Anda di halaman 1dari 350
~) ets X 2 (Bukupeanduan FL AMG \ Gag ———, § ran UG, Keb Ayes S. Dou dn hab, Beds Pras 4d _ie ai — ete BUKU PANDUAN PRAMUKA Penggalang Oleh: Kak Agus S. Dani dan Kak Budi Anwari Hak Cipta © 2015 pada Penulis. Editor : Erang Risanto Setting :Yulius Basuki Desain Cover : vincent Korektor : Monica Bendatu Hak Cipta dilindungi undang-undang. Dilarang memperbanyak atau memindahkan sebagian atau seluruh isi buku ini dalam bentuk apapun, baik secara elektronis maupun mekanis, termasuk memfotocopy, merekam atau dengan sistem penyimpanan lainnya, tanpa izin tertulis dari Penulis. Penerbit dan Percetakan CV. ANDI OFFSET (Penerbit ANDI, Anggota IKAPI) JI. Beo 38-40, telp (0274) 561881, Fax (0274) 588282 Yogyakarta 55281 Perpustakaan Nasional: Katalog dalam Terbitan S. Dani, Agus BUKU PANDUAN PRAMUKA PENGGALANG/ Agus S. Dani dan Budi Anwari - Ed.I.- Yogyakarta: ANDI; 24-23-22-21-20 - 19 - 18-17 - 16-15 xxii + 410 him .; 14 x 21 Cm. 109 8 7 6 5 4 3 2 1 ISBN: 978 -979 -29- 5400-5 I. Judul 1. Scouts DDC’23: 369. 409. 2 Pana C. DAFTAR BUKU KARANGAN BADEN POWELL .....13 D. TAHUN-TAHUN PENTING DALAM SEJARAH KEPRAMUKAAN DUNIA............ E._ PESAN TERAKHIR BADEN POWEL G. MASA HINDIA BELANDA.......... H. GERAKAN PRAMUKA DIPERKENALKAN DI INDONESIA .scssssseccsssseus BAB II JAMBORE PRAMUKA..... A. ETIMOLOGI DARI JAMBORE ....... B. JENIS-JENIS JAMBORE..... sesssseesseee C. DAFTAR PELAKSANAAN JAMBORE .ssssssecsseeseee 37 BAB III VISI, MISI, DAN STRATEGI GERAKAN PRAMUKA BAB IV TUJUAN, FUNGSI, PRINSIP DASAR, DAN METODE KEPRAMUKAAN jsscsccsessee . TUJUAN KEPRAMUKAAN. ..ssesesee . FUNGS| PRAMUKA . PRINSIP DASAR KEPRAMUKAAN . METODE KEPRAMUKAAN GVO PY A. LAMBANG . B. ARTI LAMBANG GERAKAN PRAMUKA....... Buku Panduan Pramuka Penggalang BAB VI PENGERTIAN PRAMUKA, KEPRAMUKAAN, DAN GERAKAN PRAMUKA.W..sseesessccosesssseeeee 51 A. PENGERTIAN PRAMUKA.....ssssce0 . PENGERTIAN KEPRAMUKAAN C. PENGERTIAN GERAKAN PRAMUKA. BAB VII KELOMPOK UMUR PRAMUKA A. KELOMPOK UMUR DALAM KEPRAMUKAAN BAB VIII SIFAT DAN TUGAS POKOK PRAMUKA A. SIFAT PRAMUKA B. TUGAS POKOK PRAMUKA BAB IX PENGERTIAN, MACAM, DAN PENGGUNAAN SALAM PRAMUKA 63 A. PENGERTIAN SALAM PRAMUKA . MACAM-MACAM SALAM PRAMUKA. . PENGGUNAAN SALAM PRAMUKA........ssses0ee000+ BAB X TANDA PENGENAL DALAM GERAKAN PRAMUKA . PENGERTIAN TANDA PENGENA\ . MAKSUD DAN TUJUAN TANDA PENGENA . FUNGS| TANDA PENGENAL. . . MACAM-MACAM TANDA PENGENAL. . PENGGUNAAN TANDA PENGENAL.. BAB XI PETUNJUK PENYELENGGARAAN PAKAIAN SERAGAM PRAMUKA PENGGALANG ........ 77 A. PAKAIAN SERAGAM HARIAN PRAMUKA PENGGALANG PUTRL....... @ oF mooOVT py B. PAKAIAN SERAGAM MUSLIM PUTRI..........:+66:2-80 C._PAKAIAN SERAGAM HARIAN PRAMUKA PENGGALANG PUTRA.. D. PAKAIAN SERAGAM MUSLIM PUTRA E. TATA CARA PEMAKAIAN BAB XII BADGE JAWA TENGAH. A. PENCIPTA BADGE JAWA TENGAH. a B. ARTI BADGE JAWA TENGAH oie C. BADGE PRAMUKA DI KOTA LAINNYA........ BAB XIII MACAM-MACAM TEPUK PRAMUKA. A. TEPUK PRAMUKA BAGIAN l............. B. TEPUK PRAMUKA BAGIAN Il.....cssesteseseetsser teens 97, BAB XIV PERMAINAN PRAMUKA PENGGALANG. 99 A. PINDAHKAN KAWANMU, TANPA MENYENTUH TANAH... B. PERMAINAN PENGGALANG: SEVEN BOOMS”... =H C._PERMAINAN PRAMUKA: BEBEK BUTA... D. PERMAINAN PRAMUKA: KOALISI LABIL... E, PERMAINAN PRAMUKA: SOCIAL GAMES “MERAIJUT BENANG KUSUT” .....ccscssescesssestesteene At9) BAB XV SANDI MORSE sisssssssesseesranssessnssnansseesranenen 123 A. SANDI MORSE .. pret iusrenrneeresnevexieee WES B. TRIK CEPAT MENGHAFAL MORSE... wamasscsc eA BAB XVI SEMAPHORE .......cscsssesssesessesesesessecresesee 127 A. CARA MUDAH DAN CEPAT BELAJAR SEMAPHORE .otssesssssesssstescseassasssescseassasssessssseee L2B Buku Panduan Pramuka Penggalang B. KETENTUAN DASAR MENGIRIM ATAU MENERIMA ISYARAT SEMAPHORE..........+ BAB XVII PIONEERING DAN TALI TEMALI DALAM PRAMUKA A. PENGERTIAN PIONEERING DAN TALI TEMAL B. MACAM-MACAM SIMPUL BESERTA 133 KEGUNAANNYA.. 134 C. MACAM-MACAM IKATAN BESERTA KEGUNAANNYA.. 140 D. MACAM-MACAM PIONEERING . 142 BAB XVIII UPACARA DI SATUAN PRAMUKA PENGGALANG 153 A. MACAM-MACAM UPACARA DI PASUKAN PENGGALANG 153 BAB XIX ALAT BANTU KOMPAS ........-.sssssscssoseeeees 165 A. PENGERTIAN KOMPAS + 65) B. JENIS KOMPAS........-se.02- C. CARA MEMPERGUNAKAN KOMPAS D. CARA MELIHAT KOMPAS DAN MEMBIDIK SASARAN 170 BAB XX PBB ( PERATURAN BARIS BERBARIS 171 . PENGERTIAN BARIS BERBARIS...... . MAKSUD DAN TUJUAN BARIS BERBARIS...........172 . ABA-ABA DALAM BARIS-BERBARIS . GERAKAN DASAR BARIS BERBARI VOR > aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. BAB XXVII PETA PITA, PANORAMA, DAN LAPANGAN . A. PETA PITA. ccccscsscsssesssseesssene ccsseeeseteeeeeee 279 B, PETA PANORAMA ......ssss 285 C. PETA LAPANGAN....sssssees 288 BAB XXVIII SEJARAH KERAJAAN HINDU DI INDONESIA... KERAJAAN KUTAI sess KERAJAAN TARUMANEGARA....... KERAJAAN MATARAM . KERAJAAN KEDIRI..... KERAJAAN SINGASARI..... KERAJAAN MAJAPAHIT KERAJAAN SUNDA . KERAJAAN KANJURUHAN KERAJAAN KALINGGA ..... KERAJAAN BARUS. KERAJAAN TARUMANEGARA KERAJAAN KUTAI MARTADIPURA (350-400 MASEHI) 305 M.KERAJAAN SEKALA BRAK (ABAD KE-3 MASEHI). 305 N. KERAJAAN MELAYU TUA JAMBI (ABAD KE-2 MASEHI).... we 305, . KERAJAAN SALAKANAGARA (130- 362 52 MASEHI) 306 KERAJAAN KANDIS 291 293 294 295 296 +297 298 301 301 ore 302 303 ..304 rR or am™mo ow > ae} Buku Panduan Pramuka Penggalang BAB XXIX JENIS RAMBU-RAMBU LALU LINTAS. (VERS! LENGKAP) A. RAMBU PERINGATAN ...... B. RAMBU LARANGAN. C. RAMBU PERINTAH. E. PAPAN TAMBAHAN F. RAMBU NOMOR RUTE.... BAB XXX PEMBAGIAN WAKTU DI INDONESIA..... 329 A. WAKTU INDONESIA BARAT (WIB).... B. WAKTU INDONESIA TENGAH (WITA) C. WAKTU INDONESIA TIMUR (WIT)... BAB XXXI PEMBAGIAN WILAYAH PROVINSI DI INDONESIA... A. DAFTAR 34 PROVINSI DI INDONESIA... B. LIMA PULAU TERBESAR DI INDONESIA . C. SEPULUH KOTA TERBESAR DI INDONESIA MENURUT JUMLAH PENDUDUKNYA ........ BAB XXXII DAFTAR ISTILAH KEPRAMUKAAN DAFTAR PUSTAKA.... BIODATA PENULIS..... UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA NOMOR 12 TAHUN 2010 TENTANG GERAKAN PRAMUKA...... Daftar Isi Buku Panduan Pramuka Penggalang BAB | SEJARAH GERA PRAMUKA S— [P A. SEJARAH GERAKAN PRAMUKA DI DUNIA Gerakan ini dimulai tahun 1907 ketika Robert Baden Powell, seorang Letnan Jendral Angkatan Bersenjata Britania Raya, dan William Alexander Smith, pendiri Boy’s Brigade, mengadakan perkemahan kepanduan pertama (dikenal sebagai Jambore) di Kepulauan Brownsea, Inggris. Ideuntukmengadakangerakantersebut munculketika Baden Powell dan pasukannya berjuang mempertahankan Kota Mafeking, Afrika Selatan, dari serangan tentara Boer. Ketika itu, pasukannya kalah besar dibandingkan tentara Boer. Untuk mengakalinya, sekelompok pemuda dibentuk dan dilatih untuk menjadi tentara sukarela. Tugas utama mereka adalah membantu militer mempertahankan kota. Mereka mendapatkan tugas-tugas ringan tetapi penting, misalnya mengantarkan pesan yang diberikan Baden Powell ke seluruh anggota militer di kota tersebut. Pekerjaan itu. dapat mereka selesaikan dengan baik, sehingga pasukan Baden Powell dapat mempertahankan Kota Mafeking selama beberapa bulan. Sebagai penghargaan atas keberhasilan yang mereka dapatkan, setiap anggota tentara sukarela tersebut diberi sebuah lencana. Gambar dari lencana ini kemudian digunakan sebagai logo dari gerakan Pramuka internasional. Keberhasilan Baden-Powell mempertahankan Kota Mafeking membuatnya dianggap menjadi pahlawan. Dia kemudian menulis sebuah buku yang berjudul Aids to Scouting (ditulis tahun 1899), dan menjadi buku terlaris saat itu. Tahun 1906, Ernest Thompson Seton mengirimkan sebuah buku karyanya yang berjudul The Birchbark Roll of the Woodcraft Indians kepada Baden Powell. Seton, seorang keturunan Inggris-Kanada yang tinggal di Amerika Serikat, sering mengadakan pertemuan dengan Baden Powell dan menyusun rencana tentang suatu gerakan pemuda. Pertemuan Powell dengan Seton tersebut mendorongnya untuk menulis kembali bukunya, Aids to Scouting, dengan versi baru yang diberi judul Boy’s Patrols. Buku tersebut dimaksudkan sebagai buku petunjuk kepanduan bagi para pemuda ketika itu. Kemudian, untuk mengujiide-idenya, diamengadakan sebuah perkemahan untuk 21 pemuda dari berbagai lapisan masyarakat selama seminggu penuh, dimulai pada tanggal 1 Agustus, di Kepulauan Brownsea, Inggris. Buku Panduan Pramuka Penggalang Metode organisasinya (sekarang dikenal dengan sistem patroli atau patrol system dalam bahasa Inggris) menjadi kunci dari pelatihan kepanduan yang dilakukannya. Sistem ini mengharuskan para pemuda membentuk beberapa kelompok kecil, kemudian menunjuk salah satu di antara mereka untuk menjadi ketua kelompok tersebut. Setelah bukunya diterbitkan dan perkemahan yang dilakukannya berjalan dengan sukses, Baden Powell pergi untuk sebuah tur yang direncanakan oleh Arthur Pearson untuk mempromosikan pemikirannya ke seluruh Inggris. Dari pemikirannya tersebut, dibuatlah sebuah buku berjudul Scouting for Boys, yang saat ini dikenal sebagai buku panduan kepramukaan (Boy Scout Handbook) edisi pertama. Saat itu Baden Powell mengharapkan bukunya dapat memberikan ide baru untuk beberapa organisasi pemuda yang telah ada. Namun, yang terjadi adalah beberapa pemuda malah membentuk sebuah organisasi baru dan meminta Baden Powell menjadi pembimbing mereka. la pun setuju dan mulai mendorong mereka untuk belajar dan berlatih serta mengembangkan organisasi yang mereka dirikan tersebut. Seiring dengan bertambahnya jumlah anggota, Baden Powell semakin kesulitan membimbing mereka. la membutuhkan asisten untuk membantunya. Oleh karena itu, ia merencanakan untuk membentuk sebuah pusat pelatihan kepemimpinan bagi orang dewasa (adult leadership training center). Pada 1919, ia membeli sebuah Sejarah Gerakan Pramuka aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. koloninya. Unit kepanduan di luar wilayah Kerajaan Inggris yang pertama diakui keberadaannya, dibentuk di Gilbraltar tahun 1908, yang kemudian diikuti oleh pembentukan unit lainnya di Malta. Kanada ialah koloni Inggris pertama yang mendapatizin dari Kerajaan Inggris untuk mendirikan gerakan kepanduan, diikuti oleh Australia, Selandia Baru, dan Afrika Selatan. Chili ialah negara pertama di luar Inggris dan koloninya yang membentuk gerakan kepanduan. Parade Pramuka pertama diadakan di Crystal Palace, London tahun 1910. Parade tersebut menarik minat para remaja di Inggris. Tidak kurang dari 10.000 remaja putra dan putri tertarik untuk bergabung dalam kegiatan kepanduan. Pada 1910, Argentina, Denmark, Finlandia, Perancis, Jerman, Yunani, India, Meksiko, Belanda, Norwegia, Rusia, Singapura, Swedia, dan Amerika Serikat tercatat telah memiliki organisasi kepramukaan. Semenjak didirikan, gerakan Pramuka yang memfokuskan program pada remaja usia 11-18 tahun telah mendapat respons yang menggembirakan, anggotanya bertambah dengan cepat. Kebutuhan program pun dengan sendirinya bertambah. Untuk memenuhi keinginan dan ketertarikan para generasi muda pada saat itu, gerakan Pramuka menambah empat program dalam organisasinya untuk melebarkan lingkup keanggotaan gerakan Pramuka. Keempat program tersebut meliputi pendidikan generasi muda usia dini, usia remaja, pendidikan kepanduan putri, dan pendidikan kepemimpinan bagi pembina. Sedangkan program untuk golongan siaga adalah unit satuan karya. Penegak/pandega mulai disusun pada akhir tahun 1910 di 6 | Buku Panduan Pramuka Penggalang aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. bahwadalamsetiap pendidikandiperlukanpraktiklapangan, semisal berkemah. Hal ini membimbing pembentukan kursus woodbadge. Akibat Perang Dunia |, pendidikan woodbadge bagi para pembina tertunda hingga tahun 1919. Pada tahun tersebut, diadakan kursus woodbadge pertama di Gilwell Park. Pada saat ini, pendidikan bagi pembina telah beragam dan memiliki cakupan yang luas. Beberapa pendidikan yang cukup terkenal bagi pembina, seperti pendidikan dasar, pendidikan spesifik golongan, hingga kursus woodbadge. Sampai tahun 2005, terdapat lebih dari 28 juta anggota terdaftar kepanduan putra dan 10 juta anggota terdaftar kepanduan putri di seluruh dunia dari 216 negara dan teritori berbeda. Daftar 20 Besar Negara-negara dengan Jumlah Anggota Pramuka Terbesar Negara Keanggotaan | Kepanduan Kepanduan Putra Put Al 9,500,000 1910 1912 Serikat 8,100,000 1912 1912 India 3,700,000 1909 1911 Filipina 2,600,000 1910 1918 Kenya 420,000 1910 1920 Korea 280,000 1922 1946 8 | Buku Panduan Pramuka Penggalang [TahunBerdiri i Negara Keanggotaan Putra Putri 240,000 1913 1919 210,000. 1912 1912 Polandia 160,000 1910 1910 B. BIOGRAFI BADEN POWELL Robert Stephenson Smyth Baden Powell atau Baron Baden Powell | yang kemudian terkenal sebagai Baden Powell, BP, atau Lord Baden Powell, lahir di Paddington, London pada 22 Februari 1857. Nama kecilnya adalah Robert Stephenson Smyth Powell. Powell merupakan nama Sejarah Gerakan Pramuka (9 keluarga dari ayahnya, Baden Powell, yang merupakan seorang pendeta dan dosen geometri di Universitas Oxford. Sedangkan Smyth diambil dari nama ibunya, Henrietta Grace Smyth. Ayah Stephenson (Baden Powell) meninggal dunia saat Stephenson masih berusia 3 tahun. Ditinggal mati oleh ayahnya sejak kecil, Robert Stephenson mendapatkan pendidikan watak dan aneka keterampilan dari ibu dan kakak-kakaknya. Peran ibu bagi Baden Powell bahkan pernah diungkap langsung oleh beliau dengan kalimat, “Rahasia keberhasilan saya adalah ibu saya”. Sejak kecil Baden Powell dikenal sebagai anak yang cerdas, gembira, dan lucu, sehingga banyak disukai oleh teman-temannya. Di samping itu, Baden Powell pun pandai bermain musik (piano dan biola), teater, berenang, berlayar, berkemah, mengarang, dan menggambar. Setamat sekolah di Rose Hill School, Tunbridge Wells, Baden Powell mendapat beasiswa untuk sekolah di Charterhouse. Setelah dewasa, Baden Powell bergabung dalam ketentaraan Inggris. la sering ditugaskan di luar Inggris seperti bergabung dengan 13th Hussars di India (1876), dinas khusus di Afrika (1895), memimpin Pasukan Dragoon V (1897), pemimpin resimen di Zulu, Afrika Selatan (1880), Kepala Staf di Rhodesia Selatan (sekarang dikenal Zimbabwe) tahun 1896, memimpin The Mafeking Cadet Corps di Mafeking, Afrika Selatan (1899-1900). Selama menjadi tentara, banyak hal yang dialaminya. Pengalaman itu di antaranya: 1. Saat menjadi pembantu letnan pada 13th Hussars, berhasil mengikuti jejak kuda yang hilang di puncak Buku Panduan Pramuka Penggalang aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Aids to Scouting for N.-C.Os and Men Notes and Instructions for the SOUTH AFRICAN Constabula 1899 = Judul Buku Baden Powell tentang Pramuka Berkolaborasi dengan Agnes Baden- Powell. Guides or How Girls Can| 1912 Help to Build Up the Empire The Wolf Cub’s Handbook Aids To Scoutmastership 9 1922 11_|Last Message to Scouts est 1929 Buku Panduan Pramuka Penggalang aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. di London, Inggris. Tahun 1958 Biro Kepramukaan Sedunia dipindahkan dari London ke Ottawa, Kanada. Tanggal 1 Mei 1968 Biro Kepramukaan Sedunia dipindahkan lagi ke Geneva, Swiss. Sejak tahun 1920 Kepala Biro Kepramukaan Sedunia dipegang berturut-turut oleh Hebert Martin (Inggris), Kolonel J.S. Nilson (Inggris), Mayjen D.C. SPRY (Kanada) yang pada 1965 diganti oleh R.T. Lund 1 Mei 1968, dan diganti lagi oleh DR. Laszio Nagy sebagai Sekjen. Biro Kepramukaan Sedunia Putra mempunyai lima kantor kawasan, yaitu Kosta Rika, Mesir, Filipina, Swiss, dan Nigeria. Sedangkan Biro Kepramukaan Sedunia Putri bermarkas di London dengan lima kantor kawasan di Eropa, Asia Pasifik, Arab, Afrika, dan Amerika Latin. E. PESAN TERAKHIR BADEN POWELL Pramuka-pramuka yang kucinta: Jika kamu pernah melihat sandiwara Peter Pan, maka kamu akan melihat mengapa pemimpin bajak laut selalu membuat pesan-pesannya sebelum meninggal. la takut kalau-kalau tidak akan sempat lagi mengeluarkan isi hatinya saat menutup matanya telah tiba. Demikian halnya dengan diriku. Meskipun waktu ini aku belum meninggal, namun saat itu akan tiba juga bagiku. Oleh karena itu, aku ingin menyampaikan kepadamu sekadar kata perpisahan untuk minta diri Ingatlah, ini adalah pesan terakhirku bagimu. Oleh karena itu, renungkanlah...! Sejarah Gerakan Pramuka Hidupku sangatlah bahagia dan harapanku mudah- mudahan kamu sekalian masing-masing juga merasakan kebahagiaan dalam hidupmu seperti aku. Aku yakin bahwa Tuhan menciptakan kita dalam dunia yang bahagia ini untuk hidup berbahagia dan bergembira. Kebahagiaan tidak timbul dari kekayaan, juga tidak dari jabatan yang menguntungkan, ataupun kesenangan bagi diri sendiri. Jalan menuju kebahagiaan adalah membuat dirimu lahir dan batin sehat dan kuat pada waktu kamu masih anak- anak, sehingga kamu dapat berguna bagi sesamamu dan dapat menikmati hidup jika kamu kelak telah dewasa. Usaha menyelidiki alam akan menimbulkan kesadaran dalam hatimu betapa banyaknya keindahan dan keajaiban yang diciptakan Tuhan di dunia ini supaya kamu dapat menikmatinya. Lebih baik melihat kebaikan-kebaikan suatu hal daripada mencari kejelekan-kejelekan. Jalan nyata yang menuju kebahagiaan ialah membahagiakan orang lain. Berusahalah agar kamu dapat meninggalkan dunia ini dalam keadaan yang lebih baik daripada tatkala kamu tiba di dalamnya. Bila giliranmu tiba untuk meninggal, kamu akan meninggal dengan puas, karena kamu tidak menyia- nyiakan waktumu, tetapi kamu telah mempergunakannya sebaik-baiknya. Sedialah untuk hidup dan meninggal dengan bahagia. Masukkanlah paham itu senantiasa dalam Janji Pramukamu, meskipun kamu sudah bukan kanak- kanak lagi dan Tuhan akan berkenan memberikan karunia pertolongan padamu dalam usahamu. Buku Panduan Pramuka Penggalang F, SEJARAH GERAKAN PRAMUKA DI INDONESIA Ez Pendidikan kepramukaan di Indonesia merupakan salah satu segi pendidikan nasional yang penting. Kepramukaan merupakan bagian dari sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Untuk itu kita perlu mengetahui sejarah perkembangan kepramukaan di Indonesia. Kalau kita) mempelajari sejarah pendidikan kepramukaan, kita tidak dapat lepas dari riwayat hidup pendiri gerakan kepramukaan sedunia Lord Robert Baden Powell of Gilwell. Hal ini disebabkan pengalaman beliaulah yang mendasari pembinaan remaja di negara Inggris. Pembinaan remaja inilah yang kemudian tumbuh berkembang menjadi gerakan kepramukaan. Peraturan yang timbul pada masa perintisan gerakan Pramuka di Indonesia adalah Ketetapan MPRS Nomor II/ MPRS/1960, tanggal 3 Desember 1960 tentang Rencana Pembangunan Nasional Semesta Berencana. Ketetapannya dapat ditemukan pada Pasal 330 C yang menyatakan bahwa dasar pendidikan di bidang kepanduan adalah Pancasila. Penertiban tentang kepanduan (Pasal 741) dan pendidikan Sejarah Gerakan Pramuka aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. yang pada 1920 berganti nama menjadi Hizbul Wathan (HW); Nationale Padvinderij yang didirikan oleh Budi Utomo. Syarikat Islam mendirikan Syarikat Islam Afdeling Padvinderij yang kemudian diganti menjadi Syarikat Islam Afdeling Pandu dan lebih dikenal dengan SIAP. Nationale Islamietische Padvinderij (NATIPU) didirikan oleh Jong Islamieten Bond (JIB) dan Indonesisch Nationale Padvinders Organisatie (INPO) didirikan oleh Pemuda Indonesia. Lambang identitas INPO berupa bendera merah dan putih berukuran 84 cm x 120 cm. Gerakan Pramuka atau kepanduan di Indonesia telah dimulai sejak tahun 1923 yang ditandai dengan didirikannya Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) di Bandung. Sedangkan di tahun yang sama, di Jakarta didirikan Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO). Kedua organisasi cikal bakal kepanduan di Indonesia ini meleburkan diri menjadi satu, bernama Indonesische Nationale Padvinderij Organisatie (INPO) di Bandung pada 1926. Hasrat bersatu bagi organisasi kepanduan Indonesia waktu itu tampak mulai dengan terbentuknya Persaudaraan Antara Pandu Indonesia (PAPI), yaitu federasi dari Pandu Kebangsaan, INPO, SIAP, NATIPI, dan PPS pada 23 Mei 1928. Federasi ini tidak dapat bertahan lama karena adanya niat fusi. Akibatnya, pada 1930 berdirilah Kepanduan Bangsa Indonesia (KBI) yang dirintis oleh tokoh dari Jong Java Padvinders/Pandu Kebangsaan (JJP/ PK), INPO dan PPS (JJP- Jong Java Padvinderij), dan PK (Pandu Kebangsaan). PAPI kemudian berkembang menjadi Badan Pusat Persaudaraan 22 | Buku Panduan Pramuka Penggalang aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. H. GERAKAN PRAMUKA DIPERKENALKAN DI INDONESIA Bapak Pramuka Indonesia adalah Sri Sultan Hamengkubuwono IX. Lambang dari gerakan_ ini adalah bayangan tunas kelapa. Lambang tersebut diciptakan oleh Sunardjo Atmodipuro, karena ia berpikir bahwa seluruh bagian dari pohon kelapa bermanfaat. Diharapkan dengan lambang itu para Pramuka bisa memberi banyak manfaat bagi dirinya dan lingkungan sekitar. Pidato presiden pada 9 Maret 1961 juga menggariskan bahwa pada saat Proklamasi Kemerdekaan RI, gerakan Pramuka telah ada dan dikenal oleh masyarakat. Oleh karena itu, Keppres RI No. 238 Tahun 1961 perlu ada pendukungnya, yaitu pengurus dan anggotanya. Menurut Anggaran Dasar Gerakan Pramuka, pimpinan perkumpulan ini dipegang oleh Majelis Pimpinan Nasional (MAPINAS) yang di dalamnya terdapat Kwartir Nasional Gerakan Pramuka dan Kwartir Nasional Harian. Badan Pimpinan Pusat ini secara simbolis disusun dengan mengambil angka keramat 17-8-45, yaitu terdiri atas Mapinas beranggotakan 45 orang di antaranya duduk dalam Kwarnas 17 orang dan dalam Kwarnasri 8 orang. Namun demikian, dalam realisasinya seperti tersebut dalam Keppres RI No.447 Tahun 1961, tanggal 14 Agustus 1961 jumlah anggota Mapinas menjadi 70 orang dengan rincian 17 orang di antaranya sebagai anggota Kwarnas dan 8 orang di antara anggota Kwarnas ini menjadi anggota Kwarnari. Mapinas diketuai oleh Presiden RI, Dr. Ir. Soekarno, dengan Wakil Ketua | Sri Sultan Hamengku Buwono IX, dan Buku Panduan Pramuka Penggalang aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Rolling Stone, yang dipublikasikan pada 1912, kata Jambore berarti sebuah pertemuan besar yang gaduh (riuh). Baden Powell pernah ditanya mengapa ia memilih kata Jamboree. Dan dia jawab, “Apa lagi yang akan Anda sebut?”. Meskipun demikian, hal dasar yang diyakini dalam kepanduan bahwa kata itu diciptakan oleh Baden Powell. Kata itu memiliki beberapa kemungkinan asal-usul, mulai dari Hindi sampai Swahili untuk dialek asli Amerika. Ada juga yang mengatakan bahwa kata Jambore berkaitan dengan kata Corroboree, istilah dari suku Aborigin Australia untuk setiap hal yang dianggap perkumpulan yang berisik yang dilakukan pada malam hari atau gangguan. Dari sumber lain dikatakan pula bahwa kata Jambore berasal dari Swahili untuk kata hello, jambo, sebagai akibat dari banyak waktu yang ia habiskan di sana. Pada Jambore Dunia pertama di Olympia tahun 1920, Baden Powell mengatakan, “Orang-orang memberikan arti yang berbeda untuk kata tersebut, tapi dari tahun ini, Jambore akan dimaknai dengan spesifik. Jambore akan dihubungkan dengan pertemuan pemuda terbesar yang pernah ada.” Sedangkan Olave Baden Powell menciptakan istilah Jamborese, yakni istilah yang merujuk dari bahasa Perancis yang digunakan para pandu dari berbagai bahasa dan kebiasaan budaya yang berkembang ketika berbagai anggota pandu tersebut bertemu, yang memupuk persahabatan dan pengertian antara pandu di dunia. Kadang-kadang, kata Jamborette digunakan untuk Buku Panduan Pramuka Penggalang aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Jumlah N Tahun ama \Tempat, Negara Tema Peserta/ Kegiatan Keterangan . Building agsg | “embore | hos Bafos, || Tomorrow | 12.203 eee Today Jambore Marathon, Higher and i803 Dunia XI Greece Wider 49.000 Jambore | Farragut State 1967 ‘ Park, Amerika | For Friendship 12.011 Dunia XII ‘ Serikat Jambore | Fujinomiya, For 497). | punta xu Jepang wnaersanaing| 7-798 Jambore Lillehammer, Five Fingers, ie Dunia XIV Norwegia One Hand 17259 Jambore anh i 1979 Dunia XV Neyshabdr, Iran Dibotalkan Jambore The Spirit Lives 1983 Dunia XV Calgary, Kanada on 14.752 1987- | Jambore Sydney, Bringing the 14.434 1988 | Dunia XVI Australia World Together| : Jambore |Gunung Seorak,| Many Lands, eu Dunia XVII | Korea Selatan One World A800 Jambore Flevoland, . 1995 Dunia xvilt Belanda Future is Now 28.960 1998- | Jambore 7 .,, | Building Peace 1999 | Dunia XIX Eicarqulny Chill Together 31,008 Share our 2002- | Jambore Sattahip, 2003 | Dunia xx | Thailand | W0rla Share | 24.000 our Cultures Buku Panduan Pramuka Penggalang Jumlah N Tahun ama \Tempat, Negara Tema Peserta/ Kegiatan Keterangan One World, One| Jambore | Hylands Park, Promise 2007 Dunia XxI Inggris Scouting 38.074 Centenary Jambore " 2011 Dunia XXII Rinkaby, Swedia|Simply Scouting) 40.061 Jambore | Kirarahama, - . 2015 Dunia XXIII Jepané A Spirit of Unity| The Summit Bechtel Family 2019 Jambore | National Scout | “Unlock a New Dunia XxIV Reserve, World” West Virginia, Amerika Serikat Pelaksanaan Jambore Nasional No | Tahun Tempat Tanggal Pelaksanaan 01 | 1973 |Cibubur, Jakarta 11973 02 | 1977 |Sibolangit, Sumatera Utara [1-20 Juli 1977 03 | 1981 |Cibubur, Jakarta 118-25 Juni 1981 04 | 1986 |Cibubur, Jakarta 21-28 Juni 1986 05 | 1991 |Cibubur, Jakarta 115-22 Juni 1991 06 | 1996 |Cibubur, Jakarta 26 Juni—4 Juli 1996 07 | 2001 |Baturaden Jawa Tengah 3-12 Juli 2001 08 | 2006 Jatinangor, Jawa Barat 26 Juni—4 Juli 2006 09 | 2011 |Sumatera Selatan 2Juli-O09 Juli 2011 Jambore Pramuka Buku Panduan Pramuka Penggalang BAB Ill VISI, MISI, DAN STRATEGI GERA S— PRAMUKA A. VISI Gerakan Pramuka sebagai wadah pilihan utama dan solusi andal masalah kaum muda. B. MISI 1. Mempramukakan kaum muda. 2. Membina anggota yang berjiwa dan berwatak pramuka, berlandaskan iman dan takwa (Imtaq), serta selalu mengikuti perkembangan ilmu pengeta- huan dan teknologi (|ptek). 3. Membentuk kader bangsa patriot pembangunan yang memiliki jiwa bela negara. 4. Menggerakkan anggota dan organisasi gerakkan pramuka agar peduli dan tanggap terhadap ma- salah-masalah kemasyarakatan. C. STRATEGI 4. Sv Sw Meningkatkan jumlah dan mutu satuan pendidikan kepramukaan. Meningkatkan jumlah dan mutu peserta didik. Meningkatkan jumlah dan mutu tenaga pendidik. Memperbarui kurikulum pendidikan kepramukaan. Meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan. Memantapkan organisasi, sistem manajemen, dan sumber daya. Meningkatkan pelaksanaan berbagai program gera- kan Pramuka. Buku Panduan Pramuka Penggalang BAB IV TUJUAN, FUNGSI, DASAR, DAN MET! S— KEPRAMUKAAN [P A. TUJUAN KEPRAMUKAAN Gerakan Pramuka sebagai penyelenggara pendidikan kepanduan Indonesia yang merupakan bagian pendidikan nasional, bertujuan untuk membina kaum muda dalam mencapai sepenuhnya potensi-potensi spiritual, sosial, intelektual, dan fisiknya, agara mereka bisa: 1. Membentuk kepribadian dan akhlak mulia kaum muda. 2. Menanamkan semangat kebangsaan, cinta tanah air, dan bela negara bagi kaum muda. 3. Meningkatkan keterampilan kaum muda, sehingga siap menjadi anggota masyarakat yang bermanfaat, patriot dan pejuang yang tangguh, serta menjadi calon pemimpin bangsa yang andal pada masa depan. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Buku Panduan Pramuka Penggalang aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. 3. Lambang gerakan Pramuka digunakan sejak tanggal 14 Agustus 1961 pada panji-panji gerakan Pramuka yang dianugerahkan kepada gerakan Pramuka oleh Presiden Indonesia. 4. Pemakaian lambang gerakan Pramuka sebagai lencana dan penggunaannya dalam tanda-tanda, bendera, papan nama, dan sebagainya, diatur dalam Petunjuk- petunjuk Penyelenggaraan. 5. Lambang gerakan Pramuka berupa gambar siluet Tunas Kelapa, sesuai dengan SK Kwartir Nasional No. 6/ KN/72 Tahun 1972, dan telah mendapat hak paten dari Ditjen Hukum dan Perundang-undangan Departeman Kehakiman, dengan Keputusan Nomor 176634 Tanggal 22 Oktober 1983, dan Nomor 178518 Tanggal 18 Oktober 1983, tentang Hak Paten Gambar Tunas Kelapa Dilingkari Padi dan Kapas, serta No. 176517 Tanggal 22 Oktober 1983 tentang Hak Paten Tulisan Pramuka. Buku Panduan Pramuka Penggalang aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Buku Panduan Pramuka Penggalang aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Buku Panduan Pramuka Penggalang aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Buku Panduan Pramuka Penggalang aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. e Saat memberikan salam biasa: tongkat diangkat dengan tangan kanan, sedangkan tangan kiri diangkat di bawah dada dengan posisi telapak tangan terbuka, punggung tangan di bagian atas, dan kelima jari rapat. «¢ Saat memberikan salam penghormatan dan janji: tongkat dimiringkan dan dipegang dengan tangan kiri sedangkan pangkal tongkat tetap di posisi semula. Tangan kanan diangkat pada pelipis. Posisi telapak tangan miring, terbuka, dengan punggung tangan di bagian atas dan kelima jari rapat. 3. Dalam keadaan duduk, Salam Pramuka diberikan dengan merapatkan kedua kaki, lutut ditekuk, badan ditegakkan, tangan kiri rapat di sisi kiri tubuh sebatas siku dan lengan bawah diletakkan di atas paha. Sedangkan tangan kanan diangkat pada pelipis dengan posisi telapak tangan miring, terbuka, dengan punggung tangan di bagian atas dan kelima jari rapat. 4. Dalam keadaan yang tidak memungkinkan (terutama untuk pemberian Salam Pramuka sebagai salam biasa), Salam Pramuka dapat diberikan tanpa mengambil posisi sikap sempurna. Namun cukup dengan mengangkat tangan kanan pada pelipis dengan posisi telapak tangan miring, terbuka, dengan punggung tangan di bagian atas dan kelima jari rapat. 5. Saat memberikan Salam Pramuka sebagai salam biasa, sikap-sikap di atas disertai dengan ucapan “Salam Pramuka” yang diberikan secara lantang. 66 | Buku Panduan Pramuka Penggalang aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. B. MAKSUD DAN TUJUAN TANDA PENGENAL Maksud dan tujuan tanda pengenal adalah: 1. Pemakaian tanda pengenal gerakan Pramuka_ ini dimaksudkan untuk mempermudah mengenal identitas diri seorang Pramuka, satuan, wilayah tugas, jabatan dan kecakapannya. 2. Tujuan dipakainya tanda pengenal gerakan Pramuka, yaitu: a. Memberi motivasi kepada anggota gerakan Pramuka agar: 1) Menggunakan hak dan melaksanakan kewajiban sesuai tugas dan tanggung jawabnya. 2) Bergairah dan bersemangat dalam meningkat- kan kemampuan, kecakapan, dan karyanya. 3) Bersungguh-sungguh melaksanakan janji dan ketentuan moral. 4) Mengamalkan pengetahuan dan kecakapan sesuai tanda-tanda pengenal yang dipakainya. Menanamkan dan mengembangkan: 1) Rasa persaudaraan di kalangan anggota gerakan Pramuka. 2) Kesadaran ikut memiliki, memelihara, dan bertanggung jawab atas dirinya sendiri, satuan, dan organisasi. 3) Kebanggaan dan rasa percaya diri. 4) Jiwa kepemimpinan. Buku Panduan Pramuka Penggalang aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Irenaeus E. PENGGUNAAN TANDA PENGENAL Penggunaan tanda pengenal: 1. Tanda pengenal bukan sebagai perhiasan dan bukan alat untuk membedakan kedudukan atau martabat anggota Pramuka. 2. Agar pemakaian dan pemberian tanda pengenal dapat menepati fungsi dan memenuhi upaya pencapaian tujuan, maka harus diperhatikan hal-hal berikut: a. Pemakaian tanda pengenal selalu disertai dengan tanggung jawab dan kewajiban untuk menjaga nama baik diri, satuan, dan organisasi, berupaya memanfaatkan dan meningkatkan kemampuan serta berusaha mengamalkan Satya dan Darma. Tanda pengenal yang dipakai harus tanda pengenal yang sah dan benar; baik bentuk, ukuran, dan warna sebagaimana diatur dalam petunjuk penyelenggaraan. Buku Panduan Pramuka Penggalang aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. f. g. Memakai dua saku tempel di dada kanan dan kiri dengan lipatan luar selebar 2 cm di tengah saku dan diberi tutup bergelombang. Dimasukkan ke dalam rok. Rok a. b. c. f. 8. h. Dibuat dari bahan warna cokelat tua. Berbentuk kulot. Memakai ban pinggang dan tempat ikat pinggang (brattle) selebar 1. cm. . Memakai 2 (dua) saku timbul di bagian depan dengan lipatan dalam di tengah saku dan diberi tutup (ukuran saku disesuaikan dengan besar badan pemakai). . Bagian depan dan belakang tanpa lipatan, hanya menggunakan kupnat. Memakai ritsleting di bagian belakang. Memakai ikat pinggang berwarna hitam. Panjang kulot 5 cm di bawah lutut. Setangan leher a. b. Dibuat dari bahan warna merah dan putih. Berbentuk segitiga sama kaki; 1) Sisi panjang 100-120 cm dengan sudut bawah 902 (panjang disesuaikan dengan tinggi badan pemakai sampai di pinggang). 2) Bahan dasar warna putih dengan lis warna merah selebar 5 cm. Buku Panduan Pramuka Penggalang aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. PAKAIAN SERAGAM MUSLIM PUTRI Tutup kepala a. Topi dan tanda topi (sesuai dengan tingkatannya). b. Kerudung warna cokelat tua tanpa asesoris: 1) Kerudung/jilbab dimasukkan ke dalam baju, atau 2) Kerudung/jilbab di luar baju. Baju seperti pakaian seragam harian namun berlengan panjang. Rok/celana panjang warna cokelat tua. Setangan leher seperti setangan leher pakaian seragam harian. Kaos kaki dan sepatu model tertutup, berwarna hitam. Digunakan oleh anggota gerakan Pramuka yang beragama Islam, apabila situasi mengharuskan. Buku Panduan Pramuka Penggalang C. PAKAIANSERAGAM HARIAN PRAMUKA PENGGALANG PUTRA 1. Tutup kepala a. Dibuat dari bahan warna cokelat tua. b. Berbentuk baret. c. Dikenakan dengan tepi mendatar, bagian atasnya ditarik miring ke kanan. 2. Baju a. Dibuat dari bahan warna cokelat muda. b. Lengan pendek. Memakai lidah bahu lebar 3 cm. . Kerah baju model kerah dasi. ao e. Kancing baju di depan berwarna sama dengan bajunya. f. Memakai dua saku tempel di dada kanan dan kiri Petunjuk Penyelenggaraan Pakaian Seragam Pramuka Penggalang 8 dengan lipatan luar selebar 2 cm di tengah saku dan diberi tutup bergelombang. Dimasukkan ke dalam celana. 3. Celana a. b. G5 g. h. Dibuat dari bahan warna cokelat tua. Berbentuk celana pendek. Memakai ban pinggang dan tempat ikat pinggang (brattle) selebar 1 cm. . Memakai saku dalam di samping kanan dan kiri. . Memakai saku tempel di bagian belakang kanan dan kiri dengan lipatan luar selebar 2 cm dan diberi tutup. Memakai saku timbul di bagian samping kanan dan kiri dengan lipatan dalam di tengah saku dan diberi tutup (ukuran saku disesuaikan dengan besar badan pemakai). Memakai ritsleting di bagian depan. Memakai ikat pinggang berwarna hitam. Panjang celana sampai lutut. 4. Setangan leher a. b. Dibuat dari bahan warna merah dan putih. Berbentuk segitiga sama kaki; 1) Sisi panjang 100-120 cm dengan sudut bawah 902 (panjang disesuaikan dengan tinggi badan pemakai sampai di pinggang). Buku Panduan Pramuka Penggalang 2) Bahan dasar warna putih dengan lis warna merah selebar 5 cm. c. Setangan leher dilipat sedemikian rupa (lebar lipatan + 5 cm) sehingga warna merah putih tampak dengan jelas, dan pemakaiannya tampak rapi. d. Dikenakan dengan cincin (ring) setangan leher. e. Dikenakan di bawah kerah baju. 5. Kaos kaki a) Panjang kaos kaki sampai betis. b) Warna hitam. 6. Sepatu a) Model tertutup. b) Warna hitam. 7. Tanda pengenal terdiri dari a) Tanda topi dikenakan di baret sebelah kiri. b) Papan nama dikenakan di baju bagian depan kanan di atas saku. Petunjuk Penyelenggaraan Pakaian Seragam Pramuka Penggalang PAKAIAN SERAGAM MUSLIM PUTRA Tutup kepala berupa topi dengan tanda topi (sesuai dengan tingkatannya). Baju seperti pakaian seragam harian namun berlengan panjang. Celana panjang warna cokelat tua. Setangan leher seperti setangan leher pakaian seragam harian. Kaos kaki dan sepatu model tertutup, berwarna hitam. Digunakan oleh anggota gerakan Pramuka yang beragama Islam, apabila situasi mengharuskan. 4 oy iG E. TATA CARA PEMAKAIAN a. Seorang calon anggota gerakan Pramuka yang belum dilantik/dikukuhkan hanya dibenarkan memakai pakaian seragam Pramuka tanpa tutup kepala, tanpa setangan leher, dan tanpa menggunakan tanda pengenal gerakan Pramuka lainnya. Buku Panduan Pramuka Penggalang Petunjuk Penyelenggaraan Pakaian Seragam Pramuka Penggalang Seorang anggota gerakan Pramuka yang telah memenuhi syarat dan dilantik/dikukuhkan atau mendapat perestuan, berhak memakai_pakaian seragam Pramuka lengkap dengan setangan leher dan tutup kepala serta tanda pengenal gerakan Pramuka sesuai dengan ketentuan yang berhubungan dengan usia golongan, tingkat, dan jabatannya. a. Pakaian seragam Pramuka harus dikenakan oleh mereka yang berhak, secara lengkap, rapi, bersih, dan benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku, apalagi ketika sedang melakukan kegiatan di depan umum. b. Pakaian seragam harian dikenakan pada waktu melakukan kegiatan kepramukaan pada umumnya. c. Pakaian seragam upacara dikenakan pada waktu mengikuti upacara peringatan hari besar nasional, Hari Pramuka, upacara pembukaan dan penutupan kegiatan Jambore/Raimuna/ Perkemahan Wirakarya dan semacamnya, upacara pelantikan pengurus mabi/kwartir, dan menghadiri undangan yang ditentukan seragamnya adalah seragam upacara. d. Pakaian seragam kegiatan, bakti, atau olahraga hanya dikenakan selama mengikuti kegiatan tersebut. Pakaian seragam Pramuka dikenakan hanya bilamana yang bersangkutan bertindak sebagai anggota gerakan Pramuka yang melaksanakan tugas atau kegiatan kepramukaan. Pada saat anggota gerakan Pramuka bertindak sebagai anggota organisasi lain yang sedang melakukan tugas atau kegiatan organisasi tersebut, tidak dibenarkan memakai pakaian seragam Pramuka dan/atau tanda pengenal gerakan Pramuka. Seorang anggota gerakan Pramuka yang secara pribadi menjadi anggota organisasi massa atau organisasi politik dilarang keras memakai seragam Pramuka dan/atau tanda pengenal gerakan Pramuka pada saat melaksanakan tugas atau kegiatan organisasi massa atau organisasi politik tersebut dan sebaliknya. Untuk menjaga harkat dan martabat gerakan Pramuka, maka setiap anggota gerakan Pramuka yang menggunakan pakaian seragam Pramuka bertanggung jawab atas nama baik gerakan Pramuka dan harus bersikap atau bertindak sesuai dengan Satya dan Darma Pramuka. Kwartir atau satuan gerakan Pramuka dan setiap anggota gerakan Pramuka berkewajiban untuk saling mengingatkan dan saling membetulkan cara mengenakan pakaian seragam Pramuka yang tidak sesuai dengan ketentuan dalam _petunjuk penyelenggaraan ini dengan cara santun. Buku Panduan Pramuka Penggalang SyA\s aI BADGE JAWA TE A. PENCIPTA BADGE JAWA TENGAH Pencipta atau pencetus lambang badge Jawa Tengah adalah Bapak Soebagiyono. B. ARTI BADGE JAWA TENGAH Badge atau logo atau lambang atau lencana Kwartir Daerah Jawa Tengah merupakan salah satu bagian dari aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. 9. Tunas Kelapa Mengiaskan : bahwa_ setiap anggota gerakan Pramuka merupakan inti dari kelangsungan bagi kehidupan warga Bangsa_ Indonesia dan harus serbaguna seperti kegunaan pohon kelapa. Arti secara keseluruhan adalah Pramuka sebagai cikal bakal Indonesia akan melaksanakan darma baktinya dengan berpegang teguh pada Trisatya dan Dasadharma dengan tidak meninggalkan kepribadian menuju masyarakat yang adil dan makmur. C. BADGE PRAMUKA DI KOTA LAINNYA SUMATERA NAD Sumatera Utara Sumatera Barat ACEH SE , XN [cL oe Cee Bengkulu Riau Kepulauan Riau noses a nt e+ BET 224 Poncuan Pramuta Penggatang Jambi Sumatera Selatan Lampung 'SUMATERA SELATAN] JAWA Jakarta Jawa Barat Banten za 7 Jawa Timur Badge Jawa Tengah KALIMANTAN Kalimantan Barat Kalimantan Tengah Kalimantan Selatan Kalimantan Utara —_ Kalimantan Timur SULAWESI Sulawesi Barat Sulawesi Tengah Gorontalo GORONTALO ik © BES 20 Poncuan Pramuta Penggatang BALI dan NUSA TENGGARA Bali Nusa Tenggara Barat Nusa Tenggara Timur BALI <\ We e BS, KEPULAUAN MALUKU dan PAPUA Maluku Maluku Utara Badge Jawa Tengah Buku Panduan Pramuka Penggalang BAB XiIIl MACAM-MACAM PRAMUKA ‘epuk Pramuka dalam materi pelajaran Pramuka Siaga maupun Penggalang sangat bermacam-macam, mulai dari Tepuk Pramuka, Tepuk Prestasi, Tepuk Sate, Tepuk Panca Indra. Tepuk Pramuka juga diajarkan di Taman Kanak- Kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD) sebagai game pelajaran agar anak anak tidak jenuh saat belajar. Ada banyak sekali jenis dan macam Tepuk Pramuka atau permainan tepuk yang biasa dimainkan oleh anak Pramuka Siaga dan Penggalang, dan biasanya Tepuk Pramuka dibarengi dengan nyanyian atau sir pendek yang bertema pendidikan atau pengetahuan. Berikut daftar macam Tepuk Pramuka yang bisa Anda pelajari atau jadikan sebagai bahan untuk diajarkan ke anak didik Anda. A. TEPUK PRAMUKA BAGIAN | Tepuk Pramuka Tepuk 3X Tepuk 3X Tepuk 7X Tepuk Diam Tepuk 3X Bila aku Tepuk 3X Sudah tepuk Tepuk 3X Maka aku Tepuk 3X Harus diam One, two, three, four, Yes... Tepuk Ayam Tepuk 3X Piyik-piyik Tepuk 3X Petok-petok Tepuk 3X Kukuruyuk Tepuk Kambing Tepuk 3X Embek embek Tepuk 3X Embek embek Tepuk 3X Mbeeeek 96 | Buku Panduan Pramuka Penggalang Tepuk Ikan Tepuk 3X Berenang Tepuk 3X Cari makan Tepuk 3X Sudah kenyang Tepuk 3X Diam Tepuk Sate Tepuk 3X Diiris-iris Tepuk 3X Disunduki Tepuk 3X Dibakar Tepuk 3X Sate B. TEPUK PRAMUKA BAGIAN II Tepuk Mata Tepuk 3X Lirik kanan Tepuk 3X Lirik kiri Tepuk 3X Mata Tepuk Mobil Tepuk 3X Naik mobil Tepuk 3X Pegang setir Tepuk 3X Tekan klakson Tepuk 3X din din din Macam-macam Tepuk Pramuka aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. BAB XIV PERMAINAN P. PENGGALANG A. PINDAHKAN KAWANMU, TANPA MENYENTUH TANAH © & 1. Konsep Permainan ini adalah bagian untuk melatih kebugaran fisik/jasmani para Penggalang. Unsur permainan yang mengutamakan kekuatan dan kecepatan fisik sangat penting untuk membantu kebugaran dan kesehatan 100 fisik para Penggalang yang memang sedang berada di usia pertumbuhan dan perubahan fisik. Di samping itu, permainan ini tepat untuk melatih kerjasama kelompok, kreativitas, dan mengembangkan kemampuan menyusun taktik dan strategi. Dengan para Penggalang yang harus mampu_ bekerja sama untuk memindahkan teman- temannya dari satu tempat ke tempat lain tanpa boleh menyentuh tanah, maka dengan sendirinya akan dapat melatih aspek fisik sekaligus psikisnya. 2. Alur Pemain Pembina atau Pb Pembina memberikan aba-aba peluit kepada para pengalang untuk berbaris dalam bentuk berbanjar regu demi regu. Atur posisi pasukan dengan merentangkan kanan ke kiri dan kanan, ke muka dan ke belakang. Setelah jarak antara Penggalang cukup longgar, maka ajaklah para Penggalang melakukan pemanasan dengan senam ringan, jalan di tempat, lari di tempat, melompat dan gerakan-gerakan senam ringan lainnya. Setelah pemanasan cukup, rapatkan barisan, ajak bermain tepuk tangan dan nyanyi hingga suasana menjadi cair, riang dan gembira. Kemudian Pembina atau Pb Pembina menjelaskan tentang permainan “Pindahkan Kawanmu_ dengan Berjalan Tanpa Kaki”. Permainan ini menuntut setiap regu harus mampu memindahkan anggotanya dari garis Buku Panduan Pramuka Penggalang start menuju garis finis yang ditetapkan. Anggota yang dipindahkan tidak boleh berjalan dengan kaki/angota badan menyentuh tanah, maka harus digendong, digotong ramai-ramai atau dengan cara-cara lain sesuai dengan strategi dan kreativitas maing-masing regu. Pembina atau Pb Pembina bisa mengantarkan permainan ini dengan menjelaskan arti penting : kerja kelompok, kecerdasan menyusun strategi, kekuatan dan kecepatan serta keselamatan dalam bermain. Sebelum permainan mulai, Pembina atau Pb Pembina bisa mengajak para Penggalang untuk berlatih dahulu atau simulasi. Penentuan menang kalah dalam permainan ini bisa ditentukan dengan waktu, yaitu : tiap regu dipersilakan bergiliran melakukan permainan kemudian dicatat waktu dan jumlah kegagalannya. Setelah semua regu bermain, hasil waktu tiap regu kemudian dibandingkan. Regu yang paling cepat dan paling bersih dari kegagalan itulah yang menang. Penentuan pemenang juga bisa dilakukan dengan cara kedua, yaitu : 2 atau 4 regu bermain bersama, siapa yang paling cepat dan paling bersih mencapai finis dari kegagalan itulah yang menang. Permainan Pramuka Penggalang aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. e Sebelum permainan dimulai tiap regu dipersilakan untuk berdiskusi selama 15 menit, untuk menentukan strategi cara memindahkan atau menentukan — siapa dipindahkan terlebih dahulu dengan cara apa, siapa yang di tengah dan siapa yang di akhir (berat dan tinggi badan tiap anggota regu dipastikan akan menjadi bahan diskusi yang seru). e — Selama diskusi berlangsung, Kakak Pembina harus melakukan observasi dengan jeli. Kakak Pembina akan dapat mengamati bagaimana para Penggalang mengatur _ strategi menyelesaikan persoalan, siapa yang paling berinisiatif, siapa yang kreatif mengemukakan ide-idenya, siapa yang akomodatif dan problem solver, dsb. Observasi yang mendalam, sehingga menemukan tema- tema yang menarik akan menjadi bahan yang menarik pula pada saat diskusi di akhir permainan nanti. b. Tahap pelaksanaan permainan e Selesai diskusi, Kakak Pembina meminta setiap regu untuk siap-siap di depan garis start dan mempersilakan setiap regu untuk “mengumandangkan” yel-yel regunya dengan penuh semangat sebelum perlombaan dimulai. Buku Panduan Pramuka Penggalang Setelah semua siap, Kakak Pembina memberi aba-aba mulai dengan peluit, maka tiap regu mulai memindahkan anggotanya satu per satu sesuai dengan strategi yang telah dirancang pada saat diskusi. Jika ada anggota yang sedang dipindahkan gagal karena menyentuh tanah, maka akan dicatat sebagai 1 kegagalan dan regu tersebut dapat meneruskan perjalanan untuk memindahkan anggotanya itu hingga garis finis. Kakak Pembina mencatat durasi waktu tiap regu yang telah selesai memindahkan semua anggotanya. Setelah semua berhasil meraih finis, Kakak Pembina menentukan regu pemenang dengan memilih regu paling cepat waktu tempuhnya dan paling sedikit kegagalannya (yang menyentuh tanah). Selama permainan berlangsung, anggota yang menonton, anggota yang akan dipindahkan dan anggota yang sudah dipindahkan, dapat memberikan semangat kepada regunya dengan tepuk tangan, sorak sorai dan yel-yel penyemangat. Permainan selesai, Kakak Pembina mengajak bertepuktangan dan _bernyanyi. Mengapresiasi kerja keras semua anggota regu, memberikan hadiah dan mengajak istrirahat sejenak. Permainan Pramuka Penggalang 106 c. Tahap akhir e Kakak Pembina menanyakan kepada para Penggalang apa pengalaman yang didapat melalui permainan ini, baik pada saat diskusi persiapan maupun pada saat pelaksanaan. e Pengalaman para Penggalang di catat poin- poinnya untuk selanjutnya didiskusikan e Kakak Pembina menunjuk salah satu orang Penggalang untuk memimpin diskusi dengan arahan dan bantuan dari Kakak Pembina. e — Selesai diskusi, Kakak Pembina menyimpulkan hasil-hasilnya dengan tidak lupa menanamkan nilai-nilai dan pengalaman baru bagi para Penggalang yang akan berguna bagi kehidupannya. 6. Dikusi dan Kesimpulan Sebagai media belajar dan menanamkan_nilai- nilai, maka melalui permainan dan diskusi, maka terbuka perluang untuk disismpulan hal-hal sbb: Kerjasama kelompok memberikan pelajaran bahwa yang kuat harus mau menolong yang lemah, yang lemah dengan segela keterbatasannya harus mampu memberikan kontribusi kepada yang kuat. Tidak akan ada kerjasama kelompok jika tidak ada semangaat “take & give” Dalam mencapai target, maka pemecahan masalah untuk merumuskan teknik dan strategi Buku Panduan Pramuka Penggalang aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. 1. Konsep Permainan "seven booms” sangat baik untuk melatih konsentrasi dan kemampuan berhitung para Pramuka Penggalang. Permainan ini sangat sederhana karena hanya membutuhkan kemampuan berhitung dan berkonsentrasi. Namun demikian, terampil berhitung saja tanpa bisa berkonsentrasi bisa mengakibatkan gagal dalam bermain, sebaliknya meski sudah konsentrasi penuh namun kurang cermat berhitung juga akan mengalami kegagalan pula. Permainan ini menjadi menarik dan meriah, jika dikombinasikan dengan tepuk tangan, nyanyi, menari dan berbagai atraksi lainnya. Permainan ini semakin lama akan semakin menegangkan jika pilihan angkanya makin tinggi dan makin sulit. 2. Alur Permainan « Pembina atau Pb Pembina mengatur pasukan Penggalang ke dalam sebuah lingkaran besar dan dalam posisi duduk, Kakak Pembina atau Pb Pembina berada di tengah lingkaran. e ~Sebelum bermain, Pembina atau Pb Pembina bisa mengantarkan permainan ini dengan menjelaskan arti penting konsentrasi dan pentingnya kemampuan matematis dalam kehidupan sehari- hari. e Pembina menjelaskan tentang makna permainan "seven booms” yang intinya adalah berhitung secara bergiliran, kemudian ketika tiba pada angka yang ada unsur tujuh, maka harus diganti Buku Panduan Pramuka Penggalang dengan kata-kata ”boom”. e Sebelum permainan mulai, Pembina atau Pb Pembina bisa mengajak para Penggalang untuk berlatih dahulu atau simulasi. e Permainan siap dimulai, Pembina atau Pb Pembina mengacak lingkaran lagi supaya berbeda dengan lingkaran yang digunakan saat simulasi. 3. Spesifikasi «Format : Permainan pasukan e = ~=Waktu : Fleksibel (disarankan tidak lebih dari 15 menit) ¢ = Tempat : Di dalam atau di luar ruangan 4. Manfaat e¢ ~=Melatih dan menguji konsentrasi para Penggalang e = Melatih kecerdasan mathematical para Penggalang e =Melatih untuk berpikir cepat dan bekerja cepat dan tepat. *¢ Melatihpentingnyakerjasamadanmemperhatikan orang di sekeliling dirinya. 5. Prosedur Bermain a. Tahap pemanasan dan penjelasan e Kakak Pembina berdiri di tengah-tengah lingkaran memberikan Salam Pramuka, membuka acara dengan nyanyi, tepuk tangan, cerita lucu atau bahkan meminta 1 atau 2 orang Penggalang untuk maju bermain bersama dengan Kakak Pembina. Permainan Pramuka Penggalang e Kakak Pembina menjelaskan tentang permainan "seven boms”, yaitu permainan berhitung dari satu orang ke orang lainnya secara berurutan, dengan ketentuan : e — Jika sampai pada hitungan kelipatan 7 (misal 7, 14, 21 dst), maka peserta tesebut harus menyebut kata ”booms”. e Kata “booms” juga tidak hanya angka kelipatan 7, namun termasuk jika jatuh pada hitungan yang ada unsur angka 7 (misalnya 17, 27, 70 dan sejenisnya), maka peserta juga harus menyebutkan kata “booms”. e Peserta yang berada di samping teman yang mendapat giliran menyebutkan kata “booms”, harus melanjutkan hitungan seperti biasa (misalnya, peserta menyebutkan booms pada angka ke-7, maka peserta selanjutnya melanjutkan menyebutkan angka delapan dan seterusnya). e Apabila peserta salah menyebutkan angka atau “booms”, maka peserta tersebut dianggap gugur dan harus dikeluarkan dari barisan. Lalu permainan diulang dengan menyebutkan angka satu dan seterusnya dimulai dari peserta setelah peserta yang gugur. e@ — Permainan dilanjutkan sampai semua peserta bersisa satu. Buku Panduan Pramuka Penggalang Pembina mengajak para Penggalang untuk mensimulasikan permainan yang sudah dijelasakan. Hasil simulasi didiskusikan sebentar, setelah semua Penggalang memahami, maka permainan dimulai. Pembina mengacak posisi lingkaran para Penggalang agar tidak sama dengan lingkaran saat simulasi. b. Tahap Pelaksanaan Permainan Kakak Pembina menunjukan 1 orang Penggalang yang akan dijadikan sebagai penghitung pertama. Kakak Pembina memberi aba-aba mulai. Para Penggalang mulai menghitung berurutan mulai dari Penggalang pertama yang menyebut angka 1, dilanjutkan Penggalang kedua yang menyebut angka 2, Penggalang berikutnya 3,4,5,6, Penggalang ketujuh berteriak lantang "booms”. Penggalang di sampingnya melanjutkan 8,9,10,11,12,13, Penggalang ke-14 berteriak booms’, Penggalang di sampingnya melanjutkan hitungan ke-15, 16, Penggalang ke-17 berteriak "booms”, demikian seterusnya. Penggalang yang salah, baik saat berkata ”booms” maupun melanjutkan hitungan, dianggap masuk kotak dan dikumpulkan jadi satu. Permainan Pramuka Penggalang 111 e Permainan dilanjutkan hingga dianggap cukup. Tahap Akhir e Kakak Pembina menanyakan kepada para Penggalang apa pengalaman yang didapat. e Pengalaman para Penggalang dicatat poin- poinnya untuk selanjutnya didiskusikan. e Kakak Pembina menunjuk salah satu orang Penggalang untuk memimpin diskusi dengan arahan dan bantuan dari Kakak Pembina. e — Selesai diskusi, Kakak Pembina menyimpulkan hasil-hasilnya dengan tidak lupa menanamkan nilai-nilai dan pengalaman baru bagi para Penggalang yang akan berguna bagi kehidupannya. Diskusi dan Kesimpulan e Berkonsentrasi dalam suasana yang riuh cenderung lebih sulit daripada dalam suasana yang tenang, oleh sebab itu dalam suasana riuh konsentrasi membutuhkan fokus. e Memahami apa tugas dan pekerjaan orang di kanan kiri kita berada akan sangat membantu untuk kesuksesan pekerjaan yang sedang kita laksanakan. e Kemampuan menghitung perlu terus dilatih sebab kemampuan menghitung secara cepat dapat menjadi alat yang baik untuk melatih konsentrasi, dsb. Buku Panduan Pramuka Penggalang 6. Penutup Permainan ini bisa digunakan untuk berbagai kelompok umur dengan modifikasi seperlunya, termasuk tidak harus angka 7, tidak harus jumlah, kelipatan, tetapi bisa juga berbagai “jenis operasi matematika” lainnya. Cc. PERMAINAN PRAMUKA: BEBEK BUTA httpi//wwaensiklopedtapramuka.com la da — PERMAINAN PRAMUKA : BEBEK BUTA 1. Kriteria: Final Challenge 2. Referensi: Boyscout of America, Andersen Consulting 3. Tujuan: a. Meningkatkan kemampuan peserta didik dalam membangun kerjasama tim b. Meningkatkan daya konsentrasi pesera didik untuk menerima informasi Permainan Pramuka Penggalang 113 114 e Meningkatkan kreativitas peserta didik dalam mencari jalan keluar menghadapi tantangan Meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara efektif Meningkatkan kebugaran tubuh peserta didik 4. Persiapan: a. Kakak Pembina sebagai fasilitator mempersiapkan rute permainan dengan berbagai rintangan yang memungkinkan pemimpin kelompok untuk berpikir memberikan instruksi secara jelas dan efektif. Jenis-jenis rintangan tersebut disusun sedemikian rupa agar pemimpin kelompok mampu menyusun instruksi secara jelas dan efektif, misalnya : awas merunduk, awas melompat pelan-pelan, tiga langkah ke depan belok kanan kemudian dua langkah belok kiri, dst. 5. Prosedur: a. Masing-masing kelompok diminta untuk membuat barisan memanjang ke belakang, dan ditutup matanya dengan kain penutup mata, kecuali peserta paling belakang. Peserta paling belakang di tiap kelompok tersebut bertindak sebagai pemberi aba-aba/perintah. Misalnya : jalan, lurus, belok, kanan, belok kiri, merunduk, angkat kaki tinggi-tinggi, dsb, dalam menelusuri rute/jalur perjalanan yang telah dibuat oleh Kakak Pembina. Buku Panduan Pramuka Penggalang 6. c. Penilaian kelompok bisa dilakukan berdasarkan waktu siapa yang terpendek waktu tempuhnya itulah pemenangnya. Misalnya untuk menelusuri rute tsb, diberi waktu 15 menit. Bila kelompok tersebut dapat mencapai finis dalam waktu 12 menit, maka diberi nilai 3 x 100 = 300. Gambar llustrasi Permainan Bebek Buta PERMAINAN PRAMUKA BEBEK BUTA 7. Diskusi & Obeservasi Selama permainan ini berlangsung akan timbul kecenderungan-kecenderungan yang bisa diambil sebagai bahan diskusi: a. Pengalaman apa yang peserta didik dapatkan ketika menerima instruksi hanya dari indera pendengaran. Bagaimana rasanya melaksanakan pekerjaan tanpa in- dera penglihatan Apa yang akan terjadi jika ada anggota kelompok yang tidak konsentrasi, sehingga salah menerjemahkan in- struksi Permainan Pramuka Penggalang Be d. Apa fungsi orang terdepan dan risiko apa yang timbul jika orang terdepan salah menerjemahkan instruksi. Apa pula fungsi anggota kelompok yang berada di ten- gah dalam menerima informasi. Adakah perbedaan peran antara orang terdepan, orang yang ditengah dan orang yang di belakang? (Diskusi bisa diarahkan untuk menggali makna sistem among yaitu : ing ngarso sung tulodo, ing madyo mbangun karso, tut wuri handayani - depan membawa keteladanan — di tengah memotivasi dan menggalang kerjasama — di belakang mengikuti sambil menginspirasi). e. Apa nilai dan pengalaman yang didapatkan dari per- mainan ini di samping nilai konsentrasi, makna indera penglihatan, intsruksi, dll. D. PERMAINAN PRAMUKA: KOALISI LABIL hetp/iwwivensiiopediapramuke.com % PERMAINAN PRAMUKA : KOALISI LABIL 1. Kriteria: Fun game Buku Panduan Pramuka Penggalang 2. Referensi: Silver Bullets 3. Tujuan: a. Mengembangkan potensi kepemimpinan peserta didik untuk membentuk kelompok yang solid b. Mengembangkan kecerdasan peserta didik dalam 4. Pre a. memecahkan masalah Meningkatkan kemampuan mengambilkeputusan dalam situasi yang kompetetif Meningkatkan kemaun kerjasama kelompok. Meningkatkan kebugaran jasmani osedur: Peserta dibagi empat kelompok, dan masing- masing kelompok memegangi ujung tambang untuk bersiap-siap menarik. b. Setelah semua siap di ujung tambang masing- masing, fasilitator member penjelasan aturan permainan dilanjutkan memberi kesempatan 2-3 menit untuk berdiskusi tentang strategi yang akan dilakukan. Fasilitator memegangi ring tepat di tengah arena. Setelah fasilitator memberi aba-aba_ mulai, fasilitator segera mundur agar tidak menghalang- halangi permainan. Kelompok yang tertarik masuk ke area “gugur bunga”, maka mereka dinyatakan kalah dan tidak bermain lagi pada tahap berikutnya. Permainan Pramuka Penggalang ty e. Permainan dilanjutkan dengan tiga kelompok, seperti permainan di atas. Akhirnya permainan hanya diikuti oleh dua kelompok, hingga keluarlah kelompok sebagai pemenang. f. Arena permainan di lapangan yang luas dan di luar area “gugur bunga” yang berbentuk bujur sangkar dengan panjang sisi 20 m (disesuaikan dengan panjang tambang dan jumlah peserta tiap kelompoknya) sebagai pusat permainan. Masing- masing kelompok atau mungkin akan berkoalisi dengan kelompok lain berusaha menarik agar kelompok “lawan” masuk ke area “gugur bunga”. Kelompok dinyatakan gugur/kalah jika satu orang atau anggotanya masuk ke area “gugur bunga”. 5. Gambar Denah Permainan epi eneaiapedupramita com DENAH PERMAINAN PRAMUKA : KOALISI LABIL 6. Observasi & Diskusi Selama permainan ini berlangsung akan timbul kecenderungan-kecenderungan yang bisa diambil sebagai Buku Panduan Pramuka Penggalang, bahan diskusi, seperti: a. Faktor apa yang mendorong sebuah kelompok memilih kelompok lain untuk — berkoalisi/ bekerjasama untuk memenangkan kompetisi b. Bagaimana sebuah kelompok membangun kerjasama tim, sehingga menjadi tim yang solid c. Bagaimana sebuah insiatif kepemimpinan bisa muncul dalam situasi kelompok yang “krisis” atau kelompok yang sedang menghadapi tantangan berat. d. Nilai-nilai apa yang ditemukan selama mengikuti permainan iniselain nilai kerjasama, kekompakan, kegembiraan, semangat perjuangan. E. PERMAINANPRAMUKA:SOCIALGAMES “MERAJUT BENANG KUSUT” bttp://werw.ensiklopediapramuka.com © git ha OUT DOOR GAMES PERMAINAN ALA PRAMUKA : MERAJUT BENANG KUSUT 1. Kriteria: Social Games Permainan Pramuka Penggalang 119 2. Referensi: Boyscout of America, Andersen Consulting 3. Tujuan: a. Peserta didik mampu menghayati proses lahirnya sebuah kepemimpinan, b. Peserta didik mampu memprakarasi atau mengambil inisiatif © membangun proses komunikasi yang efektif c. Peserta didik memperbaiki proses kerjasama kelompok agar menjadi kelompok yang efektif 4. Lokasi: 5. Pr a. Outdoor - lapangan terbuka osedur: Jumlah peserta dalam permainan ini harus genap dan dengan jumlah anggota yang tidak terlalu besar disarankan 10 sampai 20 orang. b. Peserta berdiri dan membentuk lingkaran kecil dengan posisi bahu saling bersentuhan. Peserta menjulurkan kedua tangan ke dalam lingkaran. Peserta diminta untuk memegang tangan kawan yang ada di depannya, dengan syarat tidak memegang tangan 1 orang yang sama (misalnya si kanan si A sudah memegang tangan kiri si F, maka tangan kiri si A harus memegang tangan kanan atau kiri kawan selain si F). Buku Panduan Pramuka Penggalang Jika semua tangan sudah saling berpegangan, maka akan terbentuk “simpul tangan yang ruwet dan saling tumpang tindih”. Kakak Pembina kemudian memberi instruksi para peserta untuk membuat lingkaran besar tanpa melepas pegangan tangan dengan temannya. Instruksi di atas akan sulit dilakukan oleh para peserta, Kakak Pembina memberi kesempatan para peserta untuk berdiskusi dan terus mencoba untuk membuat lingkaran dimaksud Jika anggota kelompok sudah terlihat frustasi karena tidak menemukan jalan keluar, maka Kakak Pembina memberi instruksi baru, yaitu dengan memberi satu kali kesempatan untuk melepaskan satu pegangan tangan agar dapat membentuk lingkaran. Untuk melaksanakan instruksi kedua tersebut peserta diperbolehkan diskusi danterus mencoba. Kakak Pembina juga dapat memberikan bantuan misalnya untuk mempermudah bisa dimulai dari 4 orang yang melepaskan satu tangan, kemudian 6 atau 8 orang, dst hingga semua peserta dapat melepaska 1 tangan dan membentuk lingkaran besar. Seluruh proses permainan ini akan sangat menyenangkan, membangun diskusi, semangat mencoba dan terus mencoba dengan susah payah serta akan membangun kegembiraan dan Permainan Pramuka Penggalang kebahagiaan yang besar jika para peserta mampu bekerjasama mengurai “simpul tangan yang ruwet dan saling tumpang tindih”. 6. Observasi & Diskusi: timbu Selama proses permainan ini berlangsung akan | kecenderungan-kecenderungan yang bisa dijadikan bahan diskusi, yaitu: a. Semangat untuk menyelesaikan masalah akan menumbuhkan banyak peserta berinsiatif. Inisiatif yang tidak terkordinasi dan sinergi tidak akan bisa digunakan sebagai bahan menyelesaikan masalah. b. Instruksi-instruksi yang diberikan Kakak Pembina akan menantang para peserta untuk “mencoba - gagal - berdiskusi - mencoba - gagal - berdiskusi, dst”. Situasi ini akan memberikan pemahaman tentang pentingnya kerjasama. Kerjsama kelompok dengan semangat “take & give” dapat menjadi alat pemecahan masalah dan alat mencapai prestasi bersama. Kecenderungan-kecenderungan di atas dan juga pendapat apa yang dirasakan peserta digunakan sebagai bahan diskusi di akhir permainan dengan fokus diskusi menjawab apa itu kepemimpinan, kordinasi, kerjasama kelompok, proses komunikasi yang efektif, dsb. Buku Panduan Pramuka Penggalang BAB XV SANDI MORSE A. SANDI MORSE Morse sebenarnya nama orang Amerika yang menemukan sebuah cara agar setiap manusia dapat saling berhubungan. Cara tersebut ditemukan pada 1837, tetapi baru dapat diterima untuk dipergunakan di seluruh dunia tahun 1851 dalam konferensi internasional. Semboyan morse dapat dilakukan dengan berbagai cara, antara lain: 1. 2s 3). Suara, yaitu dengan menggunakan peluit. Sinar, yaitu dengan menggunakan senter. Tulisan, yaitu dengan menggunakan titik (.) dan setrip -). Bendera, yaitu dengan bendera morse. Berikut ini adalah kode morse yang telah disepakati bersama. COMNOMAWN= A B ° c P D Q E R E s G T H U 1 Vv J w K x L Y M 1 ! N SANDI MORSE B. TRIK CEPAT MENGHAFAL MORSE Kadang kita kesulitan menghafal atau mengingat kembali isyarat morse, apalagi jika kita jarang berlatih secara periodik. Berikut ini tip menghafal morse dengan cepat. Lihat gambar di bawah ini: Buku Panduan Pramuka Penggalang Petunjuk penggunaan: it Gambar di atas terbagi menjadi dua bagian, kanan dan kiri. Cara membacanya dari atas ke bawah. Blok putih menunjukkan kode titik (.) dan blok hitam kode strip (-). Contoh sebelah kiri: Jika isyarat menunjukan satu kali putih sama dengan satu kali titik, artinya huruf E. Contoh lain: ( dibaca dari atas, ya) putih-putih-putih- putih artinya 4 titik ( .... ). Berarti huruf H. Hitam-hitam-putih artinya 2 strip 1 titik (- - .). Berarti huruf G. Ingat blok sebelah kiri selalu diawali dengan blok titik (putih) dan blok kanan selalu diawali dengan blok strip (hitam). Sandi Morse 126 Buku Panduan Pramuka Penggalang BAB XVI SEMAPHORE Sererrore (dalam bahasa Indonesia, kata yang baku adalahsemafor) menjadisalah satu teknik kepramukaan tentang penyampaian isyarat berita di samping morse. Penyampaian isyarat semaphore dilakukan dengan menggunakan sepasang bendera. Bendera berukuran 40 x 40 cm dengan tongkat pegangan sepanjang 50 cm. Tidak ada ketentuan yang mengikat terkait warna bendera semaphore, namun yang umum digunakan terutama dalam gerakan Pramuka adalah warna kuning dan merah bersilangan. Seorang Pramuka Tengah Memberikan Isyarat Semaphore A. CARA MUDAH DAN CEPAT BELAJAR SEMAPHORE Salah satu cara paling mudah dan cepat dalam menghafalkan kode isyarat semaphore adalah dengan menggunakan metode “8 Penjuru Mata Angin” atau terkadang disebut juga sebagai metode “Jarum Jam”. Dengan metode ini, menghafalkan semaphore tidak dilakukan urut sesuai dengan urutan abjad, namun dihafalkan per kunci yang terdiri atas 7 kunci. Dalam metode ini posisi tangan disusun dalam 8 titik di sekeliling tubuh yang meliputi titik di bawah tubuh, kiri bawah tubuh, samping kiri tubuh, kiri atas tubuh, atas tubuh, kanan atas tubuh, samping kanan tubuh, dan kanan bawah tubuh. Selengkapnya lihat gambar berikut: LINGKARAN SEMAPHORE Lingkaran Semaphore Metode 8 Penjuru Mata Angin Dalam metode belajar semaphore ini, kode isyarat semaphore per hurufnya dibentuk dari posisi dua tangan sesuai dengan 7 kunci. Masing-masing kunci ditandai dan dinamai sesuai posisi salah satu tangan, sehingga: Buku Panduan Pramuka Penggalang aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. 130 1) |[Sdan6 = |TANDAANGKA |(3) |5 Dan6 =/Huruf V 2) |Sdan7 = |HurufJ 6. Kunci 6: Salah satu tangan berada di titik 6 dan tangan kedua berada di titik 7-8 sehingga terbentuk 2 huruf (kode isyarat semaphore) yang terdiri atas: (1) |édan7 = [Hurufw |(2) [édang = [Hurufx | 7. Kunci 7: Salah satu tangan berada di titik 7 dan tangan kedua berada di titik 8 sehingga terbentuk 1 huruf (kode isyarat semaphore), yaitu: (a) [7dan8 = [Hurufz I Untuk lebih memperjelas tentang kode isyarat semaphore masih-masing huruf, lihat gambar berikut: ISYARAT SEMAPHORE Kode Isyarat Semaphore per Kunci Buku Panduan Pramuka Penggalang aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. BAB XVII PIONEERING DA DALAM PRAMU. [P A. PENGERTIAN PIONEERING DAN TALI TEMALI Menurut asal katanya, pioneering berarti bangunan darurat, yakni pembuatan suatu bentuk bangunan dengan menggunakan alat dasar tali dan tongkat. Seorang anggota Pramuka diharapkan memiliki keterampilan khusus dalam menggunakan alat ini karena keduanya merupakan alat- alat dasar yang sangat berguna dalam kehidupan sehari- hari dikarenakan multifungsinya dan dikarenakan sangat sistematisnya. Pioneering sendiri diambil dari kata pionir yang mempunyai arti “penganjur; pelopor; perintis jalan; pembuka jalan:” (Kamus Besar Bahasa Indonesia). Atau diambil dari bahasa Inggris ‘pioneering’ yang berarti ‘kepeloporan’. Dalam kepramukaan pioneering merupakan keterampilan dalam pembuatan bangunan darurat dengan aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. 2. Simpul Mati gunanya untuk menyambung dua utas tali yang sama besar dan tidak licin. Selain itu dapat juga digunakan untuk mengakhiri suatu ikatan agar ikatan tidak kendur. Ta 3. Simpul Hidup gunanya untuk mengikat tiang dan mudah dilepaskan kembali. SIMPUL HIDUP 4. Simpul Anyam Tunggal gunanya untuk menyambung dua utas tali yang tidak sama besar dan kering. SIMPUL ANYAM (SHEET BEND) Pioneering dan Tali Temali dalam Pramuka aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. 12. 13. Kegunaan simpul pangkal ialah untuk memulai dan mengakhiri sebuah ikatan. Simpul Tiang adalah simpul yang memiliki sifat yang tetap dan tidak akan kendur walau ditarik. Oleh karena itu, simpul tiang sering digunakan untuk mengikat leher hewan sehingga dapat bergerak leluasa dan tidak tercekik. Simpul Tiang Berganda, gunanya untuk mengangkat atau menurunkan benda/manusia. Buku Panduan Pramuka Penggalang aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. SIMPUL TARIK Fit C. MACAM-MACAM IKATAN BESERTA KEGUNAANNYA eZ ° 1. Ikatan Palang, gunanya untuk menautkan dua tongkat atau kayu yang posisinya saling tegak lurus. Ikatan palang berguna untuk mengikat dua buah tongkat yang saling bersilangan. Ikatan palang menghasilkan sebuah profil yang kuat sehingga sering dan cocok untuk dipakai pada profil-profil bangunan pioneering. PramukaRia 2. Ikatan Silang, sebenarnya mempunyai kemiripan dengan ikatan palang, hanya saja ikatan silang biasa dipakai untuk ikatan yang sifatnya sanggahan, seperti sanggahan jembatan monyet dan lain sebagainya. FT) Buku Panduan Pramuka Penggalang aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. Amerika itu tidak digunakan oleh kegiatan sipil. Menurut rencana, pemerintah Indonesia akan mengorbitkan satelit sejenis dan mengoperasikannya. Jadi untuk perkembangan dunia petualangan, alat ini memang perlu dipelajari dan mempunyai prospek yang baik. Cc. f. CARA MEMPERGUNAKAN KOMPAS Letakkan kompas di atas permukaan yang datar, setelah jarum kompas tidak bergerak maka jarum tersebut dan menunjukkan arah utara magnet. Bidik sasaran melalui visir (celah pada kaca pembesar), setelah itu miringkan kaca pembesar kira-kira bersudut 50° dengan kaca dial. Kaca pembesar tersebut berfungsi untuk: a. Membidik ke arah visir, membidik sasaran. b. Mengintai derajat kompas pada dial. Apabila visir diragukan karena kurang jelas terlihat dari kaca pembesar, luruskan garis yang terdapat pada tutup dial ke arah visir, searah dengan sasaran bidik, agar mudah terlihat melalui kaca pembesar. Apabila sasaran bidik 30° maka bidiklah ke arah 30°. Sebelum menuju sasaran, tetapkan terlebih dahulu titik sasaran sepanjang jalur 30°. Carilah sebuah benda yang menonjol/tinggi di antara benda lain di sekitarnya, sebab route ke 30° tidak selalu datar atau kering, kadang-kadang berbencah-bencah. Di tempat itu kita melambung (keluar dari route) dengan tidak kehilangan jalur menuju 30°. Alat Bantu Kompas 169 170 . Sebelum bergerak ke arah sasaran bidik, perlu ditetapkan terlebih dahulu sasaran balik (back azimuth atau back reading) agar kita dapat kembali kepangkalan apabila tersesat dalam perjalanan. . CARA MELIHAT KOMPAS DAN MEMBIDIK SASARAN Rumus Back Azimuth/Back Reading . Apabila sasaran kurang dari 180° = ditambah 180° O*- 180° = X + 180° . Apabila sasaran lebih dari 180° = dikurang 180° 180° — 360° = X — 180° Contoh: 30° sasaran baliknya adalah 30°+ 180° = 210° 240° sasaran baliknya adalah 240° — 180° = 60° Buku Panduan Pramuka Penggalang BAB XX PBB ( PERATURA' BERBARIS ) A. PENGERTIAN BARIS BERBARIS Baris berbaris ialah suatu wujud latihan fisik yang diperlukan guna menanamkan kebiasaan dalam tata cara kehidupan yang diarahkan kepada terbentuknya suatu perwatakan tertentu. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. BAB XxiIll SKK & TKK WAJIB PRAMUKA PENGGALANG 10 SKK & TKK WAJIB PRAMUKA PENGGALANG: SKK Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K). SKK Pengatur Rumah SKK Pengamat SKK Juru Masak SKK Berkemah SKK Penabung SKK Penjahit SKK Juru Kebun SKK Pengaman Kampung 10. SKK Gerak Jalan 2 ie St gh i Be ee Mempunyai pengetahuan tentang obat-obatan/ ramuan yang dapat digunakan untuk pertolongan pertama pada kecelakaan, Mengetahui nama, alamat, nomor telepon puskesmas (poliklinik), rumah sakit, dan dokter setempat. Untuk mencapai SKK P3K Tingkat Madya, seorang Penggalang harus: a. b. Telah memenuhi SKK PPPK Tingkat Purwa. Sebagai seorang anggota regu penolong (bukan pemimpin) yang terdiri atas 4 @ 5 orang, melakukan pertolongan pertama pada kecelakaan (tiruan) yang dibuat oleh penguji, secara terperinci, tepat, dan cepat sesuai dengan aturan PPPK (perlu diperhatikan keterangannya, kecepatan, kerja sama, dan lain-lain). Mengetahui cara dan dapat menyampaikan secara lisan, tertulis, atau melalui telepon (kepada dokter, rumah sakit, polisi, atau keluarganya). Mengetahui cara dan dapat melakukan dengan baik cara-cara pernapasan tiruan. Mengetahui cara dan dapat mengangkut penderita melalui rintangan-rintangan/gang sempit, melaiui kolong, menyeberang parit, melewati pagar/ tembok, naik-turun tangga, dan lain-lain, dengan atau tanpa tandu. Skk & Tkk Wajib Pramuka Penggalang cA lain, dan lain-lain, atau (2) Dapat membuat sedikitnya tiga macam benda hiasan, misalnya dengan menggunakan bambu, tempayan, payung, janur, tempurung, sabut atau kayu, dan lain-lain. Untuk mencapai SKK Pengatur Rumah Tingkat Utama, seorang Penggalang harus: at Telah memiliki TKK Pengatur Rumah Tingkat Madya. Dapat mengatur dan menghias: (1) ruangan tamu pada peralatan perkawinan atau khitanan, (2) ruang pengantin atau khitanan, (3) kursi mempelai atau panggung, dengan memperhatikan keadaan ruang, jumlah undangan, jalan untuk tamu dan pembawa konsumsi, tempat pidato, tempat pertunjukan kesenian, dan lain-lain. Dapat memelihara dan membersihkan perabot rumah tangga, supaya tahan lama dan kelihatan tetap baru. Misalnya meja, kursi, patung almari, barang dari logam, barang dari gelas atau kaca, dan lain-lain. Dapat mengatur dan mengubah ruangan pameran (etalase) sesuai dengan keadaan dan kebutuhan pada saat itu, misalnya pada peringatan 17 Agustus, pada hari ulang tahun, peringatan Natal, hari raya Idul Fitri, dan lain-lain. Buku Panduan Pramuka Penggalang aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. we wv PRINSIP-PRINSIP PPPK Menolong secara Tepat Pertolongan secara tepat pada korban harus memperhatikan: a. Tujuan PPPK. b. Cedera pada bagian mana yang harus ditolong. Menolong secara Cepat Pertolongan secara cepat diberikan kepada penderita dengan cara PPPK yang sesuai. Menolong yang Sifatnya Sementara Pertolongan yang bersifat sementara adalah dengan cara menolong korban sebelum dibawa ke rumah sakit. MENGENAL PERALATAN PPPK DAN PENGGUNAANNYA Alat-alat (Peralatan) PPPK Kapas, perban/pembalut, kasa steril, plester gulung, plester tunggal seperti “Tensoplas” dan band aid, kain pembalut yang lebar untuk kecelakaan yang berat, mercurorochrome/obat merah, boorwater, dan au de cologne untuk membangunkan orang pingsan, gelas pencuci mata, gunting kecil/ besar, dan jepitan/pinset. Kegunaan Alat-alat PPPK a. Untuk menutupi luka. b. Untuk penekanan pada bagian yang luka. c. Untuk mempersempit ruang gerakan. d, Untuk mengikat spalk (bidai). Pertolongan Pertama pada Kecelakaan eae av Be Macam-macam Pembalut dan Cara Penggunaannya a. b. Pembalut Segitiga: Bentuknya seperti segitiga sama kaki/sama sisi. Pembalut Gulung: Kegunaannya untuk luka pada jari kaki dan jari tangan Cara penggunaanya sebagai berikut: 1) Bungkus disobek dan tariklah tali yang sudah tersedia. 2) Ujung-ujung pembalut dipegang dengan kedua tangan dan gulungkan. 3) Luka ditekan dan balut dengan pembalut/kain kasa yang berada di atas kompres. 4) Balut tangan. 5) Balut penggendong tangan. 6) Balut lutut. 7) Balut kaki. Anggota badan yang patah harus diberi bidai (spa/k) sebelum korban dipindahkan. Gunakanlah lipatan surat kabar, tongkat, papan, tali, dasi, kaus kaki panjang, atau bahan apa saja yang mudah didapat. KETERAMPILAN PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN Keterampilan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (PPPK) merupakan salah satu kegiatan kepramukaan yang memberikan bekal peserta didik dalam hal pengalaman: Buku Panduan Pramuka Penggalang 1, Kewajiban diri untuk mengamalkan kode kehormatan Pramuka. 2. Kepeduliannya terhadap masyarakat/orang lain. we Kepeduliannya terhadap usaha meningkatkan citra gerakan Pramuka di masyarakat. Keterampilan Pertolongan Pertama pada Kecelakaan dan Pengetahuan Praktis tentang Kesehatan merupakan alat pendidikan bagi para Pramuka selaras dengan perkembangannya agar mampu menjaga kesehatan dirinya dan keluarga serta lingkungannya, dan mempunyai kemampuan yang mantap untuk menolong orang lain yang mengalami kecelakaan. 1. Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) a. P3K bagi Pasien yang Berhenti Bernapas 4g: Feterban autet te ma (4, Thuy Keras-keras, ——— Kalau napas seseorang tiba-tiba berhenti, apa pun latar belakangnya, harus segera dilakukan napas buatan. Cara yang paling praktis dan efisien untuk menyelamatkan nyawa orang tersebut adalah dengan jalan meniupkan napas ke paru-paru korban. Langkah- langkah pertolongan dengan napas buatan dari mulut ke mulut/hidung sebagai berikut: Pertolongan Pertama pada Kecelakaan 1) Kepala korban diletakkan dengan posisi dagu mendongak ke atas. 2) Rahang ditarik sampai mulut terbuka. 3) Penolong membuka mulut lebar-lebar dan ditempelkan ke mulut korban rapat-rapat dan pencet hidung atau tutup hidung korban dengan pipi, atau dapat juga dengan jalan tutup mulut korban rapat-rapat selanjutnya penolong menempelkan mulutnya ke hidung korban dan meniupnya. 4) Tiup ke mulut/hidung korban, kepada: a) Orang dewasa secara teratur dan kuat ditiupkan 12 kali tiupan pada setiap menit. b) Anak-anak ditiupkan 20 kali tiap menit. b. P3K bagi Korban Sengatan Listrik j 1) Penolong hendaknya berdiri di atas karet, karton, papan, atau karpet kering. Buku Panduan Pramuka Penggalang 2) 3) Gunakan tongkat /papan kering untuk menarik atau mendorong kawat beraliran listrik yang menempel pada tubuh korban. Setelah kontak dengan aliran listrik tak ada lagi, segera lakukan napas buatan sampai bantuan medis datang. P3K bagi Pasien yang Menderita Pendarahan Parah Luka hendaknya ditutup kain kasa kompres yang steril, selanjutnya kain kasa kompres tersebut ditekan kuat-kuat dengan tangan sampai pendarahan berhenti. Untuk menutup luka biasa juga menggunakan bahan yang bersih lainnya, misalnya kasa steril, saputangan bersih lainnya, handuk, atau sobekan sprei yang semuanya sudah dicuci dan disetrika. Kalau tidak tersedia peralatan yang steril, jangan ragu-ragu lagi menggunakan baju kotor atau tangan telanjang untuk menekan bagian Pertolongan Pertama pada Kecelakaan 245 aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. 1) Tanda-Tanda Shock: 2) 3) a) b) c) d) e) f) g) h) Denyut nadi cepat tapi lemah. Merasa lemas. Muka pucat. Kulit dingin, keringat dingin di kening dan telapak tangan, kadang-kadang pasien menggigil. Merasa haus. Merasa mual. Napas tidak teratur. Tekanan darah sangat rendah. Pertolongan Pertama Mengurangi Shock: a) b) c) d) Menghentikan pendarahan. Meniadakan hambatan-hambatan pada saluran napas. Memberi napas buatan. Menyelimuti dan meletakkan penderita pada posisi yang paling menyenangkan. Langkah-langkah Pelaksanaan Pertolongan Pertama Mengurangi Shock: a) Baringkan korban dengan posisi kepala sama datar atau lebih rendah dari tubuh, dengan tujuan menambah aliran darah ke jantung dan otak. (Bila kaki tidak patah, tungkai dapat ditinggikan 30-45 cm di atas posisi kepala.) Pertolongan Pertama pada Kecelakaan cau Pais b) c) d) e) f) Selimuti pasien dan hindarkan dari lantai serta udara dingin. Usahakan pasien tidak melihat lukanya. Pasien/penderita yang sadar, tidak muntah, dan tidak mengalami luka di perut, dapat diberi larutan shock yang terdiri dari: - 1sendok teh garam dapur - Y%’sendok teh tepung soda kue - 4-5 gelas air - dan bisa juga ditambah air kelapa/kopi kental/teh Perlakukan pasien dengan lemah lembut, sebab rasa nyeri akibat penanganan yang kasar bisa menjerumuskan korban pada shock yang lebih parah. Cepat-cepat panggil dokter. e. P3K bagi Pasien yang Menderita Patah Tulang 1) Tanda-tanda Patah Tulang a) b) c) d) e) Penderita tidak dapat menggerakkan bagian yang luka. Bentuk bagian yang terkena tampak tidak normal. Ada rasa nyeri kalau digerakkan. Kulit tidak terasa kalau disentuh. Pembengkakan dan warna biru di sekitar kulit yang luka. Buku Panduan Pramuka Penggalang — Usahakan pembalut merentang dari siku sampai ke punggung jemari. — Aturlah gendongan tangan ke leher sedemikian rupa sehingga ketinggian ujung-ujung jari hanya 7,5-10 cm dari siku. b) Patah Tulang Lengan Atas (Siku ke Bahu) (yu Buauiah pembelat te: aiproieer ovine tang yang harus dito pane Kalau jemari membiru longgarkan pembelat. — Letakkan tangan perlahan-lahan ke samping tubuh dalam posisi sealami mungkin. Pertolongan Pertama pada Kecelakaan Ea aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. wilayah yang lebih besar kemudian dimekarkan menjadi dua bagian. Beberapa provinsi yang dimekarkan di antaranya adalah Provinsi Riau yang dimekarkan menjadi dua provinsi, yaitu Provinsi Riau dan Provinsi Kepulauan Riau; Provinsi Papua Barat yang sebelumnya merupakan bagian dari Provinsi Irian Jaya; dan Provinsi Banten yang sebelumnya adalah bagian dari Provinsi Jawa Barat. Tujuan dan maksud dari pemekaran ini adalah untuk meningkat efisiensi dalam penerapan pemerataan pembangunan. A. DAFTAR 34 PROVINSI DI INDONESIA Berikut ini adalah daftar 34 provinsi di Indonesia beserta ibu kota, tanggal berdiri, dan luas wilayahnya. No.| Nama Provinsi | IbuKota | Tanggal Berdiri_| Luas Wilayah | 1. |Nanggroe Aceh [Banda Aceh (07 Desember 1956 |57.956,00 km? Darussalam 2. Sumatera Utara Medan 17 Desember 1956 |72.981,23 km? 3. Sumatera Barat [Padang 31 Juli1958 42.012,89 km? 4. \Riau Pekanbaru 31 Juli 1958 {87.023,66 km? 5. |Kepulauan Riau [Tanjung 225 Oktober 2002 |[8.201,72 km? pinang 6. |Kepulauan Pangkal 4 Desember 2000 |16.424,06 km? Bangka Belitung Pinang 7. ambi jambi 31 Juli 1958 (50.058,16 km? 8. Sumatera Palembang [15 Agustus 1950 = (91.592,43 km* Selatan 9. [Bengkulu Bengkulu 12 September 1967|19.919,33 km? 10. |Lampung Bandar 113 Februari 1964 [34.623,80 km? Lampung 11. |DKI Jakarta jakarta 10 Februari 1965 664,01 km? 12. awa Barat Bandung 4 Juli 1950 35.377,76 km? 13. |Banten Serang 17 Oktober 2000 9.662,92 km? Buku Panduan Pramuka Penggalang No.| Nama Provinsi Ibu Kota Tanggal Berdiri Luas Wilayah 14. Jawa Tengah Semarang 4 Juli 1950 [32.800,69 km? 15.|DI Yogyakarta Yogyakarta {04 Maret 1950 [3.133,15 km? 16. awa Timur Surabaya 4 Maret 1950 \47.799,75 km? 17. Bali [Denpasar 14 Agustus 1958 _|5.780,06 km? 18.|Nusa Tenggara Mataram 4 Agustus 1958 |18.572,32 km? Barat 19.|Nusa Tenggara Kupang 14 Agustus 1958 /48.718,10 km? [Timur 20. Kalimantan Pontianak 7 Desember 1956 |147.307,00 km? Barat 21. \Kalimantan Palangkaraya |23 Mei 1957 153.564,50 km? Tengah 22. \Kalimantan [Banjarmasin |07 Desember 1956 /38.744,23 km? Selatan 23. |Kalimantan Samarinda 2 Juli 1958 204.534,34 km? [Timur 24. |Kalimantan Tanjung Selor |25 Oktober 2012 |75.467,70 km?" Utara 25. {Sulawesi Utara [Manado 13 Desember 1960 |13.851,64 km? 26.|Gorontalo (Gorontalo 22 Desember 2000 /11.257,07 km? 27. {Sulawesi Tengah Palu 23 September 1964/61.841,29 km? 28. Flan Kendari 23 September 1964/38.067,70 km? enggara 29. Sulawesi Selatan/Makassar 1L3 Desember 1960 |46.717,48 km? 30. Sulawesi Barat Mamuju 5 Oktober 2004 |16.787,18 km? 31. Maluku (Ambon ‘1 Juli 1958 [46.914,03 km* 32.|Maluku Utara [Ternate 4 Oktober 1999 _[31.982,50 km? 33. |Papua Jayapura 110 September [319.036,05 km? 34. [Papua Barat [Manokwari 4 Oktober 1999 [99.671,63 km? Pembagian Wilayah Provinsi di Indonesia Ey Catatan: - Data Jumlah Penduduk dan Luas Wilayah dikutip dari Buku Induk Kode dan Data Wilayah 2013 Kementerian Dalam Negeri. - Khusus Provinsi Kalimantan Utara, data Luas Wilayah dikutip dari situs Pemerintah Kalimantan Utara. B. LIMA PULAU TERBESAR DI INDONESIA Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia yang memiliki puluhan ribu pulau. Menurut CIA World Factbook, Indonesia memiliki luas wilayah 1,904,569 km? dengan jumlah pulau sebanyak 17,508 pulau. Tiga pulau di antaranya dibagi menjadi dua atau tiga wilayah negara. Pulau Papua yang merupakan pulau terbesar kedua di dunia ini dibagi menjadi dua wilayah negara di mana bagian Baratnya dikuasai oleh Indonesia dan bagian Timur dikuasai oleh Papua Nugini. Pulau Timor juga dibagi menjadi dua wilayah yang bagian Baratnya merupakan salah satu Provinsi Indonesia, yaitu Nusa Tenggara Timur dan bagian Timurnya adalah Negara Timor Leste. Buku Panduan Pramuka Penggalang aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. eer (sing.) Majelis Pembimbing Daerah; Mabi di Mabida tingkat Daerah/Provinsi. A (sing.) Majelis Pembimbing Gugus Depan. Mabi Mablgus “KN aide, eee . ‘ sing.) Majelis Pembimbing Nasional; Mabi di Mabinas See Nasional/Pusst ° ” sing.) Majelis Pembimbing Ranting; Mabi di Mabiran ee paiiting/Kecaiatai 5 (bhs) Tengah; Tingkatan kedua TKK Penggalang, Madya Penegak, dan Pandega. MCK (sing.) Mandi Cuci Kakus; Kamar Mandi dan WC. (sing.) Musyawarah Gugus Depan. Merupakan Mugus kekuasaan tertinggi dalam Gudep. Dilaksanakan 3 tahun sekali. (sing.) Musyawarah Nasional. Merupakan Munas kekuasaan tertinggi dalam gerakan Pramuka, ____dilaksanakan 5 tahun sekali. Mula Tingkatan pertama SKU Siaga. Manggar _| Bunga Kelapa; Sebutan untuk TKU Penggalang. _ Maping Pemetaan; terdiri atas Peta Pita, Peta Perjalanan, Peta Lokasi. | (sing.) Musyawarah Cabang. Merupakan Muscab kekuasaan tertinggi di Kwartir Cabang gerakan Pramuka. Dilaksanakan 5 tahun sekali. (sing.) Musyawarah Daerah. Merupakan Musda kekuasaan tertinggi di Kwarda gerakan Pramuka. Dilaksanakan 5 tahun sekali. (sing.) Musyawarah Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega Putri Putra. Salah satu Muspanitra agendanya adalah laporan pertanggungjawaban Dewan Kerja dan pemilihan Dewan Kerja yang baru. Muspanitra dilaksanakan di Kwartir Ranting hingga Kwartir Nasional. Buku Panduan Pramuka Penggalang (sing.) Musyawarah Ranting. Merupakan Musran kekuasaan tertinggi dalam Kwarran. Dilaksanakan 3 tahun sekali. (sing.) Memanfaatkan Waktu Terluang; Istirahat; Mwt Biasa digunakan dalam kegiatan-kegiatan kepramukaan seperti kemah, Muspanitra, Raimuna dan lain-lain. P Istilah Pengertian Pack (inggris) Perindukan Siaga. Padvinder | Sebutan untuk Pramuka pada masa penjajahan Belanja. sebutan atau panggilan untuk Pembantu Pakcik Pembina Siaga Putra. Pam 07 | pembina Saka. Saka Pandega Pramuka usia 21-25 tahun. Sebutan untuk Pramuka sebelum tahun 1961, Pana yang dicetuskan oleh KH. Agus Salim setelah Belanda melarang kata Padvinder digunakan oleh organisasi kepramukaan pribumi. Sketsa pemandangan; salah satu materi Panorama kepramukaan, yaitu dengan menggambar suatu kondisi geografis suatu medan dalam bentuk gambar sketsa. (bhs) Tempat suku berkumpul; Satuan Pramuka Pasukan Penggalang yang terdiri atas 40 orang atau 4-5 regu. Patrol (inggris) Regu. Penegak Anggota gerakan Pramuka yang usia 16-20 tahun. Penggalang | Pramuka usia 11-15 tahun. Daftar Istilah Kepramukaan 355 356 Pembantu Sebutan untuk para pembantu Pembina dalam Pembina mendidik kepramukaan. a Sebutan untuk Pendidik dalam gerakan Pembina Pramuka. Pembina | Pengelola gugus depan yang dipilih dalam Gudep musyawarah gugus depan. Pembina Pembina yang mendidik sesuai dengan golongan usia didik (Siaga/Penggalang, dan Satuan lain-lain); Pembina dalam satuan Pramuka (Perindukan/Pasukan/Ambalan/Racana). Perindukan (bhs) tempat berkumpul anak cucu; Satuan . Pramuka Siaga yang terdiri atas 40 orang atau Siaga 4-5 barung. Persabhara (sing.) Perkemahan Saka Bhayangkara. Pertemuan Pramuka Siaga dalam bentuk Pesta Siaga perlombaan yang bersifat mendidik dan Pesta Karya menyenangkan. Pertemuan anggota Saka dalam bentuk kegiatan bersama. Pinsa (sing.) Pimpinan Sangga. | Pinru _(sing.) Pimpinan Regu. Pinrung (sing.) Pimpinan Barung. Pionering (bhs) Keperintisan; bangunan darurat. . Secarik kain/pita merah putih yang diikatkan Pitaleher i elingkar (leher) di kerah baju Pramuka putri. Brgdand (sing.) Pemimpin Sangga Utama; Ketua Dewan Ambalan Penegak; Ketua Dewan Saka. (sing.) Praja muda karana, yang berarti rakyat Pramuka muda yang suka bekerja, sebutan untuk anggota gerakan Pramuka. Pramuka eo oe se . Utaifia Pramuka tertinggi; dijabat oleh Presiden RI. Batam’ (sing.) Pemimpin Regu Utama; [Ketua Dewan Pasukan Penggalang]. Buku Panduan Pramuka Penggalang 358 Sangga Sangga Kerja (bhs) Gubug; satuan terkecil Pramuka Penegak yang terdiri atas 5-10 orang, dipimpin oleh seorang Pinsa. Sangga yang dibentuk atas suatu tugas atau pekerjaan tertentu; panitia kegiatan. SAR Setangan Leher (sing.) Search and Rescue; cari dan selamatkan; ‘salah satu krida dalam Saka Bhayangkara. Kacu/kain berwarna merah_ putih yang idikenakan di leher Pramuka putra; Scout (inggris) Pramuka Penggalang Putra. ‘Scouter (inggris) Pembina Pramuka Penggalang Putra. iaga ‘Anggota gerakan Pramuka yang berusia 7-10 tahun. Sistem Among Metode kepemimpinan yang digagas oleh Ki Hajar Dewantoro. Menurut metode itu, iseorang pemimpin harus berpegang pada prinsip; Ing ngarso sung tuladha (di depan memberi contoh), Ing madya mangun karsa (di tengah membangun kehendak), dan Tut wuri handayani (di belakang memberikan \dorongan). Six (inggris) Barung. lee (sing.) Syarat-syarat Kecakapan Khusus; syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan TKK. SKU (sing.) Syarat-syarat Kecakapan Umum; syarat yang harus dipenuhi untuk mendapatkan TKU. Pemimpin Barung Utama; Pemimpin Sulung Perindukan Siaga. sanval Melihat dari dekat; melihat lokasi sebelum dijadikan tempat kegiatan. Kemampuan untuk bertahan hidup dengan ‘Survival mengatasi berbagai rintangan dan cobaan. Buku Panduan Pramuka Penggalang iT. Istilah Pengertian T Singkatan atau kode untuk Pramuka Penegak. TAKANAS (sing.) Pesta Karya Nasional. TAKADA (sing.) Pesta Karya daerah. TAKACAB (sing.) Pesta Karya Cabang. TAKARAN (sing.) Pesta Karya Ranting. Tata Tingkatan ketiga SKU Pramuka Siaga. Tekpram (sing.) Teknik Kepramukaan, seperti tali temali, semaphore, maping, dan lain-lain. Terap Tingkatan ketiga SKU Penggalang. Selendang/selempang yang dipasangi TKK Tetampan dikenakan pada seragam Pramuka Teor (sing.) Tanda Ikut gotong royong. Biasanya | berbentuk lencana atau mendali. (sing.) Tanda Ikut Serta Kegiatan. Diberikan setelah mengikuti suatu kegiatan. Biasanya Tiska berbentuk mendali atau lencana yang dikenakan di baju Pramuka sampai batas waktu tertentu. TKK (sing.) Tanda Kecakapan Khusus; tanda yang didapat setelah menyelesaikan SKK. TKU (sing.) Tanda Kecakapan Umum; tanda yang didapat setelah menyelesaikan SKU. Tanda medan pada peta; tanda-tanda Topografi pada peta yang menunjukkan keadaan sebenarnya. Janji (satya) untuk Pramuka Penggalang, Trisatya Penegak, Pandega, dan Pramuka dewasa. Trisatya Penggalang berbeda dengan Trisatya untuk Pramuka lainnya. Troop (inggris) Pasukan Penggalang. Turba (sing.) Turun Bawah; Melihat/memantau kegiatan bawahan/anak buah. Daftar Istilah Kepramukaan 359 \ Ke BUKU-BUKU: 1983. Bahan Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat La- njutan Kwarnas Gerakan Pramuka. Jakarta. Kedai Kwarnas Gerakan Pramuka. 1983. Buku Pedoman Kepramukaan. Jakarta. Mukson. 2009. Buku Panduan Materi Pramuka Pengga- lang. Semarang: Luxuary Offset. Sunardi, Andri BOB. 2006. Boyman, Ragam Latih Pramuka. Bandung: Nuansa Muda. Suratno, Ringsung. 2004. Materi Dasar Kepramukaan & Agenda Pramuka. Semarang: CV. Sinar Jaya. Suratno, Ringsung. 2004. Buku Saku Pramuka. Semarang: UD. Budi. http://en.wikipedia.org/ http://fatroh.wordpress.com/2013/04/06/mengenal-tali- temali-pramuka/. http://gambarpahlawanku. blogspot.com/2014/05/daft- ar-nama-pahlawan-nasional-republik.html. http://gepramansel.wordpress.com/2011/03/26/menetu- kan-arah-dengan-cara-lain-selain-kompas/ http://goens.edublogs.org/diakses tanggal 08 September 2014 http://id.wikipedia.org/diakses tanggal O08 September 2014 http://id. wikipedia.org/diakses tanggal O8 September 2014 http://id. wikipedia.org/diakses tanggal O8 September 2014 http://id. wikipedia.org/wiki/Agama http://ilmubusra.wordpress.com/2011/08/22/visi-misi- dan-strategi-gerakan-pramuka/. Attp://ilmupengetahuanumum.com/profil-10-negara- anggota-asean/. http://intips-otomotif. blogspot.com/2013/02/arti-dan- lambang-rambu-lalu-lintas-jalan.html http://kumpulan-ilmu-keperamukaan. blogspot. com/2013/06/daftar-macam-macam-tepuk- pramuka.html. Attp://kumpulanmateripramuka.blogspot.com/p/sandi- morse.html Daftar Pustaka EISK) aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book. aa You have either reached a page that is unavailable for viewing or reached your viewing limit for this book.