Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah


Adanya Sistem Rawa yang berada di daerah administrasi Ambarawa yaitu Rawa
Pening sering memunculkan masalah dan manfaat bagi masyarakat sekitar Rawa Pening. Rawa
yang terletak pada bagian Rendahan Ambarawa ini di kelilingi oleh Wilayah pertanian berupa
persawahan dan Pemukiman warga. Sehingga bahaya dari munculnya Rawa Pening ini apabila
terjadi peningkat intensitas hujan maka sering terjadi banjir yang dapat mengenangi rumah
warga sekitar Rawa Pening. Disamping itu tanaman yang tumbuh dengan sendiri yang di
sekitar Rawa Pening berupa tanaman encong gondok yang biasanya dimanfaatkan sebagai
pembuatan kerajinan tangan ataupun sebagainya. selain itu masih banyak masyarakat sekitar
Rawa Pening memanfaatkan Air Rawa Pening sebagai Alat untuk mencuci pakaian ataupun
peralatan dapur serta membudiyakan ikan untuk kebutuhan pangan maupun komoditi industry
skala rumah tangga.

Rawa Pening secara pandangan Geologi merupakan daerah rawa ( Lacustrine ) yang
di berada diantarra dua gunungapi aktif yaitu Gunung Merbabu di bagian selatan dan Gunung
Ungaran pada bagian Utara, dengan posisi yang demikian di dapat diinterpretasikan bahwa
endapan dari Rawa Pening ini berasal dari kedua gunung tersebut. Tipe-tipe endapan pada
bagian Rawa Pening berupa lumpur yang berwarna hitam yang mencirikan adanya proses
kimiawi perubahan perubahan senyawa reduksi material organic. Oleh sebab itu banyak
masyarakat sekitar manfaatkan lumpur tersebut sebagai pembuatan pupuk. Lalu bagaimanakah
apabila lumpur hitam terus di eksploitasi oleh masyarakat sekitar apakah menpengaruhi
ekossitem Rawa Pening ?, Bagaimana Menata Lingkungan di sekitar wilayah Rawa Pening
berdasarkan penerapan ilmu geologi baik itu dari Proses Sedimentologi , Geomorfologi dan
Hidrogeologi di daerah Rawa Pening.

Penilitian ini bermaksud untuk menjaga kelestarian dan penataan lingkungan yang baik
baik secara geologi maupun secara ekologi yang baik, serta mempertimbangan tentang
kebutuhan masyarakat sekitar Rawa Pening yang dapat melestariankan hayati agar selalu
terjaga dari resiko-resiko bencana geologi seperti banjir dapat di minimalisirkan melalui
metode-metode tertentu.