Anda di halaman 1dari 8

Variabel Sumber Data (Populasi & Sampel) dan Instrumen

Penelitian

DISUSUN OLEH KELOMPOK 5 :

1. Nur Luthfi H. (414316)

2. Arni Prisilla (414261)

3. Devi Kiki wulandari (414270)

4. Johan Dwi Harnanto (414292)


BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Penelitian adalah pekerjaan ilmiah yang bermaksud mengungkapkan


rahasia ilmu secara obyektif, dengan dibentengi bukti-bukti yang lengkap dan
kokoh. Penelitian merupakan proses kreatif untuk mengungkapkan suatu gejala
melalui cara tersendiri sehingga diperoleh suatu informasi. Pada dasarnya,
informasi tersebut merupakan jawaban atas masalah-masalah yang
dipertanyakan sebelumnya. Oleh karena itu, penelitian juga dapat dipandang
sebagai usaha mencari tahu tentang berbagai masalah yang dapat memberikan
suatu ide untuk membuat sesuatu yang baru melalui pikiran atau kesadaran
manusia.
Dalam penelitian, salah satu bagian dalam langkah-langkah penelitian
adalah menentukan populasi dan sampel penelitian. Seorang peneliti dapat
menganalisa data keseluruhan objek yang diteliti sebagai kumpulan atau
komunitas tertentu. Seorang peneliti juga dapat mengidentifikasi sifat-sifat suatu
kumpulan yang menjadi objek penelitian hanya dengan mengamati dan
mempelajari sebagian dari kumpulan tersebut. Kemudian, peneliti akan
mendapatkan metode atau langkah yang tepat untuk memperoleh keakuratan
penelitian dan penganalisaan data terhadap objek.

B. Rumusah Masalah

1) Apa pengertian populasi?


2) Apa saja jenis-jenis populasi?
3) Apakah yang dimaksud dengan sampel?
4) Apa keuntungan penggunaan sampel?
5) Apakah yang dimaksud dengan teknik sampling?
6) Bagamaimanakah cara untuk menentukan ukuran sampel?
7) Apa yang dimaksud dengan instrument Penelitian?
8) Apa saja jenis-jenis instrument Penelitian
C. BATASAN MASALAH

Agar penulisan ini dapat dilakukan lebih fokus, sempurna, dan mendalam

maka penulis memandang permasalahan penelitian yang diangkat perlu

dibatasi variabelnya. Oleh sebab itu, penulis membatasi makalah hanya

berkaitan dengan Variabel Sumber Data ,Populasi, Sampel dan Instrumen

Penelitian.
BAB II

DASAR TEORI

A. Populasi

1. Pengertian Populasi

Populasi menurut margono adalah seluruh data yang menjadi perhatian

kita dalam suatu ruang lingkup dan waktu yang kita tentukan, sedangkan

menurut Sugiyono, populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas obyek

atau subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang

ditetapkan peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulannya.

Menurut Muri secara umum dapat dikatakan beberapa karakteristik populasi

yaitu:

a. Keseluruhan dari unit analisis sesuai dengan informasi yang akan

diinginkan.

b. Dapat berupa manusia/individu, hewan, tumbuh-tumbuhan, benda-benda

atau objek maupun kejadian-kejadian yang terdapat dalam suatu area

atau daerah tertentu yang telah ditetapkan.

c. Merupakan batas-batas (boundary) yang mempunyai sifa-sifat tertentu

yang memungkinkan peneliti menarik kesimpulan dari keadaan itu.

d. Memberikan pedoman kepada apa atau siapa hasil penelitian tersebut

dapat digeneralisasikan.

Dari semua pengertian populasi yang telah di cantumkan di atas penulis

dapat menyimpulkan bahwa populasi adalah suatu ruang lingkup yang di

ambil kesimpulannya baik objek maupun subyek berdasarkan kualitas dan

karakteristik tertentu.
2. Jenis Jenis Populasi

Menurut Muri Mengatakan Populasi digolongkan menjadi dua jenis, yaitu :

a. Populasi terbatas (definite) yaitu objek penelitiannya dapat dihitung,

seperti luas sawah, jumlah ternak, jumlah murid, dan jumlah

mahasiswa.

b. Populasi tak terbatas (infinite) yaitu objek penelitian yang mempunyai

jumlah yang tak terbatas, atau sulit dihitung jumlahnya. seperti pasir

dan rambut.

3. Sampel

a. Pengertian Sampel

Sampel adalah bagian dari jumlah dan karakteristik yang dimiliki

oleh populasi. Apabila populasi besar, maka peneliti tidak mungkin

mempelajari semua yang ada pada populasi, misalnya karena keterbatasan

dana, tenaga dan waktu, maka peneliti dapat menggunakan sampel yang

diambil dari populasi tersebut, Untuk itu sampel diambil dari populasi yang

betul-betul representatif (mewakili).

b. keuntungan penggunaan sampel

Ada beberapa keuntungan jika kita menggunakan sampel, yaitu

a) Lebih cepat dalam pengumpulan dan pengolahan data

b) Lebih akurat

c) Lebih luas ruang cakupan penelitian

c. Teknik Sampling

Teknik sampling adalah sebuah metode atau cara yang dilakukan untuk

menentukan jumlah dan anggota sampel. Setiap anggota tentu saja wakil
dari populasi yang dipilih setelah dikelompokkan berdasarkan kesamaan

karakter.

d. Menentukan Ukuran Sampel

Pada dasarnya tidak ada aturan baku mengenai pengambilan

ukuran dari sampel selama sampel sudah mewakili karakteristik dari

populasi. Namun dalam penelitian yang bersifat psikologi seperti pada

penelitian pendidikan, Semakin besar jumlah akan menghasilkan data yang

lebih stabil. Selain dari karakteristik peneliti juga harus mempertimbangkan

jumlah data yang dibutuhkan untuk keperluan analisis Statistik. Sebagai

contoh jika penelitian yang dilakukan bertujuan untuk membandingkan dua

bua grouph dengan satu variabel pembanding, analisis yang dilakukan

untuk data yang terdistribusi normal adalah untuk distribusi t mengharuskan

minimal jumlah data terdiri dari 30 data karena kurang dari itu tidak

menghasilkan analisis yang baik dan tidak lebih dari 60 data.

4. instrument Penelitian

a. Pengertian Instrumen Penelitian

instrument penelitian adalah alat yang digunakan untuk

mengumpulkan data penelitian agar data lebih mudah diolah dan

menghasilkan penelitian yang berkualitas. Data yang telah terkumpul

dengan menggunakan instrumen akan dideskripsikan, dilampirkan atau

digunakan untuk menguji hipotesis yang diajukan dalam suatu penelitian.

b. jenis-jenis instrument Penelitian

terdapat jenis jenis instrument penelitian,yaitu.

1. Instrumen untuk metode tes adalah soal tes.


tes merupakan suatu tehnik pengukuran yang didalamnya

terdapat berbagai pertanyaan, pernyataan, atau serangkaian tugas

yang harus dikerjakan atau dijawab oleh responden. Contoh tes

kepribadian atau personality test, tes inteligensi atau intelligence test,

tes minat atau measures of interest.

2. Instrumen untuk metode observasi adalah pedoman observasi atau

panduan pengamatan.

Instrumen observasi yang berupa pedoman pengamatan, biasa

digunakan dalam observasi sitematis dimana si pelaku observasi

bekerja sesuai dengan pedoman yang telah dibuat. Pedoman tersebut

berisi daftar jenis kegiatan yang kemungkinan terjadi atau kegiatan

yang akan diamati. Sebagai contoh, observasi yang dilakukan di

sebuah sekolah, objek yang akan diamati ditulis dalam pedoman

tersebut secara berurutan dalam sebuah kolom yang akan di tally, isi

daftarnya adalah berbagai peristiwa yang mungkin terjadi di sekolah

tersebut seperti: kepala sekolah memberi pengarahan kepada guru-

guru, guru piket mengisi materi pada kelas yang pengajarnya

berhalangan hadir, petugas administrasi mengisi buku induk siswa,

penjaga sekolah memelihara peralatan kebersihan sekolah, murid-

murid berseragam rapih, dan sebagainya

3. Instrumen untuk metode dokumentasi adalah pedoman dokumentasi.

Dokumen yang digunakan dalam penelitian dapat berupa

dokumen yang sudah ada maupun dokumen yang di rancang selama

penelitian.

Dokumen merupakan bahan-bahan tertulis, misalnya silabus,

program tahunan, program bulanan, program mingguan, rencana


pelaksanaan pembelajaran, catatan pribadi siswa, buku raport, kisikisi,

daftar nilai, lembar soal atau lembar tugas, lembar jawaban, dan lain

sebagainya. Dokumen dapat juga berbentuk dokumen yang terkait

dengan kondisi lingkungan sekolah, data guru, data siswa, dan

organisasi sekolah.

Daftar Pustaka

Arikunto, S. (2000). Manajemen Penelitian. Jakarta: Rineka Cipta.

Riduwan. (2013). Skala Pengukuran Variabel-variabel Penelitian. Bandung.

Sumadi, S. (2014). Metodologi Penelitian. Jakarta : PT. Raja Grafindo.

Andriani Rini, (2017). Macam - Macam Instrumen Penelitian. Jakarta.