Anda di halaman 1dari 27

RENCANA PROGRAM KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA ( K3 )

PENGADAAN DAN PEMASANGAN PINTU WILALUNG 2 UNIT


KECAMATAN WILALUNG, KABUPATEN PURWODADI

PT. AMARTA KARYA (Persero)


Jl. Veteran No. 112 Bekasi
Telp. : 021 - 8842315, Fax. : 021 - 8842313

C:\ Tender\Wilalung II\K3


PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

DAFTAR ISI
SAFETY PLAN

1 KEBIJAKAN DAN OBYEKTIF YANG STRATEGIS

2 PERTANGGUNG JAWAB UNTUK SUPERVISOR DAN PEGAWAI

3 PERENCANAAN DAN PENETAPAN TUJUAN PELAKSANAAN KERJA

4 PELATIHAN PEGAWAI DAN SUPERVISOR

5 INSENTIF PROGRAM BAGI KARYAWAN

6 METODE PENGEVALUASIAN RESIKO DAN BAHAYA

7 RENCANA PENGOLAHAN LIMBAH

8 PERALATAN PERLINDUNGAN PERORANGAN

9 LALU LINTAS DAN KENDARAAN

10 KESIAPAN DAN TANGGAPAN TERHADAP KEADAAN DARURAT

11 PROSEDUR INVESTIGASI INSIDEN

12 PERATURAN KERJA

13 SAFETY OPERATING PROCEDURE DRIVER

LAMPIRAN

1 STRUKTUR ORGANISASI

2 TUJUAN, SASARAN & PROGRAM

3 TAIL GATE MEETING / DAILY SAFETY WORK CYCLE

4 WEEKLY & MONTHLY SAFETY WORK CYCLE

5 FORM TAIL GATE MEETING

6 FORM LAPORAN INSPEKSI K3

7 METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN

8 INSTRUKSI KERJA ( SOP )

9 JOB SAFETY ANALISYS

10 IDENTIFIKASI POTENSI BAHAYA & RESIKO K3

11 DAFTAR PERALATAN K3 ( APD )

12 PROSEDUR K3

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 2 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

1 STRUKTUR ORGANISASI PROYEK

PROJECT MANAGER
Ir. RUNSA. R, MM

SITE MANAGER
Ir.AGUS SANTOSO

Ka. STAF PELAKSANA EARTH WORK SITE ENGINEER QAP & K3


DARYATNO, AMd SUTARNO, ST SINGO MURHADI, ST Ir. LANTIP PRAYITNO

ADM & ACCOUNTING PELAKSANA STRUKTUR COST CONTROL QUALITY CONTROL


SYARIF FIRDAUS, SE PUJI SIHONO, ST ARIEF HIDAYAT, ST ARIS HIMAWAN, AMd

PERSONALIA & UMUM PERALATAN LOGISTIK SAFETY PATROL


I. GUSTI NYOMAN S. BUDI PRANGGONO UMAR ALI SAID, AMd SRI WARDANA, AMD

QUALITY SURVEYOR
ANGGA SANTOSO, ST

Bekasi, 12 Maret 2009


PT. AMARTA KARYA ( Persero )

Ir. HERU SUPRIYANTO


DIREKTUR OPERASI
Kode File HALAMAN :
C :\ Tender\Wilalung II\K3 3 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

1 KEBIJAKAN DAN OBYEKTIF YANG STRATEGIS

1.1 TUJUAN

Prosedur ini menjelaskan mengenai tanggung jawab K3 yang diterapkan ke berbagai tingkat manajemen dalam
PT. AMARTA KARYA. Lebih jauh mengenai tanggung jawab individu akan diuraikan secara spesifik dalam uraian
tugas masing-masing jabatan.

1.2 RUANG LINGKUP

Prosedur ini mencakup uraian tanggung jawab K3 pada beberapa tingkat manajemen di dalam PT. AMARTA KARYA

1.3 REFERENSI

Permanaker No. 05/Men/96 elemen 1

1.4 TANGGUNG JAWAB

Setiap tingkatan manajemen dalam PT. AMARTA KARYA berkewajiban melaksanakan tanggung jawab K3-nya
masing-masing sebagaimana yang tela ditetapkan dalam prosedur ini.

1.5 PROSEDUR

1. Manajemen Senior ( termasuk posisi berikut : Direktur, Kepala Cabang )


- Secara formal menyetujui Prosedur K3
- Meninjau keseluruhan kinerja K3 dalam PT. AMARTA KARYA tiap akhir tahun
- Berpartisipasi jika diperlukan dalam penyelesaian masalah K3
- Meninjau kecelakaan / insiden serius dan memantau tindakan perbaikan
- Meninjau kinerja K3 dari manajemen menengah
- Menjamin kesesuaian perusahaan dengan Perundangan K3

2. Manajemen Menengah ( termasuk posisi berikut : Site Manager )


- Menjamin semua tindakan yang sesuai diambil untuk menerapkan kebijakan K3, Prosedur K3 dan Persyaratan
Perundangan
- Memantau kinerja K3 dalam wilayah yang menjadi tanggung jawabnya
- Menunjukkan komitmen terhadap K3 melalui partisipasi dalam diskusi formal dan informal, kunjungan tempat
kerja dan inspeksi bahaya
- Berpartisipasi jika diperlukan dalam penyesuaian masalah K3
- Meninjau kecelakaan / insiden serius dan menyiapkan laporan jika diperlukan
- Meninjau laporan yang berhubungan dengan K3 dan mengambil tindakan yang sesuai
- Memulai tindakan untuk meningkatkan K3
- Secara berkala maninjau kinerja K3 dari Supervisor

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 4 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

2 PERTANGGUNG JAWABAN UNTUK SUPERVISOR DAN PEGAWAI

2.1 TANGGUNG JAWAB DAN HAK SUPERVISOR

- Mengetahui kondisi bahaya yang dapat ditimbulkan


- Pengamanan alat dan perlindungan
- Memberikan Personal Protective Equipment (PPE)
- Memberikan cara dan sikap kerja yang aman
- Mengerjakan tenaga kerja baru yang telah paham syarat-syarat K3
- Membina tenaga kerja
> Pencegahan Kecelakaan
> Pemberantasan Kebakaran
> Peningkatan K3
> Pengetahuan tentang PPPK

2.2 TANGGUNG JAWAB DAN HAK PEGAWAI

- Memberi keterangan yang benar


- Memakai Personal Protective Equipment (PPE)
- Mentaati dan memenuhi syarat K3
- Meminta Supervisor melaksanakan K3
- Menyatakan keberatan kerja apabila K3 tidak terpenuhi dan PPE yang wajib diragukan.

3 PERENCANAAN DAN PENETAPAN TUJUAN PELAKSANAAN KERJA

Sebelum pekerjaan fisik dilaksanakan di lapangan. Perlu perencanaan yang baik untuk mendapatkan hasil yang
maksimal. Tujuan langkah ini adalah untuk menjamin pelaksanaan Program K3 tergantung pada fungsi pengawasan,
fungsi evaluasi, dan terlaksananya langkah koreksi. Program K3 mengandung aspek sebagai berikut :

3.1 PERTEMUAN KESELAMATAN KERJA (SAFETY MEETING)

- Tail Gate Meeting

Rapat ini dihadiri oleh Pekerja, Operator dan Supervisor yang dilakukan pada pagi hari sebelum melaksanakan
aktivitas pekerjaan lapangan.

- Weekly Meeting

Rapat ini dihadiri oleh Site Manager, Site Engineer, Ka. Staff, K3 Officer, Pelaksana Lapangan dan Supervisor yang
dilakukan pada rapat mingguan untuk mengevaluasi temuan dan follow up-nya yang dilakukan pada akhir minggu

- Monthly Meeting

Rapat ini dihadiri oleh Semua Karyawan yang ada pada lingkungan proyek ini yang dilakukan pada akhir bulan
untuk mengevaluasi masukan-masukan dari pekerja yang belum terpikirkan oleh seorang pengawas lapangan dan
dipimpin oleh Site Manager yang didampingi Koordinator K3

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 5 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

3.1 INSPEKSI KESELAMATAN KERJA

- Inspeksi Keselamatan Kerja

Inspeksi Keselamatan Kerja terhadap pekerja dan supervisor ini dilakukan minimal 2 (dua) kali dalam satu bulan
secara acak untuk setiap lokasi kerja yang dilakukan oleh Petugas K3.

- Inspeksi Peralatan yang digunakan

Inspeksi ini dilakukan minimal 1 (satu) kali dalam satu bulan secara acak yang dilakukan oleh Petugas K3

4 PELATIHAN PEGAWAI DAN SUPERVISOR

4.1 Program pelatihan untuk menjamin bahwa pelaksanaan pekerjaan dilakukan oleh pekerja dan supervisor yang sudah
ditraining menggunakan semua peralatan dan perlindungan yang berlaku.

4.2 Semua pelatihan harus didokumentasikan untuk setiap pegawai

4.3 Program pelatihan harus mencakup satu metode untuk menguji kemahiran.

4.4 Program pelatihan dan sertifikasi berikut harus dilaksanakan sebelum melakukan pekerjaan apapun :

1. Orientasi Keselamatan Kesehatan dan lingkungan pekerja baru (minimum 4 jam)

2. Pelatihan lingkungan, kesehatan dan keselamatan Supervisor (minimum 8 jam)

3. Sertifikasi oleh instansi yang tepat untuk pekerjaan Driver dan Operator Alat

4. Praktek kerja yang aman harus menggunakan Prosedur Khusus

5. Pelatihan penggunaan pemadam kebakaran dan cara menolong korban.

5 INSENTIF PROGRAM BAGI KARYAWAN

Program ini akan dilaksanakan untuk memberikan rangsangan bagikaryawan untuk bekerja secara selamat atau
tanpa kecelakaan kerja dan ketentuan ini akan diatur dengan ketentuan perusahaan yang dikeluarkan oleh manajemen

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 6 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

6 METODE PENGEVALUASIAN RESIKO DAN BAHAYA

Peluang Kemungkinan

TINGKATAN KRITERIA PENJELASAN

Almost Certain
Suatu kejadian pasti akan terjadi pada semua kondisi / setiap
A Hampir Celaka
kegiatan yang dilakukan (terjadi 1 kali dari 10 kali kesempatan)

Likely
Suatu kejadian pasti akan terjadi padahampir semua kondisi. (terjadi
B Mungkin Terjadi
1 kali dari 10 sampai 100 kali kesempatan)

Moderate
Suatu kejadian mungkin terjadi pada beberapa kondisi tertentu
C Sedang
(terjadi 1 kali dari 100 sampai 1000 kali kesempatan)

Unlikely Suatu kejadian mungkin terjadi pada beberapa kondisi tertentu,


D Kecil Kemungkinan Terjadi namun kecil kemungkinan terjadinya (terjadi 1 kali dari 1000 sampai
10000 kali kesempatan)
Rare Suatu insiden mungkin dapat terjadi pada suatu kondisi yang khusus/
E Jarang Terjadi luar biasa/ setelah bertahun-tahun (terjadi 1 kali dari 1000 sampai
100000 kali kesempatan)

Akibat

TINGKATAN KRITERIA PENJELASAN

Insignificant
1 Tidak Signifikan Tidak ada cidera, kerugian materi sangat kecil

Likely
2 Mungkin Terjadi Memerlukan perawatan P3K, kerugian materi sedang

Moderate Memerlukan perawatan medis dan mengakibatkan hilang hari kerja /


3 Sedang hilangnya fungsi anggota tubuh untuk sementara waktu, kerugian
materi cukup besar
Major
Cidera yang mengakibatkan cacat / hilang fungsi tubuh secara total,
4 Mayor
tidak berjalannya proses produksi dan kerugian materi besar

Catastropic
Suatu insiden mungkin dapat terjadi pada suatu kondisi yang
5 Bencana
khusus / luar biasa / setelah bertahun

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 7 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

Matriks :

AKIBAT
PELUANG
1 2 3 4 5

A S S T T T
B M S S T T
C R M S T T
D R R M S T
E R R M S S

Keterangan :

T Tinggi, memerlukan perencanaan-perencanaan khusus di tingkat manajemen puncak dan penanganan dengan segera
atau kondisi darurat
S Signifikan, memerlukan perhatian dari pihak manajemen senior dan melakukan tindakan perbaikan secepat mungkin
M Moderat, tidak melibatkan manajemen puncak namun sebaiknya segera diambil tindakan penanganan / kondisi
bukan darurat
R Rendah, resiko cukup ditangani dengan prosedur rutin yang berlaku

7 RENCANA PENGOLAHAN LIMBAH

7.1 Limbah Rumah Tangga

- Limbah Organik

Limbah organik kita kumpulkan dalam lubang dengan ukuran tertentu, setelah penuh kita timbun sehingga dengan
massa tertentu limbah tersebut dapat dijadikan pupuk.

- Limbah Un Organik

Limbah un organik kita kumpulkan lalu diberikan pada pemulung

7.2 Limbah Oli Bekas

Oli hasil pengetapan dari peralatan yang habis massa waktunya untuk operasi dikumpulkan dalam drum bekas lalu
dijual kembali

7.3 Limbah Zat Kimia

Pelumas mobil dan peralatan berat merupakan zat yang ramah lingkungan sehingga tidak ada limbahnya

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 8 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

8 PERALATAN DAN PERLINDUNGAN PERORANGAN

9.1 Peralatan perlindungan perorangan disediakan oleh PT. AMARTA KARYA dan mengeluarkan aturan secara tertulis
melalui SOP dan JSA sehingga penggunaan alat tersebut dapat digunakan dengan tepat sasaran.

9.2 Semua peralatan perlindungan perorangan harus digunakan dan dipelihara sesuai dengan rekomendasi pemanufakturan
atau pabrik pembuatnya dan setiap perudang-undangan yang berlaku

9.3 Peralatan dan perlindungan perorangan harus mencakup tetapi tidak terbatas berikut ini dan disesuaikan dengan
SOP dan JSA yang berlaku

9 LALU LINTAS DAN KENDARAAN

10.1 Semua pengemudi yang mengendarai kendaraan di area proyek harus mentaati kecepatan yang telah ditentukan,
dan harus mentaati peraturan pemerintah

10.2 Semua kendaraan harus dilengkapi dengan sabuk pengaman untuk pengemudi dan untuk penumpang

10.3 Semua kendaraan yang masuk ke area proyek harus mempunyai ijin dari pihak Proyek ataupun Pemberi Kerja

10 KESIAPAN DAN TANGGAPAN TERHADAP KEADAAN DARURAT

KEJADIAN
Apabila ada salah seorang anggota yang tahu harus menghubungi nomor
(.....) .......... (Instansi terkait) dan melaporkan :
- Nama Pelapor
- Lokasi dimana terjadinya kejadian
- Nomor telepon terdekat
Sambil menunggu bantuan dari pusat komando anda diharapkan untuk mengamankan
lokasi kejadian dan membantu mengamankan yang luka.

SITE MANAGER K3 PEMBERI KERJA

K3 AMKA SITE ENGINEER

Mendata kejadian lokasi Memerintahkan anggotanya untuk


- Lokasi Kejadian - Mengamankan lokasi kerja
- Jumlah Korban - Menolong korban yang lukan
- Kerugian yang ditimbulkan - Mengamankan harta benda
- Sebab terjadinya kecelakaan - Memadamkan kebakaran bila ada

K3 AMKA melaporkan semua kejadian ke Pemberi Kerja

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 9 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

11 PROSEDUR INVESTIGASI INSIDEN

Mulai

Penentuan Jadwal & Pelaksanaan


Inspeksi

Penginformasian Inspeksi pada


bagian yang akan diinspeksi

- Checklist Inspeksi
- Konfirmasi Kedatangan
Persiapan Inspeksi
- Alat Tulis
- Personal Protective Equipment

Pelaksanaan Inspeksi

Mencatat Temuan

Tentukan Tindakan Perbaikan, PJ


dan Waktu

Pelaporan Hasil Inspeksi

Pemantauan Tindakan Perbaikan


Internal

tidak

ya
- Form Laporan Inspeksi
- Form Inspeksi APAR
Pemantauan Tindakan Perbaikan
- Form Inspeksi Alat
Eksternal
dll

Selesai

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 10 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

LAPORAN INSPEKSI K3

Bagian : Pelaksana :
Tanggal : Review :

Tanggal Status
No Temuan Usulan Perbaikan PJ
Selesai Perbaikan

Catatan :

Wilalung, 2009
Diperiksa, Mengetahui,

( ......................................................... ) ( ............................................................... )
Koordinator PQP Inspektor

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 11 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

EQUIPMENT INPECTION DATA

Lokasi Kerja : Tanggal :

Kondisi
No Uraian Ukuran Keterangan
Ok Not Ok

Wilalung, 2009
Diperiksa, Mengetahui,

( ......................................................... ) ( ............................................................... )
Koordinator PQP Inspektor

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 12 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

12 PERATURAN KERJA

1 Setiap Karyawan wajib mentaati semua peraturan yang berlaku baik dari pihak internal maupun pihak eksternal.
2 Setiap karyawan diwajibkan mempelajari dan menjalankan Rekomendasi dari analisa kemungkinan terjadinya
Kecelakaan Kerja.
3 Gunakan Personal Protective Equipment ( PPE ) helmet, safety shoes, baju kerja bila masuk lokasi kerja.
4 Gunakan Personal Protective Equipment ( PPE ) lain yang diisyaratkan / direkomendasikan pada analisa kemungkinan
terjadinya Kecelakaaan Kerja.
5 Gunakan Safety Belt apabila menjalankan mobil.
6 Dilarang merokok / menyalakan api didekat bahan yang dapat menyebabkan terjadinya kebakaran.
7 Taati batas kecepatan yang digelar di lokasi kerja.
8 Karyawan yang tidak mempunyai Surat Ijin Mengemudi (SIM) / Permit dilarang mengemudi mobil.
9 Dilarang membuang limbah disembarang tempat.
10 Dilarang membakar sampah / benda lain disembarang tempat.
11 Dilarang mengganggu binatang atau tanaman yang dilindungi.
12 Karyawan yang melanggar akan mendapat sangsi dari manajemen :
a. Teguran Lisan
b. Surat Peringatan 1 - 3
c. Dikeluarkan untuk tenaga harian dan dikembalikan ke Satminkal untuk tenaga tetap.

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 13 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

13 SAFETY OPERATING PROSEDURE DRIVE

1 Perikasa mobil dengan menggunakan Daftar Periksa


2 Periksa posisi kaca spion kanan, kiri dan tengah
3 Setelah diperiksa hidupkan mesin dan tahan pada posisi stationer selama 5 menit
4 Lanjutkan daftar periksa pada posisi mesin hidup yaitu lampu-lampu dan rem
5 Gunakan Safety Belt sebelum berangkat
6 Berdoalah agar anda selamat diperjalanan
7 Periksa apakah SIM, STNK & KIR mobil sudah terbawa.
8 Patuhi rambu-rambu lalu lintas terutama batas kecepatan yang diijinkan di area kerja
9 Berpikirlah kembali jangan sampai ada yang tertinggal baik alat maupun teman kerja.
10 Berangkatlah dengan hati-hati hingga sampai tujuan
11 Seringlah melihat kaca spion untuk mengetahui keadaan belakang.
12 Gunakan bel / lampu sorot untuk memberitahu bahwa anda akan mendahului
13 Beri waktu mobil depan agar ia mengambil jalur kiri seaman mungkin
14 Jika mendahului yakin bahwa situasi depan benar-benar aman.
15 Jangan mendahului ditempat di tikungan, pandangan tertutup, ditempat yang ramai
16 Menepilah bila mobil anda terasa kurang nyaman.
17 Gunakan lampu sent 50 meter sebelum anda bergerak ke kanan dan kiri sehingga mobil depan dan
belakang dapat mengetahui situasi kemana mobil anda bergerak.
18 Gunakan lampu hazarht bila kondisi pandangan oleh kabut atau hujan
19 Sekali-kali lihatlah manometer yang ada di dasbort mobil.
20 Gunakan segitiga pengaman bila anda memperbaiki mobil dijalan.
21 Bila anda berhenti selalu gunakan Hand Ram untuk keamanan mobil bila posisi kurang aman lalu
masukan gigi satu dan ganjal ban mobil.
22 Lepaskan Safety Belt dan kunci mobil bila anda ingin meninggalkan jauh.

SAFETY OPERATING PROSEDURE DRIVE (Parkir Mobil)

1 Sebelum anda mundur periksa kaca spion kanan dan kiri lalu tengok ke belakang.
2 Bunyikan bel bila keadaan sekitar anda ramai.
3 Mundurlah segera mungkin dan jangan berpikir posisi dibelakang anda tidak selalu berubah
4 Mundurlah seminimal mungkin hingga posisi depan dapat untuk berputar
5 Berpikir untuk maju bila anda dalam posisi mundur
6 Berbeloklah sesegera mungkin bila keadaan depan sudah aman.

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 14 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

TAIL GATE MEETING

Nama Pekerjaan : Tanggal :


lokasi Kerja : Pengawas :
Jalan

Alat yang digunakan Personal Protective Equipment


Status Status
No Nama Alat JML Ket No Alat Pelindung Diri JML Ket
No Ok No Ok
1 Crane 1 Helm
2 Excavator 2 Sepatu
3 Mesin Las Listrik 3 Baju Kerja
4 Mesin Gerinda 4 Masker
5 Tackle 5 T 5 Kacamata Safety
6 Gas Cutting 6 Sarung tangan kain
7 Kompresor 7 Safety Belt
8 Theodolit 8 Masker
9 Waterpass 9 Safety Cone
10 Concrete Mixer
11 Pompa Air
12 Genset

Nama Bagian Keselamatan Kerja


Status Status JSA
No Nama JML Ket No Uraian Ket
No Ok No Ok No /Ok
1 Driver
2 Operator Alat
3 Pengawas
4 Pekerja
5 Helper

Catatan :

Wilalung, .200.
Diperiksa, Mengetahui,

( ......................................................... ) ( ............................................................... )
Koordinator K3 Inspektor

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 15 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

INSTRUKSI KERJA ( STANDARD OPERATING PROCEDURE )


PENGADAAN DAN PEMASANGAN PINTU WILALUNG 2 UNIT
KECAMATAN WILALUNG, KABUPATEN PURWODADI

1. TUJUAN
Instruksi Kerja ( Standard Operating Procedure ) dan Job Safety Analisys ini dibuat untuk menjamin bahwa Perusahaan
dan Pemberi Kerja mempunyai pengertian yang sama mengenai tahapan Penanganan Rehabilitasi Salinity Sigondang Tahap II
dilaksanakan sesuai dengan standart Keselamatan dan Kesehatan Kerja yang telah ditentukan dalam prosedure Departemen
Tenaga Kerja

2. RUANG LINGKUP
Instruksi Kerja ( Standard Operating Procedure ) dan Job Safety Analisys akan menjadi panduan Pelaksanaan Pekerjaan
Rehabilitasi Salinity Sigondang Tahap II Kabupaten Cirebon, agar pelaksanaan tersebut sesuai dengan standart yang telah
disepakati bersama antara PT. Amarta Karya dan Pemberi Kerja.

3. DEFINISI
Instruksi Kerja ( Standard Operating Procedure ) Pelaksanaan Rehabilitasi Salinity Sigondang Tahap II adalah Proses
Pelaksanaan Pekerjaan yang harus dilaksanakan sesuai dengan Instruksi Kerja ( SOP ).
Job Safety Analisys adalah Proses analisa yang berpedoman subyek yang dapat menimbulkan kemungkinan terjadinya
kecelakaan rekomendasi yang harus dilakukan.

4. REFERENSI
1 Dokumen Tender
2 Penerapan SMK3 dibidang jasa konstruksi

5. INSTRUKSI KERJA

Lampiran :
5.1 Pekerjaan Kist dam dan Pengeringan
5.2 Pekerjaan Pembongkaran dan Pemasangan Bangunan Shelter
5.3 Pekerjaan Pemasangan Pintu Air dan Stoplog
5.4 Pekerjaan Pengecoran dan Pemadatan Beton

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 16 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

LAMPIRAN 5.1

INSTRUKSI KERJA ( STANDARD OPERATION PROCEDURE )


PEKERJAAN KISTDAM DAN PENGERINGAN

1. HEALTH ENVIRONMENTAL SAFETY

1.1 PERSONAL PROTECTIVE EQUIPMENT ( PPE )

- Helmet ( Safety Head )


- Safety Shoes
- Seragam Kerja
- Masker
- Safety Cone
- Pelampung

1.2 URAIAN

1 Gunakan Personal Protective Equipment (PPE) Safety Shoes, Safety Helmet, Baju Kerja sebelum melakukan aktifitas
pekerjaan (masuk area kerja).
2 Gunakan Personal Protective Equipment (PPE) yang direkomendasikan dalam analisa kemungkinan terjadinya
kecelakaan bila melakukan aktifitas pekerjaan.
3 Tempatkan rambu peringatan hati-hati ada pekerjaan pengukuran jalan.
4 Siapkan pelampung di dekat area kerja.
5 Tempatkan helper untuk membantu kelancaran-kelancaran lalu lintas.
6 Gunakan payung pengaman bila terik matahari terlalu panas.
7 Bersihkan lokasi setelah selesai pekerjaan dan alat yang digunakan.

2. PERALATAN KISTDAM DAN PENGERINGAN

2.1 PENGECEKAN

- Pipa selang
- Pompa Air

2.2 URAIAN
1 Siapkan Excavator di lokasi Kistdam.
2 Dump truck harus siap untuk mengangkut material tanah kistdam.
3 Pastikan alat bantu pemancangan dolken sudah lengkap dan siap digunakan.
4 Pastikan alat bantu sandbag untuk kistdam sudah lengkap dan siap digunakan.

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 17 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

3. PEMBUATAN KISTDAM DAN PENGERINGAN

3.1 MESIN / ALAT

1 Sand bag
2 Selang pembuangan air
3 Pompa Air

3.2 URAIAN
1 Buat saluran untuk pengalihan aliran sementara selama proses pekerjaan.
2 Lakukan pemancangan dolken untuk perkuatan kistdan pada lokasi yang sudah ditentukan.
3 Memasang bilik bambu sebagai penahan sandbag/tanah kistdam.
4 Memasang sandbag pada bagian tepi sebelah kanan dan kiri kistdam.
5 Bagian tengah kistdam diisi dengan urugan tanah dan kemudian dipadatkan.
6 Air yang masih tersisa di area kerja dikeringkan dengan menggunakan pompa air.

ANALISA KESELAMATAN KERJA


JOB SAFETY ANALISYS
PEKERJAAN KISTDAM DAN PENGERINGAN

KEMUNGKINAN TERJADINYA
NO LOKASI SUMBER BAHAYA REKOMENDASI
KECELAKAAN

1 Pekerjaan Kistdam - Sungai/Bendung - Tenggelam - Gunakan Safety Shoes


- Sand bag - Benturan manuver alat - Gunakan helmet
- Selang air - Kecelakaan lalu lintas - Siapkan pelampung
- Pancang dolken - Tumbukan alat pancang - Pasang rambu-rambu
- Siapkan P3K
- Operator yang berpengalaman
dan memiliki sertifikat
- Buat pagar pembatas

2 Pengeringan - Sungai/Bendung - Tenggelam - Gunakan Safety Shoes


- Pompa air - Sengatan Listrik - Gunakan helmet
- Siapkan pelampung
- Pasang rambu-rambu
- Siapkan P3K
- Beri isolasi yang cukup pada
kabel listrik, terutama pada
sambungan

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 18 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

LAMPIRAN 5.2

INSTRUKSI KERJA ( STANDARD OPERATION PROCEDURE )


PEKERJAAN PEMBONGKARAN DAN PEMASANGAN BANGUNAN SHELTER

1. HEALTH ENVIRONMENTAL SAFETY

1.1 PERSONAL PROTECTIVE EQUIPMENT ( PPE )

- Helmet ( Safety Head )


- Safety Shoes
- Seragam Kerja
- Safety Belt
- Masker
- Safety Cone
- Rambu hati-hati

1.2 URAIAN

1 Gunakan Personal Protective Equipment (PPE) Safety Shoes, Safety Helmet, Baju Kerja sebelum melakukan aktifitas
pekerjaan (masuk area kerja).
2 Gunakan Personal Protective Equipment (PPE) yang direkomendasikan dalam analisa kemungkinan terjadinya
kecelakaan bila melakukan aktifitas pekerjaan.
3 Tempatkan rambu peringatan hati-hati ada pekerjaan pembongkaran/pemasangan pangunan shelter
4 Tentukan posisi alat angkat dan akses untuk proses pembongkaran/pemasangan bangunan shelter.
5 Pasang pagar pengaman/railing di sekitar area kerja.
6 Buat rambu peringatan masuk diarea kerja selain pekerja
7 Bersihkan lokasi setelah selesai pekerjaan dan alat yang digunakan.

2. PERALATAN PEMBONGKARAN BANGUNAN SHELTER

2.1 PENGECEKAN CRANE


- Oli Mesin
- Minyak Rem
- Air Radiator
- Accu
- Tekanan Hydrolis
- Kebocoran Mesin
- Kebocoran Piston

PENGECEKAN GAS CUTTING


- Tabung elpiji dan tabung oksigen
- Tekanan tabung elpiji dan tabung oksigen
- Valve
- Selang/hose

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 19 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

2.2 URAIAN
1 Siapkan semua peralatan di sekitar area kerja.
2 Pasang tali pengaman untuk bangunan yang akan dibongkar.
3 Pasang tangga untuk pembongkaran sesuai urutan lokasi yang akan dibongkar.
4 Lakukan pengecekan alat sebelum Crane dihidupkan Oli Mesin, Minyak Rem, Air Radiator, Accu, Minyak Hidrolis dan
lampu-lampu.
5 Hidupkan mesin dan tahan selama 5 - 10 menit keadaan stationer.
6 Bongkar pengait atap shelter dengan hati-hati.
7 Angkat seng penutup atap dan letakkan di tempat pengumpulan sementara.
8 Lepaskan baut pengikat rangka bangunan shelter dengan kunci.
9 Untuk baut yang sudah mati, gunakan gas cutting.
10 Lepaskan segmen-segmen rangka shelter secara bertahap dengan bantuan crane.
11 Letakkan material-material bongkaran rangka di tempat pengumpulan sementara.
12 Setelah proses pembongkaran selesai, material bongkaran diangkut ke tempat penyimpanan yang telah ditentukan.
13 Bersihkan lingkungan area kerja setelah pekerjaan selesai dilakukan.

3. PEMASANGAN BANGUNAN SHELTER

3.1 MESIN / ALAT

- Crane
- Chain Block
- Mesin Las
- Genset

3.2 URAIAN

1 Semua material untuk pemasangan bangunan shelter harus disiapkan di dekat lokasi kerja.
2 Alat-alat bantu untuk pekerjaan pemasangan harus sudah diperiksa dan disiapkan.
3 Lakukan pengukuran dan setting out untuk blok angkur tiang utama shelter.
4 Pasang tiang utama pada blok angkur secara bertahap sesuai urutan yang sudah ditentukan.
5 Lakukan pengecekan ulang terhadap tiang utama yang sudah terpasang untuk memastikan posisinya sudah benar.
6 Rangkaikan struktur rangka atap sebelum dipasang pada rangka utama.
7 Angkat struktur rangka atap dengan crane dan pasangkan ke rangka utama dengan hati-hati.
8 Pasang bracing pada struktur sebagai penguat.
9 Setelah semua struktur terpasang dengan benar, lakukan pengencangan terhadap semua baut.
10 Bersihkan permukaan struktur baja dari kotoran-kotoran untuk proses pengecatan.
11 Lakukan pengecatan finish pada struktur bangunan shelter setelah mendapat persetujuan dari pengawas lapangan.
12 Siapkan material seng penutup shelter sesuai dengan kebutuhan.
13 Pasang penutup dan pengaitnya sesuai dengan urutan yang sudah ditentukan.
14 Periksa kembali semua sambungan struktur dan rangka apakah sudah terpasang dengan baik.
15 Bersihkan lingkungan area kerja setelah pekerjaan selesai dilakukan.

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 20 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

ANALISA KESELAMATAN KERJA


JOB SAFETY ANALISYS
PEKERJAAN PEMBONGKARAN DAN PEMASANGAN BANGUNAN SHELTER

KEMUNGKINAN TERJADINYA
NO LOKASI SUMBER BAHAYA REKOMENDASI
KECELAKAAN

1 Pekerjaan Pembongkaran - Crane - Kejatuhan material - Gunakan APD dan pasang


dan Pemasangan Bangunan rambu-rambu peringatan
Shelter
- Terkena swing beban belakang - Gunakan peringatan tidak boleh
berada dibelakang Crane

- Lokasi Kerja - Terjatuh dari ketinggian - Gunakan safety belt


- Pasang pagar pengaman

- Lalu lintas material - Tumbukan dalam material handling - Buat jalur khusus untuk
material handling
- Pasang rambu-rambu peringatan

- Pembongkaran / Pemasangan - Kejatuhan material - Gunakan APD dan pasang


Struktur rambu-rambu peringatan

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 21 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

LAMPIRAN 5.3

INSTRUKSI KERJA ( STANDARD OPERATION PROCEDURE )


PEMASANGAN PINTU AIR DAN STOPLOG

1. HEALTH ENVIRONMENTAL SAFETY

1.1 PERSONAL PROTECTIVE EQUIPMENT ( PPE )

- Helmet ( Safety Head )


- Safety Shoes
- Seragam Kerja
- Sarung tangan kain
- Safety Belt
- Masker
- Safety Cone
- Rambu hati-hati
- Rambu Stop

1.2 URAIAN

1 Gunakan Personal Protective Equipment (PPE) Safety Shoes, Safety Helmet, Baju Kerja sebelum melakukan aktifitas
pekerjaan (masuk area kerja).
2 Gunakan Personal Protective Equipment (PPE) yang direkomendasikan dalam analisa kemungkinan terjadinya
kecelakaan bila melakukan aktifitas pekerjaan.
3 Tempatkan rambu peringatan hati-hati ada pekerjaan Timbunan Tanah dengan Vibro Roller permukaan lapisan
dengan menggunakan alat-alat berat.
4 Taati rambu-rambu lalu lintas saat melintasi jalan yang ada rambu-rambunya.
5 Tempatkan helper untuk membantu kelancaran-kelancaran lalu lintas agar tidak terjadi hal-hal yang membahayakan
personil yang kerja di lapangan.
6 Tempatkan kerucut pengaman untuk menghindari benturan alat.
7 Gunakan sarung tangan bila memindahkan / mengangkat barang berat
8 Gunakan pita kuning sebagai pembatas.
9 Bersihkan lokasi setelah selesai pekerjaan dan alat yang digunakan.

2. PERALATAN CRANE, TACKLE

2.1 PENGECEKAN

- Oli Mesin
- Minyak Rem
- Air Radiator
- Accu
- Tekanan Hydrolis
- Kebocoran
- Sistem mekanik

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 22 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

2.2 URAIAN

1 Siapkan semua peralatan di sekitar area kerja.


2 Bersihkan Frame dan Bottom frame dari kotoran-kotoran.
3 Siapkan crane dan tackle pada posisi di atas slot frame pintu/stoplog.
4 Arahkan daun pintu air/stoplog ke dalam slot frame dengan hati-hati dengan menggunakan crane.
5 Setelah posisi daun pintu/stoplog berada di slot frame, turunkan secara perlahan-lahan dengan bantuan tackle.
6 Pasang base plate untuk dudukan aktuator.
7 Pasang spindel ulir dengan bantuan tackle.
8 Pasang aktuator dan roda gigi penggerak dengan presisi.
9 Periksa kembali posisi pintu air dan cek kerapatan daun pintu dengan frame.
10 Pasang portal frame sebagai penggantung alat angkat/hoist stoplog.
11 Pasang hoist stoplog pada portal penggantung.
12 Pengecatan ulang pada bagian-bagian yang cacat.

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 23 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

ANALISA KESELAMATAN KERJA


JOB SAFETY ANALISYS
PEMASANGAN PINTU AIR DAN STOPLOG

KEMUNGKINAN TERJADINYA
NO LOKASI SUMBER BAHAYA REKOMENDASI
KECELAKAAN

1 Pekerjaan Pemasangan - Crane - Kejatuhan material - Gunakan APD dan pasang


Pintu Air dan Stoplog rambu-rambu peringatan

- Terkena swing beban belakang - Gunakan peringatan tidak boleh


berada dibelakang Crane

- Lokasi Kerja - Terjatuh dari ketinggian - Gunakan safety belt


- Pasang pagar pengaman

- Lalu lintas material - Tumbukan dalam material handling - Buat jalur khusus untuk
material handling
- Pasang rambu-rambu peringatan

- Pemasangan pintu air/stoplog - Terjepit/tertimpa pintu air/stoplog - Gunakan APD dan pasang
rambu-rambu peringatan

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 24 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

LAMPIRAN 5.5

INSTRUKSI KERJA ( STANDARD OPERATION PROCEDURE )


PEKERJAAN PENGECORAN DAN PEMADATAN BETON

1. HEALTH ENVIRONMENTAL SAFETY

1.1 PERSONAL PROTECTIVE EQUIPMENT ( PPE )

- Helmet ( Safety Head )


- Safety Shoes
- Seragam Kerja
- Sarung tangan kain
- Safety Belt
- Masker
- Safety Cone

1.2 URAIAN

1 Gunakan Personal Protective Equipment (PPE) Safety Shoes, Safety Helmet, Baju Kerja sebelum melakukan aktifitas
pekerjaan (masuk area kerja).
2 Gunakan Personal Protective Equipment (PPE) yang direkomendasikan dalam analisa kemungkinan terjadinya
kecelakaan bila melakukan aktifitas pekerjaan.
3 Tempatkan rambu peringatan hati-hati ada pekerjaan Pengecoran Beton Struktur dengan
4 Tempatkan alat dan material alam dekat dengan lokasi pengecoran untuk memudahkan pekerjaan
5 Bersihkan lokasi yang akan di cor dari bahan-bahan organik atau bahan lain yang dapat mengurangi kekuatan beton
6 Tempatkan kerucut pengaman untuk menghindari benturan alat.
7 Gunakan sarung tangan bila memindahkan / mengangkat barang berat
8 Gunakan pita kuning sebagai pembatas.
9 Bersihkan lokasi setelah selesai pekerjaan dan alat yang digunakan.

2. PERALATAN CONCRETE MIXER, CONCRETE VIBRATOR & WATER TANK TRUCK

2.1 PENGECEKAN

- Oli Mesin
- Minyak Rem
- Air Radiator
- Accu
- Lampu
- Amper
- Isi Solar
- Tekanan Hydrolis
- Kebocoran Mesin
- Kebocoran Hydraulis

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 25 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

2.2 URAIAN

1 Lakukan pengecekan alat sebelum alat dihidupkan Oli Mesin, Minyak Rem, Air Radiator, Accu, Tekanan Ban dan
lampu-lampu.
2 Hidupkan mesin dan tahan selama 5 - 10 menit keadaan stationer.
3 Lakukan pengetesan rem dan rasakan pakemnya rem.
4 Lakukan pengecekan manometer yang ada dalam Dastbord Amper, Panas, Isi Solar, Tekanan Hydraulics, Kebocoran
Hose Oli hydraulics dll.
5 Gunakan safety belt terlebih dahulu sebelum bergerak.
6 Lakukan perataan dengan berfikir bahwa jalan itu selalu dilalui mobil lain.
7 Isilah tangki solar bila sudah selesai operasi.
8 Parkir alat ditempat yang aman bila di jalan, gunakan standart keselamatan jika parkir dijalan.
9 Gunakan tanda hati-hati, pita kuning, safety cone dan pengarah jalan.
10 Amankan peralatan yang mudah diambil orang.
11 Masukkan gigi satu dan ganjal dengan kayu.

3. PENGECORAN DAN PEMADATAN BETON

3.1 MESIN / ALAT

- Concrete Mixer
- Concrete Vibrator
- Water Tank Truck

3.2 URAIAN

1 Siapkan Check List untuk pengecoran


2 Tentukan elevasi dan batas-batas pengecoran dengan menggunakan waterpass
3 Bersihkan lokasi pengecoran dari bahan-bahan organik atau bahan lain yang dapat mengganggu pengikatan beton
4 Rakit tulangan sesuai dengan Shop drawing, pengikatnya harus benar dan kuat
5 Buat cetakan beton atau bekesting beberapa buah, buat yang mudah untuk dibongkar dan pasang supaya bisa dipakai
kembali.
6 Siapkan keduanya pada posisi siap di cor
7 Buat adukan dengan Concrete Mixer dengan perbandingan volume sesuai spesifikasi yang diisyaratkan
8 Lakukan Tes Slump dengan membuat kubus beton
9 Tuang adukan beton dari alat angkut menuju lokasi pengecoran dan tinggi jatuh pengecoran tidak boleh lebih 1,5 m
10 Untuk menghindari keropos padatkan / tusuk-tusuk beton dengan Concrete Vibrator
11 Ratakan permukaan beton dengan alat garuk cor dan jidar
12 Bekesting dapat dibuka setelah umur beton melebihi 24 jam
13 Setelah beton agak mengering, pasang adukan pada sekeliling beton yang akan digenangi air dengan tinggi adukan 5 cm
14 Biarkan adukan sampai kering / mengeras
15 Aliri/ genangi permukaan beton dengan air kerja menggunakan selang air
16 Lakukan penyiraman atau penggenangan permukaan beton secara teratur
17 Kontrol gengangan jangan sampai kering

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 26 dari 27
PT. AMARTA KARYA Tgl. Berlaku : - No.Dok. : -
RENCANA PROGRAM K3 Tgl. Revisi : - No.Revisi : -

ANALISA KESELAMATAN KERJA


JOB SAFETY ANALISYS
PEKERJAAN PENGECORAN DAN PEMADATAN BETON

KEMUNGKINAN TERJADINYA
NO LOKASI SUMBER BAHAYA REKOMENDASI
KECELAKAAN

1 Pekerjaan Pengecoran & - Concrete Mixer - Tangan terjepit - Gunakan sarung tangan
Pemadatan Beton
- Terkena adukan beton dapat - Gunakan seragam/ baju kerja
mengakibatkan iritasi kulit - Gunakan safety shoes
- Gunakan sarung tangan

- Kepala terbentur badan Concrete - Gunakan helm


Mixer

- Kebisingan suara engine - Gunakan Ear Plug bila


kebisingan melebihi 85 db

- Material beton - Tertusuk material potongan besi - Gunakan safety shoes


tulangan/ paku

- Debu tertelan / terhirup dapat - Gunakan masker kain


mengakibatkan sesak napas - Disiram dengan air

Kode File HALAMAN :


C :\ Tender\Wilalung II\K3 27 dari 27