Anda di halaman 1dari 22

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR

(SOP)
BABY MASSAGE (ADVANCE LEVEL)
PIJAT UNTUK MENGATASI MASALAH KESEHATAN
PADA BAYI

YAYASAN BUNDA INDONESIA PEDULI

INDONESIAN PHYSIOLOGYCAL HOLISTIC CARE ASSOCIATION

2015
SOP
PIJAT BAYI DENGAN MASALAH BATUK, PILEK & HIDUNG
TERSUMBAT
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
(SOP)
YAYASAN BUNDA INDONESIA PEDULI
INDONESIAN PHYSIOLOGYCAL
HOLISTIC CARE ASSOCIATION

Disetujui oleh PIJAT BAYI DENGAN MASALAH Ditetepkan oleh


Direktur YBIP BATUK, PILEK & HIDUNG Ketua IPHCA
TERSUMBAT

Ririen Kartika Budhi Purwanto,


Yuniati, SST. CPHC S.Kep. Ners. M.Kes.
CPHC
Pedoman dasar pelaksanaan tindakan perawatan pemenuhan kebutuhan fisiologi dasar yang
dikembangkan secara komprehensif berdasarkaan prisip transcultural kebidanan dan
keperawatan Indonesia yang dikembangkan oleh YBIP & IPHCA khusus untuk peserta program
pelatihan Certified Physiologycal Holistic Care Therapist (CPHCT)
PENGERTIAN Tindakan sentuhan untuk melegakan hidung dada atau saluran nafas
yang tersumbat, namun teknik ini bukanlah pengganti pengobatan medis
tetapi lebiha pada pertolongan untuk pemulihan.
TUJUAN 1. Melegakan saluran pernafasan
2. Mengeluarkan akumulasi secret atau lender pada jalan nafas
3. Membantu memperlancar sirkulasi pernafasan
4. Meningkatkan kualitas tidur
KEBIJAKAN Bayi dalam kondisi batuk, pilek dan hidung tersumbat
TERAPIST CPHCT dengan peminatan SPA bayi & Anak (ADVANCE LEVEL)
PERALATAN
1. Handuk
2. Bantal
3. Essential oil sesuai indikasi
PROSEDUR A. Tahap Pra Interaksi
PELAKSANAAN 1. Mengecek program terapi
2. Mencuci tangan
3. Menyiapkan alat

B. Tahap Orientasi
1. Memberi salam kepada klien dan sapa nama klien
2. Menjelaskan tujuan dann prosedur pelaksaan
3. Menanyakan persetujuan/kesiapan klien

C. Tahap Kerja
1. Terapis duduk dilantai dengan punggung bersandar pada
dinding dan lutut terangkat. Letakan bayi diatas
pangkuang, sehingga wajah bayi menghadap terapis.

2. Oleskan dengan minyak kelapa pada kedua tangan


kemudian gosokan kedua tangan terapis hingga rata.
Tekankan dengan lembut kedua ujung jari telunjuk di
kanan dan kiri lubang hidung bayi. Kembangkan kedua
lubang hidungnya dengan menekan lembut kearah bawah
dan luar dibawah tulang pipi bayi. Ulangi gerakan
tersebut hingga 4 kali dan dilakukan hingga 8 kali
pengulangan.

3. Ambilah sebuah bantal dan duduklah bersimpuh di atas


bantal dengan bayi duduk dipangkuan menghadap
terapis. Rentangkan kedua tungkai bayi hingga mengait
pada kedua sisi pinggang terapis. Bairkan bayi berbaring
diatas pangkuan
4. Bentuklah kedua tangan anda membentuk mangkuk,
kemudian tepuklah area dada bayi yaitu: sekeliling dada
bayi hingga ke bagian tengah dada. Lakukan gerakan
tersebut selama satu setengah menit.

5. Tengkurapkan bayi diatas pangkuan terapis. Tepuk-


tepuklah seluruh punggung dan tubuh hingga bagian
samping. Jika bayi mengalami hidung tersumbat yang
serius, kemungkinan ia akan muntah sedikit se telah
gerakan menepuk, ini karena pembuluh parunya
menekan dan melontarkan lendir yang menyumbat
saluran nafas. Lakukan gerakan tersebut selama satu
setengah menit.m
D. Tahap Evalusi
1. Mengevaluasi tindakan yang baru dilakukan
2. Merapikaan klien dan lingkungan
3. Berpamitaan dengan klien
4. Membereskan dan mengembalikan alat ke tempat semula
5. Mencatat kegiatan dalam lembar catatan asuhan
DOKUMEN Walker, peter. 2009. Developmental baby massage. Caroll & Brown
TERKAIT Publisers Limited.
Bobak, Buku Ajar Keperawatan Maternitas
Whaley, Wong, Nursing Care of Infant and Children
Asosiasi Institusi Pendidikan DIII Keperawatan Jawa Tengah. 2006.
Standar Operasional Prosedur Keperawatan
Price. L., Penoel. D. 1997. Aromatherapy for health professionals,
London; Churchill Livingstone
Potter, P.A., Perry. A. G. 2002, Fundamentals of Nursing, St. Louis,
Mosby Company.
Patricis AP, Anne GP, 1996. Fundamentals of Nursing, Toronto,
Mosby Company
SOP
TEKNIK MASASE PADA BAYI DENGAN PERLENGKETAN PADA MATA
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
(SOP)
YAYASAN BUNDA INDONESIA PEDULI
INDONESIAN PHYSIOLOGYCAL
HOLISTIC CARE ASSOCIATION

Disetujui oleh TEKNIK MASASE PADA BAYI DENGAN Ditetepkan oleh


Direktur YBIP PERLENGKETAN PADA MATA Ketua IPHCA

Ririen Kartika Budhi Purwanto,


Yuniati, SST. CPHC S.Kep. Ners. M.Kes.
CPHC
Pedoman dasar pelaksanaan tindakan perawatan pemenuhan kebutuhan fisiologi dasar yang
dikembangkan secara komprehensif berdasarkaan prisip transcultural kebidanan dan
keperawatan Indonesia yang dikembangkan oleh YBIP & IPHCA khusus untuk peserta program
pelatihan Certified Physiologycal Holistic Care Therapist (CPHCT)
PENGERTIAN Tindakan sentuhan pada bayi yang mengalami perlengketan pada mata
yang disebabkan oleh cairan amniotic dan sekresi cairan lainnya yang
masuk ke mata saat proses kelahiraan.
TUJUAN 1. Membantu merangsang mata bayi untuk membuka secara normal
2. Membersihkan sisa cairan yang menjadi pemicu perlengketan pada
mata.
KEBIJAKAN Bayi yang mengalami perlengketan pada mata >48 jam
TERAPIST CPHCT dengan peminatan SPA bayi & Anak (ADVANCE LEVEL)
PERALATAN 1. Aquadest
2. Kapas
3. Essential oil sesuai indikasi
PROSEDUR A. Tahap Pra Interaksi
PELAKSANAAN 1. Mengecek program terapi
2. Mencuci tangan
3. Menyiapkan alat

B. Tahap Orientasi
1. Memberi salam kepada klien dan sapa nama klien
2. Menjelaskan tujuan dann prosedur pelaksaan
3. Menanyakan persetujuan/kesiapan klien
C. Tahap Kerja
1. Apabila > 48 jam mata bayi masih terdapat perlengketan
maka ambilah air hangat steril (aquadest yang direndam
dalam air hangat), kemudian ambilah kapas yang telah
dibasahi lalu seka dengan lembut dari sudut dalam mata kea
rah luar. Lakukan dengan teknik satu kali usapan dan ulangi
gerakan hingga 4 kali
2. Letakan jari telunjuk diluar sudut mata bayi dan tekan
lembut ke sisi hidung kemudian lakukukan pada kedua sisi
secara bergantian hingga 4 kalidan dilakukan hingga 8 kali
pengulangan (tangan therapist menyangga kepala bayi).

3. Tariklah jari dari sudut mata ke bawah sepanjang sisi hidung


hingga di bawah tulang pipi, lakukan pada ke dua sisi secara
bergantian hingga 4 kali dan dilakukan hingga 8 kali
pengulangan.

D. Tahap Evalusi
1. Mengevaluasi tindakan yang baru dilakukan
2. Merapikaan klien dan lingkungan
3. Berpamitaan dengan klien
4. Membereskan dan mengembalikan alat ke tempat semula
5. Mencatat kegiatan dalam lembar catatan asuhan
DOKUMEN Walker, peter. 2009. Developmental baby massage. Caroll & Brown
TERKAIT Publisers Limited.
Bobak, Buku Ajar Keperawatan Maternitas
Whaley, Wong, Nursing Care of Infant and Children
Asosiasi Institusi Pendidikan DIII Keperawatan Jawa Tengah. 2006.
Standar Operasional Prosedur Keperawatan
Price. L., Penoel. D. 1997. Aromatherapy for health professionals,
London; Churchill Livingstone
Potter, P.A., Perry. A. G. 2002, Fundamentals of Nursing, St. Louis,
Mosby Company.
Patricis AP, Anne GP, 1996. Fundamentals of Nursing, Toronto,
Mosby Company
SOP

MASASE PADA IRITASI TELINGA

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR


(SOP)
YAYASAN BUNDA INDONESIA PEDULI
INDONESIAN PHYSIOLOGYCAL
HOLISTIC CARE ASSOCIATION

Disetujui oleh MASASE PADA IRITASI TELINGA Ditetepkan oleh


Direktur YBIP Ketua IPHCA

Ririen Kartika Budhi Purwanto,


Yuniati, SST. CPHC S.Kep. Ners. M.Kes.
CPHC
Pedoman dasar pelaksanaan tindakan perawatan pemenuhan kebutuhan fisiologi dasar yang
dikembangkan secara komprehensif berdasarkaan prisip transcultural kebidanan dan
keperawatan Indonesia yang dikembangkan oleh YBIP & IPHCA khusus untuk peserta program
pelatihan Certified Physiologycal Holistic Care Therapist (CPHCT)
PENGERTIAN Tindakan pengeluaran zat kental dan lengket di telinga tengah yang
beresiko menyebabkan infeksi pada telinga
TUJUAN 1. Meningkatkan kebersihan telinga bayi
2. Memberikan stimulus pada telinga bayi untuk mengeluarkan
kotoran
3. Memperlancar aliran darah pada telinga
KEBIJAKAN Bayi yang mengalami iritasi telinga yang beresiko infeksi pada telinga
TERAPIST CPHCT dengan peminatan SPA bayi & Anak (ADVANCE LEVEL)
PERALATAN Essensial oil sesuai indikasi
PROSEDUR E. Tahap Pra Interaksi
PELAKSANAAN 1. Mengecek program terapi
2. Mencuci tangan
3. Menyiapkan alat

F. Tahap Orientasi
1. Memberi salam kepada klien dan sapa nama klien
2. Menjelaskan tujuan dann prosedur pelaksaan
3. Menanyakan persetujuan/kesiapan klien

G. Tahap Kerja
1. Basahi tangan dengan 40% oleum cajuputy serum kemudian
gosok-gosokan pada kedua tangan hingga merata.
2. Letakkan kedua jari tepat pada kedua sisi kanan dan kiri
telinga bayi pada bagian belakang, tepatnya dibelakang
kedua cuping telinga bayi.

3. Tekan kedua telinga bayi dengan lembut menuju bagian atas


tulang rahang pada bagian belakang telinga. Gerakan jari ke
bawah melalui tepi tulang rahang kearah tenggorokan.
Lakukan hingga 4 kali dan dilakukan hingga 8 kali
pengulangan.

4. Letakan kedua tangan pada belaakang telinga kembali lalu


buatlah gerakan mengurut perlahan dari atas ke bawah
mengarah pada tubuh terapis, mengitari sisi dan dasar
tengkorak.
H. Tahap Evalusi
1. Mengevaluasi tindakan yang baru dilakukan
2. Merapikaan klien dan lingkungan
3. Berpamitaan dengan klien
4. Membereskan dan mengembalikan alat ke tempat semula
5. Mencatat kegiatan dalam lembar catatan asuhan
DOKUMEN Walker, peter. 2009. Developmental baby massage. Caroll & Brown
TERKAIT Publisers Limited.
Bobak, Buku Ajar Keperawatan Maternitas
Whaley, Wong, Nursing Care of Infant and Children
Asosiasi Institusi Pendidikan DIII Keperawatan Jawa Tengah. 2006.
Standar Operasional Prosedur Keperawatan
Price. L., Penoel. D. 1997. Aromatherapy for health professionals,
London; Churchill Livingstone
Potter, P.A., Perry. A. G. 2002, Fundamentals of Nursing, St. Louis,
Mosby Company.
Patricis AP, Anne GP, 1996. Fundamentals of Nursing, Toronto,
Mosby Company
SOP
MASASE PADA KOLIK DAN SEMBELIT

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR


(SOP)
YAYASAN BUNDA INDONESIA PEDULI
INDONESIAN PHYSIOLOGYCAL
HOLISTIC CARE ASSOCIATION

Disetujui oleh MASASE PADA KOLIK DAN SEMBELIT Ditetapkan oleh


Direktur YBIP Ketua IPHCA

Ririen Kartika Budhi Purwanto,


Yuniati, SST. CPHC S.Kep. Ners. M.Kes.
CPHC
Pedoman dasar pelaksanaan tindakan perawatan pemenuhan kebutuhan fisiologi dasar yang
dikembangkan secara komprehensif berdasarkaan prisip transcultural kebidanan dan
keperawatan Indonesia yang dikembangkan oleh YBIP & IPHCA khusus untuk peserta program
pelatihan Certified Physiologycal Holistic Care Therapist (CPHCT)
PENGERTIAN Tindakan sentuhan untuk mengatasi masalah kesehatan pada saluran
pencernaan melalui sentuhan untuk merelaksasi otot perut
TUJUAN 1. Meningeluarkan gelembung-gelembung udara kecil pada perut
bayi
2. Mengurangi nyeri pada perut bayi
3. Memperlancar buang air besar pada bayi
KEBIJAKAN Bayi dengan kolik dan sembelit
TERAPIST CPHCT dengan peminatan spa bayi & anak (ADVANCE LEVEL)
PERALATAN Essensial oil sesuai indikasi
PROSEDUR A. Tahap Pra Interaksi
PELAKSANAAN 1. Mengecek program terapi
2. Mencuci tangan
3. Menyiapkan alat

B. Tahap Orientasi
1. Memberi salam kepada klien dan sapa nama klien
2. Menjelaskan tujuan dann prosedur pelaksaan
3. Menanyakan persetujuan/kesiapan klien

C. Tahap Kerja
1. Langkah pertama adalah melunakan perut yaitu: baringkan
bayi kemudian letakan secara perlahan kedua tangan dengan
lembut melintang di atas perut bayi agar bayi terbiasa
sebelum memulai pemijatan

2. Pijat bagian sisi perut bayi dengan menggunakan kedua


tangan secara bergantian pada bagian sisi kanan perut bayi.
Pemijatan dimulai dari pinggul dan rusuk bagian bawah
secara melintang hingga dibawah pusar. Lakukan selama 3
menit kemudian lanjukan bergantian pada sebelah kiri perut
bayi.

3. Buatlah kedua tangan anda membentuk mangkok, kemudian


tangkupkan dengan posisi horizontal melintang di perut bayi.
Tekan perut bayi secara perlahan dari dari satu sisi ke sisi
yang lain. Hindari menekan ke bawah karena bayi akan
menolak dan menjadikan perut bayi menjadi tegang.
Lakukan gerakan tersebut dengan hati-hati hingga perut bayi
melunak. Lakukan gerakan tersebut hingga 20 detik
kemudian berganti pada perut sebelahnya.

4. Bentuklah tangan menyerupai mangkok kemudian gerakkan


melingkar dari kiri ke kanan menyerupai jam. Ulangi hingga
5 kali gerakan.

D. Tahap Evalusi
1. Mengevaluasi tindakan yang baru dilakukan
2. Merapikaan klien dan lingkungan
3. Berpamitaan dengan klien
4. Membereskan dan mengembalikan alat ke tempat semula
5. Mencatat kegiatan dalam lembar catatan asuhan
DOKUMEN Walker, peter. 2009. Developmental baby massage. Caroll & Brown
TERKAIT Publisers Limited.
Bobak, Buku Ajar Keperawatan Maternitas
Whaley, Wong, Nursing Care of Infant and Children
Asosiasi Institusi Pendidikan DIII Keperawatan Jawa Tengah. 2006.
Standar Operasional Prosedur Keperawatan
Price. L., Penoel. D. 1997. Aromatherapy for health professionals,
London; Churchill Livingstone
Potter, P.A., Perry. A. G. 2002, Fundamentals of Nursing, St. Louis,
Mosby Company.
Patricis AP, Anne GP, 1996. Fundamentals of Nursing, Toronto,
Mosby Company
SOP

MASASE PADA BAYI DENGAN NYERI TUMBUH GIGI & REWEL


STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
(SOP)
YAYASAN BUNDA INDONESIA PEDULI
INDONESIAN PHYSIOLOGYCAL
HOLISTIC CARE ASSOCIATION

Disetujui oleh Ditetapkan oleh


Direktur YBIP MASASE PADA BAYI DENGAN Ketua IPHCA
NYERI TUMBUH GIGI & REWEL
Ririen Kartika Budhi Purwanto,
Yuniati, SST. CPHC S.Kep. Ners. M.Kes.
CPHC
Pedoman dasar pelaksanaan tindakan perawatan pemenuhan kebutuhan fisiologi dasar yang
dikembangkan secara komprehensif berdasarkaan prisip transcultural kebidanan dan
keperawatan Indonesia yang dikembangkan oleh YBIP & IPHCA khusus untuk peserta program
pelatihan Certified Physiologycal Holistic Care Therapist (CPHCT)
PENGERTIAN Tindakan sentuhan untuk mengurangi nyeri pada saat bayi tumbuh gigi
dan menenangkan bayi yang rewel akibat adaptasi dalam pertumbuhan
gigi
TUJUAN 1. Meningurangi nyeri pada bayi
2. Meningkatkan rasa nyaman dan mengatasi rewel pada bayi
3. Mengurangi gejala-gejala yang tidak sehat pada bayi (penyerta
saat tumbuh gigi)
KEBIJAKAN Bayi dengan tumbuh gigi dan rewel
TERAPIST CPHCT dengan peminatan Spa bayi dan anak (ADVANCE LEVEL)
PERALATAN Essential oil sesuai indikasi
PROSEDUR A. Tahap Pra Interaksi
PELAKSANAAN 1. Mengecek program terapi
2. Mencuci tangan
3. Menyiapkan alat

B. Tahap Orientasi
1. Memberi salam kepada klien dan sapa nama klien
2. Menjelaskan tujuan dann prosedur pelaksaan
3. Menanyakan persetujuan/kesiapan klien

C. Tahap Kerja
1. Ambil lavender oil yang sudah dilarutkan dalam barier oil
kemudian usapkan pada tangan secara merata
2. Bayi diposisikan duduk pada pangkuan terapis. Remas dan
usap kedua tangan bayi dengan lembut dengan ibu jari dan
jemari terapis lainya hingga tiga menit kemudian lakukanlah
pada tangan yang satunya.

3. Pijatlah kedua kaki bayi, lakukan teknik remasan secara


perlahan serta usap punggung dan telapak kakinya. Lakukan
gerakan tersebut hingga 3 menit secara bergantian

4. Peluklah bayi secara erat dan belailah lembut seluruh


punggungnya ke arah atas dan bawah disepanjang tulang
belakang bayi. Bicaralah dengan lembut pada bayi sambil
melakukan pemijatan selama 3 menit.
D. Tahap Evalusi
1. Mengevaluasi tindakan yang baru dilakukan
2. Merapikaan klien dan lingkungan
3. Berpamitaan dengan klien
4. Membereskan dan mengembalikan alat ke tempat semula
5. Mencatat kegiatan dalam lembar catatan asuhan
DOKUMEN Walker, peter. 2009. Developmental baby massage. Caroll & Brown
TERKAIT Publisers Limited.
Bobak, Buku Ajar Keperawatan Maternitas
Whaley, Wong, Nursing Care of Infant and Children
Asosiasi Institusi Pendidikan DIII Keperawatan Jawa Tengah. 2006.
Standar Operasional Prosedur Keperawatan
Price. L., Penoel. D. 1997. Aromatherapy for health professionals,
London; Churchill Livingstone
Potter, P.A., Perry. A. G. 2002, Fundamentals of Nursing, St. Louis,
Mosby Company.
Patricis AP, Anne GP, 1996. Fundamentals of Nursing, Toronto,
Mosby Company
SOP

PIJAT BAYI SULIT TIDUR


STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
(SOP)
YAYASAN BUNDA INDONESIA PEDULI
INDONESIAN PHYSIOLOGYCAL
HOLISTIC CARE ASSOCIATION

Disetujui oleh PIJAT BAYI SULIT TIDUR Ditetepkan oleh


Direktur YBIP Ketua IPHCA

Ririen Kartika Budhi Purwanto,


Yuniati, SST. CPHC S.Kep. Ners. M.Kes.
CPHC
Pedoman dasar pelaksanaan tindakan perawatan pemenuhan kebutuhan fisiologi dasar yang
dikembangkan secara komprehensif berdasarkaan prisip transcultural kebidanan dan
keperawatan Indonesia yang dikembangkan oleh YBIP & IPHCA khusus untuk peserta program
pelatihan Certified Physiologycal Holistic Care Therapist (CPHCT)
PENGERTIAN Tindakan sentuhan pada tubuh bayi untuk meningkatkan rasa nyaman,
memperlancar sirkulasi darah dan meningkatkan kualitas serta kuantitas
tidur pada bayi.
TUJUAN 1. Meningkatkan kualitas dan kuantitas tidur pada bayi
2. Memperlancar sirkulasi darah
3. Meningkatkan rasa nyaman pada tubuh bayi
KEBIJAKAN Bayi yang mengalami masalah susah tidur
TERAPIST CPHCT dengan peminatan SPA bayi & Anak (ADVANCE LEVEL)
PERALATAN Essensial oil sesuai indikasi
PROSEDUR A. Tahap Pra Interaksi
PELAKSANAAN 1. Mengecek program terapi
2. Mencuci tangan
3. Menyiapkan alat

B. Tahap Orientasi
1. Memberi salam kepada klien dan sapa nama klien
2. Menjelaskan tujuan dann prosedur pelaksaan
3. Menanyakan persetujuan/kesiapan klien

C. Tahap Kerja
1. Ambil lavender oil yang sudah dilarutkan dalam barier
oil kemudian usapkan pada tangan secara merata
2. Bayi diposisikan dalam keadaan tidur berbaring miring.
Usap bagian atas kepala bayi menggunakan tangan
hingga ke punggung lakukan selama tiga menit.

3. Posisikan satu tangan melintang dikepala bayi secara


relaks dan tangan lainya melintang diperut bayi. Remas
perut bayi secara perlahan dari satu sisi ke sisi lainya.
Hal tersebut akan meinmulkan bayi tenang. Lakukan
selama 3 menit.

D. Tahap Evalusi
1. Mengevaluasi tindakan yang baru dilakukan
2. Merapikaan klien dan lingkungan
3. Berpamitaan dengan klien
4. Membereskan dan mengembalikan alat ke tempat semula
5. Mencatat kegiatan dalam lembar catatan asuhan
DOKUMEN Walker, peter. 2009. Developmental baby massage. Caroll & Brown
TERKAIT Publisers Limited.
Bobak, Buku Ajar Keperawatan Maternitas
Whaley, Wong, Nursing Care of Infant and Children
Asosiasi Institusi Pendidikan DIII Keperawatan Jawa Tengah. 2006.
Standar Operasional Prosedur Keperawatan
Price. L., Penoel. D. 1997. Aromatherapy for health professionals,
London; Churchill Livingstone
Potter, P.A., Perry. A. G. 2002, Fundamentals of Nursing, St. Louis,
Mosby Company.
Patricis AP, Anne GP, 1996. Fundamentals of Nursing, Toronto,
Mosby Company

SOP

MEMIJAT BAYI DENGAN TEKNIK HARIMAU DI POHON


STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
(SOP)
YAYASAN BUNDA INDONESIA PEDULI
INDONESIAN PHYSIOLOGYCAL
HOLISTIC CARE ASSOCIATION

Disetujui oleh MEMIJAT BAYI DENGAN TEKNIK Ditetepkan oleh


Direktur YBIP HARIMAU DI POHON Ketua IPHCA

Ririen Kartika Budhi Purwanto,


Yuniati, SST. CPHC S.Kep. Ners. M.Kes.
CPHC
Pedoman dasar pelaksanaan tindakan perawatan pemenuhan kebutuhan fisiologi dasar yang
dikembangkan secara komprehensif berdasarkaan prisip transcultural kebidanan dan
keperawatan Indonesia yang dikembangkan oleh YBIP & IPHCA khusus untuk peserta program
pelatihan Certified Physiologycal Holistic Care Therapist (CPHCT)
PENGERTIAN Adalah teknik menggendong dan memijat bayi yang baru lahiruntuk
merelaksasikan perutnya dan meredakan trauma kelahiran, kolik, udara
berlebih, sembelit, keadaan mudah marah, ketegangan, dan penyakit
ringan lainya yang berhubungan dengan ketegangan perut akut (Peter
walker, 2009)
TUJUAN 1.Merelaksasikan perut bayi
2.Meredakan berbagai masalah kesehatan yang ringan pada bayi
KEBIJAKAN Bayi baru lahir
TERAPIST CPHCT dengan peminatan SPA bayi & Anak (ADVANCE LEVEL)
PERALATAN Essensial oil sesuai indikasi
PROSEDUR
PELAKSANAAN A. Tahap Kerja
1. Ambil chamomile oil yang sudah dilarutkan dalam barier
oil kemudian usapkan pada tangan secara merata
2. Gendong bayi dengan punggung bersandar pada terapis,
lalu bawalah lengan kiri terapis melintang di dada bayi.
Julurkan lengan kiri bayi dibawah lengan terapis.
Sehingga terapis dapat leluasa menggendong bayi pada
lengkungan siku terapis.

3. Arahkan tangan kanan terapis diantara lutut bayi dan


posisikan telapak tangan melintang diperut bayi sambil
menyangganya sama rata dengan kedua lengan therapist.
Selipkan kaki bayi ke lengkungan lengan terapis dan
balikan tubuh bayi ke tangan.

4. Pada posisi bayi sedang berbaring dengan perut ke depan


diatas tangan terapis, lakukanremasan pada perut bayi
dari sisi yang satu ke sisi lainnya. Tekanan tubuh bayi
pada tangan terapis akan menambah efisiensi dan
efektifitas pijatan pada perut bayi. Teknik ini dapat
dimodifikasi dengan berjalan apabila bayi masih rewel.

5. Teknik tersebut dapat dilakukan sesering mungkin.

DOKUMEN Walker, peter. 2009. Developmental baby massage. Caroll & Brown
TERKAIT Publisers Limited.
Bobak, Buku Ajar Keperawatan Maternitas
Whaley, Wong, Nursing Care of Infant and Children
Asosiasi Institusi Pendidikan DIII Keperawatan Jawa Tengah. 2006.
Standar Operasional Prosedur Keperawatan
Price. L., Penoel. D. 1997. Aromatherapy for health professionals,
London; Churchill Livingstone
Potter, P.A., Perry. A. G. 2002, Fundamentals of Nursing, St. Louis,
Mosby Company.
Patricis AP, Anne GP, 1996. Fundamentals of Nursing, Toronto,
Mosby Company