Anda di halaman 1dari 18

LAPORAN PRAKTIKUM

MIKROPROSESOR
PENGENALAN DAN PENGGUNAAN KIT MPF-1

Disusun oleh :
1. Ahmad Ramadya 021500418
2. Danu Itsnan H 021500425
3. Dena Shoum M 021500426
4. Ega Pratama H 021500429
5. Enrico W. F 021500430
6. Rizky Fajarudin 021500

SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NUKLIR


BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL
YOGYAKARTA
2017
PERCOBAAN I
PENGENALAN DAN PENGGUNAAN KIT MPF-1
A. TUJUAN PERCOBAAN
1. Memperoleh pengetahuan dasar mengenai pengoperasian sistem mikroprosesor.
2. Mengenal dan mengetahui fungsi dari tiap-tiap tombol atau keyboard yang terdapat
pada system mikroprosesor MIKROPROFESSOR (MPF-1).
3. Dapat memasukkan program ke dalam sistem mikroprosesor dan dapat
mengeksekusinya.

B. DASAR TEORI
Sistem mikroprosesor MPF-1 adalah sistem mikroprosesor yang menggunakan
mikroprosesor Z80 sebagai pusat pengolahnya (CPU = Central Processing Unit). CPU
Z80 adalah suatu chip yang dikemas dalam bentuk DIP (Dual In-line Package) dengan
jumlah kaki (pin) sebanyak 40 buah. Adapun spesifikasi dari mikroprosesor Z80 adalah
sebagai berikut :
1. Menggunakan catu daya tunggal sebesar 5 Volt dengan toleransi sebesar 5%.
2. Bekerja pada aras TTL fase tunggal, dengan kecepatan clock maksimum 2,5 MHz.
3. Mempunyai bus data 8 bit, bus alamat 16 bit, dan bus kendali 13 jalur.
4. Mempunyai jumlah instruksi total sebanyak 157 instruksi.
5. Mempunyai register umum (general purpose) sebanyak 16 buah, termasuk
didalamnya adalah register status (reg. F = Flag) dan accumulator (reg. A),
kesemuanya adalah register 8 bit seperti terlihat pada Gambar 1. Terdapat pula
register khusus (special purpose) sebanyak 6 buah, yang terdiri dari 4 buah register
16 bit dan 2 buah register 8 bit seperti terlihat pada Gambar 2.

Mikroprosesor (CPU) Z80 seperti juga dengan mikroprosesor yang lain , tidak
dapat bekerja sendiri tanpa adanya tambahan piranti luar yang berupa perangkat keras
maupun program-program yang mengendalikannya (perangkat lunak). Supaya suatu
mikroprosesor bisa beroperasi dan bisa diprogram, maka harus diuntai dengan piranti-
piranti luar sehingga membentuk suatu sistem mikroprosesor, dengan mikroprosesor
sebagai jantung atau CPU dari untai ini. Dalam percobaan ini CPU Z80 diuntai menjadi
suatu sistem mikroprosesor MICROPROFESSOR tipe MPF-1, seperti terlihat pada
Gambar 3.

Spesifikasi MPF-1
a. Spesifikasi Hardware
1. CPU (Central Processing Unit), U1 pada kit MPF-1.
CPU Z80 Zilog dengan 157 instruksi dan kecepatan clock maximum 2,5 MHz. Untuk
MPF-1
sistem clocknya 1,79 MHz.
2. ROM (Read Only Memory) U5
EPROM (Erasable Programmable ROM) Memory 2 kilobyte, alamat : 0000H-
07FFH.
3. RAM (Random Access Memory) U8
RAM Statik 6116, total 2 kilobyte pada alamat : 1800H-1FFFH.
4. Daerah perluasan memory (U7) : Dapat digunakan EPROM 2516 / 2716 / 2532
/2732, atau RAM statik 6116 dan menempati alamat : 2000H 27FFH.
5. .Port I / O
Port I/O dapat diprogram 8255x1, total 24 jalur I/O paralel alamat : 00 03 (U14)
Port I/O dapat diprogram 8255, total 16 jalur I/O paralel alamat : 80 83 (U10)
CTC (U11) dapat diprogram, total 4 counter timer yang berdiri sendiri, alamat I/O :
40H
43H.
6. Display LED display merah 7 segmen, 6 digit 0,5.
7. Keyboard 36 tombol termasuk 19 tombol fungsi, 16 tombol hexadecimal dan 1
tombol yang dapat ditentukan sendiri fungsinya oleh pemakai (user define key).
8. Speaker dan rangkaian penggerak speaker.
9. Daerah untuk para pemakai breadborad disediakan area seluas 5,5x1,36 untuk
keperluan para pemakai.
10. Sistem konsumsi daya. Pemberi daya 5 volt tunggal, konsumsi arus 500 mA.
11. Input daya utama. Input adaptor daya 9 Volt, 500 mA.

b. Spesifikasi Software
MPF-1 mempunyai program monitor 2 kilobyte yang dirancang untuk memudahkan
fungsi-fungsi MPF-1. Setelah daya diberikan, monitor mulai bekerja. Disamping
semua tombol pada keyboard, monitor mempunyai memory checking routine.
Dibawah ini dapat dijumpai gambaran sekilas dari fungsi tombol-tombol pada key
board :
1. RS : Reset Sistem
2. ADDR : Address = Set alamat memori
3. REG : Register = Set nama register
4. DATA : Memasukkan data ke memori atau register
5. PC : Program Counter = Memanggil Program Counter
6. + : Menambah alamat memori atau register dengan 1 (satu)
7. - : Mengurangi alamat memori atau register dengan 1 (satu)
8. STEP : Menjalankan program pemakai, instruksi demi instruksi (single step)
9. SBR : Set Break Point (titik henti) dari program pemakai
10. CBR : Clear Break Point = menghilangkan clear break point dari program
pemakai
11. MONI : MONITOR = kembali ke program monitor atau menghentikan program
pemakai dengan seketika.
12. GO : Menuju program pemakai atau menjalan program (fungsi monitor).
13. INS : Menyelipkan 1 byte
14. DEL : Delete = Menghapus 1 byte data dari memori
15. MOVE : Memindahkan blok data dari satu area ke area lain
16. RELA : RELATIVE = Menghitung alamat relatif
17. TAPE WR: Menyimpan data memori ke tape audio (cassete)
18. TAPE RD : Mengambil data dari tape audio
19. INTR : Maskable Interrupt, dihubungkan dengan kaki INT dari CPU
20. USER KEY : Tombol yang dapat ditentukan sendiri fungsinya oleh pemakai,
dihubungkan dengan port Input 00, bit 6.
21. AF BC DE HL, AF BC DE HL, IX IY SP IIF SZ .N PNC SZ.N PNC 0 1 2 3
4 5 6 7 8 9 A B C D E F = Hexa digit atau nama register.

C. ALAT YANG DIPAKAI


1. System mikroprosesor MPF-1
2. Adaptor sebagai catu daya
D. LANGKAH KERJA PRAKTIKUM

I. PERCOBAAN 1 : Operasi Reset


Keadaan reset dari system mikroprosesor dapat dicapai dengan :
a. Penyalaan pertama kali atau pertama kali dihubungkan dengan penyedia daya dari
keadaan mati. Amati dan catat apa yang ditampilkan oleh LED 7 segmen.
b. Tekan tombol ADDR amati dan catat apa yang ditampilkan LED 7 segmen.
c. Tekan tombol RS, amati dan catat apa yang ditampilkan oleh LED 7 segmen.
II. PERCOBAAN 2 : Mengecek dan mengganti isi memori.
a. Mengecek isi ROM
Tombol-tombol yang digunakan didalam operasi dasar ini adalah : ADDR, + , - ,
dan tombol-tombol heksadesimal. Karena isi ROM hanya bisa dibaca saja dan
tidak dapat diubah, maka pada operasi ini hanya dilakukan pengecekan isinya saja
tanpa pengubahan. Alamat ROM pada sistem MPF-1 adalah dari 0000H 07FFH.
Langkah-langkah untuk mengecek isi ROM:
1. Pertama tekan tombol ADDR, kemudian masukkan alamat ROM yang akan
dilihat isinya, missal tekan tombol ADDR, kemudian 6, pada penampil akan
tertampil alamat 0006H dan isinya. Amati dan catat apa yang ditampilkan
oleh LED 7 segmen.
2. Untuk berpindah ke alamat yang lebih tinggi tekan tombol + dan Amati dan
catat apa yang ditampilkan oleh LED 7 segmen.
3. Untuk berpindah ke alamat yang lebih rendah tekan tombol dan Amati dan
catat apa yang ditampilkan oleh LED 7 segmen.
Pada pengecekan isi ROM ini penampil yang berjumlah 6 digit akan
menampilkan alamat pada 4 digit sebelah kiri dan data 2 digit paling kanan.

b. Mengecek isi RAM


Tombol-tombol yang digunakan didalam operasi dasar ini adalah : ADDR,
DATA, + , - , dan tombol-tombol heksadesimal. Alamat RAM pada sistem MPF-
1 adalah dari 1800H 1FFFH. Langkahlangkah untuk mengecek maupun
mengubah isi RAM :
1. Pertama tekan tombol ADDR, kemudian masukkan alamat RAM yang akan
dituju, misal tekan tombol ADDR, kemudian 1808, pada penampil akan
tertampil alamat 1008H dan isinya. Amati dan catat apa yang ditampilkan
oleh LED 7 segmen.
2. Mengubah isi dari RAM dengan menekan tombol data diikuti data yang akan
dimasukkan. Amati dan catat apa yang ditampilkan oleh LED 7 segmen.
3. Untuk mengubah isi RAM pada alamat yang lebih rendah tekan tombol dan
data yang akan dimasukkan. Amati dan catat apa yang ditampilkan oleh LED
7 segmen.
4. Untuk mengubah isi RAM pada alamat yang berbeda tekan tombol ADDR
kemudian data yang akan dimasukkan. Amati dan catat apa yang ditampilkan
oleh LED 7 segmen.
c. Mengecek dan Mengubah Register
Tombol-tombol yang digunakan didalam operasi ini adalah : Tombol
REG, DATA, + , - , dan tombol-tombol heksadesimal yang sekaligus merangkap
sebagai tombol-tombol nama register. Langkahlangkah untuk mengecek maupun
mengubah isi Register adalah sebagai berikut :
1. Menekan tombol REG diikuti nama register yang akan dilihat isinya. Pada
penampil akan tertampil nama register yang bersangkutan pada digit ke 5 dan
ke 6 atau 2 digit paling kanan, sedangkan isinya tertampil pada digit ke 1
sampai ke 4 (4 digit sebelah kiri)

2. Menekan tombol data diikuti data yang akan dimasukkan untuk mengubah isi
dari register berikutnya.
3. Menekan tombol + diikuti data yang akan dimasukkan.
4. Melihat isi isi dari register yang lain dengan menekan tombol + atau
Amati dan catatlah yang muncul pada penampil pada setiap langkah percobaan
diatas.

III. PERCOBAAN 3 : Memasukkan Program dan Mengeksekusinya


a. Program sirine polisi.

1. Masukkan program di atas ke MPF-1 dengan langkah-langkah sebagai


berikut:
- Menekan tombol RS, PC, DATA lalu diikuti data yang ada pada alamat
1800H pada program yaitu 0 dan E.
- Untuk alamat dan data selanjutnya dimasukkan dengan cara menekan
tombol + lalu diikutidatanya.
2. Eksekusi program tersebut dengan menekan tombol RS, PC, kemudian GO,
secara berurutan.
3. Amati dan catat yang terjadi pada MPF-1, baik penampilnya maupun bunyi
yang keluar.
4. Hentikan program dengan menekan tombol RS.
5. Eksekusi program yang sama tersebut dengan menekan tombol RS, ADDR,
alamat awal, GO. Alamat awal program adalah 1800H. Jadi, ditekan RS,
ADDR, 1,8,0,0, GO.
6. Amati dan catat yang terjadi pada MPF-1, baik penampilnya maupun bunyi
yang keluar dari speaker.
7. Hentikan program dengan menekan tombol RS.
b. Program menampilkan tulisan HELP US

1. Masukkan program di atas ke dalam MPF-1 dengan melalui keyboard dengan


cara sama seperti contoh program a, kemudian amati tampilan led display.
2. Ganti tulisan di atas dengan nama Anda 6 karakter saja dengan mengganti
data di 1840 - 1845. Cara penulisan sbb :
c. Program menampilkan tulisan FLASH HELP US

1. Memasukkan program diatas kedalam MPF-1 dengan melalui keyboard


dengan cara sama seperti contoh program b.
2. Ganti tulisan berkedip (FLASH) diatas dengan nama anda 6 karakter saja
dengan mengganti data 1850-1855.

IV. PERCOBAAN 4 : Pengenalan Tombol Move.


a. Pindahkan program Police Car Sirine diatas ke lokasi memori dengan alamat awal
1820H, dengan cara sbb :
1. Mencari alamat akhir program Police Car sirine diatas dan mencatatnya.
2. Menekan tombol MOVE, kemudian alamat awal yang lama yaitu 1800.
3. Menekan tombol + kemudian alamat akhir yang lama yaitu sesuai dengan
hasil pencatatan.
4. Menekan tombol + lagi kemudian alamat awal yang baru yaitu 1820
5. Menekan tombol GO
6. Mengeksekusi program pada lokasi memori yang baru dengan menekan
tombol ADDR 1820 GO..
b. Amati dan catat yang terjadi pada MPF-1 untuk setiap langkah percobaan diatas.
V. PERCOBAAN 5 : Pengenalan Tombol STEP

Masukkan program diatas ke dalam MPF-1 kemudian eksekusi per intruksi dengan
menggunakan tombol STEP seperti berikut ini :
1. Tekan tombol RS terlebih dulu diikuti PC kemudian tekan tombol STEP
2. Lihat dan catat isi register A dengan menekan tombol REG kemudian AF.
3. Tekan tombol PC kemudian STEP lagi.
4. Lihat dan catat isi register B dengan menekan tombol REG kemudian tombol BC.

VI. PERCOBAAN 6 : Pengenalan Tombol SBR (Set Break Poin).

Masukkan program kedalam MPF-1, setelah memasukkan data pada alamat


1903H, tombol SBR ditekan. Ini berarti titik henti dari pengerjaan penggalan program
tersebut ditetapkan pada alamat 1903H, yaitu alamat yang terakhir kali dieksekusi oleh
CPU. Setelah selesai memasukkan program dan menetapkan titik henti, dilakukan
langkah-langkah sebagai berikut :

1. Menjalankan program diatas dengan menekan tombol ADDR, 1900, GO.


2. Melihat dan mencatat isi dari register-register A B C dan Flip-flop Interupsi dengan
cara :
- Menekan tombol REG untuk melihat isi dari reg A
- Untuk melihat isi dari register B dan register C dengan menekan tombol +
- Yang terakhir melihat isi dari register Flip-flop Interusi dengan menekan tombol IF.
3. Menghilangkan Titik Penggal Tombol CBR ( Clear Break Point )Untuk
menghilangkan titik penggal digunakan tmbol CBR, pemakaian tombol ini dapat
dilakukan setiap saat. Setelah menekan tombol ini tampilan akan menjadi F.F.F.F.
F.F. (Titik penggal diset pada FFFF FF).

VII. PERCOBAAN 7 : Berhenti Segera-Tombol MONI (monitor)


Dalam menjalankan suatu program, banyak kesalahan yang bisa terjadi, contoh :
Suatu program akan kehilangan kontrol bila CPU menjalankan Opcode yang tidak
ada atau bila suatu program berputar terus tanpa akhir pada alamat-alamat tertentu.
Bila tombol MONI ditekan monitor akan memeriksa SP (Stack Pointer) pemakai dan
program berputar akan berakhir dan tampilan adalah : SYS-SP.
VIII. PERCOBAAN 8 : Penyisipan Data Tombol INS ( insert )
Penyisipan data pada alamat tertentu ( alamat di RAM) dapat dilakukan dengan
menekan tombol INS.

IX. PERCOBAAN 9 : Penghapusan Data Tombol DEL


Tombol ini hanya berlaku jika tampilan berada dalam bentuk alamat data.
Penekanan tombol ini akan menyebabakan data dari alamat yang ditampilkan
dihapus. Semua data yang berada dibawah alamat tersebut akan naik satu tingkat
(alamat). Contoh :
Misalkan isi RAM yang sekarang adalah seperti dibawah ini, dan ingin menghapus
data pada alamat 1802.
E. HASIL PERCOBAAN

Tampilan awal mikroprosesor atau tampilan setelah tombol RS ditekan.

Mengubah dan melihat isi register pada sistem mikroprosesor Z-80


Menampilkan tulisan HELP US pada seven segment.

F. PEMBAHASAN
Pada praktikum ini bertujuan agar praktikan dapat memahami dasar
pengoperasian sistem mikroprosesor, mengetahui fungsi dari tiap-tiap tombol atau
keyboard yang terdapat pada system mikroprosesor, serta dapat mengeksekusi program
yang dimasukkan. Untuk mencapai tujuan tersebut, dilakukan sepuluh percobaan berikut.

1. OPERASI RESET
Percobaan pertama adalah keadaan awal saat dihubungkan dengan penyedia daya.
Dengan menakan tombol ADDR dan RS maka tampilan pada seven segmentnya adalah
UPF-1.

2. MENGECEK DAN MENGGATI ISI MEMORI


Pada percobaan kedua dilakukan tiga pengecekan yaitu, mengecek RAM, mengecek
ROM, dan mengecek atau mengubah isi register. Untuk mengecek ROM dapat dilakukan
dengan menekan tombol ADDR kemudian memasukkan alamat ROM yang ingin
diketahui alamatnya. Kemudian untuk melihat nialai ROM di atasnya dengan menekan
tombol positif (+), untuk melihat alamat di bawahnya dengan menekan tombol negatif (-).
Sama halnya dengan pengecekan ROM, pada pengecekan RAM juga dilakukan dengan
menggunakan tombol ADDR maka akan tertampil alamat RAM yang diinginkan.
Namun, panda pengecekan ini untuk memasukkan alamat RAM lain yang ingin dicek
harus menekan tombol DATA sehingga alamat RAM yang diinginkan dapat diketahui.
Selain itu pada percobaan kedua ini juga dilakukan untuk mengubah isi register. Nilai
register ini adalah digid ke-lima dan ke-6 atau dua digit paling kanan. Isi register tersebut
dapat diubah dengan menekan tombol REG kemudian nama register yang akan dilihat,
maka nama registernya akan tertampil. Untuk mengubah isi register berikutnya dengan
menekan tombol DATA.

3. MEMASUKKAN DAN MENGEKSEKUSI PROGRAM


Kemudian pada percobaan ketiga adalah untuk mengeksekusi program yang telah
dimasukkan. Pada percobaan ini praktikan dapat mengeksekusi data yang dimasukkan
seperti membuat sirine, menampilkan tulisan, serta tulisan Flash. Dengan menekan
tombol RS untuk meriset terlebih dahulu, kemudian PC untuk memasukkan alamat
program. Selanjutnya tombol DATA untuk memasukkan bahasa mesinnya dan tombol +
untuk data selanjutnya. Setelah semua data untuk mengeksekusinya dengan menekan
tombol RS, PC kemudian GO. Untuk membuat tulisan dan tulisan dengan flash dilakukan
dengan langkah yang sama dengan alamat yang sesuai.
Cara mengubah karakter pada seven segment adalah dengan mengubah logika pada seven
segment sehingga diperoleh nilai binernya lalu diubah ke dalam bentuk heksa.

4. PENGENALAN TOMBOL MOVE


Selanjutnya pada percobaan keempat adalah memindahkan alamat awal program dengan
menekan tombol MOVE kemudian memasukkan alamat awal yang lama, selanjutnya
menekan tombol + lalu memasukkan alamat akhir program setelah itu praktikan menekan
tombol + diikuti alamat awal baru yang ingin dipindahkan kemudian menekan tombol
GO maka alamat awalnya akan dipindahkan ke alamat awal yang baru.

5. PENGENALAN TOMBOL STEP


Percobaan kelima yaitu mengeksekusi program yang telah dibuat dengan menggunakan
tombol STEP, dimana praktikan menyediakan 2 register yakni register A dan B. Pertama-
tama, tombol STEP ditekan diikuti dengan tombol REG AF untuk melihat nilai pada
register A, selanjutnya praktikan menekan tombol STEP kemudian diikuti tombol REG
BC untuk melihat nilai pada register B, kemduian praktikan menekan tombol GO. Dari
hasil percobaan dapat dilihat bahwa tombol STEP berfungsi untuk mengeksekusi
program langkah demi langkah pada tiap alamat sehingga pada akhirnya nilai register A
dan B yang semula berbeda menjadi sama di akhir karena instruksi dikelola satu per satu.

6. PENGENALAN TOMBOL SBR DAN CBR


Selanjutnya pada percobaan keenam dilakukan untuk menentukan titik berhenti dari
pengerjaan program, yaitu dengan menekan alamat 1903H dan menekan tombol SBR.
Saat tombol GO ditekan pada alamat awal program maka program akan berhenti saat
berada pada alamat 1903H, sehingga dapat dikatan alamat tersebut merupakan titik akhir
pengerjaan program. Untuk menghilangkan titik tersebut praktikan menekan tombol CBR
pada alamat 1903H kemudian menekan tombol GO pada alamat awal program sehingga
program berhenti dengan sendirinya pada alamat akhir 1906H.

7. BERHENTI SEGERA-TOMBOL MONI


Kemudian percobaan ketujuh adalah untuk menghentikan program seketika apabila
terdapat error pada program yang berjalan terus menerus tanpa diinginkan. Dilakukan
dengan menekan tombol MONI pada keyboart maka program akan berhenti dengan
tampilan SYS-SP.

8. PENYISIPAN DATA-TOMBOL INS


Pada percobaan kedelapan adalah untuk menyisipkan data pada alamat tertentu dilakukan
dengan menekan tombol INS dan masukkan data yang ingin disisipkan.

9. PENGHAPUSAN DATA-TOMBOL DEL


Pada percobaan sembilan adalah untuk menghapus data, dengan menekan tombol DEL
pada data yang akan dihapus maka data di bawahnya akan naik satu tingkat.

G. KESIMPULAN
Dengan melakukan beberapa percobaan di atas praktikan telah memahami,
mengenal serta dapat menjalankan sistem mikroprosesor.
H. LAMPIRAN

Anda mungkin juga menyukai