Anda di halaman 1dari 2

1.

Pandangan agama pada kesehatan reproduksi dan KB


jawab : Memberikan hak pada wanita untuk mengatur kelahiran. Islam memberikan
petunjuk kepada wanita agar reproduksi dilakukan mengatur jarak kelahiran. ini untuk
mengantisipasi kemungkinan yang tidak diinginkan seperti meninggal ketika melahirkan
karena lemah fisik atau badan tidak sehat. Dan untuk memenuhi kebutuhan bayi terhadap
ASI, karena ASI sangat besar manfaatnya bagi kesehatan.
2. Pandangan agama dalam praktis medis
Jawab : Agama dan kesehatan saling berhubungan, polanya pun sangan beragam yaitu
saling melawan, saling mendukung, saling melengkapi dan saling berjalan pada
kewenangannya sendiri. Namun, kita juga belum bisa menghubungkan mana yang
berdasarkan ajaran agama atau tidak. Semisal, pengobatan dengan cara bekam, bekam
merupakan pengobatan yang dibawa Rasulullah SAW
3. Pandangan agama dalam perilaku
Dalam padangan agama islam merawat pasien merupakan tugas mulia,baik secara tersurat
maupun tersirat agama islam sangat menuntut akan hadirnya peran di tengah masyarakat
dalam menjalankan tugas harus memperhatikan aspek-aspek meliputi ketelitian,kecermatan
dan kewaspadaaan guna meminimalisir resiko negatif yang mungkin akan timbul. Serta rasa
tanggung jawab yang harus dijunjung tinggi
4. Pandangan agama dalam mendukung harapan dan perasaan pasien
Pada dasarnya Bimbingan rohani Islam adalah kegiatan yang di dalamnya terjadi proses
bimbingan dan pembinaan rohani kepada pasien di rumah sakit, sebagai
upaya menyempurnakan ikhtiar medis dengan ikhtiar spiritual. Dengan
tujuan memberikan ketenangan dan kesejukan hati dengan dorongan dan
motivasi untuk tetap bersabar, bertawakkal dan senantiasa menjalankan
kewajibannya sebagai hamba Allah.
5. Pandangan agama pada penyakit yang tidak bisa disembuhkan
Dan di sinilah agama, antara lain, mendapatkan tantangan: seberapa besar peran yang dapat
dimainkan agama, dalam hal ini Islam, atas agenda-besar kemanusiaan berlabel AIDS ini?
Peran Islam rupanya sangat bergantung pada pemaknaan penganutnya atas Islam. Bagi
Sebahagian Muslim, AIDS dipandang sebagai hukuman Tuhan atas kaum homoseksual, yang
kemudian meluas kepada pihak-pihak lain
6. Pandangan agama pada pasien yang mengalami sakit yang berpanjangan dan ingin
mengakhiri hidupnya atau euthanasia
Syariah Islam mengharamkan euthanasia aktif, karena termasuk dalam kategori pembunuhan
sengaja (al-qatlu al-amad) walaupun niatnya baik yaitu untuk meringankan penderitaan
pasien. Hukumnya tetap haram, walaupun atas permintaan pasien sendiri atau keluarganya.
Dalil-dalil dalam masalah ini sangatlah jelas, yaitu dalil-dalil yang mengharamkan
pembunuhan. Baik pembunuhan jiwa orang lain, maupun membunuh diri sendiri.
7. Pandangan agama terhadap pengobatan alternatif
Hanya perlu diperhatikan dalam pengobatan alternatif agar tidak melakukan hal-hal yang
dilarang syariat, seperti minta bantuan jin, memberi sesajian atau hal-hal lain yang
membawa kepada kemusyrikan seperti a. Bila terindikasi adanya persembahan kepada
selain Allah, b. Bila terindikasi menggunakan jin (makhluq halus), c. Bila terindikasi
menggunakan cara syirik, d. Bila terindikasi menggunakan cara-cara yang diharamkan

8. Pandangan agama pada tindakan aborsi


maka fase (proses) penciptaan janin dimulai pada hari ketujuh sejak awal bertemunya
sperma laki-lak dan indung telur perempuan, dan penciptaannya berlangsung terus-menerus
hingga ditiupkan ruh pada fase akhir mudhghah, kemudian memasuki fase pembentukan
tulang-belulang dan daging, dan terus berkembang hingga kelahirannya. Perbedaan antara
penciptaan dan pembentukan janin tersebut didasarkan pada banyak ayat antara lain pada
surat [7]: 11.