Anda di halaman 1dari 11

PEMERINTAH KABUPATEN BULELENG

DINAS PENDIDIKAN
SMK NEGERI 3 SINGARAJA
Jalan Gempol, Banyuning, Singaraja, Bali 81151Tlp./Fax. (0362) 24544
Web site :www.smkn3singaraja.sch.id, E-Mail: smk3singaraja@yahoo.co.id

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)

Sekolah : SMK NEGERI 3 SINGARAJA


Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam
Kelas/Semester : XII/ 5
Pertemuan :
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit
Standar Kompetensi : Memahami komponen ekosistem serta peranan
manusia dalam menjaga keseimbangan
lingkungan dan AMDAL
Kompetensi Dasar : Menjelaskan konsep keseimbangan lingkungan
Indikator :
1. Memahami tentang keseimbangan lingkungan
dan arti penting keseimbangan lingkungan
bagi kelangsungan kehidupan
2. Menjelaskan saling ketergantungan antar
komponen ekosistem (biotik dan abiotik)
3. Mengidentifikasi dan menjelaskan faktor-
faktor penyebab perubahan keseimbangan
lingkungan
4. Menjelaskan faktor-faktor penyebab
timbulnya krisis lingkungan

I. Tujuan Pembelajaran
A. Akademik
1. Dengan membaca berbagai literatur dan penjelasan dari guru, siswa
mampu memahami tentang keseimbangan lingkungan dan arti penting
keseimbangan lingkungan bagi kelangsungan kehidupan

F12/WKS1/1
ISO 9001:2008 KLAUSUL 5.4.3
2. Dengan mencari informasi dari berbagai sumber yang relevan dan
diskusi kelompok, siswa mampu menjelaskan saling ketergantungan
antar komponen ekosistem (biotik dan abiotik)
3. Dengan memahami konsep ekosistem, siswa mampu mengidentifikasi
dan menjelaskan faktor-faktor penyebab perubahan keseimbangan
lingkungan
4. Dengan mencari informasi dari berbagai sumber yang relevan dan
diskusi kelompok, siswa mampu menjelaskan faktor-faktor penyebab
timbulnya krisis lingkungan
B. Nilai-nilai karakter
1. Keterampilan menyimak informasi
2. Berusaha mencari informasi dari literatur (Rasa ingin tahu)
3. Melakukan diskusi dan berusaha mencari informasi tentang saling
ketergantungan antar komponen ekosistem (biotik dan abiotik)
(Mandiri, kreatif).

II. Materi Pembelajaran


Lingkungan dikatakan seimbang bila antara komponen biotik dan
abiotiknya berada dalam komposisi yang proporsional dan stabil.
Keseimbangan lingkungan tidak statis, artinya dapat terjadi penurunan dan
kenaikan populasi tiap jenis tumbuhan dan hewan serta berbagai komponen
abiotik.
Menurut hukum minimum Liebig, untuk dapat bertahan dan hidup
dalam keadaan tertentu, suatu organisme harus memiliki bahan-bahan yang
penting yang diperlukan untuk pertumbuhan dan berkembang biak.
Daya dukung lingkungan adalah kemampuan lingkungan dalam
mendukung kehidupan berbagai makhluk hidup di dalamnya. Daya lenting
lingkungan adalah kemampuan lingkungan untuk pulih kembali pada
keadaan seimbang jika mengalami perubahan atau gangguan.
Pada lingkungan yang aman dan asri secara alami akan membawa
kenyamanan terhadap kehidupan makhluk hidup. Manusia dalam
pemenuhan kebutuhan dan keinginannya terus menggali potensi alam.
Selama penggalian sumber bumi terjadi perubahan ekositem akibat tindakan

F12/WKS1/2
ISO 9001:2008 KLAUSUL 5.4.3
manusia yang dapat menimbulkan perubahan lingkungan kearah
pengrusakan alam.
Setiap organisme mempunyai fungsi tertentu, misalnya sebagai
produsen, konsumen dan pengurai. Contoh lingkungan yang seimbang
adalah hutan lindung dengan flora dan faunanya yang masih asli.
Keseimbangan lingkungan dapat terganggu karena faktor :
a. Faktor alami
b. Faktor aktifitas manusia
Dengan timbulnya gangguan keseimbangan lingkungan akhirnya
manusia sadar dan berusaha untuk memperbaikinya dengan tindakan-
tindakan positif.
Pada ekosistem terdapat saling ketergantungan antara komponen
yang satu dengan yang lainnya, karena antar komponen yang satu dengan
yang lainnya saling membutuhkan.
Saling ketergantungan pada ekosistem dapat berupa :
Biotik dipengaruhi abiotik, contohnya pengaruh air (abiotik) terhadap
kehidupan Hewan, Tumbuhan dan Manusia.
Abiotik dapat dipengaruhi biotik, contohnya Kehidupan cacing
mempengaruhi tanah (abiotik).

III. Model / Strategi / Metode Pembelajaran


Model : Kooperatif STAD
Strategi : Diskoveri incuiri
Metode : Diskusi, informasi, belajar kelompok

IV. Langkah-langkah Pembelajaran


No. Kegiatan Pembelajaran Pengembangan life Alokasi
skill/Nilai karakter Waktu
1. Kegiatan Awal
a. Guru mengucapkan salam pembuka o Keterampilan 10
b. Guru mengecek kehadiran siswa menyimak menit
c. Guru memberikan apersepsi dengan informasi
mengajukan pertanyaan : Alam yang
serasi adalah alam yang mengandung
berbagai komponen ekosistem secara
seimbang. Bilamanakah lingkungan
dikatakan seimbang?

F12/WKS1/3
ISO 9001:2008 KLAUSUL 5.4.3
d. Guru menyampaikan tujuan
pembelajaran
e. Guru memotivasi siswa dengan
mengajukan pertanyaan : Apakah arti
penting keseimbangan lingkungan bagi
kelangsungan kehidupan?
2. Kegiatan Inti
a. Eksplorasi
1) Guru mengeksplorasi pengetahuan awal o Mandiri 60
siswa dengan memberi pertanyaan : o Tanggung Jawab menit
Ekosistem memiliki daya lenting dan o Rasa ingin tahu
daya dukung. Apa yang dimaksud dengan
daya lenting dan daya dukung?
2) Siswa mencari informasi dari berbagai
sumber tentang daya lenting dan daya
dukung.
3) Guru meminta siswa untuk membentuk
kelompok belajar dan menyuruh setiap
kelompok untuk mendiskusikan LKS
tentang keseimbangan lingkungan.
b. Elaborasi
1) Siswa mendiskusikan saling o Demokratis
ketergantungan antar komponen o Kerja keras
ekosistem (biotik dan abiotik), o Bersahabat/
mengidentifikasi faktor-faktor penyebab komunikatif
perubahan keseimbangan lingkungan
serta faktor-faktor penyebab timbulnya
krisis lingkungan.
2) Guru membimbing kelompok jika ada
masalah dalam kelompoknya dengan
memberikan petunjuk - petunjuk yang
dapat mempermudah siswa dalam
diskusi.
3) Guru meminta salah satu perwakilan
kelompok untuk mempresentasikan hasil
diskusinya
4) Guru meminta kelompok lain untuk
menyampaikan hasil diskusinya atau
menambahkan hal-hal yang masih
kurang.
c. Konfirmasi
1) Siswa mencermati konfirmasi guru
terkait dengan materi yang telah
diberikan dan Guru menegaskan kembali
materi esensial dan substansial yang perlu
dikuasai siswa.
3. Kegiatan Penutup
1) Meminta salah satu siswa untuk o Tanggung Jawab 20
menyimpulkan materi yang telah dibahas o Menghargai menit
2) Melakukan penilaian terhadap kegiatan prestasi

F12/WKS1/4
ISO 9001:2008 KLAUSUL 5.4.3
yang telah dilaksanakan melalui tes kecil o Jujur
3) Memberikan tugas rumah
4) Menyampaikan materi yang akan dibahas
pada pertemuan berikutnya

V. Alat /Bahan/Sumber Belajar


Alat : LCD, LKS, papan tulis, spidol
Sumber : Internet
Asputro, Puji. 2006. Modul Ilmu Pengetahuan Alam paket 2.Surakarta:
Cahaya Mentari
Modul IPA SMK Negeri 3 Singaraja.
Syamsuri, Istamar. dkk. 2004. Biologi untuk SMA Kelas XII. Jakarta :
Erlangga.
Wijana, Nyoman Dan Arnyana. 2000. Ilmu Pengetahuan Lingkungan.
Singaraja : STKIP

VI. Penilaian
1. Bentuk penilaian
Kognitif : Tes tertulis
Psikomotor : Pemberian tugas yang dikerjakan di rumah
Penugasan terstruktur : Amatilah lingkungan sekitar rumahmu,
kemudian catatlah perubahan keseimbangan lingkungan yang
terjadi dan analisis penyebabnya!
Kegiatan mandiri tidak terstruktur : Baca buku modul IPA
Afektif : pengamatan langsung di kelas untuk mengamati aktivitas
siswa dalam kegiatan belajar mengajar
2. Teknik penilaian : Tes dan Observasi
3. Instrumen penilaian :
a. Tes berupa isian singkat dan uraian terbatas (terlampir)
b. Lembar observasi (terlampir)
VII. Pedoman Skor
Untuk tertulis / tes isian singkat dan uraian terbatas
No Soal Skor
1 5
2 5
3 5
4 5
5 5
Skor Maksimal 25

VIII. Pedoman Penilaian

F12/WKS1/5
ISO 9001:2008 KLAUSUL 5.4.3
Konversi skor ke dalam 0-100
Dilakukan dengan cara :
Skor yang diperoleh
Nilai X 100
Skor maksimum

Kriteria Ketuntasan Minimum (KKM) untuk IPA


Rentangan skor Katagori Ketuntasan
90-100 A Percepatan
76 - 89 B Pengayaan
75 C Tuntas
<75 K Remidi

Singaraja, September 2011


Mengetahui,
Guru Pamong Mahasiswa PPL,

Dra. Rohaeni Luh Kesuma Giri


NIP. 19590406 198303 2 007 NIM. 0813041039

Mengetahui, Mengetahui,
Dosen Pembimbing Kepala SMK Negeri 3 Singaraja

Drs. Sanusi Mulyadiharja, M. Pd. Drs. I Nyoman Suastika,M.Pd


NIP. 19580407 198303 1 001 NIP. 19620306 198703 1 015
LEMBAR OBSERVASI

Penilaian afektif : lembar observasi skala sikap dan minat dengan 5 komponen
1. Penilaian sikap : Membaca Modul IPA SMK
No Komponen
1 Membaca buku IPA / Modul IPA SMK
2. Kesungguhan membaca buku
3. Membaca lembaran kerja dengan baik
4. Mengerjakan lembaran kerja
5. Mengerjakan lembaran kerja dengan baik dan sungguh-
sungguh

Skor Kriteria
Skor 5 Memenuhi semua kriteria
Skor 4 Memenuhi kriteria hanya 4 komponen

F12/WKS1/6
ISO 9001:2008 KLAUSUL 5.4.3
Skor 3 Memenuhi kriteria hanya 3 komponen
Skor 2 Memenuhi kriteria hanya 2 komponen
Skor 1 Memenuhi kriteria hanya 1 komponen

2. Penilaian minat : Berusaha memahami IPA


No Komponen
1 Antusias menjawab pertanyaan
2. Berdiskusi dengan teman kelompok
3. Mengungkapkan pertanyaan
4. Menjawab pertanyaan guru
5. Meringkas materi

Skor Kriteria
Skor 5 Memenuhi semua kriteria
Skor 4 Memenuhi kriteria hanya 4 komponen
Skor 3 Memenuhi kriteria hanya 3 komponen
Skor 2 Memenuhi kriteria hanya 2 komponen
Skor 1 Memenuhi kriteria hanya 1 komponen

Lembar Pengamatan Afektif Siswa

Nama Menerima Merespon Menghargai Mengorganisasi Konsep Rata-


diri rata

Penilaian psikomotor: dengan format penilaian psikomotor


No Kriteria
1 Melakukan pengamatan dengan baik
2 Menyusun data dengan baik
3 Melakukan analisis
4 Mengisi keterangan dengan lengkap
5 Mendisain laporan dengan baik

Penilaian
Nilai 100 Melakukan 5 kriteria
Nilai 80 Melakukan 4 kriteria
Nilai 60 Melakukan 3 kriteria
Nilai 40 Melakukan 2 kriteria

F12/WKS1/7
ISO 9001:2008 KLAUSUL 5.4.3
Nilai 20 Melakukan 1 kriteria

Tes Isian Singkat dan Uraian Terbatas

1. Lingkungan dikatakan seimbang bila .


2. Apa yang dimaksud dengan daya lenting dan daya dukung?
3. Sebutkan contoh saling ketergantungan antar komponen ekosistem (biotik dan
abiotik)!
4. Faktor-faktor penyebab perubahan keseimbangan lingkungan antara lain.........
5. Sebutkan faktor-faktor penyebab timbulnya krisis lingkungan!

Kunci Jawaban Tes Isian Singkat dan Uraian Terbatas


1. Lingkungan dikatakan seimbang bila antara komponen biotik dan abiotiknya
berada dalam komposisi yang proporsional dan stabil.
2. Daya lenting lingkungan : kemampuan lingkungan untuk pulih kembali pada
keadaan seimbang jika mengalami perubahan atau gangguan.
Daya dukung lingkungan : kemampuan lingkungan dalam mendukung
kehidupan berbagai makhluk hidup di dalamnya.
3. Manusia butuh air untuk menunjang hidupnya dan air sangat dipengaruhi oleh
aktivitas manusia. Jika manusia menjaga kebersihan air maka air akan tetap
bersih namun jika air tidak dijaga maka air akan tercemar dan dapat
menimbulkan penyakit bagi manusia.
4. Faktor Alam : bencana alam seperti kebakaran hutan, terjadinya letusan
gunung. Faktor manusia : penebangan hutan, pembangunan pemukiman, dan
penerapan intensifikasi pertanian.
5. Faktor-faktor penyebab timbulnya krisis lingkungan : populasi berlebihan,
distribusi populasi yang tidak merata, konsumsi berlebihan dan pola konsumsi
boros, ketidakbijaksanaan pengguna teknologi, Krisis dalam pengelolaan,

F12/WKS1/8
ISO 9001:2008 KLAUSUL 5.4.3
serta gagalnya sistem politik ekonomi, kekurangan rencana jangka panjang,
serta gagalnya pengelolaan bumi yang berkesinambungan, penyederhanaan
ekosistem dan gagalnya pemeliharaan keanekaragaman ekologi.

Lembar Kerja Siswa (LKS)

Mata pelajaran : IPA


Kelas : XII
Materi : Keseimbangan Lingkungan
Tujuan :
1. Menjelaskan saling ketergantungan antar komponen
ekosistem (biotik dan abiotik)
2. Mengidentifikasi dan menjelaskan faktor-faktor penyebab
perubahan keseimbangan lingkungan
3. Menjelaskan faktor-faktor penyebab timbulnya krisis
lingkungan
Waktu : 20 menit
Kelompok (.)
Nama anggota kelompok
1. ........
2. .
3. .
4. .

Jawablah soal-soal berikut dengan singkat dan jelas!


1. Sebutkan dan jelaskan saling ketergantungan antar komponen ekosistem
(biotik dan abiotik) yang ada di lingkungan sekitarmu!
2. Sebutkan dan jelaskan faktor-faktor penyebab perubahan keseimbangan
lingkungan!
3. Sebutkan dan jelaskan faktor-faktor penyebab timbulnya krisis lingkungan!

F12/WKS1/9
ISO 9001:2008 KLAUSUL 5.4.3
KUNCI JAWABAN LKS

1. Makhluk hidup memerlukan lingkungan abiotik untuk hidupnya, manusia dan


makhluk hidup lainnya memerlukan air dan udara. Tanpa air manusia akan
mengalami dehidrasi dan apabila ini tidak diatasi dapat menyebabkan
kematian. Lingkungan abiotik dipengaruhi oleh makhluk hidup. Kondisi
tanah, air, dan udara dipengaruhi oleh aktivitas yang dilakukan mahkluk hidup
sebagai contoh, penggunaan bahan bakar pada kendaraan menyebabkan gas
hasil pembakaran meningkat dan mempengaruhi komposisi udara yang pada
akhirnya juga berpengaruh pada pernapasan makhluk hidup.
2. Faktor-faktor penyebab perubahan keseimbangan lingkungan, yaitu :
a) Faktor Alam
Perubahan lingkungan secara alami disebabkan oleh bencana alam.
Bencana alam seperti kebakaran hutan di musim kemarau menyebabkan
kerusakan dan matinya organisme di hutan tersebut. Selain itu, terjadinya
letusan gunung menjadikan kawasan di sekitarnya rusak.
b) Faktor Manusia
Perubahan lingkungan karena campur tangan manusia contohnya
penebangan hutan, pembangunan pemukiman, dan penerapan intensifikasi
pertanian.
3. Faktor-faktor penyebab timbulnya krisis lingkungan antara lain :
a. Populasi berlebihan. Meningkatnya populasi secara terus menerus
mendorong manusia untuk menguras sumber daya alam secara terus
menerus guna keperluan hidupnya.
b. Distribusi populasi yang tidak merata. Hal ini disebabkan antara lain oleh
urbanisasi, dimana urbanisasi ini selanjutnya menyebabkan makin
parahnya kondisi lingkungan di perkotaan, seperti banyaknya
pengangguran, sulit mendapat perumahan yang layak, dsb.
c. Konsumsi berlebihan dan pola konsumsi boros.

F12/WKS1/10
ISO 9001:2008 KLAUSUL 5.4.3
d. Ketidakbijaksanaan pengguna teknologi. Penggunaan teknologi secara
membabi buta akan menimbulkan ketidakseimbangan ekosistem dan
terjadi pencemaran.
e. Krisis dalam pengelolaan, serta gagalnya sistem politik ekonomi,
kekurangan rencana jangka panjang, serta gagalnya pengelolaan bumi
yang berkesinambungan.
f. Penyederhanaan ekosistem dan gagalnya pemeliharaan keanekaragaman
ekologi.

F12/WKS1/11
ISO 9001:2008 KLAUSUL 5.4.3