Anda di halaman 1dari 1

Menurut Roul (2014), presentasi visual sebuah ide atau konsep menggunakan gambar atau

bagan atau model untuk membantu anak mengembangkan penggambaran mental dari objek yang
sedang kita bicarakan. Presentasi verbal atau ceramah tidak dapat memenuhi tujuan ini.
Presentasi visual menambahkan beragam pengajaran dan penjabaran monoton dalam pengajaran
kelas. Pepatah lama mengatakan: Jika saya dengar, saya lupa; Jika saya lihat, saya ingat; Dan jika
saya melakukannya, saya mengerti.
Menurut Perloff (2010), persuasi adalah proses simbolis dimana komunikator mencoba
meyakinkan orang lain untuk mengubah sikap atau perilaku mereka mengenai sebuah isu melalui
penyampaian pesan dalam suasana pilihan bebas. Bagi O'Keefe (1990), definisi lain menyatakan
bahwa ini adalah usaha yang disengaja untuk mempengaruhi keadaan mental orang lain melalui
komunikasi dalam situasi di mana persuadee memiliki kebebasan.
Menurut Larsen-Freeman & Freeman (2008), kemajuan dalam TIK dan multimedia
sekarang memungkinkan lingkungan belajar yang kaya bahasa dapat diciptakan dengan
mengumpulkan konten yang direkam untuk memberi masukan mendalam pada guru. Paket
multimedia untuk pembelajaran immersive adalah alat yang digunakan siswa untuk membangun
kemampuan bahasa, pengetahuan, dan memahami dunia mereka (bandingkan Coiro, Knobel,
Lankshear, & Leu, 2008).
Penelitian Ilangovan (2001) membandingkan keefektifan metode pengajaran
konvensional dengan pengajaran kelompok non-interaktif berbasis media dan presentasi AV
sebagai sistem pendukung. Ditemukan bahwa pengajaran kelompok non-interaktif berbasis media
lebih efektif dibandingkan dengan metode pengajaran konvensional. Penyajian AV sebagai sistem
pendukung lebih efektif dalam meningkatkan retensi pemahaman mendengar. Anbuchelvan
(2005) menemukan sebuah studi tentang pengaruh penggunaan peralatan audio visual pada
komunikasi baca tulis di antara siswa standar 5 dan temuannya adalah: (a) Siswa pada kelompok
eksperimen memperoleh skor yang jauh lebih tinggi pada kinerja komunikasi membaca dan
menulis daripada siswa pada kelompok kontrol; dan (b) Skor perolehan kelompok eksperimen
lebih tinggi daripada keuntungan yang ditemukan pada kelompok kontrol.