Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN KASUS

I. IDENTITAS PASIEN
Nama : Komang Mustafa

Umur : 11 tahun

Jenis kelamin : Laki - Laki

Agama : Hindu

Pekerjaan : Pelajar SD

Alamat : Jalan Kejanti No. 11A, Kesiman, Denpasar Timur

( 085237935770)

Tanggal kunjungan : 13 Desember 2013

II. ANAMNESIS
Keluhan Utama: bengkak pada leher sisi kanan dan kiri

Riwayat Penyakit Sekarang

Pasien dikeluhkan leher sisi kanan dan kiri mulai membengkak sejak dua hari
sebelum datang ke puskesmas. Keluhan bengkak awalnya kecil, semakin membesar,
tidak berpindah, dan terasa nyeri, terutama ketika mengunyah atau menelan. Keluhan
lainnya yaitu sakit kepala, serta nafsu makan menurun yang timbul bersamaan dengan
keluhan bengkak, serta demam. Keluhan sakit kepala dikatakan sakit pada kedua sisi
kepala terutama pada bagian dahi, seperti terikat. Keluhan lain yaitu demam sejak tiga
hari sebelum datang ke puskesmas, yang dirasakan pasien mendadak, semakin
meninggi dan terus menerus, tidak disertai menggigil dan kejang. Keluhan nyeri
tenggorokan, batuk, pilek, benjolan pada daerah lain sekitar leher, penurunan berat
badan disangkal.

1
Riwayat Penyakit Dahulu

Pasien dikatakan belum pernah mengalami keluhan seperti ini sebelumnya. Riwayat
kejang demam, , TB Paru, Bronkopneumonia, disangkal.
Riwayat Pengobatan

Pasien dikatakan belum mendapatkan pengobatan untuk keluhannya ini. Riwayat


mengkonsumsi obat jangka panjang disangkal.
Riwayat kehamilan ibu
Kunjungan ANC teratur di puskesmas, Ibu pasien tidak mengkonsumsi obat-obatan selama
masa kehamilan, penyulit kehamilan tidak ada.
Riwayat kelahiran
Lahir 2001 dengan persalinan normal dibantu bidan, lahir tunggal, cukup bulan, tidak ada
cacat kongenital
Riwayat makanan
ASI sejak usia 0 18 bulan
Susu formula sejak usia 6 bulan 2 tahun
Makanan tambahan (bubur tim) diberikan sejak usia 12 bulan
Kesan : Makanan sesuai usia
Riwayat pertumbuhan
BB : 40 Kg
TB : 140 cm
BB/U = 40/38 x 100% = 105% (gizi lebih)
TB/U = 142/145 x 100% = 97.93% (tinggi sesuai usia)
Kesan : pertumbuhan sesuai usia
Riwayat perkembangan
Bisa tengkurap usia 6 bulan
Merangkak usia 7 bulan
Bisa berjalan usia 1 tahun 5 bulan
Bisa mengucapkan kata dengan jelas usia 2 tahun
Tidak ada kelainan tingkah laku dan emosi
Kesan : perkembangan sesuai usia
Riwayat Imunisasi
BCG
Hepatitis B
DPT
Polio
Campak
Kesan : Imunisasi dasar lengkap

Riwayat Keluarga

Dikatakan tidak ada anggota keluarga pasien yang mengalami keluhan yang sama
seperti pasien. Riwayat TB Paru, Bronkopneumonia, pada keluarga pasien disangkal.

2
Riwayat Sosial

Pasien merupakan anak yang aktif di rumahnya. Pasien bersekolah SD kelas VI,
Sehari-hari aktivitas pasien bermain dengan teman seusianya layaknya anak kecil
pada umumnya. Akan tetapi semenjak mengalami keluhan bengkak pada leher
tersebut, aktivitasnya tidak seaktif seperti biasanya. Ibu pasien mengatakan bahwa
tidak ada tetangga atau teman di sekolah pasien yang menderita keluhan yang sama
seperti ini sebelumnya

III. PEMERIKSAAN FISIK


Status Present

Kesadaran : compos mentis


GCS : E4 V5 M6
Gizi : cukup
Nadi : 90 x/menit
Respirasi : 20 x/menit
Suhu axila : 39,00C

Antropometri
BB : 40 Kg
TB : 140 cm
BB/U = 40/38 x 100% = 105% (gizi lebih)
TB/U = 142/145 x 100% = 97.93% (tinggi sesuai usia)
Kesan : pertumbuhan sesuai usia

Status Generalis
KEPALA
Kepala : Normocephali simetris, ubun-ubun sudah menutup,
rambut bewarna hitam distribusi rata dan tidak mudah dicabut
Mata : Konjungtiva anemis -/-, Sklera ikterus -/-,
Lensa jernih, Reflek pupil +/+ isokor
edema palpebra (-), pergerakan mata kesegala arah baik
Telinga: Liang lapang, Normotia, nyeri tekan (-/-), serumen (-/-),
pendengaran baik

3
Hidung : Deviasi septum (-), sekret (-/-), hidung bagian luar tidak ada
kelainan, polip -/-, konka eutrofi, pernapasan cuping hidung (-)
Tenggorokan : Faring hiperemis (-), Tonsil T1/T1
Mulut : Lidah kotor (-), bibir kering (-)
LEHER
Sesuai status lokalis
THORAX
Paru
Inspeksi : Pergerakan nafas hemitorak kanan dan kiri simetris, retraksi -/-
Palpasi : Gerakan dada simetris, Fremitus vokal hemitorak
kiri dan kanan sama
Perkusi : Sonor pada hemitorak kanan dan kiri
Auskultasi : Vesikular +/+, suara nafas tambahan wheezing -/-, ronkhi -/-
Jantung
Inspeksi : Iktus cordis tidak tampak, precordial bulging (-)
Palpasi : Iktus cordis tidak teraba
Perkusi : Batas jantung atas sela iga 3 linea parasternalis kiri
Batas jantung kiri sela iga 6 linea mid clavicularis sinistra
Batas jantung kanan sela iga 4 linea sternalis kanan
Auskultasi : S1S2 tunggal regular, murmur (-)
ABDOMEN
Inspeksi : Simetris, distensi (-)
Auskultasi : Bising usus (+) normal
Palpasi : nyeri tekan (-), hepar dan lien tidak teraba
Perkusi : Timpani

EKSTREMITAS
Hangat + + Edema - -
+ + - -

Status Lokalis
LEHER
Bentuk : Simetris, benjolan (+) a/r cervical dextra, bentuk bulat, difus,
permukaan rata, konsistensi kenyal, batas tidak tegas, terfiksir,
4
nyeri (+), perabaan panas (+).
Trakea : tidak ada deviasi, tidak teraba pembesaran kelenjar tiroid
KGB : Tidak teraba pembesaran

IV. RESUME
Pasien dikeluhkan leher sisi kanan dan kiri mulai membengkak sejak dua hari
sebelum datang ke puskesmas. Keluhan bengkak awalnya kecil, semakin membesar,
tidak berpindah, dan terasa nyeri, terutama ketika mengunyah atau menelan. Keluhan
lainnya yaitu sakit kepala, serta nafsu makan menurun yang timbul bersamaan dengan
keluhan bengkak, serta demam. Keluhan sakit kepala dikatakan sakit pada kedua sisi
kepala terutama pada bagian dahi, seperti terikat. Keluhan lain yaitu demam sejak tiga
hari sebelum datang ke puskesmas, yang dirasakan pasien mendadak, semakin
meninggi dan terus menerus, tidak disertai menggigil dan kejang.
Dari pemeriksaan fisik didapatkan :

Kesadaran : compos mentis


GCS : E4 V5 M6
Gizi : cukup
Nadi : 90 x/menit
Respirasi : 20 x/menit
Suhu axila : 39,00C
Status Lokalis

Lokasi : Leher

benjolan a/r cervical dextra, bentuk bulat, difus, permukaan rata, konsistensi
kenyal, batas tidak tegas, terfiksir, nyeri (+), perabaan panas (+).

V. DIAGNOSIS BANDING
- Limfadenitis coli
- Limfadenitis TB

VI. DIAGNOSIS KERJA


- Parotitis

5
VII. PENATALAKSANAAN
1. Istirahat yang cukup
2. Pemberian diet lunak dan cairan yang cukup
3. Pengobatan :
- Analgetik/ antipiretik
- Steroid/NSAID
4. KIE keluarga pasien

VIII. PROGNOSIS
Dubius ad bonam