Anda di halaman 1dari 6

KULIAH UMUM ERP

Nama : Madiyono
NIM : 15.4.10026

Proses Produksi di Perusahaan Air Mancur.

WIP

Jahe dibeli dari tengkulak masih kotor, lalu jahe dicuci dan dibersihkan , wujud belum berubah masih
jahe tapi secara nilai sudah berubah karena sudah masuk ke WIP (Work In Process), kemudian jahe
masuk ke proses racikan , setelah itu masuk proses giling ayak, setelah jadi serbuk lalu masuk ke proses
ekstraksi, lalu ke proses oven dan digranulasi menjadi sebuah pil kemudian masuk ke proses kemasan,
kemudian masuk ke packing dan masuk ke gudang.

Masing-masing proses tadi selalu melibatkan QC (Quality Control) untuk mengontrol kualitas produksi
apakah sesuai standar yang diinginkan. Pintu masuk dari gudang proses terakhir ke finish goods
melibatkan Qi (Quality Insurance) yang launching menyatakan layak tidaknya hasil produksi untuk dijual.

Hal itu semua adalah contoh sebuah proses MRP(Manufacture Resource Planning).

Untuk bisa membuat sebuah MRP/ERP pada perusahaan Manufacture harus bisa menguasai

- Akuntansi
- Teknik Industri
- SDM
- Manajemen

Pada saat penghitungan proses pembiayaan perusahaan Air Mancur menggunakan metode ABC ,
Metode ABC adalah Teknik penghitungan biaya berdasarkan Activity Based Costing yaitu pembiayaan
dihitung berdasarkan proses, jadi setiap proses diberi nilai. Yang mempengaruhi Metode ABC yaitu Raw
Material (Bahan Baku), Penunjang (Listrik, Mesin dan lainnya) di tambah biaya tenaga kerja dikurangi
penyusutan maisng-masing proses , penyusutan itu merupakan waste(limbah) karena pada setiap proses
pasti ada penyusutan. Perusahaan Manufacture yang berkaitan dengan Simplesia (Jahe Kunir,dll) itu
penyusutannya sangat besar. Penyusutan setiap proses tidak boleh lebih dari 15% pada setiap prosesnya.
Pada proses ektraksi bahan baku utama akan menjadi tinggal 10%nya yang lain jadi waste.
GAMBARAN MRP

PSO, PURCHASING,QUALITY CONTROL,RISET AND DEVELOPMENT,PRODUKSI,COST CENTER,ACCOUNTING,ADMINISTRATOR,INTERNAL


AUDIT,ANALISA,PR,MONITOR PO,PB,PLANING STOCK,KEBUTUHAN BAHAN,PO,PENERIMAAN SUPPLIER,PENILAIAN SUPPLIER,HPP
STANDAR,KALKULATOR PRODUKSI,ANALISA PEMAKAIAN MESIN,HITUNG WIP
GAMBARAN UMUM SALES & DISTRIBUSI

SALES,LOGISTIK,PPIC SALES,PPIC,FINANCE,ACCOUNTING,DISTRIBUSI,MARKETING,QUALITY ASSURANCE,PENERIMAAN ORDER,RETUR


SALES,REGIONAL ORDER,SALES GLOBAL,NON SALES,SHIPPING PLAN,SHIPPING QTY,INVOICE,INJECT FAKTUR PAJAK ONLINE,GOM,POSTING KE
APLIKASI ACCOUNTING,
PROSES ERP

Pada ERP semua proses MRP tadi ditambah Sales, akunting dan HC & GA, HC(Human Capital) yang
mengurusi Gaji dan lain-lain , GA (General Account)mengurusi pembelanjaan barang dan jasa / non
manufacture.

Sales dan distribusi , menggunakan program penjualan, di air mancur focus ke barang ekspor. Di Air
Mancur terjadi perubahan dari industri Jamu menjadi industri Farmasi. ERP di perusahaan Air mancur
dibagi menjadi 3 Perusahaan, Air Mancur mengurisi masalah Jamu dan kefarmasian, MUN (Madurasa
Unggulan Nusantara) ngurusi masalah madu, HSR (Harum Sari) mengurusi masalah Kosmetik di gabung
dan dimasukkan dalam 1 Program. Server berada di Palur untuk mengurusi Program dari 3 Perusahaan
tadi. Inverstasi pembelian server sebesar 800 juta, Total seluruh investasi Infrastruktur untuk ERP
seharga 3 milyar lebih murah daripada beli software SAP yang 3 milyar.

Untuk penerapan ERP dibutuhkan waktu 1 tahun,

- 3 bulan pertama observasi ke seluruh bagian terkait system manualnya dan pemetaan
- 3 bulan kedua menyusun SOP (terkait Form , Flow Of Dokumen)
- 3 bulan desain database (total table > 500) dengan WAMP, INODB
o Backup tiap bulan sekitar 2 GB
o Menggunakan Procedure , Function dan Trigger pada MYSQL
o Menggunakan Software Pemrograman .NET dan Server Cloud
o Support Aplikasi Mobile
- Bulan berikutnya Desain Report

Program ERP diselesaikan dalam 3 tahun

Blue Print Program


Di dalam Sistem Accounting

- HPP standard ( pembuatan proses dari observasi sampai finish Goods)


- HPP Aktual ( berhubungan dengan Bisnis Intelegent)

Semua Proses Produksi harus dibuat batch sebagai key untuk trashback atau pencarian barang jadi itu
dilacak sampai awal bahan bakunya. Itulah salah satu kunci sukses ERP.