Anda di halaman 1dari 6

Nama : Desy Dwikawati

NIM : I24130023
Lokasi : Desa Ciherang, Kec. Dramaga, Kab. Bogor

BCL di Desa Ciherang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor


BCL (Bina Cinta Lingkungan) adalah kegiatan bersih desa di 13 desa lingkar kampus
IPB yang diikuti oleh seluruh mahasiswa TPB IPB. Desa lingkar kampus yang menjadi
tempat kegiatan BCL ini di antaranya, Desa Ciherang, Desa Sukadamai, Desa Sukawening,
Desa Cibanteng, Desa Cihideung Ilir, Desa Neglasari, Desa Babakan, Desa Benteng, Desa
Purwosari, Desa Setu Gede, Desa Cikarawang, Desa Sinarsari, dan Desa Dramaga.
Kegiatan ini perdana di IPB dan di Indonesia. Kegiatan yang dilaksanakan tanggal 20 22
Juni 2014 ini dibuka oleh Rektor IPB, Prof Dr Ir Hery Suhardiyanto M Sc di lapangan
belakang Gymnasium. Pelaksaan BCL tanggal 20 Juni 2014 wajib diikuti oleh seluruh
mahasiswa TPB sedangkan tanggal 21 22 Juni 2014 diikuti oleh 300 mahasiswa yang
terdaftar dan terseleksi dan menginap selama 3 hari 2 malam di masing masing desa yang
telah dibagi. Setiap desa didampingi oleh satu dosen pembimbing dan dua orang senior.
Saya ditempatkan di Desa Ciherang. Saya mengikuti BCL sampai tanggal 22 Juni
2014. Saya bergabung dengan kelas Q02 dan Q03. Kami berangkat menggunakan angkot
sekitar pukul 08.00. Sesampai di sana, kami disambut baik oleh Kepala Desa Ciherang.
Dalam rangkaian acaranya ada serah terima pohon pala dan alat alat kebersihan dari Pak
Rahmat Hidayat kepada Kepala Desa Ciherang. Setelah itu, kami dibagi menjadi beberapa
kelompok untuk membersihkan lingkungan Desa Ciherang. Saya dengan teman teman lain
yang menginap membersihkan lingkungan RT 8.
Gambar 1 Kegiatan membersihkan sampah di lingkungan RT 8
Kami bertukar pikiran mengenai pengelolaan sampah dengan salah satu pegawai balai desa
yang sangat peduli dengan kebersihan lingkungan. Beliau juga menjadi motivator kepedulian
lingkungan. Sampah plastik dan botol bekas beliau beli dari warga dengan harga Rp 3000/kg
utnuk plastik dan Rp 2500/kg untuk botol bekas. Selain menjadi motivator, ibu pendiri PAUD
ini juga mengajarkan cara pengolahan sampah plastik dan botol bekas menjadi barang yang
lebih berguna dan mempunyai nilai ekonomis kepada ibu ibu pengajar PAUD. Hasil dari
pengolah sampah plastik dan botol bekas menjadi sebuah kerajinan seperti gantungan kunci,
bros, tambang, serta isian batal dan boneka.
Gambar 2 Bros hasil dari daur ulang limbah
plastik
Namun, terdapat kendala dalam pembuangan
sampah di lingkungan RT 8 ini. Tidak adanya TPA
(Tempat Pembungan Akhir) membuat warga
RT 8 membuang sampah di sebuah lahan kosong
sehingga lingkungan menjadi semakin kotor.

Gambar 3 Sampah yang dibuang oleh


warga di sebuah lahan kosong
Selesai membersihkan
lingkungan, kami beristirahat dan makan
siang bersama. Sekitar pukul 14.00 kami yang
menginap berkumpul untuk dibagi menjadi beberapa kelompok. Kelompok saya terdiri atas
lima orang, yaitu Eriska, Aris, Rini, Britty, dan saya sendiri. Kami tinggal di rumah Bu Mila
untuk tiga hari kedepan. Rumah Bu Mila berada di RT 5 RW 5 DesaCiherang.

Gambar 4 Kami foto bersama dengan


pemiliki rumah, Bu Mila
Bu Mila adalah salah satu kader
Posyandu di RT 5. Namun, lokasi posyandu berada di RT 3. Selain menjadi kader Posyandu,
beliau juga aktif di organisasi lain seperti, pengajian, senam, dan mengajar anak anak
mengaji. Bu Mila menyambut ramah kedatangan kami. Tanpa berganti pakaian, kami
langsung membantu Bu Mila memasak.

Gambar 5 Kami memotong


sayuran yang akan dimasak
Hari kedua BCL kami isi dengan kegiatan membersihkan Posyandu, wc umum, dan
menanam pohon pala di lingkungan RT 3. Tak hanya kelompok kami saja yang bekerja,
kelompok dari RT lain juga bergabung membantu kami. Sebelumnya, kami menemui pak RT
untuk meminta izin. Namun, ada sedikit masalah karena sebelumnya tidak ada koordinasi
dengan pak RT sehingga tidak ada warga yang membantu. Hal itu tidak menyurutkan niat
kami untuk membersihkan lingkungan RT 3. Kami pun mulai berbagi tugas. Ada yang
membersihkan Posyandu, membersihkan wc umum, dan menanam pohon pala.

Gambar 6 Kami membersih Posyandu, wc umum, dan


menanam pohon pala
Posyandu di lingkungan RW 5 ini diketuai oleh Bu Mila dan dibimbing oleh FEMA IPB. Di
sebelah kiri posyandu terdapat wc umum. Kondisi dari wc umum ini sangat kotor karena
tidak pernah digunakan oleh warga. Selain jarak yang lumayan jauh, fasilitas mck di rumah
warga sudah memadai sehingga tidak perlu menggunakan wc umum itu. Kadangkala, air
yang tidak keluar juga menjadi masalah mengapa warga tidak menggunakan wc umum. Wc
umum yang ada di RT 3 merupakan bantuan dari pemerintah. Menurut saya, tidak seharusnya
sikap warga di RT 3 seperti itu. Mereka tidak peduli dengan sarana prasarana umum. Apabila
tidak digunakan, setidaknya seminggu sekali diadakan kerja bakti untuk membersihkan wc
umum dan lingkungan sekitarnya agar tidak kotor. Selain itu, walaupun telah i sediadakan
tempat sampah organik dan non organik tetap saja warga di lingkungan tersebut membuang
sampah di lahan kosong.

Gambar 7 Kami berfoto bersama


dengan pak RT dan salah satu warga RT 3
Tak terasa dua hari telah berlalu. Hari Minggu ini adalah hari terakhir kami mengikuti
kegiatan BCL. Hari terakhir ini kami membersihkan kembali lingkungan di sekitar RT 3
karena masih banyak rumput liar yang belum dibersihkan. Kemudian, kami membantu warga
RT 1 secara gotong royong untuk memperbaiki jalan yang rusak. Ada yang mengambil
adonan semen dan pasir dan membersihkan rumput di pinggiran jalan. Hari sudah semakin
siang dan waktu menunjukkan pukul 11.00. kami kembali ke rumah Bu Mila untuk bersih
bersih. Sekitar pukul 13.00 kami berpamitan dengan pemilik rumah dan bersiap siap
pulang.