Anda di halaman 1dari 2

Fungsi dari Mahatari

Fungsi/peran/manfaat matahari bagi manusia dan khususnya makhluk hidup yang ada dibumi
antara lain sebagai berikut...

Pengaruh sinar inframerah


Pengaruh terhadap sinar ultraviolet yang dapat membasmi bibit penyakit
Sinar matahari dapat dijadikan sebagai sumber energi
Sinar matahari mampu membunuh mikroba
Dapat mengobat menyakit insomia dengan menjemur diri dipagi hari
Sinar matahar idapat membantu suasana hati menjadi lebih baik karna sinar matahari
dapat merangsang sintesis edorfin
Dapat meringankan penyakit sendi dan arthritis
Vitamin D yang didapatkan dari sinar matahari dapat membantu menghambat
pengembangan sel kanker dan apabila dilakukan secara teratur dapat melawan penyakit
usus, leukimia, dan kanker payudara.
Sinar matahari dapat meningkatkan sirkulasi darah, memperkuat sistem kardiovakuler,
tekanan arteri, denyut nadi dan menormalkan jumlah kolestrol dalam tubuh.
Sinar matahari bermanfaat dalam mengurangi gula darah karna matahari memberikan
kemudahan dalam penyerapan glukosa masuk ke dalam tubuh, matahari dapat menjadi
insulin.
Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Sinar matahari mampu membentuk dan memperbaiki tulang-tulang
Sebagai bahan dalam terjadinya proses fotosintesis

Bagian-Bagian Matahari
Bagian-bagian matahari seperti diatas terdapat 4 bagian dimulai dari yang terdalam antaralain...
a. Inti Matahari (Core)
(Pengertian Inti Matahari). Inti matahari adalah bagian matahari yang mempunya suhu sekitar
15 juta derajat celsius. Suhu dan tekanan yang sangat tinggi ini memungkinkan terjadinya
pemecahan atom-atom menjadi elektron, proton, dan neutron. Neutron yang tidak bermuatan
akan meninggalkan inti ke arah luar matahari. Rekasi fusi (pergerakan elektron) dan proton
sangat cepat dan bertabrakan satu dengan yang lain) berlangsung di bagian ini dan hasilnya
dipancarkan ke luar secara radiasi.

Zona radiatif adalah lapisan yang menyelubungi bagian inti. Lapisan ini mempunyai suhu
dari dalam ke luar adalah sekitar tujuh juta sampai dua juta derajat celsius.
Zona konvektif adalah lapisan yang suhunya sudah menurun. Suhu lapisan ini sekitar dua
juta derajat celcius. Setelah keluar dari zona radiatif, atom-atom bagian inti ini akan
bergerak menuju lapisan yang lebih luar dengan suhu yang lebih rendah.

b. Fotosfer
(Pengertian Fotosfer). Fotosfer adalah lapisan permukaan Matahari dengan tepat sekitar 350
km. Lapisan ini disebut lapisan cahaya karena lapisannya memancarkan cahaya (energi panas)
sangat kuat dan sebagian cahayanya sampai ke Bumi. Suhu di lapisan ini diperkirakan sekitar
6000 derajat celsius dengan ketebalan lapisannya 500 km.
c. Kromosfer
(Pengertian Kromosfer). Kromosfer adalah lapisan di atas fotosfer bersuhu sekitar enam ribu
sampai 50 ribu derajat celcius. Cahaya lapisan kromosom biasanya tidak terlihat karena lapisan
fotosfer. Tetapi pada saat gerhana matahari total, lapisan kromosfer akan terlihat berupa warna
merah yang disebabkan tingginya kandungan helium. Pada lapisan kromosom ini terdapat
lapisan gas yang paling dinamis karena seringkali muncul berupa cahaya berbentuk lidah api
yang memancar sampai ketinggian lebih dari 200 ribu km yang disebut prominensia.

d. Korona
(Pengertian Korona). Korona adalah lapisan terluar matahari. Lapisan berwarna putih ini akan
terlihat mengelilingi matahari pada saat terjadinya gerhana matahari. Suhu lapisan ini mencapai
jutaan derajat Celcius. Lapisan ini merupakan lapisan gas tipis dan bentuknya selalu berubah-
ubah.