Anda di halaman 1dari 4

HUBUNGAN ANTARA MOTORIK KASAR, KEMAMPUAN MANUAL

DAN EPILEPSI PADA ANAK PALSI SEREBRAL DENGAN


KEMAMPUAN KOGNITIF

PROPOSAL

LILIS D. HENDARAWATI

FAKULTAS KEDOKTERAN
PROGRAM PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS
ILMU KESEHATAN ANAK KONSULTAN
JAKARTA
JUNI 2017
BAB I
PENDAHULUAN

Palsi Serebral merupakan penyebab tersering disabilitas fisik pada masa anak-anak.
Konsep tentang palsi serebral mula-mula dilaporkan oleh Little pada tahun 1861 dan disebut
dengan Cerebral Paresis. Konsep tersebut tereus berkembang, pada tahun 1964, Bax melaporkan
bahwa Palsi Serebral adalah gangguan gerak dan postur akibat adanya defek/lesi pada otak yang
imatur1 .

Saat ini, Palsi Serebral di definisikan sebagai keadaan kerusakan jaringan otak yang
menetap dan tidak progresif yang terjadi pada usia dini sehingga mengganggu perkembangan
otak yang di tandai dengan perubahan pada tonus otot, kelainan postur dan pergerakan2,3 . Angka
kejadian Palsi Serebral di berbagai negara bervariasi antara 1,2-3,6 per 1000 kelahiran hidup2 .

Kerusakan struktur otak pada Palsi Serebral bersifat progresif tapi dampaknya sangat
bervariasi. Berbagai komorbiditas dapat kita jumpai pada pasien Palsi Serebral seperti disabilitas
intelektual (52%), epilepsy (34-94%), gangguan penglihatan (28%), gangguan pendengaran
(12%), gangguan nutrisi (33%)4,5 .
KERANGKA KONSEP

Klasifikasi GMFCS

Palsi Serebral
Klasifikasi MACS

Tipe
Usia Epilepsi

Quadriplegi
6 tahun - 12
tahun Ada

Hemiplegi
12 tahun - 18
tahun Tidak Ada

Diplegi

Mixed Form
KERANGKA TEORI

Prenatal
Malformasi Otak
BBLR
Ukuran Lingkar Kerusakan Epileptografi
Kepala Jaringan Otak
Usia gestasi

Perinatal Palsi Serebral


Kejang Neonatus
Proses Persalinan

Pascanatal
Infeksi SSP
Kejang < 1 tahun