Anda di halaman 1dari 4

KAJIAN PARENTING

Konsep Pendidikan anak dalam Al-Quran dan Sunnah


Ustadz Adi Hidayat, Lc.

Dalil dalil:

1. Q.S. Maryam 19 : 2 11 (Ikhtiar)


Perlu dipahami dengan baik, bahwa nikmat anak adalah hak prerogatif Allah. Allah
yang menentukan kapan, jenis kelaminnya apa. Q.S. Luqman 31 : 34. Ada 5 hak prerogatif
Allah:
- Waktu Kiamat,
- Cuaca,
- Yang menentukan proses yang terjadi di dalam Rahim,
- Apa yang akan diusahakan seseorang esok hari,
- Dimana seseorang akan mati.

(1) Kaaf Haa Yaa 'Ain Shaad. (2) (Yang dibacakan ini adalah) penjelasan tentang
rahmat Tuhanmu kepada hamba-Nya, Zakaria, (3) (yaitu) ketika dia berdoa kepada Tuhannya
dengan suara yang lembut. (4) Dia (Zakaria) berkata, "Ya Tuhanku, sungguh (semua) tulangku
telah lemah dan kepalaku telah dipenuhi uban, dan aku belum pernah kecewa dalam berdoa
kepada-Mu, Ya Tuhanku. (5) Dan sungguh, aku khawatir terhadap mawaliku sepeninggalku,
padahal istriku seorang yang mandul, maka anugerahilah aku seorang anak dari sisi-Mu, (6)
yang akan mewarisi aku dan mewarisi dari keluarga Ya'qub; dan jadikanlah dia, Ya Tuhanku,
seorang yang diridhai. (7) (Allah berfirman), Wahai Zakaria! Kami memberi kabar gembira
kepadamu dengan seorang anak laki-laki namanya Yahya, yang Kami belum pernah
memberikan nama seperti itu sebelumnya. (8) Dia (Zakaria) berkata, "Ya Tuhanku, bagaimana
aku dapat mempunyai anak, padahal istriku seorang yang mandul dan aku (sendiri)
sesungguhnya sudah mencapai usia yang sangat tua?. (9) Allah berfirman, "Demikianlah.
Tuhanmu berfirman, "Hal itu mudah bagi-Ku; sungguh, engkau telah Aku ciptakan sebelum
itu, padahal pada waktu itu engkau belum berwujud sama sekali. (10) Dia (Zakaria) berkata,
"Ya Tuhanku, berilah aku suatu tanda. Allah berfirman, "Tandamu ialah engkau tidak dapat
bercakap-cakap dengan manusia selama tiga malam, padahal engkau sehat. (11) Maka dia
keluar dari mihrab menuju kaumnya, lalu dia memberi isyarat kepada mereka;
bertasbihlah kamu pada waktu pagi dan petang.

Yang perlu dilakukan ketika Allah belum kunjung memberikan keturunan adalah
ikhtiar dengan sabar memohon kepada Allah.

2. Q.S Ali-Imron 3 : 38 39 (Ikhtiar)


(38) Pada waktu itu berdoalah Zakaria kepada Tuhannya, katanya: Ya Tuhanku, beri-
lah kepadaku dari sisi Engkau keturunan yang baik. Sesungguhnya engkau adalah Pendengar
permohonan . (39) Maka menyerulah kepadanya Malaikat, sedang dia sembahyang di
mihrab. Sesungguhnya Allah menggembirakan engkau dengan Yahya, yang akan membe-
narkan kalimah dari Allah, dan akan menjadi pemimpin dan akan terpelihara, dan seorang
Nabi dari kaum yang shalih.
Cara memohon doa nabi Zakaria memohon keturunan:
- Cari tempat khusus yang lebih mendekatkan kepada Allah SWT, memudahkan doa cepat
dikabulkan. Di dalam Al-Quran ada 3 tempat yang dimulyakan: Masjid 2:114, 9:18;
Mushola 2:125; Mihrab 3:37-38;
- Shalat
- Doa: Doa Nabi Zakariya


Ya Tuhanku, berilah kepadaku dari sisi Engkau keturunan yang baik

3. Q.S. Al-Araf 7 : 189 (Istri sedang mengandung)









Dialah yang menciptakan kamu dari jiwa yang satu (Adam) dan daripadanya Dia
menciptakan pasangannya, agar dia merasa senang kepadanya. Maka setelah dicampurinya,
(istrinya) mengandung kandungan yang ringan, dan teruslah dia merasa ringan (beberapa
waktu). Kemudian ketika dia merasa berat, keduanya (suami istri) bermohon kepada Allah,
Tuhan Mereka (seraya berkata), Jika Engkau memberi kami anak yang shalih, tentulah kami
akan selalu bersyukur.
Doa Spesifiknya:


- Mintakan kepada Allah supaya 4 hal yang Allah tetapkan kepada seseorang ketika ia
masih dalam kandungan (yakni Rezeki, Ajal, Amal perbuatan, bahagia/sengsaranya)
- Ust. Adi Hidayat (sebelum kandungan mencapai 4 bulan): Ya Allah, kami mohon
berikanlah rezeki terbaik dalam hidupnya, jauhkan dari yang haram Ya Allah,
dekatkan dengan yang halal, teguhkan hatinya untuk selalu menjemput yang halal
dalam hidupnya. Ya Allah mohon Ya Allah, seberapapun umur yang engkau tetapkan
untuk anak ini, maka kami mohon jadikanlah setiap detik dalam kehidupannya yang
ia lewati sebagai kebaikan-kebaikan yang mendapatkan pahala dari sisi-Mu. Ya Allah,
kami mohon untuk selalu membimbing dia untuk mengerjakan amal-amal yang
shaleh, meninggalkan perbuatan-perbuatan yang buruk. Mohon Ya Allah, jadikan
hidupnya penuh dengan kebahagiaan dan jauh dari nestapa dan kesengsaraan hidup
- 4 bulan selanjutnya, sifat shaleh yang dimohonkan tadi harus dipraktekan dalam
bentuk ikhtiar oleh suami istri dan selu menjaga hal hal yang diharamkan oleh Allah
SAW termasuk harta haram yang masuk ke anak lewat tubuh isteri.

4. Q.S Al-Baqarah 2 : 233 (Fase kelahiran)















Dan ibu-ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, bagi yang
ingin menyusui secara sempurna. Dan kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian
mereka dengan cara yang patut. Seseorang tidak dibebani lebih dari kesanggupannya.
Janganlah seorang ibu menderita karena anaknya dan jangan pula seorang ayah (men-derita)
karena anaknya. Ahli waris pun (berkewajiban) seperti itu pula. Apa-bila keduanya ingin
menyapih dengan persetujuan dan permusyawaratan antara keduanya, maka tidak ada dosa
atas keduanya. Dan jika kamu ingin menyusukan anakmu kepada orang lain, maka tidak ada
dosa bagimu memberikan pembayaran dengan cara yang patut. Bertakwalah kepada Allah
dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

Ketika sedang menyapih anaknya, jangan sampai psikologis istri terganggu. Selalu
temani dia. Beri kasih sayang yang baik.

5. Q.S Ali Imron 3 : 35-37






(Ingatlah), ketika istri Imran berkata, Ya Tuhanku, sesungguhnya aku bernazar
kepada-Mu, apa (janin) yang dalam kandunganku (kelak) menjadi hamba yang mengabdi
(kepada-Mu), maka terimalah (nazar itu) dariku. Sungguh, Engkaulah Yang Maha
Mendengar, Maha Mengetahui.








Maka ketika melahirkannya, dia berkata, Ya Tuhanku, aku telah melahirkan anak
perempuan. Padahal Allah lebih tahu apa yang dia lahirkan, dan laki-laki tidak sama
dengan perempuan. Dan aku memberinya nama Maryam, dan aku mohon perlindungan-
Mu untuknya dan anak cucunya dari (gangguan) setan yang terkutuk.







Maka Dia (Allah) menerimanya dengan penerimaan yang baik, membesarkannya
dengan pertumbuhan yang baik dan menyerahkan pemeliharaannya kepada Zakaria. Setiap
kali Zakaria masuk menemuinya di mihrab (kamar khusus ibadah), dia dapati makanan di
sisinya. Dia berkata, Wahai Maryam! Dari mana ini engkau peroleh? Dia (Maryam)
menjawab, Itu dari Allah. Sesungguhnya Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia
kehendaki tanpa perhitungan.

Point pentingnya:
- Beri nama terbaik
- Berikan ASI selama 2 tahun
- Memohon kepada Allah supaya dijauhkan dari godaan syaitan. Ada syaitan yang selalu
mengganggu semenjak anak dilahirkan, Ummu sibyan.
- Harus memiliki planning terhadap pendidikan anak. Misalnya anak pertama hafidz
quran, anak ke 2 hafal hadits, anak ke 3 mempelajari ilmu fiqih, dsb.
- Wujudkan doa itu dengan ikhtiar dini, (mencari guru terbaik, ditempatkan di tempat
terbaik).
- Berdoa supaya keturunan kita lebih baik dari generasi kita.

6. 31 : 13 19
7. 9 : 122
8. 58 : 11
9. 49 : 13
10. 4 :4
11. 30 : 21
12. 4 : 34 pembagian tugas
13. 2 : 168 mulai menjalankan tugas
14. 2 : 172 lebih cepat
15. 7 : 96
16. 17 : 23 24
17. 2 : 214
18. 3 : 142
19. 2 : 155 157
20. 14 : 7
21. 46 : 15 berbakti pada orang tua
22. 3 : 35 37 yang telah mempraktekan ini
23. 52 : 21
24. 51 : 15 23 cara mempraktekkannya
25. 3 : 133 134
26. 3 : 31
27. 59 : 7
28. 33 : 21