Anda di halaman 1dari 1

Autisme

Autisme atau dikenal dengan sindroma keanner dengan memiliki gejala tidak mampu bersosialisasi,
mengalami kesulitan menggunakan bahasa, berperilaku berulang-ulang serta bereaksi tidak biasa
terhadap rangsangan sekitarnya dengan kata lain pada anak autisme dapat terjadi kelainan emosi,
intelektual dan kemauan atau gangguan pervasive. Dapat secara singkat dikatakan bahwa autisme
merupakan suatu keadaan anak dapat berbuat semaunya sendiri baik cara berpikir atau berperilaku.

Ciri yang ada pada anak dengan autisme antara lain:

Tidak peduli dengan lingkungan sosialnya

Tidak bereaksi normal dalam pergaulan sosial

Perkembangan bahasa dan bicara tidak normal serta adanya reaksi terhadap lngkungan terbatas sedang
pada pemeriksaan status mental ditemukan adanya kurangnya orientasi lingkungan, rendahnya ingatan
meskipun kejadian baru saja terjadi, dan kurang perduli terhadap lingkungan sekitar.

Autisme terdiri dari tiga jenis yaitu persepsi, jenis reaksi, dan jenis autisme yang timbul kemudian.
Pertama Autisme persepsi merupakan autisme yang timbul sebelum lahir dengan gejala adanya
rangsangan dari luar baik kecil maupun kuat dapat menimbulkan kecemasan. Kedua, autisme reaktif
yakni dengan gejala penderita membuat gerakan-gerakan tertentu berulang-ulang dan kadang-kadang
disertai kejang dan dapat diamati pada usia 6-7 tahun, memiliki sifat rapuh mudah terpengaruh oleh
dunia luar. Ketiga, autisme yang timbul kemudian jenis ini diketahui setelah anak agak besar dan akan
mengalami kesuiitan dalam mengubah perilakunya karena sudah melekat atau ditambah adanya
pengalaman yang baru. (Faisal Yatim, 2003)

Gangguan Pemusatan Perhatian/Hiperaktif