Anda di halaman 1dari 3

ANALISA DATA

Nama Pasien : Ny. E No. MR : 17.07.16


Umur : 26 tahun Ruangan : Nifas (Arafah IV)

No DATA (DO & DS) Etiologi Masalah

1. Ds: Solusio Plasenta Nyeri Akut


- P: Pasien mengeluh nyeri
pada luka operasinya Plasenta turun dan
- Q: pasien mengatakan nyeri menghambat jalan lahir
seperti disayat-sayat benda
tajam Indikasi tindakan Sectio
- R: pasien mengatakan nyeri Cesearea (SC)
terasa pada perut bagian
bawa atau diatas simpisis Luka sayatan di kulit
pubis abdomen
- S: pasien mengatakan skala
nyeri sedang atau 6 (skala 0- Terputusnya
10) kontinyutas jaringan
- T: pasien mengatakan nyeri
dirasakan saat bergerak dan
berlansung selama 5 menit Impuls dikirim ke
Do: hipotalamus sebaga
- Kesadaran Composmentis pusat nyeri
- GCS 15 (E4 M6 V4)
- Pasien tampak meringis saat Nyeri dipersepsikan
mencoba mobilisasi di
tempat tidur
- Pasien tampak memegang
perut
- Terdapat luka post operasi
hari pertama dibagian atas
simpisis pubis sepanjang
10 cm
- Tanda-tanda Vital
TD : 110/80 mmHg
Nadi : 84 x/menit
Pernafasan : 20x/menit
Suhu :36,3oc

2. Ds:
- Pasien mengatakan terdapat Solusio plasenta Resiko tinggi
luka operasi kemaren di infeksi
perut bagian bawah dan Indikasi pembedahan
terasa nyeri.
Terjadinya luka sayatan
Do: di lapisan kulit
- Kesadaran Composmentis abdomen
- Terdapat luka bekas operasi
di atas simpisis pubis
Trauma jaringan
sepanjang 10 cm
- Luka post op hari pertama
belum bisa dibuka Resiko invasif
- Luka horizontal dan belum mikroorganisme
kering terhadap adanya luka
- Hasil laboratorium tanggal
19-09-2016
WBC: 5.500/UL
RBC: 4,05 juta/ul
HB: 11,2%
HT:35,1%
PLT: 170.000/UL
GD: 116 mg/dl
3. DS: Solusio plasenta Kurang
- Pasien mengatakan pengetahuan
payudaranya keras dan nyeri Tindakan pembedahan
bila disentuh dan tidak tahu
kenapa hal ini bisa terjadi Bayi dapat dilahirkan
- Pasien mengatakan tidak dengan selamat
tahu cara mengeluarkan ASI
untuk bayinya yang masih di Level progesteron dan
perinatologi estrogen menurun
- Pasien mengatakan ini
merupakan anak pertamanya Kerja prolaktin
dan belum ada pengalaman meningkat
dalam memberikan ASI
ekslusif ASI keluar karena
- adanya rangsangan dari
DO: bayi
- Pasien tampak bingung
kenapa payudaranya keras Kurangnya paparan
- ASI tampak keluar sedikit informasi tentang ASI
- Pasien tampak bingung cara ekslusif
mengeluarkan ASI dan cara
memberikan ASI untuk Kurang pengetahuan
bayinya
- Pasien kurang pengetahuan
tentang ASI ekslusif.
DIAGNOSA KEPERAWATAN PRIORITAS

Nama Pasien : Ny. E No. MR : 17.07.16


Umur : 26 tahun Ruangan : Nifas (Arafah IV)

1. Nyeri akut berhubungan dengan terputusnya kontinyutas jaringan


2. Resiko tinggi infeksi berhubungan dengan trauma jaringan
3. Kurang pengetahuan berhubungan dengan kurangnya paparan informasi

tentang ASI ekslusif