Anda di halaman 1dari 2

No Dokumen :

PTR/BPU/23/KOBA/2015
PROTAP
Tanggal Terbit : 2-3-2009

No Revisi : 00
DINAS KESEHATAN RHEUMATOID ARTHRITIS
UPTD PUSKESMAS KOTA BANGUN
KAB. KUTAI KARTANEGARA
Halaman : 1/1

Dibuat oleh Disetujui Oleh Disahkan Oleh


Koordinator Management Ka. Puskesmas
BP Umum Representative

Nurul Fadilah, Amd. Kep Drg. Jumiatul Adawiyah Imannuel Robert, SKM, SH
Prosedur ini memuat langkah-langkah yang harus dilakukan untuk menangani
RUANG LINGKUP
rheumatoid arthritis

Penatalaksanaan rheumatoid arthritis yang tepat dapat mengurangi keluhan dan


TUJUAN
mempertahankan kualitas hidup penderita.

1. KIE tentang rheumatoid arthritis penting untuk mencegah kekambuhan.


KEBIJAKAN 2. Pengobatan hanya untuk mengurangi proses inflamasi, bukan untuk
menyembuhkan.

1. Dokter
PETUGAS
2. Perawat

PERALATAN
1. Tensimeter
2. Stetoskop

PROSEDUR 1. Pengertian
Rheumatoid arthritis merupakan penyakit inflamasi sistemik kronik yang terutama
mengenai sendi diartrodial. Termasuk penyakit autoimun dengan etiologi yang
tidak diketahui.
2. Diagnosis
2.1. Kriteria Diagnosis:
2.1.1. kaku pagi, sekurangnya 1 jam
2.1.2. arthritis pada sekurangnya 3 sendi
2.1.3. arthritis pada sendi pergelangan tangan, metacarpophalanx (MCP)
dan Proximal Interphalanx (PIP)
2.1.4. arhtritis yang simetris
2.1.5. nodul rheumatoid
2.1.6. faktor reumatoid serum positif
2.1.7. gambaran radiologik yang spesifik
2.2. Untuk diagnosis RA diperlukan 4 dari 7 kriteria di atas. Kriteria 2.1.1 2.1.4
harus diderita minimal selama 6 minggu.

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Management Representative dan Kepala Puskesmas ..........
No Dokumen : PTBPU 23
LOGO PROTAP
Tanggal Terbit : 2-3-2009

PUSKESMAS No Revisi : 00
.......... RHEUMATOID ARTHRITIS
Halaman : 2/2

PROSEDUR 3. Terapi
3.1. Penyuluhan tentang penyakitnya dan ketaatan berobat dalam jangka
waktu lama.
3.2. Ibuprofen 3x 400 mg/hr

REFERENSI Kapita Selekta Kedokteran, Jilid I, Hal. 536 539, 1999

Dilarang mengubah dan atau menggandakan dokumen ini tanpa persetujuan Management Representative dan Kepala Puskesmas ..........