Anda di halaman 1dari 21

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMA


Mata Pelajaran : Kimia
Kelas/Semester : XII / Dua
Materi pokok : Polimer dan Makromolekul
Alokasi Waktu : 1 x 15 menit

A. Kompetensi Inti
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif, dan
menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam
berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam
menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia
KI 3 : Memahami, menerapkan, dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual,
prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena
dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang
spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak
secara efektif dan kreatif, serta mampu menggunakan metoda sesuai kaidah
keilmuan

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi


3.9. Menganalisis struktur, tata nama, sifat dan 3.9.1 Memahami pengertian polimer
penggolongan makromolekul (polimer, 3.9.2 Memahami penggolongan polimer
karbohidrat, dan protein) 3.9.3 Memahami kegunaan dari polimer
C. Tujuan Pembelajaran

Setelah mengikuti serangkaian kegiatan pembelajaran polimer dan makromolekulbumi,


peserta didik mampu:
1. Menjelaskan pengertian polimer
2. Menentukan penggolongan polimer
3. Menentukan kegunaan dari polimer

D. Materi Pembelajaran
Pengertian Polimer
Pengertian polimer menurut asal katanya. Kata Polimer berasal dari bahasa yunani
Polys dan Meros, Polys berarti banyak dan meros berarti bagian. Polymer = Banyak
Bagian. Polimer adalah molekul besar yang terbangun oleh susunan unit ulangan kimia
yang kecil, sederhana dan terikat oleh ikatan kovalen. Unit ulangan ini biasanya setara atau
hampir setara dengan monomer yaitu bahan awal dari polimer.Polimer didefinisikan sebagai
makromolekul yang dibangun oleh pengulangan kesatuan kimia yang kecil dan sederhana
yang setara dengan monomer, yaitu bahan pembuat polimer. Akibatnya, molekul-molekul
polimer umumnya mempunyai massa molekul yang sangat besar.

Penggolongan Polimer

a) Berdasarkan Asalnya

1) Polimer alam

adalah polimer yang terbentuk secara alami di dalam tubuh makhluk hidup.

Tabel beberapa contoh polimer alam

No. Polimer Monomer Polimerisasi Terdapat pada


1. Amilum Glukosa Kondensasi Biji-bijian,akar umbi
2. Selulosa Glukosa Kondensasi Sayur, kayu, kapas
3. Protein Asam amino Kondensasi Susu,daging,telur, wol, sutera
4. Asam nukleat Nukleotida Kondensasi Molekul DNA, RNA
5. Karet alam Isoprene Adisi Getah karet alam
2) Polimer semi sintetis

adalah polimer yang diperoleh dari hasil modifikasi polimer alam dan bahan kimia.

Contoh : selulosa nitrat yangsering dipasarkan dengan nama celluloid dan guncotton.

3) Polimer sintetis
adalah polimer yang tidak terdapat di alam, tetapi disintesis dari monomer-monomernya
dalam reaktor.

Tabel beberapa contoh polimer sintetis

No. Polimer Monomer Polimerisasi Terdapat pada


1. Polietena Etena Adisi Kantung,kabel plastik
2. Polipropena Propena Adisi Tali,karung,botol plastik
3. PVC Vinil klorida Adisi Pipa pralon,pelapis lantai,
kabel listrik
4. Polivinil Vinil alkohol Adisi Bak air
alkohol
5. Teflon Tetrafluoro etena Adisi Wajan,panci anti lengket
6. Dakron Metal tereftalat dan Kondensasi Pita rekam magnetik,
etilen glikol kain,tekstil,wol sintetis
7. Nilon Asam adipat dan Kondensasi Tekstil
heksametilen
diamin
8. Polibutadiena Butadiena Adisi Ban motor, mobil

b) Berdasarkan Jenis Monomernya

1) Homopolimer

adalah polimer yang tersusun dari monomer-monomer yang sama atau sejenis.

Contoh : PVC, protein, karet alam, polivinil asetat (PVA), polistirena, amilum, selulosa, dan
teflon.

2) Kopolimer

adalah polimer yang tersusun dari monomer-monomer yang berlainan jenis. Berdasarkan
susunan monomernya, terdapat empat jenis kopolimer sebagai berikut.

a) Kopolimer bergantian

b) Kopolimer blok

c) Kopolimer bercabang

d) Kopolimer tidak beraturan

c) Berdasarkan Sifat terhadap Pemanasan atau Sifat Kekenyalannya

1) Termoplastik

adalah polimer yang bersifat kenyal atau liat jika dipanaskan dan dapat dibentuk menurut
pola yang diinginkan. Setelah dingin, polimer menjadi keras dan kehilangan sifat
kekenyalannya. Contoh : polietilena, PVC, seluloid, polistirena, polipropilena, asetal, vinil,
nilon dan Perspex.

2) Termosetting

adalah polimer yang bersifat kenyal saat dipanaskan, tetapi setelah dingin tidak dapat
dilunakkan kembali. Jika pecah, polimer tersebut tidak dapat disambungkan kembali dengan
pemanasan. Contoh : bakelit, uretana, epoksi, polyester, dan formika.

d) Berdasarkan Bentuk Susunan Rantainya

1) Polimer linear

adalah polimer yang tersusun dengan unit ulang berikatan satu sama lainnya :membentuk
rantai polimer yang panjang.

Gambar :

2) Polimer bercabang

adalah polimer yang terbentuk jika beberapa unit ulang membentuk cabang pada rantai
utama.

Gambar :

3) Polimer berikatan silang (Cross-linking)

adalah polimer yang terbentuk karena beberapa rantai polimer saling berikataan satu sama
lain pada rantai utamanya. Sambungan silang dapat terjadi ke berbagai arah sehingga
terbentuk sambung silang tiga dimensi yang disebut polimer jaringan.

Gambar :

e) Berdasarkan Apilkasinya

1) Polimer komersial

adalah polimer yang disintesis dengan harga murah dan diproduksi secara besar-besaran.

Contoh : polietilena, polipropilena, pilivinil klorida dan polistirena.

2) Polimer teknik

adalah polimer yang mempunyai sifat unggul tetapi harganya mahal.

Contoh : poliamida, polikarbonat, asetal, dan polyester.

3) Polimer dengan tujuan khusus


adalah polimer yang mempunyai sifat spesifik yang unggul dan dibuat untuk keperluan
khusus.

Contoh : alat-alat kesehatan seperti thermometer atau timbangan.

Kegunaan Polimer

No. Polimer Monomer Sifat Kegunaan


1. Polietena Etena Lentur Botol semprot, tas plastik, kabel,
ember, tempat sampah dan film
plastik (pembungkus makanan)
2. Polipropilena Propena Keras dan titik Karpet, tali, wadah plastik, dan
leleh tinggi mainan anak-anak
3. Polivinil klorida Vinil klorida Kaku dan keras Pipa air dan pipa kabel listrik
(paralon)
4. PolistirenaPolifenil Fenil etena Tahan terhadap Plastik pada kendaraan dan
etena tekanan tinggi pesawat terbang, genting, cangkir,
mangkuk, dan mainan
5. Poliamida (nilon) Asam adipat dan Kuat (tidak Pakaian, peralatan camping,
heksametilen cepat rusak) laboratorium, rumah tangga,
diamina dan halus dapur, parasut, layar perahu
6. PolitetrafluoroEtena Tetrafluoro etena Keras, kaku, Pelapis anti lengket dan wajan anti
(PTFE)Atau Teflon tahan panas dan lengket
bahan kimia
7. Bakelit FormaldehidDan Termoset Peralatan listrik (saklar),
fenol perlengkapan radio, telepon,
kamera, piring, dan gelas

E. Metode Pembelajaran

1. Pendekatan : Scientific Approach

2. Model : Cooperative Learning menggunakan Two Stay Two Stray

3. Metode : Diskusi

F. Media,Alat, dan Sumber Pembelajaran

1. Media

Papan tulis,spidol, dan penghapus.

2. Alat dan Bahan

- Bahan ajar (Rangkuman materi dan latihan soal)


- Lembar penilaian aktivitas siswa
3. Sumber Belajar

- Buku Kimia Kurikulum 2013 SMA Kelas XII

- Buku Kimia sumber lain yang relevan

- Internet

G. Kegiatan Pembelajaran
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Pendahuluan Pendidik melakukan pembukaan dengan salam 3 menit
pembuka secara menyenangkan.
Pendidik menunjuk peserta didik untuk
memimpin doa.
Pendidik memeriksa kehadiran peserta didik
sebagai sikap disiplin.
Pendidik melakukan apersepsi dengan
mengajukan pertanyaan untuk mengarahkan
peserta didik ke materi yang akan dipelajari:
Kalian tentu mengenal plastik bukan? dan coba liat
barang-barang yang kalian gunakan, aksesoris,
kendaraan dan alat rumah tangga, pernahkah
terlintas di pengamatan anda bahwa sebagian
benda tersebut banyak menggunakan polimer?
Pendidik memberikan motivasi kepada peserta
didik: Kita semua tidak pernah lepas dari plastik,
setidaknya kita menggunakan plastik untuk
kemasan barang bawaan, dan juga barang-barang
seperti peralatan rumah tangga yang terbuat dari
plastik, semuanya merupakan contoh dari polimer.
Untuk mengetahui lebih jelas tentang polimer,
maka kita akan mempelajarinya pada pertemuan
kali ini.
Pendidik menyampaikan tujuan pembelajaran
yang akan dicapai
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
Inti Mengamati 9 menit
(Siswa dibagi Peserta didik menerima bahan ajar berupa
menjadi 2 rangkuman materi dan latihan soal dari pendidik
yang harus dipelajari oleh tiap-tiap peserta didik
kelompok)
dalam satu kelompok.
Setelah menerima lembar kegiatan yang berisi
permasalahan-permasalahan yang berkaitan dengan
materi polimer peserta didik mempelajarinya
dalam kelompok kecil (4 siswa) yaitu
mendiskusikan masalah tersebut bersama-sama
anggota kelompoknya.

Menanya
Melalui tanya jawab dengan peserta didik
mengenai hal mendasar tentang polimer. Apa
pengertian polimer? Berdasarkan apa saja
polimer dapat digolongkan?

Pengumpulan data
Setelah melakukan tanya jawab pendidik
menjelaskan konsep polimer dan penggolongan
polimer. Lalu siswa mengerjakan &
mengumpulkan jawaban dari latihan soal:
Tuliskan pengertian polimer alam & sintesis dan
berikan contohnya! Tuliskan minimal 3 kegunaan
polimer!

Mengasosiasi
Peserta didik bekerja sama dalam kelompok (4
orang) untuk mendiskusikan bahan ajar yang telah
dibagikan oleh pendidik pada awal kegiatan
pembelajaran.
Pendidik memberikan kesempatan kepada peserta
didik untuk mencari informasi lebih lanjut tentang
hal yang berkaitan materi pelajaran yaitu materi
polimer.
2 dari 4 anggota dari masing-masing kelompok
meninggalkan kelompoknya dan bertamu ke
kelompok yang lain, sementara 2 anggota yang
tinggal dalam kelompok bertugas menyampaikan
Alokasi
Kegiatan Deskripsi Kegiatan
Waktu
hasil kerja dan informasi mereka ke tamu.
Peserta didik mencari dan mengumpulkan
informasi yang berkaitan dengan materi dari
buku-buku referensi, browsing internet,
narasumber ataupun sumber-sumber lain.

- Mengkomunikasikan
Setelah memperoleh informasi dari 2 anggota yang
tinggal, tamu kembali ke kelompok masing-masing
dan melaporkan temuannya serta mencocokkan
dan membahas hasil-hasil kerja mereka.
Pendidik memberikan kesempatan kepada peserta
didik untuk menyampaikan/mempresentasikan
hasil dari mengumpulkan informasi.
Peserta didik menyampaikan/mempresentasikan
hasil diskusi kelompoknya didepan kelas dan
peserta didik yang lain mengajukan pertanyaan
ataupun memberikan tanggapan.

Penutup Pendidik menuntun peserta didik dalam 3 menit


menyimpulkan apa yang telah didiskusikan dan
memberikan penguatan.
Pendidik memberikan pekerjaan rumah berupa
latihan-latihan soal.
Pendidik memberitahu peserta didik untuk belajar
materi yang akan dibahas pada pertemuan
berikutnya.
Pendidik menutup kegiatan pembelajaran dengan
mengucapkan salam.
H. Penilaian
RUBRIK PENILAIAN SPIRITUAL

Bersyukur atas
keberadaan polimer Mengakui manfaat
yang menunjukkan adanya polimer dalam
Nama keseimbangan kehidupan sehari-hari Total Skor
No
Peserta Didik komponen di alam untuk kepentingan
sebagai salah satu sesama manusia.
kebesaran Tuhan YME.
4 3 2 1 4 3 2 1
1
2
3.

Keterangan Nilai
Selalu =4 Skor minimal =4 04 = kurang
Sering =3 Skor maksimal = 16 58 = cukup
Jarang =2 9 12 = baik
Tidak Pernah = 1 13 16 = sangat baik

JABARAN INDIKATOR PENILAIAN SPIRITUAL

No. Tujuan Pembelajaran Kriteria


Deskripsi
Jika pada saat pendidik menjelaskan
materi tentang polimer, peserta didik
Bersyukur atas keberadaan
4 (sangat mampu menghubungkan fenomena
polimer yang menunjukkan
baik) alam dalam kehidupan sehari-hari
keseimbangan komponen di
1. dengan polimer.
alam sebagai salah satu
kebesaran Tuhan YME.
Jika pada saat pendidik menjelaskan
3 (baik)
materi tentang polimer peserta didik
mengetahui adanya fenomena alam
dalam kehidupan sehari-hari tetapi
tidak dapat menghubungkannya
dengan polimer.
Jika pada saat pendidik menjelaskan
materi tentang polimer, peserta didik
2 (cukup
memahami polimer tetapi tidak dapat
baik)
menghubungkannya dengan fenomena
alam dalam kehidupan sehari-hari.
Jika pada saat pendidik menjelaskan
materi tentang polimer, peserta didik
tidak dapat mengidentifikasi fenomena
alam dalam kehidupan sehari-hari dan
1 (kurang
juga tidak dapat memahami polimer
baik)
serta tidak mengetahui hubungan
keduanya karena kurangnya rasa
syukur.

Peserta didik mengakui keberman-


4 (sangat faatan polimer dengan kemampuan
baik) menyebutkan manfaat polimer yang
terjadi dalam ke-hidupan sehari-hari.
Peserta didik menyadari keberman-
faatan polimer. Akan tetapi tidak
Mengakui manfaat adanya
3 (baik) mampu menyebutkan manfaat polimer
2. polimer dalam kehidupan
yang terjadi dalam kehidupan sehari-
sehari-hari untuk kepentingan
hari.
sesama manusia.
Peserta didik tidak menyadari keber-
manfaatan polimer. Akan tetapi,
2 (baik) mampu menyebutkan manfaat polimer
yang terjadi dalam kehidupan sehari-
hari.
1 (kurang Peserta didik tidak menyadari keber-
baik) manfaatan polimer dan juga tidak
mampu menyebutkan manfaat polimer
yang terjadi dalam kehidupan sehari-
hari.
RUBRIK PENILAIAN SOSIAL

Mendiskusikan hubungan
antara polimer dengan Menyelesaikan tugas
Nama kehidupan sehari-hari terkait polimer dengan Total Skor
No
Peserta Didik untuk menunjukkan sikap sikap bertanggung jawab.
kritis.

4 3 2 1 4 3 2 1
1
2
3

Keterangan Nilai
Selalu =4 Skor minimal = 4 04 = kurang
Sering =3 Skor maksimal = 16 58 = cukup
Jarang =2 9 12 = baik
Tidak Pernah = 1 13 16 = sangat baik

JABARAN INDIKATOR PENILAIAN SOSIAL


Peserta didik mampu :
No. Tujuan Pembelajaran Kriteria Deskripsi
Jika pada saat pendidik menjelaskan
materi tentang polimer, menyebutkan
4 (sangat contoh polimer dalam kehidupan sehari-
Mendiskusikan hubungan baik) hari dan dapat menggolongkan polimer
antara polimer dengan dan menuliskan contoh dalam
1. kehidupan sehari-hari untuk golongannya masing-masing.
menunjukkan sikap kritis. Jika pada saat pendidik menjelaskan
materi tentang polimer, menyebutkan
3 (baik)
contoh polimer dalam kehidupan sehari-
hari dan dapat menggolongkannya. Tetapi
tidak dapat menuliskan contoh polimer
dalam golongannya masing-masing.
Jika pada saat pendidik menjelaskan
materi tentang polimer, menyebutkan
2 (cukup contoh polimer dalam kehidupan sehari-
baik) hari. Tetapi tidak dapat menggolongkan
dan menuliskan contoh dalam
golongannya masing-masing
Jika pada saat pendidik menjelaskan
materi tentang polimer, tidak dapat
menyebutkan contoh polimer dalam
1 (kurang
kehidupan sehari-hari dan tidak dapat
baik)
menggolongkan dan juga tidak dapat
menuliskan contoh dalam golongannya
masing-masing.
Ketika pendidik memberikan tugas terkait
4 (sangat
polimer, menyelesaikan tugas dengan baik
baik)
dan mengumpulkannya tepat waktu.
Ketika pendidik memberikan tugas terkait
polimer, menyelesaikan tugas dengan baik
3 (baik)
tetapi tidak mengumpul-kannya tepat
Menyelesaikan tugas terkait waktu.
2.
polimer dengan sikap Ketika pendidik memberikan tugas terkait
bertanggung jawab. polimer, tidak menyelesaikan tugas
2 (baik)
dengan baik tetapi mengumpulkannya
tepat waktu.
Ketika pendidik memberikan tugas terkait
1 (kurang polimer, tidak menyelesaikan tugas
baik) dengan baik dan tidak mengumpulkannya
tepat waktu.
RUBRIK PENILAIAN PENGETAHUAN

No. Tujuan Pembelajaran Butir Soal


1. Memahami pengertian polimer Apa pengertian dari polimer?

2. Memahami penggolongan polimer Berdasarkan apa saja polimer dapat


digolongkan?

Tuliskan macam-macam penggolongan


polimer dan jelaskan secara singkat!

3. Memahami kegunaan dari polimer Tuliskan minimal 3 kegunaan dari polimer!


LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN
Nama Sekolah :
Mata Pelajaran :
Kelompok :
Anggota Kelompok :
No. Aspek Penilaian Skor
1.
Peserta didik 1
Peserta didik 2
Peserta didik 3
2.
Peserta didik 1
Peserta didik 2
Peserta didik 3
3.
Peserta didik 1
Peserta didik 2
Peserta didik 3
4.
Peserta didik 1
Peserta didik 2
Peserta didik 3
Jumlah Peserta didik 1 peserta didik 2 peserta didik 3
skor

Keterangan nilai
sangat baik :4
baik :3
cukup :2
kurang :1
jumlah skor minimal : 16
jumlah skor maksimal : 4
Palembang, Juli 2017
Mengetahui,
Kepala SMA/MA...................... Guru Mata pelajaran Kimia

............................................ Afaf Lauditta


NIP. ......................................... NIP................
Pengertian Polimer
Pengertian polimer menurut asal katanya. Kata Polimer berasal dari bahasa yunani
Polys dan Meros, Polys berarti banyak dan meros berarti bagian. Polymer = Banyak
Bagian. Polimer adalah molekul besar yang terbangun oleh susunan unit ulangan kimia
yang kecil, sederhana dan terikat oleh ikatan kovalen. Unit ulangan ini biasanya setara atau
hampir setara dengan monomer yaitu bahan awal dari polimer.Polimer didefinisikan sebagai
makromolekul yang dibangun oleh pengulangan kesatuan kimia yang kecil dan sederhana
yang setara dengan monomer, yaitu bahan pembuat polimer. Akibatnya, molekul-molekul
polimer umumnya mempunyai massa molekul yang sangat besar.

Penggolongan Polimer

a) Berdasarkan Asalnya

1) Polimer alam

adalah polimer yang terbentuk secara alami di dalam tubuh makhluk hidup.

Tabel beberapa contoh polimer alam

No. Polimer Monomer Polimerisasi Terdapat pada


1. Amilum Glukosa Kondensasi Biji-bijian,akar umbi
2. Selulosa Glukosa Kondensasi Sayur, kayu, kapas
3. Protein Asam amino Kondensasi Susu,daging,telur, wol, sutera
4. Asam nukleat Nukleotida Kondensasi Molekul DNA, RNA
5. Karet alam Isoprene Adisi Getah karet alam
2) Polimer semi sintetis

adalah polimer yang diperoleh dari hasil modifikasi polimer alam dan bahan kimia.

Contoh : selulosa nitrat yangsering dipasarkan dengan nama celluloid dan guncotton.

3) Polimer sintetis

adalah polimer yang tidak terdapat di alam, tetapi disintesis dari monomer-monomernya
dalam reaktor.

Tabel beberapa contoh polimer sintetis

No. Polimer Monomer Polimerisasi Terdapat pada


1. Polietena Etena Adisi Kantung,kabel plastik
2. Polipropena Propena Adisi Tali,karung,botol plastik
3. PVC Vinil klorida Adisi Pipa pralon,pelapis lantai,
kabel listrik
4. Polivinil Vinil alkohol Adisi Bak air
alkohol
5. Teflon Tetrafluoro etena Adisi Wajan,panci anti lengket
6. Dakron Metal tereftalat dan Kondensasi Pita rekam magnetik,
etilen glikol kain,tekstil,wol sintetis
7. Nilon Asam adipat dan Kondensasi Tekstil
heksametilen
diamin
8. Polibutadiena Butadiena Adisi Ban motor, mobil

b) Berdasarkan Jenis Monomernya

1) Homopolimer

adalah polimer yang tersusun dari monomer-monomer yang sama atau sejenis.

Contoh : PVC, protein, karet alam, polivinil asetat (PVA), polistirena, amilum, selulosa, dan
teflon.

2) Kopolimer

adalah polimer yang tersusun dari monomer-monomer yang berlainan jenis. Berdasarkan
susunan monomernya, terdapat empat jenis kopolimer sebagai berikut.

a) Kopolimer bergantian

b) Kopolimer blok

c) Kopolimer bercabang

d) Kopolimer tidak beraturan

c) Berdasarkan Sifat terhadap Pemanasan atau Sifat Kekenyalannya

1) Termoplastik

adalah polimer yang bersifat kenyal atau liat jika dipanaskan dan dapat dibentuk menurut
pola yang diinginkan. Setelah dingin, polimer menjadi keras dan kehilangan sifat
kekenyalannya. Contoh : polietilena, PVC, seluloid, polistirena, polipropilena, asetal, vinil,
nilon dan Perspex.

2) Termosetting

adalah polimer yang bersifat kenyal saat dipanaskan, tetapi setelah dingin tidak dapat
dilunakkan kembali. Jika pecah, polimer tersebut tidak dapat disambungkan kembali dengan
pemanasan. Contoh : bakelit, uretana, epoksi, polyester, dan formika.

d) Berdasarkan Bentuk Susunan Rantainya

1) Polimer linear

adalah polimer yang tersusun dengan unit ulang berikatan satu sama lainnya :membentuk
rantai polimer yang panjang.
Gambar :

2) Polimer bercabang

adalah polimer yang terbentuk jika beberapa unit ulang membentuk cabang pada rantai
utama.

Gambar :

3) Polimer berikatan silang (Cross-linking)

adalah polimer yang terbentuk karena beberapa rantai polimer saling berikataan satu sama
lain pada rantai utamanya. Sambungan silang dapat terjadi ke berbagai arah sehingga
terbentuk sambung silang tiga dimensi yang disebut polimer jaringan.

Gambar :

e) Berdasarkan Apilkasinya

1) Polimer komersial

adalah polimer yang disintesis dengan harga murah dan diproduksi secara besar-besaran.

Contoh : polietilena, polipropilena, pilivinil klorida dan polistirena.

2) Polimer teknik

adalah polimer yang mempunyai sifat unggul tetapi harganya mahal.

Contoh : poliamida, polikarbonat, asetal, dan polyester.

3) Polimer dengan tujuan khusus

adalah polimer yang mempunyai sifat spesifik yang unggul dan dibuat untuk keperluan
khusus.

Contoh : alat-alat kesehatan seperti thermometer atau timbangan.

Kegunaan Polimer

No. Polimer Monomer Sifat Kegunaan


1. Polietena Etena Lentur Botol semprot, tas plastik, kabel,
ember, tempat sampah dan film
plastik (pembungkus makanan)
2. Polipropilena Propena Keras dan titik Karpet, tali, wadah plastik, dan
leleh tinggi mainan anak-anak
3. Polivinil klorida Vinil klorida Kaku dan keras Pipa air dan pipa kabel listrik
(paralon)
4. PolistirenaPolifenil Fenil etena Tahan terhadap Plastik pada kendaraan dan
etena tekanan tinggi pesawat terbang, genting, cangkir,
mangkuk, dan mainan
5. Poliamida (nilon) Asam adipat dan Kuat (tidak Pakaian, peralatan camping,
heksametilen cepat rusak) laboratorium, rumah tangga,
diamina dan halus dapur, parasut, layar perahu
6. PolitetrafluoroEtena Tetrafluoro etena Keras, kaku, Pelapis anti lengket dan wajan anti
(PTFE)Atau Teflon tahan panas dan lengket
bahan kimia
7. Bakelit FormaldehidDan Termoset Peralatan listrik (saklar),
fenol perlengkapan radio, telepon,
kamera, piring, dan gelas

Latihan Mandiri

Tuliskan macam-macam penggolongan polimer dan jelaskan secara singkat!


Latihan Soal

Nama :

Kelas :

Pertanyaan:

1. Tuliskan pengertian polimer alam & sintesis dan berikan contohnya!


2. Tuliskan minimal 3 kegunaan polimer!

Jawab: