Anda di halaman 1dari 1

NOUMEA THE CAPITAL CITY OF NEW CALEDONIA

Saya sering banget datang ke Noumea, yaitu sebuah kota di Negara New Caledonia, sebuah
Negara di South Pacific. Sebuah Negara kecil dibawah bendera Perancis dimana mereka benar-benar
memanfaatkan hasil alamnya untuk kemajuan bersama seluruh warganya. Kemajuan baik dibidang
ekonomi, teknologi dan budaya sangat terasa ketika saya menginjakan kaki di kota tersebut. Bagaimana
tidak ? Negara ini membebaskan hot spot diseluruh negeri, sehingga rakyatpun dapat mengakses segala
informasi di dalamnya. Sebuah Negara yang mengerti arti kemajuan teknologi merupakan alat untuk
meningkatkan taraf hidup warganya. Dengan menguasai informasi mereka akan menjadi penguasa
dunia! Sebuah kata yang tepat buat mereka.

Kemajemukan etnis, budaya, agama, dan ras, tidak mempengaruhi mereka untuk terus maju
menatap masa depan. Yang ada bagaimana mereka terus survive, maju dan berkembang, yaitu dengan
memanfaatkan sumber daya alamnya dengan sebaik-baiknya. Satu hal yang penting, mereka bangga
akan negaranya!

Saya lihat bagaimana mereka menjaga dan menghormati laut mereka. Kebersihan dan cara
mereka menjaganya dari polusi adalah hal suatu hal yang menakjubkan. Bagaimana mereka
memperlakukan alam, sama dengan cara mereka memperlakukan diri mereka sendiri. Sehingga ketika
kita makan hasil tangkapan, umpamanya ikan tongkol, kita tidak harus berpikir lagi apakah ikan tersebut
bebas dari segala zat-zat kimia seperti banyak kita jumpai di Indonesia. Pernah suatu ketika saya mampir
ke sebuah pulau yang dinamakan Isle of Pines, yang dengan pasir putihnya dan pohon pinusnya
menyambut kedatangan para wisatawan atau pulau-pulau yang lain. Tanpa ada kotoran dan polusi!
Mereka memberlakukan segala peraturan untuk memproteksinya dan jangan lupa moral mereka untuk
menghargai segala pemberian Yang Kuasa. Sehingga segala peraturan tersebut dapat diaplikasikan dan
diimplementasikan secara riil dan dengan penuh tanggung jawab yang dipikul oleh seluruh dan segenap
instansi dan warga Negara. Hebat! Mungkin karena kecilnya luas wilayah dan minimnya sumber daya
alam, mereka sadar bahwa segala sesuatu tidak ada yang abadi, sehingga dari pengertian tersebut dapat
diambil suatu kesimpulan bahwa untuk terus survive, mereka harus menjaganya!!!

Sungguh sebuah kesadaran yang patut dicontoh oleh mereka yang mengaku sebagai warga
Negara Indonesia. Yang notabene adalah sebuah Negara yang berlimpah dengan segalanya, baik sumber
daya alamnya, atau sumber daya manusianya. Tapi mengapa kita tetap miskin baik miskin moral, harta,
dan lain-lain. Sebuah kontradiksi yang menggelikan! Sebuah bangsa yang selalu mengaku sebagai
bangsa yang besar dan terhormat! Coba anda perhatikan sungai-sungai yang mengalir, gunung-gunung,
hutan-hutan, laut dan samudera, kota dan desa, sampah-sampah dan bangunan-bangunan, tingkah laku
atau perilaku, budaya dan sebagainya. Sungguh menyedihkan, ternyata kita adalah bangsa..!
Saya tidak mempunyai kesanggupan untuk menulisnya. Sebuah bangsa yang menggelikan! Penuh
dengan kelucuan-kelucuan moral dan kebejatan-kebejatan yang mengatasnamakan baik agama, social,
budaya, dan lain-lain.

Ayo maju, jangan bikin slogan, kerja!