Anda di halaman 1dari 5

Analisis Validitas Butir Soal

Validitas butir soal diukur dengan menggunakan rumus korelasi point biserial sebagai

berikut:

Keterangan :

r hitung : koefisien korelasi skor butir soal dengan skor total

Mp : rata-rata skor subyek yang menjawab benar

Mt : rata-rata skor total

p : proporsi subyek yang menjawab benar

q : proporsi subyek yang menjawab salah

St : simpangan baku skor total

Hasil rhitung kemudian dikonsultasikan dengan harga product moment dengan taraf

signifikan 5%. Jika rhitung > rtabel dengan =5% maka alat ukur dikatakan valid atau dengan kata

lain jika harga rhitung lebih kecil dari harga kritik dalam tabel maka korelasi tersebut tidak

signifikan (Arikunto, 2010).

Tabel Analisis Validitas Butir Soal Uji Coba

Kriteria Jumlah Nomor Soal

Valid 37 1, 2, 3, 6, 7, 10, 11, 12, 13, 15, 16, 19, 20, 21, 22,
23, 24, 25, 26, 27, 28, 29, 30, 31, 32, 33, 34, 35,
36, 37, 38, 40, 42, 43, 44, 45, 50
Tidak 13 4, 5, 8, 9, 14, 17, 18, 39, 41, 46, 47, 48, 49
Valid

Reliabilitas
Reliabilitas tes diukur dengan menggunakan rumus KR-21 (Arikunto, 2010).

K M (K M)
r11 = {1 }
K1 K Vt

Keterangan:

r11 = reliabilitas instrumen

k = banyaknya butir soal atau butir pertanyaan

M = skor rata-rata

Vt = varians total

Klasifikasi reliabilitas menurut Arikunto (2010) sebagai berikut:

Tabel Interval Reliabilitas

Interval Reliabilitas

0,80 1, 00 Sangat Tinggi

0,60 0,79 Tinggi

0,40 0,59 Cukup

Berdasarkan hasil perhitungan untuk seluruh item soal, diperoleh harga r11 sebesar 0,906,

kemudian dikonsultasikan dengan rtabel product moment taraf kepercayaan 95% diperoleh r

tabel=0,361, karena r11 > rtabel maka instrumen tersebut bersifat reliabel.
Tingkat Kesukaran Soal
Menghitung indeks kesukaran pada tiap butir soal dengan menggunakan rumus berikut:

Keterangan:

P = indeks kesukaran

B = banyaknya siswa yang menjawab soal itu dengan benar

JS = jumlah seluruh siswa peserta tes

Klasifikasi indeks kesukaran menurut Arikunto (2010), sebagai berikut:

Soal dengan P 0,00 sampai 0,30 adalah soal sukar

Soal dengan P 0,31 sampai 0,70 adalah soal sedang

Soal dengan P 0,71 sampai 1,00 adalah soal mudah

Tabel Perhitungan Indeks Kesukaran Soal Uji Coba

Kriteria Jumlah Nomor Soal

Sukar 2 10, 43

Sedang 20 5, 6, 7, 11, 19, 21, 23, 24, 26, 28, 29, 30, 31, 32,
34, 36, 38, 39, 42, 45

Mudah 28 1, 2, 3, 4, 8, 9, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 20, 22,
25, 27, 33, 35, 37, 40, 41, 44, 46, 47, 48, 49, 50

Daya Pembeda
Daya beda pada tiap soal dapat diketahui dengan menghitung menggunakan rumus sebagai

berikut :

=

Keterangan:

DP = daya pembeda

BA = jumlah yang benar pada butir soal kelompok atas

BB = jumlah yang benar pada butir soal kelompok bawah

JA = banyaknya siswa pada kelompok atas

JB = banyaknya siswa pada kelompok bawah

Kriteria soal-soal yang dapat dipakai sebagai instrument berdaarkan daya pembeda

diklasifikasikan (Arikunto, 2006), sebagai berikut:

D : negatif, maka semua tidak baik

D : 0,00-0,20 maka daya pembedanya jelek (poor)

D : 0,20-0,40 maka daya pembedanya cukup (satisfactory)

D : 0,40-0,70 maka daya pembedanya baik (good)

D : 0,70-1,00 maka daya pembedanya sangat baik (excellent)


Tabel Perhitungan Daya Pembeda Soal Uji Coba

Kriteria Jumlah Nomor Soal

Sangat -
Baik

Baik 21 1, 3, 8, 9, 11, 20, 21, 22, 26, 27, 28, 29, 30, 31,
32, 33, 34. 37, 38, 42, 49

Cukup 17 2, 5, 6, 7, 10, 12, 15, 16, 18, 19, 23, 24, 25, 43,
44, 45, 48

Jelek 6 4, 13, 17, 36, 47, 50

Sangat 6 14, 35, 39, 40, 41, 46


Jelek

Memilih Butir Soal yang Digunakan


Pemilihan soal yang akan digunakan berdasarkan analisis validitas, reliabilitas, daya

pembeda dan tingkat kesukaran dengan dasar seluruhnya harus mencakup indikator kelayakan

soal dan seluruh indikator materi harus terwakili. Jumlah soal yang digunakan yaitu sebanyak

30 soal.

Tabel Soal Uji Coba yang Digunakan dalam Penelitian

Kategori Jumlah Nomor Soal

Soal Dipakai 30 1, 2, 6, 10, 11, 12, 15, 16, 19, 20, 21, 22, 23,
24, 25, 26, 27, 28, 29, 30, 31, 32, 33, 34, 37,
38, 42, 43, 44, 45

Soal Tidak 20 3, 4, 5, 7, 8, 9, 13, 14, 17, 18, 35, 36, 39, 40,
Dipakai 41, 46, 47, 48, 49, 50