Anda di halaman 1dari 21

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Visual Studio 2010 pada dasarnya adalah sebuah bahasa pemrograman

komputer. Dimana pengertian dari bahasa pemrograman itu adalah perintah-

perintah atau instruksi yang dimengerti oleh komputer untuk melakukan tugas-

tugas tertentu.

Visual Studio 2010 (yang sering juga disebut dengan VB .Net 2010) selain

disebut dengan bahasa pemrograman, juga sering disebut sebagai sarana (tool)

untuk menghasilkan program-progam aplikasi berbasiskan windows. Beberapa

kemampuan atau manfaat dari Visual Studio 2010 diantaranya seperti :

1. Untuk membuat program aplikasi berbasiskan windows.

2. Untuk membuat objek-objek pembantu program seperti, misalnya :

kontrol ActiveX, file Help, aplikasi Internet dan sebagainya.

3. Menguji program (debugging) dan menghasilkan program berakhiran

EXE yang bersifat executable atau dapat langsung dijalankan.

Visual Studio 2010 adalah bahasa yang cukup mudah untuk dipelajari.

Bagi programer pemula yang baru ingin belajar program, lingkungan Visual

Studio dapat membantu membuat program dalam sekejap mata. Sedang bagi

programer tingkat lanjut, kemampuan yang besar dapat digunakan untuk membuat

program-program yang kompleks, misalnya lingkungan net-working atau client

server.

Bahasa Visual Studio cukup sederhana dan menggunakan kata-kata bahasa

Inggris yang umum digunakan. Kita tidak perlu lagi menghafalkan sintaks-sintaks

1
maupun format-format bahasa yang bermacam-macam, di dalam Visual Basic

semuanya sudah disediakan dalam pilihan-pilihan yang tinggal diambil sesuai

dengan kebutuhan. Selain itu, sarana pengembangannya yang bersifat visual

memudahkan kita untuk mengembangkan aplikasi berbasiskan Windows, bersifat

mouse-driven (digerakkan dengan mouse) dan berdaya guna tinggi.

1.2 Tujuan Penelitian

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan agar dapat membuat suatu program

sendiri dan dapat berguna sebagai penghibur bagi anak anak ataupun dewasa

1.3. Ruang Lingkup

Dalam visual studio 2010, kami menggunakan bahasa C# sebagai bahasa

pemrogran utama untuk membuat game sederhana ini.

1.5. Sistematika Penulisan

Isi dari makalah ini telah disusun sesuai garis besar pembahasan, guna

memudahkan pembaca dalam mencari penjelasan dari suatu masalah.

Berikut sistematika penulisan makalah ini :

BAB 1 PENDAHULUAN

Bab ini menjelaskan masalah umum pembahasan, maksud dan

tujuan pembuatan, ruang lingkup, dan sistematika penulisan

BAB II LANDASAN TEORI

Bab II menjelaskan pengertian dari visual studio, lembar kerja

visual studio dan semua teori tentang bahasa pemrograman C#

2
BAB III PEMBAHASAN

Bab ini menguraikan kode dari permainan suit, komponen yang

digunakan serta simulasi saat menjalankan game suit

BAB IV PENUTUP

Bab terakhir yang berisi kesimpulan dari membuat permainan

menggunakan bahasa C# dengan bantuan software compiler

Microsoft Visual Studio 2010

3
BAB II

LANDASAN TEORI

2.1. Microsoft Visual Studio

Microsoft Visual Studio merupakan sebuah Perangkat Lunak lengkap

(suite) yang dapat digunakan untuk melakukan pengembangan aplikasi, baik itu

aplikasi bisnis, aplikasi personal, ataupun komponen aplikasinya, dalam bentuk

aplikasi console, aplikasi Windows, ataupun aplikasi Web. Visual Studio

mencakup Kompiler, SDK, Integrated Development Environment (IDE), dan

dokumentasi (umumnya berupa MSDN Library). Kompiler yang dimasukkan ke

dalam paket Visual Studio antara lain Visual C++, Visual C#, Visual Basic,

Visual Basic .NET, Visual InterDev,Visual J++, Visual J#, Visual FoxPro, dan

Visual SourceSafe.

Microsoft Visual Studio dapat digunakan untuk mengembangkan aplikasi

dalam native code (dalam bentuk bahasa mesin yang berjalan di atas Windows)

ataupun managed code (dalam bentuk Microsoft Intermediate Language di atas

.NET Framework). Selain itu, Visual Studio juga dapat digunakan untuk

mengembangkan aplikasi Silverlight, aplikasi Windows Mobile (yang berjalan di

atas .NET Compact Framework).

Visual Studio kini telah menginjak versi Visual Studio 9.0.21022.08, atau

dikenal dengan sebutan Microsoft Visual Studio 2008 yang diluncurkan pada 19

November 2007, yang ditujukan untuk platform Microsoft .NET Framework 3.5.

Versi sebelumnya, Visual Studio 2005 ditujukan untuk platform .NET Framework

2.0 dan 3.0. Visual Studio 2003 ditujukan untuk .NET Framework 1.1, dan Visual

Studio 2002 ditujukan untuk .NET Framework 1.0. Versi-versi tersebut di atas

4
kini dikenal dengan sebutan Visual Studio .NET, karena memang membutuhkan

Microsoft .NET Framework. Sementara itu, sebelum muncul Visual Studio .NET,

terdapat Microsoft Visual Studio 6.0 (VS1998).

2.2. Form dan fitur Visual Studio 2010

Jendela Visual Basic atau sering juga disebut lingkungan kerja Visual

Basic mempunyai tampilan yang hampir sama dengan tampilan jendela program

aplikasi Windows yang sudah kita kenal, seperti Word, Excel, dan Power Point.

Di aplikasi visual basic terdapat menu-menu dan toolbar yang memuat icon-icon

dan tombol-tombol untuk menjalankan perintah-perintah. Perbedaannnya, Visual

Basic mempunyai beberapa tambahan komponen, yaitu Toolbox, Windows

Project, dan Windows Properties.

Toolbox ditempatkan disebelah kiri jendela kerja. Window Project dan

Widow Properties berada disebelah kanan jendela kerja. Nah, jika kita akan

membuat sebuah project baru, maka pada bagian tengah jendela akan terdapat

sebuah form. Form tersebut akan digunakan sebagai tampilan (jendela) untuk

program yang dibuat. Dibawah ini adalah screenshot tampilan Visual Basic 2010.

5
Toolbox

Toolbox merupakan komponen lingkungan kerja VB yang berisikan tool-tool

untuk ditempatkan di form. Jika kita membuat sebuah aplikasi, maka komponen-

komponen tersebut akan kita tempatkan di form dan menjadi komponen jendela

program.

Window Project

Window Project berfungsi untuk menampilkan daftar form dan modul yang

terdapat di project aplikasi yang sedang dikerjakan.

Window Properties

Window Properties berfungsi untuk menampilkan daftar properti dari sebuah

komponen yang sedang aktif. Kita dapat mengubah properti dari sebuah

komponen dengan cara mengaktifkan (mengklik/memilih) komponen tersebut,

kemudian mengubah nilai propertinya di Window Properties.

6
2.3. Sejarah Bahasa C#

Pada akhir dekade 1990an, Microsoft membuat program Microsoft Visual

J++ sebagai percobaan untuk menggunakan Java di dalam sistem operasi

Windows untuk meningkatkan antarmuka dari Microsoft Component Object

Model (COM). Akan tetapi, akibat masalah dengan pemegang hak cipta bahasa

pemrograman Java, Sun Microsystems, Microsoft pun menghentikan

pengembangan J++, dan beralih untuk membuat pengganti J++. Kompiler dan

mmesin vitualnya sendiri menggunakan sebuah bahasa pemrograman yang

bersifat general-purpose.

Untuk menangani proyek ini, Microsoft merekrut Andres Helsberg, yang

merupakan mantan karyawan Borland, pembuat bahasa Turbo Pascal, dan

Borland Delphi, yang juga mendesain Windows Foundation Classes (WFC) yang

digunakan dalam J++.

Sebagai Hasil dari usaha tersebut, C# pertamakali diperkenalkan pada

bulan Juli 2000 sebaga sebuah bahasa pemrograman modern berorientasi objek

yang menjadi sebuah bahasa pemrograman utama di dalam pengembangan di

dalam platform Microsoft .NET Framework.

Pengalaman Helsberg sebelumnya dalam mendesain bahasa

pemrograman (Seperti Visual J++, Delphi, Turbo Pascal) dengan mudah dilihat

dalam sintaksis bahasa C#, begitu pula hal nya pada inti Common Language

untime (CLR). Dari kutipan atas interview dan makalah makalah teknisnya, ia

menyebutkan kelemahan kelemahan yang terdapat pada bahasa pemrograman

yang umum digunakan saat ini, misalnya C++, Java, Delphi, ataupun Smalltalk.

7
Kelemahan- kelemahan yang dikemukakan itu akhirnya dijadikan basis

CLR sebagai bentukan baru untuk menutupi kelemahan kelemahan tersebut.,

dan pada akhirnya mempengaruhi desain pada bahasa C# itu sendiri. Ada kritik

yang menyatakan C# sebagai bahasa yang berbagi akar dari bahasa-bahasa

pemrograman lain.

Fitur-fitur yang diambil dari bahasa C++ dan Java adalah desain

berorientasi objek, seperti garbage collection, reflection, akar kelas (root class),

dan juga penyederhanaan terhadap pewarisan jamak Fitur-fitur tersebut didalam

C# kini telah diaplikasikan terhadap iterasi, properti, kejadian (event), metadata,

dan konversi antara tipe-tipe sederhana dan juga objek.

C# didesain untuk memenuhi kebutuhan akan sintaksis C++ yang lebih

ringkas dan Rapid Application Development yang tanpa batas (dibandingkan

dengan RAD yang terbatas seperti yang terdapat pada Delphi dan Visual Basic).

Agar mampu mmpromosikan penggunaan besar-besaran dari bahasa C#,

Microsoft, dengan dukungan dari Intel Corporation dan Hewlett-Packard,

Mencoba mengajukan standarisasi terhadap bahasa C#. Akhirnya pada bulan

Desember 2001, standar pertama pun diterima oleh European Computer

Manufacturers Association atau Ecma International (ECMA), dengan nomor

standar ECMA-334. Pada Desember 2002, standar kedua pun diadopsi oleh

ECMA, dan tiga bulan kemudian diterima oleh International Organization for

Standarization (ISO), dengan nomor standar ISO/IEC 23270:2006

8
2.4. Arsitektur .NET Framework

1. Common Language Runtime (CLR)

Konsep paling penting dalam .NET framwork adalah keberaaan dan

fungsionalitas .NET Common Language Runtime (CLR). CLR adalah

sebuah layer atau lapisan framework yang berada pada sistem operasi dan

menangani eksekusi dari aplikasi .NET. Program yang nantinya akan

dibuat tidak terkomunikasi langsung dengan Sistem Operasi, tetapi melalui

CLR terlebih dahulu.

2. MSIL (Microsoft Intermediate Language) Code

Pada saat mengkompilasi aplikasi .NET menggunakan bahasa

pemograman .NET (misalkan C#, VB.net atau C#.net), source code yang

telah anda buat tidak akan dubah langsung menjadi sebuah kode biner

executable tetapi diubah dahulu menjadi intermediate code yang bernama

MSIL, yang diinterpretasikan oleh CLR. MSIL adalah kode sistem operasi

dan kode hardware yang berdiri sendiri. Pada saat program dieksekusi,

MSIL akan mengubahnya menjadi kode biner executable.

3. Just in Time Compilers (JITers)

Pada saat kode intermediate language membutuhkan untuk dieksekusi,

CLR akan meminta JIT compiler untuk mengompilasi IL (Intermediate

Language) ke native executable code (Exe atau DLL) yang dirancang pada

mesin atau OS tertentu. JITers pada dasarnya berbeda sama sekali dengan

compiler konvensional yang mengompilasi IL ke Native kode hanya pada

saat dibutuhkan.

9
Misalkan ketika sebuah fungsi dipanggil, Intermediate Language dari

function body akan diubah pada saat itu juga atau just in time. Jadi, bagian

dari kode yang tidak digunakan tidak akan diubah menjadi native code.

Jika beberapa kode IL diubah ke native code, dan kode tersebut di lain

waktu dibutuhkan lagi, CLR akan menggunakan copy kode yang sama

(yang telah dikompilasi) tanpa harus mengompilasi ulang kode tersebut.

JITers sangat memperhatikan jenis processor dan sistem operasi pada saat

runtime. JITers dapat mengoptimasi kode dengan sangat efisien dalam

merancang sebuah aplikasi yang baik.

4. The Framework Class Library (FCL)

.NET Framework menyediakan banyak sekali jenis Framework Class

Library (FCL) untuk digunakan secara serentak dalam proses

pengembangan aplikasi. FCL berisi ribuan class yang menyediakan akses

ke windows API dan fungsi pada umumnya seperti Manipulasi String,

Data struktur umum, IO, Streams, Threads, Security, Network

Programing, Pemrograman Windows, Pemrograman web, data akses, dan

masih banyak lagi yang lainnya. Pengertian sederhananya, FCL

merupakan library standar besar yang dikemas dalam satu bahasa

pemrograman. Bagian terbaik dari library ini adalah peggunaan teknik

pemrograman object oriented yang membuat teknik pengaksesan dan

penggunaannya menjadi sangat sederhana. Anda dapat menggunakan FCL

pada program yang akan dibuat hanya seperti menggunakan kelas-kelas

lainnya. Anda bahkan dapat menerapkan teknik inheritance dan

polimorfisme pada kelas FCL ini.

10
5. Common Language Specification

Anda mungkin sering menggunakan istilah . NET Compliant Language

yang berasal dari common language specification (CLS). Modul

Pemrograman C# Fundamental Microsoft telah mengeluarkan sebuah

subset kecil dari spesifikasi masing-masing bahasa yang dapat digunakan

dan dapat memenuhi standar .NET Compliant Language. CLS pada

dasarnya adalah sebuah desain bahasa yang menetapkan standar bawah

tertentu. Sebagai contoh, misalkan anda membuat program namun tidak

terdapat pointer , tidak terdapat multiple inheritance, maupun tidak ada

global variable, maka kode anda dijamin dapat digunakan lagi pada bahasa

.NET yang lain selama masih dalam ruang lingkup CLS.

6. The Common Type System (CTS)

.NET juga mendefinisikan sebuah common type system (CTS). Seperi

CLS, CTS juga terdiri dari beberapa set standar. CTS mendefinisikan tipe

data dasar ang dipahami dan digunakan oleh IL. Masing-masing .NET

Compliant Language harus memetakan datanya pada sebuah tipe data

standar. Hal ini yang membuat dua bahasa berkomunikasi satu sama lain

dengan cara menerima parameter untuk dan dari satu sama lain. Misalkan,

CTS mendefinisikan sebuah tipe data int (integer 32 bit) yang dipetakan

dengan bahasa C# menjadi int dan VB.NET juga akan memetakanna

menjadi tipe data integer.

11
7. Garbage Collection (GC)

CLR juga berisi sebuah Garbage Collector (GC) yang berjalan di prioritas

thread rendah dan memeriksa apakah terdapat alokasi ruang memori yang

tidak direferensikan. Jika Garbage Collection menemukan beberapa data

yang tidak direferensikan oleh sebuah variable, ruang memori tersebut

akan dikembalikan lagi ke sistem operasi. Kehadiran Garbage Collector

berguna untuk memudahkan programmer dalam melacak data yang kacau.

8. NET Framework

.NET Framework adalah kombinasi dari layer CLR, FCL, Data, dan kelas

XML, Windows, aplikasi web dan web service. Framework adalah sebuah

kerangka penopang sebuah program untuk dapat berjalan pada suatu

sistem operasi. Contohnya adalah yang biasa kita kenal dengan .NET

framework pada sistem operasi berbasis windows dan mono framework

pada sistem operasi berbasis UNIX dan Mac OS. Dan C# bukan hanya

bisa dijalankan pada sistem berbasis windows namun juga ke sistem

operasi lain dengan perantara frameworknya, analoginya seperti berikut:

12
2.5. Syntax Bahasa C#

Keyword using digunakan untuk memberitahu compiler class apa yang

sedang digunakan pada aplikasi Keyword namespace digunakan untuk

mendeklarasikan ruang lingkup dari class yang

dibuat. Class didalam namespace dapat

dipanggil dengan mencantumkan nama

spacenya terlebih dahulu. Using system; pada

baris pertama mempunyai arti bahwa user dapat

menggunakan clas-class yang ada pada

namespace System.

Framework Bahasa Pemrograman C# VB.NET F# C++ Windows Linux

MAC OS .NET MONO Static menunjukan tipe method void menunjukkan

bahwa method tidak mengembalikan nilai atu objek Main merupakan nama

method utama program C# String merupakan tipe argumen yang akan diterima

sebagai parameter dari command C#. Args merupakan merupakan array argumen

yang dapat ditambahkan pada saat menggunakan command C# untuk

menjalankan program C#.

13
BAB III

PEMBAHASAN

3.1. Dasar Pembuatan Game

Tidak hanya untuk membuat program windows, Visual Studio juga dapat

dimanfaatkan untuk membuat game sederhana dengan bantuan bahasa

pemrograman C#. Apalagi dengan banyaknya fitur dan komponen ToolBox yang

disediakan oleh Visual Studio 2010.

Saat ini pembuatan game sudah sangat mudah, dikarenakan banyak yang

sudah menyediakan aplikasi game maker, sehingga kita tidak perlu untuk

membuat game dari 0 lagi. Tapi kami dari kelompok 3 Teknik Komputer akan

berbagi bagaimana sih membuat game, tapi membuat dari 0, dengan

menggunakan bahasa pemrograman C#.

Pertama, kita harus menyediakan beberapa gambar sebagai background

untuk form windows nya, dan juga algoritma dalam pembuatan game nya. Ide

game yang akan kita buat yaitu Game Suit Tiongkok, atau dikenal juka Game Suit

China yang hanya menggunakan gambar Gunting, Batu dan Kertas. Sekilas cerita

ide ini muncul dari keseharian kita saat kerja kelompok, sering ngadain suit untuk

membagi tugas.

14
3.2. Flowchart Permainan Suit

Flowchart adalah adalah suatu bagan dengan simbol-simbol tertentu yang

menggambarkan urutan proses secara mendetail dan hubungan antara suatu proses

(instruksi) dengan proses lainnya dalam suatu program. Pada saat kita memiliki

masalah, maka kita harus dapat untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan

menggunakan langkah-langkah yang logis. Apalagi sebuah game membutuhkan

sebuah urutan yang sesuai agar tidak keluar dari ruang lingkup itu sendiri.

MULAI

Musuh
Diacak
Pilih Suit ?

BATU GUNTING KERTAS

ketemu ketemu ketemu

Musuh Musuh Musuh


Kertas = Batu = Gunting =
KALAH KALAH KALAH

else = else = else =


MENANG MENANG MENANG

15
3.3. Form Design Windows

Jendela windows untuk suit tiongkok cukup sederhana, kami hanya

memasukkan beberapa gambar tangan sedang suit dan juga button box, berikut ini

gambar form design dari suit tiongkok.

3.4. Source Code Suit Tiongkok

using System;
using System.Collections.Generic;
using System.ComponentModel;
using System.Data;
using System.Drawing;
using System.Linq;
using System.Text;
using System.Windows.Forms;

namespace Suit_Batu_Gunting_Kertas
{
public partial class Form1 : Form
{
public Form1()
{
InitializeComponent();
}

int nilai = 0;
private void button1_Click(object sender, EventArgs e)
{
label1.Text = "";
timer1.Start();
button1.Enabled = false;
}

16
private void timer1_Tick(object sender, EventArgs e)
{
if (nilai == 0)
{
pictureBox4.Image = Properties.Resources.batu;
}
else if (nilai == 1)
{
pictureBox4.Image = Properties.Resources.gunting;
}
else if (nilai == 2)
{
pictureBox4.Image = Properties.Resources.kertas;
}

nilai++;
if(nilai >=3) nilai = 0;
}

private void pictureBox1_Click(object sender, EventArgs e)


{
if (button1.Enabled == false)
{
timer1.Stop();
if (nilai == 0)
{
label1.Text = "KALAH";
}
else if (nilai == 1)
{
label1.Text = "SERI";
}
else if (nilai == 2)
{
label1.Text = "MENANG";
}
button1.Enabled = Enabled;
}
}

private void pictureBox2_Click(object sender, EventArgs e)


{
if (button1.Enabled == false)
{
timer1.Stop();
if (nilai == 0)
{
label1.Text = "MENANG";
}
else if (nilai == 1)
{
label1.Text = "KALAH";
}
else if (nilai == 2)
{
label1.Text = "SERI";
}
button1.Enabled = Enabled;
}
}

17
private void pictureBox3_Click(object sender, EventArgs e)
{
if (button1.Enabled == false)
{
timer1.Stop();
if (nilai == 0)
{
label1.Text = "SERI";
}
else if (nilai == 1)
{
label1.Text = "MENANG";
}
else if (nilai == 2)
{
label1.Text = "KALAH";
}
button1.Enabled = Enabled;
}
}

}
}

3.5. Eksekusi Program Suit Tiongkok

Ketika form design sudah dibuat dan juga kode program sudah

dimasukkan sesuai dengan deklarasi, maka saatnya menjalankan programnya

apakah sudah sesuai dengan flowchart atau tidak. Dibawah ini hasil dari eksekusi

program suit Tiongkok.

1. Jika kita memilih Batu, dan lawannya Gunting, maka MENANG

Sedangkan jika lawannya Kertas, maka KALAH

18
2. Jika kita memilih Gunting, dan lawannya Kertas, maka MENANG

sedangkan jika lawannya Batu, maka KALAH

3. Jika kita memilih Kertas, dan lawannya Batu, maka MENANG

sedangkan jika lawannya Gunting, maka KALAH

Jika saat di eksekusi, kondisi dan ketentuan diatas sudah terpenuhi, maka program

sudah sesuai dengan flowchart, dan dengan demikian program yang dibuat telah

siap di publikasikan ke masyarakat luas.

19
BAB IV

PENUTUP

4.1. Kesimpulan

Dewasa ini, sangat banyak software compiler dengan berbagai fitur dan

kemudahannya, juga sangat banyak bahasa pemrograman yang dapat kita

manfaatkan sebagai fasilitas dasar untuk membuat aplikasi atau game. Dan juga

ada kelas tersendiri untuk bahasa pemrogramannya, apakah itu untuk tingkat dasar

ataupun ahli.

Visual Studio 2010 menyediakan berbagai bahasa program, namun disini

kita menggunakan bahasa C# yang cukup mudah dimengerti. Dengan mengetahui

class yang kita gunakan, komponen yang kita masukkan untuk game suit

tiongkok, dan yang terpenting adalah kode program sebagai dasar logaritma

pembuatan game ini.

Memang game ini cukup sederhana, namun dari kesederhanaan akan

melahirkan sebuah perubahan ke level yang lebih sulit, apalagi keinginan kita

untuk terus belajar dan mencoba membuat program, baik yang ada referensi

ataupun membuat dari 0, yang kita butuhkan hanya sebuah buku pelajaran tentang

pemahaman bahasa program dan juga koneksi internet.

20
DAFTAR PUSTAKA

a. https://www.visualstudio.com/

b. https://id.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Visual_Studio

c. http://obednias.blogspot.co.id/2013/01/bab-1-pengenalan-visual-basic.html

d. http://ilmukoniksaputra.blogspot.co.id/2012/07/pengenalan-dasar-visual-

basic-2010.html

e. http://mfaizalamirr.blogspot.co.id/2011/03/contoh-contoh-coding-dalam-

bahasa-c.html

f. https://pccontrol.wordpress.com/dasar-c/

g. http://restoprogram.com/pengertian-bahasa-pemrograman-c/

h. https://id.wikipedia.org/wiki/C_sharp

21

Beri Nilai