Anda di halaman 1dari 7

Angket Penelitian

Hubungan antara Adversity Intelligence dan Persepsi


Mahasiswa terhadap Profesi Guru dengan Kepercayaan
Diri Menjadi Guru bagi Mahasiswa Program Studi S1
PTE Universitas Negeri Malang

1. Petunjuk Pengisian Angket:


a. Bacalah dengan teliti setiap pernyataan yang ada pada angket penelitian!
b. Pengisian angket penelitian tidak mempengaruhi IPK mahasiswa
c. Isilah angket penelitian dengan jujur sesuai kondisi yang anda rasakan!
d. Angket penelitian terdiri dari 90 butir pernyataan, yang terdiri dari variabel
kepercayaan diri menjadi guru, adversity intelligence, dan persepsi mahasiswa
terhadap profesi guru
e. Jawablah setiap pernyataan sesuai kondisi anda dengan memberi tanda centang
() pada kolom yang sudah tersedia!
f. Adapun alternatif jawaban dan pemberian skor setiap pernyataan dijabarkan
sebagai berikut:
Alternatif Jawaban Skor
SANGAT SETUJU 4
SETUJU 3
TIDAK SETUJU 2
SANGAT TIDAK SETUJU 1
(Sumber: Sugiyono, 2013: 135).

2. Contoh pengisian angket


Jawaban
No. Pernyataan
4 3 2 1
Jika saya menjadi guru, saya selalu berusaha untuk
1.
menjadi guru yang kompeten.

3. Cara mengganti jawaban


Jawaban
No. Pernyataan
4 3 2 1
Jika saya menjadi guru, saya selalu berusaha untuk
1.
menjadi guru yang kompeten.

1
Angket Penelitian

A. Kepercayaan Diri Menjadi Guru (Y)

Jawaban
No. Pernyataan
4 3 2 1
Saya termotivasi berprofesi menjadi guru dibandingkan
1.
menjadi pengusaha ataupun berkarir di industri.
Menjadi guru adalah cita-cita saya sejak dulu dan mulai
2.
sekarang saya selalu berusaha untuk mencapainya.
Menjadi guru merupakan profesi yang tepat dengan
3.
kemampuan yang saya miliki.
Setelah menempuh mata kuliah bidang keguruan dan
4. bidang keteknikan, saya merasa mampu dan menguasai
setiap materi yang ada didalamnya.
Sebagai mahasiswa calon guru, saya cenderung
5. mempelajari teori belajar dan prinsip-prinsip
pembelajaran yang mendidik.
Jika saya menjadi guru, saya yakin dapat menerapkan
6. teori yang telah saya pelajari untuk melaksanakan
proses pembelajaran.
Saya merasa mampu menguasai standar kompetensi
7. guru (kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian,
kompetensi sosial, kompetensi profesional).
Dengan kompetensi pedagogik yang telah saya miliki,
8. saya merasa yakin dapat menentukan metode belajar
yang sesuai dengan karakteristik peserta didik.
Kompetensi pedagogik yang telah saya kuasai
mempermudah saya dalam mengevaluasi hasil belajar
9.
sesuai prinsip evaluasi pembelajaran.
Setelah menempuh mata kuliah keguruan dan
10. keteknikan, saya merasa mampu menjalankan praktik
microteaching dan KPL dengan mudah.
Saya yakin dapat membuat perencanaan pembelajaran
11. pada saat praktik microteaching dan KPL berdasarkan
kurikulum dan silabus yang tersedia.
Dalam praktik microteaching dan KPL, saya merasa
12.
percaya diri untuk menyampaikan materi pembelajaran.
13. 1Setelah melaksanakan praktik microteaching dan KPL,
.saya merasa yakin dengan pengalaman yang saya miliki
dapat mengantarkan kesuksesan untuk berprofesi
menjadi guru.
14. Pada pelaksanaan KPL saya cenderung berbicara tenang
1saat berinteraksi dengan peserta didik dalam proses
.pembelajaran.
15. 1Pelaksanaan KPL melatih saya untuk berbicara sopan
dan tidak gugup ketika sedang berinteraksi sesama
pendidik maupun tenaga pendidik lainnya.

2
Angket Penelitian

16. 1Jika saya menjadi guru, saya akan tekun dan tidak
.mudah tergesa-gesa dalam mengerjakan tugas sebagai
pendidik, dan ahli kependidikan.
17. 1Tetap tenang dalam melaksanakan berbagai kegiatan
.sebagai guru membantu saya untuk meningkatkan
kompetensi yang telah saya miliki.
18. Saya merasa senang ketika presentasi di depan kelas.
19. DSaya merasa nyaman dan tidak gugup ketika presentasi
di depan kelas.
20. Saya merasa mampu untuk melaksanakan presentasi
materi pembelajaran yang saya ampu.
21. Saya cenderung mengungkapkan gagasan secara jelas
dan tidak terburu-buru.
22. Saya cenderung tidak gugup dan terbata-bata ketika
berbicara dalam forum diskusi.
23. Saya cenderung memulai pembicaraan ketika bertemu
dengan teman baru.
24. Pada saat pelaksanaan KPL, saya cenderung mematuhi
dan menaati peraturan dan norma yang berlaku di
sekolah.
25. Saya selalu menerima kritikan dan saran terkait gagasan
yang saya sampaikan dalam forum diskusi.
26. Saya selalu menghargai pendapat orang lain yang tidak
sependapat dengan saya.
27. Dengan berbekal pengetahuan dan pengalaman, saya
merasa mampu untuk membangkitkan semangat belajar
peserta didik ketika proses pembelajaran.
28. Untuk menanggulangi perilaku menyimpang peserta
didik, saya cenderung menggunakan teknik preventif
dan kuratif agar proses pembelajaran tetap optimal.

3
Angket Penelitian

B. Adversity Intelligence (X1)

Jawaban
No. Pernyataan
4 3 2 1
Sebagai calon guru saya selalu siap untuk menghadapi
1. 1
berbagai tindakan menyimpang yang dilakukan peserta
.
didik.
Pada saat pelaksanaan KPL, saya tidak pernah main
2. 2
hakim sendiri ketika ada peserta didik yang melanggar
.
tata tertib sekolah.
Pada saat pelaksanaan KPL, saya cenderung bersabar
3. 3ketika ada peserta didik yang berbicara sendiri di kelas

.dan mencoba menegurnya dengan kalimat yang
mendidik.
Pada saat pelaksanaan KPL, saya selalu memberi
4.
teguran ketika ada peserta didik yang datang terlambat.
Jika saya menjadi guru, saya cenderung bersikap
5. Ddinamis dengan inovasi kurikulum pendidikan di
Indonesia.
Adanya perubahan kurikulum melatih saya untuk
6.
menyesuaikan diri dengan inovasi dunia pendidikan.
Jika saya menjadi guru, saya selalu terbuka ketika
7.
kurikulum pendidikan di Indonesia mengalami inovasi.
Jika saya menjadi guru, saya selalu berusaha untuk
8.
membuat RPP yang sesuai dengan silabus.
Jika saya menjadi guru, saya selalu berusaha untuk
9. memahami karakteristik peserta didik untuk
menentukan skenario pembelajaran.
Sebagai calon guru, saya tetap tekun mempelajari teori
10.
dan prinsip evaluasi belajar.
Jika saya menjadi guru, saya akan selalu berusaha untuk
11. Jmenerapkan teori dan prinsip evaluasi belajar dalam
kegiatan pembelajaran.
Jika saya menjadi guru, saya akan menerapkan prinsip
12.
evaluasi dalam mengevaluasi hasil belajar peserta didik.
Pada saat pelaksanaan KPL, saya tidak pernah
13. mengeluh ketika jam pulang saya terlambat di
karenakan ada kegiatan penting di sekolah.
14. Pada saat pelaksanaan KPL, saya tidak pernah
mengeluh jika mendapatkan tugas piket.
15. Pada saat pelaksananaan KPL, saya tidak pernah
mengeluh ketika disuruh menertibkan peserta didik
yang melanggar tata tertib yang berlaku.
16. JJika saya menjadi guru, saya siap untuk di tempatkan di
seluruh wilayah Indonesia.

4
Angket Penelitian

17. Jika suatu saat saya ditugaskan menjadi guru di daerah


yang cukup jauh, maka saya akan menerima dengan
senang hati.
18. Saya selalu berusaha untuk menaati dan mematuhi
norma yang berlaku di daerah tempat saya mengajar.
19. Menjadi guru di daerah pelosok merupakan bentuk
pengabdian diri bukan untuk meraih materi.
20. Jika saya menjadi guru di daerah pelosok, maka saya
tidak akan mengeluh dan tetap ikhlas menjalankan tugas
saya sebagai pendidik.
21. Keterbatasan yang ada di daerah pelosok tidak membuat
saya takut untuk menjalankan tugas saya sebagai guru.
22. Jika saya menjadi guru, saya selalu belajar dan berusaha
untuk menjadi guru yang kompeten.
23. Sebagai calon guru, saya selalu mempelajari berbagai
disiplin ilmu untuk memperkaya pengetahuan saya.
24. Untuk menambah pengalaman mengajar, saya tertarik
untuk menjadi asisten dosen ataupun tentor dalam
lembaga bimbingan belajar.
25. Sebagai calon guru, saya tertarik mengikuti seminar-
seminar keguruan dan kependidikan.
26. Saya sangat tertarik mengikuti PPG (Pendidikan Profesi
Guru).
27. PPG merupakan sarana untuk mengembangkan keahlian
dan kemampuan saya untuk menjadi guru.
28. Adanya sertifikasi guru, memotivasi saya untuk
mempersiapkan diri menjadi guru yang kompeten.
29. Saya sangat tertarik mengikuti program SM3T.
30. Saya termotivasi untuk bersaing dengan mahasiswa lain
dalam mengikuti program SM3T.

5
Angket Penelitian

C. Persepsi Mahasiswa terhadap Profesi Guru (X2)

Jawaban
No. Pernyataan
4 3 2 1
1. 1Sebagai mahasiswa kependidikan, saya tidak asing lagi

.dengan profesi sebagai guru.
Saya memandang profesi guru sebagai profesi yang
2.
mulia.
Menurut saya, jabatan guru dapat dikatakan sebagai
3. profesi karena untuk menjadi guru dituntut suatu
keahlian tertentu.
Menurut saya, guru adalah pendidik profesional dengan
4. tugas utama mendidik, membimbing, melatih dan
mengevaluasi peserta didik dalam pendidikan formal.
Menurut saya, profesi guru selalu dipandang baik oleh
5.
semua orang
Saya memandang profesi guru sebagai salah satu
6.
panutan untuk peserta didik dalam bertindak.
Seorang guru harus memiliki kepribadian yang baik dan
7.
terpuji.
Menurut saya, pribadi guru berperan penting dalam
8.
membentuk karakter dan moral peserta didik.
Profesi sebagai guru memiliki peran penting dalam
9. mencapai visi pendidikan nasional yaitu menciptakan
insan Indonesia cerdas dan kompetitif.
Menurut saya, guru adalah pemeran sekaligus sutradara
10.
dalam proses pembelajaran di kelas.
Keberhasilan peserta didik dalam pembelajaran di kelas
11.
merupakan tanggung jawab seorang guru.
Sebagai mahasiswa kependidikan, saya sadar bahwa
12. keberhasilan pendidikan ditentukan oleh kemampuan
guru dalam mendidik.
Menurut saya, guru memiliki peran penting dalam
13.
memajukan pendidikan nasional.
Guru merupakan penggerak utama dalam
14. pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan
nasional.
Seorang guru harus ikhlas dalam menjalankan tugasnya
15.
sebagai pendidik.
Dalam menjalankan tugasnya sebagai pendidik, seorang
16. guru harus diimbangi dengan perasaan senang terhadap
sesuatu yang berkaitan dengan pendidikan.
Berbagi ilmu pengetahuan merupakan salah satu tugas
17. Gseorang guru dalam mendidik dan membelajarkan
generasi muda bangsa Indonesia.
Guru tidak merasa terbebani ketika ada tugas tambahan
18.
yang berkaitan dengan peningkatan mutu pendidikan.

6
Angket Penelitian

Sikap dan perilaku guru telah diatur dan disesuaikan


19.
dengan norma dan nilai-nilai yang ada dalam pancasila
Berdasarkan pengalaman yang saya dapat, seorang guru
20.
harus berakhlak mulia, beriman, bertakwa, dan berilmu.
Berdasarkan pengalaman yang saya dapat, seorang guru
21.
harus bersikap dewasa, bijaksana, berwibawa, dan jujur.
Guru merupakan makhluk sosial yang dalam hidupnya
22. berdampingan dengan manusia lain dan lingkungan
sekitarnya.
Berbicara sopan dan santun sesama pendidik, orang tua
23. Dpeserta didik, dan peserta didik merupakan salah satu
kompetensi sosial guru.
Seorang guru sudah selayaknya bergaul dengan
24. masyarakat sekitar dengan mematuhi norma yang
berlaku.
Sesama pendidik harus menerapkan prinsip
25. persaudaraan sejati dan semangat kebersamaan demi
meningkatkan mutu pendidikan.
Guru dituntut untuk menguasai materi secara luas dan
26. mendalam sesuai dengan standar isi mata pelajaran yang
diampu.
Guru dituntut untuk selalu berusaha mendalami disiplin
27. ilmu yang diampu untuk mengembangkan ilmu yang
telah dikuasai.
Seorang guru selalu menjadi sorotan dan teladan oleh
28.
masyarakat.
Menurut saya, seorang guru dalam kehidupan
29.
masyarakat memiliki status sosial yang baik.
Sebagai mahasiswa kependidikan, saya sadar bahwa
30.
seorang guru harus memiliki kepribadian yang menarik.
Menurut saya, guru tidak hanya berkepribadian menarik
31. Ttetapi harus berpakaian menarik sesuai dengan norma
yang berlaku.
Seorang guru harus mendedikasikan hidupnya untuk
32.
terjun ke tengah-tengah masyarakat.

Nama : Faris Dony Irawan


NIM : 130534608486
Prodi : S1 PTE C/2013
~~ TERIMAKASIH ~~