Anda di halaman 1dari 7

LAPORAN KASUS KESEHATAN LINGKUNGAN

oleh

Paulus P. Raga Come, S.Ked

Laboratorium IKM IKKOM

Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana Kupang

Puskesmas Sikumana

SURVEY SEKOLAH SEHAT

I. Pendahuluan
Menurut Bloem (1974), derajat kesehatan dipengaruhi oleh 4 faktor yakni lingkungan,
perilaku, pelayanan kesehatan dan genetika. Lingkungan mempunyai pengaruh yang besar
terhadap derajat kesehatan, faktor lingkungan ini meliputi lingkungan fisik, lingkungan
biologis, dan lingkungan sosiokultural.1,2
Didalam Bab X1 Pasal 162 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun
2009 tentang Kesehatan, Mengamanatkan bahwa Upaya Kesehatan Lingkungan ditujukan
untuk mewujudkan kualitas lingkungan yang sehat,baik fisik,kimia,biologi maupun sosial yang
memungkinkan setiap orang mencapai Derajat Kesehatan yang setinggi tingginya. Menurut
Kepmenkes RI No. 1428/2006, yaitu kesling wajib dilaksanakan puskesmas.2
Disamping itu upaya pengobatan penyakit (kuratif) dan upaya perbaikan lingkungan
(preventif) dikerjakan secara terpisah dan tidak terintegrasi dengan program lainnya. Petugas
medis melaksanakan pengobatan tanpa memperdulikan kondisi lingkungan tempat tinggal
pasien. Dilain pihak petugas sanitasi melakukan upaya kesehatan lingkungan tanpa
memperhatikan kondisi kesehatan masyarakat di kawasan tersebut.
Upaya meningkatkan derajat kesehatan juga dilakukan disekolah melalui kegiatan
Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Terdapat trias UKS yang mencakup (1) Pendidikan
Kesehatan, (2) Pelayanan Kesehatan di sekolah, (3) Lingkungan kehidupan sekolah yang
sehat.1
Untuk yang terakhir adalah upaya untuk pembinaan serta menciptakan lingkungan
kehidupan sekolah yang sehat, ini sangat penting karena lingkungan kehidupan sekolah yang
sehat sangat diperlukan untuk meningkatkan kesehatan murid, guru, dan pegawai sekolah, serta
peningakatan daya serap murid dalam proses belajar mengajar. Lingkungan sekolah terdiri dari
gedung, kantin sekolah, tempat cuci tangan, kamar mandi dan jamban, pembuangan sampah,
pembuangan air limbah, halaman, pagar sekolah, dan yang terakhir yaitu keberadaan kebun
sekolah. Untuk syarat lingkungan sekolah sehat yaitu tersedianya sumber air bersih dan air
minum, tersedianya penampungan air, pemeliharaan air limbah, pemeliharaan WC/kamar
mandi, terpeliharaan kebersihan dan kerapian ruang kelas, perpustakaan dan ruangan lainnya.
Terpeliharanya kebersihan dan keindahan halaman, serta terpeliharanya kebersihan warung/
kantin sekolah. Dalam kenyataanya masih terlihat sampah berserakan baik itu kertas maupun
bungkus jajan di dalam maupun di luar ruang kelas, serta kurang terjaganya kebersihan sarana
yang ada di dalam ruangan seperti meja, kursi, almari dan sebagainya. Masih banyak sekolah
yang belum memiliki warung atau kantin sekolah yang memenuhi syarat kesehatan. Belum
tersedianya tempat cuci tangan yang memenuhi syarat kesehatan. Belum memenuhinya syarat
kesehatan untuk kamar mandi atau jamban baik perlengkapan maupun jumlahnya. Masih ada
beberapa sekolah yang belum mempunyai tempat pembuangan sampah dan pembuangan
limbah akhir yang sesuai dengan standar kesehatan. Sedangkan untuk halaman, pagar sekolah
dan kebun sekolah sudah ada namun, keberadaanya yang belum dapat digunakan secara
optimal.1
Berdasarkan uraian di atas maka dilakukan program Survey Kesehatan Lingkungan
Sekolah.
II. Pelaksanaan Kegiatan I
A. Data Sekolah
Nama Sekolah : SD Inpres Sikumana 2
Alamat : Kelurahan Sikumana
Tanggal Kunjungan : 23 Mei 2017
B. Hasil Survei SDI Sikumana 2
Tabel Hasil Survei SDI Sikumana 2
No. Variabel BOBOT KOMPONEN YANG NILAI SCORE
I Persyaratan Kesehatan (II) DINILAI (N) (BXN)
Lingkungan dan
Bangunan
A UMUM
1. Lokasi 4 Tidak terletak di daerah banjir 5 20
Sesuai dengan perencanaan 5 20
tata kota
2. Lingkungan/ halaman 4 Bersih dan tertata rapi 4 16
Cukup luas untuk tempat 3 12
bermain anak-anak
Tidak terdapat genangan air 3 12
B BAGIAN DALAM
3. Lantai 6 Bersih 4 24
Kuat, kedap air dan 3 18
permukaan rata
Tidak licin 3 18
4. Dinding 5 Bersih 5 25
Permukaan yang selalu kontak 3 15
dengan air kedap air
Berwarna terang 2 10
5. Atap 6 Tidak bocor/kuat 6 36
Tidak memungkinkan 4 24
genangan air
6. Langit-langit 5 Tinggi dari lantai minimal 2,5 5 25
m
Kuat 3 15
Berwarna terang 2 10
7. Pagar 4 Kuat 6 24
Terpelihara 4 16
8. Pencahayaan 8 Cukup terang 10 80
9. Ventilasi 8 Terdapat perlengkapan untuk 5 40
menatur sirkulasi udara
Kondisi ruangan terasa 5 40
nyaman
II. FASILITAS SANITASI
1. Air bersih 12 Tersedia dalam jumlah cukup 4 48
Memenuhi persyaratan fisik 3 36
2. Pembuang air limbah 10 Air limbah mengalir dengan 6 60
lancar
Saluran kedap air tertutup 4 40
3. Tempat sampah 8 Tersedia dalam jumlah cukup 5 40
Kuat, kedap air dan tahan 3 24
karat dan tertutup
10 Tersedia TPS yang memenuhi 2 20
syarat
4. Jamban 10 Bersih dan tidak berbau 4 40
Lantai kedap air dan miring 3 30
Terpisah untuk pria dan 3 30
wanita
III. KANTIN 10 Tersedia kantin sekolah 10 100
Jumlah Skor (Nilai x Bobot)

C. Pembahasan
Permasalahan lingkungan di sekolah ini yakni adanya genangan air di kolam yang tidak
terpakai, sampah di TPS yang masih berserakan akibat tidak memadainya fasilitas TPS dan
toilet baru yang belum digunakan. Selain itu juga lingkungan sekolah yang cukup bersih dan
luas untuk arena bermain anak, sekolah ini dilengkapi dengan fasilitas cuci tangan yang
memadai, serta UKS yang memadai menyokong sekolah ini menjadi sekolah yang sehat.
Perolehan skor sekolah ini adalah ...., maka sekolah ini dimasukkan pada kategori
sekolah sehat.
III. Pelaksanaan Kegiatan Di SDI Oepura 2
A. Data Sekolah
Nama Sekolah : SD Inpres Oepura 2
Alamat : Kelurahan Oepura
Tanggal Kunjungan : 23 Mei 2017
B. Hasil Survei SDI Oepura 2
Tabel Hasil Survei SDI Oepura 2
No. Variabel BOBOT KOMPONEN YANG NILAI SCORE
I Persyaratan Kesehatan (II) DINILAI (N) (BXN)
Lingkungan dan
Bangunan
A UMUM
10. Lokasi 4 Tidak terletak di daerah banjir 5 20
Sesuai dengan perencanaan 5 20
tata kota
11. Lingkungan/ halaman 4 Bersih dan tertata rapi 4 16
Cukup luas untuk tempat 3 12
bermain anak-anak
Tidak terdapat genangan air 3 12
B BAGIAN DALAM
12. Lantai 6 Bersih 4 24
Kuat, kedap air dan 3 18
permukaan rata
Tidak licin 3 18
13. Dinding 5 Bersih 5 25
Permukaan yang selalu kontak 3 15
dengan air kedap air
Berwarna terang 2 10
14. Atap 6 Tidak bocor/kuat 6 36
Tidak memungkinkan 4 24
genangan air
15. Langit-langit 5 Tinggi dari lantai minimal 2,5 5 25
m
Kuat 3 15
Berwarna terang 2 10
16. Pagar 4 Kuat 6 24
Terpelihara 4 16
17. Pencahayaan 8 Cukup terang 10 80
18. Ventilasi 8 Terdapat perlengkapan untuk 5 40
menatur sirkulasi udara
Kondisi ruangan terasa 5 40
nyaman
II. FASILITAS SANITASI
5. Air bersih 12 Tersedia dalam jumlah cukup 4 48
Memenuhi persyaratan fisik 3 36
6. Pembuang air limbah 10 Air limbah mengalir dengan 6 60
lancar
Saluran kedap air tertutup 4 40
7. Tempat sampah 8 Tersedia dalam jumlah cukup 5 40
Kuat, kedap air dan tahan 3 24
karat dan tertutup
10 Tersedia TPS yang memenuhi 2 20
syarat
8. Jamban 10 Bersih dan tidak berbau 4 40
Lantai kedap air dan miring 3 30
Terpisah untuk pria dan 3 30
wanita
III. KANTIN 10 Tersedia kantin sekolah 10 100
Jumlah Skor (Nilai x Bobot)
A. Pembahasan
Permasalahan lingkungan di sekolah ini yakni beberapa tempat cuci tangan yang tidak
layak pakai, tempat sampah yang sudah rusak jadinya sampah berserakan, selain itusampah di
TPS yang masih berserakan akibat tidak memadainya fasilitas TPS dan toilet yang sangat jorok
dengan adanya genangan air dan bau, tidak adanya ventilasi di toilet serta ada feses yang
mengapung. Selain itu juga lingkungan sekolah yang cukup bersih dan luas untuk arena
bermain anak dan kantin sekolah yang cukup baik.
Perolehan skor sekolah ini adalah ...., maka sekolah ini dimasukkan pada kategori
sekolah sehat.
DAFTAR PUSTAKA

1. Teguh A. Survei Pelaksanaan UKS dan Pola Hidup Sehat Siswa SD Kelas V se-Gusek
Bramasari, Kecamatan Leksono, Kabupaten Wonosobo Tahun 2012. Univ Negeri
Yogyakarta [Internet]. 2012; Available from: http://eprints.uny.ac.id/9443/2/bab 1 -
10604227049.pdf

2. Dinas Kesehatan Kabupaten BIMA. LAPORAN PROGRAM PENYEHATAN


LINGKUNGAN BIDANG P2PL DINAS KESEHATAN KAB. BIMA TAHUN 2010
[Internet]. Bima; 2010. Available from:
http://ppsp.nawasis.info/dokumen/perencanaan/sanitasi/pokja/bp/kab.bima/Laporan
Penyadaran sanitasi.pdf