Anda di halaman 1dari 44

LAPORAN PRAKTIKUM

MENGGAMBAR TEKNIK

Di susun oleh:
Nama: Ilham Dwi Kurniawan
NIM: 161021040
Jurusan: Teknik Industri

LABORATORIUM GAMBAR TEKNIK & PTLF


FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
INSTITUT SAINS DAN TEKNOLOGI AKPRIND
YOGYAKARTA
LEMBAR PENGESAHAN
Laporan akhir praktikum Autodesk inventor ini di susun guna memenuhi
penilaian praktikum menggambar teknik autodesk inventor dan sebagai tanda
penyusun :

Nama : Ilham Dwi Kurniawan

Program studi : Teknik Industri

Fakultas : Teknologi Industri

Jenjang : S1

Telah menyelesaikan praktikum menggambar teknik Autodesk Inventor untuk


menyelesaikan program studi S-1 jurusan teknik industri di Institut Sains dan
Teknologi Akprind Yogyakarta.

Kepala Laboratorium Menggambar Teknik Pembimbing:

(Ir. Risma Adelina Simanjuntak, MT.) ( )

Praktikan:

Yogyakarta, 4 Desember 2016

(Ilham Dwi Kurniawan)

i
KATA PENGANTAR

Segala puji syukur saya panjatkan kepada tuhan yang maha esa yang masih
menjadikan kita orang orang tetap istiqomah di jalan dawah ini, dan memberi kita
akal untuk membedakan yang haq dan yang batil serta sebagai senajata untuk
menaklukkan dunia dan isinya, menganugerahkan kita kemampuan untuk
menyelesaikan laporan tepat pada waktunya.
Laporan ini saya buat sebagai salah satu syarat untuk memenuhi nilai
praktikum menggambar tehnik (autocad) tehnik industri. Saya ucapkan banyak
terimakasih kepada asistan dosen praktikum menggambar tehnik ( autocad ) karena
telah membimbing dan memberikan arahan wawasan dan pelajaran kepada saya..
saya berharap semoga laporan ini dapat memenuhi nilai praktikum menggambar
Tehnik

Kami menyadari masih banyak kekurangan dalam penulisan laporan ini . oleh
karna itu kami mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari berbagai pihak
sebagai masukan dalam rangka perbaikan laporan ini untuk masa mendatang.
Demikian laporan ini saya buat semoga dapat bermanfaat

Yogyakarta, 4 Desember 2016


praktikum

Ilham Dwi Kurniawan


NIM: 161021040

ii
DAFTAR ISI

Halaman Judul
Lembar Pengesahan
Kata Pengantar
Daftar isi
Pembatas
BAB 1 Pendahuluan
1.1 Latar belakang
1.2 Tujuan

BAB 2 DASAR PERANCANGAN PRODUK


1. 2.1 Pengenalan Perangkat Lunak Autodesk Inventor
2. 2.2 Dasar Autodesk
3. 2.3 Dasar-dasar menggambar 2D sketch
4. 2.4 Pembuatan 2D sketch
5. 2.5 Dasar 3D

BAB 3 TUGAS TUGAS


3.2 Tugas praktikum 2
3.3 Tugas praktikum 3
3.4 Tugas praktikum 4
3.5 Tugas praktikum 5
3.6 Tugas praktikum 6

iii
BAB 4 PEMBUATAN PROYEK
BAB 5 PENUTUP
5.1 Kesimpulan
5.2 Saran
Daftar Pustaka

Lampiran

iii
BAB I

PENDAHULUAN

1.1Latar Belakang
Perkembangan teknologi dan informasi di masa sekarang ini sangatlah pesat.
Muncul nya berbagai aplikasi baru tentang perangkat lunak di bidang teknologi
dan informasi pun semakin memberi kemudahan dalam penyelesaian tugas
manusia. Tak terkecuali mahasiswa penguasaan teknologi informasi merupakan
salah satu kemampuan yang dapat menunjang dalam proses perkuliahan
mahasiswa. Kemampuan ini pula sangat membutuhkan dalam berbagai pekerjaan
jaman modern ini, baik sifat tugas atau pun tidak.

Dalam pekerjaan tugas, perangkat lunak seperti Autodesk Inventor tentu


sudah tidak asing lagi bagi mahasiswa. Autodesk Inventor merupakan softwere
dibidang garis, editing, dan lain sebagainya yang berhubung dengan pendesainan.

1.2Tujuan
a. Mahasiswa mampu mengenal perangkat lunak Autodesk Inventor
b. Mahasiswa mampu mengenal fungsi 2D sketch pada Autodesk Inventor
c. Mahasiswa mampu mengenal fungsi 3D sketch pada Autodesk Inventor
BAB II
DASAR PERANCANGAN PRODUK

2.1 Pengenalan Perangkat Lunak Autodesk Inventor

AutoDesk adalah salah satu software yang digunakan untuk perancangan mekanik
dalam bentuk 3D.
AutoDesk memiliki keuntungan dari segi penggunaannya yang relatif mudah,
bebas, dan cepat dipahami. Sotware ini juga dirancang khusus untuk keperluan
bidang teknik seperti design produk,mold,design kontruksi atau keperluan teknik
lain.nya.
Setiap tahun AUtodesk Inc. selalu mengupdate software ini, sehingga pengguna
diharapkan juga mengupdate kemampuan dirinya untuk menggunakan software
keluaran AutoCAD yang terbaru. Beda versi akan beda di fasilitas yang ada di
dalamnya.

Penggunaan Autodesk dapat dimulai dengan:

a. Setelah Anda membuka Autodesk Inventor, klik New (gambar 1.1)


b. Klik Metric pada Templates (gambar 1.2)

2.2 Dasar AutoDesk

Untuk memulai menggambar dengan autodesk,harus dipahami dahulu arah


pandangan utama,yaitu front,inside,back,dan up.Ini bertujuan untuk mempermmudah
pembuatan benda kerja yang akan di buat.Pada langkah awal ini di mulai dengan
pembuatan sketsa awal dan sampai menjadi design produk atau barang yang di
inginkan.Didalam aplikasi Autodesk ini juga terdapat bidang kerja yang kegunaan
untuk membantu perancangan suatu produk .Yaitu diantaranya:

1. Sketch

Sketch memiliki peranan penting kerana merupakan mencungkil bakal


dalam membuat gambar 3D Model atau Part. Sketch hanya terdiri darigambar
geometri. Sketch dibuat sederhana mungkin kerana akanmempermudah proses
pembentukan. Untuk finishing detail, gunakanseperti Fillet, Chamfers, & Face Draft
pada 3D model atau part. Untukmembuat gambar solid, pastikan sketch dalam
keadaan tertutup atautersambung dengan menggunakan Coincident Constraint atau
Trim,Extend Curve. Setelah Sketch selesai, terlebih dahulu lakukan
Constraintsebelum dimension. Apabila sudah membuka Autodesk Inventor 2014
selepas itu kita sudah boleh melakukan Sketch yang kita inginkan sesuai tampilan
berikut ini.

Selain itu pada projek kita boleh membuat Sketch seperti Line, Circle,
Arc,dan lain-lain. Untuk Sketch Default, sketch terdapat pada bidang XYPlane. Kita
dapat membuat sketch di Work Plane dan Planar Face(permukaan datar). Setelah
selesai Sketch tekan tanda Finish Sketch.Sketch di Autodesk Inventor 2014 dibagi 2
jenis, yaitu 2D sketch dan 3D sketch.

Macam macam tool bar diantaranya

a) Standar Toolbar
Toolbar ini berisikan perintah-perintah fungsi windows dan perintah-perintah
yang bisa digunakan dalam Autocad.
b) Object Properties
Berisikan indikator-indikator layer, control layer, dan display garis serta
properties.
c) Floating Toolbar
Toolbar yang tersembunyi di dalam toolbar lain dari icon mempunyai tanda
segi tiga kecil di pojok kiri bawah. Toolbar tersebut mempunyai perintah
dasar yang sama seperti circle, polygon, dan copy, dsb.
2.3 Dasar-dasar Menggambar 2D sketch

2D Sketch pada Autodesk Inventor 2014 hampir sama menggambar 2D pada


Autodesk Autocad. Oleh kerana itu, seseorang yang telah menguasai Autodesk
Autocad tidak akan merasa susah dalam mempelajarinya. Berikut alat-
alat Draw pada Sketch 2D:

Line and Spline

Line berfungsi membuat garis lurus, sedangkan Spline untuk


membuat gariscurve dengan titik Point tertentu. Selain Spline terdapat pula Bridge Cu
rve.

Circle
Fungsinya untuk membuat lingkaran. Di sini terdapat 3 cara dalam
membuatlingkaran, iaitu Center Point Circle, Tangent Circle, dan Ellipse.

Arc

Fungsinya untuk membuat garis melencong. Di sini terdapat tiga cara dalam
membuat Arc, yaitu: Three Point Arc, Tangent Arc, dan Center Point Arc
Rectangle

Fungsinya untuk membuat kotak persegi. Di sini terdapat 2 cara dalam


membuat Rectangle, yaitu: Two Point Rectangle dan Three Point rectangle.

Slot
Fungsinya untuk membuat sebuah linear slot ditentukan oleh peempatan dan
menjauhkn dari slot busur pusat, dan dengan slot width.

Equation Curve
Fungsinya untuk membuat sebuah kurva curam dari user-specified equations.

Ellipse

Fungsinya untuk membuat

Point
Fungsinya untuk membuat titik lubang dan untuk sekadar membuat
Pointreferensi pada Sketch.

Fillet

Fillet berfungsi untuk membuat pertemuan antara 2 garis (line) atau lencong(a
rc) menjadi cembung atau cekung. Kemudian, Chamfer berfungsi untukmembuat
pertemuan antara 2 garis menjadi miring dengan spesifikasi tertentu.

Polygon

Fungsinya untuk membuat bentuk polygon.


Text

Fungsinya untuk membuat tulisan.

Project Geometry

Project Geometry dapat pula disebut objek bantuan atau sebagai


referensi dalam membuat sketch. Referensi boleh berbentuk Edgesatau Face.

Selain alat-alat Draw terdapat pula alat untuk membuat bentuk-bentuktertentu


dan memodifikasi Draw sebagai berikut.

Rectangular Patern

Fungsinya untuk membuat duplikat objek dengan pola lurus. Dengan


Rectangular Bentuk kita akan lebih menjimat waktu tanpa membuat objeksatu
persatu.

Miror
Fungsinya untuk membuat duplikat objek dengan referensi garis cermin. Hasil
objek Mirror simetris terhadap objek asalnya.

Circular Patern

Fungsinya untuk membuat duplikat objek dengan hasil lebih besar atau
lebihkecil dari objek asal dengan jarak sama pada semua sisi.

Offset

Fungsinya untuk membuat duplikat objek dengan hasil lebih besar atau
lebihkecil dari objek asal dengan jarak sama pada semua sisi.

Extend

Fungsinya untuk menutup dan menyambung Line, Arc, Spline, pada sketch
yang terbuka.

Trim

Fungsinya untuk memotong Line, Arc, dan Spline pada objek yang saling
berpotongan.

Split

Fungsinya untuk membahagi Line, Arc, dan Spline menjadi 2 bahagian


dengan bantuan objek potong.

Move

Fungsinya untuk memindahkan objek ke posisi yang diinginkan.

copy
Fungsinya untuk menduplikat objek.

Scale

Fungsinya untuk membuat skala objek lebih besar atau lebih kecil.

Rotate

Fungsinya untuk memutar objek ke posisi yang diinginkan.

Stretch

Fungsinya untuk menarik bentuk objek ke posisi yang diinginkan.

Untuk mendapatkan hasil sketch yang valid maka perlu dilakukanpengecekan


menggunakan Dimension dan Costraint.

Perpencudicular

Fungsinya untuk membuat 2 garis menjadi saling tegaklurus.

Paralel
Fungsinya untuk membuat 2 garis menjadi sejajar.

Tangen

Fungsinya untuk membuat garis dan garis busur (Arc) menjadi


bersinggungan.

Coincident

Fungsinya untuk membuat 2 point bersinggungan.

Concentric

Fungsinya untuk membuat 2 lingkaran atau Arc menjadi 1titik pusat.

Colinear

Fungsinya untuk membuat 2 garis menjadi saling berhimpit.

Equal

Fungsinya untuk menyamakan ukuran objek.

Horizontal

Fungsinya untuk membuat garis menjadi horizontal atausejajar dengan sumbu


X.

Vertical

Fungsinya untuk membuat garis menjadi vertikal atau sejajar dengan sumbu
Y.

Fix
Fungsinya untuk membuat objek dalam Sketch akan ter-constraint secara
otomatis terhadap Coordinate System.

General dimension

Fungsinya untuk membuat ukuran pada Sketch. Ukuranakan mengendalikan


dan mempermudah dalam mengubahbentuk Sketch.

Auto dimension

Fungsinya untuk membuat garis ukur secara otomatis.

2.4 Pembuatan 2D Sketch

Modifikasi 2D

New skate ( Dasar dasar 2D )

Yaitu langkah dasar membuat sebuah benda kerja atau produk

Didalam pilihan new skate ini dapat memulai awal pembuatan sebuah design barang
atau produk dengan cara membuat new skate yang sesuai design yang akan di buat
Kemudian kita dapat memilih pandangan awal tertera di bagian kanan atas

Setelah semua telah di drag atau telah di buat di skate awal ini,tinggal kita memilih
tollbar yang akan dibuat.Semisal line,rectangle,atau circle yang tertera di bagian atas
( Bagian toolbar )

Finish Skate ( Penyelesain Design produk 2D )

Setelah barang setengah jadi lanjutkan untuk membuat design agar Nampak seperti
asli atau 3D,dengan menekan tombol finish skate di pojok kanan bagian atas
4.5 Dasar 3D

Di bagian atau tahap ini ,setelah barang dibuat atau selesai di tahap 2D (
Sketsa gambar ) disini kita membuat barang atau design produk seolah nyata atau
3D.Sesuai aslinya dengan cara menambahkan bagian bagian atau part part yang ada
di tahap 3D ini
Dengan pemberian detail warna,bentuk dan ukuran agar Nampak asli ,part di
tahap ini sebagi berikut :
Extrude
Extrude sendiri adalah bagian utama atau inti dalam pembuatan sebuah barang
atau design produk setelah di sketsa.Pengertian extrude itu sendiri adalah
membuat objek 2D menjadi objek 3D.
Fungsi extrude itu sendiri sama persis dengan aplikasi autocad,tetapi
pada inventor terdapat kelebihan .Yaitu apabila gambar yang kita buat terjadi
kesalahan,kita dapat langsung me-ngeditnya kembali walaupun gambar
tersebut telah di extrude.
Namun tidak semua bisa di edit setelah di extrude,terkecuali
sebelumdi finish skate.langkah awal meng Extrude sebuah gambar adalah
sebagai berikut :

Setelah gambar selesai di buat atau di sketsa,kita akan langsung memualainya


dengan cara meng extrude bagian gambarnya yang ingin di extrude.Dengan meng
Klik logo dan dutilas extrude di bagian atas.
Kemudian klik bagian objek gambar yang ingin di extrude,juga jangan lupa
tentukan ukuran ketebalan per milimeter gambar yang ingin di extrude.

Masukan angka yang sesuai pada kolom angka di samping


nya.Sesuaikan dengan produk yang akan di buat.

Dan pilih type pada extrude ini,disini ada dua type yaitu extrude bagian luar
atau extrude bagian dalam

Setelah memilih type yang diinginkan,extrude lah gambar dan kemudian klik
aply atau selesai pada kolom extrude.
Thread

Thread adalah bagian atau komponen dalaman tahap 3D yang bertujuan untuk
membnat ulir pada gambar atau dsign produk yang di buat.

Di dalam thrad di gunakan juga ukuran agar saat membuat ukir sesuai
lebar atau kecil ulir yang ingin di buat

Setelah meng klik icon thread kita tinggal memasukan angka yang diinginkan
agar saat membuat ulir sesuai dengan yang diinginkan.Jangan lupa untuk memilih
bagian yang ingin di thread
Kemudian klik apply atau oke dan akan menjadi hasil ulir yang diinginkan

Mirror

Mirror berguna untuk mebuat gambar atau design produk menjadi dua dengan
ukuran dan bentuk yang sama tanpa harus membuat kedua kalinya
Langkah pertama dengan mengklik icon mirror kemudian meng.klk pada
gambar yang ingin di mirror.

Disini cara memirorkan dengan meng klik bagian bagian sumbu pada gambar.

Kemudian klik aply dan telah menjadi dua gambar yang telah di mirror.

Fillet

Fillet adalah tools yang di gunakan untuk menumpulkan bagian gambar atau
design produk agar tidak lancip.
Dari semua tools do tahap 3D,tools inilab yang paling gampang dan
mudah di gunakan karena cara penggunaan.nya yang simple daripada harus
menggunakan chamfeer

Klik bagian yang ingin di fillet,

Setelah menentukan bagian yang ingin di fillet jangan lupa untuk menentukan
tebal atau tipis gambar yang ingin di fillet

Setelah menentukan ukuran tebal tipis dan bagian yang ingin di fillet.klik
apply dan hasil.nya akan langsung jadi
Modifikasi 3 Dimensi

Assembly

Assembly adalah penggambungan part part 3D yang telah jadi dan sudah
mengalami extrude dan terakir mengalami penggabungan atau assembly untuk
menghasilkan produk atau gambar yang menyatu
Langkah pertama,klik icon new pada lembar kerja atau tekan ctrl-N,untuk
membuat lembar kerja yang baru.

Kemudian klik (standar mm-idw ) yaitu format untuk meng assembly semua
part 3D yang sudah di buat.kemudian muncul lembar kerja baru,dan langsung klik
place umtuk menempatkan part part nya satu persatu

Klik place dan letakan part yang satu persatu secara urut dan rapi agar
mempermudah proses assembly.
Dan kemudian klik constrain untuk menyambungka atau place semua part
nya. Klik pada titik tengah atau sumbu dan kemudian letakan pada bagian sumbu
part lain untuk menyambung kan menhasilkan gambar yang tergabung.

Setelah di gambung semua part nya akan menjadi satu gambar yang menjadi
satu.
Editing ( Tahap akir ) membuat gambar agar lebih menarik

Setelah semua part di assembly dengan rapid an sempurna,di thap ini di


perindah lagi dengan memberi warna agar lebih menarik
BAB III

TUGAS TUGAS

1. Tugas praktikum 2 ( Pengenalan autodesk inventor 2D dan 3D )

langkah awal pengenalan autodesk 2D dan 3D

2. Tugas praktikum 3 ( Revolve )


3. Tugas praktikum 4 ( Hole )
4. Tugas praktikum 5 ( Pembuatan benda kerja )
5. Tugas praktikum 6 ( Assembly )
BAB IV
PEMBUATAN PROYEK

1. Membuat Piston Pin

Membuat lingkaran dengan diameter 5 mm lalu di extrude sepanjang 25 mm.


2. Membuat connecting rod atau batang piston

Membuat gambar 2 dimensi seperti diatas lalu di extrude sepanjang 5 mm.


Setelah benda di extrude lalu pilih new sketch pada bidang benda,lalu membuat
gambar 2d seperti gambar dibawah.

Setelah itu lalu di extrude pada gambar segitiga sedalam 1 mm. Lalu mengulangi
langkah tersebut pada bidang yang satunya.
Setelah itu membuat hole dan ulir pada bagian bawah connecting rod.
3. Membuat Bantalan atau bearings

Membuat gambar 2 d seperti diatas lalu di extrude sebesar 5 mm.


Hasilnya :
4. Membuat connecting rod cap

Membuat gambar 2 d seperti diatas lalu di extrude sebesar 5 mm. Setelah itu
membuat hole dan ulir pada connecting rod cap.

5. Membuat Pengunci pen piston


Membuat gambar 2 d seperti gambar diatas lalu di extrude sebesar 5mm.

6. Membuat Pin bawah

Membuat lingkaran berdiameter 15 mm, lalu di extrude sebesar 10 mm.


7. Membuat Baut

Membuat Polygon dengan ukuran 3,5 mm, lalu mengextrudenya sebesar 1 mm. Lalu
memilih menu New sketch pada bidang persegi enam , setelah itu membuat lingkaran
dengan diameter 2 mm pada pusat bidang tersebut.
Setelah menggambar lingkaran lalu mengextrude lingkaran tersebut sepanjang 5 mm
dan membuat ulir dengan cara memilih menu threat. Serta meng Chamfer ujung baut.

8. Membuat Kepala Piston

Membuat ganbar 2 d seperti di atas , lalu gambar tersebut di revolve.


Membuat lubang pada sisi piston dengan cara :
1. Memilih menu Plane
2. Menentukan sisi yang akan digambar
3. Menggambar secara dua dimensi lalu di extrude atau pun di hole.

Merakit (Asembly) semua komponen dengan menggunakan menu constrain.


Hasil :
BAB V

PENUTUP

5.1 Kesimpulan

Dengan belajar aplikasi ini dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan
dalam bentuk pengaplikasian gambar 2D dan 3D.
Dengan mengerjakan laporan ini saya lebih memahami bagaimana langkah
langkah membuat suatu benda kerja.
Dengan mempelajari autodesk maka akan sangat berguna saat berada di
dunia kerja.
5.2 SARAN-SARAN

Kepada para pembimbing agar lebih sabar dalam membagikan ilmunya


kepada mahasiswa.
Jika ada mahasiswa yang bertanya karena belum paham ada baiknya direspon
dengan semestinya.
Arus listrik di lab terkadang mati.
Ketika memindahkan data dari kamputer ke flashdisk banyak mengandung
virus.
Pesan saya untuk kakak-kakak aslab kedepanya agar lebih memperhatikan
kedisiplinan saat pratikum.

Komputer lab supaya diperbaiki softwarenya karena sering not responding.


DAFTAR PUSTAKA

Buku Cara pembuatan Laporan Menggambar Teknik Autodesk 2016,Yogyakarta,


Laboratorium Menggambar Teknik IST AKPRIND YOGYAKARTA.

Modul Praktikum Menggambar Teknik

http://google.com