Anda di halaman 1dari 38

MEKANIKA DASAR

PENDAHULUAN
Suatu pengetian tentang cara kerja dan unjuk kerja mesin pertanian
mencakup pengetahuan tentang mekanika dasar. Yaitu suatu ilmu
pengetahuan yang membicarakan keadaan diam atau bergerak uatu benda
karena pengaruh gaya-gaya.
Contoh: Sebuah bajak merupakan suatu benda, dan gaya-gaya utama yang
bekerja padanya adalah, Gambar 1.1:
- Berat atau atau gaya gravitasi;
- Gaya yang ditimbulkan tanah;
- Gaya yang ditimbulkan hewan atau traktor untuk menggerakannya pada
tanah;
- Gaya yang ditimbulkan oleh operator pada saat mengendalikannya.
Mekanika dibagi menjadi dua aspek:
(i) Statis, dipakai pada benda dalam keadaan diam aatu
bergerak dengan kecepatan seragam; kebanyakan mekanika
pertanian secara sederhana dalam istilah statis;
(ii) Dinamis, dipakai pada benda yang berpercepatan; hal ini
tidak dibicarakan pada kursus ini.
Dalam kaitannya untuk menerangkan cara kerja dan unujk
kerja mesin pertanian, kita perlu menyatakan peristiwa,
gerak, dan sebagainya dalam istilah besaran fisika.
BESARAN-BESARAN FISIKA
Besaran fisika adalah ukuran yang kita gunakan untuk menyatakan
ukuran untuk menyatakan ukuran besarnya benda, peristiwa, atau
gerak. Besaran-besaran ini didasarkan pada dan diturunkan dari
bsaran-besaran dasar sederhana lainnya.
Contoh:
- Isi wadah besaran fisika yang menyatakan ukuran ruang atau wadah,
didasarakn pada panjang sebagai besaran dasar;
- Kecepatan adalah besaran fisika yang menyatakan bagaimana
cepatnya perubahan letak suatu benda, didasarkan pada panjang dan
waktu sebagai besaran dasar.
Ada tiga besaran dasar yang digunakan dalam mekanika dan dalam kursus ini
adalah:
(i) Massa jumlah materi di dalam suatu benda. Contoh: besarnya bahan bakar
yang digunakan.
(ii) Panjang jarak atau dimensi lurus. Contoh: jarak tempuh seekor kerbau.
(iii) Waktu lintasan sejarah. Contoh: berapa lama menggunakan bahan bakar
atau untuk kerbau berjalan.
Ketiga besaran dasar ini mempunyai suatu satuan atau skala yang sesuai sebagai
berikut:
-Massa kilogram, kg, g
-- Panjang meter, m, km, mm
-- Waktu detik, dt, mnt, jam
untuk menyatakan beberapa besaran dasar, kita
perlukan sebuah bilangan yang menyatakan
besarnya dan sebuah satuan yang menyatakan
skala.
Contoh: 3,2 kg; 15,6 m; 10,2 dt.
Di atas kita punya satuan utama dan:
- Perkalian - kilo = 1000
- Bagian - milli = 11000
Besaran-besaran fisika yang diperlukan untuk menjelaskan cara kerja dan unjuk
kerja mesin-mesin diturunkan dari ketiga esaran dasar di atas:
- Sudut = radian, putaran
- Luas = m2, mm2
- Isi = m3, L (liter)
- Kecepatan = m/dt, km/j
- Gaya = kg m/dt2 N (Newton), kN
- Torsi = Nm
- Kerja = Nm
- Daya = Nm/dt W(Watt), kW
- Tekanan = N/m2 Pa (Pascal), kPa
Sering juga diperlukan untuk mengubah serangkai satuan menjadi satuan lain
dan hal ini penting untuk bekerja secara hati-hati dan logis.
Tulislah bilangan-bilangan dan satuan-satuannya dan mengubahnya menjadi
satuan utama.
Contoh: sebuah traktor berjalan menempuh jarak 1,6 km
dalam waktu 12 menit menhatasi gaya sebesar 2 kN pada
sebuah bajak.
Kecepata =
= 1,6 12 x 1000 1 x 1 60
= 2,2 m/dt
Daya = gaya x kecepatan
= 2000 N x 2,2
= 4400 x 11000
= 4,4
= 4,4 kW
Dua system mekanik yang umum dapat dicirikan:
- Lurus (linear), yang mana benda bergerak atau
dianggap bergerak dalam garis lurus;
Contoh: sebuah bajak bergerak diatas permukaan tanah
atau sebuah titik pada sebuah sabuk yang bergerak di
antar dua pulley atau di sekeliling pulley;
- Menyudut, dimana benda berputar di sekeliling titik
yang tetap;
Contoh: poros engkol suatu motor atau roda belakang
sebuah traktor.
Contoh: sebuah roda traktor bergaris tengah 1,2 m
berputar 36 putaran selama 45 detik (Gambar 1.2)
Berapakah kecepatan sudut yang dinyatakn dalam
putaran/menit, rad/mnt?
Berapakah kecepatan lurus sebuah titik pada tepi
roda bagian roda luar yang dinyatakan dalam m/dt,
km/j ?
Gaya dan Torsi

Gaya didefinisikan sebagai besaran yang mengubah


keadaan diam atau bergerak suatu benda, yaitu yang
mempercepat atau mempelambatnya. Batasan satuan
gaya, yaitu Newton, adalah yang mempercepat suatu
massa 1 kg pada 1 m/dt2.
Lebih umum, Gamar 1.3.
Gaya = massa x percepatan
F=m.a
Asepek gaya yang lain dalam mekanika dasar adalah
kemampuannya untuk melakukan kerja.
Contoh: Gaya yang bekerja pada sebuah bajak di tanah tidak
menghasilkan percepatan bajak seluruhnya, tetapi melakukan
kerja pada tanah.

Apabila sebuah gaya menimbulkan putaran maka disebut


torsi. Besarnya torsi adalah hasil perkalian besarnya gaya
dengan jarak tegak lurus dari pusat putaran ke garis kerja
gaya.
Jadi, Gambar 1.4, 1.5:

T=Fr
Dalam sistem SI, satu satuan torsi Nm bekerja apabila suatu
satuan gaya (N) bekerja pada satuan jarak (1 m).
Contoh: berapakah torsi pada sebuah poros traktor
apabila gaya pada lingkaran roda yang mempunyai
jari-jari 0,65 m adalah 4,2 kN? Gambar 1.6
Torsi = Gaya x jarak tegak lurus
= 4,2 x 0,65
= 2,73 kN m
Perlu disebut bahwa besaran torsi dan momen
adalah identik, tetapi biasanya digunakan untuk
bagian-bagian yang berputar, sedangkan momen
untuk keadaan statis.
Kerja dan Energi

Kerja didefinisikan sebagai yang dilakukan dan energi


dikeluarkan apabila sebuah gaya menggerakkan titik
kerjanya menempuh suatu jarak lurus.
Pada umumnya, arah gaya dan jarak tempuhnya tidak sama
dan selanjutnya kerja dinyatakan sebgaai:
- Gaya dikalikan dengan jarak yang ditempuh oleh titik
kerjanya pada arah gaya;
- Jarak yang ditempuh oleh titik kerja gaya dikalikan dengan
komponen gaya pada arah pergerakan.
Pada umumnya, bila gaya dan momen membentuk
sudut , Gambar 1.7.
Kerja yang dilakukan = F x d Cos
Atau = F Cos x d
Satuan gaya (Nm atau Joule) adalah kerja yang
dilakukan apabila satu Newton menggerakkan titik
kerjanya 1 meter.
Contoh: Berapakah kerja yang dilakukan bila
sebuah bajak digerakkan 150 m oleh sebuah
gaya sebesar 1,2 kN yang bekerja pada 20o
terhadap arah pergerakan; Gambar 1.8?
Kerja yang dilakukan = F d Cos
= 1200 N x 150 m xx Cos 20
= 169000 J
= 169 kJ
Kerja juga dilakukan apabila sebuah torsi
berputar melalui suatu sudut, yaitu
Kerja yang dilakukan = torsi x sudut
=Tx
Dimana T = torsi Nm
= sudut dalam radian
Daya
Tekanan
TERIMAKASIH