Anda di halaman 1dari 3

Sken 1:

Kesimpulan: seorang ibu Rumah tangga dengan keluhan was2, cemas dan
jantung berdebar2 setiap hari tanpa diketahui penyebabnya, mengalami ansietas
dimana keluhan yang dialami adalah keluhan ansietas

Sken 6

WD: Meningitis bakterialis merupakan salah satu jenis penyakit


infeksi pada selaput pembungkus otak atau meningen serta
cairan yang mengisi ruang subarakhnoid. Meningitis bakterial
sering disertai dengan peradangan parenkim otak atau yang
disebut dengan meningoensefalitis. Meningitis dapat
disebabkan oleh bakteri,virus, jamur, dan agen lainnya.

DD:

Meningitis tuberculosa:
Meningitis tuberkulosis Infeksi pada selaput otak (meningen) yang
disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis
stadium I atau stadium selama 2-3 minggu dengan gejala ringan
prodormal dan nampak seperti gejala infeksi biasa
Stadium II atau stadium selama 1 3 minggu dengan gejala
transisi penyakit lebih berat, penderita mengalami
nyeri kepala yang hebat dan kadang
disertai kejang

Stadium III atau stadium ditandai dengan kelumpuhan dan


terminal gangguan kesadaran sampai koma

PATOF:
- Implantasi langsung
- Hematogen
Tahap tahap jalur hematogen:
1. Bakteri melekat pd sel epitel nasofaring (kolonisasi)
2. Bakteri tembus rintangan mukosa
3. Bakteri perbanyak diri di aliran darah (menghindari sel fagosit &
aktivitas bakteriolitik) bakteriemia
4. Bakteri masuk ke CSS
5. Bakteri perbanyak diri di CSS
6. Bakteri timbulkan peradangan di selaput otak sampai saraf kranial
dan medula spinalis.

Sken 13:

hilangnya secara sesaat kesadaran disertai amnesia


kedutan klonik singkat pada kelopak mata

1. Perubahan pada sirkuit


antara thalamus dan
korteks serebri
2. influx Na meningkat
3. Terjadi depolarisasi dan repolarisasi yang berlangsung berkali-kali
dan cepat (terjadi hipereksitasi pada neuron)
4.
2. Terjadi sirkuit abnormal
pada jaras thalamo-kortikal
3. Terjadi aktivasi ritmik
korteks pada saat sadar
4. Hilangnya kesadaran selama beberapa detik mengedip-ngedip atau
menggerak-gerakkan bibir, serta pandangan kosong (<30
detik)
3. Kedutan pada mata atau wajah
5. EEG: 3 Hz spike ( berujung tajam dan Bergelombang)