Anda di halaman 1dari 11

PENELUSURAN KOMPONEN AUTOMATIC TRANSAXLE NISSAN JUKE

Untuk memenuhi tugas kelompok mata kuliah


Sistem Kontrol Chasis Dan Pemindah Tenaga
Yang dibina oleh Bapak Eddy Rudianto

Oleh:

Roby Widianro (140513602644)


Rohman Gunawan (140513604609)
Salim Subarkah (140513602405)

S1 PENDIDIKAN TEKNIK OTOMOTIF

i
JURUSAN TEKNIK MESIN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
APRIL 2017

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan atas kehadirat Allah SWT yang telah memberikan
limpahan nikmat, rahmat, dan hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan
makalah yang berjudul Penelusuran Komponen Automatic Transaxle
Nissan Juke .
Ucapan terima kasih sebanyak-banyaknya penulis kepada semua pihak yang
terlibat dalam pembuatan makalah ini terutama:

1. Bapak Eddy Rudiyanto selaku dosen pengampu dalam mata kuliah


Perkembangan Peserta Didik
2. Teman-teman kelas B3 serta pihak-pihak yang telah berpartisipasi atas
terwujudnya makalah ini.

Penulis sudah berusaha dengan maksimal dan sebaik-baiknya dalam


menyusun makalah ini, namun karena keterbatasanketerbatasan yang ada
menyebabkan masih adanya kekurangan dalam makalah ini. Untuk itu saran dari
pembaca yang sifatnya membangun sangat penulis harapkan guna perbaikan
makalah ini.

Semoga makalah ini bermanfaat tidak hanya untuk penulis, tetapi kepada
semua pihak yang membaca dan mempelajari makalah tentang Penelusuran
Komponen Automatic Transaxle Nissan Juke .

Malang, 2 April 2017

ii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .......................................................................................... ii

DAFTAR ISI ......................................................................................................... iii

BAB I PENDAHULUAN

A. Tujuan ............................................................................................................ 1
B. Rumusan Masalah .......................................................................................... 2
C. Latar Belakang ............................................................................................... 2

BAB II PEMBAHASAN

A. Sistem ABS .................................................................................................... 3


B. Penelusuran Komponen Sistem ABS ............................................................. 4
1. ABS warning lamp, brake warning lamp (in combination meter) ........... 4
2. Pedal rem dan stoplamp swits .................................................................. 5
3. Front wheel speed sensor (pada roda depan) ........................................... 5
4. Abs Aktuator dan ECU Abs ..................................................................... 5
5. ABS Aktuator dan ECU ABS .................................................................. 6

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan ..................................................................................................... 7
B. Saran ................................................................................................................ 7

DAFTAR RUJUKAN ........................................................................................... 8

iii
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang

Rem merupakan salah satu bagian kendaraan yang sangat penting pada sebuah
kendaraan baik roda dua maupun roda empat yang saat ini banyak digunakan oleh
masyarakat dari perkotaan sampai pedesaaan.

Rem ini dapat mengatur kecepatan ataupun menghentikan lajunya


kendaraan sesuai dengan yang kita harapkan, pengaturan kecepatan ataupun
diberhentikannya lajunya kendaraan ini diatur melalui suatu gesekan antara
komponen rem dengan roda yang berputar. Syaratsyarat sebuah rem adalah
sebagai berikut: Dapat bekerja dengan cepat, Apabila beban pada semua roda
sama, maka daya pengereman harus sama dengan atau gaya pengereman
seimbang dengan beban yang di terima oleh masing-masing roda, Dapat dipercaya
dan mempunyai daya tahan cukup, Mudah disetel dan diperbaiki pengemudi
waktu pengereman. Cara kerja rem adalah pengubah tenaga mekanik menjadi
tenaga gesekan dengan jalan menekan sepatu rem (kanvas) terhadap tromol yang
berputar

ABS (Anti Lock Brake System) merupakan sistem pengereman yang


didesain untuk menghindari terjadinya selip (skidding) karena roda terkunci
(locked) pada saat pengereman yang mana hal ini akan dapat menimbulkan
bahaya karena roda yang selip akan menyebabkan kendaraan tidak dapat
dikendalikan. Roda yang selip juga akan dapat memperpanjang jarak pengereman,
karena koefisien gesek ban yang selip lebih kecil daripada ban yang
menggelinding.

Tujuan serta kelebihan dari sistem ABS adalahantara lain: memaksimalkan


daya pengereman; menjaga agar kendaraan dapat tetap terkontrol dengan
mencegah roda terkunci atau selip; mamperpendek jarak pengereman pada
kebanyakan kondisi.

Sistem ABS merupakan kombinasi dari sistem elektronik dan


hidrolik.Pada sistem abs memiliki komponen-komponen yang dimana komponen
tersebut letaknya bebeda-beda. Dalam memperbaiki maupun mengecek suatu
sistem ABS (anti lock break sistem) yang pertama dilakukan harus mengetahui
letak dari komponen sistem ABS(anti lock break sistem) agar efektif dalam
melakukan perbaikan maupun pengecekan dalam suatu sistem.

1
B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang diatas, maka rumusan masalah yang dipilih


penulis dalam makalah ini adalah sebagai berikut.

1. Apa yang di maksut sistem ABS (Anti Lock Brake System)?


2. Dimana letak dari Komponen Sistem ABS?
C. Tujuan

Dari rumusan masalah diatas, dapat dirumuskan tujuan penulis dalam makalah
ini adalah sebagai berikut

1. Untuk mengetahui pengertian sistem ABS (Anti Lock Brake System).


2. Untuk mengetahui letak dari Komponen Sistem ABS.

2
BAB II
PEMBAHASAN

A. Sistem ABS

ABS (Anti-Lock Brake System) adalah sebuah sistem rem pada kendaraan
bermotor yang mencegah terjadinya roda terkunci pada saat pengereman.
Tujuannya adalah memungkinkan pengemudi untuk mempertahankan kontrol
pengendalian pada saat pengereman mendadak dan digunakan untuk
memperpendek jarak pengereman (dengan memperbolehkan pengemudi
menginjak pedal rem secara penuh tanpa perlu khawatir kendaraan akan selip dan
lepas kendali seperti bila kita melakukan pengereman pada kendaraan non ABS
(Anti-Lock Brake System). Cara kerjanya adalah pada kendaraan terdapat
electronic unit, speed sensor dan hydraulic valve pada brake circuit. Electronic
unit memonitor kecepatan dari roda pada saat pengereman,jika berbeda maka rem
akan merelease, dan selanjutnya mengerem lagi. Hampir sama dengan apabila
kita melakukan pengereman sedikit-sedikit atau dalam artian tekan-lepas-tekan
lepas. ABS tersebut bisa melakukan pengereman dalam artian tekan-lepas
sebanyak 20 kali per detik. Jadi dengan teknologi ini berguna untuk mencegah ban
terkunci.

Anti-lock Brake Systems dirancang untuk mencegah terjadinya


penguncian roda (wheel lockup) saat pengeman mendadak di segala medan jalan.
Hasil saat pengeraman adalah:

1. Mobil tetap stabil.


2. Arah kemudi stabil (Vehicle Stability).
3. Mengerem lebih cepat (jarak pengereman lebih dekat, kecuali jalan
tanah,bersalju).
4. Penguasaan kontrol kendaraan menjadi maksimal (tinggat kestabilan).
5. Jika roda depan terkuci, mobil tidak mungkin bisa di arahkan
6. Jika roda belakang terkunci, mobil bisa tidak stabil dan tergelincir ke salah satu
sisi.

Jika permukaan jalan saat pengereman tidak rata, roda2 yang mengalami
selip akan mudah terkunci dan mobil akan berputar putar,namun dengan sistem
ABS mobil akan tetap stabil sampai mobil tersebut berhenti .

3
B. Penelusuran Komponen Sistem ABS

Gambar 1. Letak komponen sistem ABS( Anti Lock Break System)

Tata-letak komponen ABS (Anti Lock Break System)

1. Stop lamp switch


2. Front wheel sensor
3. ABS actuator and electric unit (control unit)
4. Rear wheel sensor
A. ABS warning lamp, brake warning lamp (in combination meter)
B. Brake pedal
C. Steering knuckle
D. Inside engine room E. Rear wheel hub assembly

1. ABS warning lamp, brake warning lamp (in combination meter)

ABS warning lamp, brake warning lamp (in combination meter) berada
pada dashboard mobil nissan juke dan terletak pada spedometer bagian kanan
bawah, seperti pada gambar dibawah ini.

Gambar1. ABS warning lamp,


brake warning lamp (in combination meter)

4
2. Pedal rem dan stoplamp swits
Pedal rem ini terletak pada bawah dashboard kemudi kendaraan,tepatnya
di sebelah pedal gas. Sedangkan switslamp terletak pada di belakang pedal rem.

Gambar 1. 1. Pedal rem dan stoplamp swits

3. Front wheel speed sensor (pada roda depan)

Front wheel speed sensor ditunjukan pada nomor 2dan Terletak pada
belakang piringan cakram roda depan bagian kanan dan kiri.

Gambar 2. 2. Front wheel speed sensor (pada roda depan)

4. Rear wheel speed sensor (pada roda belakang)

Letak dari Rear wheel sensor ditunjukkan pada nomor 4 dan Rear wheel
sensor terletak pada mekanisme roda belakang mobil nissan juke.

Gambar 3. 3. Rear wheel speed sensor (pada roda belakang)

5
5. ABS Aktuator dan ECU ABS

ABS Aktuator dan ECU ABS Ditunjukkan pada nomor 3, Pada nissan juke
letak ABS aktuator dan ECU ABS menempel menjadi satu dan Terletak disebelah
kiri dari engine, dibawah box filter udara.

Gambar 4. 4. ABS Aktuator dan ECU ABS

6
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Pada sistem abs memiliki komponen-komponen yang dimana komponen
tersebut letaknya bebeda-beda. Dalam memperbaiki maupun mengecek suatu
sistem ABS (anti lock break sistem) yang pertama dilakukan harus mengetahui
letak dari komponen sistem ABS(anti lock break sistem) agar efektif dalam
melakukan perbaikan maupun pengecekan dalam suatu sistem tersebut.
B. Saran

Dalam penyusunan makalah ini kami masih banyak kekurangan, jika


dalam panyusunan makalah terdapat kesalahan dalam merujuk, menulis kami
mohon maaf dan mohon untuk diingatkan Terimakasih.

7
DAFTAR RUJUKAN

Nissan.2011.Brake Control System

Hasan.2013.SistemABS.(online),(http://arikhabunhasan354.wordpress.com/213/10
/07/makalah-abs-antolock-breaking-system/),diakses 29 maret 2017.