Anda di halaman 1dari 4

1.

Program Usaha kesehatan sekolah (UKS) merupakan


UKS adalah upaya terpadu lintas program dan lintas sektor untuk
meningkatkan kemampuan hidup sehat dan selanjutnya terbentuk
perilaku hidup sehat dan bersih baik bagi peserta didik, warga sekolah
maupun warga masyarakat

3. UKS memiliki tiga program pokok dalam pembinaan dan


pengembangannya, yang dikenal dengan nama Trias UKS, yaitu
meliputi:
Pendidikan Kesehatan; Kegiatan pendidikan kesehatan itu bisa
dilakukan oleh para kader kesehatan/ santri husada; yakni dengan
cara promosi kesehatan terhadap santri, memberikan pengarahan cara
pola hidup sehat, dll.
Pelayanan Kesehatan; Kegiatan pelayanan kesehatan biasanya
dilakukan oleh dokter poskestren, serta dibantu oleh para santri
husada.
Pembinaan Lingkungan Sehat; Sedangkan usaha pembinaan
lingkungan sehat ini bisa dilakukan dengan cara melakukan gerakan
7K yaitu kesehatan, kebersihan, keindahan, kenyamanan, ketertiban,
keamanan, dan kerindangan.
4. Dokter kecil merupakan anak sekolah dasar yang dipilih untuk aktif
menangani masalah kesehatan di sekolah
Dokter kecil atau biasa disingkat dokcil adalah peserta didik (siswa
sekolah) yang memenuhi kriteria dan telah dilatih untuk ikut
melaksanakan sebagian usaha pemeliharaan dan peningkatan
kesehatan terhadap diri sendiri,teman,keluarga dan lingkungannya.
5. PHBS atau Perilaku hidup bersih dan sehat adalah Sekumpulan perilaku
yang dipraktikkan atas dasar kesadaran sebagai hasil pembelajaran
yang menjadikan seseorang atau keluarga dapat menolong diri sendiri
di bidang kesehatan dan berperan aktif dalam mewujudkan kesehatan
masyarakatnya.
8. Air yang sehat harus mempunyai persyaratan sebagai berikut:

1. Syarat fisik
Persyaratan fisik untuk air minum yang sehat adalah bening (tak
berwarna), tidak berasa, suhu dibawah suhu udara diluarnya sehingga
dalam kehidupan sehari-hari. Cara mengenal air yang memenuhi
persyaratan fisik ini tidak sukar.
2. Syarat bakteriologis
Air untuk keperluan minum yang sehat harus bebas dari segala bakteri,
terutama bakteri patogen. Cara untuk mengetahui apakah air minum
terkontaminasi oleh bakteri patogen adalah dengan memeriksa sampel
(contoh) air tersebut. Dan bila dari pemeriksaan 100 cc air terdapat
kurang dari 4 bakteri E. coli maka air tersebut sudah memenuhi syarat
kesehatan.
3. Syarat kimia
Air minum yang sehat harus mengandung zat-zat tertentu didalam
jumlah yang tertentu pula. Kekurangan atau kelebihan salah satu zat
kimia didalam air akan menyebabkan gangguan fisiologis pada manusia.
Sesuai dengan prinsip teknologi tepat guna di pedesaan maka air minum
yang berasal dari mata air dan sumur dalam adalah dapat diterima
sebagai air yang sehat dan memenuhi ketiga persyaratan tersebut diatas
asalkan tidak tercemar oleh kotoran-kotoran terutama kotoran manusia
dan binatang. Oleh karena itu mata air atau sumur yang ada di pedesaan
harus mendapatkan pengawasan dan perlindungan agar tidak dicemari
oleh penduduk yang menggunakan air tersebut.

9. Mikroorganisme penyebab penyakit dapat ditemukan di udara, darat,


dan air. Air yang tercemar oleh mikroorganisme berbahaya dapat menjadi
sumber beragam penyakit, apabila mikroorganisme tersebut langsung
menginfeksi tubuh kita.

Tifus
Kolera

Disentri

10 (b) Ada yaitu gerakan 3R. Apa itu 3R? Kepanjangan dari 3R adalah

1. Reduce

Reduce dalam bahasa Indonesia yakni mengurangi. Mengurangi


dalam hal ini contohnya adalah mengurangi pemakaian plastik,
mengurangi pemakaian kertas tissue dll.

Sampah plastik

Seperti kita ketahui bersama jumlah sampah plastik diseluruh


dunia semakin menumpuk. Plastik dipilih karena
ringan, waterproof dan murah. Namun di balik itu semua, plastik
sulit untuk didaur ulang. Butuh jutaan tahun untuk menguraikannya
dengan sempurna.

Banyak orang salah kaprah dalam menangani limbah plastik ini.


Seperti dibakar misalnya. Memang benar, ketika plastik dibakar,
plastik berubah bentuk secara fisik dan dapat diuraikan karena
menjadi abu. Namun secara kimia, hasil pembakaran plastik
menghasilkan sebuah zat yang disebut Dioxin.

Dioxin adalah suatu zat yang bersifat toxic (racun) yang


mengandung klorin yang dihasilkan dari pembakaran klorin (dalam
plastik) dan hidrokarbon. Dioxin bersifat karsinogen dan dapat
menimbulkan kematian.

Oleh karena itu, kita dihimbau untuk mengurangi jumlah sampah


plastik dengan cara menggunakan paperbag (hasil daur ulang.red)
atau menggunakan tas anyaman seperti yang sering dibawa ibu-ibu
ketika pergi ke pasar.

Mengurangi pemakaian tissue

Contoh lainnya yaitu mengurangi pemakaian kertas tissue.


Caranya ? Memasang pengering elektrik pada tempat makan atau
restaurant. Bila dilihat sekilas, ini terlihat mahal pada awalnya. Dan
terlihat tidak sebanding dengan tissue yang jauh lebih murah.
Namun harga ini tidak ada apa-apanya dengan harga yang harus
kita bayar karena penggunaan tissue yang secara tidak langsung
mengakibatkan kenaikan suhu bumi tiap tahunnya.

Ada juga solusi lain untuk mengurangi penggunaan tissue yaitu


dengan menggunakan sapu tangan. Ini dapat dilakukan oleh siapa
saja termasuk pengelola restaurant yang bermodal pas-pasan*hehe.

2. Reuse

Reuse atau menggunakan kembali bila diartikan. Reuse cukup


terbukti untuk mengurangi Global Warming. Salah satu contohnya
adalah menggunakan kembali kertas bekas (kedua sisinya). Dengan
cara ini dapat mengurangi jumlah kertas yang digunakan yang
berarti mengurangi jumlah pohon yang ditebang untuk membuat
kertas. Semakin sedikit jumlah pohon yang ditebang sama artinya
mengurangi dampak Global Warming. Iya kan?

3. Recycle

Recycle atau mendaur ulang. Yang paling jamak ditemui dalam


hal ini adalah kertas. Recycle kertas sebenarnya mudah dilakukan.
Hanya bermodal screen (sablon), kertas bekas/koran dsb. Kalau mau
nyoba recycle klik link dibawah ini.