Anda di halaman 1dari 7

Dinding Geser (Shear Wall)

Pengertian Dinding Geser


Sebuah dinding geser atau shear wall merupakan dinding yang dirancang untuk menahan geser,
gaya lateral akibat gempa bumi. Banyak bangunan mandat penggunaan dinding geser untuk
membuat rumah yang lebih aman dan lebih stabil, dan belajar tentang dinding geser adalah
bagian penting dari
pendidikan arsitektur. Arsitek diwajibkan untuk berpikir tentang dinding geser dan fitur-fitur
keselamatan lain ketika mereka merancang struktur, sehingga mereka dapat mengakomodasi
dinding untuk membuat struktur suara sementara juga estetis menyenangkan.
Ketika dinding geser dibangun, itu dibangun dalam bentuk garis berat menguatkan dan diperkuat
panel. Di beberapa daerah, dinding geser yang dikenal sebagai garis dinding bersiap karena
alasan ini. Dinding idealnya menghubungkan dua dinding eksterior, dan juga penahan dinding
geser lainnya
dalam struktur. Menguatkan dicapai dengan tanda kurung dan logam berat balok kayu atau
dukungan yang menjaga dinding geser kuat dan kokoh.
Dinding geser yang efektif adalah baik kaku dan kuat. Kekakuan saja tidak akan cukup, sebagai
sesuatu yang kaku, semakin rapuh adalah menjadi; seorang cracker, misalnya, kaku, tapi Anda
tidak bisa mengandalkan dalam gempa bumi. Kekuatan sendiri juga tidak cukup, karena benda-
benda dapat
sangat kuat, tapi masih sangat memberi. Sebuah kaku, dinding yang kuat, di sisi lain, melawan
pasukan lateral sementara memberikan dukungan.
Dalam struktur bertingkat, dinding geser sangat penting, karena selain untuk mencegah
kegagalan dinding eksterior, mereka juga mendukung beberapa lantai gedung, memastikan
bahwa mereka tidak runtuh akibat gerakan lateral dalam gempa bumi. Ketika sebuah bangunan
memiliki kisah tanpa dinding geser, atau dengan ditempatkan buruk dinding geser, diketahui
sebagai suatu bangunan cerita lembut, referensi gagasan bahwa cerita tanpa penguatan akan
menjadi lembut dan rentan dalam krisis.
Karena dinding geser struktural di alam, mereka tidak dapat dipindahkan atau dipotong. Ini
adalah masalah penting yang perlu dipertimbangkan ketika membangun struktur dari bawah ke
atas; itu ide yang baik untuk memikirkan bagaimana menggunakan ruang mungkin berubah,
untuk memastikan bahwa dinding geser tidak menjadi gangguan kemudian. Bagi orang-orang
membeli rumah dan berpikir tentang renovasi, mencari tahu yang geser dinding dinding dinding
dan yang tidak adalah sangat bijak untuk dilakukan sebelum membeli, dalam kasus rencana
renovasi bergantung pada penghapusan dinding yang tidak dapat disentuh.

Masalah Stabilitas
Efek beban lateral pada desain struktur, ketidak stabilan lateral adalah hal yang mendasar yang
amat penting untuk dihindari. Hal ini sangat penting diperhatikan untuk bangunan dengan tinggi
berapapun, tetapi lebih penting lagi pada bangunan bertingkat tinggi.
Bagaimana suatu struktur menahan gaya lateral, tidak saja mempengaruhi desain elemen-elemen
vertikal struktur, tetapi juga elemen horisontalnya. Tiga macam bidang vertikal sebagai
komponen penahan gaya lateral (three stabilizing mechanism: moment resisting frame (rigid
frame), braced frame dan shear walls. Dalam bidang horizontal digunakan diaphragms,
umumnya dibentuk oleh lantai dan bidang atap gedung, atau rangka horisontal.
Mekanisme dasar untuk menjamin adanya kestabilan lateral dapat diperoleh dengan
menggunakan hubungan kaku pada struktur bertingkat rendah sampai menengah dan penggunaan
(dinding geser, bracing diagonal dan aksi rangka) pada gedung bertingkat menengah dan tinggi.
Rangka-rangka dapat kurang efisien sebagai pemikul beban lateral dibandingkan dengan dinding
geser atau bracing diagonal. Gedung-gedung bertingkat menengah dan tinggi seringkali
mempunyai rangka dasar
yang diperkaku pada tepi gedung atau disekitar daerah service. Biasanya elemen struktur
pengaku ini diletakkan pada lokasi yang tidak menimbulkan masalah fungsional (tidak dapat
digunakan secara bebas).

Susunan Dinding Geser


Gambar dibawah ini memperlihatkan dinding geser sebagai dinding luar atau dalam, ataupun
berupa inti yang memuat ruang lift atau tangga. Susunan geometri sistem dinding geser tidak
terbatas, bentuk-bentuk dasar yang umum diperlihatkan pada lingkaran pusat. Bentuk segitiga,
persegi panjang, sudut, kanal dan flens lebar adalah contoh-contoh bentuk yang dikenal dalam
bahasa arsitektur. Sistem dinding geser pada dasarnya dapat dibagi menjadi sistem terbuka dan
tertutup. Sistem terbuka terdiri dari unsur linear tunggal atau gabungan unsur yang tidak lengkap
melingkupi ruang geometris, seperti bentuk : L, X, V, Y, T, H. Sebaliknya sistem tertutup
melingkupi ruang
geometris seperti bentuk : bujur sangkar, segitiga, persegipanjang dan bulat.
Susunan Geometri Dinding Geser
Shear Wall Layouts
Menurut pakar struktur, sebuah bangunan tinggi dapat didefinisikan sebagai bangunan yang
sistem strukturnya harus dimodifikasikan sedemikian rupa sehingga dapat menahan gaya-gaya
lateral yang disebabkan oleh gempa atau angin di dalam kriteria terhadap kekuatan, simpangan
dan kenyamanannya. Pada bangunan berlantai banyak, dinding geser adalah salah satu bentuk
struktur yang dapat menahan gaya lateral yang disebabkan oleh gempa atau angin. Stabilitas
bangunan lantai banyak diterima oleh dinding geser.
Untuk dapat menahan gaya lateral yang disebabkan oleh gempa atau angin maka dinding geser
harus dibentuk sedemikian rupa sehingga memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

1. Dalam sebuah bangunan paling sedikit terdapat tiga buah dinding geser sebagai
penahan gaya lateral.
2. Garis pengaruh dari dinding geser tersebut tidak boleh berpotongan pada satu
titik.
Dinding geser yang tidak memenuhi syarat-syarat tersebut diatas dapat menyebabkan struktur
menjadi labil, antara lain seperti terlihat pada gambar dibawah ini.

Dinding geser yang memenuhi syarat-syarat diatas tersebut akan memberikan stabilitas yang
baik pada bangunan berlantai banyak. Dinding geser yang memenuhi syaratsyarat antara lain
seperti terlihat dibawah ini.