Anda di halaman 1dari 64

PANDUAN PEMEROSESAN DATA PESERTA DIDIK

CALON PESERTA UJIAN NASIONAL PENDIDIKAN KESETARAAN


PAKET A, PAKET B DAN PAKET C TAHUN 2015/2016
MELALUI SISTEM DATA KESETARAAN DAPODIK
TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (SKB/PKBM)

SEKSI BINA PENDIDIKAN KEAKSARAAN DAN KESETARAAN


BIDANG PENDIDIKAN NON FORMAL DAN INFORMAL
DINAS PENDIDIKAN PROPINSI BANTEN
TAHUN 2015
PANDUAN PEMEROSESAN DATA PESERTA DIDIK
CALON PESERTA UJIAN NASIONAL PENDIDIKAN KESETARAAN
PAKET A, PAKET B DAN PAKET C TAHUN 2015/2016
MELALUI SISTEM DATA KESETARAAN DAPODIK
TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN (SKB/PKBM)
PROVINSI BANTEN

I. PENDAHULUAN
Dalam kebijakan Dasar Ujian Nasional Tahun 2016 salah satu rencana regulasi adalah Pendataan
Peserta UNPK diintegraskan melalui Dapodik / PSDPK.
Sejalan dengan hal tersebut Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan telah
melakukan workshop pendataan pendidikan kesetaraan di Solo pada tanggal 28 30 November
2015 di Solo.
Dalam workshop tersebut dipaparkan dapodik pendidikan kesetaraan untuk mengantisipasi
pendataan calon peserta ujian nasional pendidikan kesetaraan melalui dapodik.
Menyikapi hal tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Banten mencoba membuat panduan untuk
petugas operator di lembaga SKB/PKBM dalam melakukan proses input data peserta didik calon
peserta ujian nasional 2016 dan verifikasi dan validasi data peserta didik untuk mendapatkan
Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang diinput oleh operator lembaga SKB / PKBM melalui
Sistem Data Kesetaraan Dapodik
Data Peserta Didik yang perlu diinput dan di verifikasi serta di validasi adalah data peserta didik
setara kelas 6 (Paket A), setara kelas 9 (Paket B) dan setara kelas 12 (Paket C) yang akan
mengikuti ujian nasional tahun 2016.
Semua proses input, verifikasi dan validasi data peserta didik dilakukan secara online melalui web,
oleh sebab itu diperlukan perangkat komputer / laptop beserta sambungan internet dalam
pelaksanaannya.
Data peserta didik yang telah diinput harus di verifikasi dan di validasi oleh Dinas Pendidikan
Kabupaten / Kota. Oleh sebab itu pengajuan data peserta didik beserta data pendukung lainnya
harus diserahkan ke Dinas Pendidikan Kabupaten / Kota sebagai bahan verifikasi dan validasi.
Peserta Didik yang telah di verifikasi dan validasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Kota
selanjutnya harus di verifikasi dan validasi ulang oleh operator lembaga SKB / PKBM untuk
memperoleh Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dalam sistem data kesetaraan dapodik.
Mudah-mudahan panduan sederhana ini bisa membantu tim operator Lembaga SKB/PKBM dalam
proses input data, verifikasi dan validasi peserta didik sebagai kewenangannya sehingga data valid
menjadi calon peserta ujian nasional pendidikan kesetaraan tahun 2015/2016.
II. PERSIAPAN
Prasyarat
SKB/PKBM telah mempunyai NPSN yag dileluarkan oleh Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan
Kebudayaan (PDSP-K)
Kode NPSN untuk SKB / PKBM adalah :
Pxxxxxxx (8 digit)
P = kode
xxxxxxx = 7 digit angka
Contoh : P2962617 PKBM ABDI PERTIWI

Jika lembaga SKB/PKBM tidak mempunyai NPSN, maka SKB/PKBM harus mengajukan
permohonan Nomor Induk Lembaga (NILEM/NPSN) dengan melalui prosedur yang dilelaskan
dibagian akhir panduan ini

untuk mengetahui apakah SKB/PKBM telah mempunyai NPSN bisa di chek di web :
http://referensi.data.kemdikbud.go.id/

Buka web http://referensi.data.kemdikbud.go.id/ akan muncul


Klik Menu : Data Master Pendidikan akan muncul

Klik Menu : Pendidikan Non Formal akan muncul


Klik : 28. Prop. Banten akan muncul

Klik Nama Kabupaten/Kota : Kota Serang akan muncul


Klik Nama Kecamatan : Walantaka akan muncul

Maka akan muncul kode NPSN dari lembaga Pendidikan Non Formal
Txxxxxxx = Lembaga Taman Bacaan Masyarakat (TBM)
Pxxxxxxx = Lembaga SKB/PKBM
Kxxxxxxx = Lembaga Kursus dan Pelatihan
Klik Nomor Kode NPSN : P2962617 ( PKBM Abdi Pertiwi )

Maka akan muncul data lembaga tersebut, tinggal klik saja menu untuk mengetahui data lembaga
tersebut
Dokumen
1. Surat Ijin Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B, Paket C dari
Dinas Pendidikan atau instansi terkait di Kabupaten / Kota
2. Surat Tugas sebagai operator dapodik dari Ketua/Kepala PKBM/SKB/Kelompok Belajar.
Surat tersebut di scan dan disimpan dalam bentuk file pdf.
Misalkan nama filenya ST_Operator.pdf
3. Biodata calon peserta ujian nasional Paket B dan Paket C serta calon peserta ujian paket A
serta berkas pendukung (ijazah/skhun jenjang sebelumnya, akta kelahiran, kartu keluarga,
ktp/alamat, daftar absen, nama kelompok belajar dan lainnya)

Biodata calon peserta Ujian terdiri dari :


Identitas
Kelompok Belajar : . (pilih)
Jenis Pendaftaran : Siswa Baru/Pindahan/Naik Kelas/Akselerasi/
Mengulang/Lanjutan Semester/Kembali Bersekolah
(pilih)
NISN : (isi jika punya / kosongkan jika tidak ada)
Nama : . (isi)
Tanggal Lahir : . (isi)
Tempat Lahir : . (isi)
Agama : . (isi)
Jenis Kelamin : Laki-laki / Perempuan (pilih)
Nama Ibu Kandung : . (isi)
Atribut Warga Belajar
Tanggal Masuk Sekolah : . (pilih)
Nomor Induk Kependudukan (NIK) : . (isi)
Penerima KPS : Tidak / Ya (pilih)
Nomor Induk : .
Nomor Seri SHUN jenjang sebelumnya : . (isi untuk Paket B dan Paket C)
Nomor Peserta Ujian jenjang sebelumnya : . (isi untuk Paket B dan Paket C)
Nomor Seri Ijazah jenjang sebelumnya : . (isi untuk Paket B dan Paket C)
Alamat Warga Belajar
Provinsi : . (pilih)
Kabupaten / Kota : . (pilih)
Kecamatan : . (pilih)
Desa / Kelurahan : . (isi)
Alamat : . (isi)
Jenis Tempat Tinggal : . (pilih)
Alat Transportasi ke sekolah : . (pilih)

Data diatas bersifat wajib, sehingga kalau tidak diisi maka warga belajar tidak akan bisa masuk
ke dalam sistem dapodik.

Prasarana
1. Laptop / Komputer
2. Jaringan internet
III.PENDAFTARAN USER OPERATOR SKB/PKBM
Untuk bisa masuk kedalam sistem maka operator harus terdata dalam sistem dapodik.
Operator hanya bisa masuk ke sistem jika telah di approve / dikonfirmasi diterima oleh admin
dapodik PDSP-K.
Oprator mendaftarkan diri melalui web : http://sdm.data.kemdikbud.go.id/

Prasyarat / Dokumen
1. SKB/PKBM telah mempunyai NPSN
2. Operator mempunyai surat tugas dari Pimpinan SKB/PKBM dan discan dan disimpan dalam
bentuk file PDF ( contoh file ST_Operator.pdf )
3. Operator mempunyai alamat email pribadi

Tata cara pendaftaran operator sekolah lembaga


Buka web http://sdm.data.kemdikbud.go.id/ akan muncul

Klik menu : Registrasi Anggota akan muncul


Klik Menu : Operator Sekolah akan muncul

Isi data diri petugas Operator Sekolah / Lembaga


Jika ada data yang tidak diisi maka data tidak bisa disimpan dan diproses
Harus diingat Email Pribadi dan Password karena itu merupakan kunci saat kita Log in / masuk
ke sistem data kesetaraan dapodik

Data Provinsi, Kabupaten, Kecamatan tinggal klik tanda panah hitam maka akan muncul pilihan
data Nama Provinsi, Nama Kabupaten dan Nama Kecamatan (tidak bisa diinput)
Data Sekolah pilih NPSN / Nama SKB / PKBM tempat operator

Klik Telusuri pada data Surat Penugasan, maka akan langsung membuka folder, lalu pilih file
ST_Operator.pdf hasil scan dari surat tugas operator
(Misal disimpan di folder Documents ) lalu klik Open
Setelah semua data benar maka klik menu Registrasi untuk mengirimkan data kita ke admin
dapodik untuk diproses
Usulan user operator sekolah / SKB / PKBM memerlukan waktu untuk diproses oleh admin pusat.
Kita tinggal menunggu sampai user dapodik yang telah kita usulkan diproses dan di approve /
konfirmasi diterima oleh admin dapodik pusat.

Cara mengetahui status user


Untuk mengetahui apakah user yang sudah kita buat sudah dikonfirmasi pusat :
Buka web: http://sdm.data.kemdikbud.go.id/ akan muncul
Klik menu: Status Pendaftaran akan muncul

Ketik nama email pribadi yang kita masukan saat pendaftaran operator sekolah lalu klik Cek
akan muncul

Jika kita belum melakukan registrasi, maka akan muncul status registrasi
- Silahkan registrasi terlebih dahulu ( akun belum registrasi)
- Akun dalam proses konfirmasi (akun sudah registrasi tapi belum dikonfirmasi admin dapodik)
- Akun sudah aktif silakan login ( akun sudah aktif dan siap untuk memulai pendataan )
Jika akun operator telah aktif maka operator lembaga SKB/PKBM siap untuk menginput data
peserta didik pendidikan kesetaraan, dan yang dikerjakan adalah warga belajar yang akan ujian
nasional di tahun 2016 yaitu setara kelas 6 (Paket A), setara klas 9 (Paket B) dan setara kelas 12
(paket C).

IV. INPUT DATA WARGA BELAJAR CALON PESERTA UJIAN NASIONAL


KESETARAAN
Prasayarat
1. SKB / PKBM sudah mempunyai NPSN di PDSP-K
2. Akun Operator Sekolah SKB/PKBM telah aktif

Dokumen
1. SK Ijin Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Kesetaraan Paket A, Paket B dan Paket C
dari Dinas Pendidikan / Lembaga terkait di Kabupaten / Kota
2. Data Nama Kelompok Belajar
2. Biodata peserta lengkap semua peserta dan dokumen pendukung

Tatacara input data warga belajat di dapodik kesetaraan


Untuk melakukan input data warga belajar, semua dilakukan secara online di
http://kesetaraan.data.kemdikbud.go.id/
Buka web http://kesetaraan.data.kemdikbud.go.id/ akan muncul

Klik menu Log in untuk masuk ke sistem dapodik kesetaraan akan muncul
Masukan/ketikan email dan password yang kita daftarkan saat registrasi operator sekolah
Lalu klik menu Log In

Jika akun sudah aktif dan password benar maka kita sudah siap masuk ke dalam sistem dapodik
kesetaraan dan sudah siap untuk melakukan input data warga belajar akan muncul

Akun behasil masuk ke sistem dapodik kesetaraan dan siap untuk melakukan input data warga
belajar.
Hierarki Data Dapodik Kesetaraan
Struktur data dalam dapodik kesetaraan sementara ini adalah :
- Data SKB / PKBM (NPSN) dan akan otomatis saat kita log in di sistem dapodik kesetaraan
- Jenjang Pendidikan ( Paket A, Paket B, Paket C )
- Nama Kelompok Belajar
- Setara Kelas dengan sekolah Formal
- Nama warga belajar / peserta didik dalam kelompok belajar
Untuk sementara data diprioritaskan data yang akan ikut ujian nasional
Kedepan data akan lebih komprehensif meliputi data semua warga belajar tiap tingkatan dan
jenjang, data Tutor / Pendidik, dan data penunjang lainnya.

Misalnya
PKBM Abdi Pertiwi menyelenggaran Paket A, Paket B dan Paket C :
Paket A
Kelompok Belajar Dahlia
1. Udin Mahmud
2. Karna
3. Hesti Ningsih

Paket B
Kelompok Belajar Anyelir
1. Diding
2. Dudung
3. Linda
Kelompok Belajar Mawar
1. Nasti
2. Ulung

Paket C
Kelompok Belajar Kakap
1. Diah
2. Septian

Mohon diingat SPM untuk jumlah maksimal tiap kelompok belajar.

Langkah input data dapodik kesetaraan :


1. Pilih Jenjang Kesetaraan (Paket A, Paket B atau Paket C)
3. Input Nama Jenjang Kesetaraan (Paket A, Ula, Paket B, Wustha atau Paket C)
4. Input Nama Rombongan Belajar / Kelompok Belajar
5. Pilih setara kelas formal ( Paket A 6 , Paket B 9 , Paket C 12 )
6. Input Data Peserta Didik / Warga Belajar
Input Data Dapodik Kesetaraan
Klik menu yang terletak di sebelah kanan Sistem Data Kesetaraan akan muncul

Akan muncul menu

Beranda = kembali ke tampilan saat kita masuk ke sistem dapodik kesetaraaan


Dashboard = menampilkan progres data warga belajar
Jenjang Kesetaraan = untuk input program kesetaraan ( Paket A, Paket B, Paket B , Paket C)
Rombongan Belajar = untuk input kelompok belajar
Peserta Didik = untuk input warga belajar
TATA CARA INPUT JENJANG KESETARAAN
Langkah pertama kita klik Jenjang Kesetaraan untuk menginput rogram pembelajaran yang
dilaksanakan akan muncul

Akan muncul
Klik Jenjang Kesetaraan akan muncul
Pilih Paket A

Ketik Paket A pada Nama Jenjang Kesetaraan ( Ula jika Program Ula)
Ketik Nomor Surat Ijin penyelenggaraan Paket A pada SK Ijin
Lalu klik Kolom Tanggal SK Ijin . akan muncul

Tanggal tidak bisa diinput manual, ketika di klik akan muncul kalender untuk menghindari
kesalahan format tanggal, gunakan navigasi << atau >> untuk mundur/maju ke bulan/tahun
sebelum/sesudah, lalu klik tanggal sesuai SK Ijin Operasional

Langkah terakhir klik Simpan untuk menyimpan data, jika berhasil maka akan muncul

Maka Jenjang Belajar Paket A akan tersimpan dan muncul di layar sebelah kanan tengah.
Ulang langkah sebelumnya untuk Paket B, dengan cara
Klik Jenjang Kesetaraan pilih Paket B
Ketik/isi Nama Jenjang dengan Paket B (Wustha untuk Program Wustha)
Ketik/isi SK Ijin dengan Nomor Ijin penyelenggaraan Paket B
Pilih Tgl SK Ijin dengan tanggal SK
Lalu simpan

Jka berhasil akan muncul

Ulang langkah sebelum ya untuk Paket C, dengan cara


Klik Jenjang Kesetaraan pilih Paket C
Ketik/isi Nama Jenjang dengan Paket C
Ketik/isi SK Ijin dengan Nomor Ijin penyelenggaraan Paket C
Pilih Tgl SK Ijin dengan tanggal SK
Lalu simpan
TATA CARA INPUT ROMBONGAN BELAJAR / KELOMPOK BELAJAR
Klik menu yang terletak di sebelah kanan Sistem Data Kesetaraan
Pilih Menu Rombongan Belajar lalu klik

Akan muncul menu seperti ini


Menu yang ada :
Semester = memilih semister ganjil / genap (untuk sementara hanya ada ganjil 2015/2106)
Jenjang Kesetaraan = Pilih Paket A, Paket B atau Paket C
Tingkat Pendidikan = Pilih Kelas 6 (Paket A), Kelas 9 (Paket B), Kelas 12 (Paket C)
Nama Rombongan Belajar = ketik / Input Nama Kelompok Belajar

Misal kita Input Rombongan Belajar / Kelompok Belajar Paket A


Semester = Ganjil 2015/2106
Jenjang Kesetaraan = Pilih Paket A

Tingkat Pendidikan = Pilih Kelas 6 (Paket A)


Nama Rombongan Belajar = ketik / Input misal Dahlia akan muncul

Lalu klik menu Simpan untuk menyimpan data rombongan belajar, akan muncul

Artinya Rombongan Belajar / Kelompok Belajar Telah Tersimpan di sistem Dapodik Kesetaraan
Ulangi langkah diatas untuk menambah Rombongan Belajar / Kelompok Belajar Paket A sesuai
dengan nama / jumlah Rombongan Belajar / Kelompok Belajar
Jika ada 5 Rombongan Belajar / Kelompok Belajar maka langkah tersebut diulangi sebanyak 5 kali
Misal kita Input Rombongan Belajar / Kelompok Belajar Paket B
Semester = Ganjil 2015/2106
Jenjang Kesetaraan = Pilih Paket B akan muncul

Tingkat Pendidikan = Pilih Kelas 9 (Paket B) akan muncul


Nama Rombongan Belajar = ketik / Input misal Anyelir akan muncul

Lalu klik menu Simpan untuk menyimpan data rombongan belajar, akan muncul

Artinya Rombongan Belajar / Kelompok Belajar Telah Tersimpan di sistem Dapodik Kesetaraan
Ulangi langkah diatas untuk menambah Rombongan Belajar / Kelompok Belajar Paket B sesuai
dengan nama / jumlah Rombongan Belajar / Kelompok Belajar
Jika ada 2 Rombongan Belajar / Kelompok Belajar maka langkah tersebut diulangi sebanyak 2 kali
Input Rombongan Belajar / Kelompok Belajar misal Mawar Paket B akan muncul

Lalu klik menu Simpan untuk menyimpan data rombongan belajar, akan muncul

Akan muncul Nama Rombongan Belajar / Kelompok belajar yang sudah kita simpan di sebelah
kanan.
Misal kita Input Rombongan Belajar / Kelompok Belajar Paket C
Semester = Ganjil 2015/2106
Jenjang Kesetaraan = Pilih Paket C akan muncul

Tingkat Pendidikan = Pilih Kelas 12 (Paket C) akan muncul


Nama Rombongan Belajar = ketik / Input misal Kakap akan muncul

Lalu klik menu Simpan untuk menyimpan data rombongan belajar, akan muncul

Artinya Rombongan Belajar / Kelompok Belajar Telah Tersimpan di sistem Dapodik Kesetaraan
Ulangi langkah diatas untuk menambah Rombongan Belajar / Kelompok Belajar Paket B sesuai
dengan nama / jumlah Rombongan Belajar / Kelompok Belajar
Jika ada 4 Rombongan Belajar / Kelompok Belajar maka langkah tersebut diulangi sebanyak 4 kali
Cara Edit / Hapus Rombongan Belajar / Kelompok Belajar
Jika kita salah menginput data Rombongan Belajar / Kelompok Belajar, maka ada fasilitas untuk
mengedit / mengubah atau menghapus data

Klik icon / gambar pena warna putih dengan latar biru di sebelah kanan nama Rombongan
Belajar / Kelompok Belajar akan muncul

Akan muncul
Klik Data yang mau mau diubah kemudian pilih data atau isi/ketik data yang baru dan jangan
lupa terakhir klik Update untuk menyimpan data
Jika data berhasil maka perubahan akan langsung muncul dalam tampilan

Jika ingin menghapus data maka klik Hapus akan muncul

Setelah diproses maka nama Rombongan Belajar / Kelompok Belajar akan terhapus dari sistem
dapodik
TATA CARA INPUT PESERTA DIDIK / WARGA BELAJAR

Klik menu yang terletak di sebelah kanan Sistem Data Kesetaraan


Pilih Menu Peserta Didik lalu klik akan muncul

Akan muncul tampilan seperti ini

Isikan data peserta didik / warga belajar sesuai data dan usahakan semua field data diisi karena jika
ada yang kosong data tidak bisa disimpan dan warga belajar tidak bisa masuk ke dalam sistem data
kesetaraan dapodik.
Pengisian data ada yang di input / diketik langsung atau dipilih
Misal warga Belajar Paket A
Paket A
Kelompok Belajar Dahlia
1. Udin Mahmud

Pilih Rombongan Belajar Dahlia akan muncul

Pilih Jenis Pendaftaran akan muncul pilihan dan pilih yang sesuai
Masukan data yang diminta :
NISN diisi jika ada dan dikosongkan jika tidak ada
Nama diisi sesuai dengan nama di ijazah sebelumnya / akta kelahiran
Tanggal Lahir dipilih sesuai dengan di ijazah sebelumnya / akta kelahiran
Tempat Lahir diisi sesuai dengan di ijazah sebelumnya / akta kelahiran
Agama dipilih yang sesuai
Jenis Kelamin dipilih yang sesuai
Ibu Kandung diisi sesuai akta kelahiran
Tanggal Masuk Sekolah dipilih sesuai dengan saat pertama peserta didik belajar di SKB/PKBM
NIK diiisi sesuai Nomor Induk Kependudukan yang ada di dalam KTP atau kartu keluarga
Penerima KPS dipilih yang sesuai
Nomor Induk diiisi sesuai Nomor Induk Peserta didik di SKB/PKBM
Nomor SHUN Diisi jika peserta didik mempunyai NEM/SHUN di jenjang sebelumnya (kalau
tidak salah NEM/SHUN muncul mulai tahun 1981/1982, jika tidak ada diisi
Nomor Peserta Ujian sesuai dengan yang tercantum di NEM/SHUN di jenjang sebelumnya
Nomor Seri Ijazah diisi dengan nomor seri ijazah di jenjang sebelumnya
Propinsi dipilih yang sesuai tempat tinggal peserta didik
Kabupaten dipilih yang sesuai tempat tinggal peserta didik
Kecamatan dipilih yang sesuai tempat tinggal peserta didik
Desa Kelurahan diisi sesuai tempat tinggal peserta didik
Alamat diisi sesuai tempat tinggal peserta didik
Jenis Tinggal dipilih yang sesuai tempat tinggal peserta didik
Alat Transportasi dipilih yang sesuai dengan peserta didik
Klik Simpan dan jika berhasil akan muncul

Jika ada data yang masih kosong / belum diisi maka akan muncul peringatan berwarna merah
pada data yang tidak boleh kosong
Data tidak disimpan karena data tidak lengkap / tidak valid muncul

Ulangi langkah pengisian peserta didik / warga belajar lain sampai semua warga belajar masuk ke
dalam sistem dapodik
Peringatan
Pastikan bahwa data diinput sesuai jenjang kesetaraan dan Rombongan Belajar.
Sering terjadi warga belajar Paket A diinput di Paket B atau Paket C atau sebaliknya.
Kedepan proses revisi data akan memerlukan proses dengan harus melampirkan semua atribut /
kelengkapan data warga belajar.

Peserta Didik / Warga Belajar yang telah masuk / tersimpan di dapodik kesetaraan akan muncul
diatas menu input data warga belajar

Misal Peserta Paket B


Kelompok Belajar Anyelir
1. Diding

Pilih Rombongan Belajar misal Anyelir akan muncul


Masukan data / Pilih Data Warga Belajar dengan lengkap dan benar akan muncul

Jangan lupa klik Simpan untuk menyimpan data di sistem dapodik kesetaraan
Akan muncul

Ulangi langkah pengisian warga belajar / Peserta didik sampai semua terinput dan muncul dalam
sistem dapodik kesetaraan dengan munculnya nama warga belajar tersebut dalam tampilan

Peringatan
Pastikan bahwa data diinput sesuai jenjang kesetaraan dan Rombongan Belajar.
Sering terjadi warga belajar Paket A diinput di Paket B atau Paket C atau sebaliknya.
Kedepan proses revisi data akan memerlukan proses dengan harus melampirkan semua atribut /
kelengkapan data warga belajar.
Misal input peserta didik Paket B
Kelompok Belajar Mawar
1. Nasti

Pilih Rombongan Belajar misal Mawar akan muncul

Masukan data / Pilih Data Warga Belajar dengan lengkap dan benar akan muncul
Jangan lupa klik Simpan untuk menyimpan data di sistem dapodik kesetaraan
Akan muncul

Ulangi langkah pengisian warga belajar / Peserta didik sampai semua terinput dan muncul dalam
sistem dapodik kesetaraan dengan munculnya nama warga belajar tersebut dalam tampilan

Peringatan
Pastikan bahwa data diinput sesuai jenjang kesetaraan dan Rombongan Belajar.
Sering terjadi warga belajar Paket B diinput di Paket A atau Paket C atau sebaliknya.
Kedepan proses revisi data akan memerlukan proses dengan harus melampirkan semua atribut /
kelengkapan data warga belajar.
Misal input peserta didik Paket C
Kelompok Belajar Kakap
1. Diah

Pilih Rombongan Belajar misal Kakap akan muncul

Masukan data / Pilih Data Warga Belajar dengan lengkap dan benar akan muncul
Jangan lupa klik Simpan untuk menyimpan data di sistem dapodik kesetaraan
Akan muncul

Ulangi langkah pengisian warga belajar / Peserta didik sampai semua terinput dan muncul dalam
sistem dapodik kesetaraan dengan munculnya nama warga belajar tersebut dalam tampilan

Peringatan
Pastikan bahwa data diinput sesuai jenjang kesetaraan dan Rombongan Belajar.
Sering terjadi warga belajar Paket C diinput di Paket A atau Paket B atau sebaliknya.
Kedepan proses revisi data akan memerlukan proses dengan harus melampirkan semua atribut /
kelengkapan data warga belajar.
CARA EDIT / HAPUS DATA PESERTA DIDIK / WARGA BELAJAR
Jika ada kesalahan data peserta didik / warga belajar dalam proses input data maka sistem
menyediakan fasilitas untuk edit / hapus peserta didik

Peringatan
Kedepan proses revisi data akan memerlukan proses dengan harus melampirkan semua atribut /
kelengkapan data warga belajar.
Usahakan isi data dengan benar

Cara Edit / rubah data peserta didik


Geser posisi tampilan dengan menggeser navigator browser ke kanan/bawah sehingga muncul

Klik icon pena berwarna biru disebelah kanan data pseserta didik lalu geser posisi tampilan
dengan menggeser navigator browser ke bawah sehingga akan muncul
Isi/rubah data yang salah menjadi data yang benar dan terakhir klik menu Update berwarna merah
maka data peserta didik yang diganti / dibetulkan akan tersempan.

Cara Hapus data peserta didik

Geser posisi tampilan dengan menggeser navigator browser ke kanan/bawah sehingga muncul

Klik icon tanda silang (x) berwarna merah disebelah kanan data pseserta didik lalu geser posisi
tampilan dengan menggeser navigator browser ke bawah sehingga akan muncul

klik menu Hapus berwarna merah maka akan muncul konfirmasi klik menu Yes / Ya maka data
akan terhapus dari sistem dapodik kesetaraan.
Menu Dashboard
Untuk melihat progres data peserta didik maka kita bisa menggunakan menu Dashboard
Klik menu Sistem Data Kesetaraan akan muncul menu Dashboard lalu pilih dan klik
Dashboard akan muncul

Akan muncul tampilan


Geser navigator browser ke bawah dan ke kanan sehingga muncul tampilan

Keterangan :
Grafik warna Merah artinya data peserta didik baru di klaim oleh lembaga SKB/PKBM
Grafik warna Kuning artinya data telah diverifikasi oleh dinas kab/kota tapi NISN belum valid
Grafik warna Hijau artinya data telah diverifikasi oleh dinas kab/kota dan NISN valid siap
menjadi calon peserta Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan

Yang berhak menjadi Calon Peserta Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan adalah data yang sudah
berwarna Hijau

Menu Konfirmasi Dinas


Jika klik menu Konfirmasi Dinas akan muncul tampilan

Data peserta didik yang muncul artinya data tersebut belum / tidak diterima oleh dinas. Pastikan
semua data dan pendukungnya diserahkan ke Dinas Pendidikan untuk diverivikasi dan divalidasi
Menu Residu
Kika kita klik menu Residu akan muncul tampulan

Jika muncul nama peserta didik artinya peserta didik tersebut telah diverifikasi dan divalidasi
(diterima) oleh Dinas Pendidikan Kabupaten / Kota namun Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
belum valid (benar) sehingga diperlukan proses Verifikasi dan Validasi Peserta Didik (vervalpd)
oleh operator lembaga sehingga data bisa masuk ke dalam katagori Calon Peserta UN
Langkah vervalpd dijelaskan pada bagian VERIFIKASI DAN VALIDASI PESERTA DIDIK
(VERVALPD).

Menu Calon Peserta UN


Klik menu Calon Peserta UN maka akan muncul tampilan

Jika muncul data peserta didik artinya data peserta didik tersebut telah valid dan siap menjadi
Calon Peserta Ujian Nasional, karena data peserta didik tersebut telah valid dalam sistem dapodik
kesetaraan dan mempunyai NISN.
V. VERIFIKASI DAN VALIDASI PESERTA DIDIK / WARGA BELAJAR OLEH DINAS
PENDIDIKAN KABUPATEN / KOTA
Data Peserta Diidik / Warga Belajar yang telah di input dalam sistem datapodik kesetaraan oleh
operator lembaga SKB/PKBM perlu mendapatkan persetujuan dari Dinas Pendidikan Kabupaten /
Kota.
Oleh sebab itu data peserta didik yang telah diinput perlu diajukan ke Dinas Pendidikan untuk
mendapatkan verifikasi dan validasi bahwa peserta didik tersebut benar-benar belajar di lembaga
yang bersangkutan.
Pengajuan warga belajar / peserta didik ke Dinas Pendidikan Kabupaten / Kota harus dilengkapi
atribut / lampiran yang mendukung seperti copy ijazah jenjang sebelumnya, copy akta kelahiran,
copy hasil belajar (raport) dan lainnya untuk bahan petugas verifikator di tingkat kabupaten / kota

Perhatian
Jika data peserta didik dianggap tidak benar berdasarkan verifikasi dan validasi terhadap
kelengkapan pendukung warga belajar, maka Dinas Pendidikan Kabupaten / Kota tidak akan
memverifikasi / menerima data warga belajar.

Untuk melihat status data peserta didik silakan buka menu Dashboard pada web Sistem Pendataan
Kesetaraan Dapodik

Diagram berwarna merah menyatakan jumlah warga belajar / peserta didik yang tidak / belum
divalidasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten / Kota
Diagram berwarna kunung menyatakan jumlah warga belajar / peserta didik yang telah divalidasi
oleh Dinas Pendidikan Kabupaten / Kota tetapi NISN belum valid
Diagram berwarna hijau menyatakan jumlah warga belajar / peserta didik yang telah valid dan
siap menjadi calon Peserta Ujian Nasional

Setelah kita melakukan input data peserta didik jangan lupa kita keluar dari sistem data kesetaraan
dengan cara klik menu Log Out yang berwarna merah di sudut kanan atas layar
VI.VERIFIKASI DAN VALIDASI PESERTA DIDIK (VERVALPD) PENDIDIKAN
KESETARAAN
Setelah data di verifikasi dan divalidasi / di approve / diterima oleh Dinas Pendidikan Kabupaten /
Kota maka operator lembaga SKB / PKBM harus memverifikasi dan memvalidasi kembali data
peserta didik untuk mengecek Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) sehingga peserta didik /
warga belajar mempunyai nomor registrasi yang dapat melacak proses pembelajaran warga
belajardari awal sampai akhir.

Prasyarat
Data Peserta Didik / Warga Belajar sudah di verifikasi dan di validasi / di terima oleh Dinas
Pendidikan Kabupaten / Kota

Cara melakukan verifikasi dan validasi peserta didik untuk memperoleh NISN
Verifikasi dan validasi peserta didik melalui web : http://vervalpd.data.kemdikbud.go.id/

Buka web : http://vervalpd.data.kemdikbud.go.id/ akan muncul

Akan muncul
Masukan / ketik user name dengan email yang kita masukan saat pendaftaran / registrasi dan
password dengan pasword yang kita input saat pendaftaran registrasi

Kalau akun / user name dan password benar maka akan muncul

Menu Home = menampilkan progres data pesera didik yang valid dan tidak valid
Menu Referensi = menampilkan nama peserta didik yang valid (NISN benar)
Menu Residu = menampilkan nama peserta didk tidak valid ( NISN Kosong / tidak benar )
Menu Edit Data = untuk melakukan edit data peserta didik (NISN, Nama, Tempat Tanggal Lahir )
Menu Konfirmasi Data = menampilkan data terindikasi sama/mirip/sesuai atau data berbeda/tidak
sama
Menu Home akan muncul

Menu Referensi akan muncul

Jika muncul daftar nama peserta didik artinya datan peserta didik tersebut telah valid dan siap
menjadi Calon Peserta Ujian Nasional
Menu Residu akan muncul

Maka akan muncul daftar nama peserta didik artinya datan peserta didik tersebut telah di verifikasi
dan validasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota tetapi Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
belum valid/kosong, Peserta didik tersebut perlu verifikasi dan validasi NISN
Contoh Nama Adang Abdurahman belum valid

Klik salah satu nama peserta didik yang muncul


Nama Adang akan muncul diserta menu di bawah
Menu Search Next = melalukan pencarian kembali (akan aktif bila muncul hasil dibawah
Pencarian 5)
Menu Match = bila ada data pencarian NISN yang cocok, dan yakin data sama, maka akan
diambil NISN berdasarkan database peserta didik yang ada di dapodik
Menu Not Match = bila ada data pencarian NISN cocok / tidak ada NISN, dan yakin data tidak
sama, maka akan dibuat NISN berdasarkan sistem yang ada di dapodik

Jika ada yang mirip / sama maka akan ditampilkan data peserta hasil pencarian terletak di layar
sebelah bawah dengan menu Pencarian 1, Pencarian 2, Pencarian 3, Pencarian 4, atau
Pencarian 5
Klik data peserta hasil pencarian dan akan muncul menu Match dan Not Match
Klik Match jika yakin data peserta didik sama dengan data yang ada di database dapodik
Klik Not Mach jika yakin data peserta didik tidak sama dengan data yang ada di database dapodik,
lalu pilih Menu untuk membuat NISN baru.
Sistem akan membuat NISN baru buat peserta didik tersebut.
Jika tidak ada data peserta yang mirip maka sistem akan menawarkan menu untuk membuat
NISN baru. Klik menu tersebut untuk sistem membuat NISN baru.
Peserta didik yang NISN nya telah valid akan berpindah dari daftar di menu Residu ke daftar di
menu Referensi
Pastikan tidak ada lagi data peserta didik yang menu Residu
Pastikan semua data peserta didik ada di menu Referensi
Cara membuat NISN baru
Contoh Adang Abdurahman (muncul nama di menu Residu)
Klik Adang Abdurahman akan muncul

Akan muncul
Klik menu Not Match
Karena tidak ada data yang mirip di dapodik
Akan muncul

Klik Ok dan ikuti perintah selanjutnya.

Lakukan proses tersebut untuk peserta didik lain yang muncul di menu Residu

Peserta didik yang telah dibuat NISN baru akan berpindah ke daftar di Referensi
Yakinkan semua peserta didik tidak ada yang muncul di menu Redsidu tapi semua daftar peserta
didik muncul di Referensi
Kalau peserta didik semua sudah masuk ke dalam menu Referensi berarti semua peserta didik
calon peserta Ujian Nasional telah mempunyai NISN
Menu Edit Siswa
Klik Edit Siswa akan muncul

Menu ini digunakan saat data peserta didik yang telah valid ada kesalahan dan akan dilakukan
revisi/perbaikan.
Revisi harus disertai dengan bukti fisik seperti seperti ijazah/akta kelahiran dan discan berbentuk
file jpeg. File tersebut di upload untuk bahan verifikasi dan validasi oleh admin pusat.

Pengajuan Edit Data Nama dan tanggal lahir


Pilih menu Edit Data >> Pengajuan >> Nama & Tanggal Lahir akan muncul
Klik menu Pilih Siswa
Lalu geser navigasi ke bawah untuk memilih data yang akan di edit / diubah
Input data benar lalu upload file hasil scan bukti pendukung (scan ijazah / akta kelahiran) lalu
Simpan.
Data akan berubah jika telah mendapat persetujuan.

Pengajuan Edit Data NISN


Pilih menu Edit Data >> Pengajuan >> NISN akan muncul

Klik menu Pilih Siswa


Lalu geser navigasi ke bawah untuk memilih data yang akan di edit / diubah
Input data benar lalu upload file hasil scan bukti pendukung lalu Simpan.

Menu Konfirmasi Data akan muncul


Menu System >> Log Out untuk log out / keluar

Setelah kita melakukan verivikasi dan validasi data peserta didik untuk memperoleh NISN jangan
lupa kita keluar dari sistem data kesetaraan ( Log out ).

V. MEKANISME PENGAJUAN NOMOR POKOK SEKOLAH NASIONAL (NPSN)

Bagi lembaga SKB/PKBM yang belum mempunyai NPSN maka lembaga tersebut tidak akan bisa
masuk ke dalam sistem data kesetaraan dapodik.
Lembaga SKB/PKBM tersebut harus mendaftarakan lembaganya ke sistem dapodik melalui surat
pengajuan yang dilengkapi dengan data-data pendukung

Mekanisme Pengajuan NPSN / NILEM Baru:

1. Setiap PKBM mengisi Instrument pengajuan NILEM (Format A-B-C terlampir)


2. Format A harus ditandatangani dan stempel (cap basah) oleh lembaga yang bersangkutan,
Ketua/Sekretaris Forum PKBM Kabupaten/Kota setempat, dan Pejabat Dinas Pendidikan
Kabupaten/Kota yang membidangi PKBM
3. Lampirkan dalam Instrument pengajuan/perpanjangan NILEM:
a. Foto copy izin operasional PKBM dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota;
b. Surat keterangan/MOU dari Kepala Desa/Lurah sebagai Desa/Kelurahan Binaan;
4. Persyaratan lain dalam pengajuan NILEM yaitu menyelenggaraan minimal 2(dua) program
utama dan 1(satu) program pendukung yang dituangkan dalam format B
5. Form Instrumen yang sudah lengkap selanjutnya diserahkan ke Forum PKBM dan Dinas
Kabupaten/Kota Setempat untuk diverifikasi dan disahkan.
6. Selanjutnya Form Instrumen disampaikan ke :
Subdit. Kelembagaan dan Kemitraan,
Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan
Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan,
Gedung E lantai VIII Jl. Jenderal Sudirman Senayan Jakarta
7. NILEM akan diterbitkan setelah melalui proses validasi dan input data secara online oleh
Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan, dan selanjutnya akan
disampaikan kepada Pusat Data dan Statistik Pendidikan (PDSP) untuk diterbitkan NILEM
Baru/Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN).

Syarat Valid Pengajuan NILEM Baru:


1. PKBM yang terdaftar/memiliki Surat Izin Operasional dari Dinas Pendidikan setempat baik
PKBM rintisan maupun telah lama berdiri
2. Memiliki Surat Akta Pendirian Lembaga/Notaris
3. Menyelenggarakan Minimal 2 Program Utama dan 1 Program Pendukung secara reguler
4. Memiliki Struktur Organisasi yang tetap
5. Menjalin kerjasama dalam membina Desa/Kelurahan/Komunitas yang dapat dibuktikan dengan
surat kerjasama (MoU) dengan Kepala Desa/Lurah Setempat
6. Bagi PKBM yang telah memiliki NILEM lama dan belum memiliki NILEM baru/NPSN
WAJIB untuk mengajukan kembali dengan mengisi Instrumen seperti langkah diatas

Mudah-mudahan panduan ini dapat membantu melakukan proses input data peserta didik calon
peserta ujian nasional pendidikan kesetaraan tahun 2016 pada sistem data kesetaraan dapodik..

Proses input data peserta, verifikasi dan validasi data diharapkan telah selesai sebelum tanggal 30
Desember 2015

Jika ada kesulitan silahkan kirim pesan ke Tim Helpdesk Sistem Data Kesetaraan Dapodik Seksi
Bina Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal Dinas
Pendidikan Provinsi Banten melalui layanan WhatsApp di nomor 085966143383 disertai dengan
foto tampilan web yang bermasalah. ( hanya pesan WhatsApp saja )

Tim Sistem Data Kesetaraan Dapodik


Seksi Bina Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan
Bidang Pendidikan Non Formal dan Informal
Dinas Pendidikan Provinsi Banten.
DIREKTORAT PEMBINAAN PENDIDIKAN MASYARAKAT
DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ANAK USIA DINI, NONFORMAL DAN INFORMAL FORMAT
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
Gedung E Lantai VIII, Jl. Jenderal Sudirman Senayan Jakarta 10270
Website : www.paudni.kemdikbud.go.id/bindikmas/
E-mail : nilempkbm@kemdikbud.go.id atau nilempkbm@gmail.com
A
IDENTITAS
INSTRUMEN APLIKASI PENDATAAN LEMBAGA PKBM (NILEM) ONLINE LEMBAGA
A. IDENTITAS PUSAT KEGIATAN BELAJAR MASYARAKAT
(Setiap satu PKBM pada satu lokasi dimana lembaga berdiri wajib mengisi satu format A ini)
1. Nama Lembaga : .........
NILEM : ....(bagi yang sudah punya NILEM Lama)
Alamat Lembaga : .........
Kelurahan/Desa : .........
Kecamatan : .................................................................................................
Kabupaten/Kota : .........
Provinsi : ....Kode Pos : ......................................................................
No. Telepon : No. Faks : ......
Website : e-mail : ......
2. Tanggal, bulan dan tahun lembaga berdiri Nomor : ......
(Lampirkan Izin Operasional Lembaga)
Tanggal : ...
3. Akta Notaris (dilampirkan) Nomor : .... Tanggal ....
4. Status Kepemilikan a. Yayasan (memiliki akta notaris) c. Perorangan (memiliki izin Dinas)
Lembaga b. Lembaga Pemerintah d. Lainnya, sebutkan..
5. Akreditasi Lembaga a. Belum terakreditasi b. Terakreditasi, sejak tahun ..............
6. Letak Geografis a. Pedesaan c. Perkotaan e. Pegunungan
b. Pesisir d. Terpencil f. Perbatasan
7. Status Bangunan a. Milik Sendiri b. Kontrak/Sewa c. Lainnya
8. Pengelola PKBM : (lampirkan Foto Copy KTP Pengelola)
a. Nama Pengelola ...............................................................................................................................................
b. No KTP ...............................................................................................................................................
c. Tempat, tgl, bulan,
dan tahun lahir Di
d. Jenis Kelamin 1) Laki-laki 2) Perempuan
e. Pendidikan terakhir 1) SD/MI/Pkt A 2) SMP/MTs/Pkt B 3) SMA/SMK/MA/Pkt C 4) Diploma I/II
5) Diploma III 6) S1 7) S2 8) S3
f. Alamat rumah ....
Telp/HP : ........................
g. Pelatihan yang 1) 3) .....
pernah diikuti 2) 4) .....
h. Nama Sekretaris ...............................................................................................................................................
i. Nama Bendahara ...............................................................................................................................................
9. Komunitas/Desa binaan .................................................(wajib melampirkan MoU)
Menyetujui, Mengetahui,
Dinas Pendidikan Kab/Kota Forum PKBM Kab/Kota/Prov Ketua PKBM

______________________ ______________________ ______________________


NIP. Nama, Tandatangan, Stempel Nama, Tandatangan, Stempel

* Instrumen dianggap valid bilamana sudah ditandatangani oleh Dinas Pendidikan dan Forum PKBM kab/kota/prov setempat.
** Dinas Pendidikan wajib memverifikasi data PKBM sebelum menyetujui keabsahan instrumen.
*** Pengajuan NILEM baru maupun pembaharuan data Tidak Dikenakan Biaya Apapun.
FORMAT

B
Format B ini dapat diperbanyak (difotocopi) sesuai dengan program yang dilaksanakan JENIS PROGRAM YANG
DISELENGGARAKAN

B. PROGRAM YANG DILAKSANAKAN


1. Program yang Program Utama : Program Pendukung :
diselenggarakan PAUD (TK) Pemberdayaan Perempuan (PUG)
(Pilih salah satu) PAUD (KB) Pendidikan Kecakapan Hidup (PKH)
PAUD (TPA) Pendidikan Kepemudaaan
PAUD (SPS) Pendidikan Keterampilan Kerja
Keaksaraan (Dasar) Pengembangan Budaya Baca (TBM)
Keaksaraan (Usaha Mandiri KUM) Usaha Produktif
Kesetaraan (Paket A) Pelayanan Informasi Publik
Kesetaraan (Paket B) Desa Vokasi (DESI)
Kesetaraan (Paket C) Pendidikan Informal Lainnya
Kursus dan Pelatihan (LKP)

2. Izin Program Nomor ..


1
Berlaku sampai tanggal : (harus diisi)
(dilampirkan) Mohon dilampirkan fotocopy izin program PKBM yang masih berlaku
Dikeluarkan oleh a. Dinas Pendidikan b. Dinas Perijinan (terpadu) c. Dinas lainnya ..
3. Kurikulum yang a. Disusun oleh lembaga sendiri b. Kurikulum Nasional
digunakan c. Kurikulum internasional
4. Bahan ajar yang a. Disusun oleh lembaga b. Dibeli dari toko buku
digunakan c. Dari Pemerintah (standar nasional)
5. Lama Pembelajaran ........................... Jam/Bulan/Tahun
6. Sarana Pembelajaran yang dimiliki dalam program diluar sekretariat
Sarana yang dimiliki Jumlah dan Satuan Kondisi
Baik / Rusak
Baik / Rusak
Baik / Rusak
Baik / Rusak
Baik / Rusak
Baik / Rusak
Baik / Rusak
(bisa dilampirkan di lembar tersendiri bila kurang)
7. Pembiayaan Program a. Mandiri b. Swadaya
c. Pemerintah (Dana Bantuan) d. Lainnya
8. Ujian Kelulusan a. Ujian lokal (lembaga) b. Ujian nasional
Program
FORMAT

Format C ini dapat diperbanyak (difotocopi) sesuai dengan tutor/instruktur untuk C


masing-masing program yang dilaksanakan (sesuai format B) TUTOR/INSTRUKTUR

C. TUTOR/INSTRUKTUR
1. Program yang diajarkan Program Utama : Program Pendukung :
sesuai format B PAUD (TK) Pemberdayaan Perempuan (PUG)
(bisa memilih lebih dari satu) PAUD (KB) Pendidikan Kecakapan Hidup (PKH)
PAUD (TPA) Pendidikan Kepemudaaan
PAUD (SPS) Pendidikan Keterampilan Kerja
Keaksaraan (Dasar) Pengembangan Budaya Baca (TBM)
Keaksaraan (Usaha Mandiri KUM) Usaha Produktif
Kesetaraan (Paket A) Pelayanan Informasi Publik
Kesetaraan (Paket B) Desa Vokasi (DESI)
Kesetaraan (Paket C) Pendidikan Informal Lainnya
Kursus dan Pelatihan (Non-LKP)

2. DATA TUTOR (lampirkan Foto Copy KTP)


Nama Tutor : ..............................................................................................................................................
NUPTK : ..
Tempat/Tgl-bln-
1
Tahun Lahir : ................................................................................,
Jenis Kelamin : a. Laki-laki b. Perempuan
Status : a. Menikah b. Belum Menikah
Alamat : ..............................................................................................................................................
No Telp. Rumah : ........................................................... Handphone :.............................................................
E-mail : ..............................................................................................................................................
Status Tutor : a. Tetap b. Kontrak c. Tidak Tetap
3. Sejak kapan menjadi Tanggal 1
Tutor di PKBM ini
4. Pendidikan terakhir a. SD/MI/Pkt A b. SMP/MTs/Pkt B c. SMA/SMK/MA/Pkt C
yang ditamatkan d. Diploma I/II/III e. S1 f. S2/S3
Jurusan .. (untuk no c-f)
5. Pekerjaan selain a. Guru Sekolah d. Karyawan/Karyawati g. tidak ada
sebagai Tutor b. Dosen Perguruan Tinggi e. PNS/TNI/POLRI
c. Wirausahawan f. Profesional bidang ...
6. Sertifikat kompetensi a. tahun ..
dan/atau sertifikat b. tahun ..
penghargaan sebagai c. tahun ..
tutor yang relevan d. tahun ..
e. tahun ..
Panduan Pengisian Instrumen NILEM

Berikut langkah-langkah tata cara pengisian form instrument (Format A) pendataan Profil lembaga PKBM:

A. Nama Lembaga sesuai dengan yang tertera dalam akte pendirian atau akte notaris, penulisan nama lembaga
mohon diawali dengan PKBM setelah itu baru nama lembaga
B. NILEM diisi apabila telah memiliki Nilem PKBM, jika belum memiliki NILEM silahkan dikosongkan
C. Alamat lembaga dengan lengkap disesuaikan dengan kolom, lengkap dengan Kecamatan, kabupaten/kota dan
provinsi
D. Isikan nomor telepon dan nomor Faks PKBM yang dapat dihubungi
E. Cantumkan alamat Website dan Email PKBM (jika ada)
F. Setiap PKBM wajib mengisi tanggal, bulan dan tahun pendirian lembaga serta melampirkan suratnya
G. Isikan nomor akta notaris dan tanggal (lampirkan surat akta)
H. Pilih salah satu status kepemilikan lembaga
I. Pilih salah satu hasil evaluasi kinerja PKBM jika PKBM tersebut sudah dinilai kinerjanya (Jika sudah dinilai harap
melampirkan SK Kinerja)
J. Pilih salah satu Akreditasi Lembaga (Jika terakreditasi harap melampirkan surat akreditasi dari BAN-PNF)
K. Pilih salah satu letak geografis lembaga PKBM
L. Pilih salah satu status bangunan tempat lembaga PKBM didirikan
M. Isi lengkap biodata penanggungjawab lembaga dari:
Nama Lengkap
Nomor KTP (lampirkap KTP)
Tempat dan tanggal lahir
Jenis Kelamin
Pilih salah satu pendidikan terakhir
Isi lengkap Alamat rumah
Nomor Telepon/Handphone
Pelatihan yang pernah diikuti oleh penanggungjawab PKBM
N. Mengisi program utama yang diselenggarakan di lembaga PKBM bisa diisi lebih dari satu program seperti:
PAUD (TK)
PAUD (KB)
PAUD (TPA)
PAUD (SPS)
Keaksaraan (Dasar)
Keaksaraan (Usaha Mandiri KUM)
Kesetaraan (Paket A)
Kesetaraan (Paket B)
Kesetaraan (Paket C)
Kursus dan Pelatihan (Non-LKP)
O. Mengisi program pendukung yang diselenggarakan di lembaga PKBM bisa diisi lebih dari satu program seperti:
Pemberdayaan Perempuan (PUG)
Pendidikan Kecakapan Hidup (PKH)
Pendidikan Kepemudaaan
Pendidikan Keterampilan Kerja
Pengembangan Budaya Baca (TBM)
Usaha Produktif
Pelayanan Informasi Publik
Desa Vokasi (DESI)
Pendidikan Informal Lainnya
P. Mengisi Komunitas/Desa Binaan disekitar Lembaga PKBM disertakan dengan bukti lampiran MoU
Berikut langkah-langkah tata cara pengisian form instrument (Format B) Program Utama maupun Program Pendukung
yang diselenggarakan oleh Lembaga PKBM:

A. Program yang diselenggarakan sesuai form A nomor 10, (Satu instrumen untuk satu program, lembaga dapat
mengisi beberapa instrumen/ format B ini untuk beberapa program yang diselenggarakan)
B. Ijin Operasional wajib diisi sesuai nomor dan tanggal yang masih berlaku pada surat ijin operasional yang telah
diterbitkan (dilamprikan fotocopy ijin operasional)
C. Mengisi Akreditas program (Jika sudah terakreditasi harap melampirkan fotocopy surat akreditasi program)
D. Pilih salah satu Kurikulum yang dilaksanakan dalam program
E. Bahan Ajar yang digunakan didalam program bisa diisi lebih dari satu
F. Mengisi dan memilih salah satu Lama Pembelajaran dari program yag diselenggarakan
G. Mengisi Sarana Pembelajaran yang dimiliki, dapat dilampirkan jika kolom yang disediakan tidak mencukupi
H. Pembiayaan program, pilih salah satu sesuai dengan program yang dilaksanakan
I. Pilih salah satu Ujian Kelulusan yang diujikan dari masing-masing program
J. Mohon diisi lengkap Jumlah peserta didik 3 (tiga) tahun terakhir, diisi sesuai kolom yang telah disediakan
pertahun dan perjenis kelamin

Berikut langkah-langkah tata cara pengisian form instrument (Format C) Tutor/Pendidik dari program yang diajarkan
sesuai dengan form instrumen (Format B):

A. Program yang diajarkan (Sesuai Format B)


B. Mengisi biodata tutor/pendidik sesuai kolom yang telah disediakan (lampirkan fotocopy KTP)
C. Data Tutor , wajib diisi sesuai dengan format
D. Mengisi tanggal awal menjadi tutor di PKBM tersebut
E. Pilih salah satu Pendidikan terakhir dari tutor/pendidik
F. Pilih salah satu Pekerjaan lainnya selain menjadi tutor
G. Mengisi Sertifikat kompetensi yang dimiliki oleh tutor/pendidik (lampirkan fotocopy sertifikat jika ada)
H. Pilih salah satu kisaran pendapatan dari tutor/pendidik yang diperoleh dari mengajar di PKBM setiap bulannya
I. Mengisi Penghargaan yang dimiliki oleh tutor/pendidik (Jika ada)
Alur Pendataan & Panduan Pengisian Instrumen Nilem PKBM / NPSN

Alur Pendataan

1. Instrumen
Pendataan

5. Menerbitkan Nomor
PKBM
Induk PKBM dan Mendata
2. Mengisi Instrumen Geospasial

Download Upload

BINDIKMAS
KEMDIKBUD
3. Verifikasi Instrumen Di 4. PKBM Mengirim PUSAT
Forum PKBM dan Dinas Instrumen Ke BINDIKMAS
Kab/Kota KEMDIKBUD PUSAT
Pengesahan di
Forum PKBM &
Dinas Kab/Kota

1. PKBM mencetak Form Instrumen( Format A, Format B dan Format C )

2. PKBM mengisi Form Instrumen dengan lengkap sesuai data fakta

3. PKBM menyerahkan Form Instrumen ke Forum PKBM dan Dinas Kab/Kota untuk di verifikasi lalu disahkan

4. Setelah Form Instrumen ditandatangani dan di stempel oleh Dinas Kab/Kota dan Forum PKBM, Form
Instrumen harap dikirimkan via pos ke alamat :

Jl. Jenderal Sudirman, Senayan Jakarta


Lantai VIII, Gedung E
Subdit Kemitraan dan Kelembagaan
Direktorat Pembinaan Pendidikan Keaksaraan dan Kesetaraan
Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

5. Nantinya Form Instrumen yang sudah dikirimkan akan di input oleh Tim Pendataan NILEM Pusat, lalu data
tersebut akan diteruskan ke Pusat Data Statistik Pendidikan dn Kebudayaan(PDSP-K) untuk diterbitkan
nomor induk lembaga (NPSN) dan nantinya PKBM bisa mengisi sendiri posisi koordinat (Geospasial atau
Geotagging) dari lembaga pada link www.referensi.data.kemdikbud.go.id