
Guru menunjuk perwakilan dari tiap perwakilan dari tiap kelompok
kelompok diminta untuk mengeluarkan pendapatnya
membedakan peristiwa eksitasi dan mengenai peristiwa eksitasi dan
deeksitasi deeksitasi
guru membimbing peserta didik Peserta didik mendiskusikan
mendiskusikan efen Zeeman efek Zeeman
Guru menunjuk salah satu Perwakilan peserta didik diminta
perwakilan tiap kelompok untuk untuk menyebutkan bilangan
menyebutkan bilangan kuantum kuantum
Guru menjelaskan mengenai Peserta didik
karakteristik bilangan kuantum memperhatikan penjelasan guru
(utama, orbital, magnetik, dan spin). mengenai karakteristik bilangan
kuantum (utama, orbital,
magnetik, dan spin).
Guru memberikan contoh soal Peserta didik memperhatikan
menentukan bilangan kuantum dari contoh soal menentukan
sebuah elektron bilangan kuantum dari sebuah
elektron yang disampaikan oleh
guru
Guru memberikan beberapa soal Peserta didik menerima soal
menentukan bilangan kuantum dari menentukan bilangan kuantum
sebuah elektron untuk dikerjakan dari sebuah elektron
oleh peserta didik
Guru mengoreksi jawaban peserta Siswa memperhatikan koreksi
didik apakah sudah benar atau guru
belum. Jika masih terdapat peserta
didik yang belum dapat menjawab
dengan benar, guru dapat langsung
memberikan bimbingan.
Penutup Guru memberikan penghargaan Tiap kelompok menerima
kepada kelompok yang memiliki penghargaan
kinerja dan kerjasama yang baik
Guru bersama siswa menyimpulkan hasil pembelajaran
uru memberikan tugas rumah berupa Peserta didik menerima tugas
latihan soal. rumah berupa latihan soal
H. Sumber Belajar
a. Buku Fisika SMA kelas XII Erlangga
b. Buku referensi yang relevan
c. spidol dan papan tulis

I. Penilaian Hasil Belajar


a. Teknik Penilaian:
1. Tes tertulis
b. Bentuk Instrumen:
Tes PG
Tes isian
Tes uraian
c. Contoh Instrumen:
1. Jelaskan deret spektrum atom hidrogen
2. Jelaskan pengertian efek Zeeman

Instrumen Penilaian
...............,...................
Mengetahui
Kepala SMA /MA Guru Mata Pelajaran

............................ ...................................
NIP/NIK. NIP/NIK./NIK.
LEMBAR KERJA SISWA
(LKS)

1. Jelaskan deret spektrum atom hidrogen

Jawab:

dalam atom hidrogen, ada deret yang lainnya selain deret Balmer, yaitu deret Lyman
(spektrum pada daerah sinar ultraviolet), Paschen (spektrum pada daerah sinar infra merah I),
Brackett (spektrum pada daerah sinar infra merah II) dan Pfund (spektrum yang terletak pada
daerah sinar infra merah III). Kelima deret tersebut dapat ditampilkan dengan rumus-rumus
sederhana sebagai berikut :

Deret Lyman : untuk nA = 1 dan nB = 2, 3, 4, 5, 6


Deret Balmer : untuk nA = 2 dan nB = 3, 4, 5, 6
Deret Paschen : untuk nA = 3 dan nB = 4, 5, 6, 7
Deret Braket : untuk nA = 4 dan nB = 5, 6, 7, 8,
Deret Pfund : untuk nA = 5 dan nB = 6, 7, 8

2. Jelaskan pengertian efek Zeeman


Jawab :
Efek Zeeman adalah efek garis-garis tambahan dalam spektrum emisi saat atom-atom
tereksitasi diletakkan di daerah bermedan magnetik homogen. Dalam medan magnet, energi
keadaan atomik tertentu tergantung pada harga ml seperti juga pada n. Keadaan atom dengan
bilangan kuantum n, terpecah menjadi beberapa sub keadaan jika atom itu berada dalam
medan magnetik, dan energinya bisa sedikit berubah lebih besar atau lebih kecil dari keadaan
tanpa medan magnet. Gejala itu menyebabkan terpecahnya spektrum garis menjadi garis-
garis halus yang terpisah jika atom dilewatkan dalam medan magnetik, dengan jarak antara
garis bergantung dari besarnya medan magnet itu. Peristiwa terpecahnya spektrum garis
menjadi garis-garis halus dalam medan magnet ini disebut efek Zeeman.
3. Bagaimana keadaan atom pada efek Zeeman
Jawab:
Suatu keadaan atom dengan bilangan kuantum orbital l dalam medan magnet terpecah
menjadi 2l + 1, jika atom itu berada dalam medan magnet yaitu menjadi +l , 0 dan l . Akan
tetapi perubahan ml terbatas pada ml = 0, l maka garis spektrum yang timbul dari transisi
antara dua keadaan dengan l yang berbeda hanya terpecah menjadi tiga komponen.
4. Jelaskan karakteristik bilangan kuantum utama, azimuth, magnetic dan spin.
Jawab:
Bilangan kuantum utama dinyatakan dengan lambang n sebagaimana tingkat energi
elektron pada lintasan atau kulit ke-n.Bisa dikatakan bahwa bilangan kuantum utama
berkaitan dengan kulit elektron di dalam atom. Bilangan kuantum utama membatasi
jumlah elektron yang dapat menempati satu lintasan atau kulit berdasarkan persamaan
berikut.
Jumlah maksimum elektron pada kulit ke-n adalah 2n2
Bilangan kuantum azimut menyatakan sub kulit tempat elektron berada dan bentuk
orbital, serta menentukan besarnya momentum sudut elektron terhadap inti.Banyaknya
subkulit tempat elektron berada tergantung pada nilai bilangan kuantum utama (n). Nilai
bilangan kuantum azimut dari 0 sampai dengan (n - 1). Bila n = 1, maka hanya ada satu
subkulit yaitu l = 0. Sedangkan n = 2, maka ada dua subkulit yaitu l = 0 dan l = 1.
bilangan kuantum magnetik menyatakan orbital tempat ditemukannya elektron pada
subkulit tertentu dan arah momentum sudut elektron terhadap inti. Sehingga nilai
bilangan kuantum magnetik berhubungan dengan bilangan kuantum azimut. Nilai
bilangan kuantum magnetik antara - l sampai + l.
Bilangan kuantum spin (s): menunjukkan arah perputaran elektron pada sumbunya.
Dalam satu orbital, maksimum dapat beredar 2 elektron dan kedua elektron ini berputar
melalui sumbu dengan arah yang berlawanan, dan masing-masing diberi harga spin +1/2
atau -1/2.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( RPP )

Sekolah : SMA .......................


Kelas / Semester : XII (Dua belas) / Semester II
Mata Pelajaran : FISIKA

A. Standar Kompetensi
4. Menunjukkan penerapan konsep fisika inti dan radioaktivitas dalam teknologi
dan kehidupan sehari-hari.

B. Kompetensi Dasar
4.1 Mengidentifikasi karakteristik inti atom dan radioaktivitas.

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


Kognitif
- Mendeskripsikan karakteristik inti atom.
- Mendeskripsikan isotop, isobar dan isoton
Afektif
- Aktif, kreatif, jujur mengerjakan tugas
- Dapat bekerjasama dan peduli dengan teman kelompok.
Psikomotorik
- Terampil mendeskripsikan karanteristik inti atom
- Terampil membedakan isotop, isobar, dan isoton

D. Tujuan Pembelajaran
Kognitif
- Setelah mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat mendeskripsikan
karakteristik inti atom.
- Setelah mendengarkan penjelasan dari guru, siswa dapat mendeskripsikan isotop,
isobar dan isoton
Afektif
- Siswa dapat bersama-sama aktif mengerjakan tugas.
- Selama proses pembelajaran, siswa memiliki kebiasaan bekerjasama dengan
teman dalam menyelesaikan tugas-tugas.
Psikomotorik
- Siswa terampil mendeskripsikan karanteristik inti atom
- Siswa terampil membedakan isotop, isobar, dan isoton
E. Materi Pembelajaran
Inti Atom dan Radioaktivitas (terlampir)

F. Metode Pembelajaran
1. Model : - Direct Instruction (DI)
- Cooperative Learning
2. Metode : - Diskusi kelompok
- Observasi
- Ceramah

G. Langkah-Langkah Pembelajaran
Kegiatan Langkah guru Langkah siswa
Pendahuluan Motivasi siswa Peserta didik menjawab dengan
Apakah partikel penyusun inti berbagai jawaban.
atom?
Mengapa isotop-isotop dari
unsur yang sama mempunyai
sifat kimia yang sama?

Inti Guru membimbing peserta didik Peserta didik membentuk


dalam pembentukan kelompok kelompok secara heterogen.
heterogen
Guru membimbing peserta didik Peserta didik mendiskusikan
mendiskusikan pengertian nukleon pengertian nukleon
Guru menjelaskan mengenai Peserta didik memperhatikan
partikel penyusun inti penjelasan guru mengenai partikel
penyusun inti
Guru menjelaskan mengenai Peserta didik memperhatikan
menentukan jumlah proton, penjelasan guru menentukan
elektron, dan neutron suatu atom jumlah proton, elektron, dan
berdasarkan nomor atom dan neutron suatu atom berdasarkan
nomor massanya nomor atom dan nomor massanya
Guru menjelaskan contoh soal Peserta didik memperhatikan
menentukan jumlah proton, contoh soal menentukan jumlah
elektron, dan neutron suatu atom proton, elektron, dan neutron
berdasarkan nomor atom dan suatu atom berdasarkan nomor
nomor massanya atom dan nomor massanya yang
disampaikan oleh guru.
Guru membimbing peserta didik Peserta didik mendiskusikan
mendiskusikan pengertian isotop, pengertian isotop, isobar dan
isobar, dan isoton isoton
Guru mempersilahkan perwakilan Peserta didik mempresentasikan
kelompok mempresentasikan hasil hasil diskusi kelompok secara
diskusi klasikal
Guru menanggapi hasil diskusi Peserta didik menyimak
kelompok peserta didik dan penjelasan guru
memberikan informasi yang
sebenarnya.
Penutup Guru memberikan penghargaan Kelompok menerima penghargaan
kepada kelompok yang memiliki dari guru.
kinerja dan kerjasama yang baik
Guru bersama dengan siswa menyimpulkan hasil pembelajaran
Guru memberikan tugas rumah Peserta didik menerima tugas
berupa latihan soal. rumah berupa latihan soal

H. Sumber Belajar
a. Buku Fisika SMA kelas XII Erlangga
b. Buku referensi yang relevan
c. Lingkungan
d. papan tulis dan spidol

I. Penilaian Hasil Belajar


a. Teknik Penilaian:
Tes tertulis
b. Bentuk Instrumen:
Tes PG
Tes isian
Tes uraian
c. Contoh Instrumen:

...............,...................
Mengetahui
Kepala SMA /MA Guru Mata Pelajaran
............................ ...................................
NIP/NIK. NIP/NIK./NIK.
LEMBAR KERJA SISWA
(LKS)

1. Jelaskan pengertian isotop, isobar, dan isoton.


Jawab:
Isotop adalah atom-atom yang mempunyai nomor atom yang sama, namun mempunyai
massa atom yang berbeda atau unsur-unsur sejenis yang memiliki jumlah proton sama,
tetapi jumlah neutron berbeda. Diketahui bahwa Nomor atom merupakan identitas dari
atom, sehingga setiap atom yang mempunyai nomor atom yang sama maka unsurnya pun
sama.
Isobar adalah atom-atom yang mempunyai nomor atom yang berbeda (nomor atom
berbeda) namun memiliki massa atomnya sama.
Isoton adalah atom-atom unsur berbeda (nomor atom berbeda) yang mempunyai jumlah
neutron yang sama.

2. Apa pengertian nukleon


Jawab:
Nukleon adalah partikel penyusun inti atom. Nukleon terdiri atas proton dan neutron.

3. Bagaimana cara menentukan jumlah proton, elektron, dan neutron suatu atom
berdasarkan nomor atom dan nomor massanya
Jawab :
Jumlah proton dan jumlah elektron suatu atom dapat ditentukan dengan mengetahui
nomor atomnya. Nomor atom menyatakan jumlah proton dan jumlah elektron suatu
atom. Nomor Atom = Jumlah Elektron = Jumlah Proton
Jumlah neutron suatu atom dapat ditentukan dengan mengetahui nomor massa dan
nomor atomnya. Caranya dengan menentukan selisih antara nomor massa dan nomor
atom. Hasilnya menyatakan jumlah neutron suatu atom. Nomor Massa Nomor Atom =
Jumlah Neutron.

4. Tentukan jumlah proton, elektron dan neutron dari unsur Na


Jawab:
Nomor atom Na = 11
Nomor atom = jumlah elektron = jumlah proton
Jumlah elektron Na = 11
Jumlah proton Na = 11
Nomor massa nomor atom = neutron
Nomor massa Na = 32. Dan nomor atom Na = 11
23 11 = 21,
Jadi jumlah neutron Na = 12