Anda di halaman 1dari 4

Portofolio Kasus Medis

Nama Peserta dr. Anindya Dinovita


Nama Wahana RSAL DR. MINTOHARDJO
Topik Parotitis
Tanggal (kasus) 7 April 2015
Nama Pasien An. R No. RM 130230
dr. Magdalena, Sp.A
Tanggal Presentasi Pendamping dr. Irma
dr. Agnes
Tempat Presentasi
Objektif Presentasi
Keilmuan Keterampilan Penyegaran Tinjauan Pustaka
Diagnostik Manajemen Masalah Istimewa
Neonatus bau Anak Remaja Dewasa Lansia Bumil
Anak 12 tahun datang dengan keluhan demam sejak 4 hari SMRS. Demam disertai
Deskripsi dengan keluhan nyeri kepala berdenyut, nyeri otot, nafsu makan berkurang, dan nyeri
rahang belakang saat mengunyah. Sejak 2 hari smrs mulai bengkak di bawah telinga.
Tujuan Menegakkan diagnosis, penatalaksanaan dan pencegahan parotitis
Bahan
Tinjauan Pustaka Riset Kasus Audit
Bahasan
Cara
Membahas Diskusi Presentasi dan Diskusi E-mail Pos
Data Pasien Nama : An. R No. Registrasi : 130230
Nama RS : RSAL DR. MINTOHARDJO Telp : Terdaftar sejak :
Data Utama untuk Bahan Diskusi :
1. Diagnosis / Gambaran Klinis : Parotitis/ Pasien anak 12 tahun datang dengan keluhan demam
sejak 4 hari SMRS. Demam disertai dengan keluhan nyeri kepala berdenyut, nyeri otot, nafsu
makan berkurang, dan nyeri rahang belakang saat mengunyah. Sejak 2 hari smrs mulai bengkak
di bawah telinga dan makin nyeri saat menelan. Riwayat kontak dengan teman sekolah pasien
yang menderita sakit seperti ini kurang lebih 2 minggu smrs.
2. Riwayat Pengobatan : Pasien sudah minum obat penurun panas paracetamol sebelumnya tapi
keluhan tidak membaik.
3. Riwayat Kesehatan / Penyakit : Pasien tidak pernah menderita penyakit seperti ini sebelumnya.
4. Riwayat Keluarga : Tidak ada yang menderita sakit seperti ini
5. Riwayat Pekerjaan : Pelajar SMP
6. Kondisi Lingkungan Sosial dan Fisik : Pasien adalah pelajar SMP dan tinggal bersama kedua
orangtua dan adiknya.

7. Riwayat Imunisasi (disesuaikan dengan pasien dan kasus) : ibu pasien lupa

8. Lain-lain : -
Daftar Pustaka :
1. Nelson. Mumps. In: Nelson, et all. ed. Ilmu Kesehatan Anak III. Edisi XV. Jakarta: Penerbit
Buku Kedokteran EGC. 2010.p.1896-9.

1
2. Doens. Mumps. In: Doens, et all. Lange Curent Medical Diagnosis And Treatment. 49th ed.
New York: Lange. 2007.p.113-5.
3. Ngastiyah. Parotitis. In: Ngastiyah. Perawatan pada Anak. Jakarta: Penerbit Buku kedokteran
EGC. 2007.p.36-46 .
Hasil Pembelajaran :
1. Diagnosis parotitis
2. Edukasi mengenai cara penularan parotitis
3. Tatalaksana parotitis

Rangkuman Hasil Pembelajaran Portofolio


1. Subjektif :
Demam sejak 4 hari SMRS. Demam disertai dengan keluhan nyeri kepala
berdenyut, nyeri otot, nafsu makan berkurang, dan nyeri rahang belakang saat
mengunyah.
Sejak 2 hari smrs mulai bengkak di bawah telinga dan makin nyeri saat menelan.
Riwayat kontak dengan teman sekolah pasien yang menderita sakit seperti ini
kurang lebih 2 minggu smrs.
2. Objektif :
a. Vital sign
KU : tampak sakit sedang
Kesadaran : compos mentis
Tekanan darah : 110/80 mmHg
Frekuensi nadi: 90 x/menit
Frekuensi nafas: 18 x /menit
Suhu : 38,4 0C
Sianosis (-), pucat (-), ikterik (-)
Antopometri
Berat badan : 30 kg
Tinggi badan : 143 cm
BMI : 18,75 (batas normal)

b. Pemeriksaan sistemik
Kulit : Teraba hangat, pucat (-), tidak ikterik, tidak sianosis
Kepala : Normochaephali, rambut hitam, tidak mudah dicabut
Mata : Konjungtiva anemis -, sklera tidak ikterik, pupil bulat isokor, diameter
3 mm, refleks cahaya +/+ normal.
THT : Tidak ada kelainan
Mulut : Mukosa mulut dan bibir kering
Leher : Tampak edema pada mandibula terutama sebelah kanan, nyeri
tekan (+), hiperemis (+)
KGB : Tidak teraba pembesaran KGB pada leher, axilla, dan
inguinal
Thoraks: Jantung dan paru dalam batas normal.
2
Abdomen
Inspeksi : Datar.
Palpasi : Supel, hepar dan lien tidak teraba, nyeri tekan (-)
Perkusi : Timpani
Auskultasi : Bising usus (+) normal
Punggung : Tidak ada kelainan
Alat kelamin : Tidak ada kelainan
Ekstremitas : Akral hangat, motorik baik, sensorik baik, CRT < 2
detik, sianosis (-), refleks fisiologis +/+, refleks patologis -/-.

c. Pemeriksaan Penunjang
Darah Rutin (7/4/2015)
Leukosit : 7100/uL
Eritrosit : 4,21 juta/uL
Hemoglobin : 12,2 g/dL
Hematokrit : 36%
Trombosit : 170.000 ribu/uL

3. Assesment :
Dari anamnesis pasien anak 12 tahun datang dengan keluhan demam sejak 4
hari SMRS. Demam disertai dengan keluhan nyeri kepala berdenyut, nyeri otot, nafsu
makan berkurang, dan nyeri rahang belakang saat mengunyah. Sejak 2 hari smrs
mulai bengkak di bawah telinga dan makin nyeri saat menelan. Teman sekolah pasien
ada yang menderita sakit seperti ini kurang lebih 2 minggu smrs.
Dari pemeriksaan fisik secara umum dalam batas normal. Pada leher tampak
edema pada mandibula terutama sebelah kanan, nyeri tekan (+), hiperemis (+).
Hasil pemeriksaan laboratorium darah dalam batas normal.
Dari data-data tersebut maka dapat disimpulkan diagnosis kerja pasien adalah
parotitis. Hal ini sesuai dengan tinjauan pustaka dimana terdapat demam, nyeri kepala
berdenyut, nyeri otot, nafsu makan berkurang, bengkak di bawah telinga pada kelenjar
parotis, dan nyeri menelan. Riwayat kontak dengan penderita parotitis 2 minggu
sebelumnya.

4. Plan :

Diagnosis klinis : Parotitis

Diagnosis Banding : Limfadenitis colli

Rencana Tatalaksana :
Non Medikamentosa
1. Rawat inap di ruang isolasi

3
2. Diet lunak
3. Kompres panas dan dingin bergantian

Medikamentosa
1. IVFD RL 14 tpm
2. Injeksi ranitidin 2x1 amp
3. Injeksi dexamethasone 3x1 amp
4. Injeksi levofloksacyn 1x1
5. Formuno 2x1 tab PO

Edukasi :
Pasien dan keluarga diberikan penjelasan mengenai penyakit yang dideritanya yaitu
parotitis. Dijelaskan pula pentingnya pencegahan penularan dan komplikasi yang
terjadi pada parotitis.