Anda di halaman 1dari 3

HUKNAH RENDAH

No. Dokumentasi No. revisi Halaman


RUMAH SAKIT
BHAKTI NUGRAHA

017/SPO/RSBN/III/2017 1-3
Jl. Basuki Rahmat No. 50
Telp. (0541) 741363,
Samarinda 75121
Kalimantan Timur
Tanggal terbit Ditetapkan direktur,
Standar Prosedur
Operasional 01 Februari 2017

dr. Lanny Sudjati, Sp.An


Pengetian Suatu tindakan pemenuhan kebutuhan eliminasi dengan cara
memasukkan cairan hangat melalui anus ke rektum sampai ke
kolon desenden dengan menggunakan kanul rekti
Tujuan Sebagai acuan penerapan langkah-langkah untuk :
1. Merangsang paristaltik usus sehingga pasien bisa BAB
2. Persiapan tindakan operasi / persiapan pemeriksaan radiologi
3. Memberi rasa nyaman pada pasien
Kebijakan 1. UU No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan
2. UU No. 44 tahun 2009 tentang rumah sakit
3. Permenkes No. 129 tahun 2008 tentang SPM
Persiapan Alat 1. Pengalas
2. Irigator lengkap dengan kanula rectal dan klem
3. Cairan hangat bisa air biasa / air sabun 500-1000 ml dengan
suhu 40,5o-43oC
4. Bengkok
5. Pelumas (jelly/oil)
6. Pispot
7. Sampiran
8. Sarung tangan
9. Tissu
10. Selimut
11. Sampiran atau scerem
Persiapan Pasien 1. Mengucapkan salam terapeutik
2. Memperkenalkan diri
3. Menjelaskan pada klien dan keluarga tentang prosedsur dan
tujuan tindakan yang akan dilaksanakan dengan bahasa yang
jelas, sistematis
4. Klien/keluarga diberi kesempatan bertanya untuk klarifikasi
5. Inform consent
6. Privacy klien selama komunikasi dihargai
7. Memperlihatkan kesabaran, penuh empati, sopan, perhatian
serta respek selama tindakan
8. Membuat kontrak ( waktu, tempat dan tindakan yang akan
dilakukan
1. Memasang sampiran
2. Perawat cuci tangan
3. Mendekatkan semua peralatan dekat dengan pasien
4. Perawat berdiri disebelah kanan pasien
5. Membuka pakaian pasien bagian bawah dan atur posisi klien
dengan posisi sim kiri
6. Memasang pengalas dan pasang selimut
7. Menyiapkan bengkok didekat klien
8. Mengirigator di isi dengan air hangat dan hubungkan kanula
rectal. Kemudian periksa alirannya dengan membuka kanula
rekti dan keluarkan air ke bengkok dan beri jeli pada kanula
9. Memasang sarung tangan
10. Memasukkan kanula kira-kira 15 cm kedalam rectum kearah
kolon desenden sambil klien diminta menarik nafas panjang
dan pegang irigator setinggi 50 cm (huknah rendah dari kiri
tempat tidur) dan 30 cm (huknah tinggi dari sebelah kanan
tempat tidur) buka klemnya. Air dialirkan sampai klien
menunjukkan keinginan defikasi sambil perawat memegang
kanul
11. Menganjurkan klien untuk menahan sebentar rasa ingin
defikasi, Memasang pispot atau anjurkan ketoilet. Bila klien
tidak mampu
mobilisasi, bersihkan daerah sekitar anus sehingga bersih dan
keringkan dengan tisu
12. Jika cairan habis klem selang dan cabut kanul secara perlahan
dan masukkan kanul kedalam bengkok
13. Merapikan pasien
14. Membereskan alat-alat
15. Perawat mencuci tangan
16. Mendokumentasikan tindakan dalam catatan keperawatan
( tanggal, jam, nama perawat yang melakukan tindakan, tanda
tangan, hasil tindakan )
Unit Terkait 1. Rawat Inap