Anda di halaman 1dari 2

BANTUL Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bantul telah menerima pengganti surat suara yang

sebelumnya ditemukan rusak. Hari ini, Sabtu (5/4) mereka akan mulai melakukan pelipatan dan
mendistribusikan logistic pemilu ke PPK terjauh.

Komisioner KPU Bagian Logistik Pemilu, Didik Joko Nugroho mengungkapkan, pihaknya telah menerima
pengganti surat suara yang rusak, Rabu (2/4) yang lalu sebanyak 20.791 lembar. Masing-masing surat
suara yang dikirimkan antara lain surat suara DPR RI 5.789 lembar, DPD 4.282, DPR DIY Daerah
Pemilihan A sebanyak 722 dan Dapil B 19 lembar.

Sisanya merupakan surat suara DPRD Kabupaten,terangnya, kemarin.

Menurutnya, meskipun baru diterima namun pihaknya mengaku tidak akan mengganggu jalannya
proses persiapan pemilu. Pasalnya, ia yakin mampu menyelesaikan pelipatan suara pengganti tersebut
dalam sehari. Karena KPU Bantul akan mengerahkan lima tim pelipatan masing-masing terdiri dari 4
orang. Dan masing-masing tim akan biasanya mampu melipat surat suara sebanyak 4.000 5.000,
sehingga lembar surat suara rusak tersebut dapat diselesaikan dalam sehari.

Jikapun masih ditemukan adanya surat suara yang masih rusak, pihaknya mengaku sudah tidak ada
cadangan lagi. Untuk itu, jika masih ditemukan surat suara yang rusak tidak akan ada pengganti lagi dan
hanya dimasukkan dalam laporan untuk dimusnahkan.

Saat ini waktunya sudah mepet, sehingga tidak mungkin lagi ada penggantian,tegasnya.

Mulai hari Sabtu ini pula, pihaknya akan mulai melakukan distribusi logistik pemilu. Tahap pertama
pihaknya akan memprioritaskan distribusi surat suara di TPS terjauh di Bantul bagian barat. Sementara
hari minggu (6/4), beberapa wilayah di Bantul timur akan mendapatkan pembagian logistic. Di antaranya
seperti Dlingo, Piyungan dan Banguntapan, dan sisanya di seputaran kota Bantul akan coba diselesaikan
dalam waktu dua hari berikutnya.

Didik menandaskan, jikapun nanti ada 500 pemilih tambahan sementara dan dimungkinkan ada lagi, ia
mengaku tidak khawatir akan kekurangan surat suara. Pasalnya, pengganti surat suara rusak yang
mereka terima akan mencukupi karena melebihi dari cadangan 2 % seperti disyaratkan oleh KPU
sebagai antisipasi kekurangan surat suara.

Masih mencukupi, jangan khawatir,tegasnya.

Sementara untuk template surat suara bagi kaum difable terutama bagi tuna netra, DIdik
mengungkapkan hanya tersedia untuk surat suara DPD. Sementara sisanya nanti para difabel akan
mendapatkan pendamping pencoblosan baik dari petugas TPS yang independen dan bisa juga berasal
dari kerabat dekat penyandang difabel tersebut.

Komisioner Ketua KPU Bantul, Mohammad Johan Komara menambahkan, untuk persiapan pemilu, ia
yakin KPU sudah siap 100 % melaksanakannya. Khusus untuk dana KPPS mulai Sabtu (5/4) akan
mencairkan ke KPPS melalui rekening BRI.
Agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan seperti di Kabupaten Sleman, sistem pembagian dana KPPS
akan dilakukan oleh BRI dengan menyediakan mobil layanan keliling. Dalam mobil tersebut menempel
ketat pengamanan dari aparat kepolisian, dan di Kecamatan nanti dana pemilu tersebut akan dibagikan
kepada masing-masing petugas.

Kami menerima Rp 7,8 miliar. Untuk yang dikecamatan nanti sudah menjadi tanggung jawab dari
Polsek setempat,paparnya.

Bupati Bantul, Sri Suryawidati mengatakan setelah melakukan pemeriksaan terakhir, ia mengaku
Kabupaten Bantul sudah siap menyelenggarakan Pemilu. Jika kemarin ada gesekan-gesekan antar
pendukung partai, pihaknya sudah melakukan mediasi dan meminta masing-masing pihak menahan diri
demi kepentingan yang lebih besar. (erfanto linangkung)